TERASBANDUNG.COM - Pelaksanaan kurban Iduladha 1447 Hijriah oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Itqan Peduli tampil dengan pendekatan berbeda.

Tidak hanya berorientasi pada ibadah, proses penyembelihan hewan kurban juga dijalankan secara profesional dengan standar nasional.

Dalam pelaksanaannya, Itqan Peduli melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) yang telah memiliki sertifikasi resmi.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap tahapan penyembelihan berjalan sesuai prosedur yang ditetapkan pemerintah sekaligus memenuhi kaidah syariat.

"Pelibatan Juleha ini kami lakukan supaya proses penyembelihan hewan kurban sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)," ungkap Direktur Operasional Itqan Peduli, Edwin Gafitra Setiawan dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

Konsep kurban berbasis SKKNI sendiri menitikberatkan pada proses penyembelihan oleh tenaga ahli dengan standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Tidak hanya memastikan kehalalan, aspek kebersihan dan kondisi hewan juga menjadi perhatian utama.

"Jadi kami juga memperhatikan dalam perlakuan terhadap hewan kurban supaya tidak stress sebelum penyembelihan dan tidak merasakan rasa sakit berlebih saat disembelih," tambah Edwin.

Distribusi Luas untuk Masyarakat

Selain proses yang terstandar, kegiatan ini juga membawa dampak sosial yang luas.

Itqan Peduli bersama unit-unit dalam Itqan Group, termasuk Baitul Maal wat Tamwil (BMT) dan Sekolah Itqan, menggelar penyembelihan sekaligus pendistribusian daging kurban.

Kegiatan berlangsung di sejumlah lokasi seperti Masjid Al-Ibtida, kawasan Cicalengka, Soreang, serta lingkungan Sekolah Itqan. Total 11 ekor sapi dan 15 ekor domba dari 92 pekurban berhasil disalurkan kepada masyarakat.

"Alhamdulillah, telah terdistribusikan daging kurban kepada 2.631 penerima manfaat yang tersebar di sekitar lingkungan Sekolah, dan masyarakat yang membutuhkan," ungkap Founder Itqan, Adhy Suryadi, didampingi Imam Hadi Nurzaman.

Adhy menekankan bahwa nilai utama Iduladha tidak hanya terletak pada penyembelihan hewan, tetapi juga pada semangat berbagi dan kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat berkurban dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan bagi banyak orang,” ujarnya.

Sinergi antara lembaga, komunitas, serta tenaga profesional menjadi kunci keberhasilan program ini. Ke depan, Itqan Peduli berkomitmen untuk terus memperluas manfaat kurban agar semakin banyak masyarakat yang merasakan keberkahannya.***