TERASBANDUNG.COM - Pemerintah Kota Bandung bersama KONI Kota Bandung memastikan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 terus dimatangkan.

Bandung membidik gelar juara umum, meski target realistis yang dipasang adalah finis di posisi dua besar. Persaingan diprediksi ketat dengan sejumlah daerah seperti Kota Bekasi, Bogor dan Depok.

Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar mengatakan kesiapan atlet menjadi faktor utama, termasuk dari sisi fisik, mental dan gizi.

Baca Juga : Bagaimana Terjadinya Penyusutan Kawah Putih Ciwidey? Ini Penyebab dan Prosesnya

“Kalau target, kita ingin juara umum. Tapi kita realistis saja, mudah-mudahan tidak keluar dari dua besar,” ujar Sigit, Selasa, 8 September 2026.

“Kalau kesiapan atlet itu sudah standar dan harus dipersiapkan dari segi gizi, kesiapan mental, fisik, semuanya sudah dipersiapkan. Tinggal faktor lain yang juga harus kita hitung,” katanya.

Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi menyebut seleksi atlet telah dilakukan sejak Maret 2026 melalui tes fisik. Dari lebih dari 2.000 hingga hampir 3.000 atlet yang dipantau, kini sekitar 1.858 atlet dipersiapkan untuk bertanding.

“Sejak Maret tes fisik terhadap semua atlet Kota Bandung yang akan berlaga di Porprov. Alhamdulillah, ada beberapa cabang olahraga yang sangat excellent dan siap tampil tidak hanya di level lokal, tetapi juga internasional,” kata Nuryadi.

KONI juga terus menjalankan program latihan dan memberikan dukungan operasional pembinaan bagi cabang olahraga.

“Walaupun kondisi efisiensi terjadi di seluruh Indonesia, alhamdulillah Kota Bandung, operasional kepemilikan sudah diserahkan,” ujarnya.

Baca Juga : Karhutla Gunung Ciremai Kuningan Meluas, Api Sulit Dipadamkan karena Angin Kencang

Selain prestasi, KONI memperhatikan kesejahteraan dan pendidikan atlet melalui asuransi serta kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk peluang pendidikan dan beasiswa.

“Kami mengedepankan pendidikan. Jangan sampai atlet pendidikannya terbengkalai. Atlet itu harus pintar, harus terpelajar,” katanya.

Nuryadi mengakui persaingan Porprov 2026 tidak mudah. Namun, Bandung tetap optimistis dengan kekuatan pembinaan olahraga yang selama ini dibangun.

“Kami harus berpikir ke internal, namun memantau kemampuan eksternal. Doanya saja dari teman-teman supaya apa yang diinginkan pemerintah dan masyarakat Bandung tetap menghasilkan yang maksimal,” ujarnya.

Porprov 2026 dijadwalkan berlangsung pada November. Nuryadi meminta seluruh atlet menjaga konsistensi latihan hingga pertandingan.

“Tetap berlatih, semangat untuk menuju Porprov di November 2026,” pungkasnya.***