Ilustrasi AI. (TBCOM)
TERASBANDUNG.COM - Kesempatan meniti karier di luar negeri kini semakin terbuka bagi masyarakat Indonesia.
Salah satu program yang bisa dimanfaatkan adalah SMK Go Global, sebuah inisiatif Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk memperluas akses pekerjaan di pasar internasional.
Program tersebut tidak hanya menjadi sarana membuka peluang kerja bagi lulusan pendidikan vokasi, tetapi juga mendorong masyarakat memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan di negara tujuan.
Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Erwin, menyebut SMK Go Global menawarkan kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan karier di luar negeri.
Baca Juga : 48 Bangunan Liar di Jalan Soekarno-Hatta Bandung Dibongkar, Ini Alasan Pemkot Bertindak
Namun, peluang tersebut harus dibarengi persiapan yang memadai. Penguasaan bahasa asing, keterampilan teknis, serta kompetensi sesuai bidang pekerjaan menjadi sejumlah bekal penting agar calon pekerja mampu memenuhi standar yang ditetapkan negara tujuan.
Melihat kebutuhan tersebut, Disnaker Kota Bandung turut mengambil peran dalam mempersiapkan sumber daya manusia melalui program peningkatan keterampilan, termasuk pelatihan bahasa asing.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah menyelenggarakan pelatihan bahasa Jepang. Berdasarkan keterangan resmi Disnaker Kota Bandung, sepanjang 2026 sebanyak 130 peserta telah mengikuti program pelatihan tersebut.
Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja Sending Organization (LPK SO). Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan peluang bekerja di Jepang.
Selain kemampuan berbahasa, calon pekerja migran juga perlu memahami berbagai aspek sebelum berangkat ke negara tujuan. Mulai dari persyaratan administrasi, karakteristik budaya, lingkungan kerja, hingga mekanisme penempatan tenaga kerja.
Persiapan tersebut menjadi penting agar masyarakat tidak hanya memiliki peluang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga dapat menjalani proses penempatan secara aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Sejumlah Jadwal Perjalanan Kereta Berubah
Program SMK Go Global sendiri dirancang untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi persaingan internasional. Pembekalan keterampilan, kemampuan bahasa asing, serta peningkatan kompetensi menjadi bagian dari upaya menciptakan calon pekerja yang lebih siap memasuki pasar kerja global.
Menariknya, meskipun menggunakan nama SMK, program ini tidak membatasi pesertanya hanya untuk lulusan sekolah menengah kejuruan. Masyarakat umum yang memenuhi persyaratan juga memiliki kesempatan untuk mengikuti program tersebut.
Bagi masyarakat yang tertarik, informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat dipantau melalui media sosial resmi Kementerian P2MI maupun Instagram BP3MI Jawa Barat di akun @bp3mi_jabar.***