<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0">
  <channel>
    <title>Teras Bandung - umum</title>
    <link>https://www.terasbandung.com/</link>
    <description>News And Service</description>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml"/>
    <language>id-ID</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <copyright>Copyright 2026, Teras Bandung</copyright>
    <pubDate>Fri, 07 Aug 2026 05:30:00 +0700</pubDate>
    <lastBuildDate>Fri, 07 Aug 2026 05:30:00 +0700</lastBuildDate>
    <ttl>60</ttl>
    <item>
      <title>7 Tanaman Hias yang Mudah Dirawat untuk Pemula, Tetap Cantik Meski Jarang Disiram</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/05/7-tanaman-hias-yang-mudah-dirawat-untuk-pemula-tetap-cantik-meski-jarang-disiram</link>
      <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 15:00:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/05/7-tanaman-hias-yang-mudah-dirawat-untuk-pemula-tetap-cantik-meski-jarang-disiram</guid>
      <category>tanaman hias untuk pemula&#13;
tanaman hias mudah dirawat&#13;
tanaman indoor terbaik&#13;
tanaman hias tahan banting&#13;
tanaman hias yang jarang disiram&#13;
tanaman hias dalam ruangan&#13;
rekomendasi tanaman hias&#13;
tanaman hias cantik&#13;
tips merawat tanaman hias&#13;
tanaman hias populer 2026</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Minat masyarakat terhadap tanaman hias terus meningkat terutama sebagai dekorasi rumah maupun ruang kerja. Namun tidak sedikit orang mengurungkan niat me</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Minat masyarakat terhadap tanaman hias terus meningkat, terutama sebagai dekorasi rumah maupun ruang kerja. Namun, tidak sedikit orang mengurungkan niat memelihara tanaman karena khawatir sulit merawatnya atau sering lupa menyiram.





<p class="isSelectedEnd">Kabar baiknya, ada sejumlah tanaman hias yang dikenal tahan banting, tidak membutuhkan perawatan rumit, dan cocok bagi pemula. Tanaman-tanaman ini mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi cahaya serta tidak memerlukan penyiraman setiap hari.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/02/resmi-dibuka-padaringan-leuweung-awi-cisurupan-jadi-wisata-baru-bernuansa-alam-di-bandung">Baca Juga : Resmi Dibuka! Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Jadi Wisata Baru Bernuansa Alam di Bandung</a></b>



<p class="isSelectedEnd"><b>1. Lidah Mertua (Snake Plant)</b>
<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/artikel-278-lidah-mertua-e34b9468-2ba6-4557-9307-9af0d4db51e5-1200x1200-4bbc_mid.jpg" alt="">




<p class="isSelectedEnd">Lidah mertua menjadi salah satu tanaman hias favorit karena sangat tahan terhadap kondisi kering. Tanaman ini dapat tumbuh baik di area dengan cahaya terang maupun minim cahaya. Penyiraman cukup dilakukan ketika media tanam benar-benar kering agar akar tidak membusuk.





<p class="isSelectedEnd"><b>2. ZZ Plant (Zamioculas zamiifolia)</b>
<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/hf-20260324-191806-cf5c49c1-2e2e-4f6d-8d14-cac3fea7ad1c-1024x1024-ef03_mid.jpg" alt="">




<p class="isSelectedEnd">ZZ Plant memiliki daun hijau mengilap dan mampu menyimpan cadangan air pada rimpangnya. Karena itu, tanaman ini tetap tumbuh meski sesekali lupa disiram. Tanaman ini juga cocok ditempatkan di dalam ruangan dengan pencahayaan rendah hingga sedang.





<p class="isSelectedEnd"><b>3. Sirih Gading (Pothos)</b>
<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/6a3f01ca-62d7-4c55-9dbe-e6ba54cc93fejpgtplv-aphluv4xwc-resize-jpeg-700-0-e1a3_mid.jpg" alt="">




<p class="isSelectedEnd">Sirih gading menjadi pilihan populer karena mudah tumbuh, baik di pot maupun media air. Tanaman merambat ini tetap subur dengan perawatan sederhana dan cocok menghiasi ruang tamu, dapur, atau meja kerja.





<p class="isSelectedEnd"><b>4. Lili Paris (Spider Plant)</b>
<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/spider-plants-f58b_mid.jpg" alt="">




<p class="isSelectedEnd">Lili Paris memiliki daun panjang menjuntai yang memberikan kesan segar pada ruangan. Tanaman ini relatif mudah dirawat, cepat berkembang biak, dan cukup disiram saat permukaan tanah mulai mengering. Banyak pemilik tanaman juga menyukainya karena mudah diperbanyak dari anakan yang tumbuh di ujung batang.





<p class="isSelectedEnd"><b>5. Aloe Vera (Lidah Buaya)</b>
<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/e5621615823049a6a556d234e5b06165-579b_mid.jpg" alt="">




<p class="isSelectedEnd">Selain dikenal memiliki berbagai manfaat, lidah buaya juga termasuk tanaman yang tahan kekeringan. Daunnya mampu menyimpan air sehingga penyiraman tidak perlu terlalu sering. Tanaman ini tumbuh optimal di tempat dengan cahaya matahari yang cukup.





<p class="isSelectedEnd"><b>6. Haworthia</b>
<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/images-5-b4e6_mid.jpg" alt="">




<p class="isSelectedEnd">Bagi yang menyukai tanaman mungil, Haworthia bisa menjadi pilihan. Sukulen ini memiliki bentuk unik menyerupai roset dan hanya membutuhkan sedikit air. Tanaman ini cocok diletakkan di meja kerja atau rak dekorasi rumah.





<p class="isSelectedEnd"><b>7. Peperomia</b>
<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/watermelon-peperomia-2-5991_mid.jpg">




<p class="isSelectedEnd">Peperomia memiliki daun yang tebal sehingga mampu menyimpan cadangan air. Perawatannya relatif mudah dan tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada cahaya tidak langsung. Bentuknya yang kompak membuatnya cocok untuk ruangan berukuran kecil.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/29/cihapit-jadi-surga-kuliner-baru-di-bandung-deretan-tempat-makan-hits-ini-wajib-masuk-daftar">Baca Juga : Cihapit Jadi Surga Kuliner Baru di Bandung, Deretan Tempat Makan Hits Ini Wajib Masuk Daftar!</a></b>



<p class="isSelectedEnd"><b>Tips Merawat Tanaman Hias agar Tetap Subur</b>





<p class="isSelectedEnd">Agar tanaman hias tetap tumbuh sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:





<ul data-spread="false"><li>Siram tanaman sesuai kebutuhan, jangan berlebihan.</li><li>Gunakan pot yang memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang.</li><li>Tempatkan tanaman sesuai kebutuhan cahaya masing-masing.</li><li>Bersihkan daun secara berkala agar proses fotosintesis berjalan optimal.</li><li>Berikan pupuk secukupnya saat masa pertumbuhan aktif.</li></ul><span style="font-size: 14px;"><b>Pilih Tanaman Sesuai Gaya Hidup</b></span>

Komunitas pecinta tanaman hias juga banyak merekomendasikan <strong>Snake Plant, ZZ Plant, Sirih Gading, dan Lili Paris</strong> sebagai pilihan terbaik untuk pemula karena terkenal tahan terhadap kesalahan perawatan. Namun, jika memiliki hewan peliharaan seperti kucing atau anjing, pastikan memilih tanaman yang aman karena beberapa jenis tanaman hias dapat bersifat toksik bagi hewan.





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/cara-merawat-tanaman-hias-992x658-8867_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kesal pada Keluarga, Pemuda di Bandung Diduga Bakar Motor hingga 3 Rumah Ludes Terbakar</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/05/kesal-pada-keluarga-pemuda-di-bandung-diduga-bakar-motor-hingga-3-rumah-ludes-terbakar</link>
      <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 11:10:19 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/05/kesal-pada-keluarga-pemuda-di-bandung-diduga-bakar-motor-hingga-3-rumah-ludes-terbakar</guid>
      <category>pemuda bakar motor Bandung&#13;
kebakaran Babakan Ciparay&#13;
tiga rumah terbakar Bandung&#13;
kebakaran Cirangrang Bandung&#13;
pemuda bakar rumah Bandung&#13;
berita Bandung hari ini&#13;
kebakaran Kota Bandung</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Aksi nekat seorang pemuda berinisial AR (22) di Kota Bandung berujung petaka. Diduga karena kesal terhadap keluarganya AR nekat membakar sepeda motor mil</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-start="95" data-end="484" class="PDq2pG_selectionAnchorContainer"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Aksi nekat seorang pemuda berinisial AR (22) di Kota Bandung berujung petaka. Diduga karena kesal terhadap keluarganya, AR nekat membakar sepeda motor miliknya sendiri hingga api merembet dan menghanguskan tiga rumah bedeng di Jalan Cirangrang Dalam, Kelurahan Cirangrang, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, pada Selasa (4/8/2026). <span class="" data-state="closed"></span><span aria-hidden="true" class="PDq2pG_selectionAnchor"></span>




<p data-start="486" data-end="775">Peristiwa yang semula diduga sebagai kebakaran biasa itu akhirnya terungkap setelah polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Hasil penyelidikan mengarah pada adanya unsur kesengajaan yang dilakukan oleh pelaku. <span class="" data-state="closed"></span>




<p data-start="777" data-end="1006">Kapolsek Babakan Ciparay, Kompol Kurniawan, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat AR terlibat cekcok dengan orang tuanya pada pagi hari. Setelah sempat meninggalkan rumah, pelaku kembali sekitar siang hari dalam kondisi emosi.




<p data-start="1008" data-end="1299">Dalam kemarahannya, AR diduga mengamuk dengan merusak sejumlah bagian rumah sebelum akhirnya membakar sepeda motor miliknya. Kobaran api kemudian membesar dan dengan cepat merembet ke bangunan semi permanen di sekitarnya hingga melalap tiga rumah warga. <span class="" data-state="closed"></span>




<p data-start="1301" data-end="1623">Berdasarkan keterangan awal kepolisian, motif sementara diduga dipicu rasa kesal karena pelaku merasa diabaikan dan keinginannya tidak dipenuhi oleh keluarga. Polisi menyebut persoalan keluarga menjadi pemicu utama aksi tersebut, meski penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan. <span class="" data-state="closed"></span>




<p data-start="1625" data-end="1928">Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, tiga rumah bedeng mengalami kerusakan berat hingga ludes terbakar, sementara satu unit sepeda motor milik pelaku juga hangus dilalap api. Kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. <span class="" data-state="closed"></span>




<p data-start="1930" data-end="2131">Usai kejadian, polisi langsung mengamankan AR untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga telah mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi guna melengkapi proses hukum.




<p data-start="2133" data-end="2389">Atas perbuatannya, pelaku diduga dijerat dengan <strong data-start="2181" data-end="2234">Pasal 187 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)</strong> tentang tindak pidana pembakaran yang mengakibatkan kebakaran, dengan ancaman hukuman penjara hingga sembilan tahun.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/screenshot-2026-08-05-at-111328-aa7d_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kumpulan Website Twibbon Gratis untuk 17 Agustus 2026, Mudah Digunakan dan Cocok Dibagikan ke Media Sosial</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/03/kumpulan-website-twibbon-gratis-untuk-17-agustus-2026-mudah-digunakan-dan-cocok-dibagikan-ke-media-sosial</link>
      <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 13:00:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/03/kumpulan-website-twibbon-gratis-untuk-17-agustus-2026-mudah-digunakan-dan-cocok-dibagikan-ke-media-sosial</guid>
      <category>Twibbon 17 Agustus 2026&#13;
website Twibbon gratis&#13;
Twibbon HUT RI ke-81&#13;
link Twibbon 17 Agustus&#13;
Twibbon Kemerdekaan Indonesia&#13;
download Twibbon gratis&#13;
bingkai foto 17 Agustus&#13;
Twibbon Hari Kemerdekaan&#13;
desain Twibbon merah putih&#13;
Twibbon HUT RI terbaru</category>
      <description>Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 masyarakat mulai ramai mencari Twibbon bertema kemerdekaan untuk dip</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd">Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, masyarakat mulai ramai mencari Twibbon bertema kemerdekaan untuk dipasang di foto profil maupun dibagikan ke media sosial.

<p class="isSelectedEnd">Twibbon menjadi salah satu cara sederhana untuk ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan. Hanya dengan mengunggah foto, pengguna dapat membuat bingkai bertema merah putih, logo HUT RI, hingga desain bernuansa nasionalisme yang siap dibagikan ke WhatsApp, Instagram, Facebook, maupun X.

<p class="isSelectedEnd">Berikut beberapa website yang menyediakan Twibbon gratis dan mudah digunakan.

<p class="isSelectedEnd"><b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/03/ucapan-17-agustusan-yang-keren-dan-penuh-makna-cocok-dibagikan-di-media-sosial">Baca Juga : Ucapan 17 Agustusan yang Keren dan Penuh Makna, Cocok Dibagikan di Media Sosial</a></b>

<p class="isSelectedEnd"><b>1. Twibbbonize</b>

<p class="isSelectedEnd">Twibbonize menjadi salah satu platform paling populer untuk mencari Twibbon bertema Hari Kemerdekaan. Pengguna cukup memilih desain yang diinginkan, mengunggah foto, lalu mengunduh hasilnya dalam hitungan menit.

<p class="isSelectedEnd">Keunggulannya adalah tersedia ribuan desain yang dibuat oleh komunitas, instansi, sekolah, hingga organisasi dari seluruh Indonesia.

<p class="isSelectedEnd"><b>2. Canva</b>

<p class="isSelectedEnd">Canva menyediakan berbagai template bertema 17 Agustus yang bisa diedit secara gratis. Pengguna dapat menambahkan foto, mengubah tulisan, hingga menyesuaikan warna sesuai kebutuhan sebelum mengunduh hasil akhirnya.

<p class="isSelectedEnd"><b>3. PNGTree</b>

<p class="isSelectedEnd">Platform ini menyediakan berbagai frame dan elemen grafis bertema Hari Kemerdekaan yang bisa digunakan untuk membuat Twibbon secara mandiri.

<p class="isSelectedEnd"><b>4. Magnific</b>

<p class="isSelectedEnd">Bagi yang ingin membuat desain lebih profesional, Freepik menyediakan banyak aset grafis seperti ilustrasi, bingkai, ikon, dan ornamen bertema kemerdekaan yang dapat dipadukan menjadi Twibbon.

<p class="isSelectedEnd"><b>5. Adobe Express</b>

<p class="isSelectedEnd">Adobe Express menawarkan berbagai template desain yang mudah digunakan, bahkan bagi pemula. Pengguna dapat mengedit Twibbon langsung melalui browser maupun aplikasi.

<p class="isSelectedEnd">


<p class="isSelectedEnd"><b>Tips Memilih Twibbon 17 Agustus</b>

<p class="isSelectedEnd">Agar hasil foto terlihat menarik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:

<ul data-spread="false"><li>Gunakan foto dengan resolusi tinggi.</li><li>Pilih desain yang tidak menutupi wajah.</li><li>Sesuaikan warna Twibbon dengan tema merah putih.</li><li>Hindari penggunaan terlalu banyak ornamen agar foto tetap terlihat jelas.</li><li>Tambahkan ucapan singkat seperti "Dirgahayu Republik Indonesia" atau "HUT RI ke-81" agar lebih berkesan.</li></ul><span style="font-size: 14px;"><b>Twibbon Jadi Tren Setiap Hari Kemerdekaan</b></span>

<p class="isSelectedEnd">Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan Twibbon semakin populer sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menyambut Hari Kemerdekaan. Tidak hanya digunakan oleh individu, Twibbon juga dimanfaatkan oleh sekolah, kampus, instansi pemerintah, komunitas, hingga perusahaan sebagai media kampanye dan penyemangat perayaan 17 Agustus di dunia digital.

Dengan banyaknya pilihan desain gratis yang tersedia, masyarakat dapat memilih Twibbon sesuai selera dan membagikannya sebagai bentuk dukungan terhadap semangat persatuan dan cinta Tanah Air.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/gemini-generated-image-3bow813bow813bow-6dc5_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Ucapan 17 Agustusan yang Keren dan Penuh Makna, Cocok Dibagikan di Media Sosial</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/03/ucapan-17-agustusan-yang-keren-dan-penuh-makna-cocok-dibagikan-di-media-sosial</link>
      <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 12:18:53 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/03/ucapan-17-agustusan-yang-keren-dan-penuh-makna-cocok-dibagikan-di-media-sosial</guid>
      <category>ucapan 17 Agustus 2026&#13;
ucapan Hari Kemerdekaan Indonesia&#13;
ucapan HUT RI ke-81&#13;
kata-kata 17 Agustus&#13;
caption 17 Agustus&#13;
ucapan Dirgahayu Republik Indonesia&#13;
kata motivasi Hari Kemerdekaan&#13;
ucapan kemerdekaan untuk media sosial&#13;
caption HUT RI 2026&#13;
ucapan keren 17 Agustus</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 berbagai ucapan bertema kemerdekaan mulai banyak di</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, berbagai ucapan bertema kemerdekaan mulai banyak dicari masyarakat. Mulai dari kalimat yang singkat, penuh semangat, hingga menyentuh, ucapan tersebut biasanya dibagikan melalui media sosial, status WhatsApp, hingga kartu ucapan untuk memeriahkan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.

<p class="isSelectedEnd">Selain menjadi bentuk perayaan, ucapan Hari Kemerdekaan juga menjadi cara sederhana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus mengenang perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

<p class="isSelectedEnd">Berikut beberapa contoh ucapan 17 Agustus yang keren dan inspiratif.

<p class="isSelectedEnd"><b>Ucapan Singkat</b>

<ul data-spread="false"><li>Dirgahayu Republik Indonesia! Bersatu, Berkarya, dan Maju Bersama.</li><li>Merdeka bukan sekadar kata, tetapi semangat untuk terus berkarya.</li><li>Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia. Mari isi kemerdekaan dengan prestasi.</li><li>Bangga menjadi bagian dari Indonesia. Dirgahayu RI!</li><li>Semangat kemerdekaan, semangat membangun negeri.</li></ul><span style="font-size: 14px;"><b>Ucapan Penuh Makna</b></span>

<ul data-spread="false"><li>Kemerdekaan adalah warisan perjuangan yang harus dijaga dengan persatuan, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama. Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.</li><li>Mari jadikan semangat 17 Agustus sebagai pengingat bahwa setiap langkah kecil yang kita lakukan dapat menjadi kontribusi bagi kemajuan bangsa.</li><li>Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari penjajahan, tetapi juga tentang terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi Indonesia.</li></ul><span style="font-size: 14px;"><b>Ucapan untuk Media Sosial</b></span>

<ul data-spread="false"><li>Indonesia Hebat karena rakyatnya kuat. Selamat Hari Kemerdekaan RI!</li><li>Merah Putih berkibar, semangat juang tak pernah pudar. Dirgahayu Indonesiaku!</li><li>Dari Sabang sampai Merauke, satu semangat, satu Indonesia. Selamat 17 Agustus!</li><li>Bersama kita jaga persatuan, bersama kita wujudkan Indonesia yang lebih maju.</li><li>Dirgahayu Republik Indonesia! Terus melangkah, terus berkarya, terus menginspirasi.</li></ul><span style="font-size: 14px;"><b>Ucapan Bernuansa Motivasi</b></span>

<ul data-spread="false"><li>Kemerdekaan adalah kesempatan untuk terus bermimpi dan mewujudkannya demi Indonesia yang lebih baik.</li><li>Jadilah generasi yang mengisi kemerdekaan dengan inovasi, prestasi, dan kepedulian.</li><li>Pahlawan telah memperjuangkan kemerdekaan, kini giliran kita menjaga dan memajukan negeri.</li></ul>Momentum Hari Kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara bendera dan berbagai perlombaan khas 17 Agustus, tetapi juga lewat pesan-pesan positif yang mengajak masyarakat mempererat persatuan. Dengan membagikan ucapan yang penuh makna, masyarakat dapat ikut menyebarkan semangat nasionalisme dan optimisme dalam menyambut masa depan Indonesia.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/gemini-generated-image-8ayted8ayted8ayt-0538_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Innalillahi... Bassist PAS Band Trisno Meninggal Dunia, Sandy Sampaikan Pesan Menyentuh</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/01/innalillahi-bassist-pas-band-trisno-meninggal-dunia-sandy-sampaikan-pesan-menyentuh</link>
      <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 20:24:08 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/01/innalillahi-bassist-pas-band-trisno-meninggal-dunia-sandy-sampaikan-pesan-menyentuh</guid>
      <category>Trisno PAS Band</category>
      <category>Sandy PAS Band</category>
      <category>PAS Band</category>
      <category>Trisno meninggal</category>
      <category>Berita musisi Indonesia</category>
      <description>Trisno PAS Band meninggal dunia usai berjuang melawan gagal ginjal. Sandy PAS Band mengumumkan kabar duka dan menyebut almarhum dimakamkan di Bandung.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Dunia musik Indonesia kembali berduka. Bassist PAS Band, Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Trisno, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026). 

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh rekan satu bandnya, Sandy Andarusman atau Sandy PAS Band, melalui akun Instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, Sandy menginformasikan bahwa Trisno mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.30 WIB. Ia juga mengajak seluruh sahabat, penggemar, dan masyarakat untuk mendoakan almarhum.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun... Telah berpulang ke Rahmatullah saudara kami, bassist kami @tris_noize jam 14.30 hari ini, 1 Agustus 2026," tulis Sandy.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/31/mau-long-riding-ini-tips-dan-persiapan-yang-wajib-dilakukan-agar-perjalanan-aman-dan-nyaman">Baca Juga : Mau Long Riding? Ini Tips dan Persiapan yang Wajib Dilakukan Agar Perjalanan Aman dan Nyaman</a></b>

Sandy juga menyampaikan bahwa jenazah akan dimakamkan di Bandung pada keesokan harinya. Ia meminta doa sekaligus memohon agar segala kesalahan almarhum dimaafkan.

"Mohon berkenan teman-teman membacakan Al-Fatihah, memaafkan segala kesalahan almarhum. Insya Allah besok pagi akan dimakamkan di Bandung," lanjutnya.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri ucapan belasungkawa dari sesama musisi, sahabat, hingga para penggemar yang mengenang perjalanan panjang Trisno bersama PAS Band.

<b>Sempat Dirawat Intensif di ICU</b>

Sebelum kabar duka itu diumumkan, Sandy lebih dulu mengabarkan kondisi Trisno yang kritis dan menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Hermina, Bandung. Saat itu ia meminta doa dari masyarakat agar sang sahabat diberi kesembuhan.

"Dapat kabar malam ini, Trisno dalam kondisi kritis di ICU. Mohon dimaafkan segala kesalahan Bro Tris. Ya Allah, ringankan sakitnya Trisno dan sembuhkan Ya Allah," tulis Sandy dalam unggahan sebelumnya.

Dukungan dan doa mengalir dari berbagai kalangan, termasuk sejumlah musisi seperti Bondan Prakoso, Bagus NTRL, hingga Eno NTRL yang berharap Trisno dapat melewati masa kritisnya.

<b>Berjuang Melawan Gagal Ginjal</b>

Belakangan diketahui Trisno telah cukup lama berjuang melawan penyakit gagal ginjal. 

Menurut Sandy, kondisi kesehatan rekannya itu mulai menurun dalam beberapa tahun terakhir, ditandai dengan penurunan berat badan yang cukup drastis serta pembengkakan pada bagian kaki.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/30/farhan-buka-suara-soal-rusun-kiaracondong-pemkot-bandung-tegaskan-tak-ikut-berbisnis">Baca Juga : Farhan Buka Suara Soal Rusun Kiaracondong, Pemkot Bandung Tegaskan Tak Ikut Berbisnis</a></b>

Akibat penyakit tersebut, Trisno harus menjalani prosedur cuci darah secara rutin. Kondisinya kemudian semakin kompleks setelah dokter menemukan adanya sumbatan darah di otak yang berisiko memicu stroke.

Sandy juga pernah mengungkapkan bahwa Trisno dipersiapkan untuk kemungkinan menjalani transplantasi ginjal. 

Selain itu, operasi untuk mengatasi sumbatan darah di otak juga direncanakan guna mengurangi risiko kelumpuhan akibat stroke.

Kepergian Trisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, personel PAS Band, rekan-rekan musisi, dan para penggemar yang selama puluhan tahun mengikuti perjalanan kariernya di industri musik Indonesia. 

Sosoknya akan selalu dikenang sebagai salah satu bassist yang turut mewarnai perkembangan musik rock Tanah Air.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/trisno-pas-band-5f3a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tantan Sulthon Resmi Daftar Calon Ketua PWI Jabar 2027-2032, Usung Program 1.000 UKW Gratis dan AI untuk Wartawan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/01/tantan-sulthon-resmi-daftar-calon-ketua-pwi-jabar-2027-2032-usung-program-1000-ukw-gratis-dan-ai-untuk-wartawan</link>
      <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:15:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/01/tantan-sulthon-resmi-daftar-calon-ketua-pwi-jabar-2027-2032-usung-program-1000-ukw-gratis-dan-ai-untuk-wartawan</guid>
      <category>Tantan Sulthon</category>
      <category>Ketua PWI Jabar</category>
      <category>Konferprov PWI Jabar</category>
      <description>Tantan Sulthon resmi maju sebagai calon Ketua PWI Jawa Barat 2027-2032 dengan visi PWI Jabar Istimewa dan lima program prioritas.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b style="font-size: 15px;">TERASBANDUNG.COM – </b><span style="font-size: 15px;">Kontestasi menuju kursi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2027–2032 resmi bergulir. 

Sekretaris Umum PWI Jawa Barat yang juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Inilah Koran, Tantan Sulthon Bukhawan, menjadi salah satu kandidat yang menyatakan kesiapannya memimpin organisasi profesi wartawan tersebut.

Tantan menyerahkan berkas pencalonannya di Kantor PWI Jawa Barat, Jalan Wartawan II, Kota Bandung, pada Jumat (31/7/2026). Ia berharap seluruh tahapan pemilihan berjalan secara profesional serta tetap mengedepankan kebersamaan di lingkungan organisasi.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada panitia. Mudah-mudahan panitia dapat melaksanakan proses ini secara objektif," ujar Tantan.

Menurutnya, siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin PWI Jawa Barat harus mampu menjaga persatuan dan memperkuat soliditas organisasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik.

Tantan juga mengungkapkan telah membangun komunikasi dengan kandidat lain, Andi, sebagai bentuk komitmen menjaga kekompakan organisasi setelah proses pemilihan selesai.

</span><b style="font-size: 15px;">Konferprov Jadi Momentum Menentukan Masa Depan PWI</b><span style="font-size: 15px;">

Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Agustus 2026 di Hotel Horison Ultima Bandung. 

Forum tersebut akan memilih Ketua PWI Jawa Barat dan Ketua Dewan Kehormatan untuk masa bakti 2027–2032.

Lebih dari sekadar pergantian kepengurusan, konferensi tahun ini dinilai menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi di tengah perubahan besar industri media.

Transformasi digital, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), menurunnya pendapatan media konvensional, maraknya penyebaran informasi palsu, hingga tantangan menjaga independensi pers menjadi isu yang harus dijawab oleh kepemimpinan PWI ke depan.

Di sisi lain, persoalan kesejahteraan wartawan dan perlindungan profesi juga masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan solusi konkret.

</span><b style="font-size: 15px;">Usung Visi "PWI Jabar Istimewa"</b><span style="font-size: 15px;">

Dalam pencalonannya, Tantan mengusung visi "PWI Jabar Istimewa" dengan tagline "Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya Maju dan Sejahtera."

Untuk mewujudkan visi tersebut, ia menawarkan lima program prioritas, yaitu:

1. Meningkatkan kompetensi wartawan melalui pelatihan multimedia, kecerdasan buatan (AI), produksi video, podcast, media sosial, dan jurnalisme digital.
2. Menyediakan 1.000 kuota Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis yang dibarengi program peningkatan kapasitas anggota.
3. Memperluas perlindungan profesi melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta skema perlindungan lainnya.
4. Memperkuat kemitraan dengan pemerintah, perguruan tinggi, BUMN, sektor swasta, dan komunitas untuk mendukung pengembangan profesi wartawan.
5. Membangun PWI Creative Hub sebagai pusat pelatihan, ruang kolaborasi, inkubator kreativitas, sekaligus rumah bersama bagi insan pers di Jawa Barat.
Implementasi Program Jadi Tantangan

Sejumlah gagasan yang ditawarkan dinilai sejalan dengan kebutuhan organisasi di era digital. Namun, keberhasilan pelaksanaannya akan sangat bergantung pada kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari Dewan Pers, pemerintah daerah, lembaga penguji UKW, hingga mitra strategis lainnya.

Program penyediaan 1.000 UKW gratis maupun pembangunan PWI Creative Hub memerlukan dukungan pembiayaan, infrastruktur, tata kelola yang transparan, serta keterlibatan aktif anggota di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

</span><b style="font-size: 15px;">Rekam Jejak di Dunia Jurnalistik</b><span style="font-size: 15px;">

Tantan Sulthon Bukhawan memulai karier jurnalistik pada 2003 di Harian Umum Mitra Dialog yang kini dikenal sebagai Kabar Cirebon di bawah naungan Pikiran Rakyat Group.

Pengalamannya kemudian berlanjut di Harian SINDO pada periode 2006–2011 sebelum bergabung dengan Harian Inilah Koran, hingga dipercaya mengemban amanah sebagai Pemimpin Redaksi.

Selain aktif di dunia media, lulusan Sarjana dan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung tersebut juga kerap menjadi narasumber dalam berbagai forum yang membahas komunikasi, media, dan jurnalistik.

Konferprov PWI Jawa Barat tahun ini dipandang sebagai momentum strategis untuk menentukan arah organisasi menghadapi disrupsi industri media. 

Ketua terpilih nantinya akan dihadapkan pada tantangan meningkatkan kompetensi anggota, memperkuat perlindungan profesi, menjaga independensi organisasi, sekaligus memastikan PWI Jawa Barat tetap relevan dalam menjawab kebutuhan wartawan di era digital.***</span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/tantan-pwi-jabar-376e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jangan Langsung Cas HP Setelah Dipakai Main Game, Ini Alasannya</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/30/jangan-langsung-cas-hp-setelah-dipakai-main-game-ini-alasannya</link>
      <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 15:17:07 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/30/jangan-langsung-cas-hp-setelah-dipakai-main-game-ini-alasannya</guid>
      <category>tips cas HP agar baterai awt</category>
      <category>gadget</category>
      <category>gamers</category>
      <category>angan langsung cas HP setelah main game&#13;
cara cas HP yang benar&#13;
tips baterai HP awet&#13;
penyebab baterai HP cepat rusak&#13;
baterai lithium ion&#13;
cara menjaga kesehatan baterai HP&#13;
HP panas setelah main game&#13;
tips merawat baterai smartphone&#13;
cara mengisi daya HP yang benar&#13;
teknologi smartphone terbaru</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Banyak pengguna smartphone memiliki kebiasaan langsung mengisi daya (cas) ponsel setelah selesai bermain game. Padahal kebiasaan ini sebaiknya dihindari </description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-start="71" data-end="354" class="PDq2pG_selectionAnchorContainer"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Banyak pengguna smartphone memiliki kebiasaan langsung mengisi daya (cas) ponsel setelah selesai bermain game. Padahal, kebiasaan ini sebaiknya dihindari karena dapat memengaruhi suhu perangkat dan berpotensi mempercepat penurunan performa baterai dalam jangka panjang.<span aria-hidden="true" class="PDq2pG_selectionAnchor"></span>


<p data-start="356" data-end="675">Saat digunakan untuk bermain game, terutama game dengan grafis tinggi, prosesor (CPU) dan chip grafis (GPU) bekerja lebih keras. Aktivitas tersebut membuat suhu perangkat meningkat, bahkan pada beberapa ponsel bisa mencapai lebih dari 40 derajat Celsius tergantung jenis game, pengaturan grafis, dan kondisi lingkungan.


<p data-start="677" data-end="945">Ketika ponsel yang masih panas langsung dihubungkan ke charger, baterai harus menerima arus pengisian di saat suhu perangkat masih tinggi. Kombinasi panas akibat penggunaan dan panas yang muncul selama proses pengisian dapat meningkatkan temperatur baterai lebih jauh.


<p data-start="947" data-end="1234">Menurut berbagai produsen smartphone dan pakar teknologi, baterai lithium-ion bekerja paling optimal pada suhu yang tidak terlalu tinggi. Paparan panas berlebih secara berulang dapat mempercepat degradasi baterai, sehingga kapasitasnya menurun lebih cepat dibandingkan penggunaan normal.

<b>Kenapa Sebaiknya Menunggu Sebelum Mengisi Daya?</b>

<p data-start="1288" data-end="1517">Memberikan waktu beberapa menit setelah bermain game memungkinkan suhu ponsel kembali mendekati normal. Dengan begitu, proses pengisian daya berlangsung dalam kondisi yang lebih ideal dan risiko panas berlebih dapat diminimalkan.


<p data-start="1519" data-end="1769">Jika ponsel masih terasa panas saat disentuh, sebaiknya jangan langsung mengisi daya. Letakkan perangkat di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik dan hindari menutupinya dengan bantal, kasur, atau bahan lain yang dapat menghambat pelepasan panas.

<b>Tips Aman Mengisi Daya Setelah Bermain Game</b>

<p data-start="1819" data-end="1887">Agar baterai lebih awet, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

<ul data-start="1889" data-end="2379"><li data-section-id="az7jca" data-start="1889" data-end="1970">Tunggu sekitar <strong data-start="1906" data-end="1921">10–20 menit</strong> hingga suhu ponsel menurun sebelum mengisi daya.
</li><li data-section-id="1023mp4" data-start="1971" data-end="2056">Lepaskan casing jika ponsel terasa sangat panas agar pelepasan panas lebih optimal.
</li><li data-section-id="5bty71" data-start="2057" data-end="2140">Gunakan charger asli atau yang telah bersertifikasi sesuai spesifikasi perangkat.
</li><li data-section-id="dl9vkm" data-start="2141" data-end="2235">Hindari bermain game saat ponsel sedang diisi daya karena dapat meningkatkan suhu perangkat.
</li><li data-section-id="qppp8x" data-start="2236" data-end="2302">Isi daya di ruangan yang sejuk dan memiliki ventilasi yang baik.
</li><li data-section-id="5uy8bq" data-start="2303" data-end="2379">Tutup aplikasi yang berjalan di latar belakang sebelum mulai mengisi daya.
</li>
</ul><b>Bolehkah Langsung Cas?</b>

<h2 data-section-id="1oqkkby" data-start="2381" data-end="2406">
</h2><p data-start="2408" data-end="2779">Jika ponsel hanya digunakan untuk aktivitas ringan seperti chatting atau browsing dan suhunya tetap normal, umumnya tidak menjadi masalah untuk langsung mengisi daya. Namun, setelah aktivitas berat seperti bermain game, merekam video resolusi tinggi, atau menggunakan aplikasi yang menguras performa, memberi jeda sebelum mengisi daya merupakan kebiasaan yang lebih baik.


<p data-start="2781" data-end="2964">Dengan memperhatikan suhu perangkat sebelum mengisi daya, pengguna dapat membantu menjaga kesehatan baterai sehingga performanya tetap optimal dan usia pakainya menjadi lebih panjang.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/screenshot-2026-07-30-at-152454-2e35_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jangan Asal Cas! Ini 10 Tips Mengisi Daya HP Agar Baterai Lebih Awet dan Tahan Lama</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/30/jangan-asal-cas-ini-10-tips-mengisi-daya-hp-agar-baterai-lebih-awet-dan-tahan-lama</link>
      <pubDate>Thu, 30 Jul 2026 15:07:37 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/30/jangan-asal-cas-ini-10-tips-mengisi-daya-hp-agar-baterai-lebih-awet-dan-tahan-lama</guid>
      <category>Handphone</category>
      <category>charger</category>
      <category>tips cas HP agar baterai awt</category>
      <description>Baterai menjadi salah satu komponen paling penting pada smartphone. Seiring waktu kapasitas baterai memang akan menurun namun kebiasaan saat mengisi daya juga sangat berp</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-start="91" data-end="427" class="PDq2pG_selectionAnchorContainer">Baterai menjadi salah satu komponen paling penting pada smartphone. Seiring waktu, kapasitas baterai memang akan menurun, namun kebiasaan saat mengisi daya juga sangat berpengaruh terhadap umur pakainya. Dengan menerapkan cara pengisian daya yang benar, baterai dapat bertahan lebih lama dan performa ponsel tetap optimal.<span aria-hidden="true" class="PDq2pG_selectionAnchor"></span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar baterai HP lebih awet.</span>

<b>1. Hindari Baterai Benar-Benar Habis</b>

<p data-start="540" data-end="710">Usahakan mengisi daya sebelum baterai mencapai 0 persen. Baterai lithium-ion pada smartphone umumnya lebih baik diisi saat kapasitas masih berada di kisaran 20–30 persen.

<b>2. Cabut Cas Sebelum 100 Persen Jika Memungkinkan</b>

<p data-start="765" data-end="955">Untuk penggunaan sehari-hari, menjaga level baterai di kisaran 20–80 persen dapat membantu mengurangi tekanan pada baterai. Meski begitu, sesekali mengisi hingga penuh tidak menjadi masalah.

<b>3. Gunakan Charger Original atau Bersertifikasi</b>

<p data-start="1008" data-end="1157">Gunakan adaptor dan kabel yang sesuai dengan spesifikasi pabrikan. Aksesori berkualitas membantu menjaga proses pengisian daya tetap aman dan stabil.

<b>4. Hindari Bermain Game Saat Mengisi Daya</b>

<p data-start="1204" data-end="1393">Bermain game atau menjalankan aplikasi berat ketika HP sedang dicas dapat meningkatkan suhu perangkat. Panas berlebih menjadi salah satu faktor yang mempercepat penurunan kesehatan baterai.

<b>5. Lepaskan Casing Jika HP Terasa Panas</b>

<p data-start="1438" data-end="1574">Jika suhu perangkat meningkat saat pengisian daya, melepas casing yang terlalu tebal dapat membantu pembuangan panas menjadi lebih baik.

<b>6. Jangan Cas di Tempat yang Terlalu Panas</b>

<p data-start="1622" data-end="1781">Hindari meletakkan HP di bawah sinar matahari langsung, di dalam mobil yang panas, atau di atas permukaan yang menahan panas saat proses pengisian berlangsung.

<b>7. Aktifkan Fitur Pengisian Daya Adaptif</b>

<p data-start="1827" data-end="2026">Banyak smartphone terbaru memiliki fitur seperti <strong data-start="1876" data-end="1898">Optimized Charging</strong>, <strong data-start="1900" data-end="1921">Adaptive Charging</strong>, atau fitur serupa yang memperlambat pengisian saat mendekati penuh untuk membantu menjaga umur baterai.

<b>8. Jaga Port Charger Tetap Bersih</b>

<p data-start="2065" data-end="2240">Debu atau kotoran pada port USB dapat mengganggu proses pengisian. Bersihkan secara hati-hati menggunakan alat yang sesuai dan hindari benda logam yang dapat merusak konektor.

<b>9. Perbarui Sistem Operasi</b>

<p data-start="2272" data-end="2377">Pembaruan perangkat lunak sering kali membawa peningkatan efisiensi daya dan perbaikan manajemen baterai.

<b>10. Hindari Kebiasaan Cas Semalaman Jika Tidak Diperlukan</b>

<p data-start="2440" data-end="2699">Sebagian besar smartphone modern memang memiliki sistem yang menghentikan atau mengatur arus saat baterai penuh. Namun, jika memungkinkan, cabut charger setelah pengisian selesai agar perangkat tidak terus berada dalam kondisi pengisian daya dalam waktu lama.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/screenshot-2026-07-30-at-151339-a6dd_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>ITB Gandeng IPB, Unpad, dan Mitra Industri Dorong Produktivitas Susu Berkelanjutan melalui Suplementasi Zeolit Alam pada Pakan Sapi Perah</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/29/itb-gandeng-ipb-unpad-dan-mitra-industri-dorong-produktivitas-susu-berkelanjutan-melalui-suplementasi-zeolit-alam-pada-pakan-sapi-perah</link>
      <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:13:05 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/29/itb-gandeng-ipb-unpad-dan-mitra-industri-dorong-produktivitas-susu-berkelanjutan-melalui-suplementasi-zeolit-alam-pada-pakan-sapi-perah</guid>
      <category>ITB</category>
      <category>zeolit alam</category>
      <category>produktivitas susu</category>
      <category>sapi perah</category>
      <category>peternakan berkelanjutan</category>
      <description>ITB bersama IPB, Unpad, koperasi, dan industri mengembangkan suplementasi zeolit alam guna meningkatkan produktivitas susu sapi perah secara berkelanjutan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui program World Class University Community Development SDGs menyelenggarakan workshop bertajuk Penerapan Suplementasi Zeolit Alam untuk Meningkatkan Produktivitas Susu Berkelanjutan pada Peternak Sapi Perah dalam Mendukung SDGs (Zero Hunger) di Kampus ITB Jatinangor, Sabtu (13/12/2025). 

Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Rino Rakhmata Mukti ini menjadi wadah kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, koperasi, dan peternak dalam mendorong pemanfaatan hasil riset sebagai solusi nyata bagi peningkatan produktivitas susu nasional sekaligus mendukung pembangunan peternakan yang berkelanjutan.

Workshop ini merupakan bagian dari Program EQUITY (Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition) yang bertujuan memperkuat peran perguruan tinggi dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pengabdian berbasis riset. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/29/korban-tewas-gempa-jepang-terus-bertambah-sudah-13-orang-tim-penyelamat-berpacu-dengan-waktu">Baca Juga : Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah! Sudah 13 Orang, Tim Penyelamat Berpacu dengan Waktu</a></b>

Melalui kegiatan ini, ITB berupaya mempercepat hilirisasi inovasi akademik agar dapat diterapkan secara langsung oleh peternak, sehingga hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan. 

Kegiatan tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, koperasi susu, kelompok peternak, hingga pelaku industri. Kolaborasi multipihak ini diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi tepat guna serta memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem peternakan sapi perah yang lebih produktif, efisien, dan berdaya saing.

Workshop melibatkan Institut Teknologi Bandung sebagai penyelenggara, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai mitra akademik, Koperasi Produsen KSU Tandangsari, Koperasi Susu Indonesia, kelompok peternak sapi perah Tandangsari dan Ujung Berung, serta PT Paragon Perdana Mining sebagai mitra industri yang mendukung penyediaan zeolit alam.

Program ini juga melibatkan mahasiswa ITB, Dian Hutami Wahyudi dan Anita Kulsum, yang berkontribusi dalam penyusunan materi penyuluhan, koordinasi dengan mitra, dokumentasi kegiatan, serta pendampingan peserta selama workshop berlangsung. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/29/cihapit-jadi-surga-kuliner-baru-di-bandung-deretan-tempat-makan-hits-ini-wajib-masuk-daftar">Baca Juga : Cihapit Jadi Surga Kuliner Baru di Bandung, Deretan Tempat Makan Hits Ini Wajib Masuk Daftar!</a></b>

Keterlibatan mahasiswa merupakan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam menyelesaikan permasalahan nyata di lapangan.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/itb2-3cfe_mid.jpg" alt="">

<b>Menjawab Tantangan Produksi Susu Nasional</b>
Penyelenggaraan workshop ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan susu nasional yang terus bertambah setiap tahun, sementara produksi susu dalam negeri masih belum mampu memenuhi permintaan tersebut. 

Kondisi ini menyebabkan Indonesia masih bergantung pada impor bahan baku susu dalam jumlah besar. Di tingkat peternak, produktivitas sapi perah juga masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari tingginya biaya pakan, fluktuasi kualitas hijauan, hingga gangguan metabolisme seperti asidosis rumen yang berdampak pada penurunan produksi susu.

Di tengah tantangan tersebut, diperlukan inovasi yang tidak hanya efektif secara ilmiah, tetapi juga mudah diterapkan dan ekonomis bagi peternak rakyat. Salah satu teknologi yang diperkenalkan dalam workshop ini adalah pemanfaatan zeolit alam sebagai suplemen pakan sapi perah.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/29/ngeri-gempa-dahsyat-hantam-jepang-bangunan-runtuh-dan-ribuan-warga-mengungsi">Baca Juga : NGERI! Gempa Dahsyat Hantam Jepang, Bangunan Runtuh dan Ribuan Warga Mengungsi</a></b>

Zeolit merupakan mineral aluminosilikat berpori yang memiliki kemampuan adsorpsi dan pertukaran ion yang tinggi. Karakteristik tersebut memungkinkan zeolit membantu menjaga kestabilan kondisi rumen, meningkatkan efisiensi pemanfaatan nutrien pakan, serta mendukung kesehatan sistem pencernaan sapi. 

Berbagai hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan zeolit dapat membantu menurunkan emisi amonia dari limbah peternakan sehingga memberikan manfaat tambahan dalam mendukung praktik peternakan yang lebih ramah lingkungan.

<b>Kolaborasi Akademisi untuk Hilirisasi Riset</b>
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Dr. Rino Rakhmata Mukti, Prof. Suwardi mewakili IPB, David Prambudi Sahara dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB, serta Toto, S.Pd. selaku Ketua KSU Tandangsari.

Dalam sambutannya, Dr. Rino menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan hasil penelitian dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa inovasi tersebut dapat diterapkan guna menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan industri, koperasi, dan peternak, kami berharap hasil riset mengenai pemanfaatan zeolit alam dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produktivitas susu sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak," ujarnya.

Pada sesi ilmiah, Prof. Masyur dari Unpad memaparkan mekanisme kerja zeolit alam sebagai suplemen pakan sapi perah, termasuk pengaruhnya terhadap keseimbangan lingkungan rumen dan kesehatan ternak. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/28/kasus-hivaids-di-bandung-capai-10771-wali-kota-farhan-perkuat-strategi-stop-dan-tolak-stigma-odhiv">Baca Juga : Kasus HIV/AIDS di Bandung Capai 10.771, Wali Kota Farhan Perkuat Strategi STOP dan Tolak Stigma ODHIV</a></b>

Selanjutnya, Prof. Nahrowi dari IPB menjelaskan aspek nutrisi, formulasi pakan, serta strategi penerapan zeolit alam pada sistem peternakan sapi perah rakyat.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/itb3-a69d_mid.jpg" alt="">

<b>Antusiasme Peternak</b>
Workshop berlangsung dalam suasana yang hangat dan interaktif. Para peternak menunjukkan antusiasme tinggi terhadap teknologi yang diperkenalkan. 

Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi, mulai dari mekanisme kerja zeolit di dalam rumen, dosis dan metode pencampuran dalam ransum, hingga potensi peningkatan produksi susu setelah penggunaan zeolit secara rutin.

Selain berdiskusi mengenai aspek teknis, para peternak juga berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi, seperti tingginya biaya pakan, perubahan kualitas hijauan pada musim kemarau, serta upaya menjaga kesehatan ternak agar tetap produktif. 

Diskusi dua arah tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara peneliti dan peternak sehingga solusi yang ditawarkan dapat disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/itb4-638b_mid.jpg" alt="">

<b>Implementasi Awal dan Pendampingan</b>
Sebagai tindak lanjut dari workshop, dilakukan penyerahan zeolit alam kepada koperasi susu dan kelompok peternak sebagai bentuk implementasi awal penggunaan zeolit sebagai suplemen pakan sapi perah. Penyerahan dilakukan oleh perwakilan ITB, PT Paragon Perdana Mining, dan Universitas Padjadjaran.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/28/bandara-husein-kantongi-sertifikat-operasional-siap-sambut-kembali-penerbangan-boeing-737-800">Baca Juga : Bandara Husein Kantongi Sertifikat Operasional, Siap Sambut Kembali Penerbangan Boeing 737-800</a></b>

Selain itu, tim pengabdian juga menyerahkan modul penyuluhan berjudul "Penerapan Suplementasi Zeolit Alam untuk Meningkatkan Produktivitas Susu Berkelanjutan pada Peternakan Sapi Perah Dalam Mendukung SDGs 2 (Zero Hunger)" yang disusun sebagai panduan praktis bagi peternak. 

Modul tersebut memuat informasi mengenai karakteristik zeolit, manfaat penggunaannya, tata cara pencampuran dalam pakan, hingga rekomendasi penerapan di tingkat peternakan rakyat. 

Melalui kegiatan ini, peternak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai pemanfaatan zeolit alam, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mendiskusikan implementasinya secara langsung dengan para ahli. 

Ke depan, kolaborasi antara akademisi, industri, koperasi, dan peternak diharapkan dapat terus berlanjut melalui kegiatan pendampingan dan evaluasi sehingga penerapan zeolit alam dapat memberikan manfaat yang optimal.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan produktivitas peternakan dan ketahanan pangan nasional, serta SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui penerapan praktik peternakan yang lebih efisien dan ramah lingkungan. 

Kolaborasi lintas sektor yang dibangun dalam program ini menjadi contoh bagaimana hasil penelitian di perguruan tinggi dapat dihilirisasi menjadi solusi inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat daya saing sektor peternakan Indonesia.***



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/itb1-b53c_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah! Sudah 13 Orang, Tim Penyelamat Berpacu dengan Waktu</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/29/korban-tewas-gempa-jepang-terus-bertambah-sudah-13-orang-tim-penyelamat-berpacu-dengan-waktu</link>
      <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 12:03:04 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/29/korban-tewas-gempa-jepang-terus-bertambah-sudah-13-orang-tim-penyelamat-berpacu-dengan-waktu</guid>
      <category>gempa Jepang</category>
      <category>gempa Kyushu</category>
      <category>korban gempa jepang</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 1 yang mengguncang Pulau Kyushu Prefektur Kumamoto Jepang bertambah menjadi 13 or</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-start="96" data-end="407" class="PDq2pG_selectionAnchorContainer"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 yang mengguncang Pulau Kyushu, Prefektur Kumamoto, Jepang, bertambah menjadi 13 orang. Pemerintah Jepang terus mengerahkan tim penyelamat untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban di sejumlah wilayah terdampak.<span aria-hidden="true" class="PDq2pG_selectionAnchor"></span>




<p data-start="409" data-end="623">Perdana Menteri Jepang, <span class="hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline">Sanae Takaichi</span>, dalam konferensi pers di Tokyo pada Rabu, menyampaikan bahwa hingga pukul 08.30 waktu setempat, korban jiwa yang telah terkonfirmasi mencapai 13 orang.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/29/ngeri-gempa-dahsyat-hantam-jepang-bangunan-runtuh-dan-ribuan-warga-mengungsi">Baca Juga : NGERI! Gempa Dahsyat Hantam Jepang, Bangunan Runtuh dan Ribuan Warga Mengungsi</a></b>

<blockquote data-start="625" data-end="726">
<p data-start="627" data-end="726">"Per pukul 08.30 waktu setempat (06.00 WIB), jumlah korban tewas mencapai 13 orang," ujar Takaichi.


</blockquote>


<p data-start="728" data-end="904">Ia menegaskan pemerintah akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan untuk mempercepat proses evakuasi, pencarian korban, serta penanganan masyarakat yang terdampak bencana.




<p data-start="906" data-end="1157">Gempa utama berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Pulau Kyushu pada Selasa (28/7). Tak lama berselang, wilayah tersebut kembali diguncang gempa susulan bermagnitudo 6,1 yang memicu kepanikan warga dan menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.




<p data-start="1159" data-end="1452">Tim penyelamat masih bekerja di berbagai lokasi terdampak untuk mengevakuasi korban yang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Pemerintah Jepang juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.




<p data-start="1454" data-end="1734">Selain menimbulkan korban jiwa, gempa juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah infrastruktur, termasuk rumah warga, jalan, dan fasilitas umum. Otoritas setempat masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah pasti korban luka maupun tingkat kerusakan akibat bencana tersebut.




<p data-start="1736" data-end="1945">Pemerintah Jepang memastikan seluruh sumber daya telah dikerahkan guna mempercepat proses tanggap darurat, sekaligus memberikan bantuan kepada para korban yang mengungsi di tempat-tempat penampungan sementara.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/screenshot-2026-07-29-at-120714-b6e6_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>NGERI! Gempa Dahsyat Hantam Jepang, Bangunan Runtuh dan Ribuan Warga Mengungsi</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/29/ngeri-gempa-dahsyat-hantam-jepang-bangunan-runtuh-dan-ribuan-warga-mengungsi</link>
      <pubDate>Wed, 29 Jul 2026 11:05:03 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/29/ngeri-gempa-dahsyat-hantam-jepang-bangunan-runtuh-dan-ribuan-warga-mengungsi</guid>
      <category>gempa bumi</category>
      <category>gempa Jepang</category>
      <category>gempa Kyushu</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7 1 mengguncang Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu Jepang pada Selasa (28 7) waktu setempat. Guncangan kuat memicu kepan</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-start="237" data-end="516" class="PDq2pG_selectionAnchorContainer"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang, pada Selasa (28/7) waktu setempat. Guncangan kuat memicu kepanikan, merusak sejumlah bangunan, dan menyebabkan korban jiwa terus bertambah. 





<p data-start="538" data-end="872">Otoritas Jepang melaporkan sedikitnya 13 orang meninggal dunia hingga Rabu (29/7), sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka dan ribuan warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Tim penyelamat masih melakukan pencarian terhadap korban yang diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan. 





<p data-start="538" data-end="872">






<p data-start="538" data-end="872"><b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/25/kebakaran-hebat-di-kampung-adat-ciptamulya-sukabumi-70-rumah-ludes-terbakar-dan-420-warga-terdampak">Baca Juga : Kebakaran Hebat di Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Ludes Terbakar dan 420 Warga Terdampak</a></b>

<p data-start="538" data-end="872">





<p data-start="538" data-end="872">






<p data-start="874" data-end="1210">Gempa juga menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas umum, memutus aliran listrik di sejumlah wilayah, serta sempat memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut setelah evaluasi lebih lanjut. Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat tetap waspada karena gempa susulan masih berpotensi terjadi. 





<p data-start="1212" data-end="1504">Kementerian Luar Negeri RI melalui KBRI Tokyo menyatakan hingga saat ini belum ada laporan warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban akibat gempa tersebut. WNI di wilayah terdampak diminta terus mengikuti arahan otoritas setempat demi keselamatan. 





<p data-start="1506" data-end="1722">Peristiwa ini kembali mengingatkan tingginya aktivitas seismik di Jepang yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), salah satu wilayah paling aktif gempa di dunia.





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/japan-quake-1785240510927-169-9292_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>ITB Perkuat Diseminasi SDGs melalui Pendekatan STEAM untuk Generasi Z</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/28/itb-perkuat-diseminasi-sdgs-melalui-pendekatan-steam-untuk-generasi-z</link>
      <pubDate>Tue, 28 Jul 2026 11:07:49 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/28/itb-perkuat-diseminasi-sdgs-melalui-pendekatan-steam-untuk-generasi-z</guid>
      <category>ITB</category>
      <category>Generasi Z</category>
      <category>STEAM</category>
      <description>ITB Perkuat Diseminasi SDGs melalui Pendekatan STEAM untuk Generasi Z</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM</b> - Institut Teknologi Bandung (ITB) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pencapaian&nbsp;Sustainable Development Goals (SDGs)&nbsp;melalui berbagai kegiatan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Sebagai bagian dari&nbsp;Program EQUITY Community Development, ITB menyelenggarakan program&nbsp;"Pemetaan dan Diseminasi SDGs Berbasis STEAM melalui Pameran dan Majalah Populer untuk Generasi Z"&nbsp;yang bertujuan membangun sistem komunikasi SDGs yang lebih terintegrasi, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya Generasi Z.

Program yang dilaksanakan pada periode Oktober hingga Desember 2025 di lingkungan ITB ini dipimpin oleh Deny Willy Junaidy, Ph.D., dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB, Kelompok Keahlian (KK) Manusia dan Ruang Interior, sebagai Person in Charge (PIC) kegiatan, R. Raditya Ardianto Taepoer, S.Ds., M.Ds., Ph.D. dosen KK Manusia dan Desain Produk Industri dan Linda Mawali, M.Ds. Asisten Dosen Prodi Desain Interior. 

Dalam pelaksanaannya, tim melibatkan dosen dan mahasiswa FSRD ITB serta bekerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai mitra akademik.

Kegiatan diawali dengan proses pengumpulan data penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen ITB sepanjang tahun 2025. Data tersebut diperoleh dari&nbsp;Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Keberlanjutan (DPMK) ITB&nbsp;sebagai dasar pemetaan kontribusi ITB terhadap 17 tujuan SDGs.

Selanjutnya, tim melakukan proses&nbsp;screening, klasifikasi, dan kurasi&nbsp;terhadap seluruh data berdasarkan kategori SDGs serta relevansinya dengan karakteristik Generasi Z. 

Melalui tahapan tersebut, diperoleh hasil bahwa&nbsp;SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure),&nbsp;SDG 4 (Quality Education), dan&nbsp;SDG 15 (Life on Land)&nbsp;merupakan tiga tujuan pembangunan berkelanjutan dengan kontribusi kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terbanyak di ITB selama tahun 2025.

Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, tim mengembangkan&nbsp;tiga edisi majalah populer (zine)&nbsp;yang diterbitkan dalam format digital maupun cetak. 

Masing-masing edisi mengangkat tema SDG 9, SDG 4, dan SDG 15 dengan menyajikan artikel populer, infografis, dokumentasi penelitian, inovasi, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikemas menggunakan pendekatan visual yang komunikatif dan sesuai dengan karakteristik Generasi Z.

Selain penerbitan zine, program juga menghasilkan&nbsp;identitas visual SDG ITB&nbsp;yang meliputi pengembangan logo resmi SDG ITB, rebranding maskot&nbsp;GOGO, penyusunan pedoman identitas visual, serta pembuatan boneka maskot GOGO sebagai media edukasi dan promosi. 

Pengembangan identitas visual ini diharapkan mampu memperkuat citra SDGs ITB sekaligus menciptakan komunikasi yang lebih konsisten pada berbagai media publikasi.

Sebagai bagian dari strategi komunikasi digital, tim juga mengembangkan&nbsp;akun Instagram SDG ITB&nbsp;lengkap dengan konsep komunikasi, desain feed, template konten, serta materi publikasi yang digunakan untuk menyebarluaskan informasi mengenai hasil penelitian, inovasi, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pencapaian SDGs. 

Kehadiran media sosial ini menjadi sarana penting untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat, terutama Generasi Z.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, ITB berhasil membangun sebuah&nbsp;ekosistem komunikasi SDGs yang terintegrasi, mulai dari pemetaan data, kurasi konten, pengembangan identitas visual, produksi media cetak dan digital, hingga pengelolaan media sosial sebagai platform diseminasi yang berkelanjutan.

Menurut&nbsp;Deny Willy Junaidy, Ph.D., pendekatan komunikasi yang kreatif dan berbasis STEAM menjadi salah satu kunci untuk menjembatani hasil penelitian dan inovasi perguruan tinggi dengan masyarakat luas.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis ITB dalam memperkuat diseminasi hasil tridarma perguruan tinggi serta meningkatkan literasi keberlanjutan melalui media komunikasi yang inovatif, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta karakteristik generasi muda.***



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/screenshot-20260728-110738-f4db_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini 27 Juli 2026: Didominasi Berawan, Warga Diimbau Tetap Waspada</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/27/prakiraan-cuaca-bandung-hari-ini-27-juli-2026-didominasi-berawan-warga-diimbau-tetap-waspada</link>
      <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 10:18:03 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/27/prakiraan-cuaca-bandung-hari-ini-27-juli-2026-didominasi-berawan-warga-diimbau-tetap-waspada</guid>
      <category>cuaca Bandung berawan</category>
      <category>Prakiraan cuaca Bandung hari ini</category>
      <category>Prakiraan Cuaca Bandung</category>
      <description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Bandung dan wilayah sekitarnya pada Senin 27 Juli 2026 didominasi kondisi berawan. Meski cu</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di <strong>Kota Bandung</strong> dan wilayah sekitarnya pada <strong>Senin, 27 Juli 2026</strong>, didominasi kondisi <strong>berawan</strong>. Meski cuaca diperkirakan relatif nyaman untuk beraktivitas, masyarakat tetap diminta mewaspadai perubahan kondisi cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

<p class="isSelectedEnd">Berdasarkan prakiraan BMKG, suhu udara di Kota Bandung berkisar antara <strong>16 hingga 30 derajat Celsius</strong> dengan tingkat kelembapan yang bervariasi sepanjang hari. Kondisi berawan diperkirakan mendominasi sejak pagi hingga siang, sementara di beberapa wilayah terdapat potensi hujan ringan pada periode tertentu.

<p class="isSelectedEnd">BMKG mengimbau masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan untuk menyesuaikan pakaian dengan perubahan suhu. Pada pagi hari, udara masih terasa cukup sejuk sehingga disarankan mengenakan jaket atau pakaian hangat. Memasuki siang hari, suhu cenderung meningkat sehingga pakaian yang lebih ringan dinilai lebih nyaman digunakan.

<p class="isSelectedEnd">Selain itu, warga juga diminta rutin memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebelum melakukan perjalanan, terutama bagi pengendara dan masyarakat yang akan beraktivitas dalam waktu lama di luar ruangan. Perubahan kondisi atmosfer dapat terjadi sehingga pembaruan informasi menjadi hal penting untuk mengantisipasi cuaca yang berubah secara cepat.

<p class="isSelectedEnd">Secara nasional, BMKG menyebut sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Bandung, diprakirakan mengalami cuaca berawan hingga berawan tebal pada hari ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia.

Meski cuaca hari ini diperkirakan didominasi awan, masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di luar ruangan.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/gemini-generated-image-digo2tdigo2tdigo-6753_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Viking Fest 2026 Berlangsung Meriah, HUT ke-33 Viking Persib Club Hadirkan Wajah Baru yang Lebih Inklusif</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/26/viking-fest-2026-berlangsung-meriah-hut-ke-33-viking-persib-club-hadirkan-wajah-baru-yang-lebih-inklusif</link>
      <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 08:33:29 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/26/viking-fest-2026-berlangsung-meriah-hut-ke-33-viking-persib-club-hadirkan-wajah-baru-yang-lebih-inklusif</guid>
      <category>Viking Fest 2026</category>
      <category>Viking Persib Club</category>
      <category>HUT Viking 33</category>
      <category>Bobotoh Bandung</category>
      <category>Laswi Heritage</category>
      <description>Viking Fest 2026 sukses digelar di Laswi Heritage Bandung. Ribuan pengunjung memadati festival musik HUT ke-33 Viking Persib Club yang terbuka untuk semua.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Viking Persib Club melalui Viking Fest 2026 berlangsung sukses dan mendapat sambutan luar biasa dari ribuan pengunjung yang memadati kawasan Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (25/7/2026).

Festival musik tersebut tak hanya menjadi pesta bagi bobotoh, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sejak siang hari, kawasan festival telah dipenuhi lautan pengunjung yang mengenakan jersey Persib, syal, hingga atribut khas Viking. 

Namun menariknya, acara kali ini tidak hanya dihadiri bobotoh. Banyak masyarakat umum turut menikmati suguhan konser musik lintas genre yang menjadi daya tarik utama Viking Fest 2026.

Kesuksesan penyelenggaraan festival ini menjadi langkah baru Viking Persib Club dalam menghadirkan kegiatan komunitas yang lebih inklusif. 

Berbeda dengan konsep sebelumnya yang identik dengan acara internal bobotoh, Viking Fest 2026 sengaja dirancang agar dapat dinikmati siapa saja tanpa memandang latar belakang suporter.

Ketua Panitia Viking Fest 2026, Kukuh Wiguna, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian acara merupakan hasil proses persiapan yang berlangsung selama sekitar enam bulan.

“Dari awal tahun, dari Januari kita buat konsep dan lain-lain, itu pun berganti-ganti konsep. Akhirnya jadilah hari ini terlaksana. Kurang lebih setengah tahun proses persiapan Viking Fest ini,” kata Kukuh saat ditemui di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (25/7/2026).

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/viking-fest4-26da_mid.jpg" alt="">

<b>Hadirkan Konsep Baru yang Lebih Terbuka</b>

Nuansa khas Viking langsung terasa sejak memasuki area festival. Gerbang utama dihiasi ornamen kapal Viking bernuansa biru dengan dekorasi bertema Nordik yang menghiasi berbagai sudut lokasi.

Panitia menghadirkan dua panggung utama, yakni Stage 33 dan Stage 93, yang secara bergantian menyuguhkan penampilan musisi dari siang hingga malam.

Pengunjung tampak antusias menikmati penampilan berbagai musisi lintas genre. Selain menyaksikan konser, mereka juga memadati area tenant kuliner dan stan merchandise resmi Viking maupun Persib.

Menurut Kukuh, perubahan konsep menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan festival.

“Sebetulnya biasanya Viking kalau bikin acara musik memang band-band yang berkaitan dengan Persib. Nah sekarang kita ingin mengubah image itu, bahwa ketika Viking bikin festival musik ini memang untuk dinikmati oleh semua, semua kalangan. Tidak hanya untuk Viking, masyarakat umum ataupun kelompok lain pun boleh hadir ke sini karena segmennya memang musik,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan acara sebelumnya lebih banyak melibatkan distrik-distrik Viking sehingga kesannya masih bersifat internal.

“Selama ini kan acara Viking segmented, lebih ke internal Viking saja. Kalau sekarang tidak, kita coba membuka lebih general dengan band-band yang kita undang,” katanya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/viking-fest2-e33a_mid.jpg" alt="">

<b>Deretan Musisi Nasional Meriahkan Festival</b>

Keseriusan panitia menghadirkan festival yang lebih terbuka terlihat dari daftar penampil yang dihadirkan. 

Selain musisi asal Bandung, Viking Fest 2026 juga menghadirkan sejumlah nama besar seperti Superman Is Dead (SID), Efek Rumah Kaca, Stand Here Alone, The Panasdalam feat. Pidi Baiq, Hydro Koplo, Ade Astrid, hingga The Paps.

Penampilan para musisi tersebut sukses menghidupkan suasana festival. Ribuan penonton tampak bernyanyi bersama menikmati lagu-lagu yang dibawakan sejak siang hingga malam hari.

Bagi Viking, kehadiran band-band nasional menjadi simbol bahwa sepak bola mampu menjadi ruang persaudaraan yang melampaui batas komunitas.

“Kalau dulu selalu gratis karena memang untuk internal. Kita coba mengundang SID, ternyata mereka mau juga main di Viking. Itu sesuatu yang baik buat kita, bahwa sepak bola tidak bisa dikotak-kotakkan. Sepak bola itu universal, siapa pun bisa menjadi alat perjuangan dan alat persaudaraan,” tutur Kukuh.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/viking-fest1-1b62_mid.jpg">

<b>Bangkit Setelah Delapan Tahun Vakum Gelar Acara Besar</b>

Viking Fest 2026 juga menandai kembalinya Viking Persib Club menggelar perayaan berskala besar setelah sekitar delapan tahun. 

Sebelumnya, berbagai kegiatan besar pernah digelar di sejumlah lokasi seperti Sidolig, Saparua, Kiara Payung, Ciwidey, hingga Pangandaran.

“Sekarang baru lagi di usia 33 tahun. Berarti sudah sekitar delapan tahun kita tidak melakukan acara besar. Sekarang baru lagi dengan format dan konsep yang berbeda,” ucapnya.

Tak hanya menghadirkan suasana kebersamaan bagi bobotoh, panitia juga mengirimkan undangan kepada berbagai komunitas suporter dari luar Bandung sebagai bentuk ajakan mempererat persaudaraan antarsuporter.

“Kita mengundang berbagai kelompok suporter, tidak hanya bobotoh. Terlepas mereka hadir atau tidak, yang penting iktikad baik kita adalah mengundang mereka untuk sama-sama merayakan hari jadi Viking Persib Club ke-33,” kata Kukuh.

Melalui penyelenggaraan yang berlangsung tertib, meriah, dan terbuka untuk semua kalangan, Viking Fest 2026 menjadi bukti bahwa komunitas suporter mampu menghadirkan kegiatan positif yang tidak hanya mempererat solidaritas bobotoh, tetapi juga membangun ruang kebersamaan bagi masyarakat luas melalui musik, budaya, dan semangat persaudaraan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/viking-fest3-6419_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jabar Berseka Diluncurkan, Pemprov Siapkan Pergub dan Sanksi bagi Pembuang Sampah Sembarangan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/26/jabar-berseka-diluncurkan-pemprov-siapkan-pergub-dan-sanksi-bagi-pembuang-sampah-sembarangan</link>
      <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 07:15:50 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/26/jabar-berseka-diluncurkan-pemprov-siapkan-pergub-dan-sanksi-bagi-pembuang-sampah-sembarangan</guid>
      <category>Jabar Berseka</category>
      <description>Jabar Berseka resmi diluncurkan. Pemerintah menargetkan 80 persen persoalan sampah tuntas pada 2029 melalui pemilahan sampah dan kolaborasi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota di wilayah Bandung Raya resmi meluncurkan gerakan Jabar Berseka (Bersih, Resik, dan Indah) sebagai upaya mempercepat penanganan sampah dari sumbernya.

Deklarasi tersebut dilakukan dalam Apel Siaga Jabar Berseka dan Deklarasi Bersama Aksi Pilah Sampah dari Rumah di Sport Jabar Arcamanik, Jumat (24/7/2026). 

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 4.000 peserta yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, akademisi, mahasiswa, RT/RW hingga komunitas peduli lingkungan.

Gerakan Jabar Berseka diharapkan menjadi langkah bersama untuk membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah, dengan menitikberatkan pada pemilahan sejak dari rumah tangga.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/25/kebakaran-hebat-di-kampung-adat-ciptamulya-sukabumi-70-rumah-ludes-terbakar-dan-420-warga-terdampak">Baca Juga : Kebakaran Hebat di Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Ludes Terbakar dan 420 Warga Terdampak</a></b>

Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, mengatakan persoalan sampah kini menjadi tantangan serius di sejumlah kota besar, termasuk Bandung Raya yang memproduksi hampir 2.000 ton sampah setiap hari.

"Masalah sampah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi urusan kita semua. Kalau sampah dikelola dengan baik, justru bisa menghasilkan energi, pupuk, bahkan bahan bakar," katanya.

Menurut Zulkifli, pemerintah saat ini tengah mempercepat penyediaan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik melalui penyederhanaan regulasi pembangunan infrastruktur di sekitar 60 kota.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan penghentian sistem pembuangan terbuka atau open dumping dalam dua tahun ke depan sebagai bagian dari reformasi pengelolaan sampah nasional.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga perubahan kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah sejak dari rumah.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/25/10-tempat-cozy-buat-malam-mingguan-di-bandung-view-cantik-dan-cocok-buat-nongkrong">Baca Juga : 10 Tempat Cozy Buat Malam Mingguan di Bandung, View Cantik dan Cocok Buat Nongkrong</a></b>

"Hal yang paling penting adalah pemilahan sampah dari rumah tangga. Organik dan anorganik harus dipisahkan sejak dari sumbernya," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai perubahan pola pikir masyarakat menjadi faktor paling menentukan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih.

Ia mengkritisi kebiasaan sebagian masyarakat yang lebih memilih mendokumentasikan tumpukan sampah dibanding langsung membersihkannya.

"Kalau ada sampah jangan divideo, tetapi dipungut. Budaya itu yang harus kita ubah," tegasnya.

Untuk memperkuat gerakan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memasukkan edukasi tentang pemilahan dan pengelolaan sampah ke dalam aktivitas pembelajaran di sekolah.

Selain itu, siswa penerima bantuan pendidikan nantinya juga akan didorong membawa sampah plastik yang telah dibersihkan ke sekolah sebagai bagian dari program daur ulang bersama perusahaan mitra.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/25/kenapa-cowok-suka-ngopi-ternyata-ini-5-alasan-yang-bikin-kopi-sulit-dipisahkan-dari-aktivitas-sehari-hari">Baca Juga : Kenapa Cowok Suka Ngopi? Ternyata Ini 5 Alasan yang Bikin Kopi Sulit Dipisahkan dari Aktivitas Sehari-hari</a></b>

Pemprov Jawa Barat juga tengah menyiapkan Peraturan Gubernur yang mengatur larangan membuang sampah sembarangan beserta sanksi bagi para pelanggarnya.

"Kita ingin Jawa Barat Berseka, hidup yang bersih, rapi, dan indah menuju Indonesia yang aman, sehat, resik, dan indah," ujarnya.

Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, sektor industri, dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, gerakan Jabar Berseka diharapkan mampu mendukung target nasional, yakni menyelesaikan sedikitnya 80 persen persoalan sampah pada 2029.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/jabar-berseka-db8e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kebakaran Hebat di Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Ludes Terbakar dan 420 Warga Terdampak</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/25/kebakaran-hebat-di-kampung-adat-ciptamulya-sukabumi-70-rumah-ludes-terbakar-dan-420-warga-terdampak</link>
      <pubDate>Sat, 25 Jul 2026 22:40:44 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/25/kebakaran-hebat-di-kampung-adat-ciptamulya-sukabumi-70-rumah-ludes-terbakar-dan-420-warga-terdampak</guid>
      <category>kebakaran</category>
      <category>Kebakaran Cipta Mulya</category>
      <category> Kampung Adat Cipta Mulya Kebakaran</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya RT 05 dan RT 07 RW 02 Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (25 7 202</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kebakaran hebat melanda <strong>Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya</strong>, RT 05 dan RT 07 RW 02, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada <strong>Sabtu (25/7/2026)</strong> sekitar pukul 14.00 WIB. Kobaran api dengan cepat melahap permukiman warga hingga menghanguskan puluhan rumah adat yang sebagian besar berbahan kayu dan beratap ijuk.

<p class="isSelectedEnd">Berdasarkan data sementara dari <strong>BPBD Kabupaten Sukabumi</strong>, sebanyak <strong>70 unit rumah</strong> dilaporkan ludes terbakar. Akibat musibah tersebut, <strong>70 kepala keluarga (KK) atau sekitar 420 jiwa</strong> kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke rumah kerabat maupun lokasi penampungan sementara.

<p class="isSelectedEnd"><b>Api Diduga Berasal dari Korsleting Listrik</b>

<p class="isSelectedEnd">Hasil pendataan awal BPBD menyebutkan, api diduga bermula dari sebuah <strong>bangunan MCK umum</strong> yang berada di dekat kawasan permukiman. Sejumlah saksi, termasuk anak-anak yang berada di sekitar lokasi, disebut melihat percikan api sebelum kobaran membesar dan menyebar ke rumah-rumah warga. Dugaan sementara mengarah pada <strong>korsleting listrik</strong>, namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

<p class="isSelectedEnd"><b>Bangunan Kayu dan Angin Kencang Mempercepat Penyebaran Api</b>

<p class="isSelectedEnd">Proses pemadaman mengalami kendala karena sebagian besar rumah di kawasan adat dibangun menggunakan material kayu dengan atap ijuk yang mudah terbakar. Ditambah embusan angin kencang dan jarak antarbangunan yang sangat rapat, api dengan cepat menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya.

<p class="isSelectedEnd">Petugas pemadam kebakaran bersama BPBD, aparat TNI-Polri, relawan, dan warga setempat berjibaku memadamkan api agar tidak meluas ke area lain.

<p class="isSelectedEnd"><b>Tidak Ada Korban Jiwa</b>

<p class="isSelectedEnd">Meski kerugian material diperkirakan sangat besar, BPBD memastikan <strong>tidak ada korban jiwa maupun korban luka</strong> dalam peristiwa tersebut. Banyak warga berhasil menyelamatkan diri karena saat kejadian sebagian sedang berada di kebun, sementara warga lainnya saling membantu melakukan evakuasi.

<p class="isSelectedEnd"><b>Korban Membutuhkan Bantuan Darurat</b>

<p class="isSelectedEnd">Pascakebakaran, ratusan warga terdampak membutuhkan bantuan darurat berupa tenda pengungsian, makanan siap saji, air bersih, pakaian layak pakai, selimut, hingga kebutuhan dasar lainnya. BPBD bersama Dinas Sosial telah berkoordinasi untuk mendistribusikan bantuan kepada para korban.

<p class="isSelectedEnd"><b>Penyebab Masih DIdalami</b>

<p class="isSelectedEnd">Hingga saat ini, aparat masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati terhadap potensi kebakaran, terutama saat musim kemarau, dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman dan tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

Musibah ini menjadi salah satu kebakaran permukiman terbesar yang terjadi di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2026, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran di kawasan dengan bangunan berbahan mudah terbakar.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/cipta-mulya-6610_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Viral Video Penangkapan Terduga Sindikat Pembegalan di Ujung Berung Bandung, Sejumlah Pria Diamankan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/24/viral-video-penangkapan-terduga-sindikat-pembegalan-di-ujung-berung-bandung-sejumlah-pria-diamankan</link>
      <pubDate>Fri, 24 Jul 2026 11:15:41 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/24/viral-video-penangkapan-terduga-sindikat-pembegalan-di-ujung-berung-bandung-sejumlah-pria-diamankan</guid>
      <category> begal di Bandung</category>
      <category>Video Viral</category>
      <category>penangkapan sindikat begal</category>
      <description>Sebuah video yang memperlihatkan aksi penangkapan terhadap sejumlah pria yang diduga terlibat dalam sindikat pembegalan viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut </description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd">Sebuah video yang memperlihatkan aksi penangkapan terhadap sejumlah pria yang diduga terlibat dalam sindikat pembegalan viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan <strong>Ujung Berung Atas, arah Lembang</strong>, pada <strong>Kamis (23/7/2026)</strong> sekitar pukul <strong>14.00 WIB</strong>.

<p class="isSelectedEnd">Berdasarkan rekaman video yang beredar, terlihat sejumlah petugas kepolisian berpakaian preman melakukan penyergapan di sebuah lokasi. Dalam video tersebut, beberapa pria tampak diamankan oleh petugas, sementara warga sekitar menyaksikan proses penangkapan.

<p class="isSelectedEnd">


<p class="isSelectedEnd"><a href="https://terasbandung.com/2026/07/22/tips-menghindari-begal-di-bandung-warga-diminta-tetap-waspada-saat-beraktivitas">Tips Menghindari Begal di Bandung, Warga Diminta Tetap Waspada Saat Beraktivitas</a>


<p class="isSelectedEnd">


<p class="isSelectedEnd">Informasi yang beredar menyebutkan lokasi tersebut diduga menjadi tempat berkumpul para terduga pelaku. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun identitas para pria yang diamankan.

<p class="isSelectedEnd">Video penangkapan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan mengundang beragam komentar dari warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah aparat dalam menangani dugaan tindak kriminal, sementara lainnya berharap kepolisian segera memberikan penjelasan resmi terkait kasus tersebut.

<p class="isSelectedEnd">Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Status hukum para pria yang diamankan serta dugaan keterlibatan mereka dalam kasus pembegalan masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyampaian resmi dari aparat penegak hukum.

Masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi mengenai identitas maupun peran pihak-pihak yang diamankan sebelum ada informasi resmi dari kepolisian. Warga juga diharapkan tetap waspada saat beraktivitas, terutama ketika berkendara pada malam hari, serta segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan atau mengalami tindak kriminal.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/gemini-generated-image-d2rfe0d2rfe0d2rf-1805_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tak Hanya Domestik, Dedi Mulyadi Ingin Bandara Husein Layani Penerbangan Internasional</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/23/tak-hanya-domestik-dedi-mulyadi-ingin-bandara-husein-layani-penerbangan-internasional</link>
      <pubDate>Thu, 23 Jul 2026 05:22:59 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/23/tak-hanya-domestik-dedi-mulyadi-ingin-bandara-husein-layani-penerbangan-internasional</guid>
      <description>Bandara Husein Bandung akan kembali melayani penerbangan domestik mulai Agustus 2026. Dedi Mulyadi juga mengusulkan rute internasional regional.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Rencana pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara memasuki babak baru. 

Selain dipastikan kembali melayani penerbangan domestik mulai Agustus 2026, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga mengusulkan agar bandara di Kota Bandung itu kembali membuka rute penerbangan internasional regional.

Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di sela agenda kegiatan di Bandung, Rabu (22/7/2026).

Menurut Dedi, keberadaan penerbangan internasional dari Bandara Husein dinilai akan lebih efektif dibandingkan seluruh layanan luar negeri dipusatkan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

"Kita juga mendapat kegembiraan terutama yang wilayah Kota Bandung dan terutama bagi Pak Wali Kota Bandung dan warganya. Di mana Husein diaktifkan kembali bulan Agustus. Penerbangannya di beberapa kota, tadi ada dua sampai empat kota kalau nggak salah," ujar Dedi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/22/bandung-raya-bersiap-punya-brt-modern-proyek-rp13-triliun-resmi-dimulai">Baca Juga : Bandung Raya Bersiap Punya BRT Modern, Proyek Rp1,3 Triliun Resmi Dimulai</a></b>

Dedi menilai lokasi Bandara Husein yang berada di tengah Kota Bandung memberikan keuntungan tersendiri dalam mendukung konektivitas penerbangan internasional, terutama untuk rute regional.

Menurutnya, apabila seluruh penerbangan luar negeri tetap dipusatkan di BIJB Kertajati yang jumlah penumpangnya masih terbatas, efektivitas operasional justru akan menjadi tantangan.

"Dan saya tadi sudah bicara [dengan Menhub] daripada penerbangan luar negeri di Kertajati juga sedikit, lama dan tidak terkoneksi malah nanti menjadi berat, saya lebih setuju juga penerbangan luar negeri di Husein enggak ada masalah dan suratnya lagi saya buat hari ini," katanya.

Ia optimistis pengoperasian kembali penerbangan internasional dari Bandara Husein akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

"Karena itu multiplier penerbangannya nyambung. Tentunya ini akan memberikan implikasi meningkatnya kepariwisataan, jumlah kunjungan yang tinggi," ucapnya.

<b>Menhub: Pemerintah Siap Dukung Usulan Pemprov Jabar
</b>
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi membenarkan telah berdiskusi dengan Dedi Mulyadi mengenai pengembangan Bandara Husein. Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah sepakat mengaktifkan kembali bandara tersebut untuk melayani penerbangan domestik.

Sementara itu, usulan pembukaan rute internasional regional masih menunggu surat resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/22/pasar-baru-bersiap-sambut-wisatawan-mancanegara-seiring-reaktivasi-bandara-husein">Baca Juga : Pasar Baru Bersiap Sambut Wisatawan Mancanegara Seiring Reaktivasi Bandara Husein</a></b>

"Tadi sebagaimana yang disampaikan Pak Gubernur, bahwa tadi kami sempat ngobrol sebentar dan cukup produktif, membahas masalah pengaktifan kembali Bandara Husein. Pemerintah Pusat, kami bersama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sepakat untuk mengaktifkan kembali Bandara Husein untuk melayani penerbangan domestik," lanjutnya.

Dudy menyebut pemerintah akan memberikan dukungan terhadap aspirasi daerah selama seluruh persyaratan dapat dipenuhi.

"Dan juga tadi Pak Gubernur menyampaikan bahwa akan segera mengirimkan surat untuk meminta Bandara Husein juga melayani penerbangan internasional yang bersifat regional. Apa pun yang menjadi harapan dari pemerintah daerah, kami akan mendukung," tegas Dudy.

<b>Kantongi Izin Puluhan Rute Domestik
</b>
Kementerian Perhubungan mengungkapkan Bandara Husein telah memperoleh izin untuk melayani sekitar 20 hingga 24 rute penerbangan domestik. Pengoperasian bandara nantinya akan dilakukan oleh BUMN, yakni Angkasa Pura.

Selain itu, pemerintah juga membuka peluang pemberian izin penerbangan internasional regional sesuai usulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

"Kami akan memberikan izin untuk penerbangan domestik karena yang nanti akan mengoperasikan Bandara Husein itu adalah BUMN, dalam hal ini Angkasa Pura. Kemudian izin yang sudah kita berikan itu, kalau saya tidak salah, sekitar 20 atau 24 rute domestik. Dan tadi sesuai dengan permintaan Pak Gubernur, kita akan memberikan izin untuk penerbangan internasional regional," tegasnya.

<b style="font-size: 1rem;"><a href="https://terasbandung.com/2026/07/22/tips-menghindari-begal-di-bandung-warga-diminta-tetap-waspada-saat-beraktivitas">Baca Juga : Tips Menghindari Begal di Bandung, Warga Diminta Tetap Waspada Saat Beraktivitas</a></b>

Meski pengoperasian Bandara Husein dipercepat dari rencana semula September menjadi Agustus 2026, Kementerian Perhubungan menegaskan seluruh aspek keselamatan harus dipastikan siap sebelum aktivitas penerbangan dimulai.

Pemerintah akan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap infrastruktur agar bandara mampu melayani penerbangan domestik maupun internasional regional secara aman dan nyaman.

"Kami ingin memastikan bahwa sebelum pengoperasian rencananya Agustus, kalau saya tidak salah maju dari bulan September ke Agustus, itu bahwa Bandara Husein sudah betul-betul siap infrastrukturnya dalam melayani penerbangan domestik maupun regional internasional. Jadi kami harus memastikan betul karena demi keselamatan dan keamanan daripada pengguna Bandara Husein," pungkasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/dedi-bandara-62fa_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tips Menghindari Begal di Bandung, Warga Diminta Tetap Waspada Saat Beraktivitas</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/22/tips-menghindari-begal-di-bandung-warga-diminta-tetap-waspada-saat-beraktivitas</link>
      <pubDate>Wed, 22 Jul 2026 10:53:49 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/22/tips-menghindari-begal-di-bandung-warga-diminta-tetap-waspada-saat-beraktivitas</guid>
      <category>tips menghindari begal di Bandung</category>
      <category> cara menghindari begal</category>
      <category> begal di Bandung</category>
      <category> tips aman berkendara di Bandung</category>
      <category> cara mencegah aksi begal</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Maraknya laporan aksi kejahatan jalanan di sejumlah wilayah membuat masyarakat diminta lebih waspada terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Maraknya laporan aksi kejahatan jalanan di sejumlah wilayah membuat masyarakat diminta lebih waspada, terutama saat berkendara pada malam hingga dini hari. Kepolisian dan berbagai sumber keselamatan berkendara mengimbau warga untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan guna meminimalkan risiko menjadi korban begal.

<p class="isSelectedEnd">Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan saat berada di jalan:

<p class="isSelectedEnd">


<p class="isSelectedEnd"><a href="https://terasbandung.com/2026/07/21/bandung-siaga-wali-kota-farhan-beberkan-strategi-baru-berantas-begal-dan-jalan-gelap">Bandung Siaga! Wali Kota Farhan Beberkan Strategi Baru Berantas Begal dan Jalan Gelap</a>


<p class="isSelectedEnd">


<p class="isSelectedEnd"><b>1. Hindari Jalan Sepi Jika Bepergian Sendirian</b>

<p class="isSelectedEnd">Pilih rute yang ramai, memiliki penerangan yang cukup, dan sering dilalui kendaraan lain. Meski jaraknya lebih jauh, jalur yang ramai umumnya lebih aman dibandingkan jalan pintas yang sepi.

<p class="isSelectedEnd"><b>2. Jangan Berkendara Terlalu Larut Malam</b>

<p class="isSelectedEnd">Jika tidak ada keperluan mendesak, hindari bepergian sendirian pada jam-jam rawan, terutama tengah malam hingga menjelang subuh.

<p class="isSelectedEnd"><b>3. Jangan Memamerkan Barang Berharga</b>

<p class="isSelectedEnd">Simpan ponsel, dompet, perhiasan, atau barang berharga lainnya di tempat yang aman. Hindari menggunakan ponsel saat berkendara atau berhenti di lokasi yang sepi.

<p class="isSelectedEnd"><b>4. Perhatikan Situasi Sekitar</b>

<p class="isSelectedEnd">Selalu waspada terhadap kendaraan yang mengikuti dari belakang dalam waktu lama atau gerak-gerik mencurigakan di sekitar jalan yang dilalui.

<p class="isSelectedEnd"><b>5. Berkendara Bersama Teman Jika Memungkinkan</b>

<p class="isSelectedEnd">Perjalanan secara berkelompok cenderung lebih aman dibandingkan bepergian sendirian, terutama saat malam hari atau melewati kawasan yang minim aktivitas.

<p class="isSelectedEnd"><b>6. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi Prima</b>

<p class="isSelectedEnd">Motor atau mobil yang mogok di lokasi sepi dapat meningkatkan risiko menjadi target pelaku kejahatan. Lakukan pemeriksaan kendaraan sebelum bepergian.

<p class="isSelectedEnd"><b>7. Bagikan Lokasi kepada Keluarga</b>

<p class="isSelectedEnd">Gunakan fitur berbagi lokasi secara real-time kepada keluarga atau teman dekat ketika melakukan perjalanan malam.

<p class="isSelectedEnd"><b>8. Simpan Nomor Darurat</b>

<p class="isSelectedEnd">Catat nomor kepolisian, layanan darurat, atau kontak keluarga yang dapat dihubungi sewaktu-waktu jika terjadi situasi darurat.

<p class="isSelectedEnd"><b>9. Cari Tempat Ramai Jika Merasa Diikuti</b>

<p class="isSelectedEnd">Apabila merasa dibuntuti oleh orang tidak dikenal, jangan langsung menuju rumah. Datangi pos polisi, minimarket 24 jam, SPBU, atau lokasi yang ramai untuk meminta bantuan.

<p class="isSelectedEnd"><b>10. Segera Laporkan Kejadian Mencurigakan</b>

Jika melihat atau mengalami tindakan kriminal, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat dapat membantu mencegah terjadinya tindak kejahatan serupa.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/gemini-generated-image-83ov9k83ov9k83ov-ef5a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Hari Pertama Sekolah di Bandung Berpotensi Macet Parah, Ini Daftar Titik yang Diprediksi Padat Kendaraan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/08/hari-pertama-sekolah-di-bandung-berpotensi-macet-parah-ini-daftar-titik-yang-diprediksi-padat-kendaraan</link>
      <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 12:30:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/08/hari-pertama-sekolah-di-bandung-berpotensi-macet-parah-ini-daftar-titik-yang-diprediksi-padat-kendaraan</guid>
      <category>Macet</category>
      <category> Bandung</category>
      <category> Awal Sekolah</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Hari pertama masuk sekolah selalu menjadi momen yang identik dengan peningkatan volume kendaraan di Kota Bandung. Aktivitas antar jemput siswa yang berla</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Hari pertama masuk sekolah selalu menjadi momen yang identik dengan peningkatan volume kendaraan di Kota Bandung. Aktivitas antar jemput siswa yang berlangsung bersamaan dengan jam masuk kerja diperkirakan akan memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.





<p class="isSelectedEnd">Meski Pemerintah Kota Bandung telah menerapkan pembagian jam masuk sekolah berdasarkan jenjang pendidikan, potensi kemacetan tetap perlu diwaspadai, terutama di kawasan yang menjadi pusat sekolah favorit dan jalur penghubung antarkecamatan.





<p class="isSelectedEnd">Sejumlah titik diprediksi mengalami peningkatan kepadatan kendaraan sejak pukul 06.00 hingga 08.00 WIB. Berikut beberapa lokasi yang berpotensi menjadi titik kemacetan saat hari pertama masuk sekolah:





<p class="isSelectedEnd"><a href="https://terasbandung.com/2026/07/08/daftar-harga-seragam-sekolah-di-bandung-tahun-2026-naik-atau-tetap">Daftar Harga Seragam Sekolah di Bandung Tahun 2026, Naik atau Tetap?</a>




<p class="isSelectedEnd"><b>1. Kawasan Dago dan Dipatiukur</b>




<p class="isSelectedEnd">Wilayah ini menjadi salah satu pusat pendidikan di Kota Bandung dengan banyak sekolah dan kampus. Arus kendaraan dari arah Ciumbuleuit, Setiabudi, hingga Coblong diperkirakan meningkat signifikan.





<p class="isSelectedEnd"><b>2. Jalan Ir. H. Juanda (Dago)</b>




<p class="isSelectedEnd">Jalur utama yang menghubungkan kawasan utara dan pusat kota ini kerap mengalami antrean kendaraan saat jam berangkat sekolah dan kerja.




<p class="isSelectedEnd"><b>3. Jalan Setibudi</b>
<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Padatnya aktivitas sekolah, pusat perbelanjaan, serta kendaraan dari arah Lembang membuat ruas jalan ini hampir selalu menjadi langganan kemacetan pada pagi hari.</span>




<p class="isSelectedEnd"><b style="font-size: 0.9375rem;">4. Jalan PHH Mustofa (Suci)</b>



<p class="isSelectedEnd">Kawasan pendidikan dan permukiman yang padat penduduk ini diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan, terutama kendaraan pribadi yang mengantar pelajar.




<p class="isSelectedEnd"><b>5. Jalan Ahmad Yani  Kosambi</b>




<p class="isSelectedEnd">Arus kendaraan dari Bandung Timur menuju pusat kota berpotensi tersendat akibat tingginya mobilitas pelajar dan pekerja.




<p class="isSelectedEnd"><b>6. Jalan Jakarta - Supratman</b>




<p class="isSelectedEnd">Lokasi sejumlah sekolah dan akses menuju berbagai kawasan pendidikan menjadikan ruas jalan ini rawan terjadi perlambatan kendaraan.




<p class="isSelectedEnd"><b>7. Jalan Buah Batu</b>




<p class="isSelectedEnd">Sebagai salah satu jalur utama dari Bandung Selatan menuju pusat kota, kepadatan kendaraan diprediksi meningkat pada jam masuk sekolah.

<b style="font-size: 0.9375rem;">8. Jalan Kiaracondong dan Gatot Subroto</b>



<p class="isSelectedEnd">Kawasan ini menjadi titik pertemuan kendaraan dari berbagai arah, termasuk dari wilayah Bandung Timur dan Kabupaten Bandung.




<p class="isSelectedEnd"><b>9. Jalan Soekarno-Hatta</b>




<p class="isSelectedEnd">Meski merupakan jalan besar, tingginya volume kendaraan dari kawasan permukiman menuju sekolah dan tempat kerja dapat memicu antrean di sejumlah persimpangan.
<b style="font-size: 0.9375rem;">
</b>



<p class="isSelectedEnd"><b style="font-size: 0.9375rem;">10. Kawasan Antapani dan Arcamanik</b>



<p class="isSelectedEnd">Banyaknya sekolah negeri maupun swasta di wilayah ini membuat lalu lintas diprediksi lebih padat dibanding hari biasa.







<p class="isSelectedEnd">




<p class="isSelectedEnd"><b>Jam Rawan Kemacetan</b>




<p class="isSelectedEnd">Pengguna jalan diimbau menghindari perjalanan pada pukul:




<ul data-spread="false"><li>06.00 – 07.00 WIB (jam masuk SMA/SMK)</li><li>06.30 – 07.30 WIB (jam masuk SMP)</li><li>07.00 – 08.00 WIB (jam masuk SD dan PAUD)</li></ul><p class="isSelectedEnd">Pada rentang waktu tersebut, aktivitas masyarakat yang berangkat kerja dan mengantar anak sekolah diperkirakan berlangsung bersamaan.





<p class="isSelectedEnd"><b>Tips Mengatur Watu Perjalanan</b>




<p class="isSelectedEnd">Masyarakat yang melintasi kawasan sekolah disarankan berangkat lebih awal, memanfaatkan aplikasi navigasi, serta memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas.

Dengan dimulainya tahun ajaran baru, volume kendaraan di Kota Bandung diperkirakan meningkat signifikan dibanding masa libur sekolah. Oleh karena itu, pengendara diharapkan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan selama berkendara.







]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/gemini-generated-image-s1sy29s1sy29s1sy-6681_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Rekomendasi Tempat Belanja Seragam Sekolah di Kota Bandung, Lengkap dan Ramai Jelang Tahun Ajaran Baru</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/08/rekomendasi-tempat-belanja-seragam-sekolah-di-kota-bandung-lengkap-dan-ramai-jelang-tahun-ajaran-baru</link>
      <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 09:25:30 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/08/rekomendasi-tempat-belanja-seragam-sekolah-di-kota-bandung-lengkap-dan-ramai-jelang-tahun-ajaran-baru</guid>
      <category>Seragam Sekolah</category>
      <category> Tempat Belanja Seragam Sekolah</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Menjelang dimulainya tahun ajaran baru kebutuhan perlengkapan sekolah mulai menjadi perhatian para orang tua. Salah satu yang paling banyak dicari adalah</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, kebutuhan perlengkapan sekolah mulai menjadi perhatian para orang tua. Salah satu yang paling banyak dicari adalah seragam sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA.



<p class="isSelectedEnd">Di Kota Bandung, terdapat sejumlah pusat perbelanjaan dan toko yang menjadi tujuan masyarakat untuk membeli seragam sekolah dengan berbagai pilihan model, ukuran, dan harga. Beberapa lokasi bahkan dikenal sebagai pusat perlengkapan sekolah yang selalu ramai saat musim masuk sekolah tiba.



<p class="isSelectedEnd">Berikut beberapa rekomendasi tempat belanja seragam sekolah di Kota Bandung:



<p class="isSelectedEnd"><b>1. Pasar Baru Trade Center Bandung</b>



<p class="isSelectedEnd">Pasar Baru menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk mencari seragam sekolah. Di pusat perbelanjaan ini, pengunjung dapat menemukan berbagai jenis seragam mulai dari SD, SMP, SMA hingga perlengkapan pendukung seperti dasi, topi, ikat pinggang, kaus kaki, dan atribut sekolah lainnya.



<p class="isSelectedEnd">Selain pilihan yang beragam, harga yang ditawarkan juga relatif kompetitif karena banyak toko yang menjual secara grosir maupun eceran.



<p class="isSelectedEnd"><b>2. Tamim</b>



<p class="isSelectedEnd">Gang Tamim sudah lama dikenal sebagai pusat tekstil dan kebutuhan sekolah di Kota Bandung. Kawasan ini banyak dikunjungi orang tua yang ingin membeli kain seragam, pakaian jadi, hingga perlengkapan sekolah dengan harga terjangkau.



<p class="isSelectedEnd">Menjelang tahun ajaran baru, kawasan ini biasanya dipadati pembeli dari Bandung maupun luar daerah.



<p class="isSelectedEnd"><b>3. Toko Seragam di Jalan Otto Iskandardinata (Otista)</b>



<p class="isSelectedEnd">Sepanjang Jalan Otista terdapat sejumlah toko yang menyediakan seragam sekolah berbagai jenjang pendidikan. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat kawasan ini mudah diakses menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.



<p class="isSelectedEnd"><b>4. BIP, Festival Citylink, dan Mall Lainnya</b>



<p class="isSelectedEnd">Bagi masyarakat yang menginginkan pengalaman belanja yang lebih nyaman, sejumlah pusat perbelanjaan modern di Bandung juga menyediakan kebutuhan seragam sekolah dan perlengkapan pendidikan. Selain seragam, tersedia pula sepatu, tas, alat tulis, hingga perlengkapan ekstrakurikuler.



<p class="isSelectedEnd"><b>5. Toko Sekitaran Kosambi</b>



<p class="isSelectedEnd">Kawasan Kosambi juga menjadi salah satu lokasi yang kerap dikunjungi masyarakat untuk berburu kebutuhan sekolah. Berbagai toko menawarkan perlengkapan sekolah lengkap dengan variasi harga yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.



<p class="isSelectedEnd">






]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/gemini-generated-image-rrjwe1rrjwe1rrjw-3669_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Raperda Pengendalian Kemiskinan Didorong Masuk Tahun Ini, DPRD Kota Bandung Siapkan Pembahasan Lewat Pansus</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/07/raperda-pengendalian-kemiskinan-didorong-masuk-tahun-ini-dprd-kota-bandung-siapkan-pembahasan-lewat-pansus</link>
      <pubDate>Tue, 07 Jul 2026 06:00:33 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/07/raperda-pengendalian-kemiskinan-didorong-masuk-tahun-ini-dprd-kota-bandung-siapkan-pembahasan-lewat-pansus</guid>
      <category>DPRD Kota Bandung</category>
      <category>Pansus DPRD Bandung</category>
      <category>Pengendalian Kemiskinan</category>
      <category>Raperda Kemiskinan</category>
      <description>Komisi IV DPRD Kota Bandung mendorong Raperda Pengendalian Kemiskinan segera diajukan tahun ini agar dapat dibahas Pansus pada tahun depan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Komisi IV DPRD Kota Bandung mulai mematangkan langkah penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif tentang Pengendalian Kemiskinan sebagai respons atas berbagai perubahan kebijakan nasional. 

Regulasi baru ini dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki landasan hukum yang lebih relevan dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kota Bandung bersama Dinas Sosial Kota Bandung yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bandung, Kamis, 2 Juli 2026.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., didampingi para anggota Komisi IV, yakni Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, Aswan Asep Wawan, H. Soni Daniswara, S.E., H. Deni Nursani, S.Pd.I., Muhammad Reza Panglima Ulung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., Christian Julianto Budiman, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., serta Elton Agus Marjan, S.E.

<b>Regulasi Lama Perlu Disesuaikan dengan Kebijakan Nasional</b>

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono, menjelaskan bahwa perubahan perda menjadi kebutuhan mendesak karena regulasi yang berlaku saat ini disusun pada tahun 2020. 

Sementara itu, dalam beberapa tahun terakhir telah terjadi berbagai perubahan kebijakan pemerintah pusat yang harus diakomodasi oleh pemerintah daerah.

Salah satunya adalah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 163 Tahun 2024 yang menetapkan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan sebagai koordinator utama, menggantikan peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan.

"Selama enam tahun terakhir telah terjadi berbagai perubahan kebijakan, termasuk kebijakan Kementerian Sosial dan Instruksi Presiden mengenai penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Oleh karena itu, regulasi daerah harus segera disesuaikan agar memiliki dasar hukum yang relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Selain perubahan kelembagaan, berbagai istilah, mekanisme kerja, hingga sistem pendataan dalam regulasi lama juga dinilai sudah tidak sesuai dengan aturan terbaru sehingga perlu dilakukan penyesuaian agar pelaksanaan program pengendalian kemiskinan semakin efektif.

<b>Komisi IV Dorong Raperda Segera Diajukan Tahun Ini</b>

Komisi IV DPRD Kota Bandung menegaskan pentingnya percepatan penyusunan Raperda inisiatif tersebut. DPRD berharap dokumen usulan dapat segera diajukan pada tahun ini sehingga pembahasannya bisa dilaksanakan melalui Panitia Khusus (Pansus) pada tahun mendatang.

Menurut Iman, percepatan pembahasan sangat diperlukan mengingat regulasi tersebut akan menjadi dasar dalam merancang berbagai program penanggulangan kemiskinan yang lebih adaptif terhadap kondisi terkini.

"Urgensi perubahan Perda ini sangat tinggi karena menyangkut kepentingan masyarakat, khususnya warga miskin dan miskin ekstrem. Dengan regulasi yang lebih mutakhir, pemerintah daerah akan memiliki pedoman yang lebih kuat dalam menyusun kebijakan penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran," ucapnya.

Ia menambahkan, penerapan klasifikasi kesejahteraan masyarakat berdasarkan desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) perlu dijadikan acuan dalam menentukan penerima manfaat program pemerintah agar penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran dan berkeadilan.

Namun demikian, upaya pengendalian kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. Menurutnya, strategi pemberdayaan masyarakat harus menjadi bagian utama agar masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.

Selain itu, kehadiran Raperda baru diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor, baik antarorganisasi perangkat daerah maupun dengan pihak swasta, sehingga faktor-faktor penyebab kemiskinan dapat dipetakan secara lebih komprehensif dan solusi yang dihasilkan menjadi lebih efektif.

"Kami berharap Perda yang baru nantinya tidak hanya mengatur mekanisme pemberian bantuan, tetapi juga memperkuat strategi pemberdayaan masyarakat. Bantuan sosial harus menjadi jalan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sehingga mereka tidak terus bergantung pada bantuan, melainkan mampu keluar dari kondisi kemiskinan secara berkelanjutan," ujarnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/dprd-pansus-bd75_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>DPRD Kota Bandung Siapkan Aturan Baru Pengelolaan Sampah, Pansus 16 Soroti Penanganan dari Hulu hingga Antisipasi Krisis TPA</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/05/dprd-kota-bandung-siapkan-aturan-baru-pengelolaan-sampah-pansus-16-soroti-penanganan-dari-hulu-hingga-antisipasi-krisis-tpa</link>
      <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 08:55:26 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/05/dprd-kota-bandung-siapkan-aturan-baru-pengelolaan-sampah-pansus-16-soroti-penanganan-dari-hulu-hingga-antisipasi-krisis-tpa</guid>
      <category>DPRD Kota Bandung</category>
      <category>Pansus DPRD Bandung</category>
      <category>Raperda Pengelolaan Sampah</category>
      <description>DPRD Kota Bandung membahas revisi Perda Pengelolaan Sampah untuk memperkuat pengurangan sampah dari sumber dan penanganan krisis TPA.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Panitia Khusus (Pansus) 16 DPRD Kota Bandung mulai menggodok revisi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 mengenai Pengelolaan Sampah. 

Pembaruan regulasi ini diarahkan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, tidak hanya berfokus pada pembuangan akhir, tetapi juga menitikberatkan pada upaya pengurangan sampah sejak dari sumbernya.

Selama ini, pengelolaan sampah di Kota Bandung dinilai masih mengandalkan pola konvensional berupa pengumpulan, pengangkutan, dan pembuangan ke tempat pemrosesan akhir. 

Model tersebut dianggap sudah tidak lagi mampu menjawab tantangan meningkatnya volume sampah yang terus terjadi setiap tahun.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/04/dprd-kota-bandung-dorong-pembentukan-pansus-percepat-raperda-penanggulangan-kemiskinan">Baca Juga : DPRD Kota Bandung Dorong Pembentukan Pansus, Percepat Raperda Penanggulangan Kemiskinan</a></b>

Anggota Pansus 16 DPRD Kota Bandung, Yoel Yosaphat, ST, mengatakan perubahan regulasi menjadi langkah penting agar sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung lebih komprehensif.

"Karena itu, melalui raperda yang baru ini kami ingin mengubah pendekatan pengelolaan sampah menjadi lebih menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pembuangan, tetapi juga mengatur pengurangan sampah sejak dari hulu, pemilahan, pengolahan, hingga proses pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," ujar Yoel.

Dalam revisi perda tersebut, Pansus memasukkan pengaturan yang lebih rinci mengenai strategi mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. 

Langkah ini diharapkan mampu mengubah paradigma pengelolaan sampah yang selama ini lebih banyak berorientasi pada penanganan di hilir.

Dengan adanya dasar hukum yang lebih kuat, pemerintah bersama masyarakat diharapkan dapat memperkuat budaya pemilahan, pengurangan, dan pengolahan sampah sejak tingkat rumah tangga maupun kawasan.

Selain memperkuat aspek pengurangan sampah, regulasi baru juga akan mengakomodasi mekanisme penanganan kondisi darurat apabila tempat pembuangan akhir mengalami kelebihan kapasitas. Ketentuan tersebut sebelumnya belum tercantum dalam perda yang masih berlaku.

"Pengalaman ketika TPA penuh harus menjadi pelajaran. Ke depan, pemerintah daerah harus memiliki pedoman yang jelas mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika kondisi darurat seperti itu terjadi. Di perda sebelumnya belum ada pengaturannya, sekarang harus dimasukkan," katanya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/07/03/pansus-dprd-kota-bandung-ungkap-harapan-besar-setelah-perda-trantibum-disahkan">Baca Juga : Pansus DPRD Kota Bandung Ungkap Harapan Besar Setelah Perda Trantibum Disahkan</a></b>

Yoel menilai momentum revisi perda menjadi kesempatan untuk menyempurnakan berbagai ketentuan yang selama ini belum terakomodasi. 

Ia berharap seluruh proses pembahasan dapat berlangsung lancar sehingga regulasi tersebut segera disahkan dan menjadi acuan baru bagi Pemerintah Kota Bandung dalam mengatasi persoalan sampah.

"Di perda baru ini banyak hal yang sebelumnya belum diatur akan diperbaiki dan dilengkapi. Mudah-mudahan pembahasannya berjalan lancar dan bisa segera disahkan," ucapnya.

Lebih jauh, Yoel menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak dapat dibebankan hanya kepada Pemerintah Kota Bandung. 

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dunia usaha, hingga masyarakat.

"Raperda ini akan mengatur pengelolaan sampah secara lebih detail dan mendalam. Harapannya, regulasi ini menjadi pedoman yang kuat bagi Pemerintah Kota Bandung sekaligus mendorong keterlibatan semua pihak dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kota Bandung," tandasnya.



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/yoel-yosaphat-b8ad_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>DPRD Kota Bandung Dorong Pembentukan Pansus, Percepat Raperda Penanggulangan Kemiskinan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/04/dprd-kota-bandung-dorong-pembentukan-pansus-percepat-raperda-penanggulangan-kemiskinan</link>
      <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 07:06:23 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/04/dprd-kota-bandung-dorong-pembentukan-pansus-percepat-raperda-penanggulangan-kemiskinan</guid>
      <category>DPRD Kota Bandung</category>
      <category>Raperda Bandung</category>
      <category>Penanggulangan Kemiskinan</category>
      <description>Komisi IV DPRD Kota Bandung mendorong perubahan Raperda Penanggulangan Kemiskinan agar selaras dengan DTSEN, kebijakan nasional, dan program pemberdayaan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Komisi IV DPRD Kota Bandung mulai mematangkan langkah untuk memperbarui regulasi mengenai penanggulangan kemiskinan. 

Upaya tersebut dilakukan melalui rapat kerja bersama Dinas Sosial Kota Bandung yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bandung, Kamis, 2 Juli 2026.

Pertemuan dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., didampingi anggota Komisi IV, Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, Aswan Asep Wawan, dan H. Soni Daniswara, S.E. Hadir pula H. Deni Nursani, S.Pd.I., Muhammad Reza Panglima Ulung, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM., Christian Julianto Budiman, Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd., serta Elton Agus Marjan, S.E.

Agenda tersebut difokuskan pada pembahasan perubahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif mengenai pengendalian kemiskinan agar mampu mengakomodasi berbagai perkembangan regulasi yang diterbitkan pemerintah pusat.

<b>Regulasi Daerah Perlu Menyesuaikan Kebijakan Nasional</b>

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, Iman Lestariyono, mengatakan perubahan regulasi menjadi kebutuhan mendesak mengingat Peraturan Daerah yang masih berlaku disusun pada 2020. Sementara itu, berbagai kebijakan nasional terkait penanggulangan kemiskinan telah mengalami perubahan signifikan.

Menurutnya, hadirnya Peraturan Presiden Nomor 163 Tahun 2024 yang menetapkan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan sebagai koordinator utama telah mengubah tata kelola penanganan kemiskinan di tingkat nasional. Kondisi tersebut membuat regulasi daerah perlu segera diselaraskan.

"Selama enam tahun terakhir telah terjadi berbagai perubahan kebijakan, termasuk kebijakan Kementerian Sosial dan Instruksi Presiden mengenai penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Oleh karena itu, regulasi daerah harus segera disesuaikan agar memiliki dasar hukum yang relevan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Selain perubahan kelembagaan, sejumlah istilah, mekanisme pelaksanaan, hingga sistem pendataan yang selama ini digunakan juga dinilai sudah tidak lagi sesuai dengan ketentuan terbaru sehingga perlu diperbarui agar pelaksanaan program pemerintah menjadi lebih efektif.

<b>Fokus pada Pemberdayaan, Bukan Sekadar Bantuan Sosial</b>

Komisi IV DPRD Kota Bandung menilai pembaruan regulasi harus segera diwujudkan melalui pengajuan Raperda inisiatif pada tahun ini agar pembahasannya dapat dilanjutkan oleh Panitia Khusus (Pansus) pada tahun mendatang.

Iman menegaskan, pembentukan regulasi baru menjadi langkah strategis karena menyangkut kepentingan masyarakat, terutama kelompok miskin dan miskin ekstrem yang membutuhkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

"Urgensi perubahan Perda ini sangat tinggi karena menyangkut kepentingan masyarakat, khususnya warga miskin dan miskin ekstrem. Dengan regulasi yang lebih mutakhir, pemerintah daerah akan memiliki pedoman yang lebih kuat dalam menyusun kebijakan penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran," ucapnya.

Ia menjelaskan, penerapan klasifikasi kesejahteraan masyarakat berdasarkan desil dalam DTSEN harus menjadi acuan utama dalam menentukan penerima manfaat berbagai program pemerintah sehingga bantuan dapat disalurkan secara lebih adil dan akurat.

Di sisi lain, kebijakan pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. Pemerintah daerah juga didorong memperkuat berbagai program pemberdayaan agar masyarakat memiliki kemampuan meningkatkan kesejahteraan secara mandiri.

Komisi IV juga menginginkan Raperda tersebut mampu menjadi payung hukum bagi kolaborasi lintas sektor, tidak hanya melibatkan organisasi perangkat daerah, tetapi juga sektor swasta. Dengan demikian, penyebab kemiskinan dapat dipetakan secara lebih komprehensif sehingga solusi yang dihasilkan menjadi lebih efektif.

"Kami berharap Perda yang baru nantinya tidak hanya mengatur mekanisme pemberian bantuan, tetapi juga memperkuat strategi pemberdayaan masyarakat. Bantuan sosial harus menjadi jalan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sehingga mereka tidak terus bergantung pada bantuan, melainkan mampu keluar dari kondisi kemiskinan secara berkelanjutan," ujarnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/komisi-iv-dprd-kota-bandung-9824_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Oknum Polisi Aktif di Jawa Tengah Diduga Aniaya Wanita Selama Dua Tahun, Korban Alami Luka Bakar 47 Persen</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/03/oknum-polisi-aktif-di-jawa-tengah-diduga-aniaya-wanita-selama-dua-tahun-korban-alami-luka-bakar-47-persen</link>
      <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 14:36:46 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/03/oknum-polisi-aktif-di-jawa-tengah-diduga-aniaya-wanita-selama-dua-tahun-korban-alami-luka-bakar-47-persen</guid>
      <category> penganiayaan</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Seorang wanita berinisial M (30) melaporkan dugaan penyiksaan dan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Polri aktif. Korban disebut meng</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Seorang wanita berinisial M (30) melaporkan dugaan penyiksaan dan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang oknum anggota Polri aktif. Korban disebut mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik dan psikis selama kurang lebih dua tahun.



<p class="isSelectedEnd">Kuasa hukum korban dari Tim Hotman 911, Raden Reza, mengungkapkan bahwa dugaan kekerasan bermula pada 2023 setelah korban dikenalkan dengan terduga pelaku. Menurutnya, sejak awal korban diduga dipaksa mengonsumsi narkotika jenis sabu.



<p class="isSelectedEnd">"Jadi singkatnya itu korban dikenalkan dengan oknum ini, dan juga dari awal itu dicekoki narkotika berjenis sabu," ujar Reza usai membuat laporan di Bareskrim Polri, Kamis (2/7/2026).



<p class="isSelectedEnd">Selain itu, korban diduga mengalami penganiayaan, intimidasi, ancaman, hingga perlakuan seksual yang disebut kuasa hukum sebagai tindakan menyimpang selama menjalin hubungan dengan terduga pelaku.



<p class="isSelectedEnd">Menurut Reza, korban juga mengalami tekanan mental yang berat akibat berbagai ancaman yang diterimanya. Salah satunya adalah ancaman penyebaran rekaman CCTV yang disebut bermuatan asusila.



<p class="isSelectedEnd">"Korban tidak berani bergerak selama kurang lebih dua tahunan karena adanya intimidasi dan ancaman tersebut," katanya.



<p class="isSelectedEnd">Tak hanya itu, korban juga diduga dipaksa meracik narkotika jenis sabu. Kuasa hukum menyebut korban mengalami puncak kekerasan pada September 2025 di wilayah Jawa Tengah.



<p class="isSelectedEnd">Saat itu, korban diduga disiram cairan korosif yang menyebabkan luka bakar serius. Reza mengatakan korban sempat dibawa ke rumah sakit oleh terduga pelaku, namun kemudian ditinggalkan.



<p class="isSelectedEnd">"Korban dibawa ke rumah sakit, tetapi terduga pelaku tidak bertanggung jawab dan meninggalkan korban begitu saja," ujarnya.



<p class="isSelectedEnd">Untuk menutupi dugaan tindakannya, pelaku disebut memberikan keterangan yang tidak sesuai kepada pihak rumah sakit dengan menyebut korban mengalami kecelakaan akibat tabung gas.



<p class="isSelectedEnd">Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar hingga 47 persen pada bagian tubuh sebelah kiri.



<p class="isSelectedEnd">Saat ini korban telah menjalani visum et repertum di RS Polri Kramat Jati dan ditempatkan di rumah aman. Laporan korban telah diterima Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/295/VII/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.



<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto membenarkan bahwa terduga pelaku yang merupakan anggota Polri aktif telah diamankan oleh Propam Polda Jawa Tengah.



<p class="isSelectedEnd">"Pelaku semalam sudah ditangkap Propam Polda Jateng," kata Artanto melalui pesan singkat, Jumat (3/7/2026).

Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih berlangsung. Pihak kepolisian belum menyampaikan keterangan lebih lanjut terkait status hukum terduga pelaku maupun hasil penyelidikan yang sedang berjalan.



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/img-20260702-191316-ratio-16x9-1-e1783047646294-106f_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pansus DPRD Kota Bandung Ungkap Harapan Besar Setelah Perda Trantibum Disahkan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/03/pansus-dprd-kota-bandung-ungkap-harapan-besar-setelah-perda-trantibum-disahkan</link>
      <pubDate>Fri, 03 Jul 2026 07:40:34 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/03/pansus-dprd-kota-bandung-ungkap-harapan-besar-setelah-perda-trantibum-disahkan</guid>
      <category>DPRD Kota Bandung</category>
      <category>Perda Trantibum Bandung</category>
      <description>DPRD Kota Bandung resmi mengesahkan Perda Trantibum untuk meningkatkan ketertiban, kenyamanan wisatawan, mengatur parkir, reklame, dan kawasan tanpa rokok.</description>
      <content:encoded><![CDATA[DPRD Kota Bandung Resmikan Perda Trantibum, Parkir Nakal hingga Kawasan Tanpa Rokok Jadi Sorotan

TERASBANDUNG.COM - DPRD Kota Bandung resmi menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) menjadi Peraturan Daerah (Perda). 

Kehadiran regulasi tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman, baik bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Bandung.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) 13 DPRD Kota Bandung, Maya Himawati, menilai aturan tersebut penting mengingat Bandung telah berkembang sebagai salah satu kota tujuan wisata yang selalu dipadati pengunjung, terutama pada akhir pekan.

Menurutnya, Perda Trantibum disusun untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dan wisatawan dari berbagai persoalan yang kerap muncul, mulai dari praktik tarif parkir yang tidak wajar hingga gangguan ketertiban lainnya yang dapat merusak citra Kota Bandung sebagai destinasi wisata.

"Dan paling enggak, kita jaga PAD kita. Kalau masyarakat pada datang, paling enggak kan PAD kita naik dong kalau mereka kuliner, jajan dan lainnya apa. Nah di situ, kita mencegah jika ada keluhan," kata Maya, Jumat (12/6/2026).

<b>Atur Ruang Publik, Dukung Seniman hingga Kawasan Tanpa Rokok</b>

Selain menjaga kenyamanan wisatawan, Maya menjelaskan bahwa regulasi tersebut juga hadir sebagai jawaban atas berbagai keluhan masyarakat mengenai pemanfaatan fasilitas publik yang belum sesuai dengan fungsinya.

Ia menilai aktivitas para pelaku seni tetap harus mendapat ruang untuk berekspresi, namun pelaksanaannya perlu ditempatkan di lokasi yang tepat agar tidak mengganggu ketertiban umum. 

Menurutnya, konsep seperti yang diterapkan di Yogyakarta dapat menjadi contoh karena mampu menghadirkan ruang kreatif yang sekaligus menjadi daya tarik wisata.

"Kayak contohnya di Jogja, kan ada satu tempat tuh untuk mereka bisa berkreasi. Jadi, wisatawannya yang datang ke sana. Otomatis, PAD juga kan ikut naik tapi tidak mengganggu ketertiban," ucapnya.

Perda tersebut juga mengakomodasi berbagai aspek lain yang berkaitan dengan kualitas ruang publik, termasuk pengaturan kawasan tanpa rokok, larangan penjualan rokok di sekitar lingkungan sekolah, hingga penataan reklame agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Terus juga terkait kesehatan, bagaimana ruang publik di Bandung itu jadi kawasan tanpa rokok. Jangan ada yang jualan rokok di tempat sekolah. Reklame juga kita atur supaya sesuai kaidahnya, begitu lah," ujarnya.

Di akhir keterangannya, Maya menegaskan bahwa Perda Trantibum tidak semata-mata dibuat sebagai instrumen penindakan terhadap pelanggaran. 

Lebih dari itu, regulasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban demi terciptanya Kota Bandung yang nyaman bagi seluruh warga dan pengunjung.

"Semuanya kembali kepada individu ya. Sebenarnya enggak usah ada peraturan kalau orang punya kesadaran, cuman kan sulit enggak setiap orang pemikirannya sama. Insyaallah peraturan ini ini bisa mengikat orang untuk lebih berhati-hati," pungkasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/gedung-dprd-kota-bandung-a10b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>DPRD Dukung 220 Titik Pengelolaan Sampah di Bandung, Ajak Warga Ambil Peran</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/02/dprd-dukung-220-titik-pengelolaan-sampah-di-bandung-ajak-warga-ambil-peran</link>
      <pubDate>Thu, 02 Jul 2026 07:11:05 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/02/dprd-dukung-220-titik-pengelolaan-sampah-di-bandung-ajak-warga-ambil-peran</guid>
      <category>DPRD Kota Bandung</category>
      <category>Pansus DPRD Bandung</category>
      <category>Raperda Pengelolaan Sampah</category>
      <description>DPRD Kota Bandung membentuk Pansus 16 untuk membahas revisi Perda Pengelolaan Sampah sekaligus mendukung 220 titik pengelolaan sampah di Kota Bandung.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>DPRD Kota Bandung mulai mempercepat pembahasan revisi regulasi pengelolaan sampah dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) 16. 

Langkah tersebut dilakukan menyusul pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah yang masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 Tahap I.

Raperda tersebut merupakan satu dari tiga regulasi yang diusulkan Pemerintah Kota Bandung kepada DPRD. 

Selain revisi perda pengelolaan sampah, pemerintah juga mengajukan Raperda mengenai pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan Rumah Sakit Umum Daerah melalui skema penganggaran tahun jamak (multiyears), serta Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Kota Bandung.

Usulan ketiga raperda tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung pada 17 Juni 2026.

Pembentukan Pansus 16 menjadi bagian dari upaya memperkuat payung hukum pengelolaan sampah agar mampu menjawab tantangan perkotaan yang semakin kompleks. 

Revisi regulasi diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

<b>DPRD Dukung Penguatan Infrastruktur Pengelolaan Sampah</b>

Sejalan dengan pembahasan revisi perda tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bandung yang menyiapkan 220 titik pengelolaan sampah dengan target mengurangi timbulan sampah hingga 125 ton setiap hari.

Pernyataan itu disampaikan Nunung saat menjadi narasumber dalam siaran langsung Radio Sonata dan PRFM bersama Kepala Seksi Pengurangan Sampah sekaligus Ketua Tim Pengurangan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Syahriani, S.T., Selasa, 30 Juni 2026.

Menurut Nunung, pembangunan berbagai fasilitas pengelolaan sampah harus diiringi perubahan perilaku masyarakat agar upaya pengurangan sampah dapat berjalan optimal.

"Upaya Pemerintah Kota Bandung menambah titik pengelolaan sampah merupakan langkah strategis yang patut didukung. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh jumlah fasilitas yang tersedia, melainkan juga oleh kesadaran masyarakat untuk mengurangi, memilah, dan mengelola sampah secara mandiri," ujarnya.

Ia menilai sistem pengelolaan sampah berbasis kewilayahan perlu terus diperkuat melalui optimalisasi berbagai fasilitas, mulai dari Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), rumah maggot, bank sampah, hingga penerapan teknologi pengolahan sampah lainnya agar ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir semakin berkurang.

<b>Kolaborasi Seluruh Elemen Dinilai Jadi Penentu Keberhasilan</b>

Selain memperkuat sarana dan regulasi, Nunung menegaskan keberhasilan pengelolaan sampah juga ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, pemerintah, aparat kewilayahan, komunitas lingkungan, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga warga harus bergerak bersama membangun budaya memilah dan mengolah sampah dari sumbernya.

"Pengelolaan sampah bukan hanya urusan pemerintah. Ini adalah tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat ikut berpartisipasi, maka target pengurangan sampah akan lebih mudah tercapai dan lingkungan Kota Bandung akan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman," tuturnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap implementasi program di lapangan agar seluruh titik pengelolaan sampah dapat beroperasi secara maksimal, didukung sumber daya manusia yang memadai serta pendampingan teknis yang berkesinambungan.

Sebagai bagian dari fungsi legislasi, Komisi III DPRD Kota Bandung akan terus mengawal proses penganggaran sekaligus pengawasan agar seluruh program pengelolaan sampah berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"DPRD Kota Bandung berkomitmen mendukung berbagai kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga Kota Bandung mampu mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan," ujarnya.

Melalui pembentukan Pansus 16 dan pembahasan revisi Perda Pengelolaan Sampah, DPRD bersama Pemerintah Kota Bandung berharap tercipta regulasi yang lebih adaptif terhadap tantangan lingkungan sekaligus mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Bandung.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/07/nunung-dprd-bandung-9471_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Eko Kurnianto Tekankan Perda Berorientasi pada Kepentingan Publik</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/07/01/ketua-fraksi-pks-dprd-kota-bandung-eko-kurnianto-tekankan-perda-berorientasi-pada-kepentingan-publik</link>
      <pubDate>Wed, 01 Jul 2026 07:35:18 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/07/01/ketua-fraksi-pks-dprd-kota-bandung-eko-kurnianto-tekankan-perda-berorientasi-pada-kepentingan-publik</guid>
      <category>DPRD Kota Bandung</category>
      <category>Raperda Bandung</category>
      <category>Raperda Pengelolaan Sampah</category>
      <description>Fraksi PKS DPRD Kota Bandung memberi catatan kritis terhadap tiga Raperda, mulai pengelolaan sampah, proyek multiyears, hingga BPR daerah.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bandung menyampaikan sejumlah masukan terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Pemerintah Kota Bandung dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

Menurut Fraksi PKS, setiap regulasi yang disusun tidak cukup hanya memenuhi agenda pembentukan peraturan, tetapi harus mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. 

Regulasi juga dinilai perlu memperkuat pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, menjaga keberlanjutan lingkungan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandung, Eko Kurnianto, menegaskan bahwa penyusunan perda harus menghasilkan kebijakan yang benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Soroti Revisi Perda Sampah dan Proyek Pembangunan Multiyears

Salah satu perhatian utama PKS tertuju pada rencana revisi Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. 

Fraksi tersebut menilai persoalan sampah di Kota Bandung kini tidak lagi sekadar isu kebersihan, melainkan telah berkembang menjadi persoalan lingkungan, kesehatan, sosial, hingga ekonomi.

Karena itu, PKS meminta pemerintah menjelaskan evaluasi terhadap implementasi perda yang berlaku saat ini, termasuk aspek-aspek yang dinilai belum berjalan optimal sehingga membutuhkan perubahan regulasi.

Bagi PKS, revisi perda harus diarahkan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, bukan hanya melakukan penyesuaian administratif. 

Upaya tersebut diharapkan mampu memperluas penguatan bank sampah, TPS 3R, kelompok pengelola sampah berbasis masyarakat, pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, hingga mendorong tanggung jawab produsen dalam mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai melalui penerapan konsep ekonomi sirkular.

Selain itu, Fraksi PKS juga memberikan perhatian terhadap Raperda mengenai pembangunan Gedung Inspektorat dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang direncanakan menggunakan skema pembiayaan tahun jamak atau multiyears.

PKS menyatakan mendukung pembangunan fasilitas publik, namun mengingatkan agar proyek tersebut dilaksanakan dengan perencanaan yang matang mengingat proyek multiyears memiliki potensi risiko berupa pembengkakan anggaran, keterlambatan penyelesaian pekerjaan, hingga persoalan hukum.

Oleh sebab itu, pemerintah diminta memaparkan secara rinci nilai investasi, studi kelayakan, Detail Engineering Design (DED), kebutuhan pembangunan, sumber pendanaan, tahapan pelaksanaan proyek, serta langkah mitigasi terhadap berbagai risiko yang mungkin muncul.

Untuk pembangunan RSUD, PKS menilai keberhasilan proyek tidak cukup diukur dari selesainya pembangunan fisik semata. Kualitas pelayanan kesehatan, kesiapan tenaga medis, kelengkapan fasilitas kesehatan, hingga kemudahan akses layanan bagi masyarakat juga harus menjadi indikator utama keberhasilan.

Sementara itu, terkait pembangunan Gedung Inspektorat, PKS meminta adanya penjelasan mengenai manfaat strategis pembangunan tersebut dalam memperkuat sistem pengawasan internal pemerintah daerah. 

Fraksi tersebut berpandangan bahwa masyarakat lebih membutuhkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel dibanding sekadar pembangunan gedung baru.

BPR Daerah Diminta Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PKS juga menyoroti Raperda mengenai Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Bandung.

Menurut PKS, keberadaan BPR daerah harus mampu menjalankan fungsi sebagai penggerak ekonomi masyarakat dengan memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta pelaku usaha kecil lainnya.

Fraksi PKS meminta pemerintah memberikan penjelasan mengenai urgensi pembentukan maupun perubahan status Perseroda BPR, kondisi kesehatan keuangan perusahaan, tingkat kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL), hingga strategi menghadapi persaingan industri perbankan digital dan layanan financial technology (fintech).

PKS juga menekankan pentingnya penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) agar pengelolaan BPR berlangsung secara profesional, transparan, bebas dari intervensi politik, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menutup pandangan umumnya, Fraksi PKS menegaskan akan mengawal secara serius pembahasan seluruh Raperda agar setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta dikelola secara transparan dan akuntabel.

“Bagi Fraksi PKS, pembangunan yang baik bukan semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang dibelanjakan, tetapi dari sebesar apa manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Bandung,” tegas Eko.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/eko-kurnianto-44ea_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>DPRD Kota Bandung Dorong Raperda Baru, Penduduk Nonpermanen Bakal Diawasi Lebih Ketat</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/30/dprd-kota-bandung-dorong-raperda-baru-penduduk-nonpermanen-bakal-diawasi-lebih-ketat</link>
      <pubDate>Tue, 30 Jun 2026 10:38:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/30/dprd-kota-bandung-dorong-raperda-baru-penduduk-nonpermanen-bakal-diawasi-lebih-ketat</guid>
      <category>DPRD Kota Bandung</category>
      <category>Raperda Bandung</category>
      <category>Raperda Administrasi Kependudukan</category>
      <description>DPRD Kota Bandung tengah mempersiapkan regulasi baru di bidang administrasi kependudukan melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelengg</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>DPRD Kota Bandung tengah mempersiapkan regulasi baru di bidang administrasi kependudukan melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. 

Regulasi tersebut akan menggantikan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menyesuaikan aturan daerah dengan perkembangan regulasi nasional, percepatan transformasi digital dalam pelayanan publik, serta perubahan karakteristik kependudukan di Kota Bandung yang semakin dinamis.

Sebagai salah satu kota metropolitan sekaligus pusat pendidikan, perdagangan, dan jasa, Bandung menghadapi tingkat mobilitas penduduk yang tinggi. 

Selain warga tetap, jumlah penduduk nonpermanen yang datang dan menetap sementara juga terus meningkat sehingga diperlukan sistem administrasi kependudukan yang mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus menghasilkan data yang akurat.

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung, jumlah penduduk kini mencapai 2.605.916 jiwa. Meskipun layanan administrasi kependudukan terus mengalami peningkatan, masih terdapat 12.988 warga wajib KTP yang belum memiliki KTP elektronik. 

Selain itu, sebanyak 15.637 anak belum memiliki akta kelahiran, sedangkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) baru mencapai 19,35 persen atau masih di bawah target nasional sebesar 30 persen.

Sementara itu, jumlah penduduk nonpermanen yang telah tercatat di Kota Bandung mencapai sedikitnya 2.372 orang.

<b>Pengawasan Penduduk Nonpermanen Dinilai Perlu Diperkuat</b>

Penyusunan Raperda ini juga dinilai semakin penting setelah muncul sejumlah persoalan di masyarakat, termasuk kasus penyekapan di sebuah rumah kos di Kabupaten Bandung yang sempat menjadi perhatian publik. 

Meski proses hukumnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum, peristiwa tersebut dinilai menjadi pengingat pentingnya tertib administrasi kependudukan, terutama bagi penduduk nonpermanen yang tinggal di rumah kos, kontrakan, apartemen, maupun hunian sementara lainnya.

Keberadaan regulasi yang lebih kuat diharapkan mampu mendukung sistem deteksi dini, pemetaan kependudukan, serta memperkuat tata kelola wilayah melalui data penduduk yang lebih lengkap dan akurat.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Radea Respati, menilai kejadian tersebut menunjukkan masih belum optimalnya penyelenggaraan administrasi kependudukan.

Menurut Radea Respati, kasus di atas menjadi bukti penyelenggaraan administrasi kependudukan oleh pemerintah tidak maksimal.

Melalui Raperda tersebut, Radea Respati mendorong penguatan implementasi kewajiban pelaporan penduduk nonpermanen melalui Surat Keterangan Tinggal Sementara (SKTS) sebagaimana diatur dalam ketentuan administrasi kependudukan bukan dengan membuat sayembara penangkapan tersangka dan mencari empati dari masyarakat yang tidak dapat menyelesaikan masalah.

Ia menegaskan bahwa penerapan ketentuan tersebut bukan sekadar kewajiban administratif. Lebih dari itu, pelaporan melalui SKTS menjadi instrumen penting untuk meningkatkan kualitas data kependudukan sekaligus memperkuat koordinasi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, aparat kewilayahan, RT/RW, pengelola rumah kos, kelurahan hingga kecamatan dalam mendata warga yang datang dan tinggal sementara di Kota Bandung.

Radea Respati juga berpandangan bahwa kepatuhan terhadap pelaporan melalui SKTS harus dibarengi peningkatan pengawasan dan sosialisasi kepada para pemilik maupun pengelola rumah kos, kontrakan, apartemen, serta berbagai bentuk hunian sementara lainnya.

Dengan mekanisme tersebut, setiap penduduk nonpermanen yang tinggal dalam jangka waktu tertentu dapat tercatat dalam sistem administrasi kependudukan tanpa mengurangi hak konstitusional maupun perlindungan data pribadinya.

Menurutnya, penguatan implementasi Peraturan Daerah Administrasi Kependudukan akan mendorong terciptanya budaya tertib administrasi sekaligus mendukung lingkungan yang lebih aman, tertib, dan mampu mengantisipasi berbagai persoalan sosial.

<b>Perkuat Layanan Digital dan Perlindungan Hak Masyarakat</b>

Selain memperkuat pengelolaan data penduduk, Raperda ini juga mengakomodasi berbagai kebijakan nasional terbaru. Di antaranya penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Terpusat, Identitas Kependudukan Digital (IKD), penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi, hingga penguatan perlindungan data pribadi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berbagai inovasi pelayanan yang selama ini telah dijalankan Pemerintah Kota Bandung juga akan memperoleh kepastian hukum melalui regulasi tersebut. Layanan seperti e-spasi, Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Braille, Mepeling, Delivery Service Akta Kelahiran, Elektronik Pendaftaran Penduduk Non Permanen (e-PunTEN), pelayanan jemput bola, pelayanan afirmatif bagi kelompok rentan, hingga kolaborasi lintas perangkat daerah diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Secara keseluruhan, Raperda Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan diarahkan untuk menghadirkan pelayanan administrasi yang lebih modern, inklusif, responsif, serta menjamin perlindungan hak masyarakat.

Regulasi tersebut juga memperjelas pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan. Di sisi lain, pelayanan kepada kelompok rentan, penduduk nonpermanen, serta masyarakat yang masih mengalami kendala dalam mengakses layanan digital akan semakin diperkuat.

Pada saat yang sama, Radea Respati menilai bahwa penegakan Perda Administrasi Kependudukan harus menjadi bagian dari upaya membangun keamanan sosial berbasis data kependudukan yang valid, sehingga setiap perpindahan dan keberadaan penduduk dapat tercatat dengan baik, mendukung efektivitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat fungsi pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan ketertiban di lingkungan masyarakat.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/radea-respati-77d0_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kabar Gembira! Dedi Mulyadi Siapkan Beasiswa Kuliah ke Inggris untuk Siswa Terbaik Sekolah Maung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/29/kabar-gembira-dedi-mulyadi-siapkan-beasiswa-kuliah-ke-inggris-untuk-siswa-terbaik-sekolah-maung</link>
      <pubDate>Mon, 29 Jun 2026 13:13:11 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/29/kabar-gembira-dedi-mulyadi-siapkan-beasiswa-kuliah-ke-inggris-untuk-siswa-terbaik-sekolah-maung</guid>
      <category>Dedi Mulyadi</category>
      <category>Beasiswa Inggris</category>
      <category>University of Nottingham&#13;
Sekolah Maung</category>
      <category>Pendidikan Jawa Barat</category>
      <description>Dedi Mulyadi membuka peluang guru dan siswa Jawa Barat belajar di Inggris melalui kerja sama dengan University of Nottingham dan Bank bjb.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperluas akses pendidikan internasional bagi tenaga pendidik dan peserta didik melalui kolaborasi bersama Bank bjb dan University of Nottingham. 

Kerja sama tersebut membuka kesempatan bagi guru maupun siswa berprestasi untuk menempuh pendidikan di Inggris sekaligus memperkenalkan budaya Sunda ke kancah global.

Kesepakatan itu diumumkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam agenda penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Gedung Bale Pakuan pada 26 Juni 2026.

Dalam program tersebut, guru-guru terbaik dari Sekolah Manusia Unggul (Maung) akan dipilih untuk mengikuti pembelajaran di University of Nottingham selama maksimal tiga bulan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/29/kasus-penyekapan-perempuan-di-bandung-dikawal-9-jaksa-tersangka-dijerat-pasal-berlapis">Baca Juga : Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung Dikawal 9 Jaksa, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis</a></b>

Menurut Dedi Mulyadi, pengalaman belajar secara langsung di lingkungan akademik internasional diharapkan mampu memperkaya wawasan para pendidik, tidak hanya dalam aspek teknologi, tetapi juga pendekatan pendidikan secara menyeluruh.

"Guru yang terbaik dari mereka akan saya pilih studi di Inggris minimal tiga bulan untuk belajar. Untuk memahami bahwa sistem pembelajaran di universitas besar luar negeri tidak semata-mata selalu tentang teknologi digital," ujar Dedi.

Selain peningkatan kompetensi guru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menyiapkan beasiswa penuh bagi 10 siswa terbaik Sekolah Maung agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi di University of Nottingham.

<b>Budaya dan Bahasa Sunda Akan Diperkenalkan di Kampus Inggris</b>

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Jawa Barat kepada masyarakat internasional.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/29/anggaran-besar-dprd-kota-bandung-minta-proyek-rsud-dan-inspektorat-lebih-bermakna-dan-berdampak-nyata">Baca Juga : Anggaran Besar, DPRD Kota Bandung Minta Proyek RSUD dan Inspektorat Lebih Bermakna dan Berdampak Nyata</a></b>

Melalui nota kesepahaman tersebut, bahasa Sunda beserta sejarah dan peradabannya diharapkan dapat menjadi bagian dari materi yang diperkenalkan di lingkungan akademik University of Nottingham.

"Hari ini kita melakukan MoU antara Pemerintah Jawa Barat dan kampus. Di dalamnya ada kerja sama untuk saling mengenalkan budaya. Bahasa Sunda dan sejarah peradaban Sunda ingin menjadi bagian yang dikenalkan di Nottingham," katanya.

<b>Pendidikan Modern Tetap Berakar pada Budaya</b>

Dedi meyakini bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak harus mengorbankan identitas budaya daerah. Menurutnya, kemajuan pendidikan dapat berjalan beriringan dengan upaya menjaga serta memperkenalkan warisan budaya kepada dunia.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/28/golkar-jabar-usung-semangat-milenial-bidik-kemenangan-nasional">Baca Juga : Golkar Jabar Usung Semangat Milenial Bidik Kemenangan Nasional</a></b>

Ia juga mengungkapkan rencana pembentukan Institut Siliwangi yang diharapkan menjadi pusat kajian mengenai sejarah, peradaban, dan kebudayaan Sunda di lingkungan akademik internasional.

"Saya ingin memberikan pembelajaran kepada masyarakat Jawa Barat bahwa kita bisa maju dengan tetap berkebudayaan," tegasnya.

Melalui kemitraan antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank bjb, dan University of Nottingham, diharapkan semakin banyak guru dan siswa memperoleh kesempatan mengakses pendidikan bertaraf internasional, sekaligus menjadikan budaya Sunda lebih dikenal di tingkat global.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2025/03/dedi-mulyadi-e4b9_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
