<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0">
  <channel>
    <title>Teras Bandung - bandung-raya</title>
    <link>https://www.terasbandung.com/</link>
    <description>News And Service</description>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml"/>
    <language>id-ID</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <copyright>Copyright 2026, Teras Bandung</copyright>
    <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 07:25:17 +0700</pubDate>
    <lastBuildDate>Sat, 26 Sep 2026 07:25:17 +0700</lastBuildDate>
    <ttl>60</ttl>
    <item>
      <title>HJKB ke-216, Asep Mulyadi Desak Pemkot Lebih Responsif terhadap Keluhan Warga</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/25/hjkb-ke-216-asep-mulyadi-desak-pemkot-lebih-responsif-terhadap-keluhan-warga</link>
      <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 16:57:17 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/25/hjkb-ke-216-asep-mulyadi-desak-pemkot-lebih-responsif-terhadap-keluhan-warga</guid>
      <category> Pemkot Bandung</category>
      <description>Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk semakin responsif terhadap berbagai persoalan dan keluhan yang disampaikan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk semakin responsif terhadap berbagai persoalan dan keluhan yang disampaikan masyarakat.

Menurut Asep, momentum Hari Jadi Kota Bandung tidak boleh hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, tetapi harus menjadi momentum evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Pemerintah Kota Bandung hari ini dituntut untuk mampu mengantisipasi sekaligus merespons setiap laporan dan keluhan masyarakat. Jangan sampai masyarakat harus membuat persoalannya viral terlebih dahulu baru kemudian ada gerakan,” kata Asep.

Dia menegaskan, respons cepat terhadap persoalan warga harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, perangkat daerah hingga aparat kewilayahan.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Pemerintah harus hadir sebelum persoalan menjadi besar. Setiap laporan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan cepat, terukur dan tuntas,” katanya.

Asep juga menyoroti sejumlah kritik masyarakat terkait penataan kota. Salah satunya mengenai penertiban banner atau alat peraga yang berada di sejumlah sudut Kota Bandung. Menurutnya, penertiban tidak cukup hanya dengan mencopot banner, tetapi juga harus memastikan seluruh bagian yang tersisa tidak kembali mengganggu estetika maupun keselamatan warga.

“Kalau banner ditertibkan, lakukan dengan tuntas. Jangan sampai bannernya sudah dicopot, tetapi talinya masih menggantung dan justru mengganggu estetika kota bahkan berpotensi membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Selain persoalan penataan kota, Asep menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Dia mengingatkan Bandung dikenal dengan budaya someah hade ka semah, sehingga semangat tersebut harus tercermin dalam setiap pelayanan pemerintah.

“Masih ada kritik masyarakat terkait pelayanan publik yang belum ramah. Bandung identik dengan warganya yang someah hade ka semah. Maka semangat itu juga harus hadir dalam pelayanan pemerintah,” ujarnya.

Dia berharap pelayanan publik, mulai dari administrasi kependudukan hingga layanan kesehatan, dapat diberikan secara profesional, cepat, mudah dan humanis.

“Target kita bukan sekadar pelayanan selesai secara administratif, tetapi masyarakat merasa dilayani dengan baik. Ini yang saya kira harus terus diperbaiki,” tambah Asep.

Proyek Kota Harus Terintegrasi Di sisi lain, Asep juga meminta Pemkot Bandung memperkuat harmonisasi dan sinkronisasi dalam pelaksanaan berbagai proyek pembangunan di Kota Bandung. Menurutnya, setiap pekerjaan infrastruktur harus direncanakan secara terpadu agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan yang justru menyebabkan pemborosan anggaran, mengganggu aktivitas warga, maupun merusak pekerjaan yang sebelumnya telah selesai.

“Jangan sampai ada satu pekerjaan proyek yang mengganggu atau bahkan merusak proyek lainnya. Perencanaan dan koordinasi antar-OPD harus diperkuat,” kata Asep.

Dia menilai pembangunan Kota Bandung membutuhkan koordinasi lintas sektor yang kuat, termasuk antara pemerintah kota, perangkat daerah, aparat kewilayahan hingga pihak-pihak yang melaksanakan pekerjaan infrastruktur.

“Bandung ini kota yang terus bergerak dan berkembang. Karena itu, pembangunan harus dikerjakan secara terintegrasi. Jangan bekerja sendiri-sendiri,” katanya.

Asep berharap di usia ke-216, Kota Bandung semakin mampu memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas, sekaligus menjaga wajah kota tetap tertata, nyaman dan indah. 
“Selamat Hari Jadi Kota Bandung ke-216. Mari kita jadikan momentum ini sebagai evaluasi dan komitmen bersama untuk menghadirkan Bandung yang semakin nyaman, tertata, pelayanan publiknya semakin baik, dan pemerintahnya semakin responsif terhadap masyarakat,” pungkasnya. 

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-25-at-164157-bcf1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Sekretariat DPRD Kota Bandung Siap Gelar Paripurna HKJB ke 216</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/24/sekretariat-dprd-kota-bandung-siap-gelar-paripurna-hkjb-ke-216</link>
      <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:20:40 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/24/sekretariat-dprd-kota-bandung-siap-gelar-paripurna-hkjb-ke-216</guid>
      <category>DPRD Bandung</category>
      <description>DPRD Kota Bandung siap menggelar pelaksanaan sidang paripurna peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke 216 besok.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<span style="font-size: 0.9375rem;"><b>TERASBANDUNG.COM</b></span><span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;"> -- DPRD Kota Bandung siap menggelar pelaksanaan sidang paripurna peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke 216, Jumat 25 September 2026 besok.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Penegasan itu disampaikan Sekretaris DPRD Kota Bandung Yasa Hanafiah, usai memimpim Rapat Koordinasi persiapan paripurna DPRD di ruang auditoriium dengan Polrestabes, Koramil, dan unsur OPD.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Yasa mengatakan, atas arahan Pimpinan DPRD, Sekretariat DPRD telah melaksanakan seluruh tahapan persiapan Paripurna HJKB ke 216, termasuk persiapan pengamanan dari seluruh lapisan baik Polri, TNI, Sat Pol PP dan Pamdal DPRD.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">"Meski masuk agenda tahunan, tapi persiapan secara matang kita tetap laksanakan dengan baik, sesuai dengan arahan dari seluruh Pimpinan DPRD Kota Bandung," kata Yasa.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Yasa menambahkan, sesuai jadwal Paripurna akan dilaksanakan pukul 10.00 WIB, namun demikian itu tergantung dari kegiatan yang dilaksanakan di Balai Kota.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">"Rencana Wali Kota dan unsur lainnya akan berangkat dari Balai Kota menggunakan Banros," tambahnya.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">Yasa menjelaskan, jika tidak ada perubahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga akan datang. hadir pula kepala daerah se jawa barat sesuai dengan undangan.</span>

<span style="font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;">"Hari ini kita mengadakan gladi sebagai persiapan akhir menjelang Paripurna. Sebagai Sekretaris DPRD, saya juga mohon maaf jika ada masyarakat yang terganggu aktivitasnya di sekitar Gedung DPRD " pungkasnya.</span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/img-20260924-wa0044-ec5f_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>SOEKARNO-HATTA MACET PAGI INI! Ada Galian Gorong-gorong di Ibrahim Adjie</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/22/soekarno-hatta-macet-pagi-ini-ada-galian-gorong-gorong-di-ibrahim-adjie</link>
      <pubDate>Tue, 22 Sep 2026 14:41:49 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/22/soekarno-hatta-macet-pagi-ini-ada-galian-gorong-gorong-di-ibrahim-adjie</guid>
      <category>Soekarno-Hatta macet hari ini</category>
      <category> Soekarno-Hatta Bandung macet</category>
      <category> macet Bandung pagi ini</category>
      <category> Jalan Soekarno-Hatta macet</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Pengendara yang melintas di Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung harus menghadapi kepadatan lalu lintas pada Selasa (22 9 2026) pagi. Kemacetan terjadi seja</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pengendara yang melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, harus menghadapi kepadatan lalu lintas pada Selasa (22/9/2026) pagi.



<p class="isSelectedEnd">Kemacetan terjadi sejak sekitar pukul 05.30 WIB. Kepadatan tersebut dipicu pengerjaan proyek pembangunan gorong-gorong di sekitar Jalan Ibrahim Adjie yang menggunakan alat berat sehingga membuat sebagian ruas jalan menyempit.



<p class="isSelectedEnd">Kondisi ini berdampak pada arus kendaraan di Jalan Soekarno-Hatta, salah satu jalur utama yang banyak digunakan warga Bandung untuk berangkat kerja maupun mengantar anak sekolah.



<p class="isSelectedEnd"><b>Soekarno-Hatta Bandung Macet Sejak Subuh</b>



<p class="isSelectedEnd">Kapolsek Buahbatu Kompol Rezky Kurniawan mengatakan kepadatan mulai terjadi sejak pagi akibat adanya galian gorong-gorong di kawasan Ibrahim Adjie.



<p class="isSelectedEnd">Menurut keterangan kepolisian, mobilisasi alat berat ke lokasi proyek membuat kapasitas jalan berkurang sehingga kendaraan yang melintas ikut terdampak.



<p class="isSelectedEnd">Petugas kemudian turun langsung melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai antrean kendaraan. Prioritas diberikan kepada pelajar dan masyarakat yang hendak berangkat kerja.



<p class="isSelectedEnd"><b>Jalur Menuju Ciwastra Sempat Tersendat</b>



<p class="isSelectedEnd">Kepadatan lalu lintas juga berdampak terhadap kendaraan yang mengarah ke kawasan Ciwastra.



<p class="isSelectedEnd">Polisi menyebut arus kendaraan di jalur tersebut sempat tidak bergerak. Untuk mengurangi penumpukan, sebagian kendaraan kemudian diarahkan melalui Jalan Jakarta.



<p class="isSelectedEnd">Selain itu, sejumlah kendaraan dilaporkan sempat mengalami mogok akibat terjebak dalam kepadatan lalu lintas.



<p class="isSelectedEnd"><b>Polisi lakukan Rekayasa Lalu Lintas</b>



<p class="isSelectedEnd">Petugas kepolisian terus melakukan pengaturan di lapangan untuk menjaga agar kendaraan tetap dapat bergerak.



<p class="isSelectedEnd">Kondisi yang sebelumnya disebut padat merayap kemudian mulai berangsur mengalir setelah dilakukan pengaturan dan pengalihan sebagian arus.



<p class="isSelectedEnd">Pengendara yang melintas di sekitar kawasan proyek juga diminta mengikuti arahan petugas agar tidak memperparah antrean kendaraan.



<p class="isSelectedEnd"><b>Simpang Soekarno-Hatta-Ibrahim Adjie Memang Padat</b>



<p class="isSelectedEnd">Kawasan pertemuan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Ibrahim Adjie atau yang dikenal sebagai Simpang Samsat memang menjadi salah satu titik dengan aktivitas lalu lintas tinggi.



<p class="isSelectedEnd">Data Area Traffic Control System (ATCS) Dinas Perhubungan Kota Bandung yang diberitakan ANTARA pada pertengahan September 2026 mencatat Simpang Soekarno-Hatta-Ibrahim Adjie sebagai salah satu titik dengan pelanggaran lalu lintas tertinggi di Kota Bandung, dengan 287 kasus yang tercatat hingga pertengahan September.



<p class="isSelectedEnd">Kondisi tersebut membuat gangguan kapasitas jalan akibat pekerjaan konstruksi berpotensi langsung berdampak terhadap kelancaran arus kendaraan di kawasan tersebut.



<p class="isSelectedEnd"><b>Pengendara Sebaiknya Cari Jalur Alternatif</b>



<p class="isSelectedEnd">Bagi masyarakat yang hendak melintas di Jalan Soekarno-Hatta, khususnya di sekitar Ibrahim Adjie, disarankan memperhatikan kondisi lalu lintas dan mengikuti arahan petugas.



<p class="isSelectedEnd">Pengendara yang tidak memiliki keperluan mendesak untuk melintasi kawasan tersebut dapat mempertimbangkan jalur alternatif selama pengerjaan proyek berlangsung.



<p class="isSelectedEnd">Yang paling penting, pengendara tidak berhenti sembarangan atau melakukan manuver yang justru dapat mempersempit ruang kendaraan lain.



<p class="isSelectedEnd"><b>Proyek Infrastruktur Ganggu Lalu Lintas, Polisi Turun Tangan</b>



<p class="isSelectedEnd">Kemacetan Jalan Soekarno-Hatta pagi ini menunjukkan bagaimana aktivitas pekerjaan infrastruktur di ruas jalan utama dapat berdampak langsung terhadap mobilitas warga.



<p class="isSelectedEnd">Di sisi lain, pekerjaan gorong-gorong merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur yang membutuhkan ruang kerja di badan jalan. Karena itu, pengaturan lalu lintas selama proyek menjadi penting agar aktivitas warga tetap dapat berjalan.



<p class="isSelectedEnd">Hingga laporan terbaru, polisi menyebut arus kendaraan yang sebelumnya padat merayap mulai mengalir setelah dilakukan pengaturan di lapangan.



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/macet-sokea-5cad_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Gebyar Bandung Utama 2026 Dekatkan Beragam Layanan Publik kepada Warga</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/21/gebyar-bandung-utama-2026-dekatkan-beragam-layanan-publik-kepada-warga</link>
      <pubDate>Mon, 21 Sep 2026 11:24:25 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/21/gebyar-bandung-utama-2026-dekatkan-beragam-layanan-publik-kepada-warga</guid>
      <category> Pemkot Bandung</category>
      <description>Pemerintah Kota Bandung kembali menghadirkan Gebyar Bandung Utama sebagai upaya mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Pemerintah Kota Bandung kembali menghadirkan Gebyar Bandung Utama sebagai upaya mendekatkan berbagai layanan publik kepada masyarakat.

Kegiatan yang memasuki pelaksanaan ketiga tersebut digelar di Lapangan TVRI Jawa Barat, Jalan Cibaduyut, Minggu, 20 September 2026.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang dengan menghadirkan beragam pelayanan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Bandung bersama instansi lainnya.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung, Apep Insan Parid mengatakan, Gebyar Bandung Utama merupakan bagian dari gerakan Bandung Unggul Melayani Warga yang menitikberatkan pada kemudahan dan kedekatan akses pelayanan bagi masyarakat.

“Gebyar Utama ini semacam gebyar pelayanan. Bapenda Kota Bandung berkolaborasi dan bersinergi dengan beberapa OPD Kota Bandung serta instansi di luar Kota Bandung,” ujar Apep.

Salah satu layanan yang menjadi perhatian masyarakat yakni pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang disediakan Bapenda Kota Bandung.

Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengurus kebutuhan administrasi perpajakan, termasuk layanan PBB Rengse Sapoe yang memungkinkan proses administrasi diselesaikan pada hari yang sama.

Selain layanan PBB, masyarakat juga dapat memanfaatkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui Samsat, konsultasi dokumen dan persoalan pertanahan dari Kantor Pertanahan Kota Bandung, serta sejumlah pelayanan lainnya.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung turut memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran ringan, khususnya potensi kebakaran di lingkungan rumah seperti akibat penggunaan kompor gas.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian menyediakan sejumlah layanan, mulai dari pembagian bibit tanaman dan ikan hias hingga pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis.

Layanan tersebut juga mencakup pemeriksaan hewan peliharaan seperti kucing, termasuk sterilisasi dan vaksinasi rabies.

Masyarakat juga dapat memperoleh kebutuhan pokok melalui bazar murah yang dihadirkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Bagi pelaku usaha perseorangan berisiko rendah, DPMPTSP menyediakan layanan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pelayanan administrasi kependudukan turut dihadirkan melalui perekaman KTP elektronik dan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan Puskesmas Puter.

Kegiatan juga diramaikan oleh pelaku UMKM lokal dari sejumlah wilayah kecamatan yang menawarkan berbagai produk makanan rumahan. Sementara bagi anak-anak, tersedia hiburan dan permainan, termasuk wahana flying fox.

Bagi masyarakat, pelaksanaan Gebyar Bandung Utama pada hari libur memberikan kemudahan tersendiri karena pelayanan dapat diakses tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan pada hari kerja.

Salah satunya dirasakan Widiani, warga Muhammad Toha, Bandung, yang memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membayar PBB sekaligus mengikuti pemeriksaan kesehatan.

“Memudahkan. Tidak perlu hari kerja, karena kadang bentrok dengan pekerjaan rutin. Kalau hari weekend seperti ini, kita bisa memanfaatkan waktu libur sambil olahraga,” ujarnya.

Widiani menilai, kehadiran sejumlah layanan dalam satu lokasi membuat masyarakat dapat menyelesaikan beberapa kebutuhan sekaligus. Selain membayar PBB, ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengecekan gula darah.

Hal serupa disampaikan Tia, warga Cibaduyut. Ia mengaku terbantu dengan pelayanan PBB yang tersedia dalam kegiatan tersebut karena prosesnya dinilai lebih praktis.

“Alhamdulillah ada keringanan. Yang tadinya enggak tahu jadi tahu. Kalau sekarang sehari beres. Lebih enak dan lebih praktis,” katanya.

Menurut Tia, sebelumnya terdapat kondisi tertentu yang membuat proses pembayaran PBB harus dilakukan ke lokasi pelayanan tertentu. Dengan adanya layanan yang hadir lebih dekat dengan masyarakat, proses tersebut menjadi lebih mudah.

Dia juga berharap kegiatan serupa dapat terus menghadirkan layanan kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk pemeriksaan mata.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-20-at-144610-d3eb_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kosgoro 1957 Dukung Ngatiyana Maju Jadi Ketua Golkar Cimahi</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/20/kosgoro-1957-dukung-ngatiyana-maju-jadi-ketua-golkar-cimahi</link>
      <pubDate>Sun, 20 Sep 2026 22:50:57 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginanjar]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/20/kosgoro-1957-dukung-ngatiyana-maju-jadi-ketua-golkar-cimahi</guid>
      <category>Partai Golkar</category>
      <description>PDK Kosgoro 1957 Kota Cimahi menyatakan dukungan kepada Ngatiyana untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cimahi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Dukungan terhadap Letkol (Purn) Ngatiyana, S.A.P. untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cimahi menguat. 

<p class="isSelectedEnd">Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Kota Cimahi secara terbuka menyatakan dukungannya kepada mantan pejabat pemerintahan Kota Cimahi tersebut.

<p class="isSelectedEnd">Ketua PDK Kosgoro 1957 Kota Cimahi Aulia Muhammad Darda mengatakan, dukungan itu diberikan sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas internal Partai Golkar. Menurutnya, Ngatiyana dinilai memiliki pengalaman dan rekam jejak yang dapat menjadi modal dalam memimpin partai di Kota Cimahi.

<p class="isSelectedEnd">"Kami melihat sosok Letkol (Purn) Ngatiyana sebagai figur pemimpin yang memiliki rekam jejak, integritas, dan kedekatan yang luar biasa dengan masyarakat Cimahi. Keputusan DPP Partai Golkar memberikan diskresi kepada beliau merupakan langkah strategis untuk membawa Golkar Cimahi semakin solid, maju, dan berjaya ke depan," ujar Aulia dalam keterangan persnya, Minggu (20/9/2026).

<p class="isSelectedEnd">Dukungan tersebut muncul setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menerbitkan diskresi yang membuka ruang bagi Ngatiyana untuk mengikuti bursa pencalonan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Cimahi.

<p class="isSelectedEnd">Sebelumnya, Ngatiyana menjadi bagian dari dinamika politik lokal pada Pilkada Serentak 2024. Saat itu, ia diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sempat menjadi kader partai tersebut.

<p class="isSelectedEnd">Kini, dengan terbitnya diskresi dari DPP Partai Golkar, PDK Kosgoro 1957 menilai terbuka peluang bagi Ngatiyana untuk membangun rekonsiliasi dan konsolidasi politik di internal Golkar Kota Cimahi.

<p class="isSelectedEnd">Aulia menyebut pengalaman Ngatiyana selama berkarier di militer, memimpin pemerintahan Kota Cimahi, hingga terlibat dalam politik lokal menjadi salah satu pertimbangan dukungan tersebut.

<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, pengalaman itu dapat menjadi modal untuk merangkul dan menyatukan berbagai elemen kekuatan Partai Golkar di Kota Cimahi.

PDK Kosgoro 1957 berharap dukungan kepada Ngatiyana dapat memperkuat konsolidasi kader serta mendorong Partai Golkar menghadapi berbagai agenda politik dan pemerintahan di Kota Cimahi ke depan. ***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/ngatiyana1-b400_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>PKL Bandung Dapat Peringatan Keras, Farhan: Ikuti Penataan atau Ditertibkan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/09/pkl-bandung-dapat-peringatan-keras-farhan-ikuti-penataan-atau-ditertibkan</link>
      <pubDate>Wed, 09 Sep 2026 11:17:27 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/09/pkl-bandung-dapat-peringatan-keras-farhan-ikuti-penataan-atau-ditertibkan</guid>
      <category>PKL Bandung</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan PKL boleh berjualan, tetapi dilarang membangun fasilitas di trotoar dan saluran air.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Pemerintah Kota Bandung memperketat penataan pedagang kaki lima (PKL). Aktivitas berdagang tetap diperbolehkan, tetapi pedagang dilarang mendirikan bangunan permanen maupun semi permanen di ruang publik.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan hal itu saat Siskamling Siaga Bencana ke-101 di Kelurahan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Selasa, 8 September 2026.

“Kalau buat saya sekarang patokannya yang paling penting PKL tidak membangun fasilitas atau bangunan permanen atau semi permanen. Yang paling penting itu saja,” kata Farhan.

Pemkot Bandung juga mendorong pengaturan jam operasional PKL sekitar 6-8 jam di setiap lokasi. Setelah aktivitas selesai, kawasan harus kembali bersih.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/09/08/bagaimana-terjadinya-penyusutan-kawah-putih-ciwidey-ini-penyebab-dan-prosesnya">Baca Juga : Bagaimana Terjadinya Penyusutan Kawah Putih Ciwidey? Ini Penyebab dan Prosesnya</a></b>

“Di satu titik itu hanya ada boleh satu kali jam operasional. Boleh, tapi datang bersih, pulang bersih,” ujarnya.

Farhan menegaskan PKL tetap memiliki ruang untuk mencari nafkah, namun wajib mengikuti aturan penataan. Jika melanggar, penertiban akan dilakukan.

“Saya tidak mungkin melarang PKL dagang. Tapi PKL ini harus mengatur diri sendiri. Mengikuti penataan. Kalau tidak ikut penataan, ya terpaksa ditertibkan,” ucapnya.

Ia juga meminta camat, lurah dan ketua RW tidak melakukan pungutan liar kepada PKL dengan alasan sewa maupun keamanan.

“Kalau ketahuan, saya juga akan langsung membuatkan palu godam. Beres, saya sikat itu,” ucap Farhan.

Selain PKL, Farhan menyoroti bangunan yang berdiri di atas trotoar dan saluran air. Menurutnya, bangunan yang menghambat fungsi drainase tidak boleh dibiarkan.

“Tidak boleh permanen atau semi permanen di atas trotoar apalagi di atas saluran air. Itu enggak ada kompromi,” katanya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/09/08/karhutla-gunung-ciremai-kuningan-meluas-api-sulit-dipadamkan-karena-angin-kencang">Baca Juga : Karhutla Gunung Ciremai Kuningan Meluas, Api Sulit Dipadamkan karena Angin Kencang</a></b>

Penertiban berlaku bagi siapa pun, termasuk fasilitas yang berkaitan dengan tempat ibadah. Farhan menegaskan aturan tata ruang harus diterapkan secara sama.

“Justru makin salah tempat ibadah melanggar peraturan. Benar? Kalau salah, ya salah. Bukan berarti karena siapa yang menggunakan kemudian aturannya berbeda,” jelasnya.

PKL yang menjual minuman beralkohol atau obat-obatan terlarang seperti Tramadol juga menjadi sasaran penertiban.

“Kalau ketahuan jual minol, ketahuan jual Tramadol itu kita sikat. Enggak pakai mikir, enggak pakai lama,” ungkapnya.

Farhan menyebut penataan membutuhkan kerja sama pemerintah, TNI-Polri dan masyarakat. Ia menilai keberhasilan penataan di sejumlah kawasan Bandung menunjukkan PKL dan pemerintah dapat berjalan beriringan.

“Kuncinya adalah komitmen,” katanya.

Di sisi lain, Pemkot Bandung terus membenahi trotoar, termasuk di kawasan Otista dan Cicadas. Pemerintah juga menyoroti persoalan genangan di Cibaduyut dan sekitar Jalan Soekarno-Hatta akibat kapasitas serta kondisi saluran drainase.

Pemkot mempertimbangkan normalisasi saluran sebagai langkah mengurangi risiko banjir. Farhan meminta warga di wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Bandung ikut melakukan gotong royong.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/09/08/7-nama-jalan-unik-di-bandung-ternyata-punya-cerita-dan-sejarah-menarik">Baca Juga : 7 Nama Jalan Unik di Bandung, Ternyata Punya Cerita dan Sejarah Menarik</a></b>

“Saya minta September ini sudah mulai jalan untuk mengurangi risiko. Ini warga dengan warga. Bukan dinas dengan dinas,” ujarnya.

“Lebih baik dilaksanakan warga dengan warga, tapi didukung kekuatan dinas,” tuturnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2023/06/sultan-agung-kuliner-bandung-7ac6_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>WJJC 2026 Hadir Jadi Ruang Apresiasi Wartawan Jawa Barat</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/07/wjjc-2026-hadir-jadi-ruang-apresiasi-wartawan-jawa-barat</link>
      <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:00:24 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/07/wjjc-2026-hadir-jadi-ruang-apresiasi-wartawan-jawa-barat</guid>
      <category>Bank Indonesia</category>
      <description>Bank Indonesia Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi daerah melalui insan pers.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Bank Indonesia Jawa Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi daerah melalui insan pers.

BI Jabar menggandeng Ikatan Wartawan Ekonomi Bisnis (IWEB) untuk menyelenggarakan ajang tahunan bergengsi West Java Journalist Competition (WJJC) 2026.

WJJC 2026 hadir sebagai ruang apresiasi bagi para jurnalis yang meliput di wilayah Jawa Barat. Mengusung tema “Memperkuat Ketahanan, Mengakselerasi Transformasi: Mendorong Ekonomi Jawa Barat yang Inklusif dan Berdaya Saing”, kompetisi ini bertujuan menggali potensi ekonomi lokal, kearifan budaya, hingga berbagai isu strategis pembangunan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Junanto Herdiawan menilai peran jurnalis sangat krusial dalam menyampaikan informasi ekonomi yang akurat dan membangun optimisme masyarakat.

"Karya jurnalistik yang berkualitas mampu menjadi jembatan edukasi dan dorongan bagi kebijakan ekonomi yang inklusif," ujarnya, Senin 7 September 2026.

Menurut Junanto, melalui WJJC 2026, pihaknya ingin mengajak para wartawan untuk terus mengawal isu-isu strategis seperti transformasi digital UMKM, ketahanan pangan, hingga ekonomi hijau di Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua Umum IWEB Dea Andriyawan menyambut baik kolaborasi tahunan ini. Dia mengatakan kerja sama dengan BI Jabar menjadi wadah yang sangat berharga untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas karya para jurnalis ekonomi di daerah.

"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan Bank Indonesia Jabar. WJJC bukan sekadar kompetisi, melainkan ajang pembuktian profesionalisme dan kedalaman liputan rekan-rekan pers," tuturnya.

IWEB berharap karya-karya yang tercipta tidak hanya informatif, tetapi juga membawa dampak positif bagi kemajuan ekonomi Jawa Barat.

Kompetisi ini memperlombakan tiga kategori utama, yaitu Karya Tulis Jurnalistik, Foto Cerita, dan Video Jurnalistik. Para peserta dapat memilih lima subtema yang telah disediakan:
	• Wisata ramah muslim dan ekonomi syariah
	• Green and circular economy
	• Transformasi digital dan inklusi keuangan UMKM
	• Ketahanan pangan dan rantai pasok
	• Optimalisasi investasi

Ajang ini terbuka bagi seluruh jurnalis dengan area peliputan Jawa Barat. Karya yang diikutsertakan merupakan karya yang telah dipublikasikan di media massa pada rentang waktu 1 Januari 2026 hingga 31 Oktober 2026, dengan tenggat pengumpulan pada 31 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.

Panitia menyiapkan apresiasi berupa trofi, sertifikat, dan total uang tunai jutaan rupiah untuk para pemenang (Juara 1 hingga 3 serta tiga Juara Harapan). Pendaftaran dan informasi detail dapat diakses melalui akun Instagram @iweb_Indonesia dan @fdwb.official atau email wjjcbijabar@gmail.com.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-07-at-194837-67cd_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemkot Perkuat Mitigasi Abu Vulkanik, Masker hingga Penyemprotan Jalan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/07/pemkot-perkuat-mitigasi-abu-vulkanik-masker-hingga-penyemprotan-jalan</link>
      <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 18:23:38 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/07/pemkot-perkuat-mitigasi-abu-vulkanik-masker-hingga-penyemprotan-jalan</guid>
      <description>Pemerintah Kota Bandung mengambil sejumlah langkah antisipasi menyusul sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau yang berdampak</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung mengambil sejumlah langkah antisipasi menyusul sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau yang berdampak terhadap kualitas udara dan aktivitas penerbangan di wilayah Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau masyarakat tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

“Dari kemarin sudah kami keluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak usah panik. Bagaimanapun juga abu vulkanik merupakan bagian dari kehidupan bangsa Indonesia yang berada di Ring of Fire,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin, 7 September 2026.

Salah satu langkah yang dilakukan Pemkot Bandung yakni meminta anak-anak sekolah menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan abu vulkanik. Farhan mengaku telah meninjau sejumlah sekolah dan melihat para siswa mulai menggunakan masker.

Menurutnya, abu vulkanik yang masih tersisa di lingkungan sekolah setelah akhir pekan juga perlu segera dibersihkan agar tidak kembali beterbangan. Meskipun abu vulkanik di permukaan telah dibersihkan melalui penyemprotan, masih terdapat kemungkinan sebaran abu di udara pada ketinggian tertentu.

“Sebarannya di ketinggian antara 10.000 sampai 15.000 kaki, atau sekitar 3 sampai 5 kilometer dari permukaan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi dampak terhadap mobilitas masyarakat, Pemkot Bandung juga berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk menambah layanan kereta api menuju arah timur maupun barat sesuai kebutuhan.

Farhan menyebut, sejumlah calon penumpang yang penerbangannya gagal dari Jakarta menuju kota-kota seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Solo kemudian memilih melanjutkan perjalanan melalui Bandung dengan kereta api.

“Banyak yang dari Jakarta gagal terbang ke arah Surabaya, Jogja, Solo, kemudian naik bus ke Bandung dan dari Bandung mereka naik kereta api ke arah timur,” katanya.

Selain transportasi, Pemkot Bandung juga menyemprotkan air di sejumlah ruas jalan dengan tingkat lalu lintas dan aktivitas pejalan kaki yang tinggi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah abu vulkanik di permukaan kembali beterbangan.

Di sisi kesehatan, Farhan mengatakan seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan di Kota Bandung telah diminta siaga menghadapi potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yang menjadi salah satu risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

“Puskesmas dan semua fasilitas kesehatan sudah siap siaga untuk ISPA karena memang risiko terbesarnya adalah ISPA,” katanya.
Ia juga menegaskan pelayanan kesehatan tetap berjalan dan fasilitas kesehatan tidak boleh menolak pasien yang membutuhkan penanganan.

Terkait potensi kelangkaan masker di pasaran, Farhan mengaku akan melakukan pengecekan terhadap ketersediaan masker, khususnya di toko modern dan fasilitas penjualan alat kesehatan. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penimbunan maupun lonjakan harga.

“Kita akan pastikan jangan sampai ada penumpukan seperti awal-awal dulu. Saya juga akan cek stok di Dinkes,” ujarnya.

Farhan mengatakan Pemkot Bandung masih mempertimbangkan skema pembagian masker gratis dengan melihat kondisi stok di pasaran.

Menurutnya, pembelian masker dalam jumlah besar oleh pemerintah justru berpotensi menyebabkan harga di pasaran meningkat apabila tidak dilakukan dengan perhitungan yang tepat.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di sekolah Kota Bandung belum diberlakukan melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Siswa masih diperbolehkan mengikuti pembelajaran secara langsung dengan menerapkan langkah perlindungan, salah satunya menggunakan masker.

Farhan juga memastikan perkembangan kondisi abu vulkanik dan penerbangan akan terus dipantau secara berkala. Hingga sekitar pukul 13.00 WIB, penerbangan dari Bandung masih belum mendapatkan izin untuk kembali beroperasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, Sony Bachtiar, mengatakan penyemprotan diprioritaskan di jalan-jalan protokol yang ramai dilalui masyarakat maupun wisatawan.

“Hari ini kami melakukan penyemprotan di Jalan Asia Afrika, sepanjang Asia Afrika. Lalu di Jalan Ir. H. Juanda. Nanti malam kami lanjutkan ke Jalan Supratman sampai Purwakarta, kemudian Jalan Dipatiukur dan R. E. Martadinata,” kata Sony.

Menurut Sony, penyemprotan tidak hanya menyasar badan jalan, tetapi juga bagian lingkungan yang berpotensi menyimpan abu vulkanik, seperti trotoar, dedaunan, dan pepohonan.

“Ini untuk debu-debu yang ada di permukaan supaya tidak mengudara kembali. Yang ada di dedaunan, pohon-pohon, termasuk trotoar, akan kami semprot sehingga debunya tidak naik lagi,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas memanfaatkan sumber air dari hidran maupun kolam retensi yang tersedia. Sony memastikan ketersediaan air untuk kegiatan penyemprotan sejauh ini masih mencukupi.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-07-at-153218-f6ca_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Beredar Video Diduga Kebakaran Perkebunan Kina Bukit Unggul Bandung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/06/beredar-video-diduga-kebakaran-perkebunan-kina-bukit-unggul-bandung</link>
      <pubDate>Sun, 06 Sep 2026 06:27:11 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/06/beredar-video-diduga-kebakaran-perkebunan-kina-bukit-unggul-bandung</guid>
      <category>kebakaran Bukit Unggul</category>
      <category> kebakaran Cilengkrang</category>
      <category> kebakaran perkebunan kina</category>
      <category> kebakaran Bandung</category>
      <category> kebakaran Kabupaten Bandung</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Kebakaran melanda kawasan Perkebunan Kina Bukit Unggul Desa Cipanjalu Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung pada Sabtu (5 9 2026) malam. Kobaran api se</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kebakaran melanda kawasan Perkebunan Kina Bukit Unggul, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (5/9/2026) malam.

<p class="isSelectedEnd">Kobaran api sempat terlihat dari kawasan perbukitan dan memunculkan kepulan asap. Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian beredar di media sosial melalui rekaman warga. Laporan JawaPos menyebut kebakaran terjadi di kawasan PTPN Kebun Kina Bukit Unggul dan api terlihat di sejumlah titik.

<p class="isSelectedEnd"><b>Api Sempat Terlihat di Sejumlah Titik</b>

<p class="isSelectedEnd">Dalam sejumlah video yang beredar, titik api tampak berada di area perbukitan kawasan perkebunan. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran karena lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan yang berdekatan dengan kawasan hutan.

<p class="isSelectedEnd">Namun, berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke kawasan hutan alam maupun Gunung Bukit Tunggul.

<p class="isSelectedEnd">Pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh petugas pemadam kebakaran, pihak perkebunan, serta warga yang berada di sekitar lokasi.

<p class="isSelectedEnd"><b>Petugas dan Warga Lakukan Penyekatan</b>

<p class="isSelectedEnd">Penanganan kebakaran dilakukan dengan upaya penyekatan agar api tidak menjalar ke area lain.

<p class="isSelectedEnd">Langkah tersebut menjadi penting mengingat kondisi lahan yang kering selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko penjalaran api, terutama di kawasan perbukitan dengan vegetasi yang mudah terbakar.

<p class="isSelectedEnd">Laporan JawaPos juga menyebut api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak merembet hingga kawasan hutan serta Gunung Bukit Tunggul.

<p class="isSelectedEnd"><b>Kebakaran Tidak Sampai ke Hutan Alam</b>

<p class="isSelectedEnd">Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam peristiwa tersebut adalah potensi api menjalar dari kawasan perkebunan menuju kawasan hutan.

<p class="isSelectedEnd">Namun, informasi sementara menyebut kebakaran dapat dilokalisasi sehingga tidak sampai merembet ke hutan alam maupun Gunung Bukit Tunggul.

<p class="isSelectedEnd">Meski demikian, kondisi lokasi tetap perlu dipantau untuk mengantisipasi munculnya kembali bara atau titik api baru.

<p class="isSelectedEnd">Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat juga mencatat adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan pada 5 September 2026 di wilayah Jawa Barat. Data pada sistem informasi kebencanaan Jabar menunjukkan sejumlah kejadian karhutla masih dalam pemantauan.

<p class="isSelectedEnd"><b>Luas Lahan yang Terbakar Masih Diselidiki</b>

<p class="isSelectedEnd">Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai luas pasti lahan perkebunan yang terdampak kebakaran di Bukit Unggul.

<p class="isSelectedEnd">Petugas masih melakukan pengecekan di lokasi untuk mengetahui seberapa luas area yang terbakar sekaligus memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

<p class="isSelectedEnd">Kondisi tersebut juga membuat informasi mengenai luasan kebakaran sebaiknya tidak disimpulkan hanya berdasarkan video atau pengamatan visual dari kejauhan.

<p class="isSelectedEnd"><b>Penyebab Kebakaran Belum Diketahui</b>

<p class="isSelectedEnd">Selain luas lahan, penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan.

<p class="isSelectedEnd">Belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah api berasal dari aktivitas manusia, kondisi lahan kering, atau faktor lainnya.

<p class="isSelectedEnd">Hal ini menjadi penting mengingat musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran lahan di berbagai wilayah. BNPB pada laporan situasi 5 September 2026 menyebut kebakaran hutan dan lahan masih menjadi salah satu jenis bencana yang mendominasi kejadian di sejumlah daerah Indonesia.

<p class="isSelectedEnd"><b>Karhutla di Kawasan Perkebunan Perlu Diwaspadai</b>

<p class="isSelectedEnd">Kebakaran di Bukit Unggul terjadi ketika sejumlah wilayah Indonesia tengah menghadapi peningkatan risiko karhutla.

<p class="isSelectedEnd">Kementerian Kehutanan sebelumnya menyampaikan bahwa kebakaran juga banyak terjadi di Area Penggunaan Lain (APL), termasuk kawasan perkebunan dan wilayah yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat. Data yang dikutip IDN Times menyebut 51 persen kejadian kebakaran hutan dan lahan berada di APL, sedangkan 49 persen terjadi di kawasan hutan.

<p class="isSelectedEnd">Karena itu, kewaspadaan terhadap sumber api perlu ditingkatkan, khususnya di kawasan dengan vegetasi kering dan medan perbukitan.

<p class="isSelectedEnd"><b>Warga Diimbau Tetap Waspada</b>

<p class="isSelectedEnd">Meski kebakaran di kawasan Perkebunan Kina Bukit Unggul telah berhasil dipadamkan, masyarakat di sekitar lokasi diharapkan tetap waspada.

<p class="isSelectedEnd">Pemantauan perlu dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara yang dapat kembali memicu kebakaran. Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api baru.

<p class="isSelectedEnd">Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kondisi kemarau membuat lahan terbuka, semak belukar, dan kawasan perkebunan lebih rentan terbakar.

<p class="isSelectedEnd">Hingga kini, penyebab kebakaran dan luas lahan terdampak di Perkebunan Kina Bukit Unggul masih menunggu hasil pemeriksaan petugas.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/screenshot-2026-09-06-at-063246-583a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tata Kelola Dibenahi, CFD dan Braga Beken Bakal Berlanjut</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/02/tata-kelola-dibenahi-cfd-dan-braga-beken-bakal-berlanjut</link>
      <pubDate>Wed, 02 Sep 2026 17:22:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/02/tata-kelola-dibenahi-cfd-dan-braga-beken-bakal-berlanjut</guid>
      <category> Pemkot Bandung</category>
      <category>Braga</category>
      <category>cfd</category>
      <description>Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan program Car Free Day (CFD) dan Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) akan tetap dilanjutkan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan program Car Free Day (CFD) dan Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) akan tetap dilanjutkan.

Saat ini, Pemkot Bandung tengah melakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola sebelum kedua kegiatan tersebut kembali berjalan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, evaluasi CFD merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan seluruh pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan.

Menurutnya, selama ini Dinas Perhubungan (Dishub) memanfaatkan anggaran pengelolaan CFD untuk mendukung keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan penertiban dan pengelolaan di lapangan. Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan persoalan administrasi dan tata kelola yang perlu diperbaiki.

“Evaluasi CFD itu sebetulnya adalah sebuah bentuk pengendalian tata kelola pemerintahan. Selama ini Dishub memang memanfaatkan dana anggaran pengelolaan CFD untuk meminta bantuan berbagai macam pihak melakukan penertiban dan lain-lain. Tetapi ada kesalahan administrasi, ada kesalahan tata kelola maka saya stop dulu, perbaiki dulu semuanya,” kata Farhan, Rabu 2 September 2026.

Ia mengungkapkan, penghentian sementara bukan berarti Pemkot Bandung akan menghapus CFD. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan kegiatan ke depan memiliki tata kelola yang lebih tertib dan tidak menimbulkan pelanggaran.

Farhan mengatakan, pelaksanaan kembali CFD dan Braga Beken masih menunggu konsep penataan yang lebih jelas.

“Saya harus lihat dulu konsep dari penataan CFD dan Braga Beken itu jadi seperti apa. Kalau itu sudah clear dan jelas ya kita akan jalankan lagi,” katanya.

Farhan memastikan, kedua program tersebut tetap memiliki peran penting bagi Kota Bandung sehingga sangat mungkin untuk kembali dilaksanakan.

“Harus dilanjut karena kita memang membutuhkan hal itu. Kita butuh CFD, kita butuh Braga Beken,” ungkapnya.

Selain sebagai ruang publik, Farhan menyebut, konsep Braga Beken akan terus dikembangkan agar semakin menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, kawasan Braga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata Kota Bandung.

Oleh karena itu, penataan ke depan tidak hanya berorientasi pada pembatasan kendaraan, tetapi juga menghadirkan aktivitas yang menarik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Konsep Braga juga tentu akan dikembangkan lagi sedemikian rupa sehingga semakin menarik sebagai tempat wisata,” tuturnya.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-02-at-182823-f4e3_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Hari Polwan 2026, Warga Bandung Sampaikan Harapan untuk Srikandi Bhayangkara</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/01/hari-polwan-2026-warga-bandung-sampaikan-harapan-untuk-srikandi-bhayangkara</link>
      <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:04:16 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/01/hari-polwan-2026-warga-bandung-sampaikan-harapan-untuk-srikandi-bhayangkara</guid>
      <category>Hari Polwan 2026</category>
      <category>Polwan Indonesia</category>
      <category>Hari</category>
      <category>Polisi Wanita</category>
      <category>Polwan Bandung</category>
      <category>Srikandi Bhayangkara</category>
      <description>Hari Polwan 2026 diperingati 1 September. Warga Bandung menyampaikan harapan agar Polwan makin humanis, dekat, profesional, dan mengayomi masyarakat.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>RBCOM - </b>Peringatan Hari Polisi Wanita (Polwan) yang jatuh setiap 1 September menjadi momentum untuk melihat kembali peran perempuan dalam tubuh Kepolisian Republik Indonesia. 

Di Bandung, sejumlah warga menyampaikan harapan mereka terhadap kiprah Polwan ke depan.

Bagi masyarakat, kehadiran Polwan bukan hanya berkaitan dengan keberagaman personel di lingkungan kepolisian. 

Polwan juga dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan pelayanan yang lebih dekat, ramah, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/31/trotoar-di-kawasan-gasibu-bandung-disorot-tingginya-sampai-lutut-orang-dewasa">Baca Juga : Trotoar di Kawasan Gasibu Bandung Disorot, Tingginya Sampai Lutut Orang Dewasa</a></b>

Athala, seorang mahasiswa, berharap para Polwan semakin mampu membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. 

Ia juga melihat Polwan dapat menjadi contoh bagi perempuan lain untuk berani mengejar impian sekaligus berkontribusi bagi negara.

“Harapan saya, Polwan ke depannya bisa lebih dekat dengan masyarakat dan lebih mengayomi, serta bisa menjadi inspirasi bagi perempuan-perempuan di luar sana yang ingin menjadi Polwan,” ujarnya.

Harapan serupa datang dari Neneng. Ia menekankan pentingnya keberanian Polwan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat serta menegakkan hal yang benar.

“Terus membela masyarakat dan membela yang benar,” ujar Neneng.

Dua pelajar SMA, Naila dan Safira, juga memiliki pandangan mengenai peran Polwan di tengah masyarakat. Menurut mereka, Polisi Wanita dapat terus menghadirkan manfaat sekaligus memberikan inspirasi bagi perempuan Indonesia.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/31/pria-27-tahun-ditemukan-meninggal-di-rumah-kontrakan-padalarang-sempat-keluar-beli-obat">Baca Juga : Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Padalarang, Sempat Keluar Beli Obat</a></b>

“Semoga Polwan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dan menginspirasi perempuan ke depannya,” ungkap keduanya.

Bagi Naila dan Safira, keberadaan Polwan juga memiliki nilai penting dalam memberikan rasa aman, khususnya kepada perempuan. Mereka berharap para Polwan semakin peka terhadap persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.

Kedekatan dengan warga menjadi salah satu harapan yang terus muncul dalam peringatan Hari Polwan tahun ini. Pelayanan yang humanis dinilai dapat membantu membangun kepercayaan sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Peringatan Hari Polwan juga menjadi kesempatan untuk mengapresiasi perjalanan panjang Polisi Wanita dalam menjalankan berbagai tugas kepolisian. 

Dari pelayanan masyarakat hingga perlindungan dan pengayoman, Polwan menjadi bagian dari wajah institusi kepolisian di tengah masyarakat.

Beragam aspirasi warga Bandung tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya berharap Polwan semakin profesional dalam menjalankan tugas. Mereka juga menginginkan sosok Polwan yang mampu hadir secara humanis, peduli, dan dekat dengan masyarakat.

Di momentum Hari Polwan 2026, harapan tersebut menjadi dorongan agar para Srikandi Bhayangkara terus memberikan kontribusi positif serta menjadi inspirasi bagi generasi perempuan berikutnya.

Selamat Hari Polwan. Terus menjadi inspirasi, hadir untuk masyarakat, dan mengayomi Indonesia.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/polwan-6712_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pajak Kota Bandung Terkumpul Rp2,1 Triliun, Bapenda Masih Kejar Target Rp3,6 Triliun</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/01/pajak-kota-bandung-terkumpul-rp21-triliun-bapenda-masih-kejar-target-rp36-triliun</link>
      <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 10:45:57 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/01/pajak-kota-bandung-terkumpul-rp21-triliun-bapenda-masih-kejar-target-rp36-triliun</guid>
      <category>Pajak Bandung</category>
      <category>Bapenda Bandung</category>
      <category>Pajak daerah Bandung</category>
      <category>PBB Bandung</category>
      <category>Target pajak Bandung</category>
      <description>Bapenda Kota Bandung mencatat penerimaan pajak Rp2,1 triliun hingga Agustus 2026. Target Rp3,6 triliun dikejar dengan momentum pembayaran PBB.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Penerimaan pajak daerah Kota Bandung terus menunjukkan perkembangan positif hingga penghujung Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat uang yang telah masuk ke kas daerah mencapai sekitar Rp2,1 triliun.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi Pemkot Bandung dalam mengejar target penerimaan pajak sepanjang 2026. Bapenda sendiri mematok angka Rp3,6 triliun sebagai target penerimaan pajak daerah tahun ini.

Sekretaris Bapenda Kota Bandung, Apep Insan Parid, mengatakan pencapaian hingga Agustus tersebut membuat pihaknya tetap optimistis meski masih ada selisih sekitar Rp1,5 triliun dari target yang ditetapkan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/31/trotoar-di-kawasan-gasibu-bandung-disorot-tingginya-sampai-lutut-orang-dewasa">Baca Juga : Trotoar di Kawasan Gasibu Bandung Disorot, Tingginya Sampai Lutut Orang Dewasa</a></b>

“Target penerimaan pajak daerah tahun ini sebesar Rp3,6 triliun. Hari ini, menjelang akhir Agustus, sudah tercapai sekitar Rp2,1 triliun,” ujar Apep, Minggu, 30 Agustus 2026.

Bapenda masih memiliki waktu sekitar empat bulan untuk menggenjot penerimaan sebelum tahun anggaran 2026 berakhir. Salah satu periode yang dinilai strategis adalah September.

Pasalnya, bulan tersebut bertepatan dengan batas waktu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kondisi ini diperkirakan dapat memberikan tambahan signifikan terhadap pendapatan pajak daerah Kota Bandung.

“Insyaallah penerimaan meningkat. September juga menjadi puncaknya karena jatuh tempo PBB,” katanya.

Apep berharap momentum pembayaran PBB tersebut mampu mendongkrak penerimaan secara signifikan. Dengan tambahan penerimaan pada September dan bulan-bulan berikutnya, target Rp3,6 triliun diharapkan dapat direalisasikan.

Menurut Bapenda, keberadaan pajak daerah memiliki kaitan langsung dengan keberlangsungan berbagai program pemerintah. Penerimaan tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan untuk pembangunan dan pelayanan publik.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/31/terikat-janji-tidak-tayang-hari-ini-senin-31-agustus-2026-cek-jadwal-dan-kapan-tayang-lagi">Baca Juga : Terikat Janji Tidak Tayang Hari Ini Senin 31 Agustus 2026? Cek Jadwal dan Kapan Tayang Lagi</a></b>

Karena itu, masyarakat diingatkan untuk tidak menunda kewajiban perpajakan. Kepatuhan wajib pajak dinilai menjadi faktor penting agar pendapatan daerah dapat terus terjaga.

“Bayarlah pajak daerah tepat waktu dan tepat jumlah, karena dengan membayar pajak daerah warga masyarakat telah berpartisipasi dalam pembangunan di Kota Bandung,” tutur Apep.

Bapenda berharap semakin banyak masyarakat yang memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan. Dengan demikian, potensi penerimaan pajak dapat dimaksimalkan hingga akhir tahun.

Jika target berhasil dicapai, penerimaan pajak tersebut nantinya diharapkan kembali memberikan manfaat kepada masyarakat melalui pembangunan daerah serta peningkatan kualitas berbagai layanan publik di Kota Bandung.***



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/pajak-kota-bandung-0e29_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Bandung Didatangi 12 Juta Travelers, Angkanya Bikin Disbudpar Mulai Hitung Potensi Ekonomi</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/09/01/bandung-didatangi-12-juta-travelers-angkanya-bikin-disbudpar-mulai-hitung-potensi-ekonomi</link>
      <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 07:41:04 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/09/01/bandung-didatangi-12-juta-travelers-angkanya-bikin-disbudpar-mulai-hitung-potensi-ekonomi</guid>
      <category>Bandung 2026</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Mobilitas masyarakat menuju Kota Bandung tergolong tinggi sepanjang semester pertama 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menca</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Mobilitas masyarakat menuju Kota Bandung tergolong tinggi sepanjang semester pertama 2026. 

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat sekitar 12 juta perjalanan atau travelers hingga pertengahan tahun.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menjelaskan angka tersebut menggunakan pendekatan travelers yang cakupannya lebih luas dibandingkan indikator wisatawan dalam perhitungan teknokratik pemerintah.

“Kalau jumlah perjalanan sekarang itu sudah mainnya ke travelers, ke jumlah perjalanan. Itu sudah sampai angka 12 jutaan,” ujar Adi di Balai Kota Bandung, Senin 31 Agustus 2026.

Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan target teknokratik kunjungan wisatawan Kota Bandung tahun ini yang berada di kisaran 9,6 juta perjalanan. Namun, indikator wisatawan dan travelers memiliki definisi yang berbeda.

Adi menjelaskan, travelers tidak hanya mencakup orang yang datang untuk berlibur. Perjalanan bisnis, kedinasan, urusan pendidikan hingga kepentingan keluarga juga masuk dalam kategori tersebut.

“Travelers itu mereka yang bepergian. Bisa perjalanan bisnis, bisa perjalanan mungkin ada dinas dari kantor-kantor pemerintahan. Bisa juga orang tua yang sedang mencari anaknya untuk sekolah. Pokoknya berbagai kemungkinan dia melakukan perjalanan,” jelasnya.

Data BPS juga menunjukkan tingginya mobilitas menuju Bandung. Sepanjang 2025, jumlah perjalanan tercatat sekitar 25 juta travelers, sehingga angka pada semester pertama 2026 dinilai masih berada dalam tren yang relatif stabil.

“Tahun 2025 saja dari BPS menyebutkan 25 jutaan. Kalau 2026 selama satu semester 12 jutaan. Jadi memang kelihatannya stabil di angka 25 juta travelers,” katanya.

Menurut Adi, tingginya jumlah perjalanan tetap berpotensi memberikan efek terhadap perekonomian daerah. Sebab, travelers yang datang ke Bandung tetap berpeluang melakukan berbagai transaksi selama berada di kota.

“Mereka tetap spending money di Bandung. Kemudian mungkin juga ada yang menginap di hotel di Bandung dan lain-lain,” ujar Adi.

Disbudpar akan mengonsolidasikan data dari sejumlah moda transportasi, mulai dari kereta api, kendaraan yang melintas di pintu tol hingga bus. Data tersebut diharapkan memberikan gambaran lebih menyeluruh mengenai mobilitas masyarakat.

“Angka yang dihitung dari perjalanan yang klasik seperti kereta api, lewat pintu tol, pakai bus, itu kita targetnya di angka hampir 10 jutaan tahun ini. Kita wisatawan. Tapi ternyata kalau travelers jauh lebih banyak,” katanya.

Kembali beroperasinya penerbangan dari Bandara Internasional Husein Sastranegara juga diharapkan meningkatkan kunjungan, khususnya wisatawan mancanegara. 

“Yang sangat akan berubah itu adalah jumlah kunjungan wisman. Mungkin ini akan lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan yang sebelum-sebelumnya,” katanya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/09/traveler-bandung-3318_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pria 27 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakan Padalarang, Sempat Keluar Beli Obat</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/31/pria-27-tahun-ditemukan-meninggal-di-rumah-kontrakan-padalarang-sempat-keluar-beli-obat</link>
      <pubDate>Mon, 31 Aug 2026 15:45:00 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/31/pria-27-tahun-ditemukan-meninggal-di-rumah-kontrakan-padalarang-sempat-keluar-beli-obat</guid>
      <category>pria meninggal di Padalarang</category>
      <category> warga Padalarang geger</category>
      <category> pria 27 tahun meninggal</category>
      <category> rumah kontrakan Padalarang</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Warga Kampung Sudimampir Desa Padalarang Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) dikejutkan dengan penemuan seorang pria berinisial R (27) dal</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Warga Kampung Sudimampir, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dikejutkan dengan penemuan seorang pria berinisial R (27) dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan, Minggu (30/8/2026).

<p class="isSelectedEnd">Informasi mengenai kejadian tersebut turut dibagikan melalui akun Instagram InfoBDGBaratCimahi, yang menjadi salah satu sumber informasi awal terkait penemuan jasad pria tersebut.

<p class="isSelectedEnd">Korban ditemukan di rumah kontrakan yang berada di Kampung Sudimampir, RT 03/RW 01, Desa Padalarang, sekitar pukul 14.00 WIB.

<p class="isSelectedEnd"><b>Korban Sempat Dikabarkan Sakit</b>

<p class="isSelectedEnd">Ketua Karang Taruna Kecamatan Padalarang, Ivan, didampingi Ketua RW 01, menyampaikan bahwa korban sebelumnya diketahui sedang dalam kondisi sakit.

<p class="isSelectedEnd">Kecurigaan warga mulai muncul ketika R yang sebelumnya diketahui sedang sakit tidak terlihat keluar rumah sejak pagi.

<p class="isSelectedEnd">Seorang warga yang tinggal di sebelah rumah korban kemudian berinisiatif memberikan makanan. Namun, setelah mengetuk pintu rumah beberapa kali, tidak ada respons dari dalam.

<p class="isSelectedEnd">Warga akhirnya berupaya memastikan kondisi korban. Saat itulah korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah kontrakan.

<p class="isSelectedEnd">Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pengurus RT dan RW setempat.

<p class="isSelectedEnd"><b>Terakhir Dilihat pada Sabtu Malam</b>

<p class="isSelectedEnd">Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban disebut masih sempat terlihat oleh warga pada Sabtu malam (29/8/2026).

<p class="isSelectedEnd">Saat itu, R diketahui keluar dari rumah kontrakan untuk membeli obat di sebuah warung yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

<p class="isSelectedEnd">Setelah itu, korban kembali ke rumah.

<p class="isSelectedEnd">Namun, pada Minggu pagi, korban tidak lagi terlihat beraktivitas seperti biasanya. Kondisi tersebut membuat warga yang mengetahui korban sedang sakit mulai merasa khawatir.

<p class="isSelectedEnd">Hingga akhirnya, sekitar pukul 14.00 WIB, warga menemukan korban telah meninggal dunia di dalam rumah.

<p class="isSelectedEnd"><b>Warga Padalarang Sempat Geger</b>

<p class="isSelectedEnd">Penemuan jasad tersebut sontak membuat warga sekitar geger. Rumah kontrakan yang menjadi lokasi penemuan kemudian didatangi warga dan pengurus lingkungan.

<p class="isSelectedEnd">Informasi awal yang disampaikan warga menyebut korban diduga mengalami sakit sebelum meninggal dunia. Namun, penyebab pasti kematian R belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan informasi tersebut.

<p class="isSelectedEnd">Untuk memastikan penyebab meninggalnya korban, diperlukan pemeriksaan dari pihak berwenang dan tenaga medis.

<p class="isSelectedEnd"><b>Warga Diminta Tidak Berspekulasi</b>

<p class="isSelectedEnd">Peristiwa penemuan pria meninggal dunia di rumah kontrakan Padalarang ini menjadi perhatian warga sekitar.

<p class="isSelectedEnd">Meski korban disebut sempat sakit dan terakhir terlihat membeli obat, masyarakat tetap diharapkan tidak membuat kesimpulan atau menyebarkan dugaan yang belum terverifikasi mengenai penyebab kematian.

<p class="isSelectedEnd">Informasi yang beredar di media sosial juga sebaiknya disikapi secara bijak dan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang apabila diperlukan.

<p class="isSelectedEnd">Penemuan korban di Kampung Sudimampir ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi warga sekitar, terutama ketika seseorang diketahui sedang sakit dan tinggal seorang diri.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/screenshot-2026-08-31-at-152700-43d6_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Superman Is Dead Tampil di OTW Break Out Day Tasikmalaya, 4.000 Tiket Sold Out</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/30/superman-is-dead-tampil-di-otw-break-out-day-tasikmalaya-4000-tiket-sold-out</link>
      <pubDate>Sun, 30 Aug 2026 16:05:51 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/30/superman-is-dead-tampil-di-otw-break-out-day-tasikmalaya-4000-tiket-sold-out</guid>
      <category>Superman Is Dead</category>
      <category>OTW Break Out Day</category>
      <description>Superman Is Dead menutup OTW Break Out Day 2026 di Tasikmalaya. Sebanyak 4.000 tiket sold out dan 10 band lokal ikut tampil.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Penampilan Superman Is Dead (SID) menutup rangkaian OTW Break Out Day (BOD) 2026 di Tasikmalaya dengan sangat memukau. 

Kehadiran band punk rock asal Bali tersebut mampu menyedot antusiasme Outsiders dan Lady Rose (sebutan fans SID), tidak hanya dari Tasikmalaya, tetapi juga dari Ciamis, Sumedang, dan beberapa kota lainnya, termasuk Bandung. Tak ayal, 4.000 tiket yang disediakan pun ludes terjual.

Selain SID, gelaran yang berlangsung di Ex Terminal Cilembang, Tasikmalaya, Sabtu (29/08/2026), tersebut turut menampilkan guest star nasional lainnya, yaitu Rony Parulian dan Alkateri. 

Bukan hanya menghadirkan nama-nama nasional, OTW Break Out Day di Tasikmalaya juga memberikan panggung bagi 10 band lokal yang terjaring melalui program Shout of Sound. Di antaranya Kataswara, look.up, dan Pride of Handers.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/28/harga-ayam-di-bandung-tembus-rp40-ribu-per-kg-pemkot-telusuri-penyebabnya">Baca Juga : Harga Ayam di Bandung Tembus Rp40 Ribu per Kg, Pemkot Telusuri Penyebabnya</a></b>

Perwakilan Supermusic Regional Bandung, Tries Pondang, menjelaskan bahwa OTW Break Out Day merupakan rangkaian kegiatan Break Out Day yang telah memasuki tahun kelima. Sebelumnya, OTW Break Out Day juga diselenggarakan di Cianjur dan Cirebon.

"Tapi OTW ini suatu kata yang sangat nyeleneh buat saya hingga menempel ke Superfriends penyuka festival musik. Sehingga OTW ini buat mereja punya kesan tersendiri yang identik dengan OTW Break Out Day," ujar Tries.

Menurutnya, dari tahun ke tahun pihaknya melihat OTW Break Out Day menjadi festival musik yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penikmat musik. 

Hal itu karena OTW Break Out Day bukan hanya menyuguhkan apa yang ada di atas panggung, tetapi juga memperhatikan kenyamanan, kebersihan, serta euforia yang ada di venue acara.

"Di tahun ke-5 ini, respon dari Superfriends mulai dari Cianjur sebagai titik pertama, Cirebon sebagai titik kedua dan hari ini puncaknya di Tasikmalaya, secara audiens bisa sold out untuk penjualan tiketnya. Talent-talent yang hadirkan bukan cuma bisa tampil di panggung saja tapi mereka juga bisa bertemu langsung dengan fansnya masing-masing di backstage," bebernya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/rp2-7632_mid.jpg" alt="">

Hadirnya 10 band lokal yang lolos melalui program Shout of Sound menjadikan OTW Break Out Day berbeda dengan festival musik lainnya. 

Artinya, lanjut Tries, Break Out Day bukan hanya milik talent bintang, tetapi juga dapat dirasakan oleh band-band dari daerah.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/29/campus-league-badminton-regional-semarang-lahirkan-beragam-talenta-dan-juara-baru-bandung-bersiap">Baca Juga : Campus League Badminton Regional Semarang Lahirkan Beragam Talenta dan Juara Baru, Bandung Bersiap!</a></b>

"Nah, untuk di Tasikmalaya kita ada band-band yang dari Banjar, Majalengka, Sumedang, Garut dan juga dari tuan rumah, Tasikmalaya," tambahnya.

Disinggung mengenai SID yang didapuk sebagai guest star, Tries mengaku pemilihan tersebut dilakukan berdasarkan hasil observasi. Untuk diketahui, dari tiga kota penyelenggaraan OTW Break Out Day, bintang utama yang tampil tidak selalu sama.

"Jadi untuk band bintang yang tampil merupakan hasil dari observasi kita di masing-masing kota. Di Cianjur, Rony Parulian yang dipilih karena belum pernah tampil disana dan impact-nya hasilnya sangat baik. Di Cirebon ada Ndarboy Genk dan di Tasikmalaya ada SID karena mereka terakhir tampil disini tahun 2015. Jadi kita memilih talent itu enggak sesuka kita," tegasnya.

Dekorasi panggung yang megah, didukung penataan cahaya dan laser, menjadi salah satu identitas OTW Break Out Day. 

Penonton seakan dibawa ke suasana perkotaan dan disuguhi pertunjukan musik yang membuat mereka dapat meluapkan kepenatan serta kejenuhan dari aktivitas sehari-hari.

"Konsepnya gini, OTW Break Out Day ini kita ibaratkan ketika kita mengalami suatu kejenuhan nih anak-anak GenZ sekarang nih, mereka ketika jenuh dengan rutinitas mereka, dengan aktifitas mereka sehari-hari, mereka tuh pengin keluar dari kondisi seperti itu gitu. Nah, itu adanya di break out day gitu," tegasnya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/alkateri1-c9c9_mid.jpg" alt="">

Antusiasme Superfriends Tasikmalaya memang tidak main-main. Bukan hanya penampilan SID yang disambut meriah, kehadiran band asal Bandung, Alkateri, juga mendapatkan sambutan positif. 

Meski sore hari terasa panas terik, tidak sedikit penonton yang tetap bergoyang dan bernyanyi bersama Fauzan dan kawan-kawan.

Tampil di dua kota, Alkateri mengaku senang melihat pergerakan OTW Break Out Day yang telah memberikan ruang bagi musisi-musisi muda dan daerah untuk memperkenalkan karya mereka.

"Ini kota kedua kita, sebelumnya kita juga tampil di Cianjur. Senang ya melihat movement-nya . Karena OTW Break Out Day ini sudah memerukan ruang bagi musisi-musisi seperti kami untuk memperkenalkan karyanya dan akhirnya bisa terlaksana. Dan impact-nya mungkin teman-teman yang lain jadi tahu karya kami seperti apa," katanya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/kataswara-ba11_mid.jpg" alt="">

Hal serupa disampaikan Kataswara. Band jebolan Shout of Sound asal Tasikmalaya tersebut mengaku sempat terbebani karena tampil sebagai tuan rumah. 

Namun, mereka bersyukur dapat tampil dengan baik dan memperoleh respons positif dari Superfriends yang hadir.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/28/harga-ayam-di-bandung-tembus-rp40-ribu-per-kg-pemkot-telusuri-penyebabnya">Baca Juga : Harga Ayam di Bandung Tembus Rp40 Ribu per Kg, Pemkot Telusuri Penyebabnya</a></b>

"Sempet merasakan beban karena kita sebagai band tuan rumah. Tapi setidaknya kami mencoba memberikan yang terbaik sebagai band lokal dan tuan rumah dengan memberikan suguhan pertunjukan yang kita kolaborasikan dengan pertunjukan budaya. Kita opening dengan memainkan musik gamelan, ada payungnya yang merepresentasikan lagu-lagu kita yang kebetulan lagu-lagu kita itu di album pertama kita menceritakan soal eksistensial manusia. Lewat karya-karya itu kita mengajak mari kita merenungi kembali tentang manusia itu apa,"kata sang vokalis, Alvin.

Walaupun baru pertama kali tampil di OTW Break Out Day, Alvin mengaku feedback dan atmosfer yang diberikan penonton kepada panggung terasa berbeda. Terlebih, menurutnya, penonton yang hadir memiliki antusiasme yang tinggi.

"Kalau di program Supermusic mungkin berapa kali, cuma kalau di OTW BOD ini baru pertama kali dan dan ya memang jujur sekali atmosfirnya memang beda. Feedback atmosfir yang diberikan penonton ke panggung itu beda. Karena memang pertama memang penontonnya agak-agak militan ya karena yang hadir itu SID, Alkateri, Threesixty, jadi bagaimana di sisi lain kesempatan di sisi lain challenge bagi kita, bagaimana kita bisa menyampaikan lagu-lagu kita, maksud dan tujuan kita di dalam lagu itu dan identitas kita kepada para penonton yang memang militan terhadap band-bandnya gitu," tutupnya. ***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/sid2-1f29_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>2.400 Titik PJU Jalan Soekarno-Hatta Bandung Bakal Dibenahi, Ini Rencana Pemkot</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/28/2400-titik-pju-jalan-soekarno-hatta-bandung-bakal-dibenahi-ini-rencana-pemkot</link>
      <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 17:30:59 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/28/2400-titik-pju-jalan-soekarno-hatta-bandung-bakal-dibenahi-ini-rencana-pemkot</guid>
      <category>PJU Soekarno-Hatta</category>
      <category>Jalan Soekarno-Hatta</category>
      <description>Pemkot Bandung menyiapkan pembenahan 2.400 titik PJU di Jalan Soekarno-Hatta melalui kolaborasi APBN, APBD Jabar, dan APBD Kota.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Warga yang melintasi Jalan Soekarno-Hatta Bandung berpotensi mendapatkan penerangan yang lebih baik. 

Pemerintah Kota Bandung tengah menyiapkan program pembenahan terhadap ribuan titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalur tersebut.

Tak tanggung-tanggung, jumlah PJU yang masuk dalam rencana penanganan mencapai sekitar 2.400 titik. Pelaksanaannya tidak hanya mengandalkan anggaran Pemkot Bandung, tetapi akan melibatkan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur pada salah satu koridor jalan penting di Kota Bandung.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/28/harga-ayam-di-bandung-tembus-rp40-ribu-per-kg-pemkot-telusuri-penyebabnya">Baca Juga : Harga Ayam di Bandung Tembus Rp40 Ribu per Kg, Pemkot Telusuri Penyebabnya</a></b>

“Tahun ini mudah-mudahan anggaran untuk PJU sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, baik dari APBN, APBD Provinsi maupun APBD Kota, akan segera bisa dilaksanakan,” ujar Farhan di Kelurahan Antapani Tengah, Kamis 27 Agustus 2026.

Menurut Farhan, pembagian pembiayaan antarpemerintahan sedang disusun agar penanganan PJU tidak dilakukan secara parsial. Dengan begitu, kebutuhan penerangan di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dapat ditangani secara lebih menyeluruh.

“Total kalau enggak salah mencapai angka 2.400 titik, hanya di Soekarno-Hatta saja,” katanya.

Rencana tersebut sekaligus menjadi respons atas keluhan masyarakat terkait kondisi penerangan di sejumlah ruas Jalan Soekarno-Hatta. Pemkot menilai persoalan itu perlu mendapat perhatian karena jalur tersebut memiliki peran penting dalam mobilitas warga.

Namun, pembenahan PJU tidak hanya menyangkut jumlah dan kualitas lampu. Pemkot Bandung juga ingin memastikan fasilitas penerangan memiliki sistem keamanan yang lebih baik, terutama untuk mencegah pencurian kabel.

Farhan menyebut desain penerangan di Jalan Layang Nurtanio dapat menjadi salah satu contoh. Penempatan lampu di bagian atas dinilai dapat mengurangi risiko fasilitas tersebut menjadi sasaran pencurian.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/28/harmoni-wastra-nusantara-hadir-di-bandung-angkat-kekayaan-batik-hingga-produk-umkm">Baca Juga : Harmoni Wastra Nusantara Hadir di Bandung, Angkat Kekayaan Batik hingga Produk UMKM</a></b>

“Yang paling penting kita jaga kabelnya jangan ada yang nyolong lagi,” ujarnya.

Selain memperbaiki penerangan, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan penanganan sejumlah infrastruktur jalan yang berfungsi sebagai penghubung menuju jaringan jalan nasional. 

Skema pembiayaannya kembali diarahkan melalui kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota.

Program tersebut nantinya tidak hanya menyasar jalan, tetapi juga sejumlah jalur sungai yang berkaitan dengan konektivitas menuju jalan nasional.

Untuk tahun berikutnya, perhatian juga akan diarahkan pada ruas jalan yang menopang aktivitas ekonomi. Beberapa kawasan yang menjadi perhatian antara lain jalur di sekitar Pasar Baru, Pasar Ciroyom, Pasar Andir, Tegalega hingga Astanaanyar.

“Jadi tahun depan jalur yang akan diperbaiki tidak hanya jalur jalan dan sungai yang menyambung ke jalan nasional, tetapi juga jalan-jalan yang menghubungkan titik-titik perekonomian di Kota Bandung,” katanya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/pju-bandung-fecb_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Harga Ayam di Bandung Tembus Rp40 Ribu per Kg, Pemkot Telusuri Penyebabnya</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/28/harga-ayam-di-bandung-tembus-rp40-ribu-per-kg-pemkot-telusuri-penyebabnya</link>
      <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 17:11:33 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/28/harga-ayam-di-bandung-tembus-rp40-ribu-per-kg-pemkot-telusuri-penyebabnya</guid>
      <category>Harga ayam Bandung</category>
      <category>Harga ayam hari ini</category>
      <description>Harga ayam di Bandung menembus Rp40 ribu per kilogram. Pemkot Bandung turun tangan melacak penyebab kenaikan dan memastikan pasokan pangan tetap aman.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Ketersediaan bahan pangan di Kota Bandung secara umum masih berada dalam kondisi aman. 

Meski demikian, kenaikan harga daging ayam menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung karena komoditas tersebut banyak dikonsumsi masyarakat.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan ayam menjadi salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan paling signifikan. Harganya kini bahkan sudah melewati angka Rp40.000 per kilogram.

“Yang bermasalah saat ini harus diakui adalah harga daging ayam. Daging ayam ini penting karena daging ayam adalah sumber protein kedua terbesar untuk warga Kota Bandung setelah telur ayam,” ujar Farhan saat ditemui di Kelurahan Antapani Tengah, Kamis 27 Agustus 2026.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/28/pln-re-energize-gi-jampang-kulon-buka-ruang-pertumbuhan-ekonomi-selatan-sukabumi">Baca Juga : PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi Selatan Sukabumi</a></b>

Berbeda dengan ayam, harga telur disebut masih relatif terkendali. Farhan menduga persoalan distribusi dari tingkat hulu menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga ayam.

Pemkot Bandung pun mulai melakukan penelusuran terhadap rantai pasok. Farhan telah meminta Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) mencari tahu penyebab harga ayam bisa mengalami lonjakan.

“Saya sudah memerintahkan kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian untuk melacak kenapa daging ayam bisa naik sampai di atas harga Rp40.000,” katanya.

Lonjakan harga tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Farhan menyebut sebagian warga kini harus mengurangi frekuensi membeli ayam untuk konsumsi sehari-hari.

“Kelihatan banyak yang mengangguk-angguk di sini karena tiba-tiba yang biasanya tiap hari bisa makan ayam, sekarang seminggu tiga kali. Jadi kita akan upayakan supaya ayam bisa terjangkau lagi harganya,” ujarnya.

Untuk komoditas beras, Farhan memastikan stok masih mencukupi. Pemerintah juga memperhitungkan pasokan yang berada dalam tanggung jawab Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan beras bagi masyarakat.

“Sekitar 30 persen beras ini dijamin oleh Bulog akan bisa didapatkan untuk semua warga Kota Bandung. Tetapi jangan memilih kualitasnya. Kalau mau memilih kualitasnya, ikut mekanisme pasar,” jelas Farhan.

Selain mengandalkan pasokan Bulog, kebutuhan pangan warga Bandung juga dipenuhi dari luar daerah. Saat ini, terdapat sekitar 16 provinsi yang menjadi sumber pasokan berbagai komoditas pangan ke Kota Bandung.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/28/harmoni-wastra-nusantara-hadir-di-bandung-angkat-kekayaan-batik-hingga-produk-umkm">Baca Juga : Harmoni Wastra Nusantara Hadir di Bandung, Angkat Kekayaan Batik hingga Produk UMKM</a></b>

“Pasokan-pasokan lainnya dari luar kota ada 16 provinsi yang memasok ke Kota Bandung, yang sekarang agak tersendat hanya masalah daging ayam saja,” katanya.

Sementara untuk daging sapi, Pemkot Bandung akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong peningkatan pasokan domestik. Farhan mengungkapkan ketergantungan terhadap impor masih sangat tinggi, mencapai sekitar 98 persen dari kebutuhan daging sapi di Kota Bandung.

“Kalau pangan lainnya, seperti arahan Presiden, kita akan membantu mendorong agar yang namanya daging sapi tidak impor lagi,” tuturnya.

Pemkot Bandung memastikan pemantauan terhadap harga dan stok pangan akan terus dilakukan. Perhatian khusus diberikan kepada komoditas yang berkaitan erat dengan kebutuhan konsumsi dan pemenuhan gizi masyarakat, termasuk daging ayam yang saat ini harganya melonjak.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/telor-9afe_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jangan Lewatkan! Ribuan Lowongan Kerja Dibuka di Bandung Utara Hari Ini</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/28/jangan-lewatkan-ribuan-lowongan-kerja-dibuka-di-bandung-utara-hari-ini</link>
      <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 08:06:52 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/28/jangan-lewatkan-ribuan-lowongan-kerja-dibuka-di-bandung-utara-hari-ini</guid>
      <category>Job Fair Bandung 2026</category>
      <category>lowongan kerja Bandung</category>
      <category>Job Fair 2026</category>
      <description>Job Fair Bandung Utara 2026 menghadirkan 2.288 lowongan dari 25 perusahaan. Simak syarat, bidang kerja, dan tips pencari kerja sebelum datang.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Kabar baik bagi masyarakat yang sedang berburu pekerjaan. Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung kembali menggelar Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 untuk mempertemukan pencari kerja dengan berbagai perusahaan.

Kali ini, Job Fair menyambangi kawasan Bandung Utara dan digelar pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Graha Sanusi, Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipati Ukur, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Sebanyak 25 perusahaan ikut ambil bagian dengan menyediakan total 2.288 lowongan pekerjaan. Kesempatan tersebut terbuka untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMP, SMA, SMK, Diploma, S1 hingga S2.

Pelaksanaan Job Fair tahun ini menggunakan konsep jemput bola dengan membaginya ke sejumlah wilayah Kota Bandung. Langkah tersebut dilakukan agar akses masyarakat terhadap informasi dan peluang kerja semakin merata.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/28/pln-re-energize-gi-jampang-kulon-buka-ruang-pertumbuhan-ekonomi-selatan-sukabumi">Baca Juga : PLN Re-Energize GI Jampang Kulon, Buka Ruang Pertumbuhan Ekonomi Selatan Sukabumi</a></b>

Pengantar Kerja Pertama Disnaker Kota Bandung, Rahmi Fauziah, mengatakan pencari kerja harus memanfaatkan kesempatan yang tersedia dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Bagus sih, biar merata ya. Jadi, para pencari kerja itu harus siap-siap,” ujar Rahmi.

Menurut Rahmi, posisi marketing dan sales menjadi salah satu bidang yang cukup banyak membutuhkan tenaga kerja. Selain menyiapkan CV dan dokumen, pencari kerja juga perlu memperhatikan sikap saat mengikuti proses rekrutmen.

“Attitude dulu kali ya. Itu harus. Karena kalau kita siap segala macamnya, perusahaan juga bisa melihat, ini anak potensinya besar, serius,” ungkapnya.

Rahmi juga meminta pencari kerja tidak mudah berkecil hati ketika belum memenuhi seluruh kualifikasi. Kesungguhan dan semangat tetap menjadi modal penting dalam mencari pekerjaan.

“Jangan kecil hati. Dengan ikhtiar, kita serius, kita punya semangat, insya Allah ada rezekinya,” tutur Rahmi Fauziah.

Fungsional Ahli Pertama Pengantar Kerja Disnaker Kota Bandung, Cahyadi Maulana, S.M., menjelaskan bahwa persyaratan setiap lowongan berbeda sesuai kebutuhan perusahaan.

“Untuk kualifikasi pendidikan ataupun pengalaman, itu kembali lagi kepada kebutuhan dari masing-masing perusahaan. Jadi, tidak semua perusahaan membutuhkan kualifikasi yang sama,” ujar Cahyadi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/28/harmoni-wastra-nusantara-hadir-di-bandung-angkat-kekayaan-batik-hingga-produk-umkm">Baca Juga : Harmoni Wastra Nusantara Hadir di Bandung, Angkat Kekayaan Batik hingga Produk UMKM</a></b>

Peluang juga tersedia bagi lulusan SMA, SMK, Diploma maupun fresh graduate. Cahyadi mengingatkan agar pencari kerja tidak minder karena belum memiliki pengalaman, sekaligus melengkapi profil di aplikasi NEW BIMMA dengan data, sertifikat, dan pengalaman yang relevan.

“Bagi fresh graduate yang belum mempunyai pengalaman kerja, jangan berkecil hati. Yang penting punya kemauan, punya minat, serius, dan mau terus belajar. Itu bisa menjadi potensi yang dilihat oleh perusahaan,” tutur Cahyadi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/job-fair-future-connect-2026-9776_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Jangan Kaget Jika Internet Gangguan, Kabel Udara Bandung Mulai Dipindahkan ke Bawah Tanah</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/27/jangan-kaget-jika-internet-gangguan-kabel-udara-bandung-mulai-dipindahkan-ke-bawah-tanah</link>
      <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 09:06:55 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/27/jangan-kaget-jika-internet-gangguan-kabel-udara-bandung-mulai-dipindahkan-ke-bawah-tanah</guid>
      <description>Pemkot Bandung telah menurunkan kabel udara di 42 ruas jalan hingga Agustus 2026. Target 85 ruas dan sejumlah jalan utama menyusul.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Penataan jaringan telekomunikasi di Kota Bandung memasuki tahap lanjutan. 

Pemerintah Kota Bandung terus memindahkan kabel udara ke jaringan bawah tanah demi menciptakan tata kota yang lebih rapi sekaligus memperbaiki pengelolaan infrastruktur telekomunikasi.

Sampai Agustus 2026, pekerjaan tersebut telah rampung di 42 ruas jalan. Jumlah itu menjadi bagian dari target besar Pemkot Bandung untuk menyelesaikan penataan kabel pada 85 ruas sepanjang tahun ini.

Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Kota Bandung, Indra Arief Budyana, mengatakan proses penataan masih berjalan dan akan menyasar ruas-ruas berikutnya secara bertahap.

“Sekarang sudah selesai 42 ruas jalan. Minggu ini dilanjutkan ke Jalan Karapitan. Untuk tahap kedua, 45 ruas jalan ditargetkan selesai minggu ini,” ujar Indra di Balai Kota Bandung, Senin 24 Agustus 2026.
<b>
Dimulai dari Jalan Merdeka</b>

Program pemindahan kabel tersebut mulai dikerjakan sejak 2 Juni 2026. Jalan Merdeka menjadi titik awal sebelum pekerjaan diperluas ke berbagai kawasan lain.

Sejumlah ruas yang telah masuk dalam pekerjaan antara lain Jalan Wastukancana, Aceh, Perintis Kemerdekaan, Tamblong, Lembong, Lengkong Kecil, Lengkong Besar, Manado, Tongkeng, Gudang Utara, Gudang Selatan, Cimanuk hingga Cilaki.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/27/bandung-great-sale-2026-raup-rp152-miliar-pengunjung-terdeteksi-17651-orang">Baca Juga : Bandung Great Sale 2026 Raup Rp1,52 Miliar, Pengunjung Terdeteksi 17.651 Orang</a></b>

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bandung menugaskan PT Bandung Infra Investama (BII). Infrastruktur saluran bawah tanah harus dipastikan siap terlebih dahulu sebelum kabel telekomunikasi dipindahkan.

Namun, proses tersebut tidak selalu berjalan tanpa hambatan. Salah satu persoalan yang muncul adalah kesiapan operator telekomunikasi untuk memindahkan jaringan setelah saluran bawah tanah tersedia.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, operator memiliki waktu maksimal tiga bulan untuk memindahkan kabel setelah infrastruktur pengendalian selesai dibangun.

“Setelah selesai infrastrukturnya, tiga bulan harus turun. Jadi operator punya waktu tiga bulan untuk menurunkan kabel. Karena mungkin start-nya kurang pas, banyak yang kejar-kejaran,” ungkapnya.

<b>Sambungan Pelanggan Jadi Tantangan</b>

Indra mengatakan, persoalan teknis di lapangan juga berkaitan dengan kesiapan sambungan pelanggan. Tidak seluruh koneksi dapat langsung dipindahkan bersamaan dengan proses pengendalian kabel.

Dalam kondisi tertentu, operator membutuhkan tambahan waktu sekitar satu hingga dua hari untuk memastikan sambungan pelanggan kembali terhubung setelah pekerjaan dilakukan.

Untuk meminimalkan persoalan tersebut, Diskominfo bersama BII terus melakukan komunikasi dengan para operator. Pemberitahuan mengenai ruas yang masuk program bahkan telah dilakukan jauh sebelum pekerjaan dimulai.

“Pemberitahuannya minimal dua minggu sebelum pelaksanaan sudah kami layangkan. Sebenarnya dari tahun sebelumnya, dari November 2025, ruas-ruas jalan yang akan diturunkan sudah diberitahukan,” jelasnya.

<b>September Sasar Jalan Panjang dan Padat</b>

Memasuki September, tantangan penataan kabel diperkirakan semakin besar. Sebab, pekerjaan akan masuk ke sejumlah ruas jalan yang lebih panjang sekaligus memiliki aktivitas lalu lintas dan aktivitas masyarakat yang tinggi.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/27/kolaborasi-itb-dan-komunitas-masagi-cibogo-ubah-limbah-botol-pet-menjadi-produk-kreatif-3d-printing">Baca Juga : Kolaborasi ITB dan Komunitas Masagi Cibogo Ubah Limbah Botol PET Menjadi Produk Kreatif 3D Printing</a></b>

Jalan Gatot Subroto, Ahmad Yani, dan Sudirman menjadi beberapa ruas yang dijadwalkan masuk dalam tahap berikutnya.

“Bulan September mungkin banyak ruas-ruas yang panjang seperti Gatot Subroto, Ahmad Yani, Sudirman. Selain panjang, lebih dari tiga kilometer, juga banyak keramaian,” ujarnya.

Karakteristik jalan tersebut membuat proses pekerjaan membutuhkan persiapan lebih matang. Pemkot Bandung perlu memastikan penataan kabel tidak menimbulkan gangguan besar terhadap mobilitas warga.

Karena itu, Diskominfo akan melibatkan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta unsur kewilayahan untuk mengatur pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
<b>
Cihampelas Juga Segera Ditangani</b>

Setelah Jalan Karapitan, pekerjaan berikutnya akan bergerak menuju Jalan Cihampelas. Penataan kemudian akan dilanjutkan ke sejumlah ruas strategis lainnya.

Indra menyebut kawasan dengan jumlah pelanggan internet yang tinggi memiliki tingkat kompleksitas lebih besar. Banyaknya sambungan pelanggan di sepanjang jalan membuat proses pemindahan jaringan harus dilakukan secara cermat.

“Karapitan cukup panjang. Kemudian minggu depan Cihampelas. Ke depannya ada Jalan Sudirman dan Gatot Subroto. Itu yang rawan karena kiri kanannya sudah banyak pelanggan internet,” katanya.

<b>Pelanggan Diminta Bersiap</b>

Pemkot Bandung juga meminta masyarakat, terutama pelaku usaha dan pelanggan yang sangat bergantung pada koneksi internet, tidak menunggu sampai pekerjaan dimulai untuk memastikan jaringan mereka aman.

Pelanggan disarankan segera menghubungi ISP masing-masing agar proses pemindahan sambungan dapat dilakukan lebih awal.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/26/honor-tour-singgah-di-bandung-hadirkan-ekosistem-gadget-tangguh-dukung-semangat-kota-kreatif">Baca Juga : Honor Tour Singgah di Bandung, Hadirkan Ekosistem Gadget Tangguh Dukung Semangat ‘Kota Kreatif’</a></b>

“Untuk masyarakat segera kontak operator atau ISP-nya untuk siap-siap. Kalau ada pengendalian, agar disambungkan terlebih dahulu. Jangan menunggu pengendalian baru disambungkan,” katanya.

Bagi pelaku usaha yang tidak bisa mengambil risiko kehilangan koneksi, Indra juga menyarankan menyiapkan akses internet alternatif seperti modem sebagai langkah antisipasi.

“Jangan sampai terutama usaha mengalami kekosongan internet. Jangan sampai internet mati,” imbaunya.

Dengan 42 ruas yang telah selesai dan 43 ruas lainnya yang masih menjadi bagian dari target 2026, Pemkot Bandung kini memasuki fase penataan yang lebih kompleks. Keberhasilan program tersebut akan sangat bergantung pada koordinasi pemerintah, operator telekomunikasi, pelaku usaha, dan masyarakat pengguna layanan internet.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/kabel-bawah-tanah-2808_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Proyek BRT Picu Macet, Farhan Janji Pengerjaan Lebih Cepat dan Rapi</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/22/proyek-brt-picu-macet-farhan-janji-pengerjaan-lebih-cepat-dan-rapi</link>
      <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 08:27:07 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginanjar]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/22/proyek-brt-picu-macet-farhan-janji-pengerjaan-lebih-cepat-dan-rapi</guid>
      <category>brt</category>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <description>Kemacetan yang muncul akibat pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di sejumlah ruas jalan Kota Bandung mendapat perhatian Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kemacetan yang muncul akibat pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di sejumlah ruas jalan Kota Bandung mendapat perhatian Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Ia meminta maaf kepada masyarakat yang terdampak dan memastikan proyek transportasi massal tersebut tetap berjalan hingga selesai.

<p class="isSelectedEnd">Farhan mengatakan, gangguan lalu lintas selama pengerjaan BRT memang tidak dapat diabaikan. Pemerintah Kota Bandung telah menerima sejumlah laporan dari masyarakat dan mencatat persoalan kemacetan tersebut sejak 14 Agustus 2026.

<p class="isSelectedEnd">"Saya dapat laporan tertulis. Keluhan-keluhan macet ini memang sudah kita deteksi sejak 14 Agustus yang lalu. Ada berbagai alasan dari kontraktor, tetapi buat saya itu bukan alasan. Yang paling penting adalah bagaimana BRT ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi warga Bandung," ujar Farhan dalam keterangan persnya.

<p class="isSelectedEnd">Dia menilai berbagai persoalan yang muncul selama pembangunan tidak boleh membuat tujuan utama proyek tersebut terabaikan. Menurut Farhan, BRT harus mampu menghadirkan perubahan terhadap kualitas transportasi publik dan memberi keuntungan nyata bagi warga.

<p class="isSelectedEnd">Farhan juga menyadari citra proyek BRT saat ini belum baik di tengah masyarakat. Kondisi itu, kata dia, menjadi tantangan yang harus dijawab pemerintah melalui pengawasan pembangunan yang lebih ketat.

<p class="isSelectedEnd">"Sekarang terus terang, mohon maaf pisan, BRT ini masih terpersepsikan sangat negatif di mata warga Bandung. Untuk itu saya berkomitmen sebagai wali kota akan bekerja keras bersama-sama memastikan proses perencanaan, pembangunan, dan pemanfaatan BRT ini memberikan manfaat yang sangat baik bagi seluruh warga Kota Bandung," katanya.

<p class="isSelectedEnd">Sejumlah pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan koridor BRT masih berlangsung. Dinas Perhubungan Kota Bandung melakukan pembenahan pada bagian trotoar dan median jalan yang masuk dalam jalur BRT. Aktivitas konstruksi di lokasi tersebut kemudian berdampak pada kelancaran arus kendaraan.

<p class="isSelectedEnd">Untuk mengurangi dampak terhadap pengguna jalan, Farhan meminta pekerjaan dilakukan dengan cepat sekaligus tetap mengutamakan keselamatan.

<p class="isSelectedEnd">"Saya mohon maaf sekali karena menimbulkan kemacetan, tetapi saya akan pastikan pengerjaannya cepat, rapi, dan tidak menimbulkan kecelakaan," tuturnya.

<p class="isSelectedEnd">Pembangunan BRT Bandung secara keseluruhan ditargetkan selesai pada 2027. Setelah seluruh pekerjaan konstruksi berakhir, sistem tersebut diharapkan dapat beroperasi tanpa lagi menimbulkan gangguan akibat aktivitas pembangunan.

<p class="isSelectedEnd">Jaringan BRT nantinya mencakup sejumlah kawasan utama Kota Bandung. Salah satu lintasan akan melewati Alun-alun Bandung, Jalan Sudirman, Rajawali, kawasan Stasiun Bandung, Otista, Tegalega, kemudian kembali menuju pusat kota.

<p class="isSelectedEnd">Lintasan lain dirancang menghubungkan Alun-alun Bandung dengan Banceuy, Jalan Ahmad Yani, Kiaracondong, Jalan Jakarta, Simpang Lima, Asia Afrika, dan kembali ke Alun-alun.

<p class="isSelectedEnd">Untuk mendukung kelancaran layanan, beberapa ruas akan memiliki <em>dedicated lane</em>. Jalur khusus tersebut dilengkapi separator sehingga kendaraan BRT memperoleh ruang tersendiri dan mendapat prioritas dalam perjalanan.

<p class="isSelectedEnd">Farhan tidak ingin pengawasan pembangunan hanya dilakukan pemerintah. Ia justru mengajak masyarakat dan media untuk ikut memantau pekerjaan di lapangan. Setiap gangguan maupun persoalan yang ditemukan diminta segera dilaporkan.

<p class="isSelectedEnd">"Kalau ada kemacetan atau hal-hal yang tidak memuaskan, laporkan segera. Boleh ke 112, boleh melalui media sosial. Teman-teman wartawan juga silakan mengawasi. Kami membutuhkan bantuan masyarakat untuk memastikan pembangunan BRT ini memberikan manfaat untuk semua orang," katanya.

<p class="isSelectedEnd">Bagi Farhan, pembangunan BRT merupakan tahap awal dari rencana besar transportasi massal Bandung. Jika sistem tersebut nantinya berjalan dengan baik, pemerintah memiliki agenda lanjutan untuk mengembangkan transportasi berbasis rel ringan atau <em>Light Rail Transit</em> (LRT).

"Karena ada mimpi berikutnya, yaitu LRT. Tapi itu nanti. Yang sekarang kita fokus memastikan BRT berjalan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya. ***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/brt-farhan-159d_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Macet Gegara BRT Bikin Warga Resah, Farhan Akhirnya Buka Suara dan Janjikan Ini</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/21/macet-gegara-brt-bikin-warga-resah-farhan-akhirnya-buka-suara-dan-janjikan-ini</link>
      <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 18:15:16 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/21/macet-gegara-brt-bikin-warga-resah-farhan-akhirnya-buka-suara-dan-janjikan-ini</guid>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta maaf atas kemacetan proyek BRT. Pembangunan ditargetkan rampung 2027 dan dilanjutkan menuju rencana LRT.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Kemacetan yang muncul di sejumlah ruas jalan Kota Bandung selama pengerjaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Farhan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan lalu lintas yang terjadi. Meski menuai keluhan, ia menegaskan pembangunan sistem transportasi massal tersebut tetap harus berjalan hingga selesai dan menghasilkan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga.

Menurut Farhan, Pemkot Bandung telah menerima laporan mengenai kemacetan yang berkaitan dengan pekerjaan konstruksi BRT. Keluhan tersebut, kata dia, sebenarnya sudah teridentifikasi sejak pertengahan Agustus.

"Saya dapat laporan tertulis. Keluhan-keluhan macet ini memang sudah kita deteksi sejak 14 Agustus yang lalu. Ada berbagai alasan dari kontraktor, tetapi buat saya itu bukan alasan. Yang paling penting adalah bagaimana BRT ini benar-benar bisa memberikan manfaat bagi warga Bandung," ujar Farhan saat ditemui usai kegiatan Bandung Great Sale 2026 di Laswi Heritage, Jumat 21 Agustus 2026.

Farhan Akui Citra BRT Masih Negatif

Farhan tidak menampik bahwa pembangunan BRT saat ini belum mendapatkan respons positif dari seluruh masyarakat. Gangguan lalu lintas selama pengerjaan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi persepsi warga.

Karena itu, ia menyatakan akan terlibat dalam pengawasan proses pembangunan, mulai dari tahapan perencanaan hingga nantinya sistem tersebut digunakan masyarakat.

"Sekarang terus terang, mohon maaf pisan, BRT ini masih terpersepsikan sangat negatif di mata warga Bandung. Untuk itu saya berkomitmen sebagai wali kota akan bekerja keras bersama-sama memastikan proses perencanaan, pembangunan, dan pemanfaatan BRT ini memberikan manfaat yang sangat baik bagi seluruh warga Kota Bandung," katanya.

Saat ini, sejumlah pekerjaan masih dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung, terutama pada bagian trotoar dan median jalan yang berada di sepanjang jalur koridor BRT.

Pekerjaan tersebut berdampak pada kapasitas jalan sehingga menimbulkan perlambatan arus kendaraan di beberapa lokasi.

Meski demikian, Farhan meminta pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan kecepatan penyelesaian, kerapian, serta keselamatan pengguna jalan.

"Saya mohon maaf sekali karena menimbulkan kemacetan, tetapi saya akan pastikan pengerjaannya cepat, rapi, dan tidak menimbulkan kecelakaan," tuturnya.

BRT Ditargetkan Rampung pada 2027

Pemkot Bandung menargetkan keseluruhan pembangunan sistem BRT dapat diselesaikan pada 2027. Setelah konstruksi selesai, layanan BRT diharapkan dapat berjalan secara penuh tanpa kembali mengganggu lalu lintas akibat pekerjaan pembangunan.

Rute utama yang direncanakan akan melewati sejumlah kawasan penting Kota Bandung. Koridor tersebut menghubungkan Alun-alun Bandung, Jalan Sudirman, Rajawali, Stasiun Bandung, Otista, Tegalega, kemudian kembali menuju pusat kota.

Koridor lainnya dirancang melewati Alun-alun, Banceuy, Ahmad Yani, Kiaracondong, Jalan Jakarta, Simpang Lima, Asia Afrika, sebelum kembali ke kawasan Alun-alun.

Di beberapa ruas, BRT akan memiliki jalur khusus atau dedicated lane. Jalur tersebut nantinya dipisahkan menggunakan separator sehingga bus mendapatkan prioritas ketika beroperasi.

Warga Diminta Ikut Mengawasi

Farhan juga membuka ruang bagi masyarakat untuk turut mengawasi pembangunan BRT. Setiap persoalan di lapangan, termasuk kemacetan maupun pekerjaan yang dinilai mengganggu, diminta segera dilaporkan kepada pemerintah.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat 112 maupun kanal media sosial resmi pemerintah. Media massa juga diminta aktif memberikan informasi mengenai kondisi pembangunan.

"Kalau ada kemacetan atau hal-hal yang tidak memuaskan, laporkan segera. Boleh ke 112, boleh melalui media sosial. Teman-teman wartawan juga silakan mengawasi. Kami membutuhkan bantuan masyarakat untuk memastikan pembangunan BRT ini memberikan manfaat untuk semua orang," katanya.

BRT Jadi Tahap Awal Menuju LRT

Farhan menyebut pembangunan BRT bukan merupakan tujuan akhir dari pengembangan transportasi publik Bandung.

Dalam jangka panjang, Pemkot Bandung memiliki visi untuk menghadirkan sistem transportasi berbasis rel ringan atau Light Rail Transit (LRT).

Namun, rencana tersebut masih berada pada tahap berikutnya. Untuk saat ini, pemerintah akan memusatkan perhatian pada penyelesaian pembangunan serta memastikan BRT dapat beroperasi secara optimal.

"Karena ada mimpi berikutnya, yaitu LRT. Tapi itu nanti. Yang sekarang kita fokus memastikan BRT berjalan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Dengan target penyelesaian pada 2027, Pemkot Bandung berharap gangguan yang dirasakan warga selama fase konstruksi dapat terbayar dengan hadirnya sistem transportasi massal yang lebih terintegrasi dan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/brt-proyek-bandung-e999_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Bandung Great Sale 2026 Resmi Dimulai di Laswi Heritage, Diskon hingga 80 Persen Menanti</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/21/bandung-great-sale-2026-resmi-dimulai-di-laswi-heritage-diskon-hingga-80-persen-menanti</link>
      <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 16:12:06 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/21/bandung-great-sale-2026-resmi-dimulai-di-laswi-heritage-diskon-hingga-80-persen-menanti</guid>
      <category>Bandung Great Sale 2026</category>
      <category>BGS 2026</category>
      <category>diskon Bandung</category>
      <description>Bandung Great Sale 2026 resmi digelar di Laswi Heritage. Ada 171 pelaku usaha, diskon hingga 80 persen, promo transportasi dan flash sale.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM – </b>Bandung kembali menggelar pesta belanja tahunan. Bandung Great Sale (BGS) 2026 resmi dibuka di kawasan Laswi Heritage, Kota Bandung, Jumat (21/8/2026).

Ada yang berbeda dari pelaksanaan tahun ini. Jika sebelumnya BGS digelar di pusat perbelanjaan modern, kali ini pemerintah kota memilih kawasan heritage sebagai lokasi utama. 

Laswi Heritage menjadi ruang pertemuan antara bangunan bersejarah, pelaku usaha, komunitas, dan industri kreatif Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut pemilihan lokasi tersebut bukan sekadar persoalan tempat, tetapi juga menjadi gambaran bagaimana identitas masa lalu dapat berjalan beriringan dengan kreativitas masa kini.

“Pagi ini kita resmikan Bandung Great Sale yang pertama kalinya digelar di Laswi Heritage yang merupakan properti milik KAI. Ini properti yang sangat bersejarah karena banyak gedung dan area heritage yang digabungkan dengan bentuk kreativitas yang luar biasa,” ujar Farhan.

Menurut Farhan, Laswi Heritage bukan tempat baru bagi kegiatan kreatif. Kawasan tersebut pernah digunakan untuk kegiatan ekonomi kreatif pada 2017. 

Setelah hampir sembilan tahun, ruang tersebut dinilai semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu titik aktivitas publik di Bandung.

“Ini karakteristik Kota Bandung yang menunjukkan peninggalan masa lalu bisa berkolaborasi dengan kreativitas masa kini. Ini keren pisan,” katanya.

Bukan Cuma Kuliner dan Fesyen

Bandung Great Sale 2026 juga menunjukkan semakin luasnya sektor kreatif yang berkembang di Kota Bandung.

Selain produk fesyen dan kuliner, penyelenggaraan tahun ini turut melibatkan komunitas serta pelaku modifikasi otomotif.

“Sekarang kita masih bisa bikin event bahkan lebih dahsyat lagi. Kreativitasnya sudah macam-macam, tidak hanya fesyen dan kuliner, tapi juga sudah mulai masuk ke modifikasi otomotif dan komunitas,” ungkapnya.

Pemkot Bandung juga mendorong pengunjung memanfaatkan pembayaran digital selama acara berlangsung. Sistem transaksi menggunakan QRIS yang didukung Bank bjb disiapkan untuk memberikan kemudahan sekaligus keamanan dalam bertransaksi.

Farhan menilai event tersebut dapat menjadi salah satu sarana memperkuat posisi Bandung sebagai kota tujuan wisata belanja. Menurutnya, kekuatan Bandung bukan hanya pada produk yang dijual, tetapi juga pada komunitas dan kreativitas yang menjadi pembeda.

“Kita harus secara konsisten menunjukkan kepada dunia luar bahwa Bandung adalah kota tujuan belanja yang punya nilai tambah. Nilai tambahnya adalah komunitas dan kreativitas. Ini bagian dari upaya memastikan Kota Bandung terdengar di mana-mana dengan branding sebagai kota tujuan belanja paling menyenangkan,” tuturnya.

171 Pelaku Usaha Ikut Meramaikan

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan BGS 2026 merupakan puncak dari rangkaian Bulan Belanja Bandung.

Program tersebut sebelumnya telah berlangsung melalui Pasar Kreatif Bandung sejak 8 Juni hingga 9 Agustus 2026.

“Ini merupakan rangkaian dari Bulan Belanja Bandung. Puncaknya adalah Bandung Great Sale dan di Laswi Heritage ada 171 pelaku usaha yang terdiri dari sektor fesyen, kuliner, kerajinan, termasuk komunitas,” ujar Ronny.

Ratusan peserta tersebut tidak langsung masuk dalam agenda. Produk dan pelaku usaha terlebih dahulu melalui proses kurasi agar barang yang ditawarkan dapat merepresentasikan produk unggulan Kota Bandung.

Penyelenggaraan BGS juga diarahkan untuk memberikan efek ekonomi yang lebih besar, terutama melalui peningkatan transaksi sekaligus kunjungan wisatawan.

“Target utamanya tentu meningkatkan perputaran ekonomi di Kota Bandung serta kunjungan wisata dan belanja ke Kota Bandung. Targetnya tentunya lebih besar daripada tahun kemarin,” katanya.

Ada Diskon Transportasi Menuju Bandung

Untuk mendukung peningkatan jumlah pengunjung, penyelenggara menggandeng sejumlah pihak dalam menyediakan promo perjalanan menuju Kota Bandung.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan KCIC memberikan potongan harga perjalanan bagi masyarakat yang hendak datang ke Bandung. Sementara Gojek menyediakan program promosi bagi pengguna layanan transportasi daring.

Pemkot Bandung melalui Dinas Perhubungan juga menyiapkan 12 unit Bus Bandros yang akan singgah di Laswi Heritage.

Pengunjung yang menggunakan Bus Bandros menuju lokasi BGS berkesempatan memperoleh potongan harga hingga 50 persen.

“Semua dukungan yang diberikan ini untuk meningkatkan kenyamanan dan kunjungan masyarakat ke Bandung Great Sale,” ujar Ronny.

Diskon Tenant hingga 80 Persen

BGS 2026 berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Selama event berlangsung, pengunjung dapat menemukan berbagai penawaran dari sektor ritel, kuliner, restoran, kafe, hingga hotel.

Potongan harga yang ditawarkan sejumlah tenant bahkan mencapai 80 persen.

Panitia juga menyiapkan program khusus berupa flash sale. Program tersebut digelar pada pukul 19.00 WIB selama 21 menit 6 detik.

Durasi tersebut dibuat mengikuti momentum Hari Jadi ke-216 Kota Bandung, sehingga menjadi salah satu agenda yang diharapkan mampu menarik perhatian pengunjung.

Dengan menggabungkan promo belanja, produk kreatif, komunitas, kuliner, transportasi, serta suasana kawasan heritage, Bandung Great Sale 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda diskon tahunan, tetapi juga memperkuat citra Bandung sebagai destinasi belanja dan ekonomi kreatif yang memiliki karakter berbeda.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/farhan-sale-46cb_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Cimahi Macet Parah, Proyek Underpass Gatsu dan Perbaikan Jembatan Pemkot Jadi Sorotan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/20/cimahi-macet-parah-proyek-underpass-gatsu-dan-perbaikan-jembatan-pemkot-jadi-sorotan</link>
      <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 11:30:10 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/20/cimahi-macet-parah-proyek-underpass-gatsu-dan-perbaikan-jembatan-pemkot-jadi-sorotan</guid>
      <category>Cimahi macet parah</category>
      <category> macet Cimahi hari ini</category>
      <category> Cimahi Bandung macet</category>
      <category> Underpass Gatot Subroto</category>
      <category> proyek Underpass Gatsu Cimahi</category>
      <category> Jembatan Pemkot Cimahi</category>
      <category> kemacetan Cimahi</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Kemacetan cukup parah terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi Jawa Barat. Kepadatan kendaraan terjadi di beberapa titik yang mengarah menuju Cimahi</description>
      <content:encoded><![CDATA[<p data-start="89" data-end="333" class="PDq2pG_selectionAnchorContainer"><b>TERASBANDUNG.COM -</b> Kemacetan cukup parah terjadi di sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi, Jawa Barat. Kepadatan kendaraan terjadi di beberapa titik yang mengarah menuju <span data-start="250" data-end="275" style="">Cimahi maupun Bandung</span>, terutama akibat adanya sejumlah pekerjaan infrastruktur.<span aria-hidden="true" class="PDq2pG_selectionAnchor"></span>




<p data-start="335" data-end="565">Salah satu proyek yang berdampak terhadap arus lalu lintas adalah <span data-start="401" data-end="465">pembangunan Underpass Gatot Subroto (Gatsu) di kawasan Baros</span>. Selain itu, <span data-start="479" data-end="515">perbaikan Jembatan Pemkot Cimahi</span> juga turut memengaruhi kelancaran arus kendaraan.

<b>Proyek Underpass Gatsu Picu Pengalihan Arus</b>




<p data-start="615" data-end="820">Pembangunan Underpass Gatot Subroto membuat sejumlah ruas jalan mengalami perubahan pola lalu lintas. Penutupan sebagian akses di sekitar lokasi proyek membuat kendaraan harus menggunakan jalur alternatif.




<p data-start="822" data-end="990">Kondisi tersebut menyebabkan volume kendaraan berpindah ke sejumlah ruas lain. Jalur alternatif yang seharusnya menjadi pilihan pengendara pun ikut mengalami kepadatan.




<p data-start="992" data-end="1129">Beberapa kawasan yang terdampak di antaranya ruas menuju <span data-start="1049" data-end="1128">Jalan Amir Machmud, Baros, Pasirkumeli hingga sejumlah akses menuju Bandung</span>.




<p data-start="1131" data-end="1242">Pengendara yang melintas pada jam sibuk harus bersiap menghadapi waktu tempuh yang lebih panjang dari biasanya.

<b>Perbaikan Jembatan Pemkot Cimahi Ikut Berdampak</b>




<p data-start="1296" data-end="1449">Selain proyek underpass, pekerjaan <span data-start="1331" data-end="1367">perbaikan Jembatan Pemkot Cimahi</span> juga membuat arus kendaraan di sekitar kawasan tersebut tidak seoptimal biasanya.




<p data-start="1451" data-end="1640">Kombinasi kedua pekerjaan infrastruktur tersebut membuat distribusi kendaraan di Kota Cimahi semakin padat. Kendaraan dari berbagai arah bertemu di sejumlah ruas yang kapasitasnya terbatas.




<p data-start="1642" data-end="1727">Situasi semakin terasa pada pagi dan sore hari ketika aktivitas masyarakat meningkat.

<b>Pengendara Diminta Siapkan Waktu Lebih</b>




<p data-start="1772" data-end="1893">Masyarakat yang hendak bepergian dari Cimahi menuju Bandung maupun sebaliknya diimbau mengantisipasi kondisi lalu lintas.




<p data-start="1895" data-end="2052">Pengendara disarankan berangkat lebih awal, mengikuti rambu dan arahan petugas di lapangan, serta mempertimbangkan jalur alternatif sesuai tujuan perjalanan.




<p data-start="2054" data-end="2338">Kemacetan yang terjadi diharapkan hanya menjadi dampak sementara selama pengerjaan proyek berlangsung. Setelah pembangunan Underpass Gatot Subroto rampung, infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kelancaran lalu lintas dan mengurangi kepadatan di kawasan Cimahi.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/cimahi-e795_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Polisi Amankan 3 Tersangka Kerusuhan Karnaval HUT RI ke-81 di Cicalengka dalam 6 Jam</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/18/polisi-amankan-3-tersangka-kerusuhan-karnaval-hut-ri-ke-81-di-cicalengka-dalam-6-jam</link>
      <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 10:20:24 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Ginevara]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/18/polisi-amankan-3-tersangka-kerusuhan-karnaval-hut-ri-ke-81-di-cicalengka-dalam-6-jam</guid>
      <category> Kapolsek Cicalengka dikeroyok</category>
      <category> karnaval HUT RI ke-81 Cicalengka</category>
      <category>karnaval Cicalengka ricuh</category>
      <description>TERASBANDUNG.COM Satreskrim Polresta Bandung bersama Unit Reskrim Polsek Cicalengka berhasil mengamankan tiga tersangka terkait aksi kerusuhan yang terjadi saat karnaval </description>
      <content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><b>TERASBANDUNG.COM - </b>Satreskrim Polresta Bandung bersama Unit Reskrim Polsek Cicalengka berhasil mengamankan tiga tersangka terkait aksi kerusuhan yang terjadi saat karnaval memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

<p class="isSelectedEnd">Ketiga tersangka diamankan polisi dalam waktu kurang lebih enam jam setelah insiden kerusuhan yang terjadi pada Senin (17/8/2026).

<p class="isSelectedEnd"><b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/18/karnaval-hut-ke-81-ri-di-cicalengka-ricuh-kapolsek-hingga-camat-diserang-pelaku-ditangkap-kurang-dari-6-jam">Baca Juga : Karnaval HUT ke-81 RI di Cicalengka Ricuh, Kapolsek hingga Camat Diserang, Pelaku Ditangkap Kurang dari 6 Jam</a></b>

<p class="isSelectedEnd"><b>Tiga Tersangka Diamankan Polisi</b>

<p class="isSelectedEnd">Langkah cepat dilakukan jajaran kepolisian setelah kericuhan terjadi di tengah pelaksanaan karnaval HUT RI ke-81.

<p class="isSelectedEnd">Satreskrim Polresta Bandung bersama Unit Reskrim Polsek Cicalengka langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kerusuhan.

<p class="isSelectedEnd">Hasil penyelidikan tersebut berujung pada diamankannya tiga orang yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

<p class="isSelectedEnd"><b>Kericuhan Karnaval Sempat Viral</b>

<p class="isSelectedEnd">Kericuhan tersebut sempat terekam dalam video dan beredar di media sosial.

<p class="isSelectedEnd">Peristiwa terjadi ketika petugas berupaya melakukan penertiban di tengah kegiatan karnaval. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi kekerasan.

<p class="isSelectedEnd">Dalam insiden tersebut, sejumlah unsur pimpinan Kecamatan Cicalengka dilaporkan menjadi korban saat berupaya mengendalikan situasi.

<p class="isSelectedEnd">Kapolsek Cicalengka Kompol Ade Rahmat dilaporkan mengalami luka pada bagian hidung. Selain itu, Danramil dan Camat Cicalengka juga disebut menjadi korban dalam kejadian tersebut.

<p class="isSelectedEnd"><b>Polisi Masih Dalami Peran Tersangka</b>

<p class="isSelectedEnd">Setelah mengamankan tiga tersangka, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing dalam kerusuhan.

<p class="isSelectedEnd">Penyidik juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti lainnya untuk mengungkap kronologi secara utuh.

<p class="isSelectedEnd">Penanganan cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap insiden yang terjadi di tengah kegiatan masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI.

<p class="isSelectedEnd">Polisi mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum.

<p class="isSelectedEnd">Kasus kerusuhan karnaval di Cicalengka tersebut kini masih dalam proses penyidikan.

Kata kunci SEO: kerusuhan karnaval Cicalengka, tiga tersangka Cicalengka, karnaval HUT RI ke-81, Polresta Bandung, Polsek Cicalengka, tersangka kerusuhan Cicalengka, Kapolsek Cicalengka, berita Cicalengka terbaru, Kabupaten Bandung, karnaval Cicalengka ricuh.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/3-pelaku-00e2_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Ada Penutupan Jalan di Bandung Hari Ini, Simak Rute Kirab Merah Putih dan Jamnya</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/17/ada-penutupan-jalan-di-bandung-hari-ini-simak-rute-kirab-merah-putih-dan-jamnya</link>
      <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 07:02:06 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/17/ada-penutupan-jalan-di-bandung-hari-ini-simak-rute-kirab-merah-putih-dan-jamnya</guid>
      <category>Penutupan jalan Bandung</category>
      <description>Sejumlah jalan di pusat Kota Bandung ditutup sementara pada 17 Agustus 2026. Simak rute kirab, jadwal acara HUT RI ke-81, dan jalur alternatif.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b style="font-size: 15px;">TERASBANDUNG.COM - </b><span style="font-size: 15px;">Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jawa Barat akan membawa perubahan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Bandung pada Senin (17/8/2026).

Rangkaian kegiatan yang berpusat di Gedung Sate tersebut meliputi kirab duplikat Bendera Merah Putih, upacara kemerdekaan, parade defile, hingga pengembalian bendera ke Bale Pakuan. Kondisi ini membuat pengguna jalan yang beraktivitas di kawasan pusat kota perlu menyesuaikan perjalanan.

Agenda pertama dimulai dengan kirab Merah Putih pada pukul 07.00-07.45 WIB. Rombongan menempuh jarak sekitar 3,5 kilometer dengan titik awal Bale Pakuan di Jalan Otto Iskandar Dinata dan berakhir di Gedung Sate.

</span><b style="font-size: 15px;">Rute Kirab Merah Putih Pagi</b><span style="font-size: 15px;">

Rombongan akan melintasi sejumlah ruas jalan berikut:

Jalan Otto Iskandar Dinata
Jalan Kebon Jukut
Jalan Perintis Kemerdekaan
Jalan Wastukencana
Jalan L.L.R.E Martadinata
Jalan Ir. H. Juanda
Jalan Diponegoro
Gedung Sate

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar, mengatakan ruas jalan yang menjadi jalur kirab akan diberlakukan penutupan sementara selama rombongan melintas.

Meski demikian, terdapat pengecualian di Jalan Wastukencana sisi Balaikota Bandung. Ruas tersebut tidak ditutup karena pada waktu yang bersamaan terdapat agenda peringatan HUT RI di kawasan Balaikota.

Jadwal Acara di Gedung Sate

Setibanya rombongan di Gedung Sate, rangkaian peringatan kemerdekaan berlanjut dengan upacara HUT ke-81 RI pada pukul 08.00 WIB.

Kemudian, masyarakat dapat menyaksikan parade defile yang dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.30 WIB. Pesertanya berasal dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Satpol PP hingga petugas penyapu jalan.

Agenda sore hari dimulai dengan upacara penurunan Bendera Merah Putih pada pukul 15.30 WIB. Dua jam kemudian, tepat pukul 17.00 WIB, kirab pengembalian duplikat Bendera Merah Putih menuju Bale Pakuan kembali digelar.

</span><b style="font-size: 15px;">Rute Kirab Sore</b><span style="font-size: 15px;">

Berbeda dengan perjalanan pagi, kirab pengembalian bendera menggunakan jalur lain. Rombongan akan bergerak dari Jalan Diponegoro menuju:

Jalan Sulanjana
Jalan Sawunggaling
Jalan Tamansari
Jalan Wastukencana
Jalan Padjadjaran
Jalan Cicendo
Jalan Kebonsirih
Bale Pakuan

Dengan adanya dua rangkaian kirab serta sejumlah agenda di Gedung Sate, pengguna kendaraan di pusat Kota Bandung disarankan memperhitungkan waktu perjalanan pada 17 Agustus.

Penutupan jalan bersifat sementara dan berkaitan dengan pergerakan rombongan kirab. Pengendara juga perlu mengantisipasi rekayasa lalu lintas yang mungkin diterapkan di sekitar jalur kegiatan.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki keperluan di kawasan tersebut, memilih jalur alternatif dapat menjadi opsi untuk menghindari potensi perlambatan arus lalu lintas.***</span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/penutupan-jalan-6c9c_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Unik, Not So Morning Club Ajak Anak Muda Kembali Berkain</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/16/rayakan-kemerdekaan-dengan-cara-unik-not-so-morning-club-ajak-anak-muda-kembali-berkain</link>
      <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 15:33:06 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/16/rayakan-kemerdekaan-dengan-cara-unik-not-so-morning-club-ajak-anak-muda-kembali-berkain</guid>
      <category>HUT RI 81</category>
      <category>Not So Morning Club</category>
      <category>Agustusan Bandung</category>
      <category>Budaya berkain</category>
      <description>Not So Morning Club menggelar Agustusan di Bandung dengan morning walk, lomba 17 Agustus, serta kampanye berkain untuk mengenalkan budaya Indonesia.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Semangat merayakan HUT ke-81 Republik Indonesia hadir dengan cara berbeda di kawasan Belitung, Kota Bandung. 

Komunitas jalan kaki Not So Morning Club mengajak para pesertanya menikmati suasana Agustusan sambil memperkenalkan kembali budaya berkain.

Kegiatan bertajuk “Agustusan di Belitung” tersebut berlangsung pada Minggu (16/8/2026). Tidak sekadar berjalan kaki, agenda ini dikemas dengan morning walk, berbagai permainan khas perayaan 17 Agustus, serta penggunaan kain dan batik sebagai busana yang dikenakan peserta.

Konsep tersebut menjadi cara komunitas mendekatkan budaya Indonesia kepada generasi muda melalui kegiatan yang ringan dan tidak terkesan formal. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/16/bmw-x5-tabrak-becak-dan-gerobak-di-jalan-pungkur-bandung-dua-orang-luka">Baca Juga : BMW X5 Tabrak Becak dan Gerobak di Jalan Pungkur Bandung, Dua Orang Luka</a></b>

Kain pun didorong untuk tidak hanya digunakan pada momen tertentu, tetapi juga menjadi pilihan busana dalam aktivitas sehari-hari.

Salah seorang peserta, Rizki, mengaku tertarik dengan konsep yang diusung Not So Morning Club. Menurutnya, penggunaan kain dalam aktivitas santai justru memberikan pengalaman berbeda bagi anak muda.

“Menurut saya sangat menarik dan unik. Di masa remaja kita jarang banget pakai kain, bahkan malu juga. Dengan konsep kayak gini bikin kita lebih tertarik dalam budaya-budaya Indonesia,” ujar Rizki.

Pandangan serupa disampaikan Rija. Ia menilai budaya berkain perlu kembali diperkenalkan secara luas agar tidak semakin tersisih oleh tren budaya dari luar negeri. 

Menurutnya, kain dapat dikombinasikan dengan gaya kekinian sehingga tetap cocok untuk berbagai kegiatan.

“Budaya berkain hampir redup oleh budaya-budaya luar. Lebih baik kita normalisasikan, berkain itu tetap bisa stylish, tetap bisa keren untuk bermain atau jalan-jalan,” ungkap Rija.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/15/alun-alun-bandung-dibuka-lagi-17-agustus-ada-pesta-rakyat-dan-lomba-kemerdekaan">Baca Juga : Alun-alun Bandung Dibuka Lagi 17 Agustus, Ada Pesta Rakyat dan Lomba Kemerdekaan</a></b>

Peserta lainnya, Andi, melihat kegiatan tersebut sebagai pengingat sederhana mengenai pentingnya menjaga budaya lokal. Menurutnya, mengenakan kain dalam kegiatan sehari-hari bisa menjadi salah satu cara untuk kembali dekat dengan identitas budaya Indonesia.

“Konsep berkain hari ini lumayan unik. Kita diingatkan lagi kalau memang kebudayaan kita itu ya berkain,” kata Andi.

Suasana perayaan kemerdekaan semakin terasa dengan hadirnya berbagai permainan dan lomba khas Agustusan. Aktivitas tersebut sekaligus menjadi sarana untuk membangun interaksi dan keakraban antarpeserta.

Meski membawa konsep khusus untuk memperingati kemerdekaan, Not So Morning Club tidak meninggalkan ciri utama komunitasnya, yakni berjalan kaki pada akhir pekan.

Azhar, anggota yang sudah cukup lama mengikuti kegiatan komunitas tersebut, menjelaskan bahwa morning walk tetap menjadi inti acara. Hanya saja, permainan yang biasanya digelar sebagai fun games kali ini diubah menjadi perlombaan bernuansa 17 Agustus.

“Karena kebetulan temanya Agustusan, kegiatan yang biasanya fun games kita buat seperti lomba. Tapi core event-nya tetap morning walk karena itu memang rutinitas kita selama weekend,” jelas Azhar.

Perpaduan olahraga ringan, permainan tradisional dan busana bernuansa budaya membuat perayaan kemerdekaan terasa lebih cair. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/15/warga-cikutra-sulap-jalan-jadi-terowongan-merah-putih-180-meter-jelang-hut-ke-81-ri">Baca Juga : Warga Cikutra Sulap Jalan Jadi Terowongan Merah Putih 180 Meter Jelang HUT ke-81 RI</a></b>

Peserta tidak hanya berkumpul dan bergerak bersama, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenal kembali budaya berkain dalam suasana yang dekat dengan keseharian.

Lewat kegiatan tersebut, Not So Morning Club menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak harus dilakukan melalui acara formal. 

Kebiasaan sederhana seperti mengenakan kain saat berjalan kaki pun dapat menjadi langkah untuk membuat budaya Indonesia kembali akrab dengan generasi muda.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/agustussan-berkain-7ba2_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Warga Cikutra Sulap Jalan Jadi Terowongan Merah Putih 180 Meter Jelang HUT ke-81 RI</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/15/warga-cikutra-sulap-jalan-jadi-terowongan-merah-putih-180-meter-jelang-hut-ke-81-ri</link>
      <pubDate>Sat, 15 Aug 2026 12:42:15 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/15/warga-cikutra-sulap-jalan-jadi-terowongan-merah-putih-180-meter-jelang-hut-ke-81-ri</guid>
      <category>HUT RI 81</category>
      <category>Cikutra Bandung</category>
      <category>terowongan Merah Putih</category>
      <description>Warga RW 03 Cikutra, Bandung, membangun terowongan bendera Merah Putih sepanjang 180 meter secara swadaya untuk menyambut HUT RI ke-81.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Semangat menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia terasa kuat di lingkungan RW 03 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. 

Warga secara swadaya menghias Jalan Haji Syahroni dengan terowongan bendera Merah Putih yang membentang sepanjang 180 meter.

Terowongan tersebut lahir dari inisiatif warga tanpa ketergantungan pada anggaran pemerintah. Pengurus RW bersama masyarakat bergotong royong menyiapkan berbagai ornamen kemerdekaan untuk mempercantik lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga.

Ketua RW 03, Ahmad Solihin, mengatakan persiapan telah dilakukan secara bertahap sejak satu hingga dua bulan sebelumnya. 

Proses tersebut melibatkan pengurus dan warga yang bersama-sama mempersiapkan seluruh kebutuhan penghiasan jalan.

“Kami bersama pengurus dan seluruh warga berinisiatif menyambut hari kemerdekaan ini dengan persiapan yang matang. Tantangan utamanya tentu dalam menjaga komunikasi dan koordinasi menyeluruh, namun Alhamdulillah rasa kebersamaan tetap terjaga. Warga antusias menyumbang tenaga maupun dana secara sukarela demi terwujudnya terowongan bendera ini,” ujar Ahmad Solihin, Jumat 14 Januari 2026.

Untuk merealisasikan terowongan sepanjang 180 meter itu, warga mengandalkan dana hasil urunan sukarela. Total biaya yang terkumpul dan dikelola diperkirakan berada di kisaran Rp10 juta hingga Rp11 juta.

Pengumpulan dana bahkan telah dilakukan secara bertahap sejak tahun sebelumnya agar kebutuhan dekorasi kemerdekaan dapat dipenuhi dengan lebih maksimal.

Menurut Ahmad, pembangunan terowongan tersebut bukan ditujukan untuk mengikuti perlombaan maupun mengejar penghargaan. Warga ingin menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan mempercantik lingkungan sekaligus menunjukkan kekompakan masyarakat.

“Kami tidak menargetkan penilaian atau lomba apapun. Ini murni inisiatif agar RW 03 tampil lebih istimewa dan semoga bisa menjadi contoh bagi RW lainnya,” tambahnya.

Semarak kemerdekaan di RW 03 tidak hanya diwujudkan melalui dekorasi. Warga juga menggelar bazar UMKM yang memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk kembali menjalankan aktivitas perdagangan secara tertib di lingkungan masyarakat.

Bazar tersebut turut menjadi wadah bagi sejumlah pedagang yang sebelumnya terdampak penertiban agar tetap memiliki kesempatan berjualan dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Kekompakan warga dalam menghadirkan dekorasi sekaligus kegiatan ekonomi tersebut diharapkan mendapat perhatian dari pihak kelurahan dan kecamatan. Warga berharap berbagai gagasan kreatif di tingkat lingkungan dapat terus memperoleh dukungan dan dikembangkan pada masa mendatang.

“Selamat Hari Kemerdekaan ke-81, semoga Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur. Khususnya untuk warga RW 03, semoga semakin solid, rukun, dan semangat gotong royong terus terjaga selamanya,” tutup Ahmad Solihin.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/cikutra-hut-ri-5bbb_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Alun-alun Bandung Dibuka Lagi 17 Agustus, Ada Pesta Rakyat dan Lomba Kemerdekaan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/15/alun-alun-bandung-dibuka-lagi-17-agustus-ada-pesta-rakyat-dan-lomba-kemerdekaan</link>
      <pubDate>Sat, 15 Aug 2026 09:38:47 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/15/alun-alun-bandung-dibuka-lagi-17-agustus-ada-pesta-rakyat-dan-lomba-kemerdekaan</guid>
      <category>Alun-alun Bandung</category>
      <category>HUT RI 81</category>
      <description>Alun-alun Bandung kembali dibuka 17 Agustus 2026 setelah ditata. Ada pesta rakyat, lomba HUT RI, tenant UMKM, dan gratis untuk masyarakat.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kabar baik bagi warga Bandung. Taman Alun-alun Bandung dijadwalkan kembali dibuka untuk masyarakat pada 17 Agustus 2026, setelah menjalani proses pembenahan dan penataan sejumlah fasilitas.

Pembukaan tersebut bakal terasa lebih meriah karena bertepatan dengan perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Pemerintah Kota Bandung menyiapkan pesta rakyat dengan berbagai kegiatan untuk masyarakat.

Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, Nana Kurniawan, menjelaskan bahwa pekerjaan di kawasan taman mencakup perbaikan vegetasi yang mengalami kerusakan serta pembenahan sejumlah fasilitas.

“Jadi ada beberapa vegetasi tanaman yang mengalami kerusakan. Jadi dalam hal ini kita harus mengganti atau menyulam dengan tanaman yang sejenis,” ujar Nana, Kamis 13 Agustus 2026.

Penataan juga mencakup pemasangan pagar di sekitar taman serta perubahan pada jalur akses masuk. Pemkot Bandung turut memastikan fasilitas untuk penyandang disabilitas mendapat perhatian, termasuk penyediaan guideline sebagai panduan saat berada di kawasan taman.

Selain itu, sejumlah signage telah tersedia untuk membantu pengunjung menemukan fasilitas maupun area tertentu di sekitar Alun-alun.

<b>Pesta Rakyat dan UMKM</b>

Momen pembukaan kembali akan diisi dengan pesta rakyat. Warga bisa mengikuti berbagai perlombaan khas perayaan kemerdekaan, seperti balap karung dan makan kerupuk.

Kegiatan tersebut juga akan melibatkan pelaku UMKM melalui tenant yang hadir selama acara berlangsung.

Pemkot Bandung mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga hasil penataan. Pengunjung diminta membuang sampah pada tempatnya serta tidak memetik atau merusak tanaman yang ada di kawasan taman.

“Marilah kita jaga taman kita ini untuk tetap asri, tetap nyaman, dan tetap menyenangkan,” ujar Nana.

Yang tak kalah penting, masyarakat tidak dikenakan biaya masuk untuk menikmati Taman Alun-alun Bandung.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/alun-alun-bandung-63cf_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Kisah Inspiratif 27 Tahun Jadi Linmas, Darno Tak Menyangka Pengabdiannya Berbuah Tiket Umrah</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/14/kisah-inspiratif-27-tahun-jadi-linmas-darno-tak-menyangka-pengabdiannya-berbuah-tiket-umrah</link>
      <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:18:44 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/14/kisah-inspiratif-27-tahun-jadi-linmas-darno-tak-menyangka-pengabdiannya-berbuah-tiket-umrah</guid>
      <category>kota-bandung</category>
      <category>umrah</category>
      <category>Linmas Bandung</category>
      <category>Darno Linmas Caringin</category>
      <category>Linmas Kelurahan Caringin&#13;
</category>
      <description>Darno, Linmas Kelurahan Caringin, mengabdi selama 27 tahun. Di usia 63 tahun, ia mendapat kesempatan umrah berkat dukungan sukarela warga.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Puluhan tahun menghabiskan waktu untuk melayani masyarakat menjadi perjalanan panjang bagi Darno, anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kelurahan Caringin, Kota Bandung.

Di usianya yang kini menginjak 63 tahun, Darno masih aktif menjalankan tugas sebagai Linmas. Pengabdiannya bahkan telah berlangsung selama sekitar 27 tahun, sejak pertama kali dipercaya menjadi Linmas di tingkat RW pada 1999.

Darno kemudian mendapat kepercayaan untuk membantu tugas di tingkat kelurahan. Sekitar 2004 atau 2005, ia diajak oleh lurah untuk bergabung dalam kegiatan Linmas Kelurahan Caringin. 

Sejak saat itu, ia terus menjalankan tugas menjaga keamanan dan membantu masyarakat hingga sekarang.

Salah satu rutinitas Darno bersama anggota Linmas lainnya adalah melakukan pemantauan lingkungan pada malam hari. Mereka berkeliling dari satu RW ke RW lainnya untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/14/satpol-pp-tertibkan-58-bangunan-di-jalan-rajawali-trotoar-dikembalikan-untuk-pejalan-kaki">Baca Juga : Satpol PP Tertibkan 58 Bangunan di Jalan Rajawali, Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki</a></b>

“Kalau meronda, misalnya kita kontrol di RW. Di keluarga kita itu ada berapa RW, misalnya enam. RW 1 sampai 6 itu kita kontrol tiap malam,” ujar Darno.

Usia yang tak lagi muda ternyata tidak membuatnya berhenti mengabdi. Bagi Darno, menjalankan tugas sebagai Linmas bukan sekadar pekerjaan, melainkan bagian dari kehidupan yang selama ini ia jalani dengan penuh tanggung jawab.

Namun, ada pengalaman istimewa yang kemudian hadir setelah bertahun-tahun Darno memberikan waktunya untuk masyarakat. Ia mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah berkat dukungan warga Kelurahan Caringin.

Dana keberangkatan tersebut dikumpulkan secara sukarela oleh masyarakat. Darno pun mengaku tidak pernah merencanakan atau membayangkan bisa mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

“Tidak ada merasa mau ke sana, mau ke sini. Karena ada program, dikerjakan dari Allah. Mungkin kita langsung dipanggil saja,” ungkapnya.

Tak hanya biaya perjalanan, sejumlah kebutuhan keberangkatan Darno juga turut dibantu. Persiapan seperti perlengkapan perjalanan hingga pengurusan paspor dilakukan agar dirinya dapat berangkat tanpa harus memikirkan berbagai keperluan tersebut seorang diri.

Momen ketika dirinya diberi tahu mengenai keberangkatan umrah pun masih dikenang Darno.

“Katanya, Pak, Bapak sudah berangkat saja. Terima kasih banyak, gitu saja,” tuturnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/13/pemkot-bandung-dan-pnm-perkuat-umkm-perempuan-naik-kelas-dan-berdaya-saing">Baca Juga : Pemkot Bandung dan PNM Perkuat UMKM Perempuan Naik Kelas dan Berdaya Saing</a></b>

Darno menjalani perjalanan umrah selama sekitar 10 hari. Bagi dirinya, perjalanan tersebut bukan hanya menjadi kesempatan menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi pengalaman berharga setelah puluhan tahun mengabdikan diri kepada warga.

Ia pun memandang kesempatan tersebut sebagai bentuk rezeki sekaligus rasa syukur atas perjalanan hidup yang telah dilaluinya.

Meski telah memperoleh pengalaman berharga tersebut, Darno belum memilih berhenti dari aktivitasnya sebagai Linmas. 

Pada usia 63 tahun, ia masih menjalankan tugas di Kelurahan Caringin dan tetap berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

Kisah Darno menjadi gambaran bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat tumbuh dari hal-hal sederhana. Selama puluhan tahun, ia memilih tetap hadir, membantu menjaga lingkungan, serta menjalankan tanggung jawab tanpa banyak menuntut balasan.

Kesempatan beribadah ke Tanah Suci yang datang setelah perjalanan panjang tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari kisah pengabdiannya. 

Bagi Darno, manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan keikhlasan dalam menjalankan tugas menjadi hal yang jauh lebih penting.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/darno2-5a46_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Satpol PP Tertibkan 58 Bangunan di Jalan Rajawali, Trotoar Dikembalikan untuk Pejalan Kaki</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/08/14/satpol-pp-tertibkan-58-bangunan-di-jalan-rajawali-trotoar-dikembalikan-untuk-pejalan-kaki</link>
      <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 08:12:11 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/08/14/satpol-pp-tertibkan-58-bangunan-di-jalan-rajawali-trotoar-dikembalikan-untuk-pejalan-kaki</guid>
      <category>Satpol PP Bandung</category>
      <category>Penertiban bangunan Bandung</category>
      <category>Jalan Rajawali Bandung</category>
      <description>Satpol PP Kota Bandung menertibkan 58 bangunan di Jalan Rajawali, Andir. Sebanyak 9 bangunan dibongkar mandiri demi mengembalikan fungsi trotoar.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Penataan fasilitas umum kembali dilakukan Pemerintah Kota Bandung. Kali ini, Satpol PP Kota Bandung menyasar bangunan yang memanfaatkan trotoar, bahu jalan, hingga area drainase di kawasan Jalan Rajawali, Kecamatan Andir.

Penertiban tersebut ditujukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum sekaligus memastikan ruang publik dapat digunakan masyarakat dengan aman dan nyaman.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keselamatan masyarakat serta menegakkan aturan mengenai penggunaan fasilitas umum.

“Hal yang paling pokok adalah utamakan keselamatan. Bangunan ataupun pekan yang berada di atas trotoar, bahu jalan, ataupun drainase jelas tidak diperbolehkan,” kata Bambang di Jalan Rajawali, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Bambang, penataan dilakukan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2026. Keberadaan bangunan maupun aktivitas perdagangan yang mengambil ruang trotoar dinilai telah mengurangi fungsi fasilitas tersebut, terutama bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/13/pemkot-bandung-dan-pnm-perkuat-umkm-perempuan-naik-kelas-dan-berdaya-saing">Baca Juga : Pemkot Bandung dan PNM Perkuat UMKM Perempuan Naik Kelas dan Berdaya Saing</a></b>

Penertiban di Jalan Rajawali Timur juga dilakukan setelah pemerintah menerima sejumlah keluhan warga. Masyarakat menginginkan kawasan tersebut lebih tertib dan nyaman untuk dilalui maupun digunakan.

Satpol PP tidak bekerja sendiri. Penataan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Andir, termasuk camat, lurah, tokoh masyarakat, TNI, Polri, serta perangkat daerah terkait.

Dari hasil pendataan, terdapat sekitar 58 bangunan yang masuk dalam sasaran penertiban. Menariknya, sebelum petugas melakukan pembongkaran, sebanyak 9 bangunan telah dibongkar sendiri oleh pemiliknya.

Bambang menilai keputusan pemilik bangunan untuk melakukan pembongkaran secara mandiri tidak terlepas dari komunikasi dan sosialisasi yang lebih dulu dilakukan aparat kewilayahan.

“Dari 58 kurang lebih ada 9 bangunan yang sudah dibongkar mandiri. Berarti mereka cukup memahami bahwa itu kepentingan untuk mereka sendiri,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Satpol PP mengaku tetap mengutamakan pendekatan humanis. Pemilik bangunan terlebih dahulu diberikan kesempatan untuk melakukan pembongkaran secara mandiri. Jika membutuhkan bantuan, pemerintah daerah dapat turun tangan untuk membantu proses tersebut.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/08/13/pt-kai-daop-2-ajak-warga-nikmati-perjalanan-merdeka-dengan-diskon-istimewa">Baca Juga : PT KAI Daop 2 Ajak Warga Nikmati Perjalanan Merdeka Dengan Diskon Istimewa</a></b>

Untuk bangunan permanen yang sulit dibongkar secara manual, petugas dapat menggunakan peralatan pendukung, termasuk alat berat.

Penataan fasilitas umum nantinya tidak hanya berhenti di Kecamatan Andir. Pemkot Bandung berencana melanjutkan langkah serupa secara bertahap di wilayah lainnya.

Bambang menjelaskan, luas wilayah Kota Bandung yang terdiri dari 30 kecamatan dan 151 kelurahan membuat penataan harus dilakukan secara bertahap dengan mengoptimalkan peran pemerintah di tingkat kewilayahan.

“Kita lebih mengedepankan pendekatan persuasif kewilayahan. Jangan semuanya bertumpu di kota. Kota hanya sebagai pendukung, kita kembalikan kepada kewilayahan,” jelasnya.

Ia menegaskan, penertiban bukan berarti pemerintah melarang masyarakat berjualan atau mencari penghasilan. 

Yang menjadi persoalan adalah penggunaan fasilitas umum yang tidak sesuai peruntukannya hingga berpotensi mengganggu kepentingan warga lain.

“Bukan melarang orang untuk mencari nafkah atau berjualan tetapi seharusnya sesuai dengan aturan. Kepentingannya untuk masyarakat luas,” ungkapnya.

Terkait nasib pedagang atau pemilik bangunan yang terdampak, Bambang menyebut Pemkot Bandung tidak menyiapkan skema kompensasi maupun relokasi. Namun, kemungkinan penggunaan ruang kosong tetap dapat dibicarakan jika memang tersedia dan memungkinkan.

Skema serupa pernah diterapkan saat penataan kawasan Jalan Ibrahim Adjie. Ketika itu, Perumda Pasar membuka akses terhadap ruang kosong yang dapat dimanfaatkan oleh pedagang terdampak.

“Untuk Kota Bandung itu tidak ada kompensasi dan relokasi. Tapi kalau ada ruang kosong yang bisa dimusyawarahkan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan,” tuturnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/08/trotaar-rajawali-ffe6_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
