Persib merayakan gelar juara Super League 2025-2026. (Gilang/RBCOM)
TERASBANDUNG.COM - Keberhasilan Persib Bandung menorehkan prestasi dalam beberapa musim terakhir membuat optimisme terhadap masa depan tim semakin tinggi.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meyakini Maung Bandung masih memiliki peluang besar untuk mempertahankan dominasinya di kompetisi Liga Indonesia musim mendatang.
Menurut Farhan, pengalaman yang dimiliki manajemen Persib menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan muncul.
Ia menilai klub telah melewati banyak fase, mulai dari pergantian pelatih hingga proses penyusunan skuad yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
"Manajemen Persib sudah mengalami banyak turun naik. Sekarang yang dibutuhkan itu konsistensi. Bagaimana Igor Tolic bisa meneruskan legasi dari Bojan Hodak," kata Farhan.
Baca Juga : Summarecon Bandung Raih Penghargaan Bergengsi Urban Regeneration dari Real Estate Asia
Meski optimistis, Farhan mengingatkan bahwa jalan Persib mempertahankan gelar tidak akan mudah. Ia melihat sejumlah pesaing mulai menyiapkan kekuatan terbaik demi meraih prestasi pada musim depan.
Rival Mulai Pasang Target Tinggi
Farhan menyebut kompetisi musim depan berpotensi berlangsung lebih sengit dibandingkan sebelumnya. Beberapa klub besar disebut mulai mendapatkan dukungan kuat untuk mengejar gelar juara.
Ia mengaku menerima informasi bahwa Persebaya Surabaya memiliki motivasi khusus untuk meraih prestasi bertepatan dengan peringatan satu abad Kota Surabaya.
Di sisi lain, Persija Jakarta juga diperkirakan akan melakukan berbagai persiapan besar menjelang perayaan 500 tahun Jakarta.
"Musim depan pasti menarik. Belanja pemain dari klub-klub besar akan sangat serius," ujarnya.
Persaingan yang semakin ketat tersebut membuat Persib harus menjaga stabilitas tim agar tetap mampu bersaing di papan atas.
Chemistry Tim Dinilai Harus Dipertahankan
Farhan berharap kerangka utama skuad Persib tidak mengalami banyak perubahan. Menurutnya, keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan kualitas individu pemain, tetapi juga kekompakan yang telah terbangun selama beberapa musim.
Baca Juga : Sapi Kurban dari Wali Kota Bandung Bawa Kebahagiaan bagi Warga Cicadas
Ia menilai menjaga chemistry antarpemain menjadi salah satu faktor penting apabila Persib ingin kembali bersaing memperebutkan gelar juara.
Selain aspek teknis, Farhan juga menyoroti pentingnya nilai pemasaran dalam proses perekrutan pemain. Ia mencontohkan kehadiran mantan bintang dunia Michael Essien yang pernah memberikan dampak besar bagi popularitas Persib.
"Persib pasti mempertimbangkan pemain yang bukan cuma jago di lapangan tapi juga punya pengaruh besar di luar lapangan. Faktor keterlibatan masyarakat penting, dan suara bobotoh pasti didengar," ucapnya.
Juara Persib Berdampak Langsung pada Ekonomi Bandung
Lebih jauh, Farhan menilai keberhasilan Persib meraih gelar tidak hanya membawa kebanggaan bagi masyarakat Bandung, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang nyata.
Tingginya antusiasme bobotoh saat Persib tampil dan meraih kemenangan berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi, mulai dari penjualan tiket pertandingan hingga sektor usaha pendukung lainnya.
Menurutnya, kondisi tersebut turut berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui sektor pajak hiburan.
"Ketika Persib menang tiket online laku. Pajak hiburan juga tinggi. Sekarang pajak hiburan ada di peringkat ketiga setelah pajak makanan dan pajak hotel," ungkapnya.
Farhan menegaskan bahwa manfaat yang dirasakan Kota Bandung tidak berhenti pada sektor olahraga semata. Keberhasilan Persib juga mampu menarik kunjungan wisatawan dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.
"Banyak sekali yang diuntungkan ketika Persib meraih gelar juara, ekonomi masyarakat meningkat, pariwisata di Kota Bandung juga ikut meningkat," tuturnya.
Menurutnya, keberadaan Persib saat ini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar klub sepak bola. Prestasi yang diraih Maung Bandung telah menjadi salah satu motor penggerak ekonomi sekaligus daya tarik pariwisata yang memberikan manfaat luas bagi Kota Bandung dan warganya.***
Penulis: Tim Teras Bandung | Editor: Dadi Mulyanto