TERASBANDUNG.COM – Pemerintah Kota Bandung mencatat kinerja pendapatan daerah yang positif sepanjang Tahun Anggaran 2025.

Dari target sebesar Rp7,75 triliun, realisasi pendapatan berhasil mencapai sekitar Rp7,37 triliun, atau setara 95,11 persen dari sasaran yang telah ditetapkan.

Laporan tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memaparkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis (9/7/2026).

Kontribusi terbesar terhadap pendapatan daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang membukukan realisasi sebesar Rp3,79 triliun atau 91,46 persen dari target Rp4,41 triliun.

Baca Juga : Mau ke Festival Asia Afrika? Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir yang Disiapkan Pemkot Bandung

Selain PAD, penerimaan dari sektor transfer pemerintah juga menunjukkan capaian tinggi. Dari target sebesar Rp3,43 triliun, realisasinya mencapai Rp3,36 triliun atau 98,13 persen. Sementara itu, pos lain-lain pendapatan daerah yang sah tercatat sebesar Rp47,79 miliar.

Di sisi pengeluaran, Pemerintah Kota Bandung merealisasikan belanja dan transfer daerah sebesar Rp7,49 triliun. Angka tersebut setara 89,73 persen dari total pagu anggaran yang mencapai Rp8,34 triliun.

Belanja pemerintah digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan, mulai dari belanja operasional, belanja modal, hibah, bantuan sosial, hingga belanja tidak terduga guna mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik, realisasi belanja modal mencapai Rp916,84 miliar, atau 90,01 persen dari anggaran yang telah dialokasikan sebesar Rp1,01 triliun.

Sementara itu, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 tercatat sebesar Rp487,11 miliar.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Bandung atas sinergi yang telah terjalin dalam pembahasan dokumen pertanggungjawaban APBD.

Baca Juga : Festival Asia Afrika 2026 Resmi Digelar, Diplomasi Kopi dan Inklusivitas Jadi Sorotan

"Saya atas nama Pemerintah Kota Bandung mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dan unsur pimpinan dewan yang terhormat yang telah mencurahkan perhatian terhadap Raperda yang kami sampaikan. Semoga ikhtiar tersebut menjadi amal ibadah dan mendapat imbalan berlipat ganda dari Allah Subhanahu wa Ta'ala," ujar Farhan.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menjelaskan bahwa pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 akan berlanjut sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Tahapan selanjutnya mencakup penyampaian pandangan umum dari masing-masing fraksi DPRD, jawaban Wali Kota atas pandangan tersebut, pembahasan bersama Badan Anggaran DPRD, hingga proses pengambilan keputusan dalam rapat paripurna berikutnya.***