<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0">
  <channel>
    <title>Teras Bandung - sport</title>
    <link>https://www.terasbandung.com/</link>
    <description>News And Service</description>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml"/>
    <language>id-ID</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <copyright>Copyright 2026, Teras Bandung</copyright>
    <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 23:29:22 +0700</pubDate>
    <lastBuildDate>Sat, 07 Nov 2026 23:29:22 +0700</lastBuildDate>
    <ttl>60</ttl>
    <item>
      <title>Garut Jadi Panggung Baru Sepak Bola Putri, 1.516 Siswi Ramaikan MilkLife Soccer Challenge 2026</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/07/garut-jadi-panggung-baru-sepak-bola-putri-1516-siswi-ramaikan-milklife-soccer-challenge-2026</link>
      <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 18:58:53 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/07/garut-jadi-panggung-baru-sepak-bola-putri-1516-siswi-ramaikan-milklife-soccer-challenge-2026</guid>
      <category>MilkLife Soccer Challange</category>
      <category>sepakbola putri</category>
      <description>Garut Jadi Panggung Baru Sepak Bola Putri, 1.516 Siswi Ramaikan MilkLife Soccer Challenge 2026</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNGCOM</b> -  Digelar untuk pertama kalinya di Garut, Milklife Soccer Challange (MLSC) Garut Seri 1 2026-2027 yang berlqngsung di Lapangqn Dalem Bintang RAA Adiwijaya dan Stadion Jayaraga diserbu peserta. 

Sebanyak 1.516 peserta&nbsp; dari 104 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Garut dan sekitarnya, ikut ambil bagian pada kegiatan yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama Milklife. 

Perwakilan Bakti Olahraga Djarum Foundation, Satia Chandra Wiguna mengatakan pemilihan Garut untuk menjaring bibit berkualitas, merupakan langkah strategis guna mengakomodir tingginya minat para siswi di wilayah Jawa Barat. Terbukti, di seri pertama musim ini, MLSC Garut diramaikan 28 tim KU 10 dan 111 tim KU 12. 

“Pada seri-seri sebelumnya, animo di regional Bandung sangat tinggi. Untuk mengakomodir hal tersebut sekaligus mempermudah akses bagi para peserta, kami memutuskan memecah regional Jawa Barat menjadi dua titik penyelenggaraan, yakni di Bandung dan Garut. Kenapa Garut? karena punya infrastruktur yang lebih memadai dibanding wilayah lain di Priangan Timur. Kami berharap langkah ini dapat menjaring lebih banyak lagi bibit-bibit pesepakbola putri potensial dari Garut dan sekitarnya,” ujarnya. 

Sebelum Garut Seri 1 2026 - 2027 bergulir, MLSC sudah lebih dulu rampung dilaksanakan di Bandung pada 27 Oktober sampai 1 November 2026. MLSC Bandung Seri 1 diikuti 1.517 atlet dari 78 sekolah. Dari sisi kualitas, hadirnya juara baru di Bandung juga membuktikan peta kekuatan tim yang merata. Lebih lanjut, Chandra berharap di MLSC Garut, lahir tim yang menjadi kekuatan baru di wilayah Jawa Barat. 

“Pekan lalu, penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 baru saja rampung dengan partisipan tinggi. Dan hal yang paling membanggakan adalah lahirnya juara baru di Bandung, yang membuktikan bahwa pembinaan berjalan merata dan persaingan semakin kompetitif. Melihat tren positif tersebut, kami sangat berharap di MLSC Garut perdana ini juga akan bermunculan sekolah-sekolah yang tampil mengejutkan sebagai kekuatan baru sepak bola putri di Jawa Barat,” imbuh Chandra.&nbsp; 

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/1000185161-ff97_mid.jpg">

<b>Lebih Dekat, Lebih Semangat</b>
Sementara itu, Pelatih Kepala MI Ma’arif As Shidiqiyyah, Muhammad Marhum Sidik Bahroji menyebut anak asuhnya menyambut gembira untuk berkompetisi di tanah kelahiran mereka. Marhum bercerita dalam empat seri MLSC Bandung sebelumnya, tim mereka setiap harinya harus menempuh jarak lebih dari 60 kilometer untuk berlaga. 

“Yang pasti para siswi sangat senang dan bersemangat sekali dengan hadirnya MLSC di Garut. Secara domisili, jarak antara sekolah atau tempat tinggalnya dekat ke lapangan, yang otomatis mereka masih fresh ketika bertanding. Karena ketika kami ikut di regional Bandung, kami harus berangkat jam 03.00 pagi dari Garut, dan langsung bertanding. Setelahnya kami pulang, esok harinya berangkat lebih awal lagi,” katanya. 

Lebih lanjut, Marhum menjelaskan hadirnya MLSC di Garut tak hanya memudahkan akses timnya untuk berkompetisi, tapi juga kembali menumbuhkan semangat para siswi untuk mengejar mimpi mereka menjadi pesepakbola profesional di masa depan. Terbukti, MI Ma’arif As Shidiqiyyah mengirim 72 siswi untuk berkompetisi di KU 8, KU 10 dan KU 12. 

“Saya lihat para pemain jadi semangat lagi, karena sebelumnya mereka sudah sempat mau menyerah. Bukannya nggak semangat ikut MLSC, tapi karena lelah kalau pulang-pergi setiap hari. Meskipun secara prestasi masih harus banyak yang ditingkatkan, tapi mereka punya cita-cita di sepakbola. Kami pihak sekolah berharap dengan adanya MLSC di Garut, para orang tua juga melihat dan lebih mendukung anaknya menggeluti sepak bola. Karena bagi kami MLSC itu jenjang karirnya sudah jelas. Apalagi dari Jawa Barat banyak talenta-talenta yang sekarang udah di timnas, kan, itu jadi motivasi juga buat anak-anak,” jelasnya. 

Senada, Bek SD 1 Mekarmukti KU 12, Berlinda Allina Syafitri juga menjadikan MLSC Garut sebagai wadah untuk mengejar mimpi menjadi pesepakbola putri profesional. Bahkan, ia rela pindah sekolah dari Kudus, Jawa Tengah ke Garut agar fokus menjalani latihan rutin bersama tim kelompok usia Akademi Persib Bandung. Berlin, sapaan akrabnya berjanji menunjukkan bakat terbaiknya di turnamen, berharap dilirik oleh tim talent scouting MLSC agar bisa ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. 

“Aku pindah dari Kudus ke Garut supaya bisa lebih menekuni sepak bola. Aku bilang sama ayah, ‘ayah, aku boleh ngekos nggak?’ alhamdulillah ayah kasih izin kalau aku memang mau kejar cita-cita jadi pemain sepak bola. Aku mengidolakan kak Nafeeza Ayasha Nori dan berharap bisa juga masuk ke timnas nantinya. Makanya di MLSC Garut ini aku ingin menang bersama tim sekolah dan terpilih mewakili Garut ke ajang MLSC All-Stars tahun depan,” harapnya.&nbsp; 

Tak hanya turnamen dengan skema 7 vs 7, MilkLife Soccer Challenge Garut Seri 1 2026 - 2027 juga kembali menyajikan berbagai uji ketangkasan bagi para siswi melalui Skill Challenge berupa dribbling, passing &amp; control, three on three, shoot on target hingga penalty shoot. Kelima tantangan tersebut dihadirkan guna melihat bakat-bakat muda mengenai kemampuan dasar sepak bola untuk peserta KU 10 &amp; KU 12. 

Selain itu, ada pula Festival SenengSoccer untuk KU 8 yang diikuti oleh 71 siswi, sebagai ajang pengenalan sepak bola putri khusus untuk anak usia 6 - 8 tahun yang berfokus pada keceriaan tanpa adanya pertandingan kompetitif. 

Melalui Festival SenengSoccer, para siswi diajak mengikuti berbagai kegiatan interaktif yang dikemas dalam latihan teknik dasar bermain sepakbola seperti lari zig zag melewati rintangan, lemparan ke target, menggiring bola, melompat, dan menendang bola ke gawang.**"

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/img-20261107-185853-36e2_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Bandung Berpotensi Diguyur Hujan Ringan, Ini Prakiraan BMKG</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/07/bandung-berpotensi-diguyur-hujan-ringan-ini-prakiraan-bmkg</link>
      <pubDate>Sat, 07 Nov 2026 07:49:18 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginanjar]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/07/bandung-berpotensi-diguyur-hujan-ringan-ini-prakiraan-bmkg</guid>
      <category> cuaca Bandung hari ini</category>
      <category> Bandung diguyur hujan</category>
      <description>BMKG memprakirakan wilayah Bandung berpotensi diguyur hujan ringan pada Sabtu, 7 November 2026. Masyarakat diminta mewaspadai perubahan cuaca.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Bandung berpotensi diguyur hujan ringan, Sabtu (7/11/2026).&nbsp;

Potensi hujan tersebut menjadi bagian dari prakiraan cuaca di sejumlah kota besar di Indonesia. BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai perubahan kondisi cuaca, terutama potensi hujan yang dapat disertai kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Dikutip dari laman resmi BMKG, prakirawan Adelia F menjelaskan, dinamika atmosfer secara umum menunjukkan adanya potensi pembentukan awan hujan, perlambatan angin, serta pertemuan angin di Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Selain Bandung, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Serang, Jakarta, Medan, Palembang, Bandar Lampung, Mataram, Pontianak, Makassar, Manokwari, hingga Merauke.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Padang, Banjarmasin, Samarinda, Manado, dan Nabire.

Adapun sejumlah kota yang diprakirakan mengalami cuaca berawan di antaranya Pekanbaru, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Kupang, dan Kendari.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia bagian selatan Jawa Timur.

Selain itu, potensi banjir rob perlu diantisipasi di sejumlah wilayah pesisir, termasuk Jawa Barat, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, dan Maluku. ***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2025/10/berkendara-saat-hujan-67cc_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kawinkan Gelar Juara Campus League Futsal Regional Bandung 2026, Futsal UPI Siap Berikan yang Terbaik di The Nationals</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/kawinkan-gelar-juara-campus-league-futsal-regional-bandung-2026-futsal-upi-siap-berikan-yang-terbaik-di-the-nationals</link>
      <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 23:51:47 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/kawinkan-gelar-juara-campus-league-futsal-regional-bandung-2026-futsal-upi-siap-berikan-yang-terbaik-di-the-nationals</guid>
      <description>UPI Bandung kawinkan gelar Campus League Futsal Regional 2026. Tim putra dan putri siap menghadapi persaingan The Nationals di Yogyakarta pada November.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Tim futsal putra dan putri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung berhasil mengawinkan gelar juara Campus League Futsal Regional Bandung 2026.

Pada pertandingan final yang berlangsung di GOR ITB Sports Center, Jatinangor, Jumat (6/11/2026), tim putra UPI berhasil mengalahkan STKIP Pasundan dengan skor 2-1. 

Sementara itu, tim putri UPI memastikan posisi puncak klasemen dengan raihan 18 poin dalam kompetisi yang menggunakan sistem double round robin.

Head of Competition Campus League, Dave Leopold, menilai keberhasilan UPI menjadi juara regional Bandung tahun ini menunjukkan adanya perubahan peta kekuatan antarkampus. Menurutnya, dinamika tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Campus League selalu menarik untuk diikuti setiap musimnya.

Dave menjelaskan, konsistensi sebuah kampus dalam mempertahankan posisi elite di tingkat regional maupun nasional sangat bergantung pada keberhasilan regenerasi student-athlete.

"Jadi yang menarik di Campus League itu peta kekuatan timnya setiap tahun pasti berbeda karena akan selalu ada pemain baru yang muncul karena ada pemain yang lulus. Jadi gold moment masing-masing tim berbeda. Di Bandung, UIN SGD sebagai juara nasional 2025, tahun ini kalah di semifinal regional dan melaju ke The Nationals sebagai juara ketiga Bandung, itu karena skuadnya tidak sama. Jadi uniknya main di Campus League itu adalah kalau timnya tidak bisa me-manage perekrutan pemain, maka tim itu akan mulai dari nol lagi," ujarnya.

Karena itu, Dave menekankan pentingnya setiap tim kampus melakukan talent scouting sejak tingkat sekolah menengah atas (SMA) agar mampu mempertahankan daya saing di level tertinggi. Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan digelarnya kompetisi antarsekolah di sela-sela penyelenggaraan Campus League Futsal di setiap regional.

"Kami melihat bahwa perlunya regenerasi. Makanya kami coba kasih pilihan sekolah yang terbaik dari masing-masing regional untuk pelatih-pelatih tim kampus melakukan talent scouting, kami sediakan semua datanya. Sementara untuk para pelajar, kami ingin mereka melanjutkan kuliah setelah lulus SMA. Dengan mereka berprestasi di futsal, membuka kans mendapat beasiswa. Kami juga bisa membantu cari kampus yang memang buka jalur beasiswa dari olahraga seperti futsal ini," jelasnya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/upi2-4bd1_mid.jpg" alt="">

Sementara itu, pertandingan final sektor putra yang mempertemukan UPI dan STKIP Pasundan berlangsung dengan tensi tinggi. Kedua tim tampil penuh determinasi demi mengamankan gelar juara.

STKIP Pasundan langsung mengejutkan lawannya ketika pertandingan baru berjalan satu menit. Kapten tim, Muhammad Yusup Muharam, berhasil memotong serangan UPI sebelum membangun serangan balik cepat. 

Umpan yang mengarah kepada Muhammad Sutan Kemas berhasil dikonversi menjadi gol karena ia berdiri bebas di depan gawang.

Gol cepat tersebut membuat UPI meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum mampu mengubah kedudukan.

Usaha UPI akhirnya membuahkan hasil beberapa detik sebelum babak pertama berakhir. Fachry Tiftazani Taufik yang beroperasi di sisi kanan berhasil melepaskan sepakan mendatar yang gagal diantisipasi kiper STKIP Pasundan. Skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, UPI masih lebih banyak melancarkan serangan ke arah gawang STKIP Pasundan yang dikawal Faiz Fadhlur Rahman.

Keunggulan UPI akhirnya tercipta pada menit ke-27. Bermula dari pelanggaran yang berujung kartu merah untuk Muhammad Yusup Muharam, UPI mendapatkan keuntungan jumlah pemain.

Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik. Melalui permainan kolektif dan operan cepat antarpemain, UPI berhasil menciptakan peluang matang di depan gawang yang kemudian diselesaikan Ilham Maulana Shalman menjadi gol.

Pada sisa pertandingan, UPI terus berusaha menambah keunggulan. Di sisi lain, STKIP Pasundan mencoba berbagai cara untuk menyamakan kedudukan, termasuk menerapkan strategi power play pada dua menit terakhir.

Namun, skema flying keeper yang diterapkan STKIP Pasundan belum mampu menghasilkan gol penyeimbang. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk satu situasi kemelut yang membahayakan gawang UPI. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan UPI.

Berdasarkan catatan statistik, STKIP Pasundan sebenarnya lebih unggul dalam jumlah tembakan. Mereka menghasilkan 19 percobaan, dengan 11 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, UPI mencatatkan 18 tembakan dengan delapan di antaranya tepat sasaran.

Meski demikian, UPI mampu mengendalikan permainan melalui penguasaan bola sebesar 61 persen. Kolektivitas tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan mereka meraih gelar juara.

Pelatih kepala tim putra UPI, Fachmy, mengapresiasi mentalitas para pemainnya yang mampu mengatasi tekanan dalam pertandingan final. Terlebih, timnya sempat tertinggal pada menit awal yang berpotensi memengaruhi kepercayaan diri pemain.

Namun, Muhamad Al Fadli dan kawan-kawan mampu menunjukkan semangat pantang menyerah melalui permainan kolektif hingga akhirnya membalikkan keadaan.

“Saya percaya dengan kualitas para pemain meski kecolongan gol di menit awal pertandingan. Pemain memperlihatkan mental yang sangat luar biasa, berani memegang kendali permainan dengan ball possession, dan akhirnya kami bisa mencetak gol kemenangan. Untuk The Nationals, kami harap tidak ada lagi masalah fokus pertandingan. Dengan lawan yang pastinya lebih kompetitif, kami tidak boleh seri atau kalah,” ungkap Fachmy.

Di sisi lain, Fachry Tiftazani Taufik yang mencetak gol penyama kedudukan sekaligus dinobatkan sebagai Player of the Match dalam laga final mengaku bersyukur bisa membantu tim meraih kemenangan.

Sebagai student-athlete semester pertama di UPI, ia merasa mendapatkan kepercayaan untuk tampil dalam pertandingan bergengsi bersama para pemain senior merupakan kesempatan yang sangat berharga.

Ia pun bertekad untuk terus belajar dan ikut menjaga keberlanjutan regenerasi pemain di tim futsal kampusnya.

“Alhamdulillah diberi kesempatan bermain dengan teman-teman senior saya di laga final dan membantu mencetak gol untuk kemenangan tim. Menurut saya regenerasi pemain di tim itu sangat penting dan saya ingin meneruskan perjuangan para senior untuk membawa nama besar kampus terus harum di olahraga futsal. Saya akan terus belajar dan berlatih untuk mencapai titik yang lebih tinggi lagi ke depannya,” ucap pemain bernomor punggung 3 tersebut.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/upi-putri2-c820_mid.jpg" alt="">

Di sektor putri, UPI juga tampil dominan dengan catatan sempurna sepanjang kompetisi regional. Dari enam pertandingan yang dimainkan, mereka berhasil mengumpulkan 18 poin tanpa mengalami kekalahan.

Produktivitas gol tim putri UPI juga sangat mengesankan. Mereka berhasil mencetak 51 gol dan hanya satu kali kebobolan.

Pada pertandingan terakhir, Jumat (6/11/2026), UPI berhasil mengalahkan STKIP Pasundan dengan skor 1-0. Gol tunggal Najwa Nabila Qurrotun Aini pada menit keenam menjadi penentu kemenangan. Sepanjang pertandingan, UPI relatif mampu mengendalikan permainan dan menciptakan sejumlah peluang.

Meski berhasil tampil dominan, pelatih tim putri UPI, Asep Sumpena, menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi persaingan di The Nationals pada akhir November mendatang.

Selain evaluasi permainan, UPI juga berpeluang mendapatkan tambahan kekuatan dari beberapa pemain yang sebelumnya memperkuat daerah masing-masing dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat.

"Sebetulnya di matchday awal kami masih menganalisa pertandingan lawan, melihat kekurangan dan kelebihan masing-masing tim, baru kami terapkan strategi tertentu. Alhamdulillah kami bisa menang tahun ini. Menuju The Nationals, persaingannya pasti lebih seru. Dari hasil di regional kami harus tetap evaluasi terutama dalam hal finishing dan ketenangan di depan gawang. Karena di The Nationals itu sudah best of the best timnya, tidak ada yang lemah, jadi kami harus siap. Kalau tahun lalu UPI peringkat ketiga, tahun ini harus jadi yang pertama," ujarnya.

Walaupun berhasil mengoleksi 51 gol selama kompetisi regional Bandung, Asep mengakui penyelesaian akhir masih menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus dibenahi menjelang The Nationals.

“Menghadapi The Nationals nanti finishing yang menjadi salah satu yang harus kita evaluasi,” tegasnya.

Sementara itu, Indah Aulia Ardana menjadi salah satu pemain paling menonjol di sektor putri. Pemain yang berposisi sebagai flank tersebut berhasil menyabet gelar top scorer setelah mencetak 15 gol.

Indah menilai keberhasilan UPI menjadi juara regional Bandung merupakan hasil kerja keras dan kekompakan seluruh anggota tim. Ia berharap produktivitasnya bisa terus berlanjut ketika menghadapi persaingan di tingkat nasional.

“Dari aku pribadi memang menargetkan untuk selalu mencetak gol setidaknya satu di setiap pertandingan. Alhamdulillah di Campus League kali ini, kami tampil luar biasa, kompak dan saya bisa menjadi top scorer. Semoga itu bisa berlanjut ke The Nationals yang pasti lebih kompetitif. Kami ingin fokus sama tim kami dulu, yang penting kami sudah siap untuk menghadapi tim manapun dan memenuhi target juara di Campus League tahun ini,” ujar Indah.

Keseruan Campus League Futsal Regional Bandung 2026 juga tersaji dalam pertandingan perebutan posisi ketiga sektor putra yang mempertemukan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) melawan Universitas Winaya Mukti (UNWIM).

Pertandingan tersebut menjadi penentu satu tiket terakhir bagi wakil regional Bandung untuk tampil di The Nationals. Kedua tim menyajikan permainan cepat dan agresif dengan terciptanya lima gol sepanjang babak pertama.

UIN SGD membuka keunggulan melalui gol Rafi Saepul Rohmat pada menit keenam. Muhammad Revaldo Alkeisya kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-12.

UNWIM sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui gol Amir Saepuloh pada menit ke-13. Namun, Muhammad Iksan Ikhwansyah kembali membawa UIN SGD menjauh lewat gol pada menit ke-16.

Sebelum babak pertama berakhir, Ikbar Suprizal mencetak gol untuk UNWIM sehingga skor berubah menjadi 3-2.

Memasuki babak kedua, UIN SGD mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Muhammad Iksan Ikhwansyah kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui dua gol pada menit ke-38 dan 39.

Kemenangan 5-2 tersebut memastikan UIN SGD menempati peringkat ketiga sekaligus mengamankan tiket menuju The Nationals yang akan berlangsung di Yogyakarta.

Setelah menyelesaikan regional Bandung, Campus League Futsal 2026 akan berlanjut ke Jabodetabek pada 10-17 November. Sementara itu, fase The Nationals dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 25 November hingga 2 Desember 2026.

Pada babak nasional tersebut, sebanyak 10 tim putra dan 10 tim putri terbaik akan bersaing mewakili regional masing-masing.

Yogyakarta sebagai tuan rumah mengirimkan tiga tim putra dan tiga tim putri. Bandung diwakili tiga tim putra dan dua tim putri, sedangkan Jabodetabek mengirimkan dua tim putra dan tiga tim putri. Adapun Surabaya memiliki dua wakil di masing-masing kategori.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/top-skorer-758b_mid.jpg" alt=""><b>

</b>

<b>Daftar pemenang Campus League Futsal Regional Bandung 2026:</b>
<b>
Tim Futsal Putra</b>
• Champion	: Universitas Pendidikan Indonesia
• Runner-up	: Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan 
• 3rd Place	: Universitas Islam Negeri Gunung Djati
 
<b>Tim Futsal Putri</b>
• Champion	: Universitas Pendidikan Indonesia
• Runner-up	: Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pasundan
• 3rd Place	: Universitas Siliwangi
 
<b>Top Scorer</b>
• Putra		: Muhammad Ihsan Ikhwansyah (Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati) - 9 gol
• Putri		: Indah Aulia Ardana (Universitas Pendidikan Indonesia) - 15 gol.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/upi-juara-cl1-0dd6_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Benahi Transportasi Publik, Wali Kota Ingin Sopir Angkot Digaji</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/benahi-transportasi-publik-wali-kota-ingin-sopir-angkot-digaji</link>
      <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 14:03:29 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/benahi-transportasi-publik-wali-kota-ingin-sopir-angkot-digaji</guid>
      <category>angkot</category>
      <category> Pemkot Bandung</category>
      <description>Pemerintah Kota Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik melalui pengembangan sistem integrasi angkutan kota (angkot).</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik melalui pengembangan sistem integrasi angkutan kota (angkot).

Program yang dikembangkan bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut kini mulai diuji coba untuk menghadirkan layanan angkot yang lebih mudah diakses, aman dan terintegrasi dengan transportasi massal.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, program ini memiliki dua tujuan utama yakni menjadikan angkot sebagai transportasi pengumpan (feeder) dan memberikan alternatif transportasi yang lebih mudah bagi anak-anak, khususnya pelajar yang hendak berangkat ke sekolah.

Meski demikian, Farhan menilai sistem yang sedang diuji coba tersebut masih membutuhkan sejumlah penyempurnaan. Salah satu persoalan mendasar yang harus diselesaikan adalah perubahan model bisnis angkot agar tidak lagi bergantung pada sistem setoran harian pengemudi.

Menurutnya, sistem setoran membuat pengemudi angkot cenderung mengejar penumpang demi memenuhi target pendapatan. Ke depan, ia menginginkan model pengelolaan yang lebih baik. Salah satunya melalui sistem penggajian pengemudi sehingga pengemudi tidak perlu lagi bersaing mendapatkan penumpang di jalan.

“Bisnis model yang ideal adalah sopir angkotnya tidak mengejar setoran. Sopir angkotnya harus kita gaji. Ini yang kelihatannya masih belum ditemukan,” kata Farhan saat memberikan sambutan dan pelepasan program prioritas Angkot to School, di Balai Kota Bandung, Jumat 6 November 2026.

Farhan menjelaskan, pengembangan sistem integrasi angkot bersama ITB saat ini masih berada dalam tahap beta atau eksperimen. Pemkot Bandung sengaja mulai menjalankan uji coba untuk mengetahui berbagai kekurangan dan persoalan yang muncul sebelum sistem tersebut diterapkan secara lebih luas.

Farhan menjelaskan, uji coba perlu segera dilakukan agar proses evaluasi dan penyempurnaan tidak menghambat rencana pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung. Ia menargetkan sistem integrasi angkot sudah siap sebelum layanan BRT mulai beroperasi.

“Jangan sampai BRT sudah jadi dan beroperasi, tetapi sistem ini masih percobaan. Mumpung BRT belum operasional kita manfaatkan waktu untuk memperbaiki sistemnya,” jelasnya.

Dalam pengembangannya, Pemkot Bandung juga mengupayakan integrasi informasi perjalanan angkot dengan Google Maps. Nantinya, masyarakat dapat mengetahui pilihan angkot menuju lokasi tujuan, termasuk perkiraan waktu kedatangan kendaraan melalui aplikasi tersebut.

Farhan mengungkapkan, rencana integrasi itu membutuhkan keterlibatan aktif para pengemudi. Setiap sopir angkot diharapkan memiliki aplikasi yang terhubung dengan sistem sehingga informasi posisi kendaraan dapat diketahui pengguna secara langsung.

“Kalau bisnis modelnya benar, semua aplikasi ini akan terhubung dengan Google. Setiap sopir angkot memegang aplikasinya. Jadi, ketika masyarakat membuka Google Maps dan memilih tujuan akan terlihat angkot yang tersedia serta perkiraan waktu kedatangannya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung akan mengevaluasi pola perjalanan dan kebutuhan armada selama masa uji coba. Sistem tersebut akan terus diperbaiki berdasarkan hasil evaluasi bersama para pihak yang terlibat.

Peningkatan Aspek Keamanan Angkot

Selain kemudahan akses, aspek keamanan menjadi perhatian penting dalam pembenahan angkot. Farhan menyatakan, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan transportasi publik aman, terutama bagi empat kelompok rentan, yakni anak-anak, perempuan, lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Ia memahami masih adanya kekhawatiran orang tua untuk membiarkan anak-anak menggunakan angkot secara mandiri. Kondisi tersebut membuat banyak orang tua memilih mengantar anak menggunakan kendaraan pribadi yang turut menambah kepadatan lalu lintas.

“Pemerintah harus memastikan rasa aman itu hadir. Kalau masyarakat masih meragukan keamanannya, tugas kami adalah meningkatkan keamanan agar orang tua tidak lagi ragu membolehkan anak-anaknya naik angkot,” tuturnya. 





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/whatsapp-image-2026-11-06-at-121230-a1b7_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>22,12 Ton Ikan Mas Mati Massal di Waduk Saguling, Upwelling Diduga Jadi Penyebab</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/2212-ton-ikan-mas-mati-massal-di-waduk-saguling-upwelling-diduga-jadi-penyebab</link>
      <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 09:00:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/2212-ton-ikan-mas-mati-massal-di-waduk-saguling-upwelling-diduga-jadi-penyebab</guid>
      <category>ikan mati massal Waduk Saguling</category>
      <category> 22 ton ikan mati</category>
      <category> Waduk Saguling Bandung Barat</category>
      <category> fenomena upwelling</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Kematian massal ikan kembali terjadi di Waduk Saguling Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat. Sebanyak 22 12 ton ikan mas milik pembudidaya Keramba Ja</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kematian massal ikan kembali terjadi di Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Sebanyak 22,12 ton ikan mas milik pembudidaya Keramba Jaring Apung (KJA) dilaporkan mati dalam kurun waktu 31 Oktober hingga 2 November 2026.

Peristiwa tersebut tersebar di tujuh titik keramba. Kematian ikan diduga dipicu penurunan kualitas air akibat perubahan cuaca ekstrem dan fenomena <em>upwelling</em> atau umbalan.

Dampak paling parah terjadi di Blok Ugrem, Kecamatan Cililin. Di lokasi tersebut, jumlah ikan mas yang mati mencapai sekitar 15 ton.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat, Wiwin Aprianti, menjelaskan bahwa hujan yang turun terus-menerus diduga menyebabkan limpasan air sungai membawa material limbah menuju badan Waduk Saguling.

Kondisi tersebut membuat air waduk menjadi keruh dan kualitas perairan menurun. Akibatnya, kadar oksigen terlarut yang dibutuhkan ikan untuk bertahan hidup ikut berkurang.

<b>Kematian Ikan Tersebar di Tujuh Titik KJA</b>

Berdasarkan pendataan dari pengepul dan pembudidaya, kematian ikan terjadi di sejumlah kawasan keramba jaring apung di Waduk Saguling.

Berikut rincian jumlah ikan yang dilaporkan mati:



<ul data-spread="false"><li>Blok Ugrem, Cililin: 15 ton.

</li><li>Blok Cikadu, Cililin: 3 ton.

</li><li>Blok Bongas, Cililin: 2 ton.

</li><li>Blok Balong, Cililin: 2 ton.

</li><li>Blok Pakuwon, Desa Jati: 50 kilogram.

</li><li>Blok Cijati, Desa Saguling: 30 kilogram.

</li><li>Blok Mariuk, Desa Girimukti: 40 kilogram.

</li></ul>Total ikan yang mati mencapai 22,12 ton. Jumlah tersebut menjadi pukulan berat bagi pembudidaya yang menggantungkan penghasilan dari usaha perikanan di Waduk Saguling.

<b>Mengenal Fenomena Upwelling yang Memicu Ikan Mati Massal</b>

Fenomena <em>upwelling</em> atau umbalan merupakan pergerakan massa air dari lapisan bawah menuju permukaan. Dalam kondisi tertentu, pergerakan ini dapat membawa endapan lumpur, sisa pakan, bahan organik, dan material lain yang berada di dasar perairan.

Perubahan kondisi air tersebut dapat memengaruhi suhu, kualitas air, serta kadar oksigen terlarut. Jika oksigen turun drastis, ikan yang dibudidayakan di dalam keramba bisa mengalami stres hingga mati.

Fenomena ini menjadi salah satu ancaman bagi pembudidaya ikan di waduk, terutama ketika terjadi perubahan cuaca ekstrem atau peralihan musim.

<b>Dispernakan Minta Bangkai Ikan Segera DIangkat</b>

Untuk mencegah dampak yang lebih luas, Dispernakan KBB meminta para pembudidaya segera melakukan penanganan terhadap ikan yang mati maupun yang masih bertahan hidup.

Ikan yang masih hidup disarankan dipisahkan dari ikan mati. Selanjutnya, ikan tersebut dapat dipindahkan ke wadah pemeliharaan terpisah untuk dibesarkan kembali atau segera dipanen.

Sementara itu, bangkai ikan harus segera diangkat dari area keramba agar tidak membusuk dan memperburuk pencemaran perairan.

Ikan yang sudah tidak layak konsumsi juga perlu dikubur di lokasi yang jauh dari sumber air dan permukiman warga. Adapun ikan yang masih memenuhi standar keamanan pangan dapat dimanfaatkan untuk konsumsi dengan penanganan yang tepat.

<b>Pembudidaya Diimbau Kurangi Kepadatan Ikan</b>

Dispernakan KBB turut mengingatkan pembudidaya agar meningkatkan kewaspadaan ketika terjadi perubahan cuaca dan kondisi perairan.

Beberapa langkah antisipasi yang dianjurkan di antaranya mengurangi kepadatan ikan melalui panen sebagian, membatasi pemberian pakan menjelang potensi umbalan, serta menghentikan pemberian pakan sementara ketika fenomena tersebut berlangsung.

Jika memungkinkan, pembudidaya juga dapat menggunakan aerasi tambahan untuk membantu menjaga ketersediaan oksigen di wadah pemeliharaan.

Pemantauan kualitas air dan kondisi ikan secara berkala menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kematian massal berikutnya.

Peristiwa di Waduk Saguling ini kembali menjadi pengingat bahwa perubahan cuaca ekstrem dan penurunan kualitas air dapat berdampak besar terhadap sektor perikanan. Bagi para pembudidaya, kondisi tersebut bukan hanya mengancam hasil panen, tetapi juga keberlangsungan mata pencaharian mereka.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/ikan-mati-f440_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Harga Tiket Java United vs Persib Tembus Rp250 Ribu, Jauh Berbeda dari Laga Kandang Sebelumnya</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/harga-tiket-java-united-vs-persib-tembus-rp250-ribu-jauh-berbeda-dari-laga-kandang-sebelumnya</link>
      <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 06:56:25 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/harga-tiket-java-united-vs-persib-tembus-rp250-ribu-jauh-berbeda-dari-laga-kandang-sebelumnya</guid>
      <category>harga tiket Java United vs Persib</category>
      <category> tiket Persib di Semarang</category>
      <category> Java United vs Persib 8 November 2026</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Harga tiket pertandingan Java United FC vs Persib Bandung di Stadion Jatidiri Semarang Minggu (8 11 2026) menjadi perhatian Bobotoh. Pasalnya banderol ti</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Harga tiket pertandingan Java United FC vs Persib Bandung di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (8/11/2026), menjadi perhatian Bobotoh. Pasalnya, banderol tiket untuk laga tersebut mengalami perbedaan cukup mencolok dibandingkan harga promo pada sejumlah pertandingan kandang Java United sebelumnya.

Berdasarkan informasi penjualan yang beredar, tiket pertandingan Java United kontra Persib dibanderol mulai Rp120.000 untuk beberapa kategori tribun. Sementara itu, tiket VIP dijual seharga Rp150.000 dan kategori VVIP mencapai Rp250.000.

Kebijakan harga tersebut cukup menarik perhatian karena pada pertandingan kandang sebelumnya, Java United sempat menawarkan tiket dengan harga promo hanya Rp27.000.

<b>Daftar Harga Tiket Java United vs Persib</b>

Untuk pertandingan yang digelar di Stadion Jatidiri pada 8 November 2026, berikut rincian harga tiket yang diumumkan:

<ul><li>Tribun Timur: Rp120.000

</li><li>Tribun Barat: Rp120.000

</li><li>Tribun Selatan: Rp120.000

</li><li>VIP: Rp150.000

</li><li>VVIP: Rp250.000

</li></ul>Perbedaan harga terlihat cukup jauh jika dibandingkan dengan tiket promo Rp27.000 yang pernah diberlakukan Java United pada pertandingan kandangnya.

Dengan demikian, penonton yang ingin menyaksikan langsung pertandingan melawan Persib perlu menyiapkan anggaran lebih besar dibandingkan ketika membeli tiket pada laga promo sebelumnya.

<b>Harga Tiket Naik Dibandingkan Laga Kontra Bhayangkara dan Bali United</b>

Perhatian terhadap harga tiket ini muncul karena pada pertandingan kandang sebelumnya, Java United disebut menjual tiket dengan harga promo Rp27.000, termasuk saat menghadapi Bhayangkara dan Bali United.

Jika dibandingkan dengan harga tiket Rp120.000 untuk laga melawan Persib, terdapat selisih Rp93.000.

Perbedaan tersebut membuat pertandingan kontra Maung Bandung memiliki banderol yang jauh lebih tinggi dibandingkan harga promo yang sebelumnya ditawarkan kepada penonton.

Meski demikian, harga tiket pertandingan sepak bola dapat berbeda berdasarkan kebijakan penyelenggara, kategori tempat duduk, serta program promosi yang berlaku pada setiap pertandingan.

<b>Bobotoh Diprediksi Tetap Padati Stadion Jatidiri</b>

Meskipun harga tiket terbilang lebih mahal, antusiasme Bobotoh untuk mendukung Persib di Semarang diperkirakan tetap tinggi.

Persib memiliki basis suporter besar di berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah. Jarak Semarang yang relatif terjangkau dari sejumlah kota di Jawa Barat juga memungkinkan Bobotoh melakukan perjalanan darat untuk mendukung langsung Maung Bandung.

Kehadiran suporter Persib di Stadion Jatidiri diperkirakan bakal menambah semarak pertandingan. Apalagi, laga ini menjadi kesempatan penting bagi Persib untuk menjaga persaingan di papan atas Super League 2026/2027.

<b>Persib Bidik Poin Penting di Kandang Java United</b>

Pertandingan Java United vs Persib dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 November 2026, pukul 19.00 WIB di Stadion Jatidiri, Semarang.

Persib datang dengan modal positif setelah mengalahkan Melbourne Victory FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan AFC Champions League Two (ACL Two). Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Maung Bandung melaju ke babak 16 besar.

Kini, Persib harus kembali mengalihkan perhatian ke kompetisi domestik. Tambahan poin sangat dibutuhkan untuk menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.

Dengan tingginya antusiasme suporter dan perbedaan harga tiket yang menjadi perbincangan, pertandingan Java United kontra Persib diprediksi berlangsung menarik, baik di dalam maupun di luar lapangan.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/tiket-java-83d2_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kebakaran Rumah Terjadi di Palasari Cibiru Bandung, Laporan Diterima Damkar Pukul 21.35 WIB</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/kebakaran-rumah-terjadi-di-palasari-cibiru-bandung-laporan-diterima-damkar-pukul-2135-wib</link>
      <pubDate>Fri, 06 Nov 2026 06:19:53 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/06/kebakaran-rumah-terjadi-di-palasari-cibiru-bandung-laporan-diterima-damkar-pukul-2135-wib</guid>
      <category>kebakaran rumah Bandung</category>
      <category> kebakaran Cibiru</category>
      <category> kebakaran Palasari</category>
      <category> Jalan Cilengkrang II</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Peristiwa kebakaran menimpa sebuah bangunan rumah di Jalan Cilengkrang II RT 02 RW 05 Kelurahan Palasari Kecamatan Cibiru Kota Bandung Kamis (5 11 2026) </description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Peristiwa kebakaran menimpa sebuah bangunan rumah di Jalan Cilengkrang II, RT 02 RW 05, Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Kamis (5/11/2026) malam.

Informasi kejadian tersebut diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Kota Bandung pada pukul 21.35 WIB. Laporan kemudian langsung ditindaklanjuti oleh petugas pemadam kebakaran.

Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman warga di wilayah Palasari, Kecamatan Cibiru. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kebakaran rumah di lingkungan permukiman berpotensi membahayakan bangunan lain di sekitarnya apabila api tidak segera ditangani.

<b>Petugas Damkar Kota Bandung Tindak Lanjuti Laporan</b>

Setelah menerima laporan, Diskarmat Kota Bandung melakukan tindak lanjut terhadap kejadian kebakaran tersebut.

Penanganan oleh petugas pemadam kebakaran menjadi langkah penting untuk mengendalikan api sekaligus mencegah kemungkinan perambatan ke bangunan lain.

Hingga informasi awal ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai luas bangunan yang terdampak maupun tingkat kerusakan akibat kebakaran.

<b>Penyebab Kebakaran Masih Belum Diketahui</b>

Penyebab munculnya api di rumah tersebut juga belum dapat dipastikan. Belum ada keterangan resmi mengenai kemungkinan kebakaran dipicu korsleting listrik, kompor, atau faktor lainnya.

Informasi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa maupun korban luka juga masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, tidak meninggalkan kompor menyala, serta menjauhkan benda mudah terbakar dari sumber panas.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk memperhatikan keamanan rumah dan segera melaporkan kejadian darurat agar dapat ditangani secepat mungkin.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/kebakaran-a48c_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>STKIP Pasundan Tantang UPI di Final Campus League Futsal 2026, Pelatih Siapkan Kejutan!</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/05/stkip-pasundan-tantang-upi-di-final-campus-league-futsal-2026-pelatih-siapkan-kejutan</link>
      <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 23:05:07 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/05/stkip-pasundan-tantang-upi-di-final-campus-league-futsal-2026-pelatih-siapkan-kejutan</guid>
      <category>Campus League Futsal 2026</category>
      <description>STKIP Pasundan dan UPI melaju ke final Campus League Futsal Bandung 2026. Pelatih STKIP siapkan kejutan demi merebut gelar juara dari UPI.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Persaingan menuju gelar juara Campus League Futsal Regional Bandung 2026 semakin memanas. 

Dua tim putra, STKIP Pasundan dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), berhasil memastikan tempat di partai final setelah melewati pertandingan semifinal di GOR Futsal ITB Kampus Jatinangor, Kamis (5/11/2026).

STKIP Pasundan melangkah ke final setelah menundukkan Universitas Winaya Mukti (UNWIM) dengan skor 2-0. Sementara itu, UPI berhasil menghentikan langkah juara bertahan musim lalu, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD), dengan skor identik.

Di sektor putri, Universitas Siliwangi (UNSIL) juga memperoleh kemenangan 3-0 atas Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui keputusan walk out (WO).

STKIP Pasundan harus melewati pertandingan yang berlangsung ketat untuk mengamankan tiket final. Tingginya tensi pertandingan bahkan membuat wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning.

UNWIM yang mendapat dukungan langsung dari suporternya tampil agresif dengan melancarkan sejumlah serangan. Namun, upaya tersebut mampu diredam barisan pertahanan STKIP Pasundan yang juga beberapa kali mengancam melalui serangan balik.

STKIP sempat mendapatkan sejumlah peluang untuk mencetak gol. Akan tetapi, penampilan apik penjaga gawang UNWIM, Riszwar Sani Nur Hakim, membuat skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, STKIP Pasundan mulai mengubah pendekatan permainan dengan mengandalkan kombinasi serangan dan transisi cepat antarlini.

Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26. Berawal dari umpan panjang Muhamad Fadly, Muhamad Yusup Muharam yang berposisi sebagai anchor dan mengenakan nomor punggung 5 berhasil melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper UNWIM.

Keunggulan tersebut membuat UNWIM berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Namun, situasi justru semakin menguntungkan STKIP Pasundan.

Pada menit ke-33, Muhammad Khairul Fikri sukses menggandakan keunggulan setelah memanfaatkan serangan balik cepat yang dibangun Mohamad Fathir Pakula. Berdiri tanpa pengawalan di depan gawang, Fikri dengan mudah menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.

Skor 2-0 untuk keunggulan STKIP Pasundan bertahan hingga pertandingan selesai.

Pelatih Kepala STKIP Pasundan, Dita Oktavianto, menyebut kemenangan tersebut merupakan hasil dari kemampuan para pemain membaca kelemahan lawan. Ia mengakui timnya sempat kesulitan membongkar pertahanan UNWIM pada babak pertama.

Namun, perubahan strategi saat jeda pertandingan mampu dijalankan dengan baik oleh anak asuhnya.

“Di babak pertama pertandingan sulit karena kami sama-sama main open play. Tapi di babak kedua, saya putuskan untuk kontra strategi, kami mencoba untuk menunggu dan bermain transisi, itu menjadi titik lemah UNWIM. Mereka kurang dalam hal transisi dan itu yang kami manfaatkan untuk bisa menang hari ini,” kata Dita.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/cl5-edbc_mid.jpg" alt="">

<b>STKIP Pasundan Janjikan Kejutan untuk UPI</b>

Pada partai final yang dijadwalkan berlangsung Jumat (6/11/2026), STKIP Pasundan akan menghadapi UPI. Dita menyadari pertandingan tersebut tidak akan berjalan mudah karena kedua tim sudah cukup sering bertemu.

Bahkan, ia menganggap persaingan antara STKIP Pasundan dan UPI sudah memiliki nuansa derby. Kedua tim dinilai sama-sama memahami karakter permainan lawan karena sudah beberapa kali saling berhadapan.

Meski demikian, Dita memastikan timnya telah menyiapkan evaluasi dan strategi untuk menghadapi laga penentuan tersebut. Ia pun memberikan sinyal bahwa STKIP Pasundan akan menghadirkan kejutan bagi UPI.

“Pertemuan STKIP dengan UPI sudah seperti derby ya. Kami sudah sering ketemu dan saling mengalahkan. Kadang kami menang, kadang kami kalah. Kami sudah saling tahu kekuatan lawan. Mereka juga kadang memperbaiki kekurangannya. Kita juga tahu apa yang harus diperbaiki untuk laga besok. Pastinya besok kita akan beri kejuatan buat UPI. Besok kami harus menang,” tegasnya.

Optimisme serupa disampaikan kapten STKIP Pasundan, Muhammad Khairul Fikri. Ia mengakui pertandingan semifinal melawan UNWIM berlangsung dengan tensi tinggi. Bahkan, sejumlah pemain sempat terbawa suasana pertandingan hingga memengaruhi kondisi emosional di lapangan.

Namun, kesiapan mental serta chemistry yang sudah terbangun melalui kebersamaan dalam pertandingan sebelumnya menjadi modal penting bagi STKIP untuk keluar dari tekanan.

Pemain flank bernomor punggung 15 tersebut juga optimistis menghadapi UPI di partai final. Menurutnya, kedua tim sudah saling mengenal karakter permainan masing-masing.

“Pertandingan tadi cukup sengit, banyak kartu keluar juga ya. Mungkin karena pertandingan semifinal, teman-teman sempat terpancing emosinya. Tapi kalau bicara mentalitas, tim kami lebih siap dan chemistry-nya juga sudah terbangun karena sudah sering tanding bersama. Untuk final besok, kami sudah sering melawan UPI, beberapa pemain UPI juga bukan yang orang asing karena kami sudah saling kenal, sudah saling tahu kekuatan kekuatan masing-masing,” katanya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/cl4-511b_mid.jpg" alt="">

<b>UPI Singkirkan Juara Bertahan Lewat Dua Gol di Menit Akhir</b>

Pertandingan semifinal lainnya mempertemukan UIN SGD yang berstatus sebagai juara bertahan Campus League Futsal dengan UPI. Duel dua tim yang memiliki tradisi kuat di kompetisi futsal antarkampus tersebut berlangsung sengit hingga menit-menit akhir.

UPI tampil lebih dominan sejak awal pertandingan. Dengan mengandalkan pivot Muhamad Al Fadli, UPI beberapa kali membangun serangan melalui sisi lapangan dan menciptakan ancaman di depan gawang UIN SGD.

Meski demikian, rapatnya pertahanan kedua tim membuat tidak ada gol yang tercipta sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, UPI kembali memperoleh peluang emas melalui Mochammad Satria Ariellyadi. Sayangnya, tendangan keras yang dilepaskannya hanya membentur mistar gawang UIN SGD yang dikawal Mochamad Rossi Putra Adriansyah.

Pertandingan semakin menarik ketika memasuki 10 menit terakhir. UIN SGD yang sebelumnya lebih banyak bertahan mulai berani mengambil inisiatif serangan. Perubahan pendekatan tersebut membuat intensitas pertandingan meningkat dan sejumlah kontak fisik terjadi antarpemain.

UIN SGD sempat menciptakan beberapa peluang, tetapi belum mampu menembus rapatnya pertahanan UPI.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-39. Ilham Maulana Shalman berhasil membawa UPI unggul melalui tendangan keras yang mengarah ke sudut kanan gawang UIN SGD.

Dalam kondisi tertinggal, UIN SGD langsung menerapkan strategi power play dengan menggunakan skema flying keeper untuk mengejar ketertinggalan.

Namun, keputusan tersebut justru menjadi petaka. Memanfaatkan koordinasi serangan lawan yang kurang rapi, Lufthy Muhammad Alifha Firdaus berhasil melakukan intercept dan mengirimkan bola ke gawang UIN SGD yang sudah tidak terjaga.

Gol tersebut memastikan kemenangan UPI dengan skor 2-0 sekaligus mengakhiri perjalanan juara bertahan di kompetisi regional Bandung.

Pivot UPI, Vicky Saputra, mengaku bersyukur timnya berhasil mengatasi perlawanan UIN SGD. Pemain yang juga berkarier sebagai pemain futsal profesional bersama Proton FC Kuningan itu menilai kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi partai final sekaligus melanjutkan perjuangan menuju The Nationals.

“Menurut saya, pertandingan tadi sangat penting bagi kami. Sejak awal kami ditekankan untuk terus berjuang untuk meraih kemenangan dan merebut tahta gelar mereka sebagai juara musim lalu.Apalagi pertandingan ini menentukan untuk lolos ke The Nationals. Jadi kami diinstruksikan terus menekan pertahanan mereka supaya pola permainannya tidak
berkembang, dan Alhamdulillah kami bisa mengatasinya dan harus langsung fokus lagi di pertandingan final. Kami memang sudah lolos ke The Nationals, tapi pertandingan belum tuntas masih ada pertandingan yang harus dituntaskan lagi di besok di partai final,” kata Vicky.

<b>UNSIL Raih Kemenangan WO atas ITB</b>

Sementara itu, sektor putri Campus League Futsal Regional Bandung 2026 menerapkan format kompetisi penuh atau double round robin. Sistem tersebut berbeda dengan kategori putra yang menggunakan format single round robin sebelum memasuki fase gugur.

Pada matchday ketujuh yang berlangsung Kamis (5/11/2026), UNSIL dinyatakan menang walk out (WO) dengan skor 3-0 atas ITB setelah tuan rumah mengundurkan diri dari kompetisi.

Tambahan tiga poin membuat UNSIL mengoleksi sembilan poin dari enam pertandingan dan menempati posisi kedua klasemen sementara.

Di atas UNSIL, terdapat UPI dan STKIP Pasundan yang masih akan menjalani pertandingan terakhir pada Jumat (6/11/2026).

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/ceo-cl-6ade_mid.jpg" alt="">

<b>Campus League Bandung Diikuti 15 Kampus</b>

CEO Campus League, Ryan Gozali, mengapresiasi partisipasi sejumlah perguruan tinggi yang telah mengirimkan tim terbaiknya dalam kompetisi tahun ini.

Campus League Futsal Regional Bandung 2026 diikuti 15 kampus dengan total 329 student-athlete yang bertanding di kategori putra dan putri.

Ryan menilai penyelenggaraan di Bandung menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi antusiasme peserta maupun kualitas persaingan di lapangan. Menurutnya, semakin banyak perguruan tinggi yang mulai memberikan perhatian terhadap keberadaan Campus League sebagai wadah kompetisi olahraga mahasiswa.

Ia juga membandingkan perkembangan regional Bandung dengan penyelenggaraan sebelumnya di Surabaya dan Yogyakarta.

“Tahun kemarin Campus League Futsal hanya hadir di Jakarta dan Yogyakarta. Tahun ini, dengan tambahan Surabaya dan Bandung, kami melihat peningkatan kualitas peserta yang signifikan. Dari sisi antusiasme juga semakin membesar, kampus-kampus sudah semakin aware dengan keberadaan Campus League dan mereka sadar seberapa seriusnya kompetisi yang kami siapkan. Kita tinggal tunggu regional Jabodetabek yang juga dipenuhi tim-tim kuat sebelum nantinya melaju ke The Nationals,” katanya.

Rangkaian Campus League Futsal Regional Bandung 2026 akan mencapai puncaknya melalui pertandingan final pada Jumat (6/11/2026).

Setelah menyelesaikan kompetisi di Bandung, Campus League Futsal akan berlanjut ke regional Jabodetabek pada 10-17 November 2026.

Sementara itu, babak nasional atau The Nationals dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 25 November hingga 2 Desember 2026.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/cl1-a9e3_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title> BPBD Bandung Petakan Titik Rawan Bencana, Sejumlah Kawasan Ini Perlu Diwaspadai Saat Hujan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/05/bpbd-bandung-petakan-titik-rawan-bencana-sejumlah-kawasan-ini-perlu-diwaspadai-saat-hujan</link>
      <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 10:24:57 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/05/bpbd-bandung-petakan-titik-rawan-bencana-sejumlah-kawasan-ini-perlu-diwaspadai-saat-hujan</guid>
      <category>bpbd kota bandung</category>
      <category>banjir Bandung 2026</category>
      <description>BPBD Kota Bandung memetakan wilayah rawan banjir, longsor, dan angin kencang. Warga diminta mengenali ancaman serta menyiapkan langkah evakuasi sejak dini.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Memasuki musim penghujan, ancaman bencana hidrometeorologi mulai menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung. 

Banjir, tanah longsor, hingga angin kencang menjadi sejumlah potensi bencana yang perlu diantisipasi, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung telah memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak bencana selama musim hujan. Masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memahami prosedur penyelamatan apabila terjadi kondisi darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, mengungkapkan bahwa ancaman tanah longsor lebih banyak ditemukan di kawasan Bandung bagian utara. Wilayah yang perlu mendapat perhatian antara lain Cidadap, Cibiru, hingga Ujungberung.

Sementara itu, potensi banjir tersebar di sejumlah kawasan bagian tengah hingga utara Kota Bandung, baik di wilayah barat maupun timur.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/tangis-haru-fitrah-maulana-usai-persib-kalahkan-melbourne-victory-dipeluk-sandy-walsh">Baca Juga : Tangis Haru Fitrah Maulana Usai Persib Kalahkan Melbourne Victory, Dipeluk Sandy Walsh</a></b>

Untuk mengurangi risiko genangan dan banjir, pemerintah terus melakukan pembenahan saluran air, termasuk pengerukan drainase yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi.

“Sekarang proses pengerukan terus berjalan dilakukan oleh DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga). Mudah-mudahan itu bisa mengurangi dampak dari banjir,” ujar Didi di Balai Kota Bandung, Senin, 2 November 2026.

Didi menjelaskan, terdapat dua aspek yang menjadi perhatian dalam menghadapi ancaman bencana selama musim penghujan. Selain memperkuat kesiapan infrastruktur, pemerintah juga perlu mendorong masyarakat agar lebih tanggap terhadap potensi bencana di lingkungan tempat tinggalnya.

Dari sisi infrastruktur, pemeliharaan drainase dan saluran air harus terus dilakukan agar mampu menampung aliran air ketika curah hujan meningkat. Saluran yang tersumbat sampah maupun mengalami pendangkalan berpotensi memperparah genangan.

Adapun dari sisi masyarakat, perhatian khusus perlu diberikan kepada warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai. Mereka diminta memahami tanda-tanda alam yang menunjukkan kemungkinan peningkatan debit air hingga berisiko menyebabkan luapan sungai.

“Kenali ciri-ciri sungai ketika akan meluap. Kemudian, sudah punya rencana harus evakuasi ke mana dan bagaimana pengamanan asetnya,” jelasnya.

Ancaman bencana tersebut bukan sekadar kemungkinan. Dalam kurun waktu sepekan terakhir, BPBD Kota Bandung mencatat dua kejadian tanah longsor.

Salah satu peristiwa yang memiliki potensi risiko cukup besar terjadi di kawasan Cikalintu. Sementara kejadian lainnya berlangsung di Cidadap berupa longsoran tebing dengan dampak yang relatif terbatas.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/persib-bandung-lolos-16-besar-acl-two-kini-maung-bandung-bisa-fokus-kejar-puncak-super-league">Baca Juga : Persib Bandung Lolos 16 Besar ACL Two, Kini Maung Bandung Bisa Fokus Kejar Puncak Super League</a></b>

Selain longsor, genangan air juga masih ditemukan di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Margacinta dan Kopo. Khusus di wilayah Kopo, terdapat sekitar tiga titik genangan ketika hujan deras mengguyur Kota Bandung.

Didi mengingatkan bahwa masyarakat belum bisa mengendurkan kewaspadaan karena musim penghujan baru memasuki tahap awal. Hujan berintensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa pekan mendatang dan dapat memicu berbagai kejadian bencana.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak boleh sepenuhnya bergantung pada upaya penanganan pemerintah. Setiap keluarga perlu memiliki pemahaman mengenai potensi ancaman di lingkungan masing-masing sekaligus menyiapkan langkah penyelamatan secara mandiri.

Hal tersebut penting karena setiap jenis bencana membutuhkan tindakan perlindungan dan pola evakuasi yang berbeda.

“Kalau angin kencang, masyarakat harus berlindung di dalam rumah. Sementara kalau gempa, harus keluar rumah. Jadi, kenali jenis bencananya karena pola evakuasinya berbeda,” tuturnya.

Selain mengenali ancaman bencana, masyarakat juga diminta mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas saat hujan deras. Salah satu hal yang harus dihindari adalah menerobos genangan air karena kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan, terutama ketika kedalaman maupun kondisi jalan tidak diketahui.

BPBD mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan kondisi cuaca, memperhatikan lingkungan sekitar, serta segera mengambil langkah penyelamatan apabila muncul tanda-tanda bahaya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/rawan-banjir-bandung-11e6_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Campus League Billiard Regional Bandung 2026: Della Borong Dua Gelar, Arriza dan Kemal Melaju ke The National UniGames</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/05/campus-league-billiard-regional-bandung-2026-della-borong-dua-gelar-arriza-dan-kemal-melaju-ke-the-national-unigames</link>
      <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 09:36:09 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/05/campus-league-billiard-regional-bandung-2026-della-borong-dua-gelar-arriza-dan-kemal-melaju-ke-the-national-unigames</guid>
      <category>Campus League Billiard 2026</category>
      <category>Hasil Biliar Bandung 2026</category>
      <category>Della Felisia Marcella</category>
      <category>The National UniGames 2026</category>
      <category>Biliar mahasiswa Bandung</category>
      <description>Campus League Billiard Bandung 2026 melahirkan para juara. Della borong dua gelar, sementara Arriza dan Kemal bersiap menuju The National UniGames.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Campus League Billiard Regional Bandung 2026 melahirkan sejumlah juara dari kalangan mahasiswa. 

Della Felisia Marcella dari BINUS University dan Muhammad Arriza Dwi Septian dari UPI Sumedang menjadi dua nama yang berhasil mengamankan tiket menuju The National UniGames 2026 setelah menjuarai kategori 9 Ball.

Turnamen yang berlangsung di Covina Sport Center, Jalan Kebon Kopi, Bandung, Rabu (4/11/2026), tersebut juga menjadi panggung bagi Della untuk menunjukkan dominasinya. Selain menjadi juara 9 Ball Women's Single, mahasiswi BINUS University Bandung itu juga berhasil meraih gelar terbaik di nomor 10 Ball Women's Single.

Sementara itu, gelar juara 10 Ball Men's Single berhasil diamankan Kemal Syalendra Rambitan dari Universitas Kristen Maranatha.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/tangis-haru-fitrah-maulana-usai-persib-kalahkan-melbourne-victory-dipeluk-sandy-walsh">Baca Juga : Tangis Haru Fitrah Maulana Usai Persib Kalahkan Melbourne Victory, Dipeluk Sandy Walsh</a></b>

CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan biliar merupakan salah satu dari tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam The National UniGames. Selain itu, terdapat satu cabang olahraga ekshibisi.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/ceo-campus-league-ryan-gozali-3395_mid.jpg" alt="">

Tujuh cabang olahraga tersebut meliputi taekwondo, jujitsu, wushu, shorinji kempo, kickboxing, biliar, dan sepak bola wanita. Sementara itu, equestrian masih berstatus sebagai cabang ekshibisi.

“Kita memang ingin sedikit mengubah mindset dari olahraga kampus. Dan setelah kita explore ke federasi-federasi ternyata olahraga tersebut memiliki potensi menyumbang medali. Untuk billiard sendiri, kami melihat ada kesempatan berkembang. Bahkan sebenarnya kita punya talent level dunia Wolrd Junior Champion yang bisa berkembang tapi mereka butuh wadah. Dengan mengangkat billiard di Campus League kita juga ingin mengubah image-nya,” ujar Ryan kepada wartawan di Covina Sport Center, Rabu (04/11/2026).

Menurut Ryan, respons dari sejumlah perguruan tinggi terhadap Campus League Billiard 2026 terbilang positif. Namun, karena baru pertama kali digelar, beberapa kampus masih mengalami kesulitan dalam mencari mahasiswa yang memiliki kemampuan untuk mengikuti kompetisi tersebut.

“Jadi saya ingin memberikan ruang untuk cabor-cabor yang berprestasi tapi belum populer. Karena kan kadang-kadang mungkin tidak mainstram di TV jadi tidak tahu value-nya,” jelasnya.

Ryan juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan The National UniGames masih dalam tahap pengembangan, termasuk dalam menentukan format kompetisi untuk setiap cabang olahraga.

Pada tahun pertama ini, tidak semua cabang olahraga harus melalui babak kualifikasi regional. Beberapa di antaranya akan langsung dipertandingkan pada fase The National UniGames.

“Seperti yang tadi saya bilang, kita masih tahun pertama ya. Jadi formatnya pun belum tentu sama. Kita juga menerima feedback dari peserta, dari apa mitra-mitra kita, dari kampus. Kira-kira terbaik formatnya seperti apa. Contoh billiard ini kan ada penyisihan terus langsung ke UniGames sebagai puncaknya. Tapi kalau Jujitsu dia langsung di UniGames,” bebernya.

Campus League Billiard 2026 diselenggarakan di empat kota, yakni Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Kompetisi ini mengadopsi standar regulasi POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia) sebagai organisasi resmi yang menaungi cabang olahraga biliar di Indonesia.

Dua nomor yang dipertandingkan adalah 9 Ball dan 10 Ball. Secara teknis, keduanya mengikuti sistem pertandingan profesional, mulai dari ketentuan break, penempatan bola sasaran, hingga sistem penghitungan jumlah game atau rack untuk menentukan pemenang.

Di Bandung, turnamen hasil kolaborasi Campus League, LUGU Group, dan POBSI tersebut diikuti 26 student-athlete dari 11 perguruan tinggi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/program-smk-go-global-buka-peluang-kerja-ke-jepang-disnaker-bandung-latih-130-peserta-bahasa-jepang">Baca Juga : Program SMK Go Global Buka Peluang Kerja ke Jepang, Disnaker Bandung Latih 130 Peserta Bahasa Jepang</a></b>

Promotor Campus League Billiard 2026, Chris Lim, mengapresiasi antusiasme para peserta dalam penyelenggaraan perdana kompetisi tersebut di Bandung.

Menurutnya, turnamen ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem pembinaan olahraga biliar di Indonesia. Melalui kompetisi antarmahasiswa, diharapkan semakin banyak atlet muda yang mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan hingga berkarier secara profesional.

“Kami mengapresiasi antusiasme serta partisipasi positif yang ditunjukkan peserta dalam penyelenggaraan musim perdana Campus League Billiard, termasuk di Bandung. Turnamen ini digelar dalam rangka membangun sistem pembinaan dan jalur pengembangan atlet muda yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Indonesia. Harapan kami, Campus League Billiard dapat terus berkembang menjadi fondasi yang kuat sebagai wadah memperoleh pengalaman bertanding sekaligus berkompetisi para student-athlete untuk meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional nantinya,” ujar Chris.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/kemal2-ee4e_mid.jpg" alt="">

<b>Kemal Bangkit Setelah Tertinggal 1-3</b>

Persaingan ketat terjadi pada partai final 10 Ball Men's Single yang mempertemukan Kemal Syalendra Rambitan dari Universitas Kristen Maranatha dengan Muhammad Haliveno dari Universitas Pasundan Bandung.

Kemal akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 7-4. Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah karena dia sempat tertinggal 1-3 pada awal pertandingan.

Kemal mengakui lawannya memiliki variasi pukulan yang cukup baik. Meski demikian, ketenangan dan kemampuannya mengendalikan emosi membuat mahasiswa semester tujuh Fakultas Hukum dan Bisnis Digital tersebut mampu bangkit dan membalikkan keadaan.

“Sebenarnya di awal pertandingan banyak bola lepas, terus lawannya juga bagus, jadi harus ikutan bagus juga. Waktu udah ketinggalan skor, saya mulai login lah ke game, fokus, akhirnya bisa balik leading dan bersyukur akhirnya bisa menang,” ujarnya.

Keberhasilan menjadi juara regional Bandung menjadi modal penting bagi Kemal untuk menghadapi Campus League UniGames 2026 yang akan berlangsung bulan depan.

Dia menyadari persaingan di tingkat nasional akan jauh lebih berat karena harus berhadapan dengan para student-athlete terbaik dari berbagai daerah. Untuk itu, Kemal berencana meningkatkan intensitas latihan sekaligus memperbaiki konsistensi permainan, mental, dan pengendalian emosi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/rokok-ilegal-senilai-rp17-miliar-dimusnahkan-di-bandung-bupati-dadang-supriatna-ungkap-dampaknya">Baca Juga : Rokok Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar Dimusnahkan di Bandung, Bupati Dadang Supriatna Ungkap Dampaknya</a></b>

“Sebenarnya udah terbayang pasti di Campus League UniGames persaingannya bakal lebih keras lagi. Saya bakal lebih dinaikin porsi latihannya setiap hari. Selain itu, saya juga harus lebih stabil lagi secara pukulan, emosi dan mental. Karena menurut saya yang bisa membuat kita gagal itu karena kitanya kurang stabil dari tempo, mentalnya, emosinya, pukulannya, gitu," sambung Kemal.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/della-jawara-8ffe_mid.jpg">

<b>Della Sukses Amankan Dua Gelar Juara</b>

Di sektor putri, Della Felisia Marcella dari BINUS University Bandung tampil sebagai atlet paling dominan. Dia berhasil menyabet gelar juara pada nomor 9 Ball Women's Single dan 10 Ball Women's Single.

Pada nomor 9 Ball Women's Single, Della harus bersaing dengan Iffah Aena Hia dari Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi dan Rahayu Putri dari Institut Teknologi Harapan Bangsa Bandung.

Della berhasil mengatasi perlawanan kedua pesaingnya tersebut dengan skor masing-masing 5-1 dan 5-4 untuk memastikan gelar juara.

Keberhasilannya berlanjut pada nomor 10 Ball Women's Single. Kali ini, Della kembali berhadapan dengan Iffah Aena Hia dan sukses meraih kemenangan dengan skor 5-3.

Mahasiswi Fakultas Bisnis jurusan Creativepreneurship tersebut mengaku sangat senang bisa membawa pulang dua gelar juara sekaligus. Kini, dia mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.

“Rasanya senang banget bisa menang, puas dan lega akhirnya bisa jadi juara. Sekarang tinggal fokus untuk menuju ke The Nationals. Persiapannya, yang pasti durasi latihannya akan aku tingkatkan lagi, aku mau coba run out karena turnamen ini juga jadi prioritas aku. Aku ingin membanggakan orang tua dari biliar ini apalagi mereka sudah support juga. Aku ingin buktikan kalau bisa berprestasi di biliar,” ungkapnya.

Della juga menyambut positif penyelenggaraan Campus League Billiard 2026. Menurutnya, kompetisi tersebut memberikan kesempatan bagi atlet mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman baru dalam dunia pertandingan biliar.

“Campus League ini bisa ngelatih kita lewat pengalaman baru dan mengembangin skill kita,” ungkapnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/penyebab-motor-tidak-seimbang-atau-oleng-saat-dikendarai-komstir-bisa-jadi-biang-kerok">Baca Juga : Penyebab Motor Tidak Seimbang atau Oleng Saat Dikendarai, Komstir Bisa Jadi Biang Kerok</a></b>

Setelah menyelesaikan pertandingan regional di Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung, rangkaian Campus League Billiard 2026 akan berlanjut ke Jakarta pada 17 November 2026.

Para student-athlete yang berhasil menjadi juara di masing-masing regional selanjutnya akan bertemu pada fase The Nationals dalam ajang Campus League UniGames yang dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026.

<b>Daftar Juara Campus League Billiard Regional Bandung 2026</b>

<b>9 Ball Women's Single</b>
- Juara: Della Felisia Marcella (Universitas Bina Nusantara Bandung)
- Runner-up: Rahayu Putri (Institut Teknologi Harapan Bangsa Bandung)
- Peringkat ketiga: Iffah Aena Hia (Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi)
<b>10 Ball Women's Single</b>
- Juara: Della Felisia Marcella (Universitas Bina Nusantara Bandung)
- Runner-up: Iffah Aena Hia (Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi)
<b>9 Ball Men's Single</b>
- Juara: Muhammad Arriza Dwi Septian (Universitas Pendidikan Indonesia Sumedang)
- Runner-up: Muhammad Tsaqif Wafi Zuhair (Universitas Pasundan Bandung)
- Peringkat ketiga: Radistya Geo Farrel (Universitas Padjadjaran Bandung)
<b>10 Ball Men's Single</b>
- Juara: Kemal Syalendra Rambitan (Universitas Kristen Maranatha)
- Runner-up: Muhammad Haliveno (Universitas Pasundan Bandung)
- Peringkat ketiga: Muhammad Arriza Dwi Septian (Universitas Pendidikan Indonesia Sumedang).***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/della2-b050_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tangis Haru Fitrah Maulana Usai Persib Kalahkan Melbourne Victory, Dipeluk Sandy Walsh</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/tangis-haru-fitrah-maulana-usai-persib-kalahkan-melbourne-victory-dipeluk-sandy-walsh</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 20:20:45 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/tangis-haru-fitrah-maulana-usai-persib-kalahkan-melbourne-victory-dipeluk-sandy-walsh</guid>
      <description>TERASBANDUNG.COM Momen emosional mewarnai keberhasilan Persib Bandung mengalahkan Melbourne Victory FC dalam lanjutan AFC Champions League Two (ACL Two) 2026 2027. Penjag</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Momen emosional mewarnai keberhasilan Persib Bandung mengalahkan Melbourne Victory FC dalam lanjutan AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Penjaga gawang muda Maung Bandung, Fitrah Maulana, terlihat menangis setelah pertandingan berakhir di Stadion AAMI Park, Rabu (4/11/2026).

Di tengah kebahagiaan para pemain Persib yang merayakan kemenangan dramatis 2-1, Fitrah justru tampak larut dalam emosi. Kiper muda tersebut terlihat mendapat perhatian dari rekan-rekan setimnya, termasuk Sandy Walsh yang menghampiri dan memeluknya.

Momen itu menjadi sorotan karena Fitrah sebelumnya mengalami situasi sulit saat pertandingan berlangsung. Kesalahan dalam mengantisipasi bola pada babak kedua berujung pada gol untuk Melbourne Victory.

<b>Kesalahan Fitrah Sempat Membuat Persib Tertinggal</b>

Pertandingan melawan Melbourne Victory bukan laga yang mudah bagi Persib. Kedua tim bermain ketat pada babak pertama dan belum mampu mencetak gol hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tekanan tuan rumah semakin meningkat. Petaka bagi Persib terjadi pada menit ke-71 ketika antisipasi Fitrah terhadap bola di area pertahanan tidak berjalan sempurna.

Bola kemudian mengarah kepada pemain Melbourne Victory, Brendan Hamill, dan berujung gol bunuh diri yang dicatat atas nama Julio Cesar. Persib pun tertinggal 0-1.

Situasi tersebut tentu menjadi tekanan tersendiri bagi Fitrah yang dipercaya mengawal gawang Maung Bandung dalam pertandingan penting di Australia.

<b>Sandy Walsh Beri Dukungan kepada Fitrah Maulana</b>

Setelah pertandingan berakhir, perhatian tertuju kepada Fitrah yang terlihat menangis. Sandy Walsh kemudian menghampiri dan memberikan pelukan sebagai bentuk dukungan kepada rekan setimnya.

Momen tersebut memperlihatkan kebersamaan para pemain Persib ketika menghadapi situasi sulit. Kesalahan individu dalam pertandingan tidak seharusnya menjadi beban satu pemain saja, sebab kemenangan maupun kekalahan merupakan tanggung jawab seluruh tim.

Meski demikian, belum ada penjelasan langsung dari Fitrah mengenai perasaannya setelah pertandingan. Tangis yang terlihat diduga berkaitan dengan tekanan dan penyesalan atas kejadian yang berlangsung di lapangan.

<b>Persib Bangkit Lewat Gol Luka Menalo dan Balsa Sekulic</b>

Di tengah situasi sulit tersebut, Persib menunjukkan mental bertanding yang kuat. Maung Bandung tidak menyerah meski harus mengejar ketertinggalan di kandang lawan.

Pelatih Persib melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Luka Menalo mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85.

Drama berlanjut menjelang akhir pertandingan. Balsa Sekulic berhasil mencetak gol pada menit ke-90 dan membawa Persib berbalik unggul 2-1.

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Persib pun membawa pulang tiga poin penting dari Australia.

<b>Persib Lolos ke Babak 16 Besar ACL Two</b>

Kemenangan atas Melbourne Victory menjadi hasil yang sangat berarti bagi Persib. Tambahan tiga poin membuat Maung Bandung mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan Grup E.

Raihan tersebut sekaligus memastikan Persib melaju ke babak 16 besar ACL Two 2026/2027.

Bagi Fitrah Maulana, pertandingan ini menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya. Kesalahan memang bisa terjadi dalam sepak bola, tetapi dukungan rekan setim dan kesempatan untuk belajar menjadi bagian penting bagi perkembangan seorang pemain.

Bobotoh tentu berharap Fitrah bisa kembali bangkit, menjaga kepercayaan dirinya, dan tampil lebih baik bersama Persib pada pertandingan berikutnya.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/fitrah-4413_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Persib Bandung Lolos 16 Besar ACL Two, Kini Maung Bandung Bisa Fokus Kejar Puncak Super League</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/persib-bandung-lolos-16-besar-acl-two-kini-maung-bandung-bisa-fokus-kejar-puncak-super-league</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 19:54:41 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/persib-bandung-lolos-16-besar-acl-two-kini-maung-bandung-bisa-fokus-kejar-puncak-super-league</guid>
      <category>Foto: Instagram Persib</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Persib Bandung mendapatkan keuntungan besar setelah memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026 2027. Keberhasilan tersebu</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Persib Bandung mendapatkan keuntungan besar setelah memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Keberhasilan tersebut membuat langkah Maung Bandung di kompetisi Asia semakin terbuka sekaligus memberi peluang untuk mengatur strategi menghadapi persaingan di kompetisi domestik.

Kepastian lolos didapat setelah Persib meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Melbourne Victory di AAMI Park, Australia, Rabu (4/11/2026). Sempat tertinggal lebih dahulu, skuad Maung Bandung berhasil membalikkan keadaan melalui gol Luka Menalo dan Balsa Sekulic.

Hasil tersebut membuat Persib mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan Grup E. Raihan itu memastikan posisi Maung Bandung di zona lolos ke babak 16 besar tidak lagi bisa dikejar para pesaingnya.

<b>Persib Punya Peluang Kejar Puncak Super League</b>

Keberhasilan mengamankan tiket fase gugur ACL Two menjadi modal penting bagi Persib untuk menjaga konsistensi di berbagai kompetisi.

Di BRI Super League 2026/2027, persaingan papan atas masih berlangsung ketat. Persib berada di peringkat keempat dengan 16 poin, hanya terpaut dua angka dari Persija Jakarta yang memimpin klasemen dengan 18 poin.

Sementara itu, Dewa United berada di posisi kedua dengan 17 poin, sedangkan Bali United menempati peringkat ketiga dengan koleksi 16 poin.

Situasi tersebut membuat peluang Persib untuk memperbaiki posisi klasemen masih terbuka lebar. Kemenangan dalam pertandingan berikutnya bisa menjadi kesempatan penting bagi Maung Bandung untuk terus menekan tim-tim di atasnya.

<b>Laga Kontra Java United Jadi Kesempatan Penting</b>

Persib selanjutnya dijadwalkan menghadapi Java United FC pada Minggu, 8 November 2026, dalam lanjutan Super League.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk mempertahankan momentum positif setelah meraih kemenangan di Australia.

Persib tentu membutuhkan konsistensi jika ingin bersaing dalam perebutan posisi teratas. Terlebih, selisih poin dengan para pesaing masih sangat tipis sehingga hasil satu pertandingan dapat memengaruhi posisi di klasemen.

<b>Masih Ada Tantangan di ASEAN Club Championship</b>

Selain Super League dan ACL Two, Persib juga masih memiliki agenda di ASEAN Club Championship atau ASEAN Shopee Cup 2026/2027.

Maung Bandung dijadwalkan menjamu Shan United dari Myanmar pada 19 November 2026. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Persib di fase grup kompetisi antarklub Asia Tenggara.

Dengan tiket 16 besar ACL Two sudah berada di tangan, Persib memiliki kesempatan untuk mengatur komposisi pemain dan menjaga kebugaran skuad. Namun, bukan berarti Maung Bandung bisa menganggap remeh pertandingan tersisa di kompetisi Asia.

Setiap laga tetap penting untuk menjaga performa, kepercayaan diri, dan peluang meraih prestasi.

<b>Super League Bisa Jadi Fokus Utama Persib?</b>

Jika harus menentukan prioritas, persaingan di Super League tentu menjadi salah satu perhatian penting Persib. Kompetisi domestik masih menyisakan perjalanan panjang dan peluang untuk mengejar posisi puncak tetap terbuka.

Namun, ambisi Persib di level Asia juga tidak boleh dikesampingkan. Setelah berhasil lolos ke babak 16 besar ACL Two, Maung Bandung tentu ingin melanjutkan pencapaian tersebut sejauh mungkin.

Tantangan bagi tim pelatih adalah mengelola rotasi pemain, menjaga kondisi fisik, serta memastikan performa tim tetap stabil di tengah jadwal pertandingan yang padat.

Bobotoh tentunya berharap Persib mampu tampil maksimal di seluruh kompetisi yang diikuti. Bukan hanya menjaga peluang juara di Super League, tetapi juga membawa nama Bandung bersaing di level Asia dan Asia Tenggara.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/persib-592c_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Program SMK Go Global Buka Peluang Kerja ke Jepang, Disnaker Bandung Latih 130 Peserta Bahasa Jepang</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/program-smk-go-global-buka-peluang-kerja-ke-jepang-disnaker-bandung-latih-130-peserta-bahasa-jepang</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 14:26:16 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/program-smk-go-global-buka-peluang-kerja-ke-jepang-disnaker-bandung-latih-130-peserta-bahasa-jepang</guid>
      <category>Lowongan kerja Jepang</category>
      <category>SMK Go Global</category>
      <category>Kerja ke luar negeri</category>
      <description>Program SMK Go Global membuka peluang kerja luar negeri. Disnaker Bandung telah melatih 130 peserta bahasa Jepang sepanjang 2026.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kesempatan meniti karier di luar negeri kini semakin terbuka bagi masyarakat Indonesia. 

Salah satu program yang bisa dimanfaatkan adalah SMK Go Global, sebuah inisiatif Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk memperluas akses pekerjaan di pasar internasional.

Program tersebut tidak hanya menjadi sarana membuka peluang kerja bagi lulusan pendidikan vokasi, tetapi juga mendorong masyarakat memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan di negara tujuan.

Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Erwin, menyebut SMK Go Global menawarkan kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan karier di luar negeri.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/48-bangunan-liar-di-jalan-soekarno-hatta-bandung-dibongkar-ini-alasan-pemkot-bertindak">Baca Juga : 48 Bangunan Liar di Jalan Soekarno-Hatta Bandung Dibongkar, Ini Alasan Pemkot Bertindak</a></b>

Namun, peluang tersebut harus dibarengi persiapan yang memadai. Penguasaan bahasa asing, keterampilan teknis, serta kompetensi sesuai bidang pekerjaan menjadi sejumlah bekal penting agar calon pekerja mampu memenuhi standar yang ditetapkan negara tujuan.

Melihat kebutuhan tersebut, Disnaker Kota Bandung turut mengambil peran dalam mempersiapkan sumber daya manusia melalui program peningkatan keterampilan, termasuk pelatihan bahasa asing.

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah menyelenggarakan pelatihan bahasa Jepang. Berdasarkan keterangan resmi Disnaker Kota Bandung, sepanjang 2026 sebanyak 130 peserta telah mengikuti program pelatihan tersebut.

Pelaksanaannya dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja Sending Organization (LPK SO). Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan peluang bekerja di Jepang.

Selain kemampuan berbahasa, calon pekerja migran juga perlu memahami berbagai aspek sebelum berangkat ke negara tujuan. Mulai dari persyaratan administrasi, karakteristik budaya, lingkungan kerja, hingga mekanisme penempatan tenaga kerja.

Persiapan tersebut menjadi penting agar masyarakat tidak hanya memiliki peluang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga dapat menjalani proses penempatan secara aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/gapeka-baru-mulai-1-desember-2026-sejumlah-jadwal-perjalanan-kereta-berubah">Baca Juga : Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Sejumlah Jadwal Perjalanan Kereta Berubah</a></b>

Program SMK Go Global sendiri dirancang untuk memperkuat kesiapan tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi persaingan internasional. Pembekalan keterampilan, kemampuan bahasa asing, serta peningkatan kompetensi menjadi bagian dari upaya menciptakan calon pekerja yang lebih siap memasuki pasar kerja global.

Menariknya, meskipun menggunakan nama SMK, program ini tidak membatasi pesertanya hanya untuk lulusan sekolah menengah kejuruan. Masyarakat umum yang memenuhi persyaratan juga memiliki kesempatan untuk mengikuti program tersebut.

Bagi masyarakat yang tertarik, informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat dipantau melalui media sosial resmi Kementerian P2MI maupun Instagram BP3MI Jawa Barat di akun @bp3mi_jabar.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/smk-go-jepang-c05b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Rokok Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar Dimusnahkan di Bandung, Bupati Dadang Supriatna Ungkap Dampaknya</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/rokok-ilegal-senilai-rp17-miliar-dimusnahkan-di-bandung-bupati-dadang-supriatna-ungkap-dampaknya</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 14:00:26 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/rokok-ilegal-senilai-rp17-miliar-dimusnahkan-di-bandung-bupati-dadang-supriatna-ungkap-dampaknya</guid>
      <category>Rokok ilegal Bandung</category>
      <description>Bupati Bandung Dadang Supriatna musnahkan lebih dari 1 juta batang rokok ilegal senilai Rp1,7 miliar. Potensi kerugian negara mencapai Rp891 juta.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Bandung menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. 

Sebagai bentuk keseriusan memberantas praktik tersebut, lebih dari satu juta batang rokok tanpa ketentuan cukai resmi dimusnahkan dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Markas Komando (Mako) Satpol PP Kabupaten Bandung, Selasa (3/11/2026).

Pemusnahan barang kena cukai ilegal tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Bandung bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Madya Pabean A Bandung. Nilai keseluruhan barang yang dimusnahkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,7 miliar.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Kepala Kantor Bea Cukai Bandung, Sutikno, dan Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Uwais Qorni.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/48-bangunan-liar-di-jalan-soekarno-hatta-bandung-dibongkar-ini-alasan-pemkot-bertindak">Baca Juga : 48 Bangunan Liar di Jalan Soekarno-Hatta Bandung Dibongkar, Ini Alasan Pemkot Bertindak</a></b>

Sejumlah unsur penegak hukum dan instansi pemerintahan turut menghadiri kegiatan tersebut. Di antaranya perwakilan Satpol PP Jawa Barat, Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung Barat Ludi Awaludin, perwakilan Polresta Bandung, Kejaksaan Negeri Bandung, serta jajaran instansi terkait.

Dalam kesempatan itu, Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS memberikan apresiasi kepada petugas Satpol PP dan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penindakan. Menurutnya, keberhasilan mengamankan barang bukti dalam jumlah besar tidak terlepas dari kerja keras petugas yang harus menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

"Saya mengapresiasi Kepala Satpol PP beserta jajaran yang sudah melakukan penindakan dan pemusnahan rokok ilegal ini. Lebih dari 1 juta batang rokok berhasil diamankan berkat kesigapan petugas yang bahkan harus bermalam dan tidur di lapangan," ujar KDS.

KDS menegaskan, peredaran rokok ilegal bukan sekadar persoalan pelanggaran aturan perdagangan, melainkan juga berkaitan dengan perlindungan penerimaan negara dan pendapatan daerah.

Pasalnya, sektor hasil tembakau memberikan kontribusi besar terhadap keuangan Kabupaten Bandung melalui penerimaan pajak dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Nilai kontribusi tersebut bahkan mencapai ratusan miliar rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dana yang diterima pemerintah daerah selanjutnya dimanfaatkan untuk berbagai program kesejahteraan masyarakat. Salah satu kelompok yang menjadi perhatian adalah petani tembakau, yang mendapatkan prioritas dalam pemberian stimulus bantuan guna menjaga keberlangsungan usaha mereka.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/pemkot-bandung-siapkan-strategi-pengendalian-inflasi-jelang-nataru-ramadan-dan-lebaran-2027">Baca Juga : Pemkot Bandung Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi Jelang Nataru, Ramadan dan Lebaran 2027</a></b>

Meski demikian, upaya pengawasan di Kabupaten Bandung bukan perkara mudah. Luas wilayah serta kondisi geografis yang berbatasan dengan sejumlah daerah, seperti Garut, Sumedang, Cianjur, Kota Bandung, dan Cimahi, membuat jalur peredaran barang ilegal perlu diawasi secara lebih ketat.

Kondisi tersebut menuntut petugas untuk meningkatkan kewaspadaan. Bahkan, dalam menjalankan operasi, personel di lapangan terkadang harus berjaga hingga bermalam demi mencegah masuk dan beredarnya rokok ilegal.

Untuk memperkuat pemberantasan, Pemkab Bandung akan mengembangkan pola pengawasan yang tidak hanya mengandalkan penindakan. Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat juga akan diperluas melalui pendekatan persuasif yang melibatkan Satpol PP.

KDS mengingatkan agar seluruh petugas tetap mengutamakan cara-cara humanis ketika berhadapan dengan pedagang maupun pemasok. Penegakan aturan diharapkan berjalan tegas, tetapi tidak dilakukan dengan sikap arogan yang berpotensi memicu persoalan baru.

Sementara itu, Kepala Bea Cukai Bandung, Sutikno, mengungkapkan bahwa barang yang dimusnahkan merupakan hasil serangkaian penindakan selama 2026 melalui kerja sama berbagai instansi.

Jumlah rokok ilegal yang diamankan mencapai lebih dari satu juta batang. Dari hasil penghitungan, nilai barang tersebut mencapai lebih dari Rp1,7 miliar dengan potensi kerugian atau penerimaan negara sebesar Rp891 juta sekian.

"Barang kena cukai hasil tembakau yang dimusnahkan sejumlah lebih dari satu juta batang dengan nilai barang mencapai Rp1,7 miliar lebih serta memiliki potensi kerugian atau penerimaan negara sebesar Rp891 juta sekian," jelas Sutikno.

Ia menambahkan, pemusnahan yang dilakukan secara simbolis di Kabupaten Bandung akan dilanjutkan dengan proses pemusnahan keseluruhan menggunakan fasilitas insinerator ramah lingkungan milik PT Jasa Medivest di Dawuan, Kabupaten Karawang.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga persaingan usaha agar produk rokok legal tidak dirugikan oleh peredaran barang tanpa cukai.

Sutikno juga memaparkan besarnya penerimaan cukai yang menjadi target Jawa Barat. Dari target Rp30 triliun, sekitar Rp29 triliun di antaranya berasal dari cukai rokok. Hingga saat ini, realisasi penerimaan telah mencapai Rp27,5 triliun.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/gapeka-baru-mulai-1-desember-2026-sejumlah-jadwal-perjalanan-kereta-berubah">Baca Juga : Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Sejumlah Jadwal Perjalanan Kereta Berubah</a></b>

"Target penerimaan cukai untuk Jawa Barat sendiri mencapai Rp30 triliun, di mana Rp29 triliun berasal dari cukai rokok. Hingga saat ini sudah terealisasi Rp27,5 triliun. Pemusnahan ini penting agar tidak terjadi distorsi pasar dan penerimaan negara terlindungi," tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Uwais Qorni, menyebut pemberantasan rokok ilegal membutuhkan langkah berkelanjutan. Penindakan terhadap pelanggaran harus dibarengi peningkatan kapasitas personel serta pemahaman masyarakat mengenai aturan barang kena cukai.

Menurutnya, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pelatihan teknis bagi anggota, penguatan koordinasi lintas instansi, operasi penertiban, hingga edukasi secara berkesinambungan.

"Upaya pemberantasan barang kena cukai ilegal ini dilakukan melalui berbagai tahapan, mulai dari bimbingan teknis peningkatan kapasitas anggota, kolaborasi antarinstansi, penindakan di lapangan, hingga sosialisasi dan edukasi secara berkelanjutan kepada masyarakat," paparnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/pemusnahan-rokok-ilegal-ba45_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Penyebab Motor Tidak Seimbang atau Oleng Saat Dikendarai, Komstir Bisa Jadi Biang Kerok</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/penyebab-motor-tidak-seimbang-atau-oleng-saat-dikendarai-komstir-bisa-jadi-biang-kerok</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 13:57:57 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/penyebab-motor-tidak-seimbang-atau-oleng-saat-dikendarai-komstir-bisa-jadi-biang-kerok</guid>
      <category>penyebab motor oleng</category>
      <category> motor tidak seimbang</category>
      <category> penyebab setang motor goyang</category>
      <category> komstir motor rusak</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Motor terasa tidak seimbang setang bergetar atau seperti ingin membuang ke kiri dan kanan saat dikendarai Jangan buru buru menganggap masalah tersebut ha</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Motor terasa tidak seimbang, setang bergetar, atau seperti ingin membuang ke kiri dan kanan saat dikendarai? Jangan buru-buru menganggap masalah tersebut hanya berasal dari ban. Salah satu penyebab motor oleng yang perlu diperiksa adalah komstir atau komponen kemudi.

Motor yang terasa oleng saat melaju tentu membuat pengendara tidak nyaman. Kondisi ini bahkan bisa membahayakan keselamatan, terutama ketika motor digunakan dalam kecepatan tinggi, melewati jalan bergelombang, atau saat menikung.

Ada sejumlah komponen yang berperan menjaga kestabilan motor. Jika salah satunya mengalami kerusakan, aus, atau pemasangan yang tidak tepat, pengendalian kendaraan bisa terganggu.

Berikut beberapa penyebab motor tidak seimbang atau oleng yang perlu diketahui.

<b>1. Komstir Aus Atau Setelannya Tidak Tepat</b>

Salah satu penyebab motor terasa oleng adalah masalah pada komstir. Komponen ini merupakan bagian dari sistem kemudi yang memungkinkan setang dan roda depan bergerak ke kanan maupun kiri dengan stabil.

Komstir yang sudah aus, longgar, atau kurang pelumasan dapat membuat gerakan setang terasa tidak normal. Gejalanya bisa berupa setang terasa berat, muncul bunyi saat melewati jalan bergelombang, hingga motor terasa tidak stabil ketika melaju lurus.

Setelan komstir yang terlalu kencang juga dapat membuat kemudi terasa berat. Sebaliknya, jika terlalu longgar, bagian kemudi bisa terasa oblak dan menimbulkan bunyi ketika motor melewati jalan rusak.

Karena berkaitan langsung dengan sistem pengendalian, kondisi komstir sebaiknya segera diperiksa di bengkel. Teknisi akan menentukan apakah cukup dilakukan penyetelan dan pelumasan atau perlu penggantian bearing komstir. 

<b>2. Tekanan Angin Ban Tidak Sesuai</b>

Tekanan angin ban depan dan belakang juga berpengaruh terhadap keseimbangan motor. Ban yang kekurangan angin dapat membuat motor terasa berat dan limbung ketika dikendarai.

Sementara itu, tekanan angin yang terlalu tinggi bisa mengurangi kenyamanan dan memengaruhi bidang kontak ban dengan permukaan jalan.

Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan. Jangan hanya mengandalkan perkiraan atau mengikuti tekanan ban kendaraan lain karena setiap jenis motor bisa memiliki standar berbeda. 

<b>3. Kondisi Ban Sudah Aus atau Tidak Rata</b>

Ban yang sudah botak, retak, benjol, atau mengalami keausan tidak merata dapat mengganggu kestabilan kendaraan.

Kondisi tersebut membuat daya cengkeram ban terhadap aspal tidak optimal. Akibatnya, motor bisa terasa bergoyang, terutama ketika melaju di jalan yang tidak rata atau saat menikung.

Jika permukaan ban sudah menunjukkan kerusakan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan dan pertimbangkan penggantian.

<b>4. Velg Bengkok Akibat Menghantam Lubang</b>

Sering melewati jalan berlubang atau menghantam trotoar dengan keras bisa menyebabkan velg mengalami perubahan bentuk.

Velg yang bengkok membuat putaran roda tidak lagi sempurna. Dampaknya, motor dapat terasa bergetar atau oleng, terutama ketika kecepatan bertambah.

Pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan velg masih layak digunakan. Jika kerusakannya cukup parah atau terdapat retakan, penggantian menjadi pilihan yang lebih aman. 

<b>5. Bearing Roda Sudah Aus</b>

Bearing atau laher roda berfungsi membantu roda berputar dengan lancar. Apabila komponen ini aus, rusak, atau mengalami kelonggaran, posisi roda bisa menjadi tidak stabil.

Gejalanya antara lain muncul suara kasar dari area roda, getaran, hingga roda terasa oblak ketika diperiksa.

Bearing roda yang bermasalah sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama karena dapat memengaruhi kestabilan dan keselamatan berkendara.

<b>6. Shockbreaker atau Suspensi Bermasalah</b>

Suspensi berfungsi meredam guncangan ketika motor melewati jalan bergelombang atau berlubang.

Jika shockbreaker bocor, melemah, atau tidak bekerja dengan seimbang, motor bisa terasa limbung. Kondisi ini juga dapat membuat roda kurang optimal mempertahankan kontak dengan permukaan jalan.

Periksa apakah terdapat rembesan oli pada shockbreaker atau pantulan motor terasa berlebihan. Jika ditemukan tanda kerusakan, lakukan pemeriksaan di bengkel. 

<b>7. Posisi Roda Depan dan Belakang Tidak Sejajar</b>

Motor yang pernah mengalami benturan keras, terjatuh, atau kecelakaan bisa mengalami perubahan posisi pada bagian kaki-kaki maupun rangka.

Selain itu, pemasangan roda belakang yang tidak tepat atau komponen lengan ayun yang bermasalah juga dapat memengaruhi kelurusan roda.

Akibatnya, motor bisa cenderung menarik ke satu sisi meskipun setang sudah diarahkan lurus. Pemeriksaan kelurusan roda dan rangka perlu dilakukan oleh teknisi berpengalaman. 

<b>Jangan Abaikan Motor yang Teras Oleng</b>

Motor yang tidak seimbang bukan sekadar mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen penting kendaraan.

Jika motor mulai terasa oleng, jangan memaksakan berkendara dalam kecepatan tinggi. Kurangi kecepatan secara bertahap, berhenti di tempat aman, kemudian periksa kondisi ban dan roda.

Apabila gejalanya masih terasa, segera bawa motor ke bengkel untuk pemeriksaan menyeluruh, terutama pada bagian komstir, bearing roda, velg, dan suspensi.

Perawatan berkala juga penting dilakukan agar kerusakan bisa diketahui lebih awal. Dengan kondisi motor yang terawat, perjalanan sehari-hari akan terasa lebih nyaman dan aman.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/ban-botak-a841_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Khasiat Jus Nanas Campur Jahe dan Madu, Minuman Alami yang Kaya Nutrisi dan Baik untuk Tubuh</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/khasiat-jus-nanas-campur-jahe-dan-madu-minuman-alami-yang-kaya-nutrisi-dan-baik-untuk-tubuh</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 13:51:21 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/khasiat-jus-nanas-campur-jahe-dan-madu-minuman-alami-yang-kaya-nutrisi-dan-baik-untuk-tubuh</guid>
      <category>jus nanas campur jahe dan madu</category>
      <category> manfaat jus nanas jahe</category>
      <category> khasiat nanas dan madu</category>
      <category> minuman herbal alami</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Jus nanas campur jahe dan madu menjadi salah satu pilihan minuman alami yang menarik untuk dikonsumsi sehari hari. Perpaduan rasa manis dan asam dari nan</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Jus nanas campur jahe dan madu menjadi salah satu pilihan minuman alami yang menarik untuk dikonsumsi sehari-hari. Perpaduan rasa manis dan asam dari nanas, sensasi hangat jahe, serta madu sebagai pemanis alami membuat minuman ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga mengandung sejumlah nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.

Ketiga bahan tersebut memiliki kandungan alami yang berbeda. Nanas dikenal sebagai buah yang mengandung vitamin C dan enzim bromelain. Sementara itu, jahe memiliki senyawa bioaktif seperti gingerol yang banyak diteliti karena aktivitas antioksidannya. Madu juga mengandung berbagai senyawa alami, meskipun tetap termasuk sumber gula tambahan.

Jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang, jus nanas campur jahe dan madu dapat menjadi variasi minuman yang menyegarkan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

<b>1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Vitamin C</b>

Nanas merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C. Nutrisi ini memiliki peran penting dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh.

Vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen, membantu proses penyembuhan luka, serta melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Mengonsumsi jus nanas tanpa tambahan gula berlebihan dapat menjadi salah satu cara menikmati asupan vitamin C dari buah.

<b>2. Mengandung Antioksidan untuk Melindungi Sel Tubuh</b>

Nanas dan jahe sama-sama memiliki kandungan senyawa yang beraktivitas sebagai antioksidan.

Pada nanas, kandungan vitamin C membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Sementara itu, jahe memiliki senyawa gingerol yang banyak diteliti terkait aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.

Kombinasi kedua bahan tersebut dapat melengkapi asupan senyawa alami dari makanan sehari-hari.

Namun, manfaat antioksidan dari minuman ini tidak berarti dapat mencegah atau menyembuhkan semua penyakit.

<b>3. Jahe Berpotensi Membantu Mengurangi Mual</b>

Salah satu manfaat jahe yang cukup banyak diteliti adalah kemampuannya membantu mengurangi rasa mual.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jahe berpotensi membantu meredakan mual, terutama pada kondisi tertentu seperti mual selama kehamilan.

Kandungan gingerol dan senyawa aktif lainnya diduga berperan dalam efek tersebut.

Meski demikian, penelitian mengenai manfaat jahe umumnya menggunakan bentuk dan dosis tertentu. Efek yang sama belum tentu diperoleh hanya dengan meminum jus nanas campur jahe.

<b>4. Enzim Bromelain pada Nanas Membantu Memecah Protein</b>

Nanas mengandung enzim bromelain, yaitu kelompok enzim yang berfungsi memecah protein menjadi bagian yang lebih kecil.

Bromelain banyak diteliti karena potensi manfaatnya dalam proses pencernaan protein dan aktivitas antiinflamasi.

Meski demikian, bukti klinis mengenai manfaat bromelain yang dikonsumsi melalui makanan masih terbatas untuk sejumlah kondisi kesehatan.

Karena itu, jus nanas tidak sebaiknya dianggap sebagai obat gangguan pencernaan atau peradangan.

<b>5. Madu Menjadi Pemanis Alami</b>

Madu sering digunakan sebagai alternatif gula pasir dalam berbagai minuman tradisional.

Selain memberikan rasa manis, madu mengandung sejumlah senyawa alami, termasuk komponen antioksidan.

Dalam campuran jus nanas dan jahe, madu membantu menyeimbangkan rasa asam nanas dan sensasi pedas jahe.

Namun, madu tetap mengandung gula sehingga penggunaannya perlu dibatasi, terutama bagi orang yang sedang mengontrol kadar gula darah.

<b>Cara Membuat Jus Nanans Campur Jahe dan Madu</b>

Minuman ini cukup mudah dibuat menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah.

Bahan-bahan:

<ul data-spread="false"><li>200 gram nanas matang yang sudah dipotong.

</li><li>1 ruas jahe ukuran kecil.

</li><li>1 sendok teh madu.

</li><li>150–200 ml air matang.

</li><li>Es batu secukupnya jika ingin disajikan dingin.

</li></ul>Cara membuat:

<ol data-spread="false" start="1"><li>Cuci bersih nanas dan jahe sebelum digunakan.

</li><li>Potong nanas menjadi bagian kecil.

</li><li>Kupas jahe, kemudian iris tipis.

</li><li>Masukkan nanas, jahe, dan air matang ke dalam blender.

</li><li>Haluskan hingga tercampur merata.

</li><li>Tambahkan madu secukupnya.

</li><li>Blender kembali sebentar, kemudian tuangkan ke dalam gelas.

</li><li>Tambahkan es batu sesuai selera.

</li></ol>Jus nanas jahe madu sebaiknya langsung dikonsumsi setelah dibuat agar kesegaran dan kualitas rasanya tetap terjaga.

Jika ingin mendapatkan manfaat serat buah yang lebih optimal, sebaiknya jus tidak disaring.

<b>Kapan Waktu Terbaik Minum Jus Nanas Jahe dan Madu?</b>

Jus nanas campur jahe dan madu dapat dinikmati pada pagi atau siang hari sebagai bagian dari menu makanan sehari-hari.

Namun, tidak ada bukti ilmiah yang memastikan bahwa minum ramuan ini pada waktu tertentu memberikan khasiat lebih besar.

Bagi orang yang memiliki lambung sensitif atau mudah mengalami refluks asam, sebaiknya berhati-hati karena nanas bersifat asam dan jahe dapat memicu rasa tidak nyaman atau heartburn pada sebagian orang.

<b>Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengonsumsinya</b>

Meskipun menggunakan bahan alami, jus nanas campur jahe dan madu tidak selalu cocok untuk semua orang.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

<ul data-spread="false"><li>Jangan menambahkan madu secara berlebihan karena tetap mengandung gula.

</li><li>Penderita diabetes perlu memperhitungkan kandungan gula dari nanas dan madu.

</li><li>Orang yang memiliki alergi nanas atau jahe sebaiknya menghindari bahan tersebut.

</li><li>Jahe dapat menimbulkan efek samping seperti rasa panas di dada, ketidaknyamanan perut, atau diare pada sebagian orang.

</li><li>Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah atau obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi jahe dalam jumlah besar atau bentuk suplemen.

</li><li>Madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah satu tahun karena risiko botulisme.

</li></ul>Pada akhirnya, jus nanas campur jahe dan madu dapat menjadi pilihan minuman rumahan yang menyegarkan dengan kandungan nutrisi dari bahan-bahan alami.

Namun, minuman ini bukan pengganti obat maupun terapi medis. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal, tetap imbangi dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik teratur, tidur cukup, dan kebiasaan hidup sehat.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/jus-nanas-3cdd_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemkot Bandung Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi Jelang Nataru, Ramadan dan Lebaran 2027</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/pemkot-bandung-siapkan-strategi-pengendalian-inflasi-jelang-nataru-ramadan-dan-lebaran-2027</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 13:45:01 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/pemkot-bandung-siapkan-strategi-pengendalian-inflasi-jelang-nataru-ramadan-dan-lebaran-2027</guid>
      <category>Inflasi Kota Bandung</category>
      <category>Pengendalian inflasi Bandung</category>
      <category>Harga bahan pokok Bandung</category>
      <description>Pemkot Bandung memperkuat pengendalian inflasi jelang Nataru, Imlek, Ramadan dan Lebaran 2027. Stok beras surplus 35.000 ton, harga tetap diawasi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung mulai memasang strategi untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga kebutuhan masyarakat menjelang pergantian tahun hingga memasuki 2027.

Sejumlah periode yang diperkirakan meningkatkan aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat menjadi perhatian pemerintah. Mulai dari Natal dan Tahun Baru (Nataru), Tahun Baru Imlek, Ramadan, Idulfitri 2027, hingga pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa menjaga stabilitas harga merupakan bagian penting dari upaya membangun perekonomian yang sehat. 

Menurutnya, peningkatan pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan kemampuan pemerintah mengendalikan inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/48-bangunan-liar-di-jalan-soekarno-hatta-bandung-dibongkar-ini-alasan-pemkot-bertindak">Baca Juga : 48 Bangunan Liar di Jalan Soekarno-Hatta Bandung Dibongkar, Ini Alasan Pemkot Bertindak</a></b>

Data Oktober 2026 menunjukkan inflasi tahunan atau year on year Kota Bandung berada di angka 2,95 persen. Adapun inflasi tahun kalender atau year to date tercatat 2,18 persen, sementara pertumbuhan ekonomi semester II mencapai 5,78 persen.

“Pada dasarnya, kita ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan ekonominya harus berkualitas. Salah satu syaratnya adalah pertumbuhan ekonomi harus disertai dengan tingkat inflasi yang terkendali,” kata Farhan saat Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Kota Bandung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, Selasa (3/11/2026).

Farhan menjelaskan, lima momentum yang berlangsung dalam rentang waktu berdekatan tersebut berpotensi meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap berbagai barang dan jasa. 

Kondisi ini perlu diantisipasi agar lonjakan permintaan tidak berujung pada kenaikan harga yang sulit dikendalikan.

Untuk mengantisipasinya, Pemkot Bandung bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan harga, menjaga ketersediaan bahan pangan, serta memastikan distribusi komoditas berjalan lancar dari pasar induk menuju pasar tradisional.

Langkah tersebut juga akan diperkuat melalui koordinasi dengan Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Salah satu komoditas yang mendapat perhatian khusus adalah beras. Pemkot Bandung memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tersebut masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/gapeka-baru-mulai-1-desember-2026-sejumlah-jadwal-perjalanan-kereta-berubah">Baca Juga : Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Sejumlah Jadwal Perjalanan Kereta Berubah</a></b>

Saat ini, harga rata-rata beras di Kota Bandung tercatat Rp13.585 per kilogram. Angka tersebut sekitar Rp85 lebih tinggi dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET). Kendati demikian, pasokan beras diklaim masih aman dengan surplus mencapai sekitar 35.000 ton dari berbagai jenis, termasuk beras SPHP hingga premium.

“Kita pastikan stoknya ada. Stok beras banyak sekali. Kita punya surplus beras sampai 35.000 ton,” ujarnya.

Di luar komoditas pangan, pemerintah juga mencermati sejumlah kelompok pengeluaran yang turut memberikan pengaruh terhadap inflasi. 

Beberapa di antaranya adalah bahan bakar minyak (BBM), biaya kontrak dan sewa rumah, kos-kosan, sigaret kretek putih, emas perhiasan, serta tarif transportasi udara.

Farhan turut menyoroti perkembangan sektor penerbangan yang menjadi salah satu komponen penyumbang inflasi. 

Hingga Senin sebelum rapat berlangsung, jumlah penumpang pesawat tercatat sekitar 2.200 orang setiap hari. Peningkatan tersebut sejalan dengan bertambahnya pilihan destinasi penerbangan domestik.

Mobilitas masyarakat menuju dan meninggalkan Bandung juga menunjukkan aktivitas ekonomi yang cukup besar. Berdasarkan catatan hingga Oktober 2026, terdapat sekitar 18 juta perjalanan masuk ke Kota Bandung dan 14 juta perjalanan keluar.

Selisih sekitar empat juta perjalanan tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/bpbd-petakan-wilayah-rawan-bencana-warga-diminta-siaga-hadapi-musim-hujan">Baca Juga : BPBD Petakan Wilayah Rawan Bencana, Warga Diminta Siaga Hadapi Musim Hujan</a></b>

<b>BI Nilai Inflasi Bandung Masih Terkendali</b>

Upaya Pemkot Bandung dalam menjaga stabilitas harga mendapat apresiasi dari Bank Indonesia. Kepala Perwakilan Wilayah BI Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menilai kondisi inflasi Kota Bandung hingga Oktober 2026 masih berada dalam situasi terkendali.

BI juga memperkirakan inflasi sepanjang 2026 tetap berada dalam rentang sasaran. Sinergi dengan pemerintah daerah dan TPID akan terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai risiko menjelang akhir tahun.

“Kita lihat inflasi Kota Bandung masih terkendali dengan inflasi tahun kalender (year to date) sebesar 2,18 persen, kami perkirakan inflasi pada 2026 ini masih berada dalam rentang sasaran,” ujar Junanto.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Bandung, Nevi Hendri, mengingatkan bahwa kebutuhan barang dan jasa di Bandung tidak hanya berasal dari penduduk yang menetap. 

Karakteristik Bandung sebagai kota jasa membuat permintaan juga dipengaruhi wisatawan dan masyarakat yang melakukan perjalanan pulang-pergi atau komuter.

Bahkan, jumlah perjalanan masuk wisatawan ke Bandung diperkirakan mencapai sekitar dua juta setiap bulannya. Tingginya mobilitas tersebut membuat kebutuhan pangan harus dihitung dengan mempertimbangkan seluruh aktivitas masyarakat yang datang ke Kota Bandung.

“Kota Bandung sebagai kota jasa tidak hanya dipengaruhi permintaan penduduk lokal tetapi juga wisatawan dan penduduk komuter, kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan terutama bahan makanan sehingga ketersediaan pangan harus memperhitungkan seluruh aktivitas masyarakat masuk ke Kota Bandung,” ungkap Nevi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/03/batam-bandung-kini-terhubung-penerbangan-langsung-segini-harga-tiket-dan-jadwalnya">Baca Juga : Batam - Bandung Kini Terhubung Penerbangan Langsung, Segini Harga Tiket dan Jadwalnya</a></b>

Nevi juga menilai keberadaan dua pasar induk di Kota Bandung menjadi modal penting untuk menjaga kestabilan pasokan. Kedua fasilitas tersebut perlu dioptimalkan agar distribusi bahan pangan ke pasar-pasar tradisional dapat berlangsung lebih efektif.

“Kita memiliki keuntungan strategis dengan adanya dua pasar induk. Bagaimana kita bisa memerankan fungsi pasar induk sebagai katalisator penjaga stabilitas rantai pasok ke pasar-pasar yang ada di Kota Bandung,” katanya.

Dari tingkat provinsi, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Jawa Barat, Budi Kurnia, menyebut Bandung memiliki karakteristik ekonomi dan mobilitas masyarakat yang kompleks. 

Hal tersebut membuat variabel yang digunakan dalam penghitungan inflasi di Kota Bandung lebih beragam dibandingkan daerah lainnya di Jawa Barat.

“Dari 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, Kota Bandung memiliki kompleksitas variabel yang paling banyak dalam penghitungan inflasi. Oleh karena itu, kita fokus ke Kota Bandung,” ujar Budi.***


]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/ilustrasi-ai-e9b1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>48 Bangunan Liar di Jalan Soekarno-Hatta Bandung Dibongkar, Ini Alasan Pemkot Bertindak</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/48-bangunan-liar-di-jalan-soekarno-hatta-bandung-dibongkar-ini-alasan-pemkot-bertindak</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 13:33:08 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/48-bangunan-liar-di-jalan-soekarno-hatta-bandung-dibongkar-ini-alasan-pemkot-bertindak</guid>
      <category> Pemkot Bandung</category>
      <category>Satpol PP Bandung</category>
      <category> penertiban PKL Bandung</category>
      <description>Pemkot Bandung menertibkan 48 bangunan liar dan lapak PKL di Jalan Soekarno-Hatta untuk mengembalikan fungsi trotoar dan saluran drainase kota.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Penataan kawasan Jalan Soekarno-Hatta kembali dilakukan Pemerintah Kota Bandung. 

Sebanyak 48 bangunan liar dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menempati fasilitas umum menjadi sasaran pembongkaran dalam operasi penertiban pada Selasa, 3 November 2026.

Penertiban yang melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung bersama aparat Kecamatan Panyileukan tersebut difokuskan pada bangunan yang berdiri di atas trotoar dan area saluran drainase.

Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas publik yang selama ini digunakan untuk aktivitas berdagang. Selain mengganggu kenyamanan pejalan kaki, keberadaan bangunan di atas saluran air juga berpotensi menghambat aliran drainase.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/gapeka-baru-mulai-1-desember-2026-sejumlah-jadwal-perjalanan-kereta-berubah">Baca Juga : Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Sejumlah Jadwal Perjalanan Kereta Berubah</a></b>

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mengembalikan ruang publik sesuai peruntukannya. 

Penertiban juga melibatkan berbagai unsur pemerintahan, mulai dari aparat kewilayahan hingga instansi di tingkat provinsi.

"Hari ini kita bersama jajaran kewilayahan, Forkopimcam Panyileukan, dinas terkait tingkat Kota Bandung, Satgas Linmas, Gober, hingga dukungan dari Satpol PP Provinsi Jawa Barat melakukan pembongkaran dan penataan bangunan liar. Intinya, kita ingin mengembalikan fungsi ruang publik kepada masyarakat. Trotoar adalah hak pejalan kaki, dan drainase harus berfungsi optimal untuk mencegah penyumbatan," ujar Bambang Sukardi di lokasi penertiban.

Bambang menegaskan, operasi tersebut bukan hanya menyasar satu kawasan. Pemerintah Kota Bandung berencana melanjutkan penataan di wilayah lainnya, mencakup 30 kecamatan dan 151 kelurahan di Kota Bandung.

Program tersebut menjadi bagian dari agenda penataan kota yang dijalankan Pemkot Bandung bersama Gubernur Jawa Barat.

Sementara itu, Camat Panyileukan, Yayan Rustandi, menjelaskan bahwa pembongkaran tidak dilakukan secara mendadak. Sebelum petugas turun ke lapangan, pihak kecamatan telah menjalankan sejumlah tahapan pemberitahuan dan komunikasi dengan para pedagang.

Sebanyak 48 pemilik PKL sebelumnya telah diundang dalam rapat koordinasi di kantor Kecamatan Panyileukan. Dalam pertemuan tersebut, para pedagang meminta tambahan waktu selama 10 hari untuk menindaklanjuti pemberitahuan pemerintah.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/03/bpbd-ungkap-7-wilayah-rawan-banjir-dan-longsor-di-bandung-warga-diminta-waspada">Baca Juga : BPBD Ungkap 7 Wilayah Rawan Banjir dan Longsor di Bandung, Warga Diminta Waspada!</a></b>

"Dalam rapat koordinasi, para pedagang sempat meminta tenggang waktu 10 hari. Setelah melewati batas waktu tersebut, proses dialihkan ke Satpol PP Kota Bandung yang kemudian menindaklanjutinya dengan penerbitan Surat Peringatan (SP) 1, SP 2, hingga SP 3 yang disampaikan secara door to door oleh petugas kewilayahan," jelas Yayan.

Pemerintah kecamatan kemudian menyerahkan proses penindakan kepada Satpol PP Kota Bandung setelah tahapan pemberitahuan dan tenggang waktu berakhir.

Pelaksanaan penertiban di Jalan Soekarno-Hatta juga membutuhkan koordinasi khusus karena kawasan tersebut merupakan jalur arteri dengan volume kendaraan yang tinggi. 

Faktor keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian agar proses pembongkaran tidak menimbulkan gangguan lalu lintas maupun risiko bagi masyarakat.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/03/farhan-minta-camat-dan-lurah-siaga-hadapi-ancaman-banjir-dan-longsor-di-bandung">Baca Juga : Farhan Minta Camat dan Lurah Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor di Bandung</a></b>

Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Bandung menargetkan kawasan timur kota menjadi lebih tertata. Selain mengembalikan ruang bagi pejalan kaki, pembenahan drainase diharapkan dapat berjalan optimal sehingga fasilitas umum bisa kembali dimanfaatkan sesuai fungsinya.

Penertiban ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki wajah Kota Bandung, khususnya di kawasan yang menjadi salah satu akses utama masuk ke kota dari arah timur.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/bangunan-liar-pkl-8fc6_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Gapeka Baru Mulai 1 Desember 2026, Sejumlah Jadwal Perjalanan Kereta Berubah</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/gapeka-baru-mulai-1-desember-2026-sejumlah-jadwal-perjalanan-kereta-berubah</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 12:42:16 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/gapeka-baru-mulai-1-desember-2026-sejumlah-jadwal-perjalanan-kereta-berubah</guid>
      <category>Jadwal kereta api</category>
      <category>pt kai</category>
      <category>daop 2 bandung</category>
      <description>PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 pada 1 Desember 2026 nanti.&#13;
</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai memberlakukan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 pada 1 Desember 2026 nanti.

Penerapan Gapeka baru ini merupakan kebijakan PT KAI secara terpusat yang diterapkan secara operasional di seluruh wilayah kerja KAI di Pulau Jawa melalui Daerah Operasi (Daop) dan di Pulau Sumatera melalui Divisi Regional (Divre).

Pemberlakuan Gapeka 2026 dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan layanan perjalanan kereta api bagi masyarakat, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa KA.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo mengatakan penerapan Gapeka baru merupakan bagian dari upaya KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan transportasi kereta api agar semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Gapeka 2026 merupakan penyesuaian pola perjalanan kereta api yang dilakukan secara terpusat oleh KAI. Melalui penerapan Gapeka baru ini, KAI berupaya menghadirkan layanan perjalanan yang semakin optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa KA,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan, tiket perjalanan kereta api dengan jadwal Gapeka 2026 sudah dapat dipesan mulai 1 November 2026 melalui aplikasi Access by KAI. Oleh karena itu, masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mulai 1 Desember 2026 diimbau untuk memperhatikan jadwal terbaru sebelum melakukan pemesanan tiket.

Di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung, terdapat sejumlah perubahan pada Gapeka 2026 menggantikan Gapeka 2025 yang perlu diketahui masyarakat.

Terdapat perpanjangan relasi KA Pangandaran yang semula Banjar-Gambir PP menjadi Sidareja–Gambir PP. Perpanjangan relasi ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju kawasan wisata di Bumi Priangan Timur, termasuk Pantai Pangandaran, maupun masyarakat yang akan bepergian dari wilayah tersebut menuju Bandung maupun Jakarta.

“Perpanjangan relasi KA Pangandaran menjadi Sidareja–Gambir PP diharapkan memberikan kemudahan dan pilihan perjalanan yang semakin luas bagi masyarakat. Kami berharap layanan ini dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong kunjungan wisata ke berbagai destinasi di wilayah Priangan Timur,” jelas Kuswardojo.

Selain itu, pada Gapeka 2026 perjalanan KA Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang PP menjadi perjalanan reguler yang terdapat dalam daftar Gapeka 2026 setelah sebelumnya merupakan penambahan perjalanan baru pada Gapeka 2025.

Perpanjangan relasi juga terjadi untuk KA Commuter Line Bandung Raya, kini relasi perjalanannya yang semula terdapat relasi Padalarang-Kiaracondong PP menjadi Padalarang-Cicalengka PP. Sehingga untuk semua KA Commuter Line Bandung Raya di wilayah Daop 2 Bandung ini relasinya adalah Padalarang-Cicalengka PP.

Kuswardojo menjelaskan, selain perubahan nama dan relasi kereta api, hampir seluruh perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal Commuter Line di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung mengalami perubahan jadwal keberangkatan pada Gapeka 2026.

Masyarakat diimbau untuk mencermati jadwal perjalanan terbaru sebelum melakukan perjalanan, karena jadwal keberangkatan pada Gapeka 2026 berbeda dengan jadwal yang berlaku sebelumnya.

Informasi jadwal perjalanan KA Jarak Jauh dapat dilihat melalui aplikasi Access by KAI pada menu perjalanan KA Antar Kota. Sementara itu, untuk perjalanan KA Lokal dan Commuter Line, masyarakat dapat melihat jadwal melalui menu KA Lokal. Untuk perjalanan KA Jarak Jauh tiket dapat dipesan sejak H-45 atau 45 hari sebelum tanggal keberangkatan, sedangkan untuk perjalanan KA Lokal tiket dapat dipesan sejak H-7 atau seminggu sebelum tanggal keberangkatan.

“Untuk itu, kami mengingatkan kepada semua pengguna jasa kereta api untuk lebih teliti saat melakukan pemesanan pada grafik perjalanan kereta api baru, terutama terkait dengan keberangkatan maupun kedatangan di wilayah Daerah Operasi 2 Bandung. Dengan mengetahui jadwal terbaru, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan menghindari risiko tertinggal kereta,” tutur Kuswardojo.

Secara keseluruhan, jumlah perjalanan kereta api di wilayah kerja KAI Daop 2 Bandung pada Gapeka 2026 tidak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan Gapeka sebelumnya, yakni sebanyak 184 perjalanan KA setiap hari. Jumlah tersebut terdiri dari:

* KA Jarak Jauh sebanyak 50 perjalanan.
* KA Lokal sebanyak 60 perjalanan.
* KA Feeder sebanyak 72 perjalanan.
* KA Barang (Parcel Selatan) sebanyak 2 perjalanan.

Dengan tetap beroperasinya 184 perjalanan KA setiap hari, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen menjaga kelancaran operasional sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau seluruh masyarakat pengguna jasa KA untuk merencanakan perjalanan dengan baik, melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi, serta memastikan kembali jadwal keberangkatan sesuai Gapeka 2026.

“KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, nyaman, tepat waktu, dan berkesan bagi seluruh pengguna jasa KA. Kami berharap penerapan Gapeka 2026 dapat memberikan kemudahan dan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutup Kuswardojo.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/whatsapp-image-2026-11-04-at-122258-2d9f_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>BPBD Petakan Wilayah Rawan Bencana, Warga Diminta Siaga Hadapi Musim Hujan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/bpbd-petakan-wilayah-rawan-bencana-warga-diminta-siaga-hadapi-musim-hujan</link>
      <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 11:48:26 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/04/bpbd-petakan-wilayah-rawan-bencana-warga-diminta-siaga-hadapi-musim-hujan</guid>
      <category>bpbd</category>
      <category>bpbd kota bandung</category>
      <description>Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir, tanah longsor</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Masyarakat di wilayah rawan diminta meningkatkan kesiapsiagaan serta memahami langkah evakuasi untuk mengurangi risiko bencana.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan sejumlah wilayah di Kota Bandung memiliki kerawanan terhadap bencana hidrometeorologi. Potensi tanah longsor umumnya berada di kawasan utara, mulai dari Cidadap hingga wilayah Cibiru dan Ujungberung.

Sedangkan potensi banjir tersebar di kawasan tengah hingga bagian utara Kota Bandung, baik wilayah barat maupun timur. Karena itu, upaya pemeliharaan infrastruktur drainase dan saluran air menjadi salah satu langkah penting untuk mengantisipasi dampak curah hujan tinggi.

“Sekarang proses pengerukan terus berjalan dilakukan oleh DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga). Mudah-mudahan itu bisa mengurangi dampak dari banjir,” kata Didi di Balai Kota Bandung, Senin, 2 November 2026.

Didi menjelaskan, terdapat dua pendekatan utama dalam mitigasi bencana saat memasuki musim hujan. Pertama, dari sisi infrastruktur melalui pemeliharaan saluran air agar kapasitasnya tetap optimal dan tidak terganggu sampah maupun sedimentasi.

Kedua, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar sempadan sungai. Masyarakat perlu mengenali tanda-tanda kenaikan debit air yang berpotensi menyebabkan sungai meluap serta menyiapkan rencana evakuasi apabila kondisi darurat terjadi.

“Kenali ciri-ciri sungai ketika akan meluap. Kemudian, sudah punya rencana harus evakuasi ke mana dan bagaimana pengamanan asetnya,” jelasnya.

Terkait kejadian dalam sepekan terakhir, Didi menyebut, terdapat dua kejadian tanah longsor. Salah satu kejadian yang memiliki risiko cukup besar terjadi di kawasan Cikalintu. Sedangkan kejadian di Cidadap berupa longsoran tebing dengan dampak yang relatif terbatas.

Adapun genangan air masih terjadi di sejumlah titik, di antaranya kawasan Margacinta dan Kopo. Di kawasan Kopo, tercatat sekitar tiga titik genangan saat hujan deras mengguyur Kota Bandung.

Menurut Didi, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih perlu diwaspadai dalam beberapa pekan ke depan. Mengingat musim penghujan baru memasuki tahap awal, potensi bencana hidrometeorologi masih dapat terjadi.

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan penanganan pemerintah, tetapi juga mempersiapkan langkah penyelamatan secara mandiri. Warga perlu mengenali jenis ancaman bencana di lingkungan masing-masing karena setiap jenis bencana membutuhkan pola evakuasi yang berbeda.

“Kalau angin kencang, masyarakat harus berlindung di dalam rumah. Sementara kalau gempa, harus keluar rumah. Jadi, kenali jenis bencananya karena pola evakuasinya berbeda,” tuturnya.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak menerobos genangan air saat hujan deras karena kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/whatsapp-image-2026-11-04-at-113749-ef95_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Batam - Bandung Kini Terhubung Penerbangan Langsung, Segini Harga Tiket dan Jadwalnya</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/03/batam-bandung-kini-terhubung-penerbangan-langsung-segini-harga-tiket-dan-jadwalnya</link>
      <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 16:47:37 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/03/batam-bandung-kini-terhubung-penerbangan-langsung-segini-harga-tiket-dan-jadwalnya</guid>
      <category>Penerbangan Batam Bandung</category>
      <category>Tiket pesawat Batam Bandung</category>
      <category>Jadwal Super Air Jet</category>
      <category>Rute langsung Batam Bandung</category>
      <description>Penerbangan langsung Batam-Bandung dibuka 16 Desember 2026. Cek jadwal Super Air Jet, durasi perjalanan, dan harga tiket mulai Rp1,5 juta di sini.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Mobilitas masyarakat antara Batam dan Bandung bakal semakin mudah. Mulai 16 Desember 2026, warga kedua kota bisa bepergian menggunakan penerbangan langsung tanpa harus lebih dulu transit di Jakarta.

Rute baru yang menghubungkan Bandara Hang Nadim Batam dengan Bandara Husein Sastranegara Bandung tersebut akan dioperasikan oleh Super Air Jet, maskapai yang berada di bawah naungan Lion Group.

Penerbangan Batam–Bandung dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Pesawat dijadwalkan berangkat dari Batam pukul 16.25 WIB dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 50 menit.

Adapun untuk perjalanan dari Bandung menuju Batam, penerbangan dijadwalkan berangkat pukul 14.40 WIB pada hari operasional yang sama.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/03/farhan-minta-camat-dan-lurah-siaga-hadapi-ancaman-banjir-dan-longsor-di-bandung">Baca Juga : Farhan Minta Camat dan Lurah Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor di Bandung</a></b>

Distrik Manager Lion Group Area Kepri, Amar Fernando, menyambut positif pembukaan jalur penerbangan tersebut. Menurutnya, konektivitas baru ini memberikan kemudahan bagi masyarakat di kedua daerah.

"Pembukaan rute baru ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Batam maupun Bandung. Kini Lion Group telah hadir menjangkau seluruh wilayah," ujar Amar Fernando, Selasa, 3 November 2026.

Ia menjelaskan, pembukaan rute Batam–Bandung menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jaringan penerbangan sekaligus meningkatkan konektivitas antardaerah.

Bandung dinilai memiliki daya tarik tersendiri, terutama sebagai salah satu tujuan wisata andalan. Karena itu, Lion Group tidak menutup kemungkinan menambah frekuensi penerbangan apabila permintaan penumpang terus meningkat.

"Pembukaan rute baru ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Batam maupun Bandung. Kini Lion Group telah hadir menjangkau seluruh wilayah," kata Amar.

Rute anyar tersebut akan menggunakan pesawat Airbus A320-200. Berdasarkan pemantauan harga tiket pada Selasa, 3 November 2026, untuk keberangkatan perdana pada 16 Desember 2026, tarif penerbangan Batam–Bandung tercatat sebesar Rp1.581.300.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/03/bpbd-ungkap-7-wilayah-rawan-banjir-dan-longsor-di-bandung-warga-diminta-waspada">Baca Juga : BPBD Ungkap 7 Wilayah Rawan Banjir dan Longsor di Bandung, Warga Diminta Waspada!</a></b>

Meski demikian, harga tiket berpotensi berubah mengikuti waktu pemesanan dan ketersediaan kursi menjelang tanggal keberangkatan.

Dengan durasi perjalanan sekitar 1 jam 50 menit, penerbangan langsung ini menawarkan pilihan yang lebih praktis bagi penumpang dibandingkan perjalanan yang mengharuskan transit di Jakarta.

Selain memudahkan mobilitas warga, jalur baru tersebut juga berpotensi mendukung aktivitas bisnis, perjalanan keluarga, serta kunjungan wisata antara Batam dan Bandung.

Sebelum Batam, penerbangan langsung menuju Bandung telah tersedia dari sejumlah kota, di antaranya Medan, Denpasar, Balikpapan, dan Surabaya. Kini, Batam turut masuk dalam daftar kota yang memiliki koneksi penerbangan langsung ke Kota Kembang.***




]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/bandara-husein-sastranegara-bandung-f2d8_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>BPBD Ungkap 7 Wilayah Rawan Banjir dan Longsor di Bandung, Warga Diminta Waspada!</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/03/bpbd-ungkap-7-wilayah-rawan-banjir-dan-longsor-di-bandung-warga-diminta-waspada</link>
      <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 16:34:15 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/03/bpbd-ungkap-7-wilayah-rawan-banjir-dan-longsor-di-bandung-warga-diminta-waspada</guid>
      <category>banjir Bandung</category>
      <category>Banjir dan longsor Bandung</category>
      <category>bpbd kota bandung</category>
      <description>BPBD Kota Bandung memetakan 7 kawasan rawan banjir dan longsor. Warga diminta waspada menghadapi musim hujan dan puncak hujan pada Januari mendatang.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Memasuki musim hujan, masyarakat Kota Bandung diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung telah mengidentifikasi sejumlah kawasan yang memiliki riwayat kejadian bencana dan berpotensi kembali terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, menyebut beberapa kawasan di wilayah utara Bandung menjadi perhatian karena memiliki kerawanan terhadap tanah longsor. Sementara itu, banjir berulang masih menjadi ancaman di sejumlah titik lainnya.

"Kalau untuk banjir, biasanya di Kopo, Ciwastra, dan Gedebage. Itu wilayah yang selalu terdampak berulang," ujarnya dikutip dari Kompas.com di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (2/11/2026).

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/03/farhan-minta-camat-dan-lurah-siaga-hadapi-ancaman-banjir-dan-longsor-di-bandung">Baca Juga : Farhan Minta Camat dan Lurah Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor di Bandung</a></b>

Menurut Didi, potensi bencana tidak hanya mengancam kawasan yang selama ini dikenal rawan. Sejumlah permukiman juga perlu mendapat perhatian karena peningkatan intensitas hujan dapat memicu banjir maupun longsor.

Berdasarkan pemetaan BPBD Kota Bandung, terdapat empat kecamatan yang menjadi perhatian terkait potensi tanah longsor, yakni Kecamatan Cidadap, Cibiru, Ujungberung, dan Mandalajati. Adapun tiga kawasan yang kerap mengalami banjir meliputi Kopo, Ciwastra, dan Gedebage.

Untuk mengurangi risiko bencana, BPBD bersama dinas teknis terus melakukan langkah antisipasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan infrastruktur pengendali banjir, terutama saluran drainase dan kawasan resapan air, dapat berfungsi secara optimal.

"Untuk banjir sebenarnya, dari Dinas Teknis terkait terus melakukan pembersihan drainase, kita memastikan fungsi resapan, aliran, maupun penampungannya, semuanya harus dioptimalkan," ucapnya.

Meski demikian, Didi mengingatkan bahwa pembenahan infrastruktur bukan satu-satunya solusi. Masyarakat yang tinggal di kawasan rawan juga harus memiliki pemahaman mengenai langkah penyelamatan apabila bencana terjadi, termasuk menentukan jalur dan lokasi evakuasi sejak dini.

"Yang penting diantisipasi, kalau penanganan permanen belum selesai, pastikan rencana evakuasi sudah matang," kata Didi.

BPBD secara khusus mengimbau warga di kawasan rawan banjir agar mulai mengenali perubahan kondisi lingkungan, terutama tanda-tanda kenaikan debit air. Kesiapan untuk menyelamatkan diri dan mengamankan barang penting perlu direncanakan sebelum situasi darurat terjadi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/03/izin-sppg-hingga-harga-cabai-jadi-sorotan-ini-langkah-tegas-pemkot-bandung">Baca Juga : Izin SPPG hingga Harga Cabai Jadi Sorotan, Ini Langkah Tegas Pemkot Bandung</a></b>

"Kepada warga di daerah rawan banjir, mohon dari sekarang untuk mengenali tanda-tanda air akan meluap. Tentukan rencana evakuasi dari sekarang."

Selain kesiapan masyarakat, koordinasi antarwilayah juga dinilai penting untuk mengantisipasi bencana. Kondisi kawasan hulu dan hilir yang saling berkaitan membuat penanganan banjir maupun longsor membutuhkan kerja sama berbagai pihak.

"Saya kira mereka juga sudah bergerak karena bulan November ini sudah masuk musim hujan."

Didi turut mengingatkan bahwa masyarakat tidak boleh lengah selama musim hujan berlangsung. Berdasarkan informasi yang diterimanya, curah hujan diperkirakan mencapai puncaknya pada Januari mendatang. 

Karena itu, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan perlu dilakukan sejak sekarang agar risiko serta dampak bencana dapat diminimalkan.

"Berdasarkan informasi kemarin, puncaknya diperkirakan pada bulan Januari," katanya.

<b>Berikut Daftar 7 Wilayah Rawan Banjir dan Longsor di Bandung</b>

<b>Wilayah rawan banjir:</b>
1. Kopo
2. Ciwastra
3. Gedebage

<b>Wilayah rawan longsor:</b>
4. Cidadap
5. Cibiru
6. Ujungberung
7. Mandalajati

Daftar tersebut merujuk pada keterangan Kepala BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi. Wilayah-wilayah itu perlu mendapat perhatian lebih selama musim hujan, terutama ketika curah hujan tinggi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/10/banjiir-kopo-sayati-0274_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Farhan Minta Camat dan Lurah Siaga Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor di Bandung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/03/farhan-minta-camat-dan-lurah-siaga-hadapi-ancaman-banjir-dan-longsor-di-bandung</link>
      <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 16:14:32 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/03/farhan-minta-camat-dan-lurah-siaga-hadapi-ancaman-banjir-dan-longsor-di-bandung</guid>
      <category>Muhammad Farhan</category>
      <category>banjir Bandung</category>
      <category>Banjir dan longsor Bandung</category>
      <category> hujan di Bandung</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta camat dan lurah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir dan longsor serta cuaca ekstrem.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Ancaman bencana hidrometeorologi menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Bandung. Menghadapi potensi banjir dan tanah longsor, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta seluruh camat dan lurah meningkatkan kesiapan di wilayah masing-masing.

Instruksi tersebut disampaikan Farhan saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (2/11/2026). 

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan aparat kewilayahan mengingat sejumlah kawasan di Kota Bandung memiliki tingkat kerawanan terhadap bencana.

Menurut Farhan, kejadian yang pernah berlangsung di kawasan Cikalintu dan Sekeloa harus menjadi bahan evaluasi bersama. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/02/tim-prabu-1-amankan-3-orang-bawa-sajam-di-bojongloa-kidul-bandung-diduga-hendak-serang-warga">Baca Juga : Tim Prabu 1 Amankan 3 Orang Bawa Sajam di Bojongloa Kidul Bandung, Diduga Hendak Serang Warga</a></b>

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kesiapan lintas instansi, bukan hanya mengandalkan camat, lurah, maupun aparat di tingkat wilayah.

“Apa yang terjadi di Cikalintu dan Sekeloa menjadi contoh bagaimana kesiapan kita bersama dalam menghadapi masalah tersebut harus juga didukung oleh OPD, Dinas Sosial, BPBD, dan juga dinas terkait lainnya seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan lain-lain,” ujarnya saat Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 2 November 2026

Farhan menilai, koordinasi ant organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi salah satu kunci dalam mengantisipasi maupun menangani dampak bencana. 

Dukungan BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan hingga Satpol PP diperlukan agar respons pemerintah bisa berjalan cepat ketika kondisi darurat terjadi.

Di sisi lain, camat dan lurah diminta lebih aktif memetakan potensi bahaya di lingkungan masing-masing. Kedekatan mereka dengan masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mendeteksi persoalan lebih awal sekaligus memastikan warga mendapatkan informasi mengenai risiko bencana.

Farhan juga mengingatkan bahwa kesiapsiagaan tidak cukup hanya dilakukan ketika bencana sudah terjadi. Pemerintah dan masyarakat perlu membangun kebiasaan antisipasi agar mampu menghadapi perubahan cuaca ekstrem serta berbagai kemungkinan bencana hidrometeorologi.

“Pada saat bersamaan, ini menunjukkan bahwa kita harus menjadi kota dengan warga yang siaga bencana dan tangguh bencana,” tutur Farhan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/02/menuju-hpn-2027-lampung-pwi-half-marathon-2026-siap-menggebrak-bandar-lampung">Baca Juga : Menuju HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung</a></b>

Ia berharap pengalaman menghadapi berbagai kejadian bencana dapat membentuk masyarakat Kota Bandung yang lebih siap dan memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko ketika situasi darurat muncul.

Farhan turut memberikan apresiasi kepada camat dan lurah yang selama ini telah berupaya menangani berbagai persoalan di wilayahnya. 

Ia meminta kesiapan tersebut terus dipertahankan dan diperkuat melalui komunikasi serta koordinasi dengan seluruh instansi terkait.

Pemkot Bandung pun diharapkan mampu memperkuat sistem kesiapsiagaan dari tingkat kewilayahan hingga perangkat daerah, sehingga ancaman banjir dan longsor dapat diantisipasi lebih baik serta keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.*** 

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2024/12/8557cb63451086d912becf2e345ef8d9-8e77_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Izin SPPG hingga Harga Cabai Jadi Sorotan, Ini Langkah Tegas Pemkot Bandung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/03/izin-sppg-hingga-harga-cabai-jadi-sorotan-ini-langkah-tegas-pemkot-bandung</link>
      <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 08:21:13 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/03/izin-sppg-hingga-harga-cabai-jadi-sorotan-ini-langkah-tegas-pemkot-bandung</guid>
      <category>Muhammad Farhan</category>
      <description>Pemkot Bandung memperketat pengawasan MBG, mulai dari izin SPPG, keamanan pangan, pasokan bahan makanan hingga pengelolaan sampah di setiap wilayah.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandung akan mendapat pengawasan lebih ketat.

Pemerintah Kota Bandung memastikan seluruh aspek penyelenggaraan program tersebut berjalan sesuai ketentuan, mulai dari legalitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga keamanan makanan yang disalurkan kepada masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mengambil peran sebagai operator maupun pengelola dapur MBG. Pemkot justru akan menempatkan diri sebagai pihak yang mengawasi jalannya program agar pelaksanaannya sesuai tujuan dan tidak menimbulkan persoalan baru.

“Sejak awal, Pemerintah Kota Bandung di bawah kepemimpinan saya sebagai wali kota sudah memutuskan bahwa baik wali kota maupun Pemerintah Kota Bandung tidak akan menjadi ‘pemain’ dan pelaksana dari MBG atau yang mengoperasikan SPPG. Kita akan menjadi wasit yang adil,” ujarnya saat Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin 2 November 2026.

Farhan menyampaikan hal tersebut karena pengawasan MBG tidak cukup hanya melihat makanan yang diterima para penerima manfaat. Aktivitas operasional SPPG juga berpotensi memengaruhi sektor lain, khususnya ketersediaan bahan pangan dan kestabilan harga kebutuhan pokok.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/02/tim-prabu-1-amankan-3-orang-bawa-sajam-di-bojongloa-kidul-bandung-diduga-hendak-serang-warga">Baca Juga : Tim Prabu 1 Amankan 3 Orang Bawa Sajam di Bojongloa Kidul Bandung, Diduga Hendak Serang Warga</a></b>

Ia mencontohkan komoditas cabai dan daging ayam yang harganya relatif rentan mengalami perubahan. Besarnya kebutuhan dapur SPPG harus diperhitungkan agar tidak menimbulkan tekanan terhadap pasokan bahan pangan untuk masyarakat umum.

<b>Perizinan seluruh SPPG akan ditinjau</b>

Untuk memastikan operasional berjalan sesuai aturan, Farhan meminta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melakukan pemeriksaan terhadap perizinan SPPG yang beroperasi di Kota Bandung.

Langkah tersebut harus dilakukan melalui koordinasi dengan koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN). Pemeriksaan legalitas menjadi bagian penting untuk memastikan setiap unit pelayanan memiliki kelengkapan perizinan yang dipersyaratkan.

Di sektor ketersediaan bahan makanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian mendapat tugas untuk memetakan kebutuhan serta jalur distribusi pangan yang digunakan oleh seluruh SPPG.

Pemetaan tersebut diperlukan agar aktivitas pengadaan bahan baku program MBG tidak mengganggu rantai pasokan di pasar maupun memicu persoalan harga komoditas.

<b>Keamanan makanan hingga distribusi ke sekolah ikut diawasi</b>

Selain urusan perizinan dan pasokan, kualitas serta keamanan makanan menjadi perhatian Pemkot Bandung. Dinas Kesehatan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian diminta memastikan bahan makanan yang digunakan memenuhi aspek keamanan pangan.

Pengawasan juga mencakup proses penanganan bahan makanan, cara pengolahan, hingga pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah. Dengan demikian, makanan yang diterima penerima manfaat diharapkan memenuhi standar kesehatan dan keamanan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/02/jangan-tunggu-tumbler-berbau-ini-batas-waktu-mencuci-botol-minum-agar-terhindar-dari-bakteri">Baca Juga : Jangan Tunggu Tumbler Berbau! Ini Batas Waktu Mencuci Botol Minum agar Terhindar dari Bakteri</a></b>

Dinas Pendidikan juga diminta memastikan distribusi MBG berjalan dengan baik di lingkungan sekolah. Tidak hanya memastikan makanan sampai kepada peserta didik, instansi tersebut juga perlu memperhatikan penanganan sisa makanan agar tidak menambah persoalan sampah.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup bertanggung jawab mengawasi pengelolaan limbah yang dihasilkan dari aktivitas SPPG. Pengelolaannya diharapkan terhubung dengan program penanganan sampah yang telah berjalan di Kota Bandung, termasuk gerakan Gaslah.

<b>Camat diberi kewenangan mengawasi operasional SPPG</b>

Pengawasan program MBG juga akan diperkuat melalui aparat kewilayahan. Farhan memberikan kewenangan kepada camat untuk memantau langsung pelaksanaan kegiatan SPPG di wilayah masing-masing.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian, indikasi penyimpangan, atau persoalan dalam operasional, camat diminta segera melakukan pencatatan dan menyampaikan laporan kepada pihak terkait.

“Para camat, saya beri kewenangan penuh untuk melakukan pengawasan pelaksanaan SPPG. Apabila menemukan anomali, penyimpangan, catat dan laporkan,” tegasnya.*** 

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/mbg-15c1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Menuju HPN 2027 Lampung, PWI Half Marathon 2026 Siap Menggebrak Bandar Lampung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/menuju-hpn-2027-lampung-pwi-half-marathon-2026-siap-menggebrak-bandar-lampung</link>
      <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 19:57:42 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/menuju-hpn-2027-lampung-pwi-half-marathon-2026-siap-menggebrak-bandar-lampung</guid>
      <category>PWI</category>
      <category> Persatuan Wartawan Indonesia</category>
      <category>PWI Half Marathon 2026</category>
      <description>Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang olahraga PWI Half Marathon 2026</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang olahraga PWI Half Marathon 2026 sebagai rangkaian Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) Lampung. 

Dukungan tersebut disampaikan langsung dalam Rapat Laporan Ketua Panitia bersama PWI Lampung yang berlangsung di Ruang Rapat PWI Pusat pada Senin, 2 November 2026.

Ajang lari bergengsi ini rencananya akan diselenggarakan di Lapangan Saburai Enggal, Bandar Lampung, pada hari Minggu, 29 November 2026, mulai pukul 05.00 WIB. 

Acara ini turut didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia serta berbagai sponsor terkemuka.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, dalam rapat tersebut menyatakan apresiasi dan dukungan penuh Pengurus Pusat terhadap inisiatif PWI Lampung dan panitia pelaksana.

"Kami di PWI Pusat mendukung penuh inisiatif dan kesiapan PWI Lampung serta Panitia Pelaksana dalam menggelar PWI Half Marathon 2026. Ini merupakan langkah konkret insan pers dalam membangkitkan semangat berolahraga sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat luas," ujar Akhmad Munir.

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal PWI Pusat sekaligus Ketua Panitia Hari Pers Nasional (HPN), M. Selamet Susanto, menegaskan bahwa PWI Half Marathon 2026 ini adalah pemanasan dan momentum konsolidasi penting menjelang gelaran HPN dan Porwanas 2027 di Lampung.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/02/tim-prabu-1-amankan-3-orang-bawa-sajam-di-bojongloa-kidul-bandung-diduga-hendak-serang-warga">Baca Juga : Tim Prabu 1 Amankan 3 Orang Bawa Sajam di Bojongloa Kidul Bandung, Diduga Hendak Serang Warga</a></b>

"PWI Half Marathon 2026 bukan sekadar ajang olahraga biasa, melainkan juga bagian dari gelora semangat dan rangkaian Kick Off menuju Hari Pers Nasional (HPN) dan Porwanas 2027 yang akan datang di Lampung," jelas M. Selamet Susanto.

Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah — yang didampingi oleh Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Lampung Segan Petrus Simanjuntak serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI Lampung Lukmansyah — menyampaikan rasa bangga dan kesiapan penuh jajaran PWI Lampung.

"PWI Lampung sangat siap menyukseskan PWI Half Marathon 2026 sebagai rangkaian Kick Off HPN Lampung. Kepercayaan dan dukungan penuh dari PWI Pusat menjadi penambah semangat bagi kami untuk menyajikan event lari yang aman, nyaman, dan berkesan," tegas Wirahadikusumah.

Panitia menyediakan tiga kategori jarak lari, yaitu:
Kategori 5K – Rp150.000
Kategori 10K – Rp170.000
Kategori 21K (Half Marathon) – Rp300.000

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/whatsapp-image-2026-11-02-at-195409-c508_mid.jpg">

Setiap peserta akan mendapatkan BIB with Chip Timing, Jersey eksklusif, Medals Finisher, Refreshment, serta hiburan. Khusus untuk kategori 21K, peserta juga akan mendapatkan Jersey Finisher tambahan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/02/jangan-tunggu-tumbler-berbau-ini-batas-waktu-mencuci-botol-minum-agar-terhindar-dari-bakteri">Baca Juga : Jangan Tunggu Tumbler Berbau! Ini Batas Waktu Mencuci Botol Minum agar Terhindar dari Bakteri</a></b>

Selain itu, ajang ini juga bertabur hadiah fantastis dengan doorprize dan hadiah podium mencapai ratusan juta rupiah, termasuk sepeda motor dan berbagai perangkat elektronik.

Pendaftaran dibuka online melalui <a href="https://bit.ly/PWI-RUN">https://bit.ly/PWI-RUN</a> atau scan QR code pada poster resmi.

Info lebih lanjut: Instagram @eventlari_lampung, @kawanlari_lampung, @pwi_lampung, atau HP/WA 0895-2308-1523.

*HUMAS PWI PUSAT

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/img-20261102-215027-08f1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tim Prabu 1 Amankan 3 Orang Bawa Sajam di Bojongloa Kidul Bandung, Diduga Hendak Serang Warga</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/tim-prabu-1-amankan-3-orang-bawa-sajam-di-bojongloa-kidul-bandung-diduga-hendak-serang-warga</link>
      <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 14:46:17 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/tim-prabu-1-amankan-3-orang-bawa-sajam-di-bojongloa-kidul-bandung-diduga-hendak-serang-warga</guid>
      <category>Tim Prabu Bandung</category>
      <category> keamanan kota Bandung</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Tim Prabu 1 Polrestabes Bandung mengamankan tiga orang yang diduga hendak melakukan penyerangan terhadap warga di kawasan Jalan Karasak Lama Kecamatan Bo</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Tim Prabu 1 Polrestabes Bandung mengamankan tiga orang yang diduga hendak melakukan penyerangan terhadap warga di kawasan Jalan Karasak Lama, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Senin (2/11/2026) dini hari.

Ketiganya diamankan sekitar pukul 00.10 WIB saat petugas tengah melaksanakan patroli rutin di kawasan tersebut.

Peristiwa bermula ketika Tim Prabu 1 melintas di Jalan Karasak Lama dan mendapati sejumlah orang sedang berkumpul di depan sebuah gang. Melihat aktivitas yang mencurigakan, petugas kemudian berupaya melakukan pemeriksaan.

Namun, saat petugas mendekat, sebagian orang yang berada di lokasi justru melarikan diri. Meski demikian, tiga orang berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

<b>Tiga Orang Diduga Hendak Menyerang Warga</b>

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas memperoleh informasi bahwa kelompok tersebut diduga berencana melakukan penyerangan terhadap warga di sekitar lokasi.

Temuan tersebut membuat petugas melakukan penyisiran di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari barang-barang yang diduga berkaitan dengan rencana aksi tersebut.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga dibawa oleh kelompok tersebut.

<b>Polisi Amankan Pedang hingga Celurit Panjang</b>

Dalam pemeriksaan di lokasi, Tim Prabu 1 menemukan satu bilah senjata tajam jenis pedang dan satu batang besi panjang.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di area semak-semak yang tidak jauh dari lokasi penangkapan. Dari tempat tersebut ditemukan dua senjata tajam tambahan, masing-masing satu pedang dan satu celurit panjang yang diduga dibuang saat sebagian orang melarikan diri.

Selain itu, petugas turut mengamankan satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan kepentingan pemeriksaan.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan meliputi:

<ul data-spread="false"><li>Dua bilah pedang.

</li><li>Satu bilah celurit panjang.

</li><li>Satu batang besi panjang.

</li><li>Satu unit telepon genggam.

</li></ul>Dengan temuan tersebut, total terdapat tiga senjata tajam yang diamankan dalam peristiwa tersebut.

<b>Tiga Orang Diserahkan ke Polsek Bojongloa Kidul</b>

Setelah mengamankan ketiga orang beserta seluruh barang bukti, Tim Prabu 1 kemudian berkoordinasi dengan anggota piket Polsek Bojongloa Kidul.

Selanjutnya, ketiganya diserahkan bersama barang bukti untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian masih perlu mendalami keterangan ketiga orang tersebut, termasuk dugaan rencana penyerangan dan keterkaitan mereka dengan senjata tajam yang ditemukan di lokasi.

<b>Warga Bandung Diimbau Tetap Waspada saat Keluar Malam</b>

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, terutama pada malam hingga dini hari.

Warga Kota Bandung diimbau untuk lebih berhati-hati ketika bepergian pada jam-jam rawan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Patroli kepolisian dan kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah tindak kejahatan serta menjaga situasi Kota Bandung tetap aman dan kondusif.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/sajam-0cd5_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jangan Tunggu Tumbler Berbau! Ini Batas Waktu Mencuci Botol Minum agar Terhindar dari Bakteri</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/jangan-tunggu-tumbler-berbau-ini-batas-waktu-mencuci-botol-minum-agar-terhindar-dari-bakteri</link>
      <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 14:35:53 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/jangan-tunggu-tumbler-berbau-ini-batas-waktu-mencuci-botol-minum-agar-terhindar-dari-bakteri</guid>
      <category>batas waktu mencuci tumbler</category>
      <category> berapa kali tumbler harus dicuci</category>
      <category> cara membersihkan tumbler</category>
      <category> bakteri dalam tumbler</category>
      <category> tumbler berjamur</category>
      <category> tips menjaga kebersihan botol minum</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Tumbler atau botol minum yang dapat digunakan berulang kali kini menjadi perlengkapan sehari hari bagi banyak orang. Selain praktis dibawa ke kantor seko</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Tumbler atau botol minum yang dapat digunakan berulang kali kini menjadi perlengkapan sehari-hari bagi banyak orang. Selain praktis dibawa ke kantor, sekolah, maupun saat bepergian, penggunaan tumbler juga dianggap lebih ramah lingkungan.

Namun, ada satu kebiasaan yang sering diabaikan, yaitu mencuci tumbler secara rutin. Banyak orang hanya membilas bagian dalamnya dengan air sebelum kembali mengisi minuman. Padahal, kebiasaan tersebut belum tentu cukup untuk menghilangkan bakteri yang menempel di bagian dalam botol.

Lantas, berapa lama batas waktu tumbler boleh tidak dicuci agar tetap higienis dan bebas dari penumpukan bakteri?

<b>Idealnya Tumbler Dicuci Setiap Hari</b>

Botol minum yang digunakan setiap hari sebaiknya dicuci menggunakan sabun dan air bersih minimal satu kali sehari. Bahkan, mencucinya setelah setiap kali penggunaan menjadi kebiasaan yang lebih baik.

Hal ini karena bakteri dapat berpindah dari mulut, tangan, serta lingkungan sekitar ke permukaan tumbler.

Kondisi bagian dalam botol yang lembap juga dapat mendukung pertumbuhan bakteri dan jamur, terutama jika tumbler terus digunakan tanpa dibersihkan.

Dokter dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa bakteri dan jamur dapat berkembang di lingkungan yang lembap. Karena itu, membilas tumbler dengan air saja tidak cukup untuk membersihkan seluruh bagian yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya mikroorganisme.

<b>Jangan Menunggu Tumbler Berbau Tidak Sedap</b>

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah baru mencuci tumbler ketika muncul bau tidak sedap, lendir, atau perubahan rasa pada air minum.

Padahal, keberadaan bakteri tidak selalu bisa diketahui melalui bau maupun tampilan botol.

Tumbler yang terlihat bersih belum tentu bebas dari mikroorganisme. Bagian tutup, sedotan, karet silikon, dan celah kecil justru bisa menjadi tempat menumpuknya sisa minuman dan kotoran.

Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kontaminasi pada minuman yang dikonsumsi.

<b>Bagian Tumbler yang Wajib Dibersihkan</b>

Mencuci tumbler tidak cukup hanya membersihkan bagian badan botol. Ada beberapa bagian yang perlu mendapatkan perhatian khusus, di antaranya:

<ol data-spread="false" start="1"><li>Bagian dalam botol: Bersihkan seluruh permukaan, termasuk dasar dan leher tumbler menggunakan sikat khusus botol.

</li><li>Tutup tumbler: Cuci bagian dalam dan luar tutup karena sering bersentuhan dengan tangan.

</li><li>Sedotan: Gunakan sikat kecil untuk membersihkan bagian dalam sedotan yang sulit dijangkau.

</li><li>Karet silikon: Lepaskan jika memungkinkan, kemudian bersihkan sisa air dan kotoran yang menempel.

</li><li>Mulut botol: Bersihkan bagian yang bersentuhan langsung dengan bibir agar tidak menjadi tempat penumpukan bakteri.

</li></ol>Jangan lupa membilas seluruh bagian hingga tidak ada sisa sabun yang tertinggal.

<b>Lakukan Pembersihan Mendalam Minimal Seminggu Sekali</b>

Selain mencuci setiap hari, tumbler juga perlu mendapatkan pembersihan menyeluruh atau deep cleaning minimal satu kali dalam seminggu.

Caranya dengan membongkar bagian-bagian tumbler yang dapat dilepas, seperti tutup, sedotan, dan karet silikon.

Gunakan sikat khusus botol untuk menjangkau bagian yang sulit dibersihkan. Jika produsen menyatakan tumbler aman dicuci menggunakan mesin pencuci piring, metode tersebut juga bisa digunakan sesuai petunjuk pemakaian.

Untuk pembersihan tambahan, gunakan metode yang sesuai dengan bahan tumbler dan petunjuk dari produsennya.

Setelah selesai dicuci, pastikan seluruh bagian dikeringkan dengan baik sebelum dipasang kembali.

<b>Jangan Biarkan Air Minum Mengendap Terlalu Lama</b>

Kebiasaan membiarkan air minum tersisa di dalam tumbler selama berhari-hari juga sebaiknya dihindari.

Kosongkan tumbler setelah selesai digunakan, kemudian cuci dan keringkan sebelum diisi kembali.

Jika tumbler digunakan untuk menyimpan minuman manis, kopi susu, teh, jus, atau minuman berprotein, segera kosongkan dan cuci setelah digunakan. Sisa minuman tersebut dapat meninggalkan residu yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme.

Hindari pula berbagi tumbler dengan orang lain untuk mengurangi risiko perpindahan kuman.

<b>Tips Tumble Tetap Bersih dan Higienis</b>

Agar botol minum tetap nyaman digunakan setiap hari, berikut beberapa kebiasaan sederhana yang bisa diterapkan:

<ul data-spread="false"><li>Cuci tumbler setiap hari menggunakan sabun dan air bersih.

</li><li>Gunakan sikat khusus untuk membersihkan bagian dalam botol.

</li><li>Bersihkan tutup, sedotan, dan karet silikon secara terpisah.

</li><li>Jangan hanya mengandalkan bilasan air.

</li><li>Keringkan tumbler dalam kondisi terbuka sebelum disimpan.

</li><li>Jangan menyimpan tumbler dalam keadaan lembap dan tertutup rapat.

</li><li>Segera bersihkan jika muncul bau, lendir, atau bercak jamur.

</li></ul>Jika ditemukan jamur yang sulit dihilangkan, bau menetap, atau bagian tumbler sudah rusak dan sulit dibersihkan, sebaiknya hentikan penggunaannya sampai masalah tersebut teratasi atau ganti komponennya.

Menjaga kebersihan tumbler sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama. Dengan membiasakan mencuci setiap hari dan melakukan pembersihan mendalam secara rutin, risiko penumpukan bakteri dan jamur dapat dikurangi.

Jadi, jangan menunggu tumbler berbau atau terlihat kotor untuk mulai mencucinya. Kebersihan botol minum merupakan bagian penting dari kebiasaan menjaga kesehatan sehari-hari.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/tumbler-4f7b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title> OJK Gelar Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) dan Financial Expo 2026 di Bandung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/ojk-gelar-puncak-bulan-inklusi-keuangan-bik-dan-financial-expo-2026-di-bandung</link>
      <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 14:14:21 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/ojk-gelar-puncak-bulan-inklusi-keuangan-bik-dan-financial-expo-2026-di-bandung</guid>
      <category>OJK</category>
      <description>OJK bersama industri jasa keuangan dan seluruh pemangku kepentingan telah menyelenggarakan 6.446 kegiatan literasi dan inklusi keuangan</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri jasa keuangan dan seluruh pemangku kepentingan telah menyelenggarakan 6.446 kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang menjangkau lebih dari 798 ribu peserta di seluruh Indonesia sepanjang Oktober 2026 melalui rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026.

Selain memperluas jangkauan edukasi keuangan, pelaksanaan BIK 2026 juga mencatat berbagai capaian perluasan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan, antara lain pembukaan 7,21 juta rekening perbankan, 2,07 juta rekening pasar modal, 5,38 juta polis asuransi, 2,07 juta rekening perusahaan pembiayaan, 4,63 juta rekening pegadaian, serta 5,87 juta akun fintech.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen OJK bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono dalam acara Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) dan Financial Expo (FinExpo) 2026 di Trans Studio Mall Bandung, Jawa Barat, Kamis 29 Oktober 2026.

Dicky menegaskan bahwa perluasan akses keuangan harus berjalan seiring dengan peningkatan literasi dan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan ketahanan keuangan keluarga. “Industri keuangan itu kuncinya cuma satu, kalau masyarakat percaya,” kata Dicky.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan industri jasa keuangan. Oleh karena itu, OJK terus mendorong industri untuk menghadirkan produk dan layanan yang transparan, bertanggung jawab, serta sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

Dicky juga menekankan pentingnya mengarahkan berbagai program literasi dan inklusi keuangan pada tujuan yang lebih luas, yaitu meningkatkan kesejahteraan keuangan keluarga.

Upaya tersebut sejalan dengan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK) yang diresmikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 di Jakarta, 22 Oktober 2026.

Pembentukan DNKK diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan agar masyarakat tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara sehat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pelaksanaan BIK 2026 juga mengedepankan pemerataan akses keuangan dengan menjangkau masyarakat di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta berbagai kelompok prioritas, antara lain perempuan, pelajar dan pemuda, pelaku UMKM, pekerja sektor informal, petani dan nelayan, penyandang disabilitas, serta masyarakat perdesaan.

Pembukaan Puncak BIK dan FinExpo 2026 turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota, kementerian/lembaga, pimpinan pelaku usaha jasa keuangan (PUJK), asosiasi, dan Kelompok Kerja (Pokja) Inklusi Keuangan.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menekankan pentingnya kecakapan masyarakat dalam mengelola keuangan sebagai fondasi untuk membangun ketahanan dan kesejahteraan keluarga. “Cerdas dalam memperoleh uang, cerdas dalam membelanjakan uang, dan cerdas dalam menyimpan uang,” ujar Dedi.

Dedi juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola pengelolaan keuangan yang bijak, mengutamakan kebutuhan dibandingkan keinginan, serta menghindari perilaku konsumtif dan penggunaan pinjaman yang tidak sesuai dengan kemampuan keuangan.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman menyampaikan bahwa kolaborasi antara OJK, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan memiliki peran penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor produktif.

“Melalui momentum FinExpo 2026 ini, kami berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat sehingga akses keuangan semakin luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, peternak, dan berbagai sektor produktif lainnya,” kata Darwisman.

Darwisman juga menyampaikan bahwa dalam rangkaian BIK, Kantor OJK Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan beberapa kegiatan yang menyasar segmen prioritas masyarakat, di antaranya :
•	Rangkaian edukasi keuangan bagi UMKM di wilayah Bogor, Bekasi dan Purwakarta sebanyak 15 kegiatan edukasi dengan total peserta mencapai 4.500 UMKM. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola arus kas, Menyusun pencatatan keuangan dan mengakses pembiayaan secara bijak.
•	Edukasi keuangan kepada sekitar 2.000 santri Daarut Tauhiid pada 10 Oktober 2026 disertai seremoni pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel). Langkah ini diharapkan dapat menanamkan budaya menabung, kedisiplinan, serta kemampuan mengelola keuangan sesuai prinsip Syariah sejak dini di lingkungan pesantren. 
•	Pelaksanaan peringatan Pekan Tuli Internasional dengan tema “Menuju Kesetaraan Melalui Inklusi Keuangan” pada tanggal 24 Oktober 2026 di Sentra Wyata Guna Kota Bandung yang menjangkau sekitar 400 peserta disabilitas. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Expo Bazar 25 UMKM penyadang disabilitas, ⁠edukasi dan literasi keuangan kepada penyandang disabilitas tuli, penyerahan Simpanan Pelajar (Simpel) dan buku literasi keuangan kepada 10 SLB Kota Bandung, serta perlombaan untuk pelajar SLB dan umum.

FinExpo 2026 yang berlangsung dari 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Trans Studio Mall Bandung, Jawa Barat, merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan formal.

Kegiatan ini menghadirkan pameran produk dan layanan dari berbagai PUJK dan pelaku UMKM, serta beragam kegiatan edukatif dan interaktif, antara lain gelar wicara, lokakarya, kompetisi, dan hiburan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai manfaat, risiko, biaya, serta hak dan kewajiban dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan, sehingga mampu mengambil keputusan keuangan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing.

OJK akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkualitas, meningkatkan literasi keuangan masyarakat, serta mendorong pemanfaatan layanan keuangan formal guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/whatsapp-image-2026-10-31-at-111951-26af_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Sinopsis Terikat Janji Episode 208: Sena Didesak Om Novan Segera Menikah, Davina Kecewa Besar Usai Identitas Kakak Rian Terungkap</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/sinopsis-terikat-janji-episode-208-sena-didesak-om-novan-segera-menikah-davina-kecewa-besar-usai-identitas-kakak-rian-terungkap</link>
      <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 13:37:06 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/sinopsis-terikat-janji-episode-208-sena-didesak-om-novan-segera-menikah-davina-kecewa-besar-usai-identitas-kakak-rian-terungkap</guid>
      <category> Terikat Janji hari ini</category>
      <category> Terikat Janji terbaru</category>
      <category>sinopsis terikat janji episode 208</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Sinetron Terikat Janji episode 208 kembali menghadirkan konflik yang semakin menegangkan. Hubungan Sena dan Davina berada dalam situasi sulit setelah ber</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-pm-slice="1 1 []"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Sinetron <em style="">Terikat Janji</em> episode 208 kembali menghadirkan konflik yang semakin menegangkan. Hubungan Sena dan Davina berada dalam situasi sulit setelah berbagai rahasia mulai terungkap. Kali ini, Sena harus menghadapi pertanyaan serius mengenai masa depan hubungannya, sementara Davina merasa sangat kecewa karena selama ini Sena menyembunyikan identitas sebenarnya.

Dalam episode terbaru ini, Om Novan mulai mempertanyakan keseriusan Sena untuk melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan. Di sisi lain, Reza kembali mendapatkan tawaran untuk menjadi sopir Jihan. Namun, muncul pertanyaan apakah Reza akan menerima tawaran tersebut atau justru masih fokus menjalankan penyelidikan kasus yang selama ini ditanganinya.

<b>Om Novan Pertanyakan Keseriusan Sena Menikahi Davina</b>

Konflik hubungan Sena dan Davina semakin serius. Sena sebenarnya sudah memperkirakan bahwa situasi seperti ini pada akhirnya akan terjadi. Namun, meskipun sudah menduga sebelumnya, Sena ternyata belum siap menghadapi semua persoalan yang kini datang menghampirinya.

Om Novan pun mulai meminta kejelasan dari Sena mengenai hubungan yang sedang dijalaninya. Ia mempertanyakan apakah Sena benar-benar serius untuk membawa hubungan tersebut ke jenjang pernikahan.

Pertanyaan Om Novan tentu membuat Sena berada dalam posisi sulit. Pasalnya, berbagai persoalan dan rahasia yang belum terselesaikan masih membayangi hubungan Sena dan Davina.

Apakah Sena berani mengambil keputusan besar untuk menikahi Davina, atau justru memilih menunda rencana tersebut karena situasi yang semakin rumit?

<b>Davina Sangat Kecewa Mengetahui Identitas Sena</b>

Sementara itu, Davina harus menerima kenyataan pahit mengenai sosok Sena yang selama ini dekat dengannya.

Davina merasa sangat kecewa setelah mengetahui bahwa Sena ternyata merupakan kakak dari Rian. Identitas tersebut selama ini disembunyikan Sena sehingga membuat Davina merasa telah dibohongi.

Kekecewaan Davina bukan tanpa alasan. Selama menjalin hubungan, ia merasa seharusnya Sena bisa terbuka mengenai identitas dan hubungan keluarganya, terutama sesuatu yang begitu penting seperti keterkaitannya dengan Rian.

Terungkapnya rahasia tersebut berpotensi semakin merusak kepercayaan Davina terhadap Sena.

Akankah Davina mampu menerima penjelasan Sena, atau justru memilih menjauh karena merasa pengkhianatan tersebut terlalu sulit untuk dimaafkan?

<b>Reza Kembali Ditawari Menjadi Sopir Jihan</b>

Konflik lainnya datang dari Reza yang kembali mendapatkan tawaran untuk menjadi sopir Jihan.

Tawaran tersebut tentu menimbulkan tanda tanya, mengingat Reza sebelumnya diketahui memiliki urusan penyelidikan kasus yang belum sepenuhnya selesai.

Jika kembali bekerja sebagai sopir Jihan, apakah Reza akan memiliki kesempatan untuk melanjutkan penyelidikannya dari dekat?

Atau justru tawaran tersebut akan mengubah rencana Reza dan membuat penyelidikan yang sedang dijalankannya semakin sulit?

Kehadiran Reza dalam kehidupan Jihan juga berpotensi membuka kembali berbagai persoalan yang selama ini belum menemukan titik terang.

<b>Arman Andika Habisi Orang Kepercayaannya</b>

Ketegangan semakin meningkat ketika Arman Maulana melakukan tindakan mengejutkan. Ia dikisahkan menghabisi orang kepercayaannya sendiri.

Tindakan Arman tersebut menimbulkan tanda tanya besar mengenai apa yang sebenarnya sedang terjadi. Mengapa orang yang selama ini dipercaya justru harus menerima nasib tragis di tangannya?

Apakah orang kepercayaannya mengetahui rahasia besar yang bisa membahayakan posisi Arman, atau ada rencana lain yang sedang disembunyikan?

Keputusan Arman ini diperkirakan akan membawa konflik baru yang semakin memperumit jalan cerita <em>Terikat Janji</em>.

<b>Hubungan Sena dan Davina Semakin Berada di Ujung Tanduk?</b>

Terikatnya berbagai rahasia membuat hubungan Sena dan Davina semakin sulit dipertahankan. Di satu sisi, Sena harus membuktikan keseriusannya kepada Om Novan. Namun, di sisi lain, ia juga harus berjuang mendapatkan kembali kepercayaan Davina.

Sementara itu, Reza masih dibayangi persoalan penyelidikan, sedangkan tindakan Arman Maulana membuka ancaman baru bagi sejumlah karakter.

Lantas, bagaimana kelanjutan hubungan Sena dan Davina? Apakah Sena benar-benar akan melanjutkan hubungan mereka ke jenjang pernikahan?

Saksikan kelanjutan sinetron <em style="">Terikat Janji</em> episode 208 untuk mengetahui perkembangan konflik dan rahasia yang mulai terungkap.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/208-c04c_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kirmir Sungai Cikalintu Kembali Jebol Diterjang Banjir Bandang, Farhan Turun ke Lokasi: Ada Dua Persoalan Serius Jadi Sorotan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/kirmir-sungai-cikalintu-kembali-jebol-diterjang-banjir-bandang-farhan-turun-ke-lokasi-ada-dua-persoalan-serius-jadi-sorotan</link>
      <pubDate>Mon, 02 Nov 2026 08:17:50 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/02/kirmir-sungai-cikalintu-kembali-jebol-diterjang-banjir-bandang-farhan-turun-ke-lokasi-ada-dua-persoalan-serius-jadi-sorotan</guid>
      <category>banjir Bandung</category>
      <category>Muhammad Farhan</category>
      <category>Sungai Cikalintu</category>
      <category>Banjir Coblong</category>
      <category>Longsor Sekeloa</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meninjau banjir dan longsor di Coblong. Kirmir Sungai Cikalintu jebol, Pemkot siapkan alternatif penanganan bencana.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kerusakan infrastruktur akibat luapan sungai dan tanah longsor di Kecamatan Coblong menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung. 

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung meninjau sejumlah titik terdampak bencana pada Minggu (1/11/2026) dini hari.

Peninjauan yang berlangsung sekitar pukul 04.00 hingga 06.30 WIB itu dilakukan untuk mengevaluasi kondisi kerusakan sekaligus melihat kebutuhan penanganan yang harus segera dilakukan.

Dua lokasi menjadi perhatian utama Farhan, yakni kerusakan kirmir di sepanjang Sungai Cikalintu, Jalan Siliwangi Dalam IV, RT 09/RW 01, Kelurahan Cipaganti, serta titik longsor yang menghambat akses jalan masyarakat di Kelurahan Sekeloa.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/01/bela-diri-asal-prancis-unjuk-gigi-di-bandung-84-medali-diperebutkan-dalam-eksebisi-porprov">Baca Juga : Bela Diri Asal Prancis Unjuk Gigi di Bandung, 84 Medali Diperebutkan dalam Eksebisi Porprov</a></b>

Di kawasan Sungai Cikalintu, Farhan mendapati konstruksi penahan sungai yang sebelumnya telah diperkuat ternyata kembali mengalami kerusakan akibat derasnya aliran banjir bandang dari wilayah Lembang.

Padahal, pemerintah telah melakukan penguatan pada bagian kirmir dengan konstruksi tembok setebal 25 sentimeter. Namun, besarnya debit air yang datang dari kawasan hulu membuat bangunan tersebut tidak mampu bertahan.

"Kirmir sudah kita perkuat, ketebalannya 25 sentimeter. Tetapi karena volume banjir bandang dari Lembang begitu luar biasa, akhirnya jebol juga," ujar Farhan.

Kondisi tersebut membuat Pemkot Bandung perlu mempertimbangkan pendekatan berbeda dalam mengatasi persoalan banjir di kawasan tersebut. Farhan menilai normalisasi sungai bukan lagi pilihan utama sehingga diperlukan gagasan baru untuk mengurangi dampak kiriman air dari wilayah Lembang.

Terlebih, pekerjaan perbaikan di bagian hilir sungai saat ini masih berjalan. Sementara kerusakan terbaru justru terjadi di bagian tengah aliran sungai yang membutuhkan penanganan tersendiri.

"Normalisasi sungai sudah tidak memungkinkan. Maka kami sedang mencari berbagai macam ide baru untuk bisa meminimalkan dampak banjir bandang dari Lembang tersebut," katanya.

<b>Farhan Soroti Tebing Longsor yang Ganggu Akses Warga Sekeloa</b>

Persoalan lain yang ditemukan Farhan berada di Kelurahan Sekeloa. Di lokasi tersebut, tebing tanah milik seorang warga mengalami keruntuhan hingga materialnya menimpa rumah warga lainnya.

Meski material longsoran sudah dibersihkan, kondisi tebing masih berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak segera diperbaiki.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/01/warga-bandung-bisa-konsultasi-hukum-gratis-di-cfd-dago-dari-warisan-hingga-hak-cipta-lagu">Baca Juga : Warga Bandung Bisa Konsultasi Hukum Gratis di CFD Dago, dari Warisan hingga Hak Cipta Lagu</a></b>

Dampaknya tidak hanya menyangkut kerusakan bangunan, tetapi juga terganggunya mobilitas masyarakat. Akses jalan menuju lingkungan RT 04 dan RT 05 menjadi salah satu jalur yang terdampak akibat kejadian tersebut.

Farhan pun meminta pemilik lahan agar segera menjalin komunikasi dengan warga sekitar untuk membicarakan langkah penyelesaian. Sejumlah opsi penanganan dapat dipertimbangkan, mulai dari pemangkasan tebing hingga pembangunan kirmir sebagai penguat struktur tanah.

"Apabila tidak segera dibenahi oleh pemilik tanah, longsornya akan berulang. Sehingga akses warga di Kelurahan Sekeloa, khususnya yang menuju RT 04 dan RT 05, menjadi terputus terus," ungkapnya.

Menurut Farhan, kesepakatan antara pemilik lahan dan masyarakat perlu segera diwujudkan agar potensi longsor susulan dapat diantisipasi. Jika dibiarkan, persoalan tersebut dikhawatirkan terus menghambat aktivitas warga sekaligus meningkatkan risiko keselamatan masyarakat.

<b>Peninjauan Dilakukan dalam Sasapu Bandung #29</b>

Kunjungan ke sejumlah lokasi terdampak bencana tersebut sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan Sasapu Bandung #29 di Kecamatan Coblong.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/10/31/anderpas-resmi-dibuka-di-bawah-flyover-pasupati-pemkot-bandung-siapkan-60-tenant-kuliner">Baca Juga : Anderpas Resmi Dibuka di Bawah Flyover Pasupati, Pemkot Bandung Siapkan 60 Tenant Kuliner</a></b>

Melalui kegiatan ini, Pemkot Bandung tidak hanya mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga memanfaatkan kegiatan lapangan untuk memantau langsung berbagai persoalan di wilayah perkotaan.

Peninjauan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengidentifikasi persoalan lingkungan dan infrastruktur yang membutuhkan perhatian, termasuk kerusakan akibat luapan sungai dan longsor.

Pemkot Bandung pun dihadapkan pada kebutuhan mencari solusi penanganan yang lebih efektif agar kejadian serupa tidak terus berulang dan keselamatan serta aktivitas masyarakat tetap terjaga.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/farhan-banjir-880e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
