Para champion dan runner-up MilkLife Soccer Challenge Garut Seri 1 2026 - 2027 KU 10 dan KU 12 berfoto bersama di podium usai pertandingan final di Lapangan Dalem Bintang RAA Adiwijaya, Minggu (8/11). (Ist)
TERASBANDUNG.COM - Gelaran perdana MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Garut Seri 1 2026-2027 melahirkan dua juara dari kelompok usia berbeda. SDN 1 Cinunuk mengamankan gelar kategori KU 10, sementara SDN 1 Mekarmukti tampil superior untuk menjadi kampiun KU 12.
Kedua sekolah memastikan gelar juara setelah melewati pertandingan final di Lapangan Dalam RAA Adiwijaya, Garut, Minggu (8/11/2026).
SDN 1 Cinunuk harus berjuang keras untuk mengatasi perlawanan SDN 2 Muarasanding pada final KU 10. Pertandingan berlangsung ketat sebelum akhirnya berakhir dengan kemenangan 1-0 bagi SDN 1 Cinunuk.
Sosok Alika Nayla Putri menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Di tengah tekanan lawan yang membuat timnya lebih banyak bertahan, Alika mampu memperlihatkan kemampuan individu melalui kecepatan dan kelincahannya menguasai bola.
Berawal dari pergerakan membawa bola sejak area tengah lapangan, Alika berhasil melewati penjagaan pemain lawan dan menemukan ruang kosong di lini pertahanan SDN 2 Muarasanding. Kesempatan tersebut dimaksimalkan dengan penyelesaian akurat ke sisi kiri gawang yang sekaligus menjadi gol penentu kemenangan.
Pelatih SDN 1 Cinunuk, Yuga Nugraha Putra, mengungkapkan keberhasilan anak asuhnya tidak lepas dari semangat dan kekompakan tim. Padahal, persiapan menghadapi turnamen tersebut hanya berlangsung selama satu pekan.
“Jujur saja persiapan kami mepet karena cuma satu minggu. Kami hanya instruksikan agar pemain melakukan yang terbaik dan kompak di lapangan. Alhamdulillah. Syukur bisa menang di MLSC Garut Seri 1 ini,” kata Yuga.
SDN 1 Mekarmukti Borong 124 Gol, Raisya Jadi Mesin Gol
Jika final KU 10 berlangsung sengit, dominasi luar biasa justru diperlihatkan SDN 1 Mekarmukti pada pertandingan puncak KU 12.
Menghadapi MIN 4 Garut, SDN 1 Mekarmukti tampil tanpa kompromi. Mereka membombardir pertahanan lawan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 13-0.
Keberhasilan tersebut menjadi puncak perjalanan impresif SDN 1 Mekarmukti sepanjang turnamen. Bukan hanya produktif dalam urusan mencetak gol, mereka juga memperlihatkan pertahanan yang sangat solid.
Total 124 gol berhasil dibukukan SDN 1 Mekarmukti sepanjang kompetisi. Hebatnya lagi, tidak satu pun gol bersarang di gawang mereka hingga berhasil mengangkat trofi juara.
Raisya Rena Alfiyani menjadi pemain paling produktif dalam pertandingan final. Gelandang berusia 11 tahun itu langsung menunjukkan ketajamannya dengan membukukan tujuh gol pada babak pertama, masing-masing pada menit ke-1, 4, 7, 8, 11, 14, dan 15.
Naffisa Aqila Himawan juga tidak kalah impresif. Ia menyumbangkan tiga gol pada menit ke-5, 13, dan 20 untuk membantu SDN 1 Mekarmukti menutup paruh pertama dengan keunggulan 10-0.
Memasuki babak kedua, keunggulan SDN 1 Mekarmukti semakin bertambah. Naura Anindya Lakeisha mencatatkan dua gol, sedangkan Berlinda Allina Syafitri menyempurnakan pesta gol dengan satu gol tambahan menjelang pertandingan berakhir.
Tak Menyangka Jadi Top Scorer Cetak 49 Gol
Dominasi SDN 1 Mekarmukti juga tercermin dari pencapaian individu para pemainnya. Raisya Rena Alfiyani berhasil menyabet penghargaan top scorer setelah mengoleksi 49 gol sepanjang MilkLife Soccer Challenge Garut Seri 1 2026-2027.
Raihan tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi Raisya yang mulai menekuni sepak bola sejak berusia delapan tahun.
Pemain yang kini berusia 11 tahun itu mengaku keberhasilan timnya tidak terlepas dari kedisiplinan menjalani latihan. Persiapan yang dilakukan secara rutin membuat para pemain lebih percaya diri ketika menghadapi pertandingan.
Dengan bekal latihan tersebut, mereka mampu tampil lepas tanpa terbebani tekanan kompetisi hingga akhirnya meraih hasil maksimal.
“Senang (jadi top scorer). Kami selalu diminta untuk rajin latihan dan disiplin mengikuti instruksi pelatih. Alhamdulillah kami bisa jadi juara,” ucap pencetak 49 gol di MLSC Garut Seri 1 2026 - 2027.
Pelatih Kepala SDN 1 Mekarmukti, Irman Muhamad Asmara, menyebut keberhasilan timnya merupakan buah dari proses pembinaan yang telah berjalan selama beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, para pemain mendapatkan program latihan intensif sebagai persiapan menghadapi kompetisi. Bahkan, beberapa pemain SDN 1 Mekarmukti juga memperoleh kesempatan mengikuti pembinaan di I.KO.CI Football Training Camp.
Program tersebut merupakan pusat pelatihan sepak bola wanita yang bekerja sama dan terintegrasi dengan Akademi Persib Bandung dalam mengembangkan pemain dari berbagai kelompok usia dini.
Irman berharap keberhasilan pada seri pertama ini menjadi motivasi bagi para pemain untuk meningkatkan kemampuan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan pada Seri 2 dan MLSC All-Stars tingkat nasional.
“Terima kasih untuk semua pemain yang sudah bekerja keras. Semoga di Seri 2 nanti bisa lebih kompetitif lagi, bisa memotivasi untuk SD ataupun MI di wilayah Garut, supaya nanti di Nasional (MLSC All-Stars) kita akan berangkat dengan skuad terbaik mengharumkan nama Garut,” katanya.
Ia juga menilai keberadaan MilkLife Soccer Challenge memiliki arti penting bagi perkembangan sepak bola putri di Garut. Pasalnya, kesempatan bagi pemain perempuan usia dini untuk merasakan atmosfer kompetisi masih relatif terbatas.
“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada penyelenggara MLSC. Karena untuk pembinaan usia dini, turnamen ini sangat berarti. Ketika ada wadah seperti MLSC, anak yang berbakat jadi punya jalan menuju jenjang yang lebih tinggi lagi,” tambahnya.
MLSC Diharapkan Lahirkan Talenta Putri dari Garut
Dukungan terhadap penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge Garut juga datang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.
Kepala Bidang SD, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Hj. Ai Sadidah, S.Pd., M.Si., M.Pd., mengapresiasi langkah Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife yang menghadirkan kompetisi sepak bola putri di wilayah Priangan Timur.
Menurutnya, turnamen tersebut dapat menjadi sarana strategis untuk menemukan pemain-pemain potensial sekaligus memperkuat fondasi pembinaan sepak bola putri Indonesia dari lingkungan sekolah.
Ia berharap keberadaan kompetisi ini bisa mendorong semakin banyak pihak untuk terlibat dalam pengembangan sepak bola putri, termasuk sekolah dan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Kabupaten Garut.
“Ini sungguh hal luar biasa mengingat ini penyelenggaraan pertama, semua berkat kerjasama banyak stakeholder. Dengan antusiasme ini, saya optimis ke depan akan lahir talenta-talenta sepak bola putri dari Garut. Untuk itu, kami juga mendorong Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Garut untuk punya SSB khusus putri, sehingga semua bisa bersinergi. Mulai dari sekolah, dinas terkait, dukungan masyarakat, guna mendorong hal-hal positif seperti itu,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna, mengaku terkesan dengan tingginya antusiasme masyarakat Garut dalam menyambut penyelenggaraan perdana MilkLife Soccer Challenge.
Sebanyak 1.516 peserta tercatat ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung selama sepekan tersebut. Jumlah itu menjadi gambaran besarnya potensi dan minat anak-anak perempuan terhadap olahraga sepak bola.
Satia menilai kualitas permainan serta semangat kompetitif yang diperlihatkan para peserta menjadi modal positif bagi perkembangan sepak bola putri di Jawa Barat.
Ia bahkan melihat Kabupaten Garut memiliki potensi untuk menjadi salah satu daerah penghasil pemain sepak bola putri usia dini yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Sebagai kota baru, sambutan di Garut benar-benar di luar ekspektasi. Antusiasme 1.516 peserta yang bertanding selama sepekan ini menjadi energi positif bagi masa depan sepak bola putri di Indonesia. Sepanjang kompetisi berlangsung, kita disuguhi pertandingan yang menarik disaksikan dari kedua kelompok usia."
"Selamat kepada SDN 1 Mekarmukti yang sukses menjuarai KU 12 dengan rekor impresif lebih dari 100 gol dan cleansheet penuh, serta kepada sang juara KU 10 yang berhasil memenangkan pertarungan sengit di partai puncak. Ini membuktikan Garut punya banyak bibit unggul yang siap bersaing di level lebih tinggi,” ujarnya.
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Garut Seri 1 2026 - 2027:
Kategori Usia 10
Champion : SDN 1 Cinunuk
Runner-up : SDN 2 Muarasanding
Semifinalis : SDN 1 Cimareme & SDN Cirapuhan
Top Scorer : Yasmin Nur Anisa - SDN 2 Muarasanding (9 gol)
Best Player : Alika Nayla Putri - SDN 1 Cinunuk
Best Goalkeeper : Chelviana Maulia Anten - SDN 1 Cinunuk
Fairplay Team : SDN 3 Cimareme
Kategori Usia 12
Champion : SDN 1 Mekarmukti
Runner-up : MIN 4 Garut
Semifinalis : SDN 2 Sukatani & SDN 2 Mangkurayat
Top Scorer : Raisya Rena Alfiani - SDN 1 Mekarmukti (49 gol)
Best Player : Naffisa Aqila Himawan - SDN 1 Mekarmukti
Best Goalkeeper : Suci Nurani - SDN 1 Mekarmukti
Fairplay Team : MI Ma’arif As Shidiqiyyah