Aswan Asep Wawan Dorong Peran Keluarga dalam Pencegahan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Bandung

Aswan Asep Wawan Dorong Peran Keluarga dalam Pencegahan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria di Kota Bandung Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Aswan Asep Wawan, S.E., menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pencegahan dan Penganganan AIDS, Tuberkolosis, dan Malaria, di Kantor Kelurahan Cisaranten Kulon, Rabu, 9 Juni 2026. (Humpro DPRD Kota Bandung)

TERASBANDUNG.COM - Upaya pencegahan penyakit menular tidak dapat hanya mengandalkan layanan kesehatan maupun program pemerintah semata.

Keterlibatan keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan tangguh menghadapi berbagai ancaman penyakit, termasuk HIV/AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria.

Pesan tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Aswan Asep Wawan, S.E., saat menjadi narasumber pada kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria yang diselenggarakan DP3A Kota Bandung di Kantor Kelurahan Cisaranten Kulon, Rabu, 9 Juni 2026.

Kegiatan itu diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, terutama kader PKK dan Posyandu yang selama ini berperan aktif dalam edukasi kesehatan di lingkungan masing-masing.

Dalam pemaparannya, Aswan menekankan bahwa keluarga merupakan pondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik.

Oleh karena itu, langkah pencegahan penyakit menular harus dimulai dari lingkungan keluarga sebelum dilakukan di tingkat yang lebih luas.

"Pembangunan keluarga merupakan investasi sosial paling strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” tuturnya.

Menurut Aswan, tantangan penanganan HIV/AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria masih membutuhkan perhatian serius. Selain berdampak terhadap kesehatan, penyakit menular juga dapat memicu berbagai persoalan sosial dan ekonomi di dalam keluarga.

Ia menyebut kondisi tersebut dapat menyebabkan meningkatnya kerentanan sosial, munculnya kemiskinan baru, risiko putus sekolah, hingga persoalan stunting pada anak.

Karena itu, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam membangun kesadaran hidup sehat sekaligus memberikan dukungan kepada anggota keluarga yang menghadapi masalah kesehatan.

“Mengapa keluarga menjadi kunci? Karena dari keluarga lah, kita membentuk perilaku hidup bersih dan sehat, mengawasi kesehatan anggota keluarga, memberikan dukungan psikologis, menghilangkan stigma terhadap penderita, hingga menjadi lingkungan pertama pencegahan penyakit. Oleh karena itu, keluarga yang kuat adalah benteng pertama pencegahan AIDS, TB, dan Malaria," ujar Aswan.

Sebagai mitra pemerintah di bidang kesejahteraan rakyat, Komisi IV DPRD Kota Bandung terus mendorong berbagai langkah strategis untuk memperkuat pencegahan penyakit menular.

Fokus tersebut diwujudkan melalui sejumlah prioritas kebijakan yang menitikberatkan pada edukasi kesehatan keluarga, pencegahan HIV/AIDS sejak usia remaja, percepatan eliminasi TB, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Oleh sebab itu, pendekatan kolaboratif dan partisipatif menjadi kunci dalam mempercepat penurunan kasus penyakit menular di Kota Bandung.

"Mari kita jadikan keluarga sebagai pusat pendidikan kesehatan, pusat perlindungan anak, dan pusat pembentukan karakter. Pencegahan AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama demi mewujudkan Kota Bandung yang sehat, tangguh, dan berdaya saing," ujarnya.

Aswan menambahkan, DPRD Kota Bandung memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan keluarga berkualitas melalui kebijakan dan alokasi anggaran daerah. Ia menilai upaya pencegahan akan jauh lebih efektif dan efisien dibandingkan penanganan setelah penyakit muncul.

Karena itu, peran organisasi masyarakat seperti PKK, Posyandu, Warga Peduli AIDS (WPA), Karang Taruna, pengurus RW, hingga seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat untuk mewujudkan target eliminasi AIDS, TB, dan Malaria di Kota Bandung.***

Penulis: Tim Teras Bandung | Editor: Dadi Mulyanto

Berita Terkini