The Ice Bears julukan tim putra dan putri Universitas Kristen Maranatha (Maranatha) sukses mengawinkan gelar di Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1. (Ist)
TERASBANDUNG.COM - Tim basket Universitas Kristen Maranatha menegaskan dominasinya pada ajang Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1.
Tidak hanya berjaya di sektor putra, tim putri juga sukses membawa pulang gelar juara setelah tampil impresif sepanjang turnamen.
Partai final yang berlangsung di Gymnasium UPI, Jumat (22/5/2026), menjadi momentum penting bagi skuad berjuluk The Ice Bears untuk menatap persaingan di babak The Nationals.
Kesuksesan lebih dulu datang dari sektor putri. Maranatha berhasil menundukkan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dengan skor 78-62 lewat permainan cepat dan agresif sejak awal pertandingan.
Walaupun hanya mengandalkan lima pemain inti, performa tim tetap stabil hingga kuarter akhir. Dominasi di area paint serta aliran bola yang rapi membuat lawan kesulitan mengejar ritme permainan Maranatha.
Kapten tim putri Maranatha, Anggita Yuliani, mengungkapkan rasa syukurnya setelah mampu membawa tim menjadi kampiun meski tampil dengan kondisi yang tidak ideal.
“Kami bersyukur bisa jadi juara Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 walau main tidak dengan kekuatan penuh. Sebenarnya tadi kami bermain nothing to lose, mau menang mau kalah yang penting kita berjuang dulu, hasilnya kita pasrahin sama Tuhan. Akhirnya kita berhasil juara,” ujar Anggita.
Ia menambahkan, persiapan fisik yang intens menjadi faktor utama keberhasilan tim menjaga konsistensi permainan sepanjang laga.
“Tentunya dengan persiapan cukup intens mulai latihan dari lari keliling lapangan, lalu lari sprint, hingga running game. Lewat itulah kita persiapkan ketahanan fisik kita dan kecepatan juga. Selanjutnya, untuk persiapan The Nationals kami akan ada training center yang akan dimulai Kamis (28/5) mendatang,” katanya.
Tim Putra Menangi Laga Sarat Gengsi
Pada final sektor putra, Maranatha menghadapi rival kuatnya, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), dalam pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal.
Permainan kolektif dan pertahanan disiplin menjadi kunci kemenangan Maranatha hingga akhirnya menutup laga dengan skor 66-54.
ITHB sempat memberikan tekanan selepas halftime melalui serangan balik cepat. Namun, ketenangan para pemain Maranatha dalam mengontrol tempo pertandingan membuat keunggulan tetap terjaga hingga laga usai.
Pelatih Maranatha, Arif Gunarto, memberikan apresiasi terhadap kualitas pertandingan yang dinilai berlangsung kompetitif.
“Hari ini pertandingan seru dan enak dilihat. Kami sudah tahu track record ITHB dan di situlah taktik kami diadu. Untuk ITHB, it’s a good game, respect kepada pelatih Ricky,” ujar Arif.
Setelah memastikan tiket ke The Nationals, Maranatha mulai mengalihkan fokus pada persiapan menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai daerah.
Arif menyebut level kompetisi nasional akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat dibanding regional Bandung.
“The Nationals nanti pasti lebih seru, karena banyak lawan-lawan yang lebih dari ITHB, seperti Perbanas, Binus. Tentunya sebelum berlaga di The Nationals nanti kita akan melakukan persiapan yang lebih matang dan lebih baik lagi,” tegasnya.
Kapten tim putra Maranatha, Fikran Fattah, juga mengakui masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki sebelum tampil di level nasional.
“Masih banyak yang perlu kami benahi dari segi defense, komunikasi dalam eksekusi rebound dan three point. Kami sudah sering bertemu ITHB dan mengetahui kelebihan maupun kelemahannya. Kami berusaha mengeksekusi taktik yang diinstruksikan coach Arif dengan baik sehingga mampu mengungguli ITHB,” jelas Fikran.
Babak The Nationals sendiri dijadwalkan berlangsung pada 6–13 Juni 2026 dengan menghadirkan wakil dari Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, hingga Jakarta.
Tak hanya memperebutkan gelar nasional, tim juara sektor putra juga akan mendapat kesempatan mewakili Indonesia di ajang Asian University Basketball League (AUBL) 2027.
Campus League dan UPI Perkuat Kolaborasi
Selain menghadirkan pertandingan final, Campus League 2026 Regional Bandung juga menjadi ajang lahirnya kerja sama strategis antara penyelenggara kompetisi dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara CEO Campus League Ryan Gozali dan jajaran pimpinan UPI sebagai langkah penguatan pengembangan olahraga mahasiswa.
Ryan menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga kampus yang berkelanjutan.
“Campus League memiliki rencana jangka panjang terhadap pengembangan olahraga bagi mahasiswa. Sehingga kami juga perlu berjalan bersama dengan pihak universitas yang nanti akan menjadi home-away bagi penyelenggaraan kompetisi berbagai cabang olahraga di bawah bendera Campus League. Kami bersyukur itikad baik ini mendapat sambutan positif dari pihak UPI,” ungkap Ryan.
Sementara itu, Direktur Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional UPI, Pupung Purnawarman, berharap kerja sama tersebut dapat mendorong lahirnya lingkungan kompetitif yang positif di kalangan mahasiswa.
“Kami sangat terbuka dengan penandatanganan kerja sama ini, karena ini merupakan langkah penting dalam implementasi Tridharma perguruan tinggi salah satunya melalui bidang olahraga. Selain menjunjung sportivitas, dapat menumbuhkan ekosistem kompetitif dan profesional di kalangan mahasiswa, kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut untuk lima tahun ke depan,” tandas Pupung.***