Ini Daftar 7 Titik Rawan Begal di Kota Bandung, Polisi Bersenjata Siap Patroli Setiap Malam

Ini Daftar 7 Titik Rawan Begal di Kota Bandung, Polisi Bersenjata Siap Patroli Setiap Malam Ilustrasi dibuat oleh AI. Begal Kian Marak di Bandung. (Terasbandung.com)

TERASBANDUNG.COM – Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah antisipatif untuk menekan aksi kejahatan jalanan dengan menetapkan tujuh lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap tindak begal.

Di kawasan-kawasan tersebut, aparat kepolisian akan meningkatkan pengamanan melalui patroli rutin yang berlangsung sepanjang malam hingga menjelang pagi.

Langkah tersebut diambil setelah beberapa hari terakhir masyarakat dihebohkan oleh beredarnya peta digital yang mengklaim menunjukkan sejumlah zona merah begal di Kota Bandung. Peta tersebut sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan aplikasi percakapan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan informasi dalam peta yang beredar tersebut bukan berasal dari institusi resmi, baik kepolisian maupun Pemerintah Kota Bandung. Hingga kini, asal-usul pembuat peta tersebut juga belum diketahui.

Baca Juga : Lebih dari 8.000 Pelanggan PLN di Jabar Ikut Promo Diskon Tambah Daya 50 Persen

"Kan kemarin sempat menyebar tuh poster empat titik rawan, merah, kuning, hijau, itu sudah terkonfirmasi yang membuatnya bukan polisi. Yang membuatnya bukan juga badan-badan pemerintahan, nah kita belum tahu siapa yang buat," kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kamis (23/7/2026).

Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, Pemkot Bandung kemudian merilis daftar lokasi yang menjadi perhatian khusus berdasarkan hasil koordinasi dengan aparat keamanan.

Tujuh Titik Rawan Begal di Kota Bandung

Lokasi yang masuk dalam prioritas pengamanan meliputi:

1. Jalan Soekarno-Hatta

2. Jalan AH Nasution

3. Taman Maluku

4. Taman Lansia

5. Taman Cibeunying

6. Taman dan Alun-alun Regol

7. Alun-alun Cicendo

Farhan menjelaskan, dua ruas jalan utama, yakni Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan AH Nasution, menjadi perhatian karena berada di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi yang memiliki mobilitas kendaraan sangat tinggi.

"Jalan Soekarno Hatta dan AH Nasution itu karena itu masuk ke perbatasan Kabupaten Bandung dan Cimahi," ungkap Farhan.

Untuk meningkatkan rasa aman masyarakat, aparat kepolisian akan menempatkan personel khusus di kawasan-kawasan tersebut. Petugas yang berjaga juga akan dilengkapi persenjataan sesuai prosedur guna mengantisipasi tindak kriminal sekaligus mencegah aksi main hakim sendiri apabila terjadi dugaan kejahatan.

Baca Juga : Ini Dia Wisata Malam Penuh Cahaya di Bandung yang Lagi Viral

"Akan ada perhatian khusus, di mana nanti di titik-titik tersebut akan ditempatkan satuan khusus dari kepolisian yang dipersenjatai untuk menghindari yang namanya main hakim sendiri," kata Farhan.

Selain penjagaan statis, kepolisian bersama unsur terkait akan menggelar patroli intensif setiap malam. Operasi pengamanan direncanakan dimulai pada pukul 23.00 WIB hingga 06.00 WIB, dengan personel lebih dulu mengikuti apel sebelum disebar ke berbagai titik yang telah dipetakan.

"Nanti saya belum lihat, kita akan rapat secara detailnya. Cuman nanti patroli itu akan kita apelkan bersama setiap malam pasukan menyebar, baru akan kumpul lagi di jam 6 pagi," pungkasnya.

Melalui pengamanan yang diperkuat di sejumlah kawasan rawan tersebut, Pemkot Bandung berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih tenang sekaligus menekan potensi terjadinya aksi kejahatan jalanan, khususnya pada malam hingga dini hari.***

Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Dadi Mulyanto

Berita Terkini