Sehari Bersama Coklat Kita di Soreang, Pererat Kebersamaan Karang Taruna dan UMKM

Sehari Bersama Coklat Kita di Soreang, Pererat Kebersamaan Karang Taruna dan UMKM

TERASBANDUNG.COM - Suasana penuh keakraban dan keceriaan mewarnai kegiatan Sehari Bersama Coklat Kita yang digelar di Lapangan Upakarti, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (7/11/2026).

Ratusan peserta yang berasal dari berbagai perwakilan karang taruna tetap menunjukkan semangat tinggi meski harus menjalani beragam aktivitas sepanjang acara.

Peserta yang dikenal sebagai Coklat Friends tersebut datang dari lima wilayah, yakni DSO Kabupaten Bandung, DSO Bandung Kota, DSO Kabupaten Bandung Barat (KBB), DSO Bandung Timur, dan DSO Cianjur.

Mereka berkumpul bukan sekadar untuk menikmati hiburan, tetapi juga membangun kebersamaan melalui berbagai aktivitas yang telah disiapkan panitia.

Rangkaian acara diawali dengan karnaval yang menampilkan kreativitas masing-masing kelompok. Setiap kontingen hadir dengan ciri khas dan gaya tersendiri, menghadirkan suasana layaknya parade peserta kompetisi olahraga.

Setelah itu, seluruh peserta mengikuti agenda Djalan Bersama sebelum memasuki kegiatan utama berupa aneka permainan kelompok bertajuk Kartalympic. Pada sesi ini, kekompakan, strategi, dan kerja sama menjadi modal penting bagi setiap tim untuk meraih kemenangan.

Salah satu permainan yang menyedot perhatian adalah pertandingan bola voli dengan format tiga pemain dalam setiap tim.

Meski menggunakan konsep olahraga yang sudah akrab di masyarakat, jumlah pemain yang lebih sedikit membuat pertandingan berlangsung dengan dinamika berbeda.

Kesederhanaan permainan justru menghadirkan hiburan tersendiri. Para peserta harus mengandalkan komunikasi dan koordinasi agar bisa mengungguli kelompok lainnya. Berbagai momen lucu pun muncul di tengah pertandingan sehingga menambah semarak suasana.

Perwakilan DSO Kabupaten Bandung Barat, Mochamad Ghipa Rahma Sabani, mengaku mendapatkan pengalaman menyenangkan karena baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut.

“Seru banget. Kebetulan saya sendiri baru pertama kali mengikutinya, jadi merasa seru banget bisa ikut acara ini,alhamdulillah,” ujar Ghipa kepada wartawan disela-sela acara.

Menurut Ghipa, keseruan acara tidak hanya berasal dari permainan yang diselenggarakan. Kesempatan bertemu dengan anggota karang taruna dari wilayah lain juga menjadi nilai tambah yang membuat kegiatan tersebut terasa istimewa.

Dia menilai pertemuan semacam ini bisa menjadi ruang untuk memperluas pertemanan sekaligus menjaga hubungan baik dengan komunitas yang sebelumnya pernah ditemui dalam kegiatan berbeda.

“Disini tuh kita bisa mempererat silaturahmi. Kita bisa ketemu sama teman-teman yang kenal di event sebelumnya sehingga kita bisa memperart silaturahmi ya,” ungkapnya.

Pengalaman serupa dirasakan Cecep Solehudin, perwakilan DSO Bandung Kota. Menurutnya, kehadiran lima DSO dalam satu kegiatan memberikan kesempatan bagi para peserta untuk saling mengenal lebih dekat.

Cecep menyebut kegiatan tersebut mampu mencairkan suasana di antara peserta yang sebelumnya belum pernah berinteraksi. Melalui aktivitas bersama, hubungan antarkomunitas pun semakin erat.

“Disini kan ada lima DSO yang hadir. Nah ketika tidak saling mengenal di kegiatan Sehari Bersama Coklat Kita ini kita dirangkul dan bersama-sama mengikuti kegiatan sehingga yang tadinya tidak kenal jadi saling mengenal antar DSO,”katanya.

Tak hanya mengandalkan kemampuan dalam permainan, kelompok DSO Bandung Kota juga membawa persiapan khusus untuk memeriahkan kegiatan. Mereka menyiapkan yel-yel sebagai bentuk ekspresi kekompakan dan identitas kelompok.

“Pokoknya kita coba bawa keunikan-keunikan yang kita punya ke kegiatan hari ini,” tegasnya.

Sementara itu, M. Arif Billah selaku perwakilan DSO Kabupaten Bandung mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Sebagai tuan rumah, pihaknya merasa senang melihat antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah.

Menurut Arif, kemeriahan acara tidak hanya terlihat saat Djalan Bersama dan Kartalympic berlangsung. Kehadiran sejumlah band lokal hingga penampilan Momonon dan Wali Band turut menjadi daya tarik bagi para pengunjung.

“Kegiatan Sehari Bersama Coklat Kita hari ini sangat meriah, alhamdulillah bisa terlaksana dengan lancar. Semua kegiatan bisa diikuti dengan seru. Kemudian kita juga dihibur dengan band performance dan bintang tamu utama Wali Band,” ungkapnya.

Meski berhasil menyelenggarakan acara dengan lancar, perwakilan Kabupaten Bandung harus puas berada di peringkat ketiga. Kendati demikian, mereka tetap mampu mencatatkan hasil positif dalam beberapa cabang permainan.

Arif menyebut timnya berhasil meraih hasil baik dalam lomba estafet hula hoop dan permainan lari. Sementara pada pertandingan bola voli, kelompoknya berhasil menempati posisi kedua.

“Kalau fun games kita juaranya di yang tadi estafet hula hoop kemudian yang itu lari-lari nah itu. Untuk voli kita juara dua kalau enggak salah,” bebernya.

Wakil Bupati Bandung Apresiasi Kolaborasi Sosial dan Pelestarian Budaya

Kegiatan Sehari Bersama Coklat Kita juga mendapat perhatian dari Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, yang hadir secara langsung di Lapangan Upakarti.

Ali menilai kegiatan tersebut memiliki nilai lebih karena tidak hanya berorientasi pada hiburan. Menurutnya, penyelenggaraan acara juga menghadirkan unsur investasi sosial melalui berbagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Selain itu, pertunjukan budaya tradisional yang ditampilkan menjadi bagian penting dalam memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan kekayaan budaya daerah.

Ali berharap konsep kegiatan yang menggabungkan hiburan, pemberdayaan ekonomi, kepedulian sosial, dan pelestarian budaya dapat terus dikembangkan melalui kerja sama berbagai pihak.

“Ini tentu menjadi kombinasi yang baik, bagaimana sebuah kegiatan dapat menghadirkan hiburan, mendorong pertumbuhan ekonomi, menumbuhkan kepedulian sosial, sekaligus memberikan ruang bagi pelestarian budaya daerah.Oleh karena itu, saya berharap ke depan kolaborasi antara penyelenggara, pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat dapat terus diperkuat,” ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari personel Wali Band, Apoy. Sebagai salah satu penampil utama, Apoy memberikan penilaian positif terhadap konsep kegiatan yang dinilainya mampu memberikan dampak lebih luas, khususnya bagi pemberdayaan sektor riil dan pelaku UMKM.

Baginya, acara seperti Sehari Bersama Coklat Kita bisa menjadi contoh bahwa sebuah pertunjukan hiburan juga dapat memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Apoy berharap semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk menghadirkan kegiatan serupa sehingga kreativitas masyarakat dan potensi UMKM mendapatkan dukungan yang lebih besar.

“Jadi, kegiatan seperti ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi katalisator bagi entitas lain untuk menggelar acara serupa.Dengan begitu, pemberdayaan sektor riil dan UMKM semakin luar biasa. Motivasi masyarakat untuk melakukan inovasi juga semakin meningkat karena ada media dan framing yang mendukung,” singkatnya.

Melalui perpaduan permainan, hiburan musik, interaksi komunitas, hingga kegiatan sosial, Sehari Bersama Coklat Kita menjadi ruang pertemuan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana kebersamaan.***

Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Dadi Mulyanto

Memuat Terkini...