<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0">
  <channel>
    <title>Teras Bandung - olahraga</title>
    <link>https://www.terasbandung.com/</link>
    <description>News And Service</description>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml"/>
    <language>id-ID</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <copyright>Copyright 2026, Teras Bandung</copyright>
    <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 19:04:04 +0700</pubDate>
    <lastBuildDate>Thu, 05 Nov 2026 19:04:04 +0700</lastBuildDate>
    <ttl>60</ttl>
    <item>
      <title>Campus League Billiard Regional Bandung 2026: Della Borong Dua Gelar, Arriza dan Kemal Melaju ke The National UniGames</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/05/campus-league-billiard-regional-bandung-2026-della-borong-dua-gelar-arriza-dan-kemal-melaju-ke-the-national-unigames</link>
      <pubDate>Thu, 05 Nov 2026 09:36:09 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/05/campus-league-billiard-regional-bandung-2026-della-borong-dua-gelar-arriza-dan-kemal-melaju-ke-the-national-unigames</guid>
      <category>Campus League Billiard 2026</category>
      <category>Hasil Biliar Bandung 2026</category>
      <category>Della Felisia Marcella</category>
      <category>The National UniGames 2026</category>
      <category>Biliar mahasiswa Bandung</category>
      <description>Campus League Billiard Bandung 2026 melahirkan para juara. Della borong dua gelar, sementara Arriza dan Kemal bersiap menuju The National UniGames.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Campus League Billiard Regional Bandung 2026 melahirkan sejumlah juara dari kalangan mahasiswa. 

Della Felisia Marcella dari BINUS University dan Muhammad Arriza Dwi Septian dari UPI Sumedang menjadi dua nama yang berhasil mengamankan tiket menuju The National UniGames 2026 setelah menjuarai kategori 9 Ball.

Turnamen yang berlangsung di Covina Sport Center, Jalan Kebon Kopi, Bandung, Rabu (4/11/2026), tersebut juga menjadi panggung bagi Della untuk menunjukkan dominasinya. Selain menjadi juara 9 Ball Women's Single, mahasiswi BINUS University Bandung itu juga berhasil meraih gelar terbaik di nomor 10 Ball Women's Single.

Sementara itu, gelar juara 10 Ball Men's Single berhasil diamankan Kemal Syalendra Rambitan dari Universitas Kristen Maranatha.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/tangis-haru-fitrah-maulana-usai-persib-kalahkan-melbourne-victory-dipeluk-sandy-walsh">Baca Juga : Tangis Haru Fitrah Maulana Usai Persib Kalahkan Melbourne Victory, Dipeluk Sandy Walsh</a></b>

CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan biliar merupakan salah satu dari tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam The National UniGames. Selain itu, terdapat satu cabang olahraga ekshibisi.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/ceo-campus-league-ryan-gozali-3395_mid.jpg" alt="">

Tujuh cabang olahraga tersebut meliputi taekwondo, jujitsu, wushu, shorinji kempo, kickboxing, biliar, dan sepak bola wanita. Sementara itu, equestrian masih berstatus sebagai cabang ekshibisi.

“Kita memang ingin sedikit mengubah mindset dari olahraga kampus. Dan setelah kita explore ke federasi-federasi ternyata olahraga tersebut memiliki potensi menyumbang medali. Untuk billiard sendiri, kami melihat ada kesempatan berkembang. Bahkan sebenarnya kita punya talent level dunia Wolrd Junior Champion yang bisa berkembang tapi mereka butuh wadah. Dengan mengangkat billiard di Campus League kita juga ingin mengubah image-nya,” ujar Ryan kepada wartawan di Covina Sport Center, Rabu (04/11/2026).

Menurut Ryan, respons dari sejumlah perguruan tinggi terhadap Campus League Billiard 2026 terbilang positif. Namun, karena baru pertama kali digelar, beberapa kampus masih mengalami kesulitan dalam mencari mahasiswa yang memiliki kemampuan untuk mengikuti kompetisi tersebut.

“Jadi saya ingin memberikan ruang untuk cabor-cabor yang berprestasi tapi belum populer. Karena kan kadang-kadang mungkin tidak mainstram di TV jadi tidak tahu value-nya,” jelasnya.

Ryan juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan The National UniGames masih dalam tahap pengembangan, termasuk dalam menentukan format kompetisi untuk setiap cabang olahraga.

Pada tahun pertama ini, tidak semua cabang olahraga harus melalui babak kualifikasi regional. Beberapa di antaranya akan langsung dipertandingkan pada fase The National UniGames.

“Seperti yang tadi saya bilang, kita masih tahun pertama ya. Jadi formatnya pun belum tentu sama. Kita juga menerima feedback dari peserta, dari apa mitra-mitra kita, dari kampus. Kira-kira terbaik formatnya seperti apa. Contoh billiard ini kan ada penyisihan terus langsung ke UniGames sebagai puncaknya. Tapi kalau Jujitsu dia langsung di UniGames,” bebernya.

Campus League Billiard 2026 diselenggarakan di empat kota, yakni Surabaya, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Kompetisi ini mengadopsi standar regulasi POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia) sebagai organisasi resmi yang menaungi cabang olahraga biliar di Indonesia.

Dua nomor yang dipertandingkan adalah 9 Ball dan 10 Ball. Secara teknis, keduanya mengikuti sistem pertandingan profesional, mulai dari ketentuan break, penempatan bola sasaran, hingga sistem penghitungan jumlah game atau rack untuk menentukan pemenang.

Di Bandung, turnamen hasil kolaborasi Campus League, LUGU Group, dan POBSI tersebut diikuti 26 student-athlete dari 11 perguruan tinggi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/program-smk-go-global-buka-peluang-kerja-ke-jepang-disnaker-bandung-latih-130-peserta-bahasa-jepang">Baca Juga : Program SMK Go Global Buka Peluang Kerja ke Jepang, Disnaker Bandung Latih 130 Peserta Bahasa Jepang</a></b>

Promotor Campus League Billiard 2026, Chris Lim, mengapresiasi antusiasme para peserta dalam penyelenggaraan perdana kompetisi tersebut di Bandung.

Menurutnya, turnamen ini merupakan bagian dari upaya membangun sistem pembinaan olahraga biliar di Indonesia. Melalui kompetisi antarmahasiswa, diharapkan semakin banyak atlet muda yang mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan hingga berkarier secara profesional.

“Kami mengapresiasi antusiasme serta partisipasi positif yang ditunjukkan peserta dalam penyelenggaraan musim perdana Campus League Billiard, termasuk di Bandung. Turnamen ini digelar dalam rangka membangun sistem pembinaan dan jalur pengembangan atlet muda yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Indonesia. Harapan kami, Campus League Billiard dapat terus berkembang menjadi fondasi yang kuat sebagai wadah memperoleh pengalaman bertanding sekaligus berkompetisi para student-athlete untuk meraih prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional nantinya,” ujar Chris.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/kemal2-ee4e_mid.jpg" alt="">

<b>Kemal Bangkit Setelah Tertinggal 1-3</b>

Persaingan ketat terjadi pada partai final 10 Ball Men's Single yang mempertemukan Kemal Syalendra Rambitan dari Universitas Kristen Maranatha dengan Muhammad Haliveno dari Universitas Pasundan Bandung.

Kemal akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 7-4. Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah karena dia sempat tertinggal 1-3 pada awal pertandingan.

Kemal mengakui lawannya memiliki variasi pukulan yang cukup baik. Meski demikian, ketenangan dan kemampuannya mengendalikan emosi membuat mahasiswa semester tujuh Fakultas Hukum dan Bisnis Digital tersebut mampu bangkit dan membalikkan keadaan.

“Sebenarnya di awal pertandingan banyak bola lepas, terus lawannya juga bagus, jadi harus ikutan bagus juga. Waktu udah ketinggalan skor, saya mulai login lah ke game, fokus, akhirnya bisa balik leading dan bersyukur akhirnya bisa menang,” ujarnya.

Keberhasilan menjadi juara regional Bandung menjadi modal penting bagi Kemal untuk menghadapi Campus League UniGames 2026 yang akan berlangsung bulan depan.

Dia menyadari persaingan di tingkat nasional akan jauh lebih berat karena harus berhadapan dengan para student-athlete terbaik dari berbagai daerah. Untuk itu, Kemal berencana meningkatkan intensitas latihan sekaligus memperbaiki konsistensi permainan, mental, dan pengendalian emosi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/rokok-ilegal-senilai-rp17-miliar-dimusnahkan-di-bandung-bupati-dadang-supriatna-ungkap-dampaknya">Baca Juga : Rokok Ilegal Senilai Rp1,7 Miliar Dimusnahkan di Bandung, Bupati Dadang Supriatna Ungkap Dampaknya</a></b>

“Sebenarnya udah terbayang pasti di Campus League UniGames persaingannya bakal lebih keras lagi. Saya bakal lebih dinaikin porsi latihannya setiap hari. Selain itu, saya juga harus lebih stabil lagi secara pukulan, emosi dan mental. Karena menurut saya yang bisa membuat kita gagal itu karena kitanya kurang stabil dari tempo, mentalnya, emosinya, pukulannya, gitu," sambung Kemal.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/della-jawara-8ffe_mid.jpg">

<b>Della Sukses Amankan Dua Gelar Juara</b>

Di sektor putri, Della Felisia Marcella dari BINUS University Bandung tampil sebagai atlet paling dominan. Dia berhasil menyabet gelar juara pada nomor 9 Ball Women's Single dan 10 Ball Women's Single.

Pada nomor 9 Ball Women's Single, Della harus bersaing dengan Iffah Aena Hia dari Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi dan Rahayu Putri dari Institut Teknologi Harapan Bangsa Bandung.

Della berhasil mengatasi perlawanan kedua pesaingnya tersebut dengan skor masing-masing 5-1 dan 5-4 untuk memastikan gelar juara.

Keberhasilannya berlanjut pada nomor 10 Ball Women's Single. Kali ini, Della kembali berhadapan dengan Iffah Aena Hia dan sukses meraih kemenangan dengan skor 5-3.

Mahasiswi Fakultas Bisnis jurusan Creativepreneurship tersebut mengaku sangat senang bisa membawa pulang dua gelar juara sekaligus. Kini, dia mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.

“Rasanya senang banget bisa menang, puas dan lega akhirnya bisa jadi juara. Sekarang tinggal fokus untuk menuju ke The Nationals. Persiapannya, yang pasti durasi latihannya akan aku tingkatkan lagi, aku mau coba run out karena turnamen ini juga jadi prioritas aku. Aku ingin membanggakan orang tua dari biliar ini apalagi mereka sudah support juga. Aku ingin buktikan kalau bisa berprestasi di biliar,” ungkapnya.

Della juga menyambut positif penyelenggaraan Campus League Billiard 2026. Menurutnya, kompetisi tersebut memberikan kesempatan bagi atlet mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman baru dalam dunia pertandingan biliar.

“Campus League ini bisa ngelatih kita lewat pengalaman baru dan mengembangin skill kita,” ungkapnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/11/04/penyebab-motor-tidak-seimbang-atau-oleng-saat-dikendarai-komstir-bisa-jadi-biang-kerok">Baca Juga : Penyebab Motor Tidak Seimbang atau Oleng Saat Dikendarai, Komstir Bisa Jadi Biang Kerok</a></b>

Setelah menyelesaikan pertandingan regional di Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung, rangkaian Campus League Billiard 2026 akan berlanjut ke Jakarta pada 17 November 2026.

Para student-athlete yang berhasil menjadi juara di masing-masing regional selanjutnya akan bertemu pada fase The Nationals dalam ajang Campus League UniGames yang dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026.

<b>Daftar Juara Campus League Billiard Regional Bandung 2026</b>

<b>9 Ball Women's Single</b>
- Juara: Della Felisia Marcella (Universitas Bina Nusantara Bandung)
- Runner-up: Rahayu Putri (Institut Teknologi Harapan Bangsa Bandung)
- Peringkat ketiga: Iffah Aena Hia (Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi)
<b>10 Ball Women's Single</b>
- Juara: Della Felisia Marcella (Universitas Bina Nusantara Bandung)
- Runner-up: Iffah Aena Hia (Universitas Muhammadiyah Indonesia Bekasi)
<b>9 Ball Men's Single</b>
- Juara: Muhammad Arriza Dwi Septian (Universitas Pendidikan Indonesia Sumedang)
- Runner-up: Muhammad Tsaqif Wafi Zuhair (Universitas Pasundan Bandung)
- Peringkat ketiga: Radistya Geo Farrel (Universitas Padjadjaran Bandung)
<b>10 Ball Men's Single</b>
- Juara: Kemal Syalendra Rambitan (Universitas Kristen Maranatha)
- Runner-up: Muhammad Haliveno (Universitas Pasundan Bandung)
- Peringkat ketiga: Muhammad Arriza Dwi Septian (Universitas Pendidikan Indonesia Sumedang).***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/della2-b050_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>SDN 075 Jatayu dan SDN 021 Ciporeat Juara MilkLife Soccer Challenge Bandung, Talenta Sepak Bola Putri Bermunculan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/11/01/sdn-075-jatayu-dan-sdn-021-ciporeat-juara-milklife-soccer-challenge-bandung-talenta-sepak-bola-putri-bermunculan</link>
      <pubDate>Sun, 01 Nov 2026 22:05:02 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/11/01/sdn-075-jatayu-dan-sdn-021-ciporeat-juara-milklife-soccer-challenge-bandung-talenta-sepak-bola-putri-bermunculan</guid>
      <category>MilkLife Soccer Challange</category>
      <category>sepakbola putri</category>
      <description>SDN 075 Jatayu dan SDN 021 Ciporeat juara MilkLife Soccer Challenge Bandung 2026-2027. Sebanyak 1.517 siswi ikut ambil bagian.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG</b> - Tim SDN 075 Jatayu dan SDN 021 Ciporeat keluar sebagai juara KU 10 dan KU 12 Milklife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027. 

Pada laga final yang berlangsung dilapangan SESKOAD Bandung, Minggu (1/11/2026), SDN 075 Jatayu memastikan diri menjadi kampiun KU 10 setelah mengalahkan SDN 065 Cihampelas dengan skor 2-1. 

Sementara SDN 021 Ciporeat keluar sebagai juara setelah menundukkan SD Pelita dengan skor 2-1. Turnamen sepak bola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Fundation bersama Milklife, diikuti oleh 1.517 siswi SD dan MI dari 78 sekolah di Bandung dan sekitarnya, terbagi menjadi 43 tim KU 10 serta 99 tim KU 12.

Program Manager Milklife Soccer Challenge, Satia Chandra Wiguna memaparkan kualitas pesepakbola putri dan permainan saat bertanding di Milklife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027 menunjukkan perkembangan menggembirakan. 

Menurutnya Chandra, munculnya juara baru di Bandung baik di KU 10 maupun di KU 12 menjadi salah satu indicator semakin meratanya kualitas peserta. 

“Di Bandung, selain ada peningkatan secara kuantitas, secara kualitas permainan juga ada peningkatan. Ini terlihat dari adanya juara baru di KU 10 dan KU 12. Hal ini semakin menguatkan bahwa Bandung memang memiliki tradisi yang kuat dalam sepak bola, tidak hanya di sektor putra tapi juga di sektor putri. Tentunya ini menjadi angin segar bagi pembinaan sepak bola putri usia dini di Indonesia,” ujar Chandra.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/1000178948-13a0_mid.jpg" alt="">

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Milklife Soccer Challenge kali ini di Jawa Barat tidak hanya digelar di Bandung saja, tapi juga di Garut. Chandra menjelaskan hal itu dilakukan mengingat potensi pemain yang ada di kota Garut. 

“Kami memutuskan untuk menambah satu kota lagi di Jawa Barat, pilihannya jatuh kepada Garut. Ini karena kita melihat di Garut ada tim yang ikut Hydro Plus Soccer League (HPSL), artinya kan pembibitan sudah mulai disana. Ya semoga ini menambah kekuatan untuk kebangkitan sepak bola putri di Indonesia, terutama di Jawa Barat,” bebernya. 

Tim Tallent Scouting All Stars Bandung, Yeri Permadi tak menampik jika meningkatnya jumlah peserta maupun kualitas pemain membuktikan kalau giat sepak bola putri saat ini sedang bangkit. Banyaknya talenta baru yang bermunculan, diakui Yeri membuat tim talent scouting kebingungan.

“Sebetulnya buat kami cukup ketat. Hari ini giat sepak bola putri benar-benar sedang bangkit. Jadi kita punya talenta-talenta baru yang membuat tim talent scouting juga cukup kebingungan nih, karena cukup banyak persaingan ya,” katanya. 

Menurutnya saat ini, ia bersama timnya mulai mengumpulkan dan mengkurasi pemain-pemain potensial yang akan bergabung dalam program extra training, yang  dipersiapkan bagi skuad yang akan berlaga di Milklife Soccer Challenge All Stars 2027 yang akan berlangsung di Kudus, Jawa Tengah. 

“Kami memiliki banyak talenta baru sehingga tim scouting juga harus bekerja lebih cermat. Bandung bisa kita klaim sebagai salah satu gudang talenta sepak bola putri. Banyak bakat terpendam yang perlu mendapatkan wadah pembinaan,"

"Jadi kami akan berusaha sebaik mungkin memilih pemain yang cocok untuk ikut di MLSC All Star 2027. Kami berterima kasih kepada MilkLife dan Bakti Olahraga Djarum Foundation yang sudah menghadirkan kompetisi ini sehingga anak-anak memiliki tempat untuk berkembang," bebernya.

Extra training akan melibatkan sekitar 40 peserta terbaik dari dua seri di setiap kota penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge. Mereka akan mendapatkan latihan tambahan satu kali dalam sepekan guna menajamkan teknik dan bakat mereka mengolah si kulit bundar di lapangan hijau sebelum akhirnya terpilih untuk membela kota mereka di ajang MilkLife Soccer Challenge All Stars. 

<b>Jalannya Pertandingan</b>
Menyoroti jalannya pertandingan Final KU 12, pertarungan antara SDN 021 Ciporeat melawan SD Pelita sarat taktik dan strategi. Kedua tim tampil cukup disiplin di barisan pertahanan yang membuat gol sulit tercipta di menit-menit awal. 

Kebuntuan baru terpecah ketika SDN 021 Ciporeat membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui kemelut di bibir gawang yang berhasil dieksekusi oleh pemain nomor punggung 7, Kayla Anisa Salsabila.

Keunggulan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain SDN 021 Ciporeat. Membangun serangan intens dari lapangan tengah, hanya satu menit berselang dari gol pertama, mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui sepakan Shafira Ramadhani. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Usai turun minum,  SD Pelita berusaha bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Setelah melancarkan serangan bertubi-tubi, upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-18 setelah Annisa Febriany melepaskan tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper SDN 021 Ciporeat. Skor pun berubah menjadi 2-1. Gol tersebut sempat membuat asa SD Pelita muncul kembali untuk menjadi kampiun. 

Namun, pertahanan rapat dan skema counter-attack SDN 021 Ciporeat membuat kedudukan tidak berubah hingga akhir laga. Seiring dengan peluit panjang berbunyi, SDN 021 Ciporeat menasbihkan diri sebagai jawara KU 12 MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027.

Final KU 12 MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027 berlangsung sengit saat SDN 021 Ciporeat berhadapan dengan SD Pelita. SDN 021 Ciporeat akhirnya berhasil keluar sebagai juara setelah meraih kemenangan 2-1.

SDN 021 Ciporeat membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui Kayla Anisa Salsabila. Gol tersebut tercipta setelah Kayla mampu memanfaatkan kesalahan lini pertahanan SD Pelita dengan baik.

Keunggulan tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain SDN 021 Ciporeat. Hasilnya, mereka berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui gol Shafira Ramadhani pada menit ke-14. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, SD Pelita berusaha bangkit dan memperkecil ketertinggalan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-18 setelah Annisa Febrian melepaskan tendangan jarak jauh yang gagal diantisipasi kiper SDN 021 Ciporeat. Skor pun berubah menjadi 2-1.

Gol tersebut membuat SD Pelita semakin bersemangat untuk mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum mampu menghasilkan gol tambahan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan SDN 021 Ciporeat. Hasil tersebut sekaligus memastikan mereka meraih gelar juara KU 12 MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026-2027.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/1000178364-d96c_mid.jpg">

Head Coach SDN 021 Ciporeat, Muhammad Hilal Azhary, terkejut timnya berhasil menapaki podium tertinggi. Terlebih lagi, laga final merupakan pertandingan terberat mengingat mereka harus berjumpa dengan SD Pelita yang memiliki catatan impresif sejak fase grup. 

Ia menilai, kemenangan skuad asuhannya tak lepas dari proses panjang yang dijalani para pemain. Setelah beberapa kali gagal menjejakkan kaki di partai final di seri-seri sebelumnya, para pemain berbenah, melakukan evaluasi hingga memperbaiki teknik serta mental ketika berlaga di arena. 

Kedisiplinan dan kesediaan mereka menjalani berbagai program latihan, termasuk latihan fisik, menjadi salah satu kunci keberhasilan tim.

"Di partai final ini kami fokus di defence karena lawan memiliki teknik yang bagus sambil kami memberi perlawanan ke jantung pertahanan lawan. Alhamdulillah anak-anak mampu mengikuti strategi yang diberikan pelatih. Hasilnya maksimal, kami bisa juara,"  

"Ini adalah hasil dari proses yang dijalani para pemain. Mereka latihan tiga sampai empat kali seminggu, tetapi tidak pernah mengeluh ketika diberikan latihan fisik maupun program lainnya. Mereka tetap menerima dan menjalani semua proses latihan," ucap Hilal.

Senada dengan hal tersebut, Kapten SDN 021 Ciporeat, Septi Nurfitriani bangga dapat keluar sebagai juara di kompetisi bergengsi ini. Ia menyebut laga di partai pamungkas melawan SD Pelita berlangsung seru sekaligus sulit. 

Namun, berbekal pertandingan di babak perempat final yang juga menguras energi, membuat ia dan timnya tak gentar menghadapi SD Pelita yang difavoritkan menjadi juara.

“Pada perempat final, kami juga bertemu lawan yang sulit. Bahkan, kami sempat ingin menyerah, tapi orangtua menyemangati kami hingga akhirnya kami meraih kemenangan demi kemenangan hingga ke final. Kami senang bisa jadi juara MilkLife Soccer Challenge,” katanya.


<b>Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026 - 2027:</b>

<b>Kategori Usia 10</b>
Champion 		: SDN 075 Jatayu 
Runner-up		: SDN 065 Cihampelas 
Semifinalis		: SDN 091 Cibeureum Kota Bandung &amp; MIS Darussalam 
Top Scorer		: Felisha Mikhayla Hernawan - SDN 075 Jatayu (15 gol), Glory Grennita Melani Utama - SDN Cipada Cikalong Wetan (15 gol), &amp; Nefi Putri Seftian - SDN 065 Cihampelas (15 gol)
Best Player		: Ravika Marwah Larasanti – MIS Darussalam
Best Goalkeeper	: Balqis Azzahra Putri – SDN 065 Cihampelas 
Fairplay Team		: SDN Cipada Cikalong Wetan 

<b>Kategori Usia 12</b>
Champion 		: SDN 021 Ciporeat
Runner-up		: SD Pelita
Semifinalis		: SDN 043 Cimuncang &amp; SDN 188 Bandung Baru 
Top Scorer		: Naquita Syahmina Guntara - SD Pelita (22 Gol)
Best Player		: Khansa Nafa Talitha - SD Pelita
Best Goalkeeper	: Adzkia Nabila Habibah – SD Pelita
Fairplay Team		: SDN 035 Soka

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/11/img-20261101-220810-0be7_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Catat! Ini Jadwal Lengkap 13 Cabor Porprov Jabar 2026 yang Digelar di Bandung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/10/31/catat-ini-jadwal-lengkap-13-cabor-porprov-jabar-2026-yang-digelar-di-bandung</link>
      <pubDate>Sat, 31 Oct 2026 15:57:27 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/10/31/catat-ini-jadwal-lengkap-13-cabor-porprov-jabar-2026-yang-digelar-di-bandung</guid>
      <category>Porprov Jabar 2026</category>
      <category>Jadwal Porprov 2026</category>
      <category>Venue Porprov Jabar</category>
      <category>Porprov XV Jabar</category>
      <category>Cabang olahraga Porprov</category>
      <description>Porprov XV Jabar 2026 digelar di Bandung dengan 13 cabor. Simak jadwal pertandingan, daftar venue, dan lokasi kompetisi mulai 31 Oktober hingga 19 November</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kota Bandung bakal menjadi salah satu pusat penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. 

Sebanyak 13 cabang olahraga (cabor) dijadwalkan berlangsung di sejumlah lokasi di Kota Bandung dan wilayah sekitarnya sepanjang akhir Oktober hingga November 2026.

Berbagai fasilitas olahraga, mulai dari gelanggang olahraga, lapangan pertandingan, hingga ruang publik, telah disiapkan untuk menunjang pelaksanaan kompetisi. 

Beberapa lokasi yang akan digunakan di antaranya Sport Jabar Arcamanik, Lapangan Softball Lodaya, Lapangan Tenis Maluku, Lapangan Tenis Caringin, GOR Pajajaran, GOR Bandung, serta Taman Sejarah.

Total ada 13 cabang olahraga yang akan dipertandingkan, yakni bisbol, sofbol, soft tenis, tenis lapang, woodball, lari trail, kabaddi, savate, teqball, xiangqi, domino, mini soccer, dan pickleball.

Rangkaian pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai 31 Oktober hingga 19 November 2026. Setiap cabang memiliki waktu dan lokasi pelaksanaan yang berbeda.

<b>Daftar Jadwal dan Venue 13 Cabor Porprov XV Jabar 2026</b>

Berikut rincian jadwal pertandingan beserta lokasi yang menjadi tempat penyelenggaraan masing-masing cabang olahraga:

<ul><li>Savate: 31 Oktober–1 November 2026 di GOR Bandung.</li><li>Xiangqi: 31 Oktober–1 November 2026 di Pusat Kebudayaan Tionghoa.</li><li>Soft tenis: 1–7 November 2026 di Lapangan Tenis Maluku.</li><li>Kabaddi: 4–8 November 2026 di GOR Pajajaran.</li><li>Bisbol (Baseball): 6–9 November 2026 di Sport Jabar Arcamanik.</li><li>Woodball: 8–12 November 2026 di Stadion Sepak Bola dan Driving Range Golf UPI.</li><li>Sofbol (Softball): 10–18 November 2026 di Lapangan Softball Lodaya.</li><li>Tenis lapang: 10–19 November 2026 di Lapangan Tenis Caringin.</li><li>Pickleball: 12–15 November 2026 di Lapangan Padel Plus.Lari trail: 14–15 November 2026 di kawasan Kiara Payung.</li><li>Domino: 14–15 November 2026 di Taman Sejarah.</li><li>Mini soccer: 15–17 November 2026 di Mini Soccer Queen.</li><li>Teqball: 17–18 November 2026 di GOR Trilomba Juang.

</li></ul><b>Peserta dari Puluhan Daerah Siap Bersaing</b>

Porprov XV Jawa Barat 2026 juga akan menjadi ajang persaingan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Sejumlah cabang olahraga tercatat melibatkan peserta dalam jumlah daerah yang cukup besar.

Pada cabang tenis lapang, kontingen yang ambil bagian berasal dari 12 kabupaten dan tujuh kota. Sementara itu, pickleball diikuti perwakilan dari 15 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Barat.

Keterlibatan banyak daerah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kompetisi olahraga tingkat provinsi. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, Porprov juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan dan menunjukkan hasil pembinaan di daerah masing-masing.

Dengan menjadi tuan rumah pendukung untuk 13 cabang olahraga, Kota Bandung turut mengambil peran dalam menyukseskan Porprov XV Jawa Barat 2026.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/10/porprov-9af4_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>SMPN 48 Bandung, SMAN 21 Bandung, dan UPI Juarai Piala by.U 2026 Bandung Series</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/10/26/smpn-48-bandung-sman-21-bandung-dan-upi-juarai-piala-byu-2026-bandung-series</link>
      <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 12:09:47 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/10/26/smpn-48-bandung-sman-21-bandung-dan-upi-juarai-piala-byu-2026-bandung-series</guid>
      <category>telkomsel</category>
      <description>Telkomsel melalui by.U kembali menghadirkan Piala by.U 2026, turnamen futsal pelajar yang tahun ini tidak hanya menghadirkan kompetisi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Telkomsel melalui by.U kembali menghadirkan Piala by.U 2026, turnamen futsal pelajar terbesar di Indonesia yang tahun ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga membuka peluang pendidikan dan jalur pengembangan menuju level profesional bagi talenta muda Indonesia.

Untuk pertama kalinya, Piala by.U menghadirkan kategori universitas serta kesempatan memperoleh Campus Scholarship Opportunity dan Club Professional Contract Opportunity melalui kolaborasi dengan institusi pendidikan dan klub futsal profesional.

Piala by.U 2026 berlangsung di 16 kota/kabupaten, termasuk di Kota Bandung pada 23-25 Oktober 2026 di Gor C-Tra Arena, Kota Bandung. Sejumlah 32 tim berlaga pada Piala by.U 2026 Bandung Series terdiri atas 8 tim pada tingkat SMP/sederajat, 16 tim pada tingkat SMA/sederajat, dan 8 tim pada tingkat Universitas/sederajat.

Pertandingan babak final yang digelar pada Minggu 25 Oktober 2026 menobatkan tim SMP Negeri 48 Bandung, tim SMA Negeri 21 Bandung, dan tim Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai Juara Piala by.U 2026 Bandung Series.

Para juara Piala by.U 2026 Bandung Series selanjutnya akan berlaga di tingkat nasional pada Stage of Champions dengan para juara Piala by.U 2026 dari 16 kota pelaksanaan lainnya di Januari 2027. Para juara memperoleh uang pembinaan, sertifikat, dan medali di tingkat kota maupun nasional.

Selain sportivitas, kreativitas dan kekompakan suporter juga diapresiasi pada Piala by.U 2026 dan menobatkan suporter tim SMPN 48 Bandung, SMAN 27 Bandung, dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai Best Supporter pada Piala by.U 2026 Bandung Series.

General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel, Anandoz Bangsawan, mengucapkan selamat kepada seluruh tim yang berhasil meraih juara pada Piala by.U 2026 Bandung Series, semoga capaian ini dapat memacu seluruh tim untuk terus semangat mengejar ambisi menjadi pemain futsal profesional.

"Kami juga mengapresiasi antusiasme dan sportivitas para universitas dan sekolah di Kota Bandung dan sekitarnya atas dukungan dan partisipasi pada Piala by.U 2026 Bandung Series ini, termasuk total lebih dari 6.100 suporter yang silih berganti menampilkan kreativitas dan semangat yang luar biasa selama tiga hari pelaksanaan dalam mendukung tim favoritnya,” ujarnya.

Ajang yang telah berlangsung mulai September 2026 hingga Januari 2027 ini melibatkan total lebih dari 768 sekolah dan 64 kampus dari berbagai daerah di Indonesia.

Mengusung tema “Nyalakan Semangatmu, Tunjukkan Bisamu”, Piala by.U 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan passion di dunia futsal. Bagi by.U, futsal adalah wadah untuk menunjukkan potensi dan membuka peluang pengembangan diri. Turnamen ini merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam mendukung perkembangan ekosistem olahraga nasional sekaligus menghadirkan panggung bagi talenta futsal muda Indonesia.

Sebagai pengembangan utama tahun ini, untuk pertama kalinya dibuka kategori Universitas. Piala by.U 2026 juga menghadirkan peluang pendidikan dan pengembangan karier melalui kolaborasi dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan STKIP Pasundan untuk peluang pendidikan bagi peserta terpilih, serta kerja sama dengan Unggul FC Malang yang membuka kesempatan pengembangan menuju level profesional.

Piala by.U 2026 akan memilih 14 pemain futsal terbaik melalui program Talent Scouting futsal terbesar di Indonesia untuk mengikuti Training Camp bersama Unggul FC Malang. Selain pengalaman bertanding di tingkat nasional, peserta juga berkesempatan memperoleh Campus Scholarship Opportunity dan Club Professional Contract Opportunity.

“Futsal adalah salah satu passion generasi muda. Karena itu, by.U hadir di ruang yang dekat dengan keseharian mereka. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang membuka lebih banyak peluang bagi talenta muda untuk berkembang melalui jalur pendidikan dan pengembangan menuju level profesional. Bagi kami, mendukung perjalanan mereka bukan hanya tentang menghadirkan kompetisi, tetapi juga memahami apa yang mereka butuhkan untuk melangkah lebih jauh sebagai bagian dari upaya Melayani Sepenuh Hati,” jelas Anandoz.

Sebelumnya, Piala by.U 2025 berhasil melibatkan 1.080 sekolah dengan partisipasi sekitar 12 ribu atlet pelajar dan disaksikan oleh lebih dari 1 juta penonton online. Dari program Talent Scouting, 13 pemain berbakat mendapatkan kesempatan mengikuti training camp bersama Fafage Banua, Blacksteel Papua, dan Cosmo JNE.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/10/piala-byu-2026-bandungseries-1jpg-6a46_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Super Chess National Tournament Series 4 2026 Sukses Digelar, Peserta Mahasiswa Meningkat</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/10/19/super-chess-national-tournament-series-4-2026-sukses-digelar-peserta-mahasiswa-meningkat</link>
      <pubDate>Mon, 19 Oct 2026 08:01:49 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/10/19/super-chess-national-tournament-series-4-2026-sukses-digelar-peserta-mahasiswa-meningkat</guid>
      <category>Super Chess 2026</category>
      <category>Turnamen catur Bandung</category>
      <category>Superchallange Super Chess</category>
      <category>Kejuaraan catur nasional</category>
      <category>Hasil Super Chess 2026</category>
      <description>Super Chess 2026 di Bandung diikuti 520 pecatur dari 18 provinsi. Peserta mahasiswa meningkat, dengan hadiah Rp150 juta dan persaingan grandmaster.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Superchallange Super Chess National Tournament Series 4 2026 kembali sukses digelar di Bandung. 

Turnamen catur yang berlangsung di Piset Square, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung, pada 17–18 Oktober 2026 ini diikuti sekitar 520 pecatur dari 18 provinsi di Indonesia.

Jumlah peserta tersebut meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 400 orang. Peningkatan paling menonjol terlihat pada kategori mahasiswa, baik nomor perorangan maupun beregu antarkampus.

Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa olahraga catur masih memiliki daya tarik di kalangan generasi muda. Turnamen hasil kolaborasi Superchallange dan Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jawa Barat ini juga memperebutkan total hadiah senilai Rp150 juta.

Ketua Panitia Pelaksana Super Chess National Tournament Series 4, H. Soleh Subari, menjelaskan bahwa jumlah peserta mahasiswa mengalami peningkatan signifikan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

“Pada penyelenggaraan Superchallange Super Chess 4 ini jumlahnya pesertanya jelas meningkat signifikan, terutama dari kalangan mahasiswa. Dulu pesertnya dibawah 30, sekarang bisa sampai 78. Di kategori beregu, dulu 23 sekarang mencapai 26 regu,” ujar H. Soleh kepada wartawan, Minggu (18/10/2026).

Menurut Soleh, turnamen tahun ini tidak hanya diikuti pecatur dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke, tetapi juga peserta dari Malaysia dan Singapura. Selain itu, terdapat pula International Master (IM) asal Uzbekistan.

Pada kategori Open, panitia berhasil menghadirkan lima Grandmaster (GM), termasuk Susanto Megaranto dan Novendra Priasmoro. Sejumlah pecatur bergelar Woman Grandmaster (WGM), International Master (IM), FIDE Master (FM), Woman FIDE Master (WFM), serta National Master turut meramaikan persaingan.

“Nah, untuk yang umum open itu kita bisa menghadirkan lima grandmaster. Satu grandmaster Susanto Megaranto, lalu ada GM Novendra Priasmoro. Kemudian ada dua Woman Grand Master (WGM) salah satunya Laysa Latifah. Kalau IM itu banyak lebih dari 10. Kemudian di bawahnya ada Fide Master (FM) dan Woman Fide Master (WFM). Ke bawahnya ada National Master dan Woman National Master serta para pecatur. Bagi saya ini membuktikan kalua Superchallange Super Chess ini sudah diburu oleh para pecatur,” bebernya.

Sementara itu, Perwakilan Superchallange Regional Bandung, Emanuel Kristian Aditiyanto, mengaku senang melihat peningkatan jumlah peserta, khususnya dari kalangan mahasiswa.

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa catur tidak hanya diminati kelompok usia dewasa, tetapi juga memiliki tempat di kalangan anak muda.

“Jadi, ada peningkatan tidak hanya dalam segi jumlah peserta tapi di anak-anak mudanya juga berkembang. Kan kita memang berharap di situ ya. Jadi, anggapan atau stigmanaya adalah catur ini adalah permainan orang-orang tua, ternyata enggak. Catur ini masih dalam kategori permainan anak muda. Terlihat dari mahasiswanya, antusiasnya cukup banyak gitu,” tutur Kris.

Kris mengatakan jumlah peserta mahasiswa sebenarnya berpotensi lebih besar. Namun, keterbatasan kuota membuat belum semua calon peserta dapat mengikuti turnamen.

Karena itu, pihak penyelenggara membuka peluang untuk menambah kapasitas pada penyelenggaraan berikutnya.

“Sejauh ini mayoritas memang masih dari kampus di Kota Bandung. Tapi ada kemungkinan tahun depan kapasitasnya dan jumlahnya akan kami tambah lagi,” katanya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/10/superchess-tb2-1656_mid.jpg">

Ia menambahkan, peningkatan jumlah peserta memang menjadi salah satu target penyelenggaraan. Meski demikian, konsistensi partisipasi dan pengalaman bertanding bagi para mahasiswa juga menjadi perhatian utama panitia.

“Di tahun depan harapannya juga tetap konsisten dulu di situ. Nanti pelan-pelan di-up lagi gitu. Jadi, yang pengen kita target di sini adalah experience-nya. Memang yang sebenarnya target untuk mahasiswa-mahasiswa tuh kan pengalamannya dulu ya. Supaya mereka bisa kalau memang punya impian ke target yang lebih tinggi ya menjadi seorang GM gitu ya. Yang penting kan experience-nya dulu. Dan memang itu yang pengen kita kejar,” tegasnya.

Sebelum rangkaian pertandingan pada Minggu, 18 Oktober 2026, digelar acara pembukaan yang dihadiri Perwakilan Bidang Pembinaan dan Prestasi (Bidpres) KONI Jawa Barat, Ir. Muhammad Ridlo Eisy, MBA, Wakil Ketua Umum I Percasi Jawa Barat, H. Abdul Chamid, serta Sekretaris Umum Percasi Jawa Barat, Dicky Irfan Firmansyah.

Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pertandingan simbolis antara Emanuel Kristian Aditiyanto dan Grandmaster Susanto Megaranto.

Pada hari pertama, Sabtu, 17 Oktober 2026, pertandingan diawali dengan kategori beregu antarkampus yang diikuti 26 tim. Kompetisi menggunakan sistem Swiss tujuh babak dengan kontrol waktu 10 menit ditambah tiga detik untuk setiap langkah.

Suasana turnamen semakin meriah dengan hadirnya sesi Fun Chess. Dalam kegiatan ini, tiga pecatur muda mendapat kesempatan menantang Susanto Megaranto, yakni Muhammad Rafly Syukuri dari UPI 2, Aditya Bayu Pratama dari Maba Baru Chess, dan Muhammad Mu'alief dari ITB.

Dengan durasi pertandingan hanya dua menit, Susanto berhasil mengalahkan ketiga penantangnya. Rafly mengakui keunggulan sang Grandmaster yang dinilainya memiliki kemampuan membaca permainan di atas levelnya.

"Memang keliatan beda levelnya. Nggak ketebak langkahnya," ujar Rafly.

Sementara itu, Muhammad Mu'alief mengaku gugup sejak awal pertandingan. Menanggapi pengalaman para pecatur muda tersebut, Susanto menyarankan mereka untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah.

"Jangan mudah menyerah kayak gitu," ujarnya.


<b>Daftar Pemenang Super Chess National Tournament Series 4 2026</b>

<b>Kategori Beregu Antarkampus</b>

Juara: El Dinus Chess

Runner-up: UGM Akurasi

Peringkat ketiga: UIN Satu King A


<b>Kategori Mahasiswa Perorangan</b>

Juara: Ephesians Prismaranatha (Udinus)

Runner-up: Abed Nego GRCC (Bekasi, Jawa Barat)

Peringkat ketiga: Michael Anggit Prasaja (UGM, DI Yogyakarta)


<b>Kategori Veteran</b>

Juara: Zadiat NNCC (NNCC, Jawa Barat)

Runner-up: Dedi Pandawa Lima (Bandung, Jawa Barat)

Peringkat ketiga: Kusnandar LCC (Depok, Jawa Barat)


<b>Kategori Open</b>

Juara: Yoseph Taher BTS 207 (Jawa Barat)

Runner-up: As Syah Syah Syakish Thirof (Kediri, Jawa Timur)

Peringkat ketiga: Agus Kurniawan (UIN Satu, Jawa Timur)


<b>Penghargaan Khusus</b>

Best Women College: Cherista Joane Nungki

Best Non-Master: Tito Aditya

Best Woman Open: Christine Elisabeth.





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/10/superchess-tb1-7f83_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Farhan Dukung PSSI Jabar Perkuat Pembinaan Pemain Muda, Erick Thohir Soroti Potensi Daerah</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/10/18/farhan-dukung-pssi-jabar-perkuat-pembinaan-pemain-muda-erick-thohir-soroti-potensi-daerah</link>
      <pubDate>Sun, 18 Oct 2026 08:02:19 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/10/18/farhan-dukung-pssi-jabar-perkuat-pembinaan-pemain-muda-erick-thohir-soroti-potensi-daerah</guid>
      <category>PSSI Jawa Barat</category>
      <description>Muhammad Farhan mendukung PSSI Jawa Barat memperkuat pembinaan sepak bola usia dini. Erick Thohir menyoroti potensi besar Jabar dan pentingnya persatuan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Penguatan pembinaan sepak bola sejak usia dini menjadi salah satu agenda penting bagi perkembangan sepak bola Jawa Barat. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan kesiapan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk bekerja sama dengan kepengurusan PSSI Jawa Barat yang dipimpin Buky Wibawa.

Dukungan tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri pengukuhan kepengurusan PSSI Jawa Barat di Hotel Horison, Kota Bandung, Sabtu (17/10/2026). Ia berharap kepengurusan baru mampu mendorong lahirnya pemain-pemain potensial sekaligus meningkatkan prestasi sepak bola di tingkat kota, kabupaten, hingga provinsi.

Farhan menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi sepak bola diperlukan agar program pembinaan dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda.

“Pemerintah Kota Bandung memberikan dukungan sepenuhnya untuk kesuksesan kinerja PSSI Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Pak Buky,” kata Farhan.

Menurutnya, pembinaan yang terencana menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat. Selain meningkatkan kualitas pemain, upaya tersebut juga membuka kesempatan bagi talenta muda untuk berkembang dan berkontribusi bagi daerahnya.

Dukungan terhadap penguatan sepak bola daerah juga disampaikan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia menekankan bahwa kemajuan sepak bola membutuhkan kebersamaan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, KONI, hingga berbagai unsur yang terlibat dalam olahraga tersebut.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/10/179224257656-wali-kota-dukung-pssi-jabar-perkuat-pembinaan-sepak-bola-dari-akar-rumput-dc77_mid.jpg" alt="">

“Tidak mungkin membangun sesuatu dengan perpecahan. Aklamasi bukan diartikan hal yang negatif ketika semua voter bersatu, pemerintah daerah bersatu, KONI mendukung dan semua stakeholder sepak bolanya mendukung,” ujar Erick.

Erick menilai Jawa Barat memiliki modal besar untuk mengembangkan sepak bola karena jumlah penduduknya mencapai sekitar 51,7 juta jiwa. Namun, potensi tersebut perlu didukung ketersediaan sumber daya manusia yang memadai, termasuk wasit dan pelatih berkualitas.

Ia juga mendorong agar akses pembinaan diperluas melalui kerja sama dengan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Langkah ini dinilai penting untuk mengenalkan sepak bola sejak dini sekaligus memperkuat jalur pengembangan pemain muda.

Menurut Erick, pembangunan sepak bola nasional tidak cukup hanya mengandalkan kompetisi liga dan pencapaian tim nasional. Penguatan fondasi dari daerah hingga provinsi juga harus menjadi perhatian agar perkembangan sepak bola Indonesia berlangsung berkelanjutan.

“Untuk membangun sepak bola Indonesia harus dari tingkat daerah dan provinsi agar fondasi sepak bola Nasional bisa semakin kuat,” tuturnya.

Kolaborasi antara pemerintah daerah, PSSI, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat memperluas kesempatan berlatih bagi pemain muda, meningkatkan kualitas pembinaan, serta mendorong lahirnya pesepak bola potensial dari Jawa Barat untuk bersaing di tingkat nasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/10/sepakbola1-ce19_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tundukkan BINUS Lewat Laga Sengit, Universitas Negeri Sebelas Maret Juara Campus League 2026 </title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/25/tundukkan-binus-lewat-laga-sengit-universitas-negeri-sebelas-maret-juara-campus-league-2026</link>
      <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:43:31 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/25/tundukkan-binus-lewat-laga-sengit-universitas-negeri-sebelas-maret-juara-campus-league-2026</guid>
      <category>Campus League Badminton</category>
      <category>The Nationals Campus League</category>
      <description>Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) akhirnya keluar sebagai juara Campus League 2026 - Badminton The Nationals untuk kategori beregu. </description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM</b> -  Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) akhirnya keluar sebagai juara Campus League 2026 - Badminton The Nationals untuk kategori beregu. 

UNS keluar sebagai juara usai melakoni laga panjang dan melelahkan pada babak final yang berlangsung di GOR KONI Bandung, Jumat (25/09/2026) dengan menundukkan Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta lewat drama tiga set 55-46, 52-5 dan 55-47. 

CEO Campus League, Ryan Gozali mengapresiasi laga final yang berlangsung sengit. Menurutnya, sengitnya pertandingan membuktikan bibit-bibit muda di lapangan bulutangkis mulai tumbuh seiring terbentuknya budaya badminton di lingkungan masyarakat, khususnya di kampus. 

Badminton merupakan satu dari sekian banyak cabang olahraga yang dikompetisikan di bawah bendera Campus League.

"Setelah badminton, langsung futsal, Setelah futsal, menuju ke UniGames yang terdiri dari taekwondo, kick-boxing, kempo, wushu, jiu jitsu, biliar dan sepak bola wanita," ujar Ryan. 

Lebih lanjut, Ryan berharap, ke depan, Campus League Badminton ini bisa menjangkau lebih banyak regional. Dengan begitu akan makin banyak penonton yang hadir dan merasakan tegangnya persaingan para student-athlete dalam berebut gelar juara.

"Kalau memungkinkan tahun depan rencananya Campus League Badminton ini akan digelar di empat wilayah. Tapi kita akan bergerak sesuai dengan momentum, serta perhatikan kualitas dan kuantitas juga. Kita lihat saja nanti," tegasnya. 

Pada babak final Campus League 2026 - Badminton The Nationals, tensi tinggi sudah terasa sejak set pertama. BINUS unggul setelah tunggal putra, Jovan Sammy Sukardi dan tunggal putri, Aura Ihza Aulia, meninggalkan tim UNS dengan skor 22-11. Keadaan berbalik saat ganda putra UNS, Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah bermain dengan tempo cepat serta menyerang bertubi-tubi. 

UNS lantas memimpin dengan 33-30. Ini membuat kubu UNS makin percaya diri lalu mengakhiri babak pertama dengan 55-46. 

Memasuki babak kedua, BINUS membuat perlawanan sengit. Diawali dengan momen emas Jovan Sammy Sukardi menang telak melawan Dimas Satriya Abimanyu 11-6, BINUS memaksa UNS menempuh rubber-set. 

Pasalnya, pada nomor ganda campuran, Jonathan Susanto/ Feodora H. Eltriannisa bermain agresif hingga utusan UNS, Adna Farrell Nugroho/ Tanaya Yafiyah D, kerepotan. Babak kedua berakhir dengan kemenangan BINUS, 55-52. 

Babak ketiga menjadi duel menegangkan. Dimulai dengan nomor tunggal putra, Dimas Satriya Abimanyu membuat perlawanan sengit kala menjamu Jovan Sammy Sukardi. 

Skor sama terjadi tiga kali, 8-8, 9-9, 10-10, lalu Abimanyu menyudahi permainan dengan kemenangan tipis 11-10. Aura Ihza Aulia membalik keadaan dengan unggul 22-15 kala meladeni Maryam Qibta. 

Lalu, tibalah masanya ganda putra juara Campus League Badminton 2026 - The Nationals kategori individu, Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah sekali lagi membalik keadaan. 

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/1000137457-4887_mid.jpg" alt="">

Melawan Jonathan Susanto/ Steven Setiawan, duo dari Solo ini perlahan mengejar ketertinggalan hingga menyamakan kedudukan 31-31, lalu memaksa Jonathan Susanto/ Steven Setiawan tunduk dengan poin akhir 33-31. 

Momen ini membuat semangat para pendekar badminton UNS makin terdongkrak. Performa ganda putri Lintang Ari Rahmawati/Maghfiro Ah Aristi sukses melebarkan jarak skor antara UNS dan BINUS. 

Keduanya mematahkan perlawanan Feodora H. Eltriannisa dan Veren Irvana Daula dengan skor meyakinkan, 44-38. 

Partai akhir menyajikan pertarungan habis-habisan antara ganda campuran Jonathan Susanto/ Feodora H. Eltriannisa kontra Adna Farrell Nugroho/ Tanaya Yafiyah D. 

Penonton tahan napas saat Adna/Tanaya hampir menang dengan skor 54-43. Menolak menyerah, Jonathan/ Feodora membuat perlawanan hingga berhasil menambah 4 angka. Laga ini berakhir dengan kemenangan UNS dengan nilai pamungkas 55-47.

Pemain ganda putri UNS, Maghfiro Ah Aristi mengakui rubber-set yang dijalani dia bersama pemain UNS lainnya sangat menantang bahkan sempat membuat para student athlete gugup. 

Hal itu pulalah yang membuat laga menjadi sengit karena sering terjadi kejar mengejar poin. 

"Takut, gugup, semua jadi satu. Pasti ada rasa kurang percaya diri juga. Namun, sebagai tim saling menyemangati dan meyakinkan  diri sendiri untuk bermain on point," sebutnya kepada wartawan. 

Hal serupa juga disampaikan pemain putra UNS, Adna Farrel Nugroho yang bertarung di ganda putra dan ganda campuran sebagai penentu kemenangan. 

Menurutnya kekalahan UNS di set kedua, padahal mereka sempat unggul, tak lepas dari faktor non teknis yang terjadi. 

Usai mengalami kekelahan dengan skor tipis di set kedua, para pemain UNS pun berusaha untuk saling menguatkan dan hal itu pun membuahkan hasil keunggulan yang mengunci kemenangan UNS. 

"Ketika dalam posisi tertinggal kami pemain saling menguatkan. Alhamdulillah bisa menyabet juara," ungkapnya.

Sementara itu pelatih UNS, Oktavia Wahyu Kinanti menyebutkan sejak awal dirinya tidak membebankan harus juara. 

Dia hanya menyampaikan, bermain beregu itu harus mencari poin. Hal itu dilakukannya agar atletnya tidak merasa tertekan dan stres karena hal itu akan berpengaruh pada fokus pemain.

"Kita tidak ada ekspektasi bisa juara satu. Karena di regional Semarang kita hanya juara 3. Namun saya tekankan sama mereka cukup main sabar dan konsisten dan jangan mati-mati sendiri. Iti kuncinya. Saat tertekan, taktik bermainstudent-athlete di lapangan akan terpecah,"beber Kinanti.


Ia juga menyebut, dalam kategori beregu, punya student-athlete dengan perfoma mentereng saja tidak cukup. Strategi dalam menyusun urutan pemain tak kalah penting. 

Itu sebabnya, Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah ditempatkan di partai ketiga. Terbukti, performa ganda putra UNS itu berkali-kali sukses membalik keadaan. 

“Untuk ganda putra, Farrell dan Khalil berpartner belum lama. Baru beberapa  bulan namun chemistry-nya langsung dapat. Persiapan ke Bandung pun hanya seminggu dipotong masa recovery. Ganda putra kami tempatkan di partai ketiga karena bagi saya, mereka kuda hitam untuk UNS,” Kinanti menambahkan. 

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/1000137459-b504_mid.jpg">

Terlepas dari itu, upaya menghidupkan kembali ekosistem bulutangkis di lingkungan kampus sejalan dengan visi dan misi Polytron sebagai sponsor Campus League. 

Melalui dukungan terhadap ekosistem olahraga kampus, Polytron berharap generasi penerus memiliki kemampuan akademik dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman yang seimbang termasuk di lini olahraga. 

"Polytron bangga dapat menjadi bagian dari momentum kembali hidupnya olahraga bulutangkis di lingkungan kampus. Melalui penyelenggaraan Campus League, kami juga ingin mendorong generasi muda untuk tetap aktif, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sebagai perusahaan elektronik yang terus berinovasi bersama anak bangsa, Polytron berharap tumbuhnya ekosistem olahraga di kampus dapat turut mencetak generasi penerus yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangkas dan siap menghadapi perkembangan zaman," ucap General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika.


<b>Daftar Juara Campus League 2026 Badminton The Nationals - Kategori Beregu</b>
Winner		: Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS)
Runner-up	: Universitas Bina Nusantara Jakarta (BINUS)
3rd Place	: Universitas Gunadarma

<b>Daftar Juara Campus League Badminton 2026 The Nationals - Kategori Individu</b>
Tunggal Putra
Winner		: Akmal Zaidan Pamuji (Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto)
Runner-up	: Muhammad Bagus Suyarto (BLU)
3rd Place	: Nopriansyah Adi Gunawan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi

<b>Tunggal Putri</b>
Winner		: Alfira Deanika (UII) 
Runner-up	: Maria Veronica N. Prawesti (Unpad)
3rd Place	: Aura Ihza Aulia (BINUS)

<b>Ganda Putra</b>
Winner		: Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah (UNS)
Runner-up	: Demorza Naafi/Muhammad Halim As Sidiq (UNJ)
3rd Place	: Muhammad Syadad A-Faruq/ Defri Fauzi Ghilman (Universitas Widyatama Bandung)

<b>Ganda Putri</b>
Winner		: Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat (UNS) 
Runner-up	: Feodora H. Eltriannisa/Veren Irvana Daula (BINUS)
3rd Place	: Ayuningtyas Putri Nur Setyowati/ Maghfiro Ah Aristi (UNS)

<b>Ganda Campuran</b>
Winner		: Khaddhaffy A. Ramadhan/Alya Ardelia (BLU) 
Runner-up	: Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono (UNJ)
3rd Place	: Deandra Ikhsan Gunawan/Agnia Sri Rahayu (STKIP)

<b>3v3</b>
Winner 	: Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan (STKIP)
Runner-up	: Muhammad Irsya Mubarok/Alya Zafira/Ardha Tanu Widarma (Gunadarma)
3rd Place	: Muhammad Rafael Ramadhani/Ayu Dian Pertiwi/Ryan Adi Wicaksono (UNNES)

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/img-20260925-225409-c857_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Rubber Set Warnai Laga Final  Campus League 2026 - Badminton The Nationals </title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/23/rubber-set-warnai-laga-final-campus-league-2026-badminton-the-nationals</link>
      <pubDate>Wed, 23 Sep 2026 18:26:19 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/23/rubber-set-warnai-laga-final-campus-league-2026-badminton-the-nationals</guid>
      <category>Campus League Badminton</category>
      <category>The Nationals Campus League</category>
      <description>Final Campus League 2026 Badminton berlangsung sengit. UNS Solo meraih dua gelar nasional, sementara tiga partai harus ditentukan lewat rubber set.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM</b>,- Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo keluar sebagai juara umum kategori individu pada turnamen bergengsi Campus League 2026-Badminton The Nationals. 

Pada babak final yang berlangsung di GOR KONI Bandung, Rabu (23/09/2026), dua wakil UNS Solo menjadi juara nasional di nomor ganda putra dan ganda putri.

Campus League 2026-Badminton The Nationals bergulir di GOR KONI Bandung, sejak 21 hingga 25 September 2026 ini, diikuti 161 student-athlete dari 26 universitas di sektor beregu maupun individu. Mereka berasal dari berbagai kampus di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Surakarta Bandung, Cimahi, Jakarta dan Depok  yang berhasil meraih tiket ke The Nationals.

Di sektor individu, enam nomor pertandingan digelar yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, dan 3v3. 

Dalam partai final sektor individu yang diselenggarakan pada Rabu (23/9) tersebut, dua wakil Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo menjadi juara nasional di nomor ganda putra dan ganda putri.
 
Di final ganda putra, utusan UNS, Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah meladeni perlawan Demorza Naafi/Muhammad Halim As Sidiq dari Universitas Negeri Jakarta. 

Sempat tertinggal dua angka di menit awal set pertama, Nugroho-Abdullah langsung tancap gas meninggalkan lawan 5-2 hingga berakhir dengan skor 15-9. 

Pada babak kedua, Nugroho-Abdullah bermain cepat lalu meninggalkan rival mereka 9-2. Babak kedua berakhir telak 15-6 untuk kemenangan UNS.
  
Pertandingan alot terjadi di nomor ganda putri. Duta UNS, Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat menjamu unggulan pertama Binus University, Feodora H. Eltriannisa/Veren Irvana Daula. Set pertama diwarnai aksi saling menyamakan kedudukan hingga 11 kali dari 1-1 sampai 5-5. 

Sempat meninggalkan UNS 7-5, Binus disusul rival 7-7. UNS terus membututi Binus dari 7-7 hingga 12-12, lalu ketinggalan 12-15. Set kedua kembali diwarnai nilai kembar dari 1-1 sampai 4-4. 

Perlahan, UNS meninggalkan Binus hingga membalik keadaan dengan menang 15-9. Rubber-set pun terjadi. Susul menyusul angka tak terhindarkan. Mulanya, kubu Binus unggul. Namun setelah skor kembar 5-5, UNS selangkah demi selangkah meninggalkan Binus hingga menang dengan poin ketat 15-13.
 
Menanggapi kekalahan mereka di set pertama, Lintang mengaku dirinya tegang dan terus berupaya membaca pola permainan lawan seraya menemukan rasa percaya dirinya. 

"Tipe permainan Binus beda dengan kami. Kalau kami lebih banyak main loop dan chop. Binus kebanyakan pakai teknik menyerang. Saya sempat kurang siap dan tidak percaya diri dengan kualitas pertahanan kami," ungkap Lintang. 

Tanaya menambahkan, kunci kemenangan mereka adalah menjaga motivasi dan menjernihkan komunikasi dengan rekan kerja. Ia bersyukur, menang di tingkat regional maupun nasional. 

"Saya senang bisa membawa nama UNS ke tingkat nasional," imbuh Tanaya.

Ditunggal putri, Alfira Deanika (Universitas Islam Indonesia) menjamu unggulan kedua Universitas Padjadjaran, Maria Veronica Ngadien Prawesti. Di luar dugaan, Prawesti takluk dua set langsung, 15-9 dan 15-6. Deanika pun melenggang ke podium tertinggi. Di sisi lain, nomor ganda campuran menjelma medan tempur bagi dua kampus Jakarta. Khaddhaffy A. 

Ramadhan/Alya Ardelia (Universitas Budi Luhur) kontra Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono (Universitas Negeri Jakarta), berlangsung dalam tiga set. Ramadhan-Ardelia berhasil memaksa rival berhenti di posisi runner-up dengan skor 15-17, 15-8, dan 15-9. 

Rubber set juga terjadi pada pertandingan tunggal putra. Akmal Zaidan Pamuji (Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto) merentang kesabaran kala menghadapi permainan agresif Muhammad Bagus Suyarto (Universitas Budi Luhur Jakarta). 

Unggul di set pertama, Pamuji tumbang di set kedua, lalu kembali menemukan kekuatannya lagi pada babak pamungkas. 

Ia memupus impian Suyarto untuk bertakhta di podium tertinggi, dengan skor 10-15, 15-11, dan 13-15. Pamuji mengakui Suyarto lawan tangguh. Ia pun menguak apa yang sebenarnya terjadi di set kedua.
 
“Set kedua, saya akui terlalu santai akhirnya jadi ragu sendiri. Cuma di set ketiga saya diingatkan coach Gery, untuk lebih fokus pada medan depan karena shuttlecock dari lawan sangat kencang. Jadi pertahanan depan harus dijaga,” Pamuji memaparkan. 

Berkaca pada laga final Campus League 2026 Badminton The Nationals, Pamuji belajar banyak soal membaca permainan lawan, pentingnya daya tahan, dan menyusun strategi.
 
Pelatih Pamuji, coach Eranio Gery Sudiro, S.Pd, membenarkan, bahwa Campus League Badminton menjadi wadah para student-athlete belajar banyak hal. Bukan mengejar angka semata. 

“Dulu saya sering ikut turnamen seperti ini. Campus League adalah yang terbaik. Ada banyak manfaat dari turnamen ini. Pertama, eksposur luar biasa. Kalau ada yang positif seperti ini, prestasi di bidang olahraga, jadi viral. Kedua, para student-athlete makin terlecut semangatnya dalam berlatih dan memahami pentingnya berkompetisi di level regional juga nasional,” Gery mengulas.
 
Yang tak kalah menarik, babak final 3v3. Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan (STKIP Pasundan Cimahi) dan tim Muhammad Irsya Mubarok/Alya Zafira/Ardha Tanu Widarma (Universitas Gunadarma) berebut gelar juara di lapangan. Trio dari Cimahi akhirnya memetik kemenangan dalam dua set, 15-7 dan 15-8.



<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/1000134726-342f_mid.jpg">

Head of Media and Publication Campus League, Hedi Novianto, membeberkan fakta bahwa tiga dari enam partai bergulir dalam rubber-set menyiratkan panasnya persaingan dalam memperebutkan gelar juara. 

“Persaingannya sengit. Sebagian student-athlete yang tampil di The Nationals sudah terbiasa tampil di sirnas (sirkuit nasional). Peta kekuatan mereka tidak beda jauh, makanya terjadi banyak rubber-set,” urainya.
 
Hedi menambahkan, Campus League 2026 di cabor badminton langkah awal untuk menyemai bibit-bibit pebulutangkis unggulan. 

Bandung dan Semarang telah memperlihatkan semangat kompetisi sekaligus sportivitas. Ke depan, Campus League Badminton akan melibatkan lebih banyak regional di Indonesia.
 
“Kami merencanakan empat regional untuk Campus League Badminton tahun depan. Kami selalu di awal merencanakan lebih dari tiga atau empat regional di Pulau Jawa. Kemungkinan, tahun depan di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Kami mesti meriset ulang apakah Yogyakarta dan Semarang bisa disatukan atau terpisah,” beber Hedi.
 
Sebelumnya, Campus League Badminton Regional 2026 digelar di dua kota, Semarang dan Bandung dengan mempertandingkan kategori individu, beregu, serta 3v3. 

Campus League Badminton menyapa Semarang mulai 26 sampai 29 Agustus 2026 di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, dengan melibatkan 149 student-athlete dari 17 kampus. 

Sementara itu, di Kota Kembang, Campus League 2026 - Badminton mencapai puncaknya di GOR KONI Bandung, Jawa Barat, dari 15 sampai 18 September 2026. Sekitar 150 student-athlete dari 23 kampus di Bandung dan sekitarnya adu kemampuan hingga strategi di arena.***



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/img-20260923-wa0034-5797_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Bermain Habis-habisan,  BINUS University Jakarta Akhirnya Juarai Campus League Badminton 2026</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/18/bermain-habis-habisan-binus-university-jakarta-akhirnya-juarai-campus-league-badminton-2026</link>
      <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 22:46:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/18/bermain-habis-habisan-binus-university-jakarta-akhirnya-juarai-campus-league-badminton-2026</guid>
      <category>Campus League 2026</category>
      <category>Campus League Badminton</category>
      <description>TB.COM Tim badminton Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta keluar sebagai juara Campus League Badminton Regional Bandung kategori beregu. Pada babak final yang berla</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TB.COM,-</b> Tim badminton Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta, keluar sebagai juara Campus League Badminton Regional Bandung kategori beregu.

Pada babak final yang berlangsung di GOR KONI Bandung, Jln.Jakarta Bandung, Jumat (18/09/2026) Binus menjadi juara setelah mengalahkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan skor 2-1 (45-55, 55-44,55-53). Sementara Universitas Budi Luhur Jakarta menempati peringkat tiga usai menang atas Universitas Gunadarma Depok yang juga menjalani rubber set, 55-44, 46-55, 55-38.

CEO Campus League, Ryan Gozali menyambut hangat keseruan Campus League Badminton Regional Bandung kemudian memprediksi The Nationals yang diselenggarakan pekan depan, 21 hingga 25 September 2026 di tempat yang sama, akan jauh lebih sengit. 

"Persiapan untuk The Nationals sudah matang. Performa para student-athlete di tingkat regional bagus semua. Bandung menarik karena di kategori individu juaranya beragam tak hanya dari Bandung, sementara kategori beregu justru tidak ada perwakilan Bandung yang menjadi semifinalis. Kita lihat saja keseruan The Nationals seperti apa, saya yakin coach dan student-athlete mulai berstrategi karena sudah melihat lawan-lawan mereka nanti seperti apa,"ujar Ryan kepada awak media dalam sesi jumpa pers.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-230303-d561_mid.jpg" alt="">

Lebih lanjut, Ryan menjelaskan, Campus League akan jadi turnamen tahunan. Ke depan, Campus League akan merangkul lebih banyak kampus di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Bersama Campus League, budaya bulutangkis di kalangan mahasiswa mulai dibentuk.
 
"Karena ini Campus League tahun pertama, ini fase pembentukan (budaya bulutangkis) dan kompetisi student-athlete. Saya percaya, jika konsisten menjalankan, kampus-kampus akan lebih aware dan tahun depan lebih banyak peserta. Kami sudah berjalan di Semarang dan Bandung. Mungkin, tahun depan bisa merangkul Jakarta, Surabaya, dan kota lainnya," tambahnya. 

Sekertaris Jenderal PB PBSI, Ricky Subagja yang hadir dan menyaksikan langsung laga final beregu Campus League Badminton Regional Bandung mengagumi performa student athlete yang diperlihatkan para setiap pemain. Melihat semangat dan perjuangan para mahasiswa saat bertanding di GOR KONI Bandung pun membangkitkan kenangan indah saat dirinya masih menjadi atlet bulutangkis. 

"Yang pertama, GOR Bandung tempat bersejarah karena saat muda saya juga berlatih badminton di sini. Kedua, beberapa match saya menonton. Luar biasa performa para student-athlete. Mereka memanfaatkan kesempatan ini. Jatuh bangun di lapangan, semangat, dan motivasi mereka tinggi. Poin 55, kekompakan tim kampus terlihat, ini sangat baik untuk student-athlete menunjukkan skill terbaik mereka," katanya kepada wartawan. 

Disebutkan Ricky, PB PBSI mendukung adanya Campus League Badminton karena lewat ajang ini mahasiswa bisa menunjukkan kemampuannya. Pihaknya, lanjut Ricky, turut mendukung rencana jangka panjang Campus League sebagai turnamen tahunan. 

Menurutnya, ajang ini bisa menjadi wadah untuk menyemai bibit-bibit atlet bulutangkis Indonesia di masa mendatang. Hal tersebut dimulai dari kiprah para student-athlete dalam adu tanding sembari mempertinggi jam terbang di lapangan. 

"Dengan adanya Campus League, pertama, turnamen ini akan jadi ajang yang ditunggu-tunggu. Kedua, persiapan para student-athlete ke depan akan makin baik dengan latihan intens. Campus League adalah wadah mereka untuk berkembang,” urai Ricky lalu menyorot perjuangan panjang para student-athlete demi menggenggam gelar juara liga kampus.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-225944-f0e9_mid.jpg">

Di babak final kategori beregu, drama tiga babak dimulai dengan nomor tunggal putri. Aura Ihza Aulia (BINUS) kalah telak meladeni Laili Dwiyanti Nur Rohmah (UNJ) dengan skor akhir 4-11. Lalu, gim pertama berakhir dengan kemenangan UNJ, 55-45. Memasuki gim kedua, Aulia membalik keadaan. Rohmah dipaksa menyerah dengan skor ketat 11-10. Ini memotivasi rekan-rekan Aulia hingga berakhir dengan nilai 55-44 untuk kemenangan BINUS. Genta pertarungan makin nyaring di gim ketiga, dengan diwarnai aksi saling menyamakan kedudukan berkali-kali di tiap pertandingan. 

Pada gim pamungkas, Rohmah melancarkan perlawanan sengit dan menyamakan skor dari 8-8, 9-9, 10-10, hingga akhirnya Aulia menang tipis 11-10. Menyusul kemudian, tunggal putra BINUS, Jovan Sammy Sukardi menjamu Ray Mutaqqin. Skor sama terjadi berkali-kali dari 12-12, 13-13, 14-14, 15-15. Ray sekali lagi “membersamai” Jovan dengan 20-20, lalu mengakui gemilang performa rival setelah kalah 20-22. Jovan keluar lapangan dengan senyum lebar. 

Sejurus kemudian, genderang duel tunggal putra ditabuh. Steven Setiawan/Jonathan Sutanto (BINUS) meladeni Demorza Naafi/Ray Mutaqqin (UNJ). Tiga kali terjadi skor setara yakni 24-24, 31-31, 32-32, kubu BINUS mengakhiri duel dengan nilai akhir 33-32. 

Habis-habisan kata yang pas untuk menggambarkan partai keempat, yang mempertemukan ganda campuran Jonathan Sutanto/Veren Irvana Daula (BINUS) dan utusan UNJ, Demorza Naafi/Citra M. Surono. Tujuh kali UNJ menyamai skor BINUS dari 33 sampai 38. 

Di menit-menit akhir, tim UNJ makin intens melawan hingga skor bisa sama 43-43. BINUS lalu menutup babak ini dengan kemenangan yang lagi-lagi tipis, 44-43. Pada partai terakhir, reli-reli panjang mewarnai pertandingan ganda putri, Feodora Hisanah/Veren Irvana Daula (BINUS) menghadapi Antonia H Haganingrum/Citra M. Surono (UNJ). Sempat membayangi Feodora/Veren dengan poin kembar 48-48, 49-49, lalu 50-50, perlahan duta ganda putri UNJ tertinggal. Permainan berakhir dengan poin akhir 55-53 untuk kejayaan BINUS.

Pelatih BINUS, Haryadi Abu, mengaku bersyukur dengan keberhasilan anak asuhnya itu, mengingat target awal mereka hanya lolos ke The Nationals. Haryadi mengatakan dikompetisi beregu yang menerapkan poin 55 dengan 11 skor di tiap pertandingan membuat pemainnya harus menghadapi sejumlah tantangan. Durasi tiap partai lebih ringkas membuatnya harus matang dalam berstrategi menata konfigurasi pemain.

"Lebih pendek dan instan. Strategi kami, yang pasti setelah selesai bertanding, langsung recovery. Istirahat cukup, makan cukup, dan dijaga. Tantangan lain, dengan skor atau poin 11 adalah kontinuitas. Untungnya, pemain bisa diganti. Tantangan berikutnya, jaga semangat di The Nationals," Haryadi memaparkan. 

Senada dengan pelatih, Kapten Tim BINUS, Jonathan Sutanto menggarisbawahi timnya sejak awal siap untuk pertandingan poin 55. "Jelas lelah, tapi melihat dari sisi terang, durasi tandingnya lebih pendek jika dibandingkan dengan kompetisi per partai. Karena turun untuk sektor ganda putra dan ganda campuran, tugas terbesar saya menjaga stamina serta fokus selama bertanding," ucap Jonathan.

Para pemenang Regional Bandung dan Semarang siap berlaga di Campus League Badminton The Nationals yang akan diselenggarakan di GOR KONI Bandung Jawa Barat, mulai 21 sampai 25 September 2026. Untuk kategori individu, masing-masing delapan pemain / pasangan / triple terbaik yang melaju ke The Nationals. Sementara kategori beregu, empat tim semifinalis yang akan berlaga. 

Dari Regional Bandung, keempat tim tersebut adalah Universitas Bina Nusantara Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Budi Luhur Jakarta, dan Universitas Gunadarma. Sementara perwakilan Semarang ialah Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai juara, diikuti oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Daftar Juara Campus League Badminton Regional Bandung - Kategori Beregu
Winner		: Universitas Bina Nusantara Jakarta
Runner-up	: Universitas Negeri Jakarta 
3rd Place	: Universitas Budi Luhur Jakarta

Daftar Juara Campus League Badminton Regional Bandung - Kategori Individu

Tunggal Putra
Winner		: Nopriansyah Adi Gunawan - Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi
Runner-up	: Muhammad Bagus Suyarto - Universitas Budi Luhur Jakarta
3rd Place	: Triyugo Frediqke Sunandar Hidayat - Universitas Trisakti Jakarta

Tunggal Putri
Winner		: Maria Veronica Ngadien Prawesti - Universitas Padjadjaran
Runner-up	: Alya Zafira - Universitas Gunadarma
3rd Place	: Novia Nurzaharani - Universitas Komputer Indonesia

Ganda Putra
Winner		: Fajar Putra Setiawan/Ridho Ma’sum Firdaus - Universitas Komputer Indonesia
Runner-up	: Gilang Pramunantio/Miftah Ilman Khatami - Universitas Trisakti Jakarta
3rd Place	: Agagis/Hegi Argian Ginanjar - Universitas Pendidikan Indonesia

Ganda Putri
Winner		: Alya Ardelia/Shofi Aprilia Argyanti - Universitas Budi Luhur Jakarta
Runner-up	: Aura Zalfa Syafiya/Shafa Alya Ramadhani - Universitas Gunadarma Depok
3rd Place	: Citra Murdiningrum Surono/Antonia Hasna Haganingrum - Universitas Negeri Jakarta

Ganda Campuran
Winner		: Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono - Universitas Negeri Jakarta
Runner-up	: Khaddhaffy Allrhenandhy/Alya Ardelia - Universitas Budi Luhur
3rd Place	: Deandra Ikhsan Gunawan/Agnia Sri Rahayu - STKIP Pasundan

3v3
Winner		: Agnia Sri Rahayu/Rangga Arda Rheta/Deandra Ikhsan Gunawan - STKIP Pasundan Cimahi
Runner-up	: Alya Zafira/Muhammad Irsya Mubarok/Ardha Tanu Widarma - Universitas Gunadarma
3rd Place	: Zacki Arbiansyah Supriatna/Magfira Kusumalani/Abdul Rafi Ats Tsaqif - Universitas Pendidikan Indonesia

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-230244-bf27_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Campus League Badminton Regional Bandung, Jumlah Peserta Melonjak, Bandung Selalu Jadi Barometer</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/16/campus-league-badminton-regional-bandung-jumlah-peserta-melonjak-bandung-selalu-jadi-barometer</link>
      <pubDate>Wed, 16 Sep 2026 23:02:58 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/16/campus-league-badminton-regional-bandung-jumlah-peserta-melonjak-bandung-selalu-jadi-barometer</guid>
      <description>Campus League Badminton Regional Bandung diikuti 23 kampus. Turnamen menghadirkan format 3v3, skor 15 poin, dan persaingan ketat mahasiswa.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Baru pertama kali digelar, turnamen Campus League (CL) Badminton Regional Bandung langsung menjadi sorotan. Tercatat, kompetisi badminton antarmahasiswa ini diikuti sebanyak 23 perguruan tinggi dari Bandung, Cimahi, Jakarta, Bogor, dan Depok.

Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan Campus League yang sebelumnya digelar di Semarang, yang hanya diikuti 17 perguruan tinggi. Turnamen bergengsi ini diikuti student-athlete yang saling adu kemampuan dan strategi di arena.

Pada kategori individu, Campus League Badminton Regional Bandung menyajikan enam nomor pertandingan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, dan 3v3.

Head of Competition Campus League, Dave Leopold, mengacungi jempol antusiasme peserta Regional Bandung. Dia mengaku bangga dan bersyukur karena Campus League Badminton Regional Bandung disambut hangat masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya.

"Bandung memang selalu menjadi barometer, termasuk dalam penyelenggaraan Campus League Badminton Regional Bandung ini. Kenapa begitu, karena banyak mahasiswa Bandung yang setelah lulus memilih mengajar atau melatih pemain diluar negeri," ungkapnya.

Meskipun badminton bukanlah olahraga baru, Campus League Badminton ini hadir dengan beberapa sistem baru. Salah satunya adalah nomor 3v3 yang diadaptasi dari format latihan para atlet profesional.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/cl2-9605_mid.jpg" alt="">

"Tujuan dipilihnya format 3v3 yaitu untuk mendorong para student-athlete yang belum percaya diri atas kemampuan mereka, tapi ingin tetap bertanding dan Ganda Campuran," ujar Dave.

Selain 3v3, hal yang membuat Campus League berbeda adalah poin yang digunakan hanya sampai 15 poin. Diakuinya, pihaknya sudah mendapatkan persetujuan dari Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) untuk menggunakan sistem 15 poin tersebut dengan tujuan sosialisasi.

"Yang saya lihat, secara pertandingan jadi lebih cepat, seru, dan menarik. Kami telah bertanya ke sejumlah student-athlete. Mereka mengaku lebih suka poin 15 sebagai pemanasan untuk menjadi atlet profesional," imbuhnya.

Usai kategori individu yang bergulir pada 15 dan 16 September rampung, Campus League Badminton Regional Bandung berlanjut ke kategori beregu pada 17 dan 18 September.

Dave Leopold menyinggung penerapan sistem skor terbaru dari BWF, yakni 55 poin kumulatif dalam kompetisi beregu, yang diprediksi akan memberikan keseruan dan menghadirkan persaingan sengit antartim yang berlaga.

“Ini lebih menarik karena menang di set pertama dan kedua, tidak menjamin sebuah tim bisa unggul sampai akhir. Itu tergantung strategi pelatih dalam menempatkan pemain penentu. Kami juga ingin para pemain, perangkat pertandingan, dan yang terlibat turnamen ini lebih familier. Makin terbiasa tentu akan makin baik,” tegasnya.

Di partai 3v3, tim STKIP Pasundan Cimahi yang dimotori Agnia Sri Rahayu, Rangga Arda Rheta, dan Deandra Ikhsan Gunawan keluar sebagai juara. Ketiganya berhasil menyabet gelar setelah mengalahkan Alya Zafira, Muhammad Irsya Mubarok, serta Ardha Tanu Widarma dari Universitas Gunadarma dengan skor 15-10, 15-5.

Secara jujur, Rangga membeberkan bahwa tantangan terbesar di 3v3 adalah komunikasi. Beda kepala, beda pemikiran. Karenanya, harus ada salah satu personel yang siap memimpin tim saat pertandingan bergulir.

"Dari pertandingan 3vs3 ini kendalanya adalah komunikasi. Menyatakan tiga kepala itu tidak mudah, makanya kita berpikir harus ada yang bisa memimpin. Dan pilihannya jatuh kepada Agnia," sebutnya.

Agnia membenarkan seraya menyebut babak pertama lebih susah dijalani.

“Di babak awal, kami membaca peta kekuatan lawan. Kami mengincar yang lemah, pastinya. Sementara kami bertiga harus lebih pintar menutupi kelemahan satu sama lain,” ucapnya.

“Kami melihat Tim Gunadarma kuat. Cuma ada teknik permainan kami yang mereka mungkin kurang suka. Misalnya, main satu-satu atau individual,” ulas Rangga. Senada dengan Rangga, Deandra.

Beralih ke tunggal putri, Maria Veronica Ngadien Prawesti dari Universitas Padjadjaran berhasil menundukkan Alya Zahira, utusan Universitas Gunadarma, Alya Zafira, lewat dua set langsung, 15-9, 15-9, dan 15-12.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/cl3-eec8_mid.jpg" alt="">

Maria yang berstatus unggulan dua mengakui, tantangan terbesar ada di babak kedua lantaran Alya menempel ketat. Alya berkali-kali menyamakan kedudukan dari 2-2, 4-4, hingga 6-6. Berkali-kali pula ia membayangi Maria dengan selisih skor tipis 9-10, 10-11, lalu 12-13.

Dalam sesi jumpa pers, Maria membenarkan babak kedua lebih menegangkan.

“Babak kedua lebih struggling karena serangan saya banyak mati sendiri. Tegang juga sehingga kejar-kejaran skor dengan Alya Zafira terasa lebih ketat,” akunya.

Sebagai atlet, Maria pun mengapresiasi penyelenggaraan Campus League.

“Bagus, Campus League Badminton bisa menjadi wadah bagi student-athlete di berbagai kota di Indonesia untuk menunjukkan bakat mereka,” cetusnya.

Sementara pada nomor tunggal putra, perjalanan Nopriansyah Adi Gunawan dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, cukup mulus. Pada babak semifinal, ia berhasil mengalahkan unggulan empat Triyugo Frediqke Sunandar Hidayat dari Universitas Trisakti, Jakarta, dengan skor 15-12, 15-9.

Melangkah ke partai final, performa Nopriansyah pun masih stabil dengan melibas unggulan tiga Muhammad Bagus Suyarto dari Universitas Budi Luhur Jakarta dengan skor 15-12, 16-14.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/cl1-761c_mid.jpg" alt="">

Pada partai ganda putra, Gilang Pramunantio/Miftah Ilman Khatami dari Universitas Trisakti Jakarta dipaksa mengakui kedigdayaan Fajar Putra Setiawan/Ridho Ma’sum Firdaus dari Universitas Komputer Indonesia dengan poin akhir 10-15 dan 15-17.

Menilik pertarungan ganda putri, Alya Ardelia/Shofi Aprilia Argyanti dari Universitas Budi Luhur Jakarta menjegal langkah Shafa Alya Ramadhani/Aura Zalfa Syafiya menuju podium tertinggi. Babak final pun berakhir dengan skor 15-13 dan 15-10 untuk kemenangan Alya-Shofi.

Beralih ke ganda campuran, Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono dari Universitas Negeri Jakarta menundukkan wakil Universitas Budi Luhur Jakarta, Khaddhaffy Allrhenandhy/Alya Ardelia, dua set langsung dengan skor 15-13, 15-10.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/cl4-f781_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Porprov 2026, Bandung Siapkan 1.858 Atlet untuk Bidik Juara Umum</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/09/porprov-2026-bandung-siapkan-1858-atlet-untuk-bidik-juara-umum</link>
      <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 07:22:03 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/09/porprov-2026-bandung-siapkan-1858-atlet-untuk-bidik-juara-umum</guid>
      <category>Porprov 2026</category>
      <description>Kota Bandung menyiapkan 1.858 atlet untuk Porprov 2026 dengan target juara umum atau minimal finis di posisi dua besar.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung bersama KONI Kota Bandung memastikan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 terus dimatangkan.

Bandung membidik gelar juara umum, meski target realistis yang dipasang adalah finis di posisi dua besar. Persaingan diprediksi ketat dengan sejumlah daerah seperti Kota Bekasi, Bogor dan Depok.

Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar mengatakan kesiapan atlet menjadi faktor utama, termasuk dari sisi fisik, mental dan gizi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/09/08/bagaimana-terjadinya-penyusutan-kawah-putih-ciwidey-ini-penyebab-dan-prosesnya">Baca Juga : Bagaimana Terjadinya Penyusutan Kawah Putih Ciwidey? Ini Penyebab dan Prosesnya</a></b>

“Kalau target, kita ingin juara umum. Tapi kita realistis saja, mudah-mudahan tidak keluar dari dua besar,” ujar Sigit, Selasa, 8 September 2026.

“Kalau kesiapan atlet itu sudah standar dan harus dipersiapkan dari segi gizi, kesiapan mental, fisik, semuanya sudah dipersiapkan. Tinggal faktor lain yang juga harus kita hitung,” katanya.

Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi menyebut seleksi atlet telah dilakukan sejak Maret 2026 melalui tes fisik. Dari lebih dari 2.000 hingga hampir 3.000 atlet yang dipantau, kini sekitar 1.858 atlet dipersiapkan untuk bertanding.

“Sejak Maret tes fisik terhadap semua atlet Kota Bandung yang akan berlaga di Porprov. Alhamdulillah, ada beberapa cabang olahraga yang sangat excellent dan siap tampil tidak hanya di level lokal, tetapi juga internasional,” kata Nuryadi.

KONI juga terus menjalankan program latihan dan memberikan dukungan operasional pembinaan bagi cabang olahraga.

“Walaupun kondisi efisiensi terjadi di seluruh Indonesia, alhamdulillah Kota Bandung, operasional kepemilikan sudah diserahkan,” ujarnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/09/08/karhutla-gunung-ciremai-kuningan-meluas-api-sulit-dipadamkan-karena-angin-kencang">Baca Juga : Karhutla Gunung Ciremai Kuningan Meluas, Api Sulit Dipadamkan karena Angin Kencang</a></b>

Selain prestasi, KONI memperhatikan kesejahteraan dan pendidikan atlet melalui asuransi serta kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk peluang pendidikan dan beasiswa.

“Kami mengedepankan pendidikan. Jangan sampai atlet pendidikannya terbengkalai. Atlet itu harus pintar, harus terpelajar,” katanya.

Nuryadi mengakui persaingan Porprov 2026 tidak mudah. Namun, Bandung tetap optimistis dengan kekuatan pembinaan olahraga yang selama ini dibangun.

“Kami harus berpikir ke internal, namun memantau kemampuan eksternal. Doanya saja dari teman-teman supaya apa yang diinginkan pemerintah dan masyarakat Bandung tetap menghasilkan yang maksimal,” ujarnya.

Porprov 2026 dijadwalkan berlangsung pada November. Nuryadi meminta seluruh atlet menjaga konsistensi latihan hingga pertandingan.

“Tetap berlatih, semangat untuk menuju Porprov di November 2026,” pungkasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/porprov-2026-5094_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>TAFF Dorong Pembinaan Flag Football Indonesia, Mulai Roadshow dari Tasikmalaya</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/01/taff-dorong-pembinaan-flag-football-indonesia-mulai-roadshow-dari-tasikmalaya</link>
      <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:39:36 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/01/taff-dorong-pembinaan-flag-football-indonesia-mulai-roadshow-dari-tasikmalaya</guid>
      <category>flag football Indonesia</category>
      <category>TAFF</category>
      <category>TaylorMade Academy Flag Football</category>
      <category>atlet flag football Indonesia</category>
      <category>flag football Tasikmalaya</category>
      <description>TAFF memulai roadshow di Tasikmalaya untuk memperkuat pembinaan atlet dan mendorong perkembangan flag football Indonesia.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Upaya memperkuat pembinaan flag football di Indonesia mulai bergerak lebih luas. 

TaylorMade Academy Flag Football (TAFF) memilih Tasikmalaya sebagai kota pertama dalam rangkaian roadshow yang ditujukan untuk memperkenalkan sistem pembinaan sekaligus memperluas akses pengembangan atlet di daerah.

Roadshow TAFF berlangsung di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, pada 29-30 Agustus 2026. 

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal akademi yang didirikan pada pertengahan 2025 oleh Coach Dana Taylor II dan Coach Windra Thio untuk membangun ekosistem pembinaan flag football yang lebih terarah.

Pemilihan Tasikmalaya juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan pembinaan olahraga tersebut dengan komunitas di daerah, khususnya kawasan Priangan Timur. 

Dalam kegiatan itu, TAFF berbagi pengetahuan, pengalaman, serta pendekatan kepelatihan yang mengacu pada standar internasional.

Bagi TAFF, pengembangan flag football tidak cukup hanya berorientasi pada pencarian atlet berprestasi. 

Pembinaan yang konsisten sejak tingkat akar rumput dinilai menjadi fondasi penting agar Indonesia mampu melahirkan lebih banyak pemain yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.

“Potensi atlet flag football Indonesia itu sangat besar, tapi selama ini belum ada sistem pembinaan yang konsisten dan terarah. Itu yang ingin kami bangun lewat TAFF, supaya Indonesia bisa bersaing di level regional, bahkan internasional,” kata Coach Dana Taylor II, yang dikenal sebagai Coach 22.

Coach 22 saat ini juga menjabat sebagai Assistant Coach Tim Nasional Women’s Flag Football Indonesia. 

Pengalamannya di lingkungan tim nasional menjadi salah satu modal yang dibawa TAFF dalam merancang program pembinaan bagi atlet di berbagai jenjang.

Sementara itu, Coach Windra Thio mengatakan TAFF ingin mengambil peran sebagai bagian dari ekosistem flag football nasional, bukan berjalan sendiri.

“TAFF bukan cuma soal mencetak atlet berprestasi. Kami ingin memperkuat fondasi olahraga ini dari level akar rumput sampai ke tim nasional, supaya lebih banyak talenta muda yang punya akses ke pembinaan berkualitas,” ujarnya.

Roadshow di Tasikmalaya menjadi awal dari rencana TAFF untuk menyambangi sejumlah kota lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka akses pembinaan yang lebih luas sekaligus meningkatkan eksposur flag football di berbagai daerah.

Dengan sistem pembinaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan berstandar internasional, TAFF menargetkan lahirnya lebih banyak talenta yang dapat berkembang dari tingkat akar rumput hingga memiliki peluang memperkuat tim nasional.

Kehadiran akademi ini sekaligus menandai upaya untuk memperkuat fondasi flag football Indonesia di luar pusat-pusat pembinaan yang selama ini lebih terkonsentrasi di wilayah tertentu.

<b>Tentang TAFF</b>

TaylorMade Academy Flag Football (TAFF) merupakan akademi flag football yang didirikan pada pertengahan 2025 oleh Coach Dana Taylor II (Coach 22) dan Coach Windra Thio.

TAFF membawa misi membangun sistem pembinaan flag football yang terstruktur, berkelanjutan, dan berstandar internasional bagi atlet Indonesia, mulai dari level akar rumput hingga tim nasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/img-20260901-193541-de93_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>KONI Jabar Pacu PORPROV XV, Jadi Kawah Candradimuka Atlet Menuju PON 2028</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/31/koni-jabar-pacu-porprov-xv-jadi-kawah-candradimuka-atlet-menuju-pon-2028</link>
      <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 11:19:33 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/31/koni-jabar-pacu-porprov-xv-jadi-kawah-candradimuka-atlet-menuju-pon-2028</guid>
      <category>KONI Jabar</category>
      <category>Rakerprov</category>
      <category>PORPROV</category>
      <description>KONI Jawa Barat mematangkan sejumlah agenda strategis olahraga daerah melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digelar di Paguyuban Pasundan</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat mematangkan sejumlah agenda strategis olahraga daerah melalui Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang digelar di Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Minggu (30/8/2026).

Rakerprov menjadi momentum penting bagi KONI Jabar untuk mempersiapkan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov), menyosialisasikan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, sekaligus memastikan kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat.

Wakil Ketua KONI Pusat, Sumarno, menegaskan bahwa PORPROV bukan sekadar ajang kompetisi antarkabupaten/kota. 

Lebih dari itu, PORPROV menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan penyaringan atlet potensial yang diproyeksikan memperkuat Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 maupun PON-PON berikutnya.

“PORPROV ini sangat penting karena akan menyaring atlet-atlet berprestasi, mulai dari tingkat kabupaten yang nantinya menuju provinsi dan kemudian menjadi atlet kontingen Jawa Barat menuju PON 2028 khususnya dan PON-PON berikutnya," kata Sumarno di sela-sela kegiatan.

Menurut Sumarno, keberadaan PORPROV menjadi salah satu mata rantai penting dalam membangun ekosistem pembinaan atlet secara berjenjang. 

Atlet yang tampil menonjol di tingkat kabupaten/kota memiliki peluang untuk naik ke level provinsi sebelum akhirnya diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan Jawa Barat di pentas nasional.

Di sisi lain, persiapan menuju PON 2028 menghadirkan tantangan tersendiri. Ajang tersebut akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), dua wilayah yang memiliki karakter geografis berbeda dengan Jawa Barat.

Perbedaan kondisi tersebut membuat persiapan kontingen harus dilakukan lebih matang, termasuk terkait venue pertandingan. 

KONI Pusat bahkan tengah mengkaji kemungkinan menjadikan DKI Jakarta sebagai daerah penyangga untuk sejumlah cabang olahraga.

"DKI sebagai penyangga, jadi pasti ada cabang yang dipertandingkan di NTT, ada pertandingan di NTB," ujarnya.

Kendati demikian, sejumlah keputusan terkait venue masih menunggu hasil evaluasi. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah bencana yang terjadi di Flores.

KONI Pusat masih menilai kelayakan sejumlah lokasi pertandingan dan membuka kemungkinan memindahkan cabang olahraga tertentu apabila kondisi venue dinilai tidak memungkinkan.

"Kami masih melihat Flores kena bencana, sehingga cabang yang ada di Flores mestinya nanti akan kita evaluasi, masih layak atau harus kita pindahkan," kata Sumarno.

Meski menghadapi sejumlah tantangan, Sumarno memastikan kondisi tersebut tidak mengubah jadwal pelaksanaan PON yang telah ditetapkan. 

Persiapan justru harus terus dikebut sembari menunggu perkembangan situasi di daerah penyelenggara.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/porprov-b2bd_mid.jpg">

<b>Persiapan PORPROV XV Capai 80 Persen</b>

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Barat M. Budiana memastikan persiapan PORPROV XV tetap berjalan sesuai rencana dan tidak terpengaruh oleh dinamika persiapan PON 2028.

Menurut Budiana, KONI Jabar bersama pemerintah daerah terus memperkuat koordinasi dengan daerah-daerah yang akan menjadi tuan rumah, termasuk dalam menyiapkan kontingen serta berbagai kebutuhan penyelenggaraan.

"Kalau PORPROV sudah sangat siap. Saya dan Pak Kadis selalu bersama-sama dengan kepala daerah yang menjadi tuan rumah, termasuk yang akan menjadi kontingen beserta KONI daerahnya," ujar Budiana.

Budiana mengungkapkan, secara keseluruhan progres persiapan PORPROV XV Jawa Barat telah mencapai sekitar 80 persen. 

Capaian tersebut mencakup persiapan tuan rumah utama, daerah penyangga, hingga daerah pendukung.

Ia optimistis seluruh persiapan dapat terus dimatangkan hingga hari pelaksanaan. Antusiasme para kepala daerah di Jawa Barat juga dinilai menjadi modal penting untuk menyukseskan pesta olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

“Rata-rata kepala daerah cukup bersemangat untuk menyambut ini. PORPROV dan PON juga ada unsur prestise daerah di situ,” pungkasnya.

*Bahas AD/ART dan Persiapan Musorprov

Selain membahas PORPROV, Rakerprov KONI Jabar juga menjadi forum sosialisasi perubahan AD/ART KONI hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat.

Sejumlah ketentuan dalam AD/ART mengalami perubahan dan perlu dipahami seluruh jajaran KONI di daerah. 

Perubahan tersebut antara lain berkaitan dengan masa jabatan serta struktur organisasi.

Sosialisasi AD/ART menjadi bagian penting karena KONI Jabar juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Musorprov. 

Seluruh perubahan aturan diharapkan dapat dipahami dan menjadi acuan dalam proses organisasi ke depan.

"Di Raker ini kita akan membahas persiapan Musorprov, beberapa agenda untuk persiapan itu, dan sosialisasi AD/ART yang baru," kata Budiana.

Dengan persiapan PORPROV yang telah mencapai 80 persen, koordinasi lintas daerah yang terus diperkuat, serta pembenahan organisasi melalui AD/ART baru, KONI Jabar menatap PORPROV XV bukan hanya sebagai pesta olahraga daerah, tetapi juga sebagai fondasi untuk menemukan dan menyiapkan generasi atlet Jawa Barat menuju panggung nasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/budiana-porprov-95ef_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Campus League Badminton Regional Semarang Lahirkan Beragam Talenta dan Juara Baru, Bandung Bersiap!</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/29/campus-league-badminton-regional-semarang-lahirkan-beragam-talenta-dan-juara-baru-bandung-bersiap</link>
      <pubDate>Sat, 29 Aug 2026 23:37:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/29/campus-league-badminton-regional-semarang-lahirkan-beragam-talenta-dan-juara-baru-bandung-bersiap</guid>
      <category>Campus League Badminton</category>
      <category>Polytron Stadium</category>
      <category>Badminton</category>
      <description>Campus League Badminton Regional Semarang menuntaskan rangkaian pertandingan di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. </description>
      <content:encoded><![CDATA[<b style="font-size: 16px;">RBCOM - </b><span style="font-size: 16px;">Campus League Badminton Regional Semarang menuntaskan rangkaian pertandingan di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. 

Empat hari jalannya kompetisi diwarnai dengan persaingan sengit, adu teknik, fisik, hingga strategi di antara 149 student-athlete yang berpartisipasi. 

Mereka berasal dari 17 perguruan tinggi, yang tidak hanya dari Semarang, namun juga Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, hingga Makassar.

CEO Campus League Ryan Gozali menyebut penyelenggaraan musim perdana Campus League di Regional Semarang ini merupakan upaya untuk terus berperan dalam menjaga tradisi prestasi badminton Indonesia. 

Dengan hadir di level perguruan tinggi, Campus League menjadi wadah kompetitif bagi talenta-talenta pebulutangkis mahasiswa.

“Badminton merupakan salah satu olahraga unggulan dari Indonesia dan itu sesuatu yang kita bersama ingin terus jaga. Campus League ingin berkontribusi paling tidak di level kampus. Campus League sebenarnya hadir di badminton untuk bisa menaungi talenta-talenta pebulutangkis yang sangat baik, tapi mungkin tidak bisa menembus ke Pelatnas. Ajang ini juga dirancang agar atlet tidak harus memilih antara olahraga dan pendidikan,” terang Ryan Gozali dalam sesi jumpa pers di sela pertandingan, Sabtu (29/8).

Untuk mengakomodasi tingginya antusiasme dan partisipasi para student-athlete, Campus League Badminton Regional Semarang mempertandingkan dua kategori sekaligus, yaitu perorangan dan beregu, baik untuk putra maupun putri. 

Terobosan juga dilakukan Campus League dengan menerapkan sistem skor terbaru dari Badminton World Federation (BWF) di kompetisi ini, yang sekaligus jadi sarana adaptasi lebih dini bagi para pemain.

“Kami memang menerapkan sistem skor terbaru BWF untuk curi start, karena sudah ada kepastian akan diberlakukan regulasi baru ini secara menyeluruh. Jadi kami ingin para pemain, perangkat pertandingan, dan semua yang terlibat lebih cepat familiar, karena semakin terbiasa tentu akan semakin baik. Kami melihatnya sederhana, tapi arahnya memang jangka panjang. Karena sistem skor sebelumnya juga akhirnya akan kadaluarsa ketika aturan baru diterapkan, jadi kami berpikir untuk kepentingan long-term,” urai Ryan.

Dengan tuntasnya Regional Semarang, maka Campus League Badminton musim perdana ini tinggal menyisakan satu regional lagi yaitu Regional Bandung, yang akan diselenggarakan pada 16-19 September mendatang. Rangkaian pertandingan di Regional Bandung akan diikuti oleh para pemain dan tim universitas asal wilayah Jawa Barat dan juga DKI Jakarta. </span>


<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/1000107279-5baa_mid.jpg" alt="">
<span style="font-size: 16px;">
</span><b style="font-size: 16px;">UNS Dominasi Kategori Perorangan</b><span style="font-size: 16px;">
Dari total enam nomor pada kategori perorangan (individual), Universitas Sebelas Maret (UNS) mendominasi dengan meraih tiga gelar juara. 

Perguruan tinggi asal Surakarta itu memboyong tiga gelar melalui Adna Farrell Nugroho/Muhamad Khalil Munawar Abullah pada nomor ganda putra, Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat di nomor ganda putri, dan Adna Farrell Nugroho/Lintang Ari Rahmawati dari nomor ganda campuran.

Sementara itu wakil Semarang, Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih gelar juara untuk nomor pertandingan 3 vs 3 melalui tiga pemainnya Muhammad Rafael Ramadhani/Ryan Adi Wicaksono/Ayu Dian Pertiwi. 

Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) mendapatkan medali emas di nomor tunggal putra yang disumbangkan atletnya Akmal Zaidan Pamuji. Sementara di nomor tunggal putri, giliran Universitas Islam Indonesia (UII) yang meraih juara melalui Alfira Deanika.

Pada laga final, Alfira yang menjadi unggulan pertama sukses mengalahkan unggulan kedua dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Selvyra Khalifah, dengan skor 15-10, 15-13. 

Alfira mengaku sangat bersyukur dapat meraih hasil terbaik di nomor tunggal putri. Mahasiswi asli Yogyakarta itu merasa bangga tampil dan meraih juara dengan membawa nama kampus untuk pertama kalinya.

“Alhamdulillah saya bisa memberi hasil yang terbaik. Jauh-jauh ke sini, dan ini baru pertama kali juga saya mewakili kampus, diberi kepercayaan untuk bermain di Campus League Badminton Regional Semarang 2026. Itu bangga banget sih, soalnya tahu dari teman-teman senior kalau Campus League ini termasuk kompetisi besar. Jadi alhamdulillah saya senang bisa dapat hasil yang terbaik di sini,” ujar Alvira.



</span><img src="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/1000107273-d753_mid.jpg" alt="" style="font-size: 16px;"><span style="font-size: 16px;">

</span><b style="font-size: 16px;">UII Raih Juara Kategori Beregu</b><span style="font-size: 16px;">

Rangkaian pertandingan kategori beregu (team) menghadirkan dinamika dengan penerapan sistem skor baru BWF yang menggunakan format best of three sets dengan sistem relay point dan target 55 poin kumulatif. 

Puncaknya, Tim Universitas Islam Indonesia (UII) tampil trengginas mengalahkan Universitas Negeri Semarang dengan skor 2-0. Pasangan ganda putra yang tampil sebagai penentu kemenangan, Mochammad Billawal Aryo Jatmiko/Muhammad Danish Maulad Ferary mengungkapkan keberhasilan timnya bisa menjadi juara di Campus League Badminton Regional Semarang 2026.

“Alhamdulillah kami bisa menjadi juara dan tidak ada pemain yang cedera. Persaingan di lapangan berlangsung ketat, terutama di final. Kunci kemenangan kami sebenarnya ada pada kerja sama tim. Kami tidak mungkin mempersiapkan semuanya sendirian. Kemenangan ini hadir berkat kontribusi teman-teman yang bertanding di lapangan maupun yang memberi dukungan dari luar lapangan, serta para pengurus yang menyiapkan kebutuhan kami selama pertandingan,” ucap Jatmiko.

Sebagai juara kategori beregu, UII akan kembali bersaing di Bandung untuk memperebutkan titel juara The Nationals. Ferary berharap timnya dapat melakukan persiapan lebih matang. 

“Kami masih punya waktu untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi The Nationals di Bandung. Kami menyadari lawan-lawan nanti akan jauh lebih berat dan beragam. Karena itu, kami harus saling menguatkan satu sama lain, sambil tetap membagi waktu antara tanggung jawab akademik sebagai mahasiswa dan persiapan latihan,” kata Ferary.

Dukungan dan apresiasi atas penyelenggaraan Campus League Badminton disampaikan oleh tuan rumah kompetisi, Universitas Diponegoro. Melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik &amp; Kemahasiswaan, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., yang menyebut kompetisi berjenjang dan berkelanjutan di level perguruan tinggi akan memberi dampak positif terhadap pembinaan dan prestasi mahasiswa.

“Mewakili Universitas Diponegoro, saya melihat kompetisi olahraga seperti Campus League ini sangat penting, sangat produktif, karena bisa menjadi wadah aktivitas yang positif. Terutama juga menjadi ruang bagi mereka yang memiliki minat dan prestasi di bidang olahraga. Seperti yang kami sepakati bersama dengan Campus League, menjadi atlet itu tidak harus mengorbankan akademiknya,” ujar Heru.

Dukungan Polytron sebagai sponsor utama menjadi bagian penting dalam menghadirkan Campus League Badminton Regional Semarang. Keterlibatan Polytron merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia.

Diantika, General Manager Corporate Communications Polytron menegaskan komitmen Polytron untuk terus mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya atlet usia muda, sekaligus memberikan ruang bagi para atlet Indonesia untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di panggung nasional.

“Dukungan kami terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional. Kami berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk terus melangkah dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia. Karena kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ungkap Diantika.

Dengan tuntasnya Campus League Badminton Regional Semarang, empat tim semifinalis kategori beregu otomatis lolos ke fase puncak The Nationals. Keempat tim tersebut adalah UII sebagai juara, diikuti oleh UNNES, UNS, dan UNESA. 

Sementara di kategori perorangan, masing-masing delapan pemain / pasangan / triple terbaik yang melaju ke The Nationals. The Nationals akan dihelat di Bandung sebagai tuan rumah pada akhir September mendatang. Sebelum The Nationals, Campus League Badminton Regional Bandung lebih dulu bergulir pada 16-19 September.


</span><img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/1000107271-d74c_mid.jpg"><span style="font-size: 16px;">
</span><span style="font-size: 16px;">
</span><b style="font-size: 16px;">DAFTAR JUARA KATEGORI PERORANGAN (INDIVIDUAL)
Tunggal Putra</b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Akmal Zaidan Pamuji - Universitas Jenderal Soedirman
Runner-up : Muhammad Bangkit Satria Wibowo - Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Muhammad Agil Firmansyah

</span><b style="font-size: 16px;">Tunggal Putri</b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Alfira Deanika - Universitas Islam Indonesia
Runner-up : Selvyra Khalishah - Universitas Negeri Surabaya
Peringkat 3 : Natiqotul Wardah Filkaromah - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya 

</span><b style="font-size: 16px;">Ganda Putra </b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Adna Farrell Nugroho/Muhamad Khalil Munawar Abullah - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Luthfi Eka Prayoga/Elvaretta Hezka Aprilla Sasikirana - Universitas Jenderal Soedirman
Peringkat 3 : Labib Alfah Mubarok/Mochamad Viko Mahadika - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

</span><b style="font-size: 16px;">Ganda Putri </b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Ayuningtyas Putri Nur Setyowati/Maghfiro Ah Aristi - Universitas Sebelas Maret

Peringkat 3 : Neila Nur Khlaidazia/Rakhma Zahroh Nani Elvany - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

</span><b style="font-size: 16px;">Ganda Campuran</b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Adna Farrell Nugroho/Lintang Ari Rahmawati - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Muhammad Hidayat Abiyyi/Nayla Shofi Wibowo - Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Labib Aflah Mubarok/Zahroh Nani Elvany - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
3 vs 3
Juara : Muhammad Rafael Ramadhani/Ryan Adi Wicaksono/Ayu Dian Pertiwi - Universitas Negeri Semarang
Runner-up : Andin Dwiyangga Sulthon Rajiv/Febriano Wahyu Jati Nugroho/Raden Roro Widya Aninditya - Universitas Negeri Yogyakarta
Peringkat 3 : Muhammad Amir Al-Amin/Kimi Rafael Lazarro/R A Feila Ayu Nailah - Universitas Negeri Surabaya

</span><b style="font-size: 16px;">DAFTAR JUARA KATEGORI BEREGU (TEAM)</b><span style="font-size: 16px;">
Juara : Universitas Islam Indonesia
Runner-up : Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Universitas Sebelas Maret.***


</span>



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/screenshot-20260829-231809-5f59_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Terpilih Kembali Secara Aklamasi, Ini Janji Divie Terhadap Taekwondo Jawa Barat</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/22/terpilih-kembali-secara-aklamasi-ini-janji-divie-terhadap-taekwondo-jawa-barat</link>
      <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 18:32:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/22/terpilih-kembali-secara-aklamasi-ini-janji-divie-terhadap-taekwondo-jawa-barat</guid>
      <category>Taekwondo Jawa Barat</category>
      <description>Divie kembali dipercaya memimpin Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat untuk periode 2026-2030.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM</b> - Divie kembali dipercaya memimpin Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat untuk periode 2026-2030.

Ia terpilh dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Taekwondo Jawa Barat yang digelar di Maja House, Jalan Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (21/8/2026) malam.

Mengemban amanah tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet dari tingkat dasar hingga berprestasi.

Divie mengatakan, kepemimpinannya ke depan akan diarahkan untuk mempertahankan capaian sekaligus melakukan berbagai perbaikan.

“Tidak akan pernah berhenti berpikir untuk kemajuan Taekwondo Jawa Barat. Mimpi saya untuk mempertahankan dan memperbaiki kualitas dari tingkat dasar sampai dengan puncaknya prestasi, itu menjadi keharusan,” tegas Divie usai Musprov.

Kepengurusan yang baru Taekwondo Jawa Barat lanjut Divie harus bergerak lebih maju. Salah satu perhatian utama adalah efesiensi di berbagai sektor organisasi.

Ia juga membuka peluang menghadirkan inovasi baru agar Taekwondo Jawa Barat semakin kuat dan mampu berdiri secara mandiri.

“Harus tetap beranjak lebih maju. Segala sektor harus diperbaiki, terutama di sektor efesiensi. Tapi insya Allah, Taekwondo Jawa Barat akan mampu dan bisa mandiri,” imbuh Divie.

Setelah terpilih dan formatur kepengurusan terbentuk, Divie menyebut konsolidasi internal menjadi pekerjaan pertama yang akan dilakukan. 

Konsolidasi tidak hanya menyasar jajaran pengurus, tetapi juga Pengcab di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/1000099452-8438_mid.jpg">

Ia menilai kekuatan Taekwondo Jawa Barat berada pada solidnya seluruh unsur organisasi.

“Setelah terpilih, yang pasti konsolidasi intern dulu, baik dengan pengurus terpilih maupun dengan rekan-rekan Kabupaten/Kota,” tuturnya.

Divie menegaskan, dirinya tidak ingin membangun organisasi untuk kepentingan pribadi. Baginya, seluruh energi kepengurusan harus diarahkan untuk membesarkan Taekwondo Jawa Barat.

“Saya pasti tidak akan pernah membesarkan saya, tapi saya pasti akan membesarkan organisasi,” tegasnya.

Ia pun berkomitmen menjalankan amanat pembina Taekwondo Jawa Barat, Beni Gautama, yang menempatkan prestasi sebagai tujuan utama.

“Tujuan itu prestasi, kebanggaan itu prestasi. Bekerja dengan keras untuk meraih hal tersebut,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, Taekwondo Jawa Barat juga akan menghadapi agenda penting, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan babak kualifikasi PON. 

Divie memastikan kedua agenda tersebut sudah masuk dalam program kerja kepengurusan mendatang.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat pembinaan atlet di tingkat kabupaten/kota. 

Ia berharap Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi tempat menemukan atlet-atlet potensial yang nantinya dapat menopang kebutuhan prestasi nasional hingga internasional.

“Kami harus mendorong rekan-rekan Pengcab, Kabupaten/Kota itu tentang pembinaan, prestasi atletnya,” ujarnya.

“Saya berharap di Porprov itu mendapatkan atlet-atlet yang bisa untuk men-support nasional PBTI untuk kepentingan internasional,” lanjut Divie.

Divie juga menyadari bahwa perkembangan prestasi Taekwondo di setiap daerah belum merata, di mana masih ada sejumlah kabupaten/kota yang belum menunjukkan prestasi secara optimal.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kepengurusan baru.

“Nanti akan kita deteksi, ini kenapa? Apakah roda organisasinya yang tidak berjalan, manajemen organisasinya yang enggak berjalan, atau hal apa,” ungkapnya.

Ia menegaskan, Pengprov Taekwondo Jawa Barat tidak akan sekadar memberikan instruksi kepada daerah, tetapi juga harus hadir membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi Pengcab.

“Kami akan dorong dan membantu apa yang jadi masalah, kita selesaikan. Jadi, tetap bahwa Pengprov ke depan itu harus bisa menjadi solusi untuk kepentingan organisasi Taekwondo di Jawa Barat,” kata Divie.

Satu hal yang pasti, Divie berharap kepengurusan baru mampu membawa Taekwondo Jawa Barat semakin solid, mandiri, dan kompetitif, baik di level nasional maupun internasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/img-20260822-wa0126-1aff_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Sirnas C Piala Wali Kota Bandung 2026 Diikuti 1.249 Atlet, Mutiara Cardinal Jadi Juara Umum</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/16/sirnas-c-piala-wali-kota-bandung-2026-diikuti-1249-atlet-mutiara-cardinal-jadi-juara-umum</link>
      <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 13:27:31 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/16/sirnas-c-piala-wali-kota-bandung-2026-diikuti-1249-atlet-mutiara-cardinal-jadi-juara-umum</guid>
      <category>Sirnas C Bandung</category>
      <category>Piala Wali Kota Bandung</category>
      <category>Bulu tangkis Bandung</category>
      <category>Mutiara Cardinal</category>
      <category>Sirnas 2026</category>
      <description>Sirnas C Piala Wali Kota Bandung 2026 diikuti 1.249 atlet dari 209 klub. Mutiara Cardinal Bandung menjadi juara umum dengan 21 medali.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kota Bandung kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu tuan rumah kompetisi bulu tangkis berskala nasional. 

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Sebanyak 1.249 atlet dari berbagai daerah datang untuk bersaing dalam Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Piala Wali Kota Bandung Utama Open 2026.</span>

Turnamen yang digelar selama enam hari, 10-15 Agustus 2026, tersebut menjadi ajang perebutan poin ranking nasional sekaligus wadah bagi para pebulu tangkis untuk mengasah kemampuan melalui pertandingan kompetitif.

Rangkaian pertandingan berakhir di GOR Bandung pada Sabtu (15/8/2026). Penutupan kemudian dilanjutkan dengan Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) yang dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar, mewakili Wali Kota Bandung.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/14/eiger-independence-sport-climbing-competition-ke-17-dimulai-pertemukan-200-atlet">Baca Juga : Eiger Independence Sport Climbing Competition ke-17 Dimulai, Pertemukan 200 Atlet</a></b>

Dalam agenda tersebut, Sigit menyerahkan penghargaan sekaligus mengalungkan medali kepada atlet yang berhasil menempati posisi terbaik setelah melewati persaingan selama hampir sepekan.

Pemkot Bandung menilai penyelenggaraan Sirnas C memiliki peran penting, bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan atlet muda. 

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Dukungan terhadap turnamen tersebut diharapkan dapat memperbesar peluang munculnya talenta baru dari berbagai daerah.</span>


“Pemerintah kota sangat mendukung kesuksesan terselenggaranya Sirkuit Nasional C tahun ini. Semoga dengan diadakannya ajang kompetitif seperti ini, dapat lahir bibit-bibit pebulu tangkis masa depan yang berkualitas,” ujar Sigit melalui keterangan resmi Dispora Kota Bandung.

Menurut Sigit, kembalinya kompetisi nasional ke Bandung juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi kota tersebut sebagai salah satu pusat kegiatan bulu tangkis di Indonesia.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/15/warga-cikutra-sulap-jalan-jadi-terowongan-merah-putih-180-meter-jelang-hut-ke-81-ri">Baca Juga : Warga Cikutra Sulap Jalan Jadi Terowongan Merah Putih 180 Meter Jelang HUT ke-81 RI</a></b>

“Ini adalah langkah nyata kita bersama untuk mengembalikan kota kita sebagai pusat penyelenggaraan event bulu tangkis nasional sekaligus menjaga tradisi Bandung sebagai City of Champions,” katanya.

Pertandingan sepanjang turnamen tersebar di dua arena. GOR Lodaya digunakan sebagai venue pendamping, sedangkan GOR Bandung menjadi lokasi utama hingga babak final.

Total terdapat 21 nomor pertandingan yang diperebutkan, dengan rincian 10 nomor tunggal dan 11 nomor ganda.

Dari sisi partisipasi, turnamen ini mencatat angka yang cukup besar. Sebanyak 209 klub mengirimkan atletnya dengan total 1.249 peserta. Taqi Arena menjadi klub dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 109 atlet.

Tuan rumah juga tidak hanya menjadi penyelenggara. Sebanyak 231 pebulu tangkis yang berasal dari 15 klub Kota Bandung ikut bertarung dengan membawa nama daerah melalui naungan PBSI Kota Bandung.

Dominasi Bandung semakin terlihat dalam klasemen akhir. Mutiara Cardinal Bandung sukses keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan tujuh medali emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu.

Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan atlet di Bandung masih memiliki potensi besar untuk menghasilkan generasi penerus di cabang olahraga bulu tangkis.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/16/rayakan-kemerdekaan-dengan-cara-unik-not-so-morning-club-ajak-anak-muda-kembali-berkain">Baca Juga : Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Unik, Not So Morning Club Ajak Anak Muda Kembali Berkain</a></b>

Lebih dari sekadar kompetisi, Sirnas C Piala Wali Kota Bandung Utama Open 2026 juga membuka kesempatan bagi atlet muda dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional.

Pemkot Bandung berharap penyelenggaraan turnamen serupa dapat terus berlanjut. Dengan kompetisi yang rutin dan berkualitas, proses regenerasi atlet diharapkan semakin kuat dan mampu melahirkan pebulu tangkis yang berprestasi hingga level nasional maupun internasional.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/piala-walikota-a3d5_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Eiger Independence Sport Climbing Competition ke-17 Dimulai, Pertemukan 200 Atlet</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/14/eiger-independence-sport-climbing-competition-ke-17-dimulai-pertemukan-200-atlet</link>
      <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 20:33:46 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/14/eiger-independence-sport-climbing-competition-ke-17-dimulai-pertemukan-200-atlet</guid>
      <category>eiger</category>
      <category>eiger adventure</category>
      <category>Panjat Tebing</category>
      <description>Bandung kembali menjadi pusat perhatian dunia panjat tebing.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<span style="font-size: 0.9375rem;"><b>TERASBANSUNG.COM</b></span><span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;"> - Bandung kembali menjadi pusat perhatian dunia panjat tebing.</span>

Menjelang Hari Kemerdekaan 17 Agustus, Eiger Independence Sport Climbing Competition (EISCC) ke-17 resmi digelar di EIGER Adventure Flagship Store, Jl. Sumatra, Kota Bandung.

Ajang bergengsi ini mempertemukan lebih dari 200 atlet panjat dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk deretan juara nasional dan dunia.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Putra Tri Ramadani, atau akrab disapa Srondeng. Pada Juni 2026 lalu, Srondeng mencetak sejarah dengan meraih medali emas kategori lead di World Climbing Series di Prague.

Prestasi fenomenal ini menegaskan kemampuan atlet Indonesia bersaing di nomor paling menantang, yang menuntut daya tahan, teknik, dan problem solving di jalur panjang dan rumit. Ia bahkan berhasil mengungguli atlet papan atas dunia seperti Alberto Gines Lopes (peringkat 1 dunia), Neo Suzuki (peringkat 4 dunia), dan Sorato Anraku (peringkat 5 dunia).

Kini, publik tanah air dapat menyaksikan langsung aksinya di EISCC ke-17 tahun 2026. Srondeng akan turun di kategori Lead bersama atlet internasional dan nasional lainnya, di antaranya Alma Ariella (rising star kategori lead putri), Sukma Lintang (peringkat 18 World Cup Wujiang 2025), Raji’ah Sallsabillah (peringkat 4 Olimpiade Paris 2024), Rahmad Adi (Juara IFSC World Cup Chamonix 2023), serta Raharjati Nursamsa (Juara World Cup Jakarta 2023 dan Kraków 2025).

Menurut Nara Witaraga, Ketua Pelaksana EISCC 2026, kompetisi EISCC tidak hanya menjadi panggung bagi atlet profesional.

“Ada kategori Speed Rookie untuk mahasiswa pencinta alam, Spray Challenge untuk peserta non-atlet, serta Fun Boulder dengan beragam doorprize menarik bagi audiens yang hadir,” jelasnya.

Nara menambahkan, perkembangan panjat tebing Indonesia yang luar biasa menjadikan ekosistem ini benar-benar sedang menjadi tren di masyarakat.

“EISCC tahun ini, para atlet non profesional pun datang dari lokasi yang jauh. Komunitas panjat, club panjat, bahkan sekolah-sekolah panjat dari banyak daerah mendaftarkan timnya sebagai kategori non atlet. Semoga terselenggaranya EISCC tahun ini memberikan ruang yang baik dna positif bagi ekosistem panjat tebing Indonesia,” papar Nara.

Sejarah EISCC tak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang panjat tebing Indonesia. Mamay S. Salim, salah satu pendiri Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sekaligus Eiger Adventure Technical Advisor, mengingatkan kembali bahwa tonggak sejarah dimulai dari Ekspedisi Gunung Eiger 1986 yang digagas Harry Suliztiarto juga salah satu pendiri FPTI. Keberhasilan mencapai puncak kala itu menjadi titik awal lahirnya panjat tebing modern di Indonesia.

Dua tahun kemudian, pada 21 April 1988, berdirilah Federasi Panjat Tebing dan Gunung Indonesia (FPTGI), yang kemudian berganti nama menjadi FPTI pada 1990. Ekspedisi tersebut juga menginspirasi Ronny Lukito untuk mendirikan EIGER Adventure pada 1989, yang sejak awal berfokus pada perlengkapan kegiatan luar ruang.

Tonggak berikutnya hadir pada 1992 dengan berdirinya toko pertama Eiger di Jalan Cihampelas, lengkap dengan papan panjat modern sebagai sarana latihan atlet. Puncaknya terjadi pada 2001, ketika Eiger membangun papan panjat modern pertama di Indonesia dengan bahan resin berstandar internasional, sekaligus melahirkan kompetisi bergengsi EISCC.

“Sejak itu, Eiger dan panjat tebing Indonesia tumbuh bersama. Dari 2001 hingga edisi ke-17 pada 2026, EISCC rutin digelar setiap 17 Agustus. Kompetisi ini telah melahirkan banyak atlet berprestasi dunia yang kini mewakili Indonesia di kancah internasional,” ungkap Mamay.

Benang merah itu terus berlanjut hingga hari ini. Mulai dari ekspedisi Eiger 1986, lahirnya FPTI dan Eiger Adventure, hingga generasi atlet panjat Indonesia yang mengibarkan Merah Putih di podium dunia, termasuk Veddriq Leonardo, peraih medali emas pertama untuk panjat tebing Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

EISCC ke-17 bukan sekadar kompetisi, melainkan perayaan semangat kemerdekaan, sportivitas, dan prestasi. Untuk menonton acara ini, gratis dan terbuka untuk semua, menghadirkan pengalaman memanjat bersama sekaligus menyaksikan langsung aksi para juara dunia di Bandung.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/20260814-203317-0000-f6f3_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Beraksi di Jantung Eropa, Atlet BASE Jump, Ceppy Bekajaya Siap Cetak Sejarah untuk Tanah Air</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/09/beraksi-di-jantung-eropa-atlet-base-jump-ceppy-bekajaya-siap-cetak-sejarah-untuk-tanah-air</link>
      <pubDate>Sun, 09 Aug 2026 10:02:34 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/09/beraksi-di-jantung-eropa-atlet-base-jump-ceppy-bekajaya-siap-cetak-sejarah-untuk-tanah-air</guid>
      <category>BASE Jump Indonesia</category>
      <category>Ceppy Bekajaya</category>
      <category>Eiger Mushroom</category>
      <description>Muhammad Farhan menilai komunitas RoRi berperan memperkuat pariwisata dan promosi Kota Bandung, bertepatan dengan dibukanya kembali Bandara Husein.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Bulan Agustus 2026 akan menjadi bulan yang tak terlupakan bagi atlet BASE Jump Indonesia, Ceppy Bekajaya. 

Ya, pria asal Bandung ini akan terbang ke Eropa untuk menjalani salah satu misi paling ekstrem sekaligus berani sepanjang karirnya.

Tiga negara menjadi target petualangannya yakni Prancis, Italia, dan Swiss. Dibalik perjalanan tersebut, ia berambisi besar yaitu menaklukkan Eiger Mushroom, tebing ikonik di Swiss sekaligus membuka lembaran sejarah baru bagi BASE Jump Indonesia.

Jika berhasil, Ceppy Bekajaya berpeluang menjadi orang Indonesia pertama yang melakukan BASE Jump dari Eiger Mushroom dengan ketinggian sekitar 3.000 meter lebih.

Ceppy mengaku akan memulai perjalanan panjangnya dari Bandung pada 10 Agustus 2026 menuju Millau, Prancis Selatan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/08/sekolah-digugat-900-siswa-terancam-pindah-wali-kota-bandung-ambil-sikap-tegas">Baca Juga : Sekolah Digugat, 900 Siswa Terancam Pindah: Wali Kota Bandung Ambil Sikap Tegas</a></b>

Selama sepekan, ia akan menjalani agenda latihan sekaligus melakukan sejumlah lompatan sebagai bagian dari persiapan.

Usai dari Prancis, perjalanan berlanjut ke Italia. Monte Brento, tebing dengan ketinggian 1000 meter akan menjadi arena berikutnya sekaligus tahap pematangan sebelum ia menghadapi tantangan terbesar di Swiss.

“Semoga tanggal 27 Agustus sudah masuk Swiss untuk mencari waktu cuaca terbaik melakukan lompatan di Eiger Mushroom,” kata Ceppy Bekajaya saat ditemui di Skygers, Bandung, Jumat (7/8/2026) sore.

Tantangan yang menanti Ceppy di Eropa bukan perkara sederhana. Sepanjang karirnya, lompatan BASE Jump tertinggi yang pernah dilakukannya masih berada di kisaran 200 meter. Dan sekarang bersiap menghadapi medan dengan karakter dan skala yang jauh berbeda.

“Ya, sebelumnya paling tinggi 200 meter, itu saat di Malaysia. Jadi nanti di Eropa jelas menjadi tantangan yang sangat berbeda,” tegas Ceppy.

Walau demikian, Ceppy bukan pendatang baru di dunia olahraga ekstrem tersebut. Ia telah mengantongi 144 lompatan BASE Jump di berbagai lokasi di Tanah Air, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, hingga Malaysia.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi misi Eropa yang penuh risiko. 

Namun bagi Ceppy, Eiger Mushroom di Swiss, bukan sekedar soal ketinggian atau adrenalin. Ada target sejarah yang ingin ia kejar.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/08/bandara-husein-sastranegara-layani-pesawat-jet-mulai-14-agustus-2026-garuda-buka-rute-bandung-denpasar">Baca Juga : Bandara Husein Sastranegara Layani Pesawat Jet Mulai 14 Agustus 2026, Garuda Buka Rute Bandung-Denpasar</a></b>

“Untuk Eiger Mushroom, insya Allah akan menjadi yang pertama dilakukan oleh orang Indonesia,” tegas Ceppy sambil tersenyum.

Dibalik keberaniannya menantang tebing-tebing raksasa Eropa, Ceppy membawa misi yang lebih besar yakni memperkenalkan BASE Jump Indonesia kepada komunitas dunia.

Terlebih lagi, Indonesia menurutnya memiliki potensi besar untuk olahraga ekstrem tersebut. Di mana banyak atlet BASE Jump mancanegara datang ke Bali untuk melakukan lompatan.

Tetapi belum banyak yang mengetahui bahwa di Indonesia memiliki begitu banyak tebing potensial seperti Bandung, Sumatera, hingga Sulawesi yang bisa diperkenalkan kepada atlet BASE Jump Internasional.

“Jadi harapan saya komunitas BASE Jump dunia tahu kalau di Indonesia punya base jumper. Banyak atlet luar negeri datang ke Bali, tapi belum tahu Bandung, Sumatra, bahkan Sulawesi memiliki tebing yang layak untuk BASE Jump,” imbuhnya.

Karena itu, perjalanannya ke Eropa ini bukan hanya tentang satu lompatan, namun Ceppy ingin membawa nama Indonesia lebih jauh sekaligus menunjukkan bahwa olahraga BASE Jump di Tanah Air memiliki talenta dan potensi untuk berkembang di level internasional.

Lebih lanjut Ceppy menegaskan bahwa petualangannya ke Eropa merupakan perjalanan internasional pertama seorang diri, tidak ada kru khusus yang akan mendampinginya.

“Ini perjalanan terjauh saya dan pertama kali sendirian. Banyak yang harus dipersiapkan, mulai dari mental, administrasi, sampai mengatur perjalanan sendiri. Alhamdulilah semuanya sudah selesai,” ucap Ceppy.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/09/stkip-pasundan-juara-regional-bandung-liga-universitas-coca-cola-bidik-masa-depan-sepak-bola-kampus">Baca Juga : STKIP Pasundan Juara Regional Bandung, Liga Universitas Coca-Cola Bidik Masa Depan Sepak Bola Kampus</a></b>

Diakui Ceppy, dunia BASE Jump Indonesia sendiri masih tergolong sangat kecil. Menurutnya, saat ini hanya ada sekitar enam Base Jumper di Indonesia, lima diantaranya masih aktif dan berdomisili di Tanah Air.

Hal itu menjadi alasan Ceppy ingin membawa nama Indonesia lebih jauh dan lompatan di Swiss nanti bisa menjadi tonggak baru bagi BASE Jump Indonesia.

Bagi Ceppy, perjalanan ke Eropa ini bukan sekedar tentang menaklukkan ketinggian, tapi upaya membuktikan bahwa dari Indonesia pun lahir atlet yang berani menantang batas, sekaligus membuka mata dunia bahwa Tanah Air memiliki potensi BASE Jump yang belum banyak diketahui.

“Mohon doanya semoga lancar. Insya Allah pada 1 September saya sudah kembali ke Bandung,” pungkas Ceppy.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/base-jump-8268_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Final Piala Presiden 2026 Malam Ini! Simak Jadwal dan Cara Nonton Live Persib vs Persebaya</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/06/final-piala-presiden-2026-malam-ini-simak-jadwal-dan-cara-nonton-live-persib-vs-persebaya</link>
      <pubDate>Thu, 06 Aug 2026 17:24:02 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/06/final-piala-presiden-2026-malam-ini-simak-jadwal-dan-cara-nonton-live-persib-vs-persebaya</guid>
      <category>jadwal piala presiden 2026</category>
      <category>Persebaya</category>
      <category>Jadwal Persib</category>
      <description>Live streaming Persib vs Persebaya di final Piala Presiden 2026 tersedia di Indosiar dan Vidio. Simak jadwal kick-off serta cara menyaksikan laga.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Partai puncak Piala Presiden 2026 akan mempertemukan dua tim yang tampil impresif sepanjang turnamen, Persib Bandung dan Persebaya Surabaya. 

Laga perebutan gelar juara ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Apabila tidak mengalami perubahan jadwal dari pemegang hak siar, pertandingan final tersebut dapat disaksikan secara langsung melalui Indosiar. 

Selain siaran televisi, penggemar sepak bola juga bisa mengikuti jalannya pertandingan melalui layanan live streaming Vidio, baik melalui situs web maupun aplikasi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/06/semester-i-2026-pln-perluas-akses-listrik-bagi-2930-pelanggan-di-210-lokasi-se-jawa-barat">Baca Juga : Semester I 2026, PLN Perluas Akses Listrik bagi 2.930 Pelanggan di 210 Lokasi se-Jawa Barat</a></b>

Duel Persib kontra Persebaya diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim melangkah ke partai final dengan performa yang sama-sama impresif setelah menyapu bersih seluruh pertandingan sebelumnya tanpa menelan kekalahan. 

Rekor kemenangan sempurna tersebut membuat laga perebutan trofi diperkirakan berlangsung ketat hingga peluit akhir.

Persib bertekad memanfaatkan momentum untuk menambah koleksi gelar pramusim, sementara Persebaya datang dengan ambisi mengakhiri turnamen sebagai juara. 

Pertemuan dua klub besar dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia ini pun menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan musim ini.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/05/5-pekerjaan-sampingan-yang-bisa-dilakukan-dari-rumah-cocok-untuk-menambah-penghasilan">Baca Juga : 5 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Dilakukan dari Rumah, Cocok untuk Menambah Penghasilan</a></b>

<b>Jadwal Siaran Langsung Final Piala Presiden 2026</b>

Pertandingan: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya

Kompetisi: Final Piala Presiden 2026

Hari/Tanggal: Kamis, 6 Agustus 2026

Stadion: Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali

Siaran Langsung: Indosiar

Live Streaming: <a href="https://www.vidio.com/categories/piala-presiden"><b xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">Vidio </b></a><b></b>

Jadwal pertandingan maupun stasiun televisi yang menayangkan Piala Presiden 2026 dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemegang hak siar.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/logo-piala-presiden1-4237_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Nonton Piala Dunia 2026 di HP? Ini Cara Mudah dan Legalnya!</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/28/nonton-piala-dunia-2026-di-hp-ini-cara-mudah-dan-legalnya</link>
      <pubDate>Sun, 28 Jun 2026 14:10:22 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/28/nonton-piala-dunia-2026-di-hp-ini-cara-mudah-dan-legalnya</guid>
      <category>nonton Piala Dunia 2026</category>
      <category> streaming bola di HP</category>
      <category> cara nonton bola online</category>
      <category> live streaming Piala Dunia</category>
      <category> aplikasi nonton bola</category>
      <description>Panduan lengkap cara nonton Piala Dunia 2026 di HP lewat live streaming resmi. Simak langkah mudah, platform, dan harga paketnya.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Ajang sepak bola paling bergengsi di dunia, Piala Dunia 2026, telah resmi digelar dengan melibatkan 48 negara peserta. Turnamen ini berlangsung di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Antusiasme penggemar sepak bola di Indonesia pun meningkat, terutama terkait cara menyaksikan pertandingan secara praktis dan legal melalui perangkat digital.

Di Indonesia, seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 disiarkan secara resmi oleh TVRI. Selain tayangan televisi, akses menonton juga diperluas melalui layanan digital agar bisa dinikmati kapan saja dan di mana saja.

Penonton kini dapat menyaksikan pertandingan melalui berbagai perangkat, mulai dari ponsel, tablet, laptop, hingga Smart TV dengan kualitas siaran yang tetap terjaga.

<b>Cara Menonton Piala Dunia 2026 di HP</b>

Salah satu cara paling praktis adalah melalui aplikasi streaming resmi seperti FolaPlay yang bekerja sama dengan TVRI.

<b>Berikut langkah-langkahnya:</b>

- Unduh aplikasi FolaPlay melalui Google Play Store.
- Lakukan pendaftaran menggunakan email atau nomor ponsel aktif.
- Masuk ke akun yang telah dibuat.
- Pilih menu berlangganan.
- Tentukan paket khusus Piala Dunia 2026.
- Selesaikan pembayaran melalui metode yang tersedia.
- Setelah aktif, pertandingan dapat langsung ditonton secara live.

Dengan proses tersebut, pengguna bisa menikmati pertandingan favorit langsung dari genggaman.

<b>Pilihan Paket dan Harga</b>

FolaPlay menyediakan beberapa opsi paket selama turnamen berlangsung, di antaranya:

- Paket 7 hari: Rp25.000
- Paket full turnamen: Rp85.000

Paket ini memungkinkan akses penuh ke seluruh pertandingan secara langsung tanpa perlu khawatir tertinggal momen penting.

Dengan kemudahan akses ini, para penggemar sepak bola kini tidak perlu lagi bergantung pada televisi. Cukup dengan smartphone, seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara fleksibel dan legal di mana saja.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/nonton-piala-dunia-lewat-hp-8703_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kota Bandung Juara Umum Popwilda Jabar 2026, Raih 17 Medali Emas</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/27/kota-bandung-juara-umum-popwilda-jabar-2026-raih-17-medali-emas</link>
      <pubDate>Sat, 27 Jun 2026 12:15:35 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/27/kota-bandung-juara-umum-popwilda-jabar-2026-raih-17-medali-emas</guid>
      <category>Popwilda Jabar 2026</category>
      <category> Kota Bandung juara</category>
      <category> medali emas Bandung</category>
      <category> atlet pelajar Bandung</category>
      <category> Popda Jabar</category>
      <description>Kota Bandung juara Popwilda Jabar 2026 dengan 17 emas. Atlet pelajar siap melaju ke Popda XV Jawa Barat.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kontingen pelajar Kota Bandung sukses menorehkan prestasi gemilang dengan keluar sebagai juara umum dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Wilayah IV Jawa Barat 2026.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan raihan total 24 medali, terdiri dari 17 emas, 6 perak, dan 1 perunggu. Hasil ini sekaligus memastikan langkah para atlet muda Bandung menuju kompetisi tingkat provinsi, yakni Popda XV Jawa Barat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Sigit Iskandar, menyampaikan penghargaan tinggi atas dedikasi seluruh tim yang terlibat dalam pencapaian tersebut.

"Torehan Juara Umum di Wilayah IV ini adalah refleksi nyata dari disiplin, kerja keras, dan sistem pembinaan atlet pelajar kita yang terus berjalan di jalur yang tepat. Saya mengapresiasi penuh keringat para atlet, tangan dingin pelatih, serta ofisial yang sukses menjaga marwah City of Champions," ujar Sigit.

Meski hasil yang diraih sangat membanggakan, ia menegaskan pentingnya menjaga fokus dan tidak cepat puas. Menurutnya, tantangan yang lebih besar akan dihadapi pada ajang berikutnya.

"Fase kualifikasi telah kita lewati dengan hasil yang sangat memuaskan, dan tiket menuju Popda sudah di tangan. Jadikan momentum ini sebagai pemacu semangat untuk langsung mematangkan program latihan. Tantangan sesungguhnya ada di Popda XV nanti, dan kita harus kembali siap membuktikan diri," tutue Sigit.

Keberhasilan Kota Bandung tidak lepas dari kontribusi besar sejumlah cabang olahraga unggulan. Pencak silat menjadi penyumbang medali terbanyak dengan torehan luar biasa, yakni 12 emas, 5 perak, dan 1 perunggu.

Selain itu, cabang bola basket juga tampil gemilang dengan menyabet dua medali emas dari kategori putra dan putri. Sementara cabang bola voli indoor turut menyumbangkan satu emas dan satu perak.

Tak ketinggalan, cabang sepak bola dan sepak takraw masing-masing menyumbangkan satu medali emas yang memperkuat dominasi Bandung di ajang ini.

Dengan capaian tersebut, Kota Bandung semakin menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan utama dalam pembinaan atlet pelajar di Jawa Barat, sekaligus menatap Popda XV dengan optimisme tinggi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/popwilda-jabar-2026-e26e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kultura Persib di Braga Bandung Tampilkan 95 Karya Seni dan Arsip Sejarah Bobotoh</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/07/kultura-persib-di-braga-bandung-tampilkan-95-karya-seni-dan-arsip-sejarah-bobotoh</link>
      <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 07:11:30 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/07/kultura-persib-di-braga-bandung-tampilkan-95-karya-seni-dan-arsip-sejarah-bobotoh</guid>
      <category>Bobotoh</category>
      <category>Kultura Persib</category>
      <description>Kultura Persib hadir di Braga Bandung dengan 95 karya seni, arsip sejarah, dan kisah Bobotoh yang merekam perjalanan Persib lintas generasi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Persib Bandung selama ini dikenal melalui atmosfer stadion, sorak-sorai Bobotoh, dan prestasi di lapangan hijau. 

Namun mulai Juni hingga September 2026, klub kebanggaan warga Jawa Barat itu hadir dalam bentuk yang berbeda melalui sebuah pameran seni bertajuk Kultura Persib di Grey Art Gallery, Jalan Braga No. 47, Kota Bandung.

Pameran ini menjadi wadah bagi para seniman, kolektor, fotografer, hingga masyarakat umum untuk menceritakan hubungan emosional mereka dengan Persib melalui berbagai medium visual.

Kurator Grey Art Gallery, Angga Aditya Atmadilaga, mengatakan ide penyelenggaraan pameran berangkat dari banyaknya karya seni yang lahir dari kecintaan terhadap Persib namun belum memiliki ruang khusus untuk dipamerkan.

“Persib menjadi denyut nadi yang memberikan banyak inspirasi dalam karya-karya mereka. Namun selama ini belum ada ruang yang secara khusus mewadahi ekspresi visual tentang Persib. Dari situ muncul inisiatif untuk menghadirkan pameran ini di Grey Art Gallery,” ujar Angga, Kamis, 4 Juni 2026.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/kultura-persib2-bbe6_mid.jpg" alt="">

<b>Mengabadikan Budaya yang Tumbuh Bersama Persib</b>

Berbeda dengan pameran olahraga pada umumnya, Kultura Persib lebih menyoroti fenomena budaya yang berkembang selama puluhan tahun mengiringi perjalanan Maung Bandung.

Karena itu, karya yang ditampilkan tidak hanya berasal dari kalangan seniman profesional. Banyak di antaranya lahir dari pengalaman pribadi masyarakat yang tumbuh bersama Persib dan menjadikan klub tersebut sebagai bagian dari perjalanan hidup mereka.

“Kontributornya tidak hanya seniman. Ada masyarakat umum yang tumbuh bersama Persib, memiliki kenangan, memori, dan pengalaman personal. Semua itu menjadi bagian dari budaya visual yang kami tampilkan,” katanya.

Melalui proses kurasi yang melibatkan open call untuk publik, panitia berhasil menghimpun puluhan karya dari berbagai latar belakang kontributor.

<b>95 Karya dari 70 Kontributor</b>

Sebanyak 70 kontributor terlibat dalam pameran ini dengan total 95 objek yang dipamerkan.

Koleksi yang ditampilkan cukup beragam, mulai dari lukisan, mural, instalasi seni, arsip sejarah, dokumentasi fotografi, hingga koleksi buku yang merekam perjalanan panjang Persib dari masa ke masa.

Salah satu karya yang paling menarik perhatian adalah patung buatan seniman Iwong yang didedikasikan untuk sejumlah tokoh penting dalam sejarah Persib.

Empat figur yang diabadikan dalam karya tersebut yakni Indra Thohir, H. Umuh Muchtar, Jajang Nurjaman, dan Bojan Hodak yang memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan klub.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/kultura-persib3-4c62_mid.jpg">

<b>Kisah Bobotoh Jadi Daya Tarik Utama</b>

Pameran dibagi ke dalam lima area berbeda, yaitu ruang teater, stone chamber, wood chamber, galeri utama, dan area lantai dua.

Pada bagian depan galeri, pengunjung akan disambut infografis perjalanan sejarah Persib beserta pencapaian-pencapaian penting yang pernah diraih. Sementara itu, area lantai atas banyak menampilkan arsip dan karya yang dikirim langsung oleh masyarakat.

Menurut Angga, karya yang paling membekas justru berasal dari cerita sederhana para Bobotoh yang diwariskan lintas generasi.

“Karya-karya seperti itu terasa sangat otentik. Ada juga mural yang menggambarkan bagaimana pada era 1990-an orang-orang rela memanjat pohon demi bisa menyaksikan pertandingan Persib. Itu pengalaman personal, tetapi dirasakan secara kolektif oleh banyak orang,” ungkapnya.

Cerita-cerita semacam itu menunjukkan bahwa Persib bukan hanya klub sepak bola, melainkan bagian dari memori kolektif warga Bandung yang terus hidup dari generasi ke generasi.

<b>Menikmati Persib dari Sudut Pandang yang Berbeda</b>

Melalui Kultura Persib, Grey Art Gallery ingin mengajak masyarakat melihat Persib sebagai bagian dari identitas budaya Kota Bandung yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat.

Pameran ini dapat dikunjungi mulai 9 Juni hingga 10 September 2026 dengan tiket masuk Rp25.000 pada hari kerja dan Rp35.000 saat akhir pekan.

Pengunjung diperbolehkan mengambil foto untuk dokumentasi pribadi, namun tetap diminta menjaga koleksi yang dipamerkan dengan tidak menyentuh arsip, jersey, maupun karya seni yang menjadi bagian dari pameran.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/kultura-persib1-9c21_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>KONI Kota Bandung Perkuat Pembinaan Atlet, dari Asuransi hingga Beasiswa Perguruan Tinggi</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/26/koni-kota-bandung-perkuat-pembinaan-atlet-dari-asuransi-hingga-beasiswa-perguruan-tinggi</link>
      <pubDate>Tue, 26 May 2026 21:15:06 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/26/koni-kota-bandung-perkuat-pembinaan-atlet-dari-asuransi-hingga-beasiswa-perguruan-tinggi</guid>
      <category>KONI</category>
      <category>KONI Jabar</category>
      <category>Koni Kota Bandung</category>
      <description>Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, menyampaikan sejumlah program strategis pembinaan atlet sekaligus apresiasi dari pemerintah kepada atlet berprestasi Kota</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM</b> - Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, menyampaikan sejumlah program strategis pembinaan atlet sekaligus apresiasi dari pemerintah kepada atlet berprestasi Kota Bandung. 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat, aman, dan berkelanjutan.

Nuryadi menjelaskan, setelah pelaksanaan tes fisik atlet di Kampus Padjadjaran bersama pemerintah, KONI Kota Bandung langsung menindaklanjuti dengan beberapa program prioritas. 

Salah satunya adalah pemberian dana operasional pembinaan kepada seluruh cabang olahraga.

Selain itu, KONI juga memberikan insentif tunjangan prestasi bagi atlet calon peraih medali emas, latihan khusus bagi atlet calon peraih medali perak dan perunggu, hingga tunjangan prestasi untuk cabang olahraga beregu.

“Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam mempersiapkan atlet-atlet Kota Bandung agar mampu meraih prestasi terbaik,” ujar Nuryadi Aula KONI Kota Bandung, Jl. Jakarta, Selasa (26/5/2025).

Tidak hanya fokus pada prestasi, KONI Kota Bandung juga memperhatikan perlindungan bagi atlet dan pelatih melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. 

Melalui kerja sama tersebut, atlet penerima tunjangan prestasi dan peserta latihan khusus kini telah mendapatkan perlindungan asuransi.

Menurut Nuryadi, langkah ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap para atlet sebagai bagian dari tenaga kerja profesional di bidang olahraga.

“Dengan adanya perlindungan ini, atlet merasa lebih aman saat berlatih, bertanding, maupun dalam perjalanan setelah kegiatan olahraga,” katanya.

Dalam mendukung pembinaan atlet, KONI Kota Bandung juga melakukan berbagai inovasi melalui kerja sama dengan sejumlah fasilitas kesehatan. 

Untuk penanganan cedera dan kondisi darurat atlet, kerja sama dilakukan dengan beberapa rumah sakit di berbagai wilayah Kota Bandung.

Di wilayah Bandung Timur, kerja sama dijalin dengan Rumah Sakit Hermina. Sementara untuk wilayah selatan bekerja sama dengan Rumah Sakit Mayapada, dan di pusat kota dengan Rumah Sakit Murni Teguh yang berada di kawasan Naripan.

“Semua ini merupakan upaya pemerintah dan KONI untuk memastikan pembinaan atlet berjalan baik sekaligus memperhatikan kesejahteraan mereka,” ungkapnya.

Di bidang pendidikan, KONI Kota Bandung juga tengah memperluas kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi agar atlet berprestasi tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.

Nuryadi menegaskan, pihaknya ingin memastikan atlet-atlet Kota Bandung tidak mengalami putus sekolah setelah lulus SMA. Karena itu, beberapa perguruan tinggi telah menyiapkan program beasiswa penuh bagi atlet berprestasi.

Salah satu lembaga pendidikan yang telah memberikan dukungan penuh adalah Taruna Bakti. Bahkan, kuota penerimaan atlet berprestasi disebut akan kembali ditambah pada tahun ajaran baru mendatang.

Selain itu, KONI Kota Bandung juga tengah menjajaki kerja sama dengan Universitas Widyatama dan Universitas Jenderal Achmad Yani. 

Kedua perguruan tinggi tersebut disebut tertarik menjadikan atlet-atlet berprestasi level nasional hingga internasional sebagai bagian dari institusinya.

Nuryadi berharap seluruh program yang dijalankan mampu menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang semakin solid dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah juga telah memberikan kadeudeuh kepada atlet-atlet berprestasi level junior yang tampil di ajang Popda, Popnas, Paperda, dan Papernas.

“Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat besar bagi masa depan atlet Kota Bandung,” pungkas Nuryadi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/img-20260526-wa0058-db8e_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Dominasi, The Ice Bears Maranatha Kuasai Final Campus League Bandung 2026</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/23/dominasi-the-ice-bears-maranatha-kuasai-final-campus-league-bandung-2026</link>
      <pubDate>Sat, 23 May 2026 08:46:31 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/23/dominasi-the-ice-bears-maranatha-kuasai-final-campus-league-bandung-2026</guid>
      <category>Campus League 2026</category>
      <category>Maranatha Basketball</category>
      <category>Basket Mahasiswa Bandung</category>
      <category>The Nationals Campus League</category>
      <category>Hasil Final Campus League</category>
      <description>Universitas Kristen Maranatha menyapu bersih gelar Campus League 2026 Regional Bandung dan siap tampil di The Nationals.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Tim basket Universitas Kristen Maranatha menegaskan dominasinya pada ajang Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1. 

Tidak hanya berjaya di sektor putra, tim putri juga sukses membawa pulang gelar juara setelah tampil impresif sepanjang turnamen.

Partai final yang berlangsung di Gymnasium UPI, Jumat (22/5/2026), menjadi momentum penting bagi skuad berjuluk The Ice Bears untuk menatap persaingan di babak The Nationals.

Kesuksesan lebih dulu datang dari sektor putri. Maranatha berhasil menundukkan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) dengan skor 78-62 lewat permainan cepat dan agresif sejak awal pertandingan.

Walaupun hanya mengandalkan lima pemain inti, performa tim tetap stabil hingga kuarter akhir. Dominasi di area paint serta aliran bola yang rapi membuat lawan kesulitan mengejar ritme permainan Maranatha.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/campusleague-putri1-ef14_mid.jpg" alt="">

Kapten tim putri Maranatha, Anggita Yuliani, mengungkapkan rasa syukurnya setelah mampu membawa tim menjadi kampiun meski tampil dengan kondisi yang tidak ideal.

“Kami bersyukur bisa jadi juara Campus League 2026 – Basketball Regional Bandung Season 1 walau main tidak dengan kekuatan penuh. Sebenarnya tadi kami bermain nothing to lose, mau menang mau kalah yang penting kita berjuang dulu, hasilnya kita pasrahin sama Tuhan. Akhirnya kita berhasil juara,” ujar Anggita.

Ia menambahkan, persiapan fisik yang intens menjadi faktor utama keberhasilan tim menjaga konsistensi permainan sepanjang laga.

“Tentunya dengan persiapan cukup intens mulai latihan dari lari keliling lapangan, lalu lari sprint, hingga running game. Lewat itulah kita persiapkan ketahanan fisik kita dan kecepatan juga. Selanjutnya, untuk persiapan The Nationals kami akan ada training center yang akan dimulai Kamis (28/5) mendatang,” katanya.

<b>Tim Putra Menangi Laga Sarat Gengsi</b>

Pada final sektor putra, Maranatha menghadapi rival kuatnya, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB), dalam pertandingan yang berlangsung sengit sejak menit awal.

Permainan kolektif dan pertahanan disiplin menjadi kunci kemenangan Maranatha hingga akhirnya menutup laga dengan skor 66-54.

ITHB sempat memberikan tekanan selepas halftime melalui serangan balik cepat. Namun, ketenangan para pemain Maranatha dalam mengontrol tempo pertandingan membuat keunggulan tetap terjaga hingga laga usai.

Pelatih Maranatha, Arif Gunarto, memberikan apresiasi terhadap kualitas pertandingan yang dinilai berlangsung kompetitif.

“Hari ini pertandingan seru dan enak dilihat. Kami sudah tahu track record ITHB dan di situlah taktik kami diadu. Untuk ITHB, it’s a good game, respect kepada pelatih Ricky,” ujar Arif.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/foto-05-87ae_mid.jpg" alt="">

Setelah memastikan tiket ke The Nationals, Maranatha mulai mengalihkan fokus pada persiapan menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai daerah.

Arif menyebut level kompetisi nasional akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat dibanding regional Bandung.

“The Nationals nanti pasti lebih seru, karena banyak lawan-lawan yang lebih dari ITHB, seperti Perbanas, Binus. Tentunya sebelum berlaga di The Nationals nanti kita akan melakukan persiapan yang lebih matang dan lebih baik lagi,” tegasnya.

Kapten tim putra Maranatha, Fikran Fattah, juga mengakui masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki sebelum tampil di level nasional.

“Masih banyak yang perlu kami benahi dari segi defense, komunikasi dalam eksekusi rebound dan three point. Kami sudah sering bertemu ITHB dan mengetahui kelebihan maupun kelemahannya. Kami berusaha mengeksekusi taktik yang diinstruksikan coach Arif dengan baik sehingga mampu mengungguli ITHB,” jelas Fikran.

Babak The Nationals sendiri dijadwalkan berlangsung pada 6–13 Juni 2026 dengan menghadirkan wakil dari Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Samarinda, hingga Jakarta.

Tak hanya memperebutkan gelar nasional, tim juara sektor putra juga akan mendapat kesempatan mewakili Indonesia di ajang Asian University Basketball League (AUBL) 2027.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/campusleague-mou1-6366_mid.jpg">
<b>
Campus League dan UPI Perkuat Kolaborasi</b>

Selain menghadirkan pertandingan final, Campus League 2026 Regional Bandung juga menjadi ajang lahirnya kerja sama strategis antara penyelenggara kompetisi dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara CEO Campus League Ryan Gozali dan jajaran pimpinan UPI sebagai langkah penguatan pengembangan olahraga mahasiswa.

Ryan menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga kampus yang berkelanjutan.

“Campus League memiliki rencana jangka panjang terhadap pengembangan olahraga bagi mahasiswa. Sehingga kami juga perlu berjalan bersama dengan pihak universitas yang nanti akan menjadi home-away bagi penyelenggaraan kompetisi berbagai cabang olahraga di bawah bendera Campus League. Kami bersyukur itikad baik ini mendapat sambutan positif dari pihak UPI,” ungkap Ryan.

Sementara itu, Direktur Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional UPI, Pupung Purnawarman, berharap kerja sama tersebut dapat mendorong lahirnya lingkungan kompetitif yang positif di kalangan mahasiswa.

“Kami sangat terbuka dengan penandatanganan kerja sama ini, karena ini merupakan langkah penting dalam implementasi Tridharma perguruan tinggi salah satunya melalui bidang olahraga. Selain menjunjung sportivitas, dapat menumbuhkan ekosistem kompetitif dan profesional di kalangan mahasiswa, kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut untuk lima tahun ke depan,” tandas Pupung.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/campusleague-juara-e491_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Final Campus League Regional Bandung 2026! Rivalitas Unpar vs Maranatha dan ITHB vs Maranatha Kembali Membara</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/21/final-campus-league-regional-bandung-2026-rivalitas-unpar-vs-maranatha-dan-ithb-vs-maranatha-kembali-membara</link>
      <pubDate>Thu, 21 May 2026 20:57:48 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/21/final-campus-league-regional-bandung-2026-rivalitas-unpar-vs-maranatha-dan-ithb-vs-maranatha-kembali-membara</guid>
      <category>Campus League 2026</category>
      <category>Basket Bandung</category>
      <category>Final Campus League Bandung</category>
      <category>Maranatha Basketball</category>
      <category>ITHB vs Maranatha</category>
      <description>Final Campus League 2026 Regional Bandung menghadirkan duel panas Unpar vs Maranatha serta ITHB vs Maranatha di Gedung Gymnasium UPI.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Atmosfer panas dipastikan menyelimuti babak Regional Finals Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1 di Gedung Gymnasium UPI, Jumat (22/05/2026). 

Pertarungan menuju gelar juara mempertemukan sejumlah tim kampus yang selama ini dikenal memiliki rivalitas kuat di dunia basket mahasiswa.

Pada sektor putri, laga final mempertemukan tim basket putri Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) melawan Universitas Kristen Maranatha. Sementara di kategori putra, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) kembali bersua dengan Maranatha dalam perebutan gelar terbaik regional Bandung.

Pertemuan ini bukan sekadar pertandingan biasa. Kedua pasangan finalis sudah berkali-kali saling berhadapan di partai puncak berbagai kompetisi basket antarkampus sehingga tensi pertandingan diprediksi berlangsung tinggi.

<b>Maranatha Putri Andalkan Soliditas Tim</b>

Tim putri Maranatha memastikan langkah ke final usai menumbangkan Unpad dengan skor meyakinkan 64-36 di semifinal. Hasil tersebut sekaligus mengantar mereka mengamankan tiket menuju The National.

Pelatih tim putri Universitas Kristen Maranatha, Arif Gunarto, mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya yang tampil dengan keterbatasan pemain berpengalaman.

“Walaupun kami hanya memiliki pemain inti yang berpengalaman 5 orang, tapi mereka berjuang mati-matian untuk menang melawan Unpad yang juga tampil tangguh," ujar Arif kepada wartawan usai pertandingan, Kamis (21/05/2026).

Menurutnya, semangat juang dan kepercayaan antarpemain menjadi modal utama timnya sejauh ini.

"Ternyata semua itu berjalan dengan baik. Walau hanya dengan lima pemain inti, mereka tetap fight dan mereka saling percaya satu sama lain," sebutnya.

Menghadapi laga final, Arif mengakui waktu persiapan sangat terbatas. Karena itu, fokus utama tim saat ini adalah pemulihan kondisi pemain agar tetap bugar dan siap secara mental.

"Untuk strategi mungkin tidak terlalu berbeda. Saya selalu sampaikan ke mereka bahwa setiap pertandungan itu adalah final," tegasnya.

Pemain Maranatha, Berlian Yesi Triutari, menyebut kemenangan atas Unpad diraih berkat kekompakan seluruh pemain di lapangan.

“ Kunci dari kemenangan kita hari ini adalah kompak dan percaya satu sama lain. Sebelum buzzer quarter akhir berbunyi kita harus terus berjuang, jangan pernah merasa capek. Kita semua harus enjoy dalam bermain, saling menyemangati dan menjaga komunikasi baik di dalam maupun luar lapangan,” ujar pemain timnas 3x3 basketball yang tampil di Asian Beach Games 2026 di Sanya, Tiongkok.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/basket-putra-tb2-029d_mid.jpg">

<b>ITHB Waspadai Kekuatan Maranatha</b>

Di sektor putra, ITHB berhasil melangkah ke final usai mengalahkan Universitas Widyatama dengan skor telak 73-45.

Meski menang cukup dominan, pelatih ITHB, Ricky Gunawan, menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, khususnya di area pertahanan.

“Di quarter awal defense kami sudah rapi, masuk quarter kedua Widyatama melakukan adjusment defense sehingga cukup menyulitkan kami. Butuh waktu cukup lama agar anak-anak bisa counter attack sampai akhirnya cukup jauh meninggalkan Widyatama,” ungkapnya.

Ricky juga menilai laga final melawan Maranatha bakal menjadi duel menarik karena kedua tim sudah sering bertemu dan saling mengalahkan.

"Maranatha lebih lengkap komposisi pemainnya. Sering head to head dan saling mengalahkan akan bagus untuk kedua tim. Jadi mereka bisa sama-sama belajar sehingga kemampuan mereka akan lebih terasah," tandasnya.

<b>Tiket The National Sudah Diamanka</b>n

Kapten ITHB, Muhammad Raisha, mengaku puas dengan performa timnya yang sukses memastikan tiket final sekaligus lolos ke The National.

“Kami sudah berlatih bersama-sama, membangun kepercayaan satu sama lain, karena dalam basket itu bagaimana kita bisa bermain kooperatif dan kompak dengan tim. Selama permainan, kami selalu ikuti instruksi Coach Ricky, jadi kami bisa keluar dari tekanan lawan,” ujar pemain bernomor punggung 11 yang mencetak triple-double dalam pertandingan semifinal tersebut.

Campus League 2026 Basketball Regional Bandung Season 1 berlangsung sejak 17 hingga 22 Mei 2026 di Gedung Gymnasium UPI. Regional Bandung menjadi seri keempat setelah Surabaya, Yogyakarta, dan Samarinda.

Kompetisi ini diikuti 13 perguruan tinggi dari Jawa Barat dengan rincian 12 tim putra dan 7 tim putri. Para juara dan runner-up regional nantinya akan tampil di babak The National Jakarta pada 6–13 Juni 2026 bersama wakil dari regional lainnya.

<b>Berikut jadwal lengkap Campus League 2026 Basketball Season 1:</b>

Regional Surabaya: 22–29 April 2026
Regional Yogyakarta: 30 April–7 Mei 2026
Regional Samarinda: 8–10 Mei 2026
Regional Bandung: 17–22 Mei 2026
Regional Jakarta: 24–31 Mei 2026
The National Jakarta: 6–13 Juni 2026.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/basket-putri1-rb-ef2a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Audisi Umum PB DJARUM 2026 Dari Sumatra hingga Sulawesi, Upaya Pencarian Talenta Super Makin Meluas</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/08/audisi-umum-pb-djarum-2026-dari-sumatra-hingga-sulawesi-upaya-pencarian-talenta-super-makin-meluas</link>
      <pubDate>Fri, 08 May 2026 14:47:30 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ely Kurniawati]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/08/audisi-umum-pb-djarum-2026-dari-sumatra-hingga-sulawesi-upaya-pencarian-talenta-super-makin-meluas</guid>
      <category>Bakti Olahraga Djarum Foundation</category>
      <category> bulu tangkis</category>
      <category>pb djarum</category>
      <description>Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencetak generasi</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG. COM –</b> Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menyelenggarakan Audisi Umum PB Djarum 2026 sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mencetak generasi emas bulutangkis Indonesia. 

Tahun ini, audisi akan diselenggarakan di tiga kota! Dimulai dengan Pekanbaru, Provinsi Riau pada 7–12 Juli, lalu Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan pada 4–9 Agustus, serta Kudus, Provinsi Jawa Tengah pada 8–13 September.

Di Kota Pekanbaru, Audisi Umum PB Djarum 2026 akan diselenggarakan di GOR Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki. 

Sementara di Makassar akan bertempat di GOR Dafest, Kecamatan Biringkanaya. Klimaksnya di Kudus, kembali akan dipusatkan di GOR Djarum, Kecamatan Jati.

Pada tahun ini, pencarian bibit pebulutangkis bertalenta dan bermental juara akan menyasar tiga kelompok usia yakni U-11 (peserta dengan usia 8–10 tahun atau kelahiran 2016–2018), KU 11 (peserta berusia 11 tahun atau kelahiran 2015), serta KU 12 (peserta dengan usia 12 tahun atau kelahiran 2014), baik putra maupun putri.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin mengungkapkan bahwa penyelenggaraan audisi di tiga kota tahun ini merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan pencarian talenta muda di seluruh Indonesia. 

Selain itu, keputusan untuk kembali menggelar audisi di sejumlah kota lantaran menjawab permintaan dari peserta, orangtua atlet maupun klub daerah agar tidak hanya terpusat di Pulau Jawa saja.

“Sejak 2022 hingga 2025, Audisi Umum PB Djarum kami pusatkan di Kudus. Namun pada tahun-tahun sebelumnya kami juga sempat menggelar ke berbagai kota, bahkan sampai sembilan kota. Tahun ini kami kembali memperluas jangkauan dengan hadir di Pekanbaru dan Makassar sebagai upaya menjaring talenta lebih banyak lagi. Tidak hanya yang berada di Pulau Jawa, tetapi juga dari Sumatra dan Sulawesi. Kami berharap tahun ini dapat menemukan mutiara-mutiara terpendam yang selama ini belum muncul ke permukaan,” ujar Yoppy.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto menuturkan bahwa proses seleksi tahun ini tetap dirancang ketat dan kompetitif guna menemukan atlet-atlet muda dengan kualitas istimewa. 

Juara Dunia 1997 menambahkan, penyelenggaraan audisi yang rutin setiap tahun merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan mata rantai pembinaan atlet di PB Djarum.

“Kami berharap melalui audisi ini dapat menemukan bibit-bibit unggul yang tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki karakter unik dalam bermain serta mental juara. Kombinasi tersebut penting untuk membentuk atlet dengan kualitas super yang mampu bersaing di level tertinggi,” jelas Sigit.

Tim Pencari Bakat akan diperkuat oleh jajaran pelatih PB Djarum, dengan Hendrawan sebagai Koordinator Atlet Putri dan Leonard Holvy de Pauw sebagai Koordinator Atlet Putra. 

Selain itu tak ketinggalan pula sederet legenda bulutangkis Indonesia yang turut serta memantau bakat para peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 sejak hari pertama.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/1000006854-4416_mid.jpg">

Keterlibatan Hendrawan pada Audisi Umum PB Djarum tahun ini menjadi yang pertama sejak ia resmi bergabung dengan PB Djarum pada tahun lalu sebagai Technical Advisor Men's &amp; Women's Singles. 

Juara Dunia 2001 ini menyambut antusias peran barunya dalam proses audisi, yang menurutnya menjadi langkah proaktif dalam menjaring talenta sejak usia dini.

“Audisi ini adalah salah satu cara untuk menjemput bakat dan membuka peluang lebih luas bagi bibit-bibit baru. Apalagi tahun ini digelar di tiga kota, ini menjadi kesempatan besar bagi pemain di daerah yang mungkin sebelumnya kesulitan menjangkau Kudus. Harapannya, kita bisa mendapatkan lebih banyak talenta baru dibanding sebelumnya,” kata Hendrawan.

Terkait kriteria atlet putri, Hendrawan menjelaskan bahwa pendekatan penilaian juga akan menyesuaikan dengan dinamika permainan ke depan. 

Namun yang menjadi sorotan Juara Thomas Cup 2002 tersebut adalah sistem skor baru yang diterapkan BWF yakni 15 poin x 3 game (best of three) yang akan berlaku mulai Januari 2027.

“Ke depan dengan format permainan yang cenderung lebih cepat, faktor teknik menjadi semakin penting. Untuk atlet putri, kami melihat penguasaan teknik, footwork, dan kontrol lapangan sebagai aspek utama. Namun tentu tidak mengesampingkan faktor lain seperti mental dan karakter. Fighting spirit juga menjadi salah satu hal yang kami perhatikan, terutama saat mereka memasuki fase-fase akhir seleksi,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Tim Pencari Bakat Atlet Putra, Leonard Holvy de Pauw, menegaskan bahwa pencarian bibit di sektor putra kini menitikberatkan pada kombinasi antara fundamental teknik, karakter, dan kecerdasan bermain. Ia menyebut, PB Djarum ingin merekrut atlet yang sejak awal sudah memiliki dasar pukulan, footwork, dan power yang baik, serta mampu beradaptasi dengan tempo permainan cepat yang menuntut agresivitas dan daya tahan tinggi.

“Kami mencari pemain yang punya basic kuat, agresif, dan endurance tinggi. Tapi yang paling penting adalah atlet yang smart dan punya fighting spirit. Smart di sini artinya mereka bisa membaca permainan dan mengantisipasi lawan sejak dini, sehingga bermain lebih efisien. Selain itu, kami juga melihat karakter pemain luar Jawa, khususnya dari Sumatra dan Sulawesi, yang umumnya memiliki strength, daya juang, dan fisik lebih kuat. Ini menjadi modal penting yang bisa kami kembangkan lebih lanjut melalui pembinaan di PB Djarum,” papar Holvy.

Lulusan Audisi Umum PB Djarum 2018 Pekanbaru, Jolin Angelia mengajak para calon peserta untuk memanfaatkan ajang ini semaksimal mungkin dengan berbagai persiapan matang. 

Ia menilai Audisi Umum PB Djarum bukan hanya sekadar seleksi, tetapi juga panggung pembuktian bagi atlet muda untuk menunjukkan kualitas teknik, kesiapan fisik, serta mental bertanding di level kompetitif.

“Menurut saya, audisi ini adalah kesempatan besar untuk memulai perjalanan sebagai atlet bulutangkis. Jadi persiapkan diri sebaik mungkin, latihan yang intensif, dan tunjukkan kemampuan terbaik saat di lapangan. Jangan mudah menyerah kalau belum berhasil bergabung, karena proses setiap orang berbeda. Yang penting tetap konsisten berlatih dan terus percaya dengan kemampuan diri sendiri,” ujar Jolin yang resmi bergabung Pelatnas PBSI di tahun ini.

Rangkaian seleksi Audisi Umum PB Djarum 2026 diawali dengan tahap screening yang menggunakan sistem gugur. Pertandingan berlangsung satu game hingga poin ke-21 tanpa deuce, dengan perpindahan lapangan saat poin ke-11. Peserta yang lolos akan melaju ke tahap turnamen yang juga menggunakan sistem gugur.

Untuk pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar, Super Tiket akan diberikan kepada masing-masing juara, baik kategori putra maupun putri. Sementara di Kudus, kategori putra yang meraih Super Tiket ialah semifinalis, sedangkan kategori putri adalah finalis. Mereka akan melanjutkan langkah ke tahap karantina.

Tahap karantina akan berlangsung selama empat minggu setelah rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 di tiga kota rampung, yakni pada 14 September hingga 9 Oktober 2026, dengan dua fase eliminasi pada 28 September dan 10 Oktober 2026. 

Pengumuman hasil akhir Audisi Umum PB Djarum 2026 akan dilakukan pada 10 Oktober 2026. Peserta yang lolos tahap ini akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis dan bergabung bersama PB Djarum.

Pendaftaran audisi dilakukan secara daring melalui laman resmi PB Djarum yang telah dibuka sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB. Peserta yang lolos tahap administrasi wajib melakukan daftar ulang pada 8 September 2026 pukul 09.00–15.00 WIB, sebelum mengikuti tahap seleksi pada 8–13 September 2026 di Kudus.

Untuk mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026, para calon peserta dapat mendaftarkan diri secara daring melalui laman  https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/img-20260508-145208-a0d1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jelang Porprov 2026, 1.181 Atlet Bandung Jalani Tes Sport Science</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/04/28/jelang-porprov-2026-1181-atlet-bandung-jalani-tes-sport-science</link>
      <pubDate>Tue, 28 Apr 2026 14:15:48 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/04/28/jelang-porprov-2026-1181-atlet-bandung-jalani-tes-sport-science</guid>
      <category>Dispora kota Bandung</category>
      <category>Koni Kota Bandung</category>
      <category>Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026</category>
      <description>Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kesiapan atlet menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Sebanyak 1.181 atlet dari berbagai cabang olahraga Kota Bandung mengikuti tes kebugaran berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (sport science) di Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI, Cicaheum, Selasa (28/4/2026). 

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mengukur kesiapan atlet menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI tahun 2026.

Porprov 2026 sendiri akan digelar di tiga kota, yakni Bogor, Bekasi, dan Depok. Kota Bandung tak hanya berpartisipasi sebagai kontingen, tetapi juga berperan sebagai tuan rumah pendamping untuk sejumlah cabang olahraga.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Hendy Maulana Yusuf, menegaskan bahwa pelaksanaan tes sport science ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan atlet secara objektif dan terukur.

“Alhamdulillah, hari ini Dispora bersama KONI Kota Bandung melaksanakan kegiatan sport science sebagai alat ukur kesiapan atlet yang akan bertanding di Porprov 2026. Harapannya, atlet Kota Bandung mampu memberikan kontribusi maksimal dan mengharumkan nama daerah,” ujar Hendy disela-sela acara.

Ia juga menjelaskan bahwa Kota Bandung akan menjadi tuan rumah pendamping untuk lima cabang olahraga, yakni softball, baseball, tenis, soft tennis, dan woodball, serta satu cabang eksibisi yaitu lari trail yang berada di bawah naungan Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI).

Lebih lanjut, Hendy menyebut hasil tes ini akan menjadi bahan evaluasi awal bagi Dispora dan KONI untuk menentukan kesiapan atlet unggulan. 

Dengan waktu persiapan sekitar enam hingga tujuh bulan ke depan, para atlet diharapkan mampu meningkatkan performa demi meraih hasil maksimal.

“Mudah-mudahan di awal atau akhir Mei kita sudah mendapatkan gambaran yang jelas terkait kondisi atlet,” tambahnya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/whatsapp-image-2026-04-28-at-123712-1-b04b_mid.jpg">

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi, menuturkan bahwa tes ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fisik atlet, khususnya mereka yang tergabung dalam program Tunjangan Prestasi (Tupres) dan Latihan Cabang Khusus (Latcabkhus), yang telah berjalan selama dua tahun terakhir.

“Tes awal ini penting untuk memastikan apakah para atlet benar-benar menjalani latihan secara konsisten di masing-masing cabang olahraga,” kata Nuryadi.

“Selain itu, ini juga menjadi bahan evaluasi bagi pelatih untuk melihat sejauh mana kondisi fisik atlet, apakah masih kurang, cukup, atau sudah maksimal,” tambah Nuryadi.

Ia menambahkan, hasil tes juga akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan penerapan sistem promosi dan degradasi bagi atlet. 

Hal ini dinilai penting agar bantuan dan pembinaan dapat tepat sasaran, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Saat ini, total atlet Kota Bandung mencapai 1.898 orang, namun yang mengikuti tes baru 1.181 atlet. Sisanya akan diverifikasi berdasarkan potensi dan peluang meraih medali.

“Data Porprov sebelumnya menunjukkan ada 375 atlet yang tidak meraih medali. Ini menjadi bahan evaluasi penting agar ke depan kita lebih selektif dan fokus pada atlet yang berpotensi menyumbang prestasi,” ungkapnya.

Tak hanya untuk Porprov, hasil pembinaan atlet ini juga diarahkan sebagai langkah lanjutan menuju Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON). Kota Bandung pun ditargetkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kontingen Jawa Barat.

“Kita menargetkan minimal 21,1 persen kontribusi atlet untuk Jawa Barat. Artinya, atlet Kota Bandung harus mampu menjadi bagian dari kekuatan inti provinsi,” tegas Nuryadi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/koni-dispora-4593_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Melalui Musda Ulang, Epriyanto Kasmuri Tetap Terpilih Sebagai Ketua Umum DPD Perbasi Jawa Barat Periode 2026-2030</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/04/25/melalui-musda-ulang-epriyanto-kasmuri-tetap-terpilih-sebagai-ketua-umum-dpd-perbasi-jawa-barat-periode-2026-2030</link>
      <pubDate>Sat, 25 Apr 2026 18:50:28 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/04/25/melalui-musda-ulang-epriyanto-kasmuri-tetap-terpilih-sebagai-ketua-umum-dpd-perbasi-jawa-barat-periode-2026-2030</guid>
      <category>Perbasi Jawa Barat</category>
      <description>Epriyanto Kasmuri tetap terpilih untuk menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perbasi Jawa Barat untuk periode 2026–2030. &#13;
</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b> Epriyanto Kasmuri tetap terpilih untuk menakhodai Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perbasi Jawa Barat untuk periode 2026–2030. 

Ia terpilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) Ulang yang digelar di Aula Gedung KONI Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).

Dalam proses pemilihan yang berlangsung ketat, Epriyanto meraih 13 suara dari total 25 suara sah. Ia unggul tipis atas pesaingnya, Rd. Iman Firmansyah, yang memperoleh 12 suara. 

Selisih satu suara ini mencerminkan dinamika kompetisi yang cukup kuat di tubuh organisasi bola basket Jawa Barat.

Meski demikian, Epriyanto menegaskan bahwa Musda kali ini bukan sekadar soal menang atau kalah. Ia melihat hasil tersebut sebagai momentum kebersamaan untuk memajukan bola basket di Jawa Barat.

“Secara prinsip saya bersyukur. Ini menunjukkan bahwa di Jawa Barat ada dua sosok yang sama-sama mencintai dan berdedikasi terhadap bola basket,” kata Epriyanto Kasmuri usai Musda Ulang.

“Pak Iman juga punya komitmen yang kuat. Jadi Musda ini bukan soal kalah dan menang, tapi bagaimana Jawa Barat bisa melangkah lebih maju,” lanjut Epriyanto.

Salah satu langkah awal yang akan dilakukan Epriyanto adalah menyusun kepengurusan baru dengan pendekatan kolaboratif. 

Ia memastikan bahwa struktur organisasi tidak hanya diisi oleh pendukungnya, tetapi juga melibatkan pihak-pihak dari kubu lawan.

“Pengurus ke depan akan dikolaborasikan dari dua pendukung. Artinya, tidak hanya dari tim saya, tapi juga dari pendukung Pak Raden Iman,” jelasnya.

Meski akan ada penyesuaian dalam susunan pengurus, Epriyanto menyebut perubahan yang dilakukan tidak akan terlalu signifikan. 

Tim formatur sendiri diberi waktu dua hari untuk menyusun kembali struktur kepengurusan sebelum diajukan ke KONI Jawa Barat dan DPP Perbasi.

Dalam waktu dekat, pengurus baru akan segera menuntaskan aspek administratif sebagai prioritas utama, termasuk mendapatkan rekomendasi dari KONI Jawa Barat dan Surat Keputusan dari DPP Perbasi.

Epriyanto menilai, pengukuhan bukanlah hal yang paling mendesak dibandingkan kelengkapan administrasi. Hal ini penting mengingat agenda olahraga daerah yang sudah menanti di depan mata.

“Kita juga sedang mengejar Porprov. Ada dokumen yang harus segera ditandatangani bersama, jadi waktunya cukup singkat,” katanya.

Dalam kepemimpinannya, Epriyanto membawa visi besar untuk menciptakan prestasi berkelanjutan bagi bola basket Jawa Barat. 

Ia menyoroti capaian pada PON 2024 yang menghasilkan tiga medali tanpa emas sebagai bahan evaluasi.

Ke depan, ia menargetkan raihan medali emas pada PON 2028 sebagai tonggak peningkatan prestasi.

“Kalau di 2024 kita belum dapat emas, maka di 2028 harus ada. Setelah itu, kepemimpinan berikutnya tinggal menjaga keberlanjutannya. Itu yang saya maksud dengan prestasi berkelanjutan,” tegasnya.

<b>Sertifikasi Gratis untuk Pelatih dan Wasit</b>

Selain prestasi, Epriyanto juga memberi perhatian pada pengembangan sumber daya manusia, khususnya pelatih dan wasit di tingkat daerah.

Ia berencana memberikan program sertifikasi gratis bagi setiap Pengcab, dengan kuota dua orang per tahun untuk pelatih dan wasit.

“Tujuannya agar daerah yang mungkin masih tertinggal bisa memiliki SDM sendiri. Mereka tidak perlu mendatangkan dari luar daerah yang tentu berdampak pada biaya lebih besar,” jelas Epri sapaan akrabnya.

Program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan kualitas bola basket di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Dengan pendekatan kolaboratif, fokus pada pembinaan, serta target prestasi yang jelas, kepemimpinan Epriyanto Kasmuri diharapkan mampu membawa bola basket Jawa Barat melangkah lebih jauh di level nasional.***


]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/caf81a5a-1169-4d19-b9a4-ec57434e868f-225a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Didukung 15 Pengcab, Rd. Iman Firmansyah Resmi Daftar sebagai Calon Ketua DPD Perbasi Jawa Barat Periode 2025-2030</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/04/22/didukung-15-pengcab-rd-iman-firmansyah-resmi-daftar-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jawa-barat-periode-2025-2030</link>
      <pubDate>Wed, 22 Apr 2026 16:47:28 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/04/22/didukung-15-pengcab-rd-iman-firmansyah-resmi-daftar-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jawa-barat-periode-2025-2030</guid>
      <category>KONI Jabar</category>
      <category>Perbasi Jawa Barat</category>
      <description>Pemilihan Ketua DPD Perbasi Jawa Barat periode 2025-2030 kian mendekati hari pelaksanaan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><b>TERASBANDUNG.COM </b>- Pemilihan Ketua DPD Perbasi Jawa Barat periode 2025-2030 kian mendekati hari pelaksanaan.&nbsp;


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Dinamika menuju Musyawarah Daerah (Musda) Ulang pun mulai menghangat, ditandai dengan resmi mendaftarnya Rd. Iman Firmansyah sebagai calon ketua, Rabu (22/4/2026).

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Musda Ulang Perbasi Jawa Barat sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (25/4/2026) di Aula Gedung KONI Jawa Barat.&nbsp;

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Agenda ini menjadi momentum penting untuk menentukan arah kepemimpinan dan masa depan organisasi bola basket di Jawa Barat.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Rd. Iman Firmansyah mengungkapkan rasa syukur atas proses pendaftaran yang telah dilalui. Ia juga menyampaikan optimisme terhadap penyelenggaraan Musda Ulang kali ini.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">“Alhamdulillah, hari ini saya resmi mendaftar sebagai calon Ketua Umum Perbasi Jawa Barat. Saya yakin tim caretaker akan bekerja secara netral, objektif, dan adil,” ujarnya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Ia menilai, salah satu indikator perbaikan terlihat dari tidak adanya lagi persyaratan yang bersifat diskriminatif atau berpotensi menghambat calon tertentu untuk maju.&nbsp;

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Hal ini, menurut Iman &nbsp;menjadi langkah positif menuju proses demokrasi yang lebih sehat di tubuh organisasi.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Iman juga menyinggung pelaksanaan Musda sebelumnya pada 14 Februari lalu di Lembanh, Kabupaten Bandung Barat yang dinilai menyisakan berbagai persoalan.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Ia menyoroti adanya dugaan pelanggaran terhadap AD/ART organisasi, termasuk persyaratan pencalonan yang dianggap tidak demokratis.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">“Syarat seperti harus pernah menjabat ketua Perbasi di tingkat kabupaten/kota atau provinsi selama satu periode menurut saya sangat membatasi dan tidak memberi ruang yang adil bagi calon lain,” katanya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Belajar dari pengalaman tersebut, ia berharap Musda Ulang kali ini dapat berjalan lancar, transparan, serta sepenuhnya mengacu pada aturan organisasi.&nbsp;

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Menurutnya, hal ini penting demi menjaga legitimasi dan keabsahan ketua terpilih nantinya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">“Siapapun yang terpilih harus memiliki legitimasi yang kuat, sehingga tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” tegasnya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Lebih lanjut, Iman menyatakan kesiapannya untuk bertarung secara sportif dan membawa semangat kompetisi yang positif.&nbsp;

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Hingga saat ini, ia mengklaim telah mendapatkan dukungan dari 15 pengurus cabang (pengcab).

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Ia pun berharap Musda Ulang tidak sekadar menjadi ajang pemilihan, tetapi juga ruang adu gagasan bagi para kandidat.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">“Musda ini harus menjadi forum pertarungan visi, misi, ide, dan gagasan. Biarkan para pemilik suara menilai dan memilih secara objektif, tanpa tekanan atau intervensi,” ujarnya.

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">


<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;">Dengan harapan tersebut, Musda Ulang Perbasi Jawa Barat diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang kuat, sah secara organisasi, serta mampu membawa perkembangan bola basket Jawa Barat ke arah yang lebih baik di masa mendatang.***

<p class="p1" style="margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-width: normal; font-size: 23px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-kerning: auto; font-variant-alternates: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-numeric: normal; font-variant-east-asian: normal; font-variant-position: normal; font-feature-settings: normal; font-optical-sizing: auto; font-variation-settings: normal; caret-color: rgb(0, 0, 0); color: rgb(0, 0, 0); white-space-collapse: collapse; -webkit-tap-highlight-color: rgba(26, 26, 26, 0.3); -webkit-text-size-adjust: auto;"><span class="s1" style="font-family: UICTFontTextStyleBody;"></span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/94fadfcf-95b1-45cf-affa-311899d26a5b-6d5a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Dukungan Bertambah, Rd. Iman Firmansyah Semakin Percaya Diri Maju Sebagai Calon Ketua DPD Perbasi Jabar</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/04/20/dukungan-bertambah-rd-iman-firmansyah-semakin-percaya-diri-maju-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jabar</link>
      <pubDate>Mon, 20 Apr 2026 08:52:48 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/04/20/dukungan-bertambah-rd-iman-firmansyah-semakin-percaya-diri-maju-sebagai-calon-ketua-dpd-perbasi-jabar</guid>
      <category>man Firmansyah Perbasi Jabar</category>
      <category>Musda Perbasi Jawa Barat 2026</category>
      <category>calon Ketua Perbasi Jabar</category>
      <category>dukungan pengcab Perbasi</category>
      <category>Perbasi Jawa Barat terbaru</category>
      <description>Iman Firmansyah kantongi 14 dukungan pengcab jelang Musda Ulang Perbasi Jabar 2026. Persaingan masih ketat dan terbuka.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Raden Iman Firmansyah kian mantap melangkah dalam pencalonannya sebagai Ketua DPD Perbasi Jawa Barat periode 2025-2030. 

Kepercayaan diri itu muncul seiring bertambahnya dukungan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Ulang Perbasi Jawa Barat.

Musda Ulang tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, di Aula Gedung KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Bandung.

Sebelumnya, Iman telah mengantongi dukungan dari 13 pengurus cabang (pengcab). Kini, jumlah itu bertambah setelah Pengcab Kabupaten Sukabumi turut memberikan dukungan, sehingga total menjadi 14 pengcab. 

Ia pun membuka peluang adanya tambahan dukungan lain hingga hari pelaksanaan.

“Alhamdulillah, ada tambahan kepercayaan atau amanat dari Kabupaten Sukabumi,” ujar Rd. Iman Firmansyah di Bandung, Minggu (19/4/2026) malam.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/04/17/musda-ulang-dpd-perbasi-jabar-disambut-positif-iman-firmansyah-siap-maju">Baca Juga : Musda Ulang DPD Perbasi Jabar Disambut Positif, Iman Firmansyah Siap Maju</a></b>

Menurut Iman, dukungan tersebut menjadi mandat penting yang semakin menguatkan langkahnya dalam kontestasi ini. Ia menilai peta kekuatan sementara cukup berimbang.

“Mandat ini sangat berarti. Jika melihat kekuatan antara kami dan calon lain, untuk sementara bisa dibilang masih fifty-fifty,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa tambahan dukungan dari Sukabumi memberikan dorongan signifikan. Bahkan, bukan tidak mungkin akan ada pengcab lain yang beralih kepihaknya menjelang Musda Ulang.

“Mudah-mudahan ke depan ada lagi pengcab yang bergabung bersama kami,” tambahnya.

Seperti diketahui, Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) memutuskan untuk menggelar Musda Ulang Perbasi Jawa Barat. 

Keputusan ini diambil setelah pelaksanaan Musda sebelumnya pada 14 Februari 2026 di Lembang dinilai terdapat sejumlah kekeliruan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/iman-firmansyah-de51_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
