<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0">
  <channel>
    <title>Teras Bandung - bandung-raya</title>
    <link>https://www.terasbandung.com/</link>
    <description>News And Service</description>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml"/>
    <language>id-ID</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <copyright>Copyright 2026, Teras Bandung</copyright>
    <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 03:42:51 +0700</pubDate>
    <lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 03:42:51 +0700</lastBuildDate>
    <ttl>60</ttl>
    <item>
      <title>Pemkot Genjot Penataan Infrastruktur, Kabel Udara di Jalan Veteran dan Tera Segera Dipotong</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/22/pemkot-genjot-penataan-infrastruktur-kabel-udara-di-jalan-veteran-dan-tera-segera-dipotong</link>
      <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 19:43:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/22/pemkot-genjot-penataan-infrastruktur-kabel-udara-di-jalan-veteran-dan-tera-segera-dipotong</guid>
      <category>Pemkot Bandung</category>
      <category>ducting kabel</category>
      <description>Bandung terus mempercepat penataan infrastruktur di berbagai wilayah. Setelah penataan kawasan Jalan Asia Afrika, kabel udara di ruas Jalan Veteran</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat penataan infrastruktur di berbagai wilayah. Setelah penataan kawasan Jalan Asia Afrika, kabel udara di ruas Jalan Veteran dan Jalan Tera akan dipotong pekan ini.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Balai Kota Bandung, Senin 22 Juni 2026.

Farhan mengatakan, penataan jaringan utilitas bawah tanah dan pemotongan kabel udara menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah Kota Bandung sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat.

"Minggu ini kita akan melakukan pemotongan kabel udara di jalur Jalan Veteran dan Jalan Tera, menyusul kawasan Asia Afrika," ujar Farhan.

Ia menyebutkan, sejumlah ruas jalan lainnya telah lebih dahulu rampung ditata. Di antaranya Jalan Tamblong, Jalan Merdeka, dan Jalan Lembong yang pekerjaannya sudah selesai dilaksanakan.

Selain penataan utilitas, Pemkot Bandung juga terus memfokuskan perhatian pada perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, trotoar, dan drainase. Menurut Farhan, infrastruktur tersebut menjadi kebutuhan utama masyarakat yang harus ditangani secara bertahap.

Namun demikian, terdapat sejumlah ruas jalan strategis yang belum dapat dilakukan perbaikan karena masih menyesuaikan dengan pelaksanaan pembangunan sistem Bus Rapid Transit (BRT).

"Mohon maaf sekali untuk sementara Jalan Ahmad Yani, Jalan Asia Afrika, Jalan Sudirman, dan Jalan Otto Iskandardinata belum bisa kami sentuh karena masih berkoordinasi dengan pembangunan BRT," katanya.

Farhan menjelaskan, sinkronisasi dengan proyek BRT diperlukan agar pekerjaan infrastruktur tidak dilakukan dua kali dan anggaran dapat digunakan secara lebih efisien.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga tengah menyiapkan desain penanganan banjir dan genangan yang selama ini masih menjadi persoalan di sejumlah titik di Kota Bandung.

Menurut Farhan, upaya tersebut sangat penting mengingat musim hujan diperkirakan akan mulai berlangsung sekitar tiga bulan ke depan. Pemkot menargetkan berbagai titik genangan dapat berkurang secara signifikan sebelum musim hujan tiba.

"Hal ini menjadi penting karena bagaimana pun juga kami ingin memastikan saat memasuki musim hujan sekitar tiga bulan lagi, genangan-genangan tersebut sudah jauh berkurang," ungkapnya. 

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/whatsapp-image-2026-06-22-at-123108-a1bb_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Bandung Siapkan 220 Lokasi Pengolahan Sampah, Farhan Bidik Pengurangan 125 Ton per Hari</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/22/bandung-siapkan-220-lokasi-pengolahan-sampah-farhan-bidik-pengurangan-125-ton-per-hari</link>
      <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 14:09:55 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/22/bandung-siapkan-220-lokasi-pengolahan-sampah-farhan-bidik-pengurangan-125-ton-per-hari</guid>
      <category>kota-bandung</category>
      <category>Bandung Darurat Sampah</category>
      <category> Wali Kota Muhammad Farhan</category>
      <description>Pemkot Bandung memetakan 220 titik pengolahan sampah dan menargetkan pengurangan hingga 125 ton per hari melalui dukungan mesin RDF dan TNI AD.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat strategi penanganan sampah dengan memperluas fasilitas pengolahan di tingkat kewilayahan. Sebanyak 220 lokasi potensial telah dipetakan dan kini memasuki proses verifikasi untuk memastikan kesiapan operasional di lapangan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pengurangan volume sampah sekaligus memanfaatkan bantuan mesin pengolahan yang diterima dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan, kebutuhan mesin pengolahan sampah saat ini relatif telah terpenuhi berkat dukungan dari berbagai pihak.

"Pertama, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa 151 mesin RDF. Kedua, bantuan dari Mabes TNI AD, di mana kami mengusulkan 50 titik pengolahan sampah," ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin, 22 Juni 2026.

Menurutnya, fokus utama saat ini bukan lagi pada ketersediaan peralatan, melainkan penyiapan lahan yang memenuhi syarat untuk mendukung operasional fasilitas tersebut.

"Mesinnya insyaallah tersedia. Tantangan saat ini adalah penyiapan dan pemilihan lahan. Kami harus menyediakan lahan minimal 100 meter persegi untuk setiap titik," katanya.

Hasil pemetaan melalui foto udara menunjukkan terdapat sekitar 220 lokasi yang berpotensi dijadikan tempat pengolahan sampah. Meski demikian, seluruh titik tersebut masih harus melalui pengecekan langsung guna memastikan kelayakan penggunaan.

"Berdasarkan foto udara, kami telah menyiapkan sekitar 220 titik. Saat ini sedang dilakukan verifikasi lapangan untuk memastikan aksesnya memadai dan tidak menimbulkan gangguan," ungkapnya.

<b>Target Awal 20 Titik Beroperasi Akhir Juli</b>

Farhan menegaskan, verifikasi lapangan menjadi tahapan penting karena tidak semua lahan yang memenuhi syarat luas otomatis layak digunakan. Faktor lingkungan sekitar dan dampak terhadap masyarakat menjadi pertimbangan utama.

"Misalnya ada lahan 100 meter persegi tetapi berada tepat di belakang sekolah atau di samping puskesmas, tentu harus dipindahkan," jelas Farhan.

Pemkot Bandung menargetkan sedikitnya 20 titik pengolahan sampah sudah dapat ditetapkan pada akhir Juli 2026. Jumlah tersebut terdiri atas 15 lokasi yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan lima lokasi bantuan dari Mabes TNI AD.

"Mudah-mudahan pada akhir Juli nanti sudah bisa ditetapkan minimal 10 persen yang ditargetkan, yakni 15 titik bantuan provinsi dan lima titik bantuan Mabes TNI AD," ujarnya.

Apabila target tersebut tercapai, fasilitas yang dibangun diproyeksikan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan timbulan sampah harian di Kota Bandung. Setiap titik nantinya diperkirakan dapat mengolah antara lima hingga 10 ton sampah setiap hari.

"Kapasitas pengolahan di setiap titik berkisar antara lima hingga 10 ton per hari. Dengan demikian target pengurangan sampah mencapai sekitar 125 ton per hari dan diharapkan dapat terealisasi pada Agustus hingga Oktober," katanya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/sampah-f94a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>174 Bangunan Liar Dibongkar, Kawasan Terusan Pasirkoja Mulai Ditata Ulang</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/18/174-bangunan-liar-dibongkar-kawasan-terusan-pasirkoja-mulai-ditata-ulang</link>
      <pubDate>Thu, 18 Jun 2026 09:28:53 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/18/174-bangunan-liar-dibongkar-kawasan-terusan-pasirkoja-mulai-ditata-ulang</guid>
      <category>Bangunan liar Bandung</category>
      <category>Terusan Pasirkoja</category>
      <category>Penertiban bangli</category>
      <category>Satpol PP Bandung</category>
      <category>Ruang Milik Jalan</category>
      <description>Sebanyak 174 bangunan liar di Terusan Pasirkoja Bandung ditertibkan dalam operasi gabungan selama tiga hari guna mengembalikan fungsi ruang milik jalan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah bersama aparat keamanan mulai melakukan penataan kawasan Jalan Terusan Pasirkoja, Kota Bandung, melalui operasi penertiban bangunan liar yang berdiri di atas Ruang Milik Jalan (Rumija). 

Langkah tersebut dilakukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas publik sekaligus meningkatkan ketertiban di salah satu akses penting kota.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 17 Juni 2026 itu dipusatkan di sisi kiri Jalan Terusan Pasirkoja, tepatnya di area sekitar akses keluar Gerbang Tol Pasirkoja. Operasi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 19 Juni 2026.

Sebelum pelaksanaan pembongkaran, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kota Bandung, Kolonel Laut Irfan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengungkapkan bahwa jumlah bangunan yang masuk dalam daftar penertiban mencapai ratusan unit.

"Kegiatan penertiban bangunan liar di Terusan Pasirkoja dilaksanakan selama tiga hari. Adapun sasaran penertiban berjumlah kurang lebih 174 bangunan liar," ujar Bambang.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, sebanyak 250 personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Mereka berasal dari berbagai instansi, mulai dari Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Satpol PP Kota Bandung, TNI, Polri, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, hingga unsur kewilayahan.

Selain dukungan personel, proses pembongkaran juga diperkuat dengan penggunaan dua unit alat berat berupa beko yang difungsikan untuk mempercepat penanganan bangunan yang berdiri di area terlarang.

<b>Fungsi Rumija Dikembalikan</b>

Pada hari pertama pelaksanaan, petugas berhasil menertibkan sekitar 70 bangunan liar yang berada di sepanjang ruas kiri Jalan Terusan Pasirkoja. 

Proses pembongkaran dilakukan secara bertahap dengan pengawasan dan pengamanan dari seluruh unsur yang terlibat.

Menurut Bambang, tujuan utama kegiatan tersebut adalah mengembalikan fungsi Ruang Milik Jalan agar dapat digunakan sesuai peruntukannya. 

Penataan kawasan juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.

"Kegiatan penertiban pada hari pertama berjalan lancar, aman, dan kondusif. Seluruh unsur yang terlibat bekerja sama dengan baik sehingga proses pembongkaran dapat dilaksanakan sesuai rencana," katanya.

Operasi penertiban akan terus berlanjut hingga seluruh bangunan yang masuk dalam daftar sasaran selesai dibongkar. 

Setelah proses tersebut rampung, kawasan Terusan Pasirkoja diharapkan kembali tertata dengan baik dan mampu menjalankan fungsi ruang jalan secara optimal untuk mendukung mobilitas masyarakat maupun pengguna jalan lainnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/pasirkota-satpol-pp-7c27_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Job Fair Future Connect 2026 Bandung Hadirkan Puluhan Perusahaan, Buka Peluang Kerja Dalam dan Luar Negeri</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/16/job-fair-future-connect-2026-bandung-hadirkan-puluhan-perusahaan-buka-peluang-kerja-dalam-dan-luar-negeri</link>
      <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 19:37:42 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/16/job-fair-future-connect-2026-bandung-hadirkan-puluhan-perusahaan-buka-peluang-kerja-dalam-dan-luar-negeri</guid>
      <category>Job Fair Bandung 2026</category>
      <category>lowongan kerja Bandung</category>
      <category>Disnaker Bandung</category>
      <description>Job Fair Future Connect 2026 Bandung menghadirkan puluhan perusahaan dan peluang kerja dalam maupun luar negeri bagi para pencari kerja.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kabar baik bagi masyarakat yang tengah berburu pekerjaan. Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung kembali membuka ruang pertemuan antara pencari kerja dan dunia usaha melalui Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 Wilayah Bandung Tengah.

Kegiatan ini akan berlangsung di GOR KONI Bandung, Jalan Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026, mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB. Seluruh masyarakat dapat mengikuti kegiatan tersebut secara gratis setelah melakukan pendaftaran melalui aplikasi New BIMMA.

Program ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Bandung dalam memperluas akses informasi ketenagakerjaan sekaligus mendorong penurunan angka pengangguran terbuka yang masih menjadi tantangan di Kota Kembang.

“Penyelenggaraan job fair ini sengaja disebar ke beberapa wilayah di Kota Bandung agar akses masyarakat terhadap informasi lowongan pekerjaan semakin mudah. Dengan mendekatkan layanan kepada warga, kami berharap semakin banyak pencari kerja yang dapat memanfaatkan kesempatan ini sehingga turut membantu menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Bandung yang saat ini berada di angka 7,2 persen,” ujar Ilham saat Sonata Talkshow, Senin, 15 Juni 2026.

<b>Puluhan Perusahaan Siapkan Beragam Peluang Karier</b>

Disnaker Kota Bandung menghadirkan berbagai perusahaan yang membuka kesempatan kerja bagi masyarakat dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi yang beragam.

Menurut Fungsional Madya Pengantar Kerja sekaligus Ketua Tim Pasar Kerja Disnaker Kota Bandung, Ilham Mulyana, para pencari kerja tidak hanya dapat bertemu langsung dengan perusahaan yang hadir di lokasi, tetapi juga mengakses peluang kerja secara daring.

“Pada Job Fair Future Connect 2026 Wilayah Bandung Tengah ini, terdapat 20 penyedia tenaga kerja yang hadir secara offline di lokasi acara. Selain itu, tersedia lebih dari 30 penyedia tenaga kerja yang dapat diakses secara online melalui aplikasi New BIMMA. Jadi peserta tidak hanya memiliki kesempatan bertemu langsung dengan perusahaan yang hadir di lokasi, tetapi juga dapat melamar ke perusahaan yang tersedia secara daring melalui platform tersebut,” kata Ilham.

Selain lowongan pekerjaan, peserta juga dapat memperoleh berbagai layanan pendukung yang berkaitan dengan pengembangan karier dan peningkatan kompetensi.

“Tim Disnaker Kota Bandung juga akan hadir di lokasi. Selain itu, ada perwakilan dari Balai Latihan Kerja (BLK) yang bisa menjadi tempat konsultasi terkait program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pencari kerja,” ujarnya.

Tak hanya peluang kerja di dalam negeri, masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai kesempatan berkarier di luar negeri melalui lembaga yang bekerja sama dalam kegiatan tersebut.

“Nanti juga ada salah satu universitas di Bandung yang bekerja sama sebagai sending organization. Mereka dapat memberikan informasi dan pendampingan bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, misalnya ke Jepang dan negara tujuan lainnya,” imbuhnya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/jobfair1-67b8_mid.jpg">

<b>Persiapan Diri Jadi Kunci Lolos Rekrutmen</b>

Ilham mengingatkan bahwa keberhasilan dalam proses seleksi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis yang dimiliki pelamar. Sikap dan citra diri juga menjadi faktor penting yang kini semakin diperhatikan perusahaan.

“Kesalahan yang sering mempengaruhi hasil wawancara kerja bukan hanya terkait kemampuan, tetapi juga attitude atau sikap pelamar. Selain itu, perusahaan saat ini juga banyak yang melihat profil media sosial, termasuk Instagram, untuk mengetahui karakter calon pekerja,” jelas Ilham.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian perusahaan mulai memperhatikan rekam jejak keuangan calon karyawan sebagai bagian dari proses penilaian.

“Melalui data identitas pelamar, perusahaan dapat melakukan pengecekan rekam jejak keuangan. Dapat dicek dari NIK apakah pelamar sedang terlilit pinjaman online atau tidak. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah terdapat permasalahan yang berpotensi mengganggu fokus kerja. Perusahaan tentu ingin memastikan lingkungan kerja tetap kondusif dan tidak muncul persoalan yang dapat memengaruhi produktivitas maupun hubungan dengan rekan kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Fungsional Pertama Pengantar Kerja Disnaker Kota Bandung, Cahyadi Maulana, mengimbau para peserta untuk tidak mengabaikan kelengkapan profil pada aplikasi New BIMMA.

“Masih banyak pencari kerja yang mengisi profil di aplikasi BIMMA secara asal-asalan. Padahal profil tersebut menjadi salah satu hal pertama yang dilihat perusahaan atau penyedia kerja. Lengkapi data diri dengan baik, tampilkan pengalaman, kompetensi, dan kemampuan yang dimiliki agar lebih menarik bagi perusahaan,” kata Cahyadi.

Menurutnya, profil yang tersusun lengkap dan profesional dapat meningkatkan peluang seseorang untuk dipanggil mengikuti tahapan seleksi berikutnya.

Cahyadi berharap masyarakat dapat memanfaatkan ajang ini sebagai sarana memperluas peluang karier dan membangun koneksi dengan dunia kerja.

“Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 menjadi wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan berbagai perusahaan secara langsung. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin guna memperoleh informasi lowongan kerja yang sesuai dengan kompetensi dan minat masing-masing,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Cahyadi memberikan motivasi kepada para pencari kerja agar tetap aktif mencari peluang dan tidak hanya menunggu kesempatan datang.

“Sukses itu tidak cukup hanya diam di rumah. Selain berdoa, kita juga harus berikhtiar. Salah satu bentuk ikhtiarnya adalah datang ke job fair yang kami selenggarakan mulai Kamis ini. Manfaatkan kesempatan tersebut untuk bertemu langsung dengan perusahaan dan membuka peluang kerja yang lebih luas,” pungkasnya.

Untuk mengikuti kegiatan ini, masyarakat diwajibkan melakukan registrasi melalui aplikasi New BIMMA Disnaker Kota Bandung, mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, serta mencetak tiket yang telah mendapatkan persetujuan sebagai syarat masuk ke area kegiatan.

Melalui penyelenggaraan Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026, Disnaker Kota Bandung berharap semakin banyak warga yang memperoleh akses terhadap peluang kerja, meningkatkan kompetensi diri, serta terhubung langsung dengan dunia usaha dalam satu wadah yang efektif dan terintegrasi.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/jobfair2-437d_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Bandel Saat Hari Besar Keagamaan, Sejumlah Tempat Hiburan di Bandung Digerebek Satpol PP</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/16/bandel-saat-hari-besar-keagamaan-sejumlah-tempat-hiburan-di-bandung-digerebek-satpol-pp</link>
      <pubDate>Tue, 16 Jun 2026 11:30:33 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/16/bandel-saat-hari-besar-keagamaan-sejumlah-tempat-hiburan-di-bandung-digerebek-satpol-pp</guid>
      <category>Satpol PP</category>
      <category>Razia tempat hiburan malam</category>
      <category>Minuman Beralkohol</category>
      <category>Hari Besar Keagamaan</category>
      <category>Toko Minol Ilegal</category>
      <description>Satpol PP Bandung menindak tempat hiburan malam yang melanggar aturan penutupan hari besar keagamaan dan menyegel toko minol ilegal.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali melakukan pengawasan terhadap aktivitas usaha pariwisata selama momentum hari besar keagamaan. 

Dalam operasi yang berlangsung pada Senin malam, 15 Juni 2026, petugas menemukan sejumlah pelanggaran, mulai dari tempat hiburan malam yang masih beroperasi hingga toko penjual minuman beralkohol tanpa izin resmi.

Pengawasan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan penutupan sementara usaha pariwisata yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Bandung. 

Operasi tersebut melibatkan personel Satpol PP bersama unsur bantuan kendali operasi dari TNI dan Polri.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Bambang Sukardi, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi aturan yang berlaku selama peringatan hari besar keagamaan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/16/erick-darmadjaya-angkat-bicara-soal-pajak-stnk-ternyata-bukan-kebijakan-dprd-kota-bandung">Baca Juga : Erick Darmadjaya Angkat Bicara Soal Pajak STNK, Ternyata Bukan Kebijakan DPRD Kota Bandung</a></b>

"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Bandung tentang penutupan usaha pariwisata pada Hari Besar Keagamaan Tahun 2026. Kami memonitor untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan," ujar Bambang.

<b>Tempat Hiburan Masih Buka Saat Larangan Berlaku</b>

Rangkaian pemeriksaan dimulai sekitar pukul 21.00 WIB dan berlangsung hingga menjelang tengah malam. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian petugas berada di kawasan Talaga Bodas.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati tempat hiburan tersebut masih menjalankan aktivitas operasional meskipun aturan penutupan sedang berlaku. 

Menindak temuan itu, petugas langsung memberikan teguran dan meminta pengelola menghentikan seluruh kegiatan usaha saat itu juga.

Selain itu, identitas penanggung jawab usaha turut diamankan untuk kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut. Pengelola dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satpol PP pada 18 Juni 2026.

Tim kemudian bergerak ke sejumlah lokasi hiburan malam di kawasan Jalan Mohammad Toha. Ketika petugas tiba, tempat usaha yang diperiksa sedang melakukan proses penutupan setelah sebelumnya beroperasi. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/15/tak-sekadar-kebun-binatang-bandung-zoo-akan-disulap-jadi-pusat-edukasi-dan-konservasi">Baca Juga : Tak Sekadar Kebun Binatang, Bandung Zoo Akan Disulap Jadi Pusat Edukasi dan Konservasi</a></b>

Satpol PP tetap melakukan pendataan terhadap penanggung jawab usaha dan meminta yang bersangkutan menghadiri pemeriksaan dengan membawa dokumen perizinan lengkap.

Sementara itu, hasil pemeriksaan di salah satu tempat usaha pijat di kawasan yang sama menunjukkan tidak adanya pelanggaran. Lokasi tersebut berada dalam kondisi tutup sesuai ketentuan yang berlaku.
<b>
Toko Minol Tanpa Izin Disegel</b>

Selain fokus pada tempat hiburan malam, petugas juga menemukan pelanggaran lain berupa toko penjual minuman beralkohol yang beroperasi tanpa izin resmi di kawasan Jalan Mohammad Toha.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan sekitar pukul 22.20 WIB, petugas memastikan usaha tersebut tidak memiliki legalitas yang dipersyaratkan. Dari lokasi, Satpol PP mengamankan puluhan botol minuman beralkohol sebagai barang bukti.

"Terhadap toko minuman beralkohol yang tidak memiliki izin, kami melakukan penyegelan tempat usaha dan mengamankan barang bukti berupa 28 botol minuman beralkohol. Penanggung jawab usaha juga akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik Satpol PP," kata Bambang.

Tindakan penyegelan langsung dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum terhadap pelaku usaha yang menjalankan aktivitas tanpa izin.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/15/farhan-ingatkan-bahaya-judi-online-saat-euforia-piala-dunia-2026-asn-terancam-sanksi-berat">Baca Juga : Farhan Ingatkan Bahaya Judi Online Saat Euforia Piala Dunia 2026, ASN Terancam Sanksi Berat</a></b>

Menjelang berakhirnya operasi, petugas melanjutkan pengawasan ke sejumlah tempat hiburan malam di sepanjang Jalan Sulanjana. Dari hasil pemeriksaan, seluruh lokasi yang didatangi dalam kondisi tutup dan mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Bambang menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap seluruh pelaku usaha yang mengabaikan aturan, terutama pada momentum hari besar keagamaan yang membutuhkan suasana aman dan kondusif.

Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan upaya menjaga kenyamanan masyarakat.

"Kami mengimbau seluruh pelaku usaha untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Pengawasan akan terus dilakukan dan setiap pelanggaran akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ungkapnya.

Sebagai dasar pelaksanaan operasi, Satpol PP mengacu pada Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Ketenteraman, dan Perlindungan Masyarakat serta Surat Edaran Wali Kota Bandung Nomor 004-Disbudpar/2026 mengenai Penutupan Usaha Pariwisata pada Hari Besar Keagamaan Tahun 2026.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/tempat-hiburan-malam-28d8_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Tak Sekadar Kebun Binatang, Bandung Zoo Akan Disulap Jadi Pusat Edukasi dan Konservasi</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/15/tak-sekadar-kebun-binatang-bandung-zoo-akan-disulap-jadi-pusat-edukasi-dan-konservasi</link>
      <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 17:36:57 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/15/tak-sekadar-kebun-binatang-bandung-zoo-akan-disulap-jadi-pusat-edukasi-dan-konservasi</guid>
      <category>Bandung Zoo</category>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <category>Kebun Binatang Bandung</category>
      <description>Pemkot Bandung mempercepat revitalisasi Bandung Zoo dan menargetkan kebun binatang legendaris itu kembali beroperasi dalam waktu kurang dari setahun.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Harapan untuk melihat kembali aktivitas di Bandung Zoo semakin mendekati kenyataan. Pemerintah Kota Bandung kini mempercepat berbagai tahapan revitalisasi setelah proses penentuan pengelola baru memasuki fase akhir.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, saat ini pembahasan masih difokuskan pada penyempurnaan konsep pengelolaan serta negosiasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pihak yang akan mengelola kebun binatang tersebut.

Menurutnya, proses tersebut diharapkan segera mencapai kesepakatan sehingga tahapan revitalisasi dapat langsung berjalan, termasuk realisasi pembayaran awal dari pihak pengelola.

“Hari ini kita lagi menunggu selesainya konsep dan negosiasi PKS. Mudah-mudahan segera terlaksana dan menerima pembayaran pertama,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Jumat, 12 Juni 2026.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/14/pemkot-bandung-siapkan-ruang-publik-inklusif-untuk-dukung-gaya-hidup-sehat-dan-kesehatan-mental-warga">Baca Juga : Pemkot Bandung Siapkan Ruang Publik Inklusif untuk Dukung Gaya Hidup Sehat dan Kesehatan Mental Warga</a></b>

Farhan menjelaskan bahwa pembahasan kerja sama tidak hanya menyangkut nilai investasi, tetapi juga mencakup pembagian hasil, masa tenggang operasional, hingga tahapan perizinan yang wajib dipenuhi sebelum kebun binatang kembali dibuka untuk umum.

Sejumlah dokumen strategis masih harus diselesaikan, di antaranya izin konservasi baru, Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Karena itu, pemerintah terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar proses administrasi berjalan lebih cepat.

“Senin (15/6) saya harus menghadap Menteri Kehutanan untuk nota kesepakatan bersama. Karena ini menyangkut perizinan yang cukup panjang,” katanya.

Di tengah proses revitalisasi tersebut, Farhan menegaskan bahwa Bandung Zoo tidak boleh kehilangan identitasnya sebagai lembaga konservasi sekaligus sarana edukasi masyarakat. 

Ia berharap pengelola baru mampu menghadirkan konsep yang lebih modern tanpa menghilangkan nilai sejarah yang telah melekat selama puluhan tahun.

Menurutnya, kebun binatang harus menjadi ruang pembelajaran yang menarik bagi anak-anak sekaligus memperkuat fungsi pelestarian satwa.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/14/job-fair-bandung-2026-buka-2361-lowongan-kerja-dari-lebih-20-perusahaan">Baca Juga : Job Fair Bandung 2026 Buka 2.361 Lowongan Kerja dari Lebih 20 Perusahaan</a></b>

Selain itu, Farhan menitipkan tiga pesan penting kepada pengelola baru. Pertama, mempertahankan tenaga kerja lama agar keberlangsungan operasional dan pengalaman kerja yang sudah dimiliki tetap terjaga. Kedua, menjaga karakter khas Bandung Zoo yang selama ini dikenal masyarakat dengan sebutan "Derenten".

“Bandung Zoo itu punya nilai sejarah dan budaya. Itu harus tetap dipertahankan,” ujarnya.

Pesan ketiga berkaitan dengan penguatan fungsi konservasi melalui program pelepasliaran satwa. Menurut Farhan, sejumlah satwa endemik seperti owa dan surili memiliki peluang untuk kembali ke habitat aslinya di kawasan Bandung Selatan, termasuk wilayah Pangalengan dan Gambung.

Di sisi lain, persoalan harga tiket juga menjadi perhatian pemerintah. Meski keputusan final belum ditetapkan, Pemkot Bandung memastikan aspek keterjangkauan tetap menjadi pertimbangan penting dalam penyusunan skema bisnis pengelola baru.

“Kalau harganya tidak wajar, tentu akan kita perjuangkan. Banyak warga juga ingin tiket tetap terjangkau,” katanya.

Farhan menjelaskan, pola pengelolaan Bandung Zoo berbeda dengan sejumlah kebun binatang milik pemerintah daerah lainnya seperti Ragunan. Di Kota Bandung, pengelolaan dilakukan melalui mekanisme kerja sama pemanfaatan karena tidak berada di bawah pengelolaan dinas khusus.

Meski masih menghadapi sejumlah tahapan administratif dan teknis, pemerintah optimistis Bandung Zoo dapat kembali menerima pengunjung dalam waktu kurang dari satu tahun.

“Targetnya kurang dari satu tahun. Tapi memang ada dua izin yang cukup lama, yaitu izin konservasi dan Amdal,” ujarnya.

Selain proses perizinan, penyelesaian pengalihan aset yang sebelumnya berada di bawah kewenangan Kejaksaan Tinggi juga menjadi bagian dari tahapan yang harus dituntaskan sebelum revitalisasi berjalan sepenuhnya.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, Bandung Zoo diharapkan tidak hanya kembali beroperasi, tetapi juga hadir sebagai destinasi konservasi dan edukasi modern yang tetap mempertahankan nilai sejarah serta kedekatannya dengan masyarakat Kota Bandung.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/01/bandung-zoo2-4e41_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Farhan Ingatkan Bahaya Judi Online Saat Euforia Piala Dunia 2026, ASN Terancam Sanksi Berat</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/15/farhan-ingatkan-bahaya-judi-online-saat-euforia-piala-dunia-2026-asn-terancam-sanksi-berat</link>
      <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 16:42:56 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/15/farhan-ingatkan-bahaya-judi-online-saat-euforia-piala-dunia-2026-asn-terancam-sanksi-berat</guid>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <category>judi online</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengingatkan bahaya judi online berkedok taruhan bola dan menegaskan ASN yang terlibat akan disanksi berat.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Euforia pertandingan sepak bola internasional kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk menjaring pemain judi online. 

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bandung mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam praktik taruhan digital yang semakin marak menjelang berbagai pertandingan besar, termasuk Piala Dunia 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai judi online menjadi salah satu ancaman sosial yang perlu mendapat perhatian serius karena dampaknya dapat merusak kondisi ekonomi, psikologis, hingga kehidupan keluarga pelakunya.

Menurut Farhan, perkembangan teknologi membuat aktivitas perjudian semakin mudah diakses melalui berbagai platform digital. Kondisi ini menjadikan pengawasan dan penindakannya tidak sesederhana praktik perjudian konvensional.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/15/tak-sekadar-kebun-binatang-bandung-zoo-akan-disulap-jadi-pusat-edukasi-dan-konservasi">Baca Juga : Tak Sekadar Kebun Binatang, Bandung Zoo Akan Disulap Jadi Pusat Edukasi dan Konservasi</a></b>

“Kalau judi online itu memang kita serahkan kepada yang berwenang. Karena sekarang semuanya ada di ranah digital,” ujarnya saat diwawancarai di Balai Kota Bandung, Jumat, 12 Juni 2026.

Meski penegakan hukum menjadi kewenangan aparat terkait, Farhan menegaskan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Ia mengingatkan bahwa judi online dirancang untuk membuat pemain terus kembali bermain meskipun mengalami kerugian.

Fenomena tersebut, menurutnya, menjadi salah satu alasan mengapa banyak orang akhirnya terjerat dalam lingkaran kecanduan yang sulit dihentikan.

“Judi itu membuat kita ketagihan. Awalnya dikasih menang, lama-lama kalah terus tapi bikin penasaran. Itu yang berbahaya,” katanya.

Farhan secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergoda dengan berbagai bentuk taruhan yang dikemas sebagai hiburan, termasuk yang memanfaatkan popularitas pertandingan sepak bola dan kompetisi olahraga lainnya.

Menurutnya, aktivitas tersebut tetap memiliki risiko besar yang dapat berdampak pada kondisi finansial maupun kesehatan mental pelakunya.

“Saudara-saudaraku, hindarilah judi. Karena itu salah satu hal yang bisa membuat kita kecanduan,” imbau Farhan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/14/pemkot-bandung-siapkan-ruang-publik-inklusif-untuk-dukung-gaya-hidup-sehat-dan-kesehatan-mental-warga">Baca Juga : Pemkot Bandung Siapkan Ruang Publik Inklusif untuk Dukung Gaya Hidup Sehat dan Kesehatan Mental Warga</a></b>

Selain menyasar masyarakat umum, peringatan keras juga ditujukan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. 

Farhan menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi pegawai pemerintah yang terbukti terlibat dalam aktivitas perjudian online.

Ia memastikan sanksi tegas akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku apabila ditemukan pelanggaran oleh ASN.

“Kalau sampai ada ASN yang melakukan judi, kita akan langsung berikan sanksi berat,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung juga akan meningkatkan pengawasan terhadap disiplin pegawai, khususnya selama jam kerja. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh ASN tetap fokus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat tanpa terlibat aktivitas yang melanggar aturan.

“Pengawasan diperketat, khususnya saat jam kerja. Tidak boleh ada alasan apa pun,” katanya.

Melalui imbauan tersebut, Pemerintah Kota Bandung berharap masyarakat semakin memahami risiko judi online dan tidak mudah tergiur oleh janji keuntungan instan yang pada akhirnya justru berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/farhan-wfh-c785_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemkot Bandung Siapkan Ruang Publik Inklusif untuk Dukung Gaya Hidup Sehat dan Kesehatan Mental Warga</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/14/pemkot-bandung-siapkan-ruang-publik-inklusif-untuk-dukung-gaya-hidup-sehat-dan-kesehatan-mental-warga</link>
      <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 12:29:05 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/14/pemkot-bandung-siapkan-ruang-publik-inklusif-untuk-dukung-gaya-hidup-sehat-dan-kesehatan-mental-warga</guid>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <description>Pemkot Bandung menyiapkan ruang publik inklusif, trotoar ramah disabilitas, dan taman kota untuk mendukung kesehatan fisik serta mental warga.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b style="font-size: 15px;">TERASBANDUNG.COM - </b><span style="font-size: 15px;">Farhan Dorong Warga Aktif Berolahraga, Pemkot Bandung Percepat Pembangunan Ruang Publik Ramah Semua Kalangan

Pemerintah Kota Bandung terus mendorong terciptanya budaya hidup sehat di tengah masyarakat. 

Selain mengajak warga untuk rutin berolahraga, pemerintah juga berupaya menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, inklusif, dan mendukung kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri kegiatan Gerakan Senam Masyarakat yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di Lapangan Badak, Sabtu, 13 Juni 2026.

Di hadapan ratusan peserta, Farhan menekankan pentingnya menjaga kesehatan tubuh sekaligus kesehatan mental di tengah dinamika kehidupan perkotaan yang semakin kompleks. 

Menurutnya, masyarakat membutuhkan ruang untuk berinteraksi, berolahraga, dan menikmati aktivitas yang mampu mengurangi tekanan sehari-hari.

“Setelah berbagai macam masalah yang rumit kita tetap harus menyegarkan pikiran dan badan. Alhamdulillah hari ini bisa ramai-ramai berkumpul, berolahraga dan bergembira bersama warga,” kata Farhan.

Ia menilai kebahagiaan masyarakat merupakan salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan kota. Karena itu, aktivitas fisik, lingkungan yang nyaman, serta hiburan yang positif perlu menjadi bagian dari kehidupan warga Bandung.

“Kalau Bandung itu, mesti bahagia luar dalam. Dengan olahraga, udara yang segar dan musik yang menyenangkan, well-being masyarakat akan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Pemkot Bandung tengah menyiapkan berbagai langkah penataan kota yang berorientasi pada kenyamanan masyarakat. 

Salah satunya melalui peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang menjadi fondasi bagi terciptanya ruang publik yang aman dan mudah diakses.

Perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas utama. Pemerintah juga berupaya meningkatkan kualitas sistem drainase agar infrastruktur yang dibangun memiliki daya tahan lebih baik dan mampu mengurangi berbagai persoalan perkotaan.

Selain itu, pembangunan trotoar yang nyaman bagi pejalan kaki, penyandang disabilitas, hingga pesepeda juga menjadi bagian dari agenda penataan kota yang sedang dijalankan.

“Kita ingin jalan-jalan di Kota Bandung beradab. Ramah terhadap pejalan kaki, disabilitas dan para pesepeda sehingga semua pengguna jalan bisa merasa nyaman,” ungkapnya.

Setelah pembenahan infrastruktur dasar berjalan optimal, Pemkot Bandung berencana memperkuat fungsi ruang publik melalui revitalisasi taman kota. Sejumlah taman akan ditata kembali agar lebih menarik, nyaman, serta mampu menjadi ruang interaksi sosial bagi berbagai kelompok masyarakat.

Tak hanya itu, beberapa ruang publik juga akan disesuaikan dengan nilai sejarah dan identitas kawasan melalui penataan nama berdasarkan aspek toponimi yang melekat pada wilayah tersebut.

Farhan menegaskan bahwa pembangunan taman dan ruang terbuka bukan semata-mata untuk mempercantik wajah kota. Lebih dari itu, ruang publik memiliki fungsi penting dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan warga.

Menurutnya, aktivitas olahraga dan interaksi sosial yang berlangsung di ruang terbuka dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

“Dispora tidak hanya bertanggung jawab terhadap kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental. Karena banyak aktivitas olahraga yang mampu membantu masyarakat menjadi lebih sehat secara mental,” tuturnya.

Melalui penguatan fasilitas publik dan perluasan ruang aktivitas masyarakat, Pemkot Bandung berharap dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih sehat, inklusif, dan mendukung kebahagiaan warga dalam jangka panjang.***</span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/farhan-a02b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Job Fair Bandung 2026 Buka 2.361 Lowongan Kerja dari Lebih 20 Perusahaan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/14/job-fair-bandung-2026-buka-2361-lowongan-kerja-dari-lebih-20-perusahaan</link>
      <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 12:18:24 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/14/job-fair-bandung-2026-buka-2361-lowongan-kerja-dari-lebih-20-perusahaan</guid>
      <category>Job Fair Bandung 2026</category>
      <category>lowongan kerja Bandung</category>
      <description>Job Fair Bandung 2026 menghadirkan 2.361 lowongan kerja dari lebih 20 perusahaan untuk lulusan SMP hingga S2.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kabar baik bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Pemerintah Kota Bandung kembali membuka ruang bagi pencari kerja untuk terhubung langsung dengan berbagai perusahaan melalui kegiatan Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026.

Agenda bursa kerja tersebut akan digelar di GOR Bandung, Jalan Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026. Melalui kegiatan ini, Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung menghadirkan ribuan peluang kerja yang dapat diakses oleh masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan.

Sebanyak lebih dari 20 perusahaan dijadwalkan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan total 2.361 lowongan pekerjaan yang tersedia. Kesempatan yang ditawarkan mencakup berbagai bidang pekerjaan dan terbuka bagi pencari kerja dengan tingkat pendidikan mulai dari SMP hingga Pascasarjana.

Penyelenggaraan job fair ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Bandung dalam menekan angka pengangguran sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan dunia industri.

Tidak hanya menjadi ajang rekrutmen, kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah yang mempererat hubungan antara perusahaan dan tenaga kerja. 

Melalui pertemuan langsung di lokasi kegiatan, pencari kerja dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai posisi yang tersedia, persyaratan yang dibutuhkan, hingga mekanisme seleksi yang diterapkan masing-masing perusahaan.

Dengan hadirnya berbagai perusahaan dalam satu lokasi, masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk mengeksplorasi pilihan karier tanpa harus mendatangi perusahaan satu per satu.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/job-fair1-2026-eec4_mid.jpg" alt="">

Disnaker Kota Bandung mengimbau para peserta untuk mempersiapkan dokumen lamaran secara lengkap, termasuk curriculum vitae (CV), identitas diri, serta dokumen pendukung lainnya guna mempermudah proses pendaftaran dan seleksi.

Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dan terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin mendapatkan pekerjaan baru, memperluas pengalaman profesional, maupun mencari peluang karier yang lebih baik.

Melalui penyelenggaraan bursa kerja ini, Pemerintah Kota Bandung berharap tercipta konektivitas yang lebih kuat antara dunia usaha dan tenaga kerja, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/job-fair-2026-2b00_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Hadapi El Nino 2026, Pemkot Bandung Perkuat Relawan Pemadam Kebakaran untuk Antisipasi Risiko Kebakaran</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/10/hadapi-el-nino-2026-pemkot-bandung-perkuat-relawan-pemadam-kebakaran-untuk-antisipasi-risiko-kebakaran</link>
      <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 15:53:33 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/10/hadapi-el-nino-2026-pemkot-bandung-perkuat-relawan-pemadam-kebakaran-untuk-antisipasi-risiko-kebakaran</guid>
      <category>Muhammad Farhan Bandung</category>
      <category>El Nino 2026 Bandung</category>
      <category>Relawan Pemadam Kebakaran Bandung</category>
      <category>Redkar Kota Bandung&#13;
risiko kebakaran musim kemarau&#13;
</category>
      <description>Pemkot Bandung meningkatkan kapasitas Redkar menghadapi El Nino 2026. Relawan disiapkan untuk memperkuat pencegahan kebakaran.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung memperkuat upaya mitigasi bencana kebakaran dengan meningkatkan kapasitas Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). 

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim kemarau yang diprediksi lebih ekstrem akibat dampak fenomena El Nino.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menilai keberadaan Redkar memiliki fungsi yang sangat penting dalam mendukung keselamatan masyarakat. 

Selain membantu proses penanganan kebakaran, para relawan juga berperan aktif dalam membangun kesadaran warga terkait kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/10/proses-seleksi-pengelola-baru-bandung-zoo-segera-diumumkan-pemkot-gandeng-kementerian-kehutanan">Baca Juga : Proses Seleksi Pengelola Baru Bandung Zoo Segera Diumumkan, Pemkot Gandeng Kementerian Kehutanan</a></b>

“Redkar tidak hanya membantu pemadam kebakaran dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan tetapi juga menjadi ujung tombak edukasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan dan ketangguhan menghadapi bencana,” kata Farhan saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Tahun 2026 di Pussenkav Kota Bandung, Selasa 9 Juni 2026.

Sebagai bentuk penguatan kapasitas tersebut, Pemkot Bandung menggelar Bimbingan Teknis Redkar dengan dukungan Satuan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI AD. Kegiatan ini menjadi wadah peningkatan kemampuan relawan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana.

Farhan mengapresiasi keterlibatan Pussenkav TNI AD yang menyediakan fasilitas pelatihan bagi para relawan. 

Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, TNI, DPRD, dan masyarakat dalam menjaga keamanan warga Kota Bandung.

Ia mengingatkan bahwa kondisi Kota Bandung saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Selain memiliki jumlah penduduk lebih dari 2,6 juta jiwa, kota ini juga menjadi tujuan wisata yang ramai dikunjungi sehingga tingkat kerawanan kebakaran di kawasan padat penduduk perlu mendapatkan perhatian serius.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/10/penataan-kabel-udara-di-bandung-berlanjut-pemkot-pastikan-layanan-publik-dan-internet-tetap-aman">Baca Juga : Penataan Kabel Udara di Bandung Berlanjut, Pemkot Pastikan Layanan Publik dan Internet Tetap Aman</a></b>

Menurut Farhan, musim kemarau yang lebih panjang dan kering akibat El Nino berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, terutama ketika ketersediaan sumber air mulai terbatas.

“Satu percikan api saja bisa merambat dengan mudah ke mana-mana. Karena itu kita harus siap menghadapi berbagai kemungkinan termasuk kondisi ketika sumber air sulit ditemukan saat terjadi kebakaran,” ujarnya.

Pengalaman panjang Farhan selama berkiprah di dunia pemerintahan dan politik turut membentuk pandangannya mengenai pentingnya pencegahan kebakaran. 

Ia mengaku telah menyaksikan berbagai peristiwa kebakaran yang tidak hanya menyebabkan kerugian material, tetapi juga merenggut nyawa dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Karena itu, ia mengajak seluruh relawan untuk menjadikan tugas kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian yang memiliki dampak besar bagi keselamatan masyarakat.

“Saya menitipkan pesan kepada para relawan. Cegah rasa sedih itu. Hentikan semua risiko yang dapat membuat kita terpukul karena hilangnya saudara-saudara kita,” katanya.

Farhan juga menegaskan bahwa semangat dan kepedulian menjadi modal utama yang harus dimiliki setiap anggota Redkar. Ia meyakini setiap langkah yang dilakukan relawan akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan bernilai sebagai amal jariyah yang terus mengalir.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/09/pemkot-bandung-dan-forkopimda-perkuat-patroli-cegah-begal-ratusan-personel-disiagakan">Baca Juga : Pemkot Bandung dan Forkopimda Perkuat Patroli Cegah Begal, Ratusan Personel Disiagakan</a></b>

Menutup sambutannya, Farhan mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal di lingkungan masing-masing.

“Untuk itu, mari bersama-sama kita ikuti seluruh materi yang ada agar kita bisa memaksimalkan potensi kemampuan kita untuk menjaga keselamatan Kota Bandung,” tuturnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/farhan-bandung-a05f_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Penataan Kabel Udara di Bandung Berlanjut, Pemkot Pastikan Layanan Publik dan Internet Tetap Aman</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/10/penataan-kabel-udara-di-bandung-berlanjut-pemkot-pastikan-layanan-publik-dan-internet-tetap-aman</link>
      <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 15:40:05 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/10/penataan-kabel-udara-di-bandung-berlanjut-pemkot-pastikan-layanan-publik-dan-internet-tetap-aman</guid>
      <description>Pemkot Bandung menata kabel udara di 85 ruas jalan hingga 2026. Layanan publik dan internet dipastikan tetap aman dengan jaringan cadangan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung terus melanjutkan program penataan infrastruktur perkotaan melalui penertiban kabel udara di berbagai ruas jalan. 

Langkah ini dilakukan untuk menciptakan tata kota yang lebih rapi, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa kegiatan pemotongan kabel yang saat ini berlangsung bukan dilakukan secara sembarangan. 

Penertiban difokuskan pada kabel-kabel yang tidak memiliki izin atau tidak memenuhi aturan yang telah ditetapkan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/09/beautifikasi-17-ruas-jalan-bandung-berjalan-lima-proyek-overlay-jalan-rampung-100-persen">Baca Juga : Beautifikasi 17 Ruas Jalan Bandung Berjalan, Lima Proyek Overlay Jalan Rampung 100 Persen</a></b>

Menurut Farhan, aspek pelayanan publik menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pelaksanaan.

Karena itu, pemerintah memastikan seluruh proses pemindahan jaringan dari kabel udara menuju sistem bawah tanah dilakukan secara bertahap dengan perencanaan yang matang.

Sebelum proses pemotongan dilakukan, Pemkot Bandung terlebih dahulu memastikan tersedianya jaringan cadangan agar aktivitas pelayanan publik yang bergantung pada koneksi internet tetap berjalan tanpa hambatan.

“Internet untuk pelayanan publik tetap terjamin. Kami pastikan tidak ada gangguan karena sebelum pemotongan dilakukan, jaringan cadangan sudah disiapkan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemotongan kabel tidak akan dilakukan apabila sistem pengganti belum siap digunakan. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/09/pemkot-bandung-dan-forkopimda-perkuat-patroli-cegah-begal-ratusan-personel-disiagakan">Baca Juga : Pemkot Bandung dan Forkopimda Perkuat Patroli Cegah Begal, Ratusan Personel Disiagakan</a></b>

Kebijakan tersebut diterapkan untuk menghindari gangguan terhadap berbagai layanan strategis yang digunakan masyarakat setiap hari.

Layanan yang menjadi prioritas perlindungan antara lain sektor perbankan, pendidikan, kesehatan, administrasi kependudukan, hingga kebutuhan jaringan instansi TNI dan Polri.

Selain memastikan kelancaran layanan publik, Pemkot Bandung juga mengingatkan para operator telekomunikasi untuk menjalankan tanggung jawabnya terhadap pelanggan. 

Setiap gangguan layanan yang terjadi harus segera ditangani agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Operator harus bertanggung jawab kepada pelanggan. Jika terjadi gangguan, harus segera ditangani,” tegasnya.

Farhan juga menyoroti hak masyarakat sebagai pengguna layanan telekomunikasi. Menurutnya, pelanggan berhak memperoleh kualitas layanan terbaik dan dapat mempertimbangkan pilihan penyedia layanan lain apabila mengalami gangguan berkepanjangan.

“Pelanggan memiliki hak untuk mencari alternatif koneksi jika layanan yang diterima tidak optimal,” ujarnya.

Program penataan kabel udara ini akan terus berlanjut hingga Desember 2026 dengan cakupan sebanyak 85 ruas jalan di Kota Bandung. 

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap wajah kota menjadi lebih tertata sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur modern yang lebih aman dan berkelanjutan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/kabel-udara-9bc3_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Proses Seleksi Pengelola Baru Bandung Zoo Segera Diumumkan, Pemkot Gandeng Kementerian Kehutanan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/10/proses-seleksi-pengelola-baru-bandung-zoo-segera-diumumkan-pemkot-gandeng-kementerian-kehutanan</link>
      <pubDate>Wed, 10 Jun 2026 14:06:37 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/10/proses-seleksi-pengelola-baru-bandung-zoo-segera-diumumkan-pemkot-gandeng-kementerian-kehutanan</guid>
      <category>Bandung Zoo</category>
      <category> Wali Kota Muhammad Farhan</category>
      <category>pengelola baru Bandung Zoo</category>
      <description>Pemkot Bandung dan Kementerian Kehutanan segera menetapkan pengelola baru Bandung Zoo. Tiga kandidat tersisa dalam seleksi tahap akhir.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Pemerintah Kota Bandung memastikan penunjukan pengelola baru Bandung Zoo dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka yang melibatkan pemerintah pusat. 

Langkah tersebut ditempuh untuk menjamin proses berjalan transparan sekaligus memperhatikan aspek konservasi satwa yang menjadi bagian utama dalam pengelolaan kebun binatang.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan keputusan mengenai pengelola baru tidak akan ditentukan secara sepihak oleh pemerintah daerah. 

Tahap akhir seleksi akan dibahas bersama Kementerian Kehutanan yang memiliki kewenangan terkait perizinan konservasi dan perlindungan satwa.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/09/pemkot-bandung-dan-forkopimda-perkuat-patroli-cegah-begal-ratusan-personel-disiagakan">Baca Juga : Pemkot Bandung dan Forkopimda Perkuat Patroli Cegah Begal, Ratusan Personel Disiagakan</a></b>

Dalam waktu dekat, Farhan dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk melakukan pembahasan final bersama kementerian. 

Setelah seluruh tahapan selesai dan penandatanganan dilakukan, nama pengelola yang terpilih akan diumumkan kepada publik.

Menurutnya, proses seleksi telah berlangsung cukup panjang hingga menyisakan tiga kandidat yang memenuhi persyaratan.

"Dari sejumlah peminat yang mendaftar, akhirnya mengerucut menjadi tiga peserta. Dari tiga peserta tersebut harus dipilih satu, dan pemilihannya tidak bisa dilakukan sendirian. Harus bersama kementerian karena izin konservasi dan izin terkait satwa yang dilindungi berada di bawah kewenangan kementerian," ujarnya di Pendopo, Rabu, 10 Juni 2026.

Farhan menjelaskan, penilaian terhadap para peserta tidak hanya melihat kemampuan operasional semata. 

Berbagai aspek turut menjadi bahan evaluasi, mulai dari kompetensi pengelolaan lembaga konservasi, kualitas pemeliharaan satwa, hingga dampak sosial dan budaya yang dapat dihasilkan.

Selain itu, kemampuan finansial menjadi salah satu faktor krusial yang harus dimiliki calon pengelola. 

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/09/desk-layanan-terpadu-spmb-kota-bandung-2026-permudah-pendaftaran-semua-kendala-bisa-ditangani-di-satu-tempat">Baca Juga : Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung 2026 Permudah Pendaftaran, Semua Kendala Bisa Ditangani di Satu Tempat</a></b>

Hal tersebut diperlukan mengingat kondisi Bandung Zoo yang memerlukan investasi besar untuk mengembalikan aktivitas operasional setelah tidak beroperasi selama beberapa bulan terakhir.

Ia mengungkapkan bahwa pengelola yang ditetapkan nantinya harus langsung memenuhi kewajiban finansial sejak awal kerja sama dimulai.

"Begitu tanda tangan PKS, mereka harus langsung membayar kontribusi tetap sebesar Rp4,3 miliar. Setelah itu mereka langsung bertanggung jawab terhadap pakan satwa dan seluruh operasional," kata Farhan.

Meski pengelolaan akan segera dialihkan, pemerintah daerah masih memberikan dukungan selama masa transisi. Salah satunya dengan tetap menanggung pembayaran gaji karyawan hingga 25 Juni mendatang.

Menurut Farhan, tantangan terbesar yang dihadapi pengelola baru adalah membangkitkan kembali operasional Bandung Zoo setelah sekitar enam bulan tidak beraktivitas. 

Karena itu, dibutuhkan lembaga konservasi berbadan hukum dengan kapasitas finansial yang kuat agar proses pemulihan dapat berjalan optimal.

"Ini bagian dari investasi yang harus mereka lakukan. Secara bisnis dan finansial, lembaga konservasi yang mengelola harus memiliki kemampuan yang sangat kuat," ujarnya.

Terkait spekulasi mengenai kandidat yang berpeluang lebih besar memenangkan seleksi, Farhan menegaskan dirinya menjaga independensi dan tidak ingin mengetahui hasil evaluasi sebelum pembahasan resmi bersama Kementerian Kehutanan dilakukan.

"Saya tidak boleh condong ke siapa pun. Bahkan ketika ada yang ingin menunjukkan dokumen hasil evaluasi, saya memilih menunggu dan melihatnya bersama kementerian," akunya.

Dengan tahapan seleksi yang kini memasuki fase penentuan, publik diperkirakan tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui siapa pihak yang akan mengelola Bandung Zoo ke depan. 

Pengumuman resmi akan dilakukan setelah seluruh proses koordinasi dan penandatanganan bersama Kementerian Kehutanan rampung dilaksanakan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/01/bandung-zoo2-4e41_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Beautifikasi 17 Ruas Jalan Bandung Berjalan, Lima Proyek Overlay Jalan Rampung 100 Persen</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/09/beautifikasi-17-ruas-jalan-bandung-berjalan-lima-proyek-overlay-jalan-rampung-100-persen</link>
      <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 10:22:32 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/09/beautifikasi-17-ruas-jalan-bandung-berjalan-lima-proyek-overlay-jalan-rampung-100-persen</guid>
      <category>Beautifikasi Jalan Bandung</category>
      <category>Proyek Jalan Bandung 2026</category>
      <category>Penataan Trotoar Bandung</category>
      <description>Program beautifikasi 17 ruas jalan Bandung terus berprogres. Lima proyek overlay jalan telah selesai 100 persen dan sejumlah trotoar tengah ditata.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Program penataan 17 ruas jalan utama yang digagas Pemerintah Kota Bandung sepanjang 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. 

Tidak hanya berfokus pada perbaikan estetika kawasan, proyek ini juga mencakup peningkatan kualitas infrastruktur jalan, trotoar, dan konektivitas transportasi publik di sejumlah koridor strategis kota.

Sejumlah kawasan yang menjadi prioritas penataan antara lain Jalan Braga, Jalan Merdeka, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Wastukancana, Jalan Asia Afrika, Jalan Cihampelas, Jalan L.L.R.E. Martadinata, hingga beberapa ruas jalan di pusat kota yang menjadi destinasi wisata dan pusat aktivitas masyarakat.

<b>Trotoar Ditata, Kawasan Wisata Dibuat Lebih Nyaman</b>

Penataan yang dilakukan mencakup rehabilitasi trotoar, perbaikan saluran drainase, pemasangan bollard, penyesuaian akses bangunan, hingga penggantian material trotoar agar lebih aman dan nyaman digunakan pejalan kaki.

Berdasarkan data per 8 Juni 2026, progres penataan trotoar tercepat tercatat di Jalan Wastukancana yang telah mencapai 64,56 persen. Jalan Braga menyusul dengan capaian 53,71 persen, sedangkan Jalan Tamblong telah menyentuh angka 23,89 persen.

Sementara sejumlah ruas lainnya seperti Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Riau, Jalan Sunda, Jalan Sumatera, Jalan Jawa, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Cihampelas masih terus dikerjakan sesuai target pelaksanaan tahun ini.

Selain mempercantik kawasan, sejumlah koridor juga disiapkan untuk mendukung pengembangan jaringan Bus Rapid Transit (BRT). Koridor Jalan Veteran, Naripan, Asia Afrika, Suniaraja, hingga Banceuy menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem transportasi yang lebih terintegrasi dan ramah pejalan kaki.

<b>Lima Paket Overlay Jalan Sudah Tuntas</b>

Selain penataan trotoar, pekerjaan overlay atau pelapisan ulang jalan juga menjadi bagian penting dalam program beautifikasi kota.

Dari total 10 paket pekerjaan yang berjalan, lima paket telah selesai sepenuhnya atau mencapai progres 100 persen. Ruas yang telah rampung meliputi Jalan Astanaanyar–Panjunan, Jalan L.L.R.E. Martadinata, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Lengkong Besar–Lengkong Kecil, serta Jalan Stasion Timur–Perintis Kemerdekaan.

Sementara itu, pekerjaan overlay pada koridor Jalan Merdeka, Braga, dan Wastukancana telah mencapai progres 85,73 persen. Sedangkan paket Jalan Tamansari dan Sulanjana kini berada di angka 58,04 persen.

Untuk ruas Jalan Aceh dan Jalan Menado, progres pekerjaan telah menyentuh 50,16 persen, sementara Jalan Sunda berada pada capaian 44,52 persen.

Adapun pekerjaan pada ruas Jalan Sukaraja, Sukaraja II, Dakota, dan Gunung Batu masih berada pada tahap awal pelaksanaan dengan progres 0,704 persen.

Secara keseluruhan, proyek overlay dalam program beautifikasi ini mencakup penanganan jalan sepanjang sekitar 10,24 kilometer dengan luas pekerjaan lebih dari 119 ribu meter persegi.

Melalui integrasi antara perbaikan trotoar, peningkatan kualitas jalan, dan pengembangan transportasi publik, Pemerintah Kota Bandung menargetkan lahirnya koridor-koridor perkotaan yang lebih tertata, nyaman, aman, dan menarik bagi warga maupun wisatawan.

Dengan sejumlah proyek yang telah rampung dan lainnya yang masih berjalan, perubahan wajah sejumlah jalan utama Kota Bandung diperkirakan akan semakin terlihat dalam beberapa bulan ke depan.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/perbaika-jalan-e053_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemkot Bandung dan Forkopimda Perkuat Patroli Cegah Begal, Ratusan Personel Disiagakan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/09/pemkot-bandung-dan-forkopimda-perkuat-patroli-cegah-begal-ratusan-personel-disiagakan</link>
      <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 09:06:11 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/09/pemkot-bandung-dan-forkopimda-perkuat-patroli-cegah-begal-ratusan-personel-disiagakan</guid>
      <description>Pemkot Bandung dan Forkopimda memperkuat patroli keamanan untuk mencegah begal dan kejahatan jalanan dengan ratusan personel siaga.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b style="font-size: 15px;">TERASBANDUNG.COM - </b><span style="font-size: 15px;">Pemerintah Kota Bandung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat langkah bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Fokus utama saat ini adalah mencegah munculnya aksi begal dan berbagai bentuk kejahatan jalanan yang berpotensi mengganggu aktivitas warga.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait penanganan dan penindakan kejahatan jalanan yang digelar di Balai Kota Bandung, Senin, 8 Juni 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan penguatan koordinasi dilakukan sebagai tindak lanjut berbagai arahan terkait peningkatan keamanan wilayah, termasuk optimalisasi patroli di sejumlah titik rawan.

"Kita baru selesai rapat koordinasi untuk masalah pengamanan Kota Bandung, khususnya menanggapi berbagai perkembangan dan arahan dari Kapolda untuk meningkatkan patroli, terutama patroli pencegahan terhadap aksi begal dan berbagai bentuk kekerasan jalanan. Tujuannya adalah memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat," ujarnya.

</span><b style="font-size: 15px;">Patroli Diperkuat hingga Tingkat Lingkungan</b><span style="font-size: 15px;">

Dalam skema pengamanan yang disiapkan, Polrestabes Bandung tetap menjadi sektor utama dalam penanganan keamanan dan ketertiban. 

Namun seluruh unsur Forkopimda, termasuk pemerintah daerah dan TNI, akan memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan maupun penindakan.

Farhan menegaskan bahwa patroli keamanan sebenarnya telah berjalan secara rutin. Namun melalui koordinasi yang lebih intensif, masyarakat diharapkan mengetahui bahwa seluruh unsur pemerintah dan aparat keamanan terus bekerja menjaga situasi Kota Bandung tetap aman.

"Patroli sebenarnya sudah berjalan. Yang ingin kami pastikan adalah masyarakat mengetahui bahwa Pemerintah Kota Bandung bersama Forkopimda, baik kepolisian maupun TNI, termasuk dukungan dari Denpom dan Brimob, terus berkolaborasi menjaga keamanan Kota Bandung," ungkap Farhan.

Selain patroli di tingkat kota, penguatan pengamanan juga dilakukan melalui pendekatan kewilayahan dengan melibatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling), Satpol PP kecamatan, Polsek, dan Koramil.

"Dari sisi kewilayahan, kita terus mengembangkan siskamling. Koordinator Satpol PP di setiap kecamatan juga aktif berkolaborasi dengan Polsek dan Koramil. Jadi pengamanan dilakukan secara berlapis mulai dari lingkungan masyarakat hingga tingkat kota," jelasnya.

</span><b style="font-size: 15px;">Hingga 250 Personel Disiagakan Setiap Hari</b><span style="font-size: 15px;">

Hasil koordinasi lintas sektor tersebut juga menghasilkan kesepakatan untuk menyiagakan sekitar 200 hingga 250 personel keamanan setiap hari di berbagai wilayah Kota Bandung.

Jumlah personel tersebut akan ditambah pada malam akhir pekan, hari libur, maupun momen tertentu yang dinilai memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.

Perhatian khusus juga diberikan pada kawasan perbatasan kota yang selama ini menjadi salah satu fokus pengawasan. Koordinasi dengan wilayah sekitar dan jajaran kepolisian daerah akan terus diperkuat guna mendukung patroli terpadu.

</span><b style="font-size: 15px;">Langkah Preventif Jadi Prioritas</b><span style="font-size: 15px;">

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi, menegaskan bahwa rapat koordinasi yang digelar lebih menitikberatkan pada langkah pencegahan dibandingkan penindakan.

Menurutnya, kondisi keamanan Kota Bandung saat ini masih berada dalam kategori aman dan terkendali. Meski demikian, penguatan kolaborasi tetap diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di masa mendatang.

"Ini sifatnya preventif. Kita ingin memastikan Kota Bandung tetap kondusif, aman, dan nyaman baik bagi warga Kota Bandung maupun masyarakat yang datang dari luar daerah. Yang dibutuhkan adalah sinergi yang lebih kuat lagi untuk mengoptimalkan berbagai langkah yang selama ini sudah berjalan," katanya.

Ia menambahkan bahwa patroli keamanan telah menjadi agenda rutin aparat. Namun melalui sinergi yang lebih kuat antarinstansi, pola pengawasan dan patroli akan semakin dioptimalkan, termasuk kemungkinan keterlibatan langsung unsur pimpinan daerah dalam kegiatan pengamanan tertentu.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga Bandung tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi warga maupun para pengunjung.***</span>

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/bandung-siaga-7b9b_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung 2026 Permudah Pendaftaran, Semua Kendala Bisa Ditangani di Satu Tempat</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/09/desk-layanan-terpadu-spmb-kota-bandung-2026-permudah-pendaftaran-semua-kendala-bisa-ditangani-di-satu-tempat</link>
      <pubDate>Tue, 09 Jun 2026 08:07:33 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/09/desk-layanan-terpadu-spmb-kota-bandung-2026-permudah-pendaftaran-semua-kendala-bisa-ditangani-di-satu-tempat</guid>
      <category>SPMB Kota Bandung 2026</category>
      <category>SPMB 2026</category>
      <description>Pemkot Bandung menghadirkan Desk Layanan Terpadu SPMB 2026 untuk membantu warga menyelesaikan kendala pendaftaran sekolah.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung menyiapkan Desk Layanan Terpadu Terintegrasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala selama proses pendaftaran sekolah.

Layanan ini menjadi pusat bantuan bagi calon peserta didik dan orang tua yang membutuhkan pendampingan, mulai dari persoalan administrasi kependudukan hingga konsultasi terkait jalur penerimaan siswa baru.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Edy Suparjoto, menjelaskan bahwa saat ini proses SPMB telah memasuki tahap pendaftaran pertama yang berlangsung pada 8 hingga 12 Juni 2026.

“Pada tahap ini, pendaftaran dibuka untuk jalur afirmasi bagi keluarga tidak mampu dan jalur prestasi. Yang paling penting, masyarakat harus sudah mengikuti tahap pendataan dan mengunggah seluruh persyaratan,” ujar Edy saat ditemui di Desk Layanan SPMB Terpadu Terintegrasi, Senin 8 Juni 2026.

<b>Libatkan Disdukcapil dan Dinas Sosial</b>

Untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan administrasi, layanan terpadu tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Sosial Kota Bandung.

Melalui layanan ini, warga yang mengalami masalah pada dokumen seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, maupun data bantuan sosial tidak perlu berpindah-pindah lokasi karena seluruh layanan tersedia dalam satu tempat.

“Misalnya KK rusak atau perlu diperbarui, akta kelahiran belum dibuat, atau ada perubahan data keluarga, bisa langsung ke meja Disdukcapil. Begitu juga dengan masyarakat yang membutuhkan verifikasi data bantuan sosial, bisa langsung dilayani oleh Dinas Sosial,” jelasnya.

Selain membantu penyelesaian dokumen, petugas juga memberikan pendampingan terkait pemilihan sekolah, pemahaman jalur pendaftaran, hingga simulasi peluang diterima sesuai kondisi masing-masing calon peserta didik.

<b>Masalah Login Jadi Keluhan Terbanyak</b>

Menurut Edy, sebagian besar masyarakat yang datang ke layanan terpadu mengeluhkan kendala pada proses pendataan, terutama terkait akun yang tidak dapat digunakan akibat data kependudukan yang belum sinkron dengan sistem.

Selain itu, banyak orang tua memanfaatkan layanan tersebut untuk berkonsultasi mengenai strategi pemilihan sekolah yang sesuai dengan jalur pendaftaran yang dipilih.

Layanan Desk Terpadu SPMB sendiri telah beroperasi sejak masa pendataan pada 11 Mei 2026 dan akan terus dibuka hingga 28 Juni 2026 atau sampai seluruh tahapan penerimaan peserta didik selesai.

<b>Waspadai Calo dan Jalur Tidak Resmi</b>

Dinas Pendidikan Kota Bandung juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran pihak tertentu yang mengaku dapat membantu meloloskan siswa ke sekolah tujuan.

“Jangan percaya kepada calo SPMB. Semua proses dilakukan secara transparan dan berbasis sistem. Lengkapi syarat, pahami jalur, dan pilih peluang yang paling besar,” ujarnya.

Edy juga mengimbau orang tua agar tidak terburu-buru melakukan pendaftaran pada hari pertama. Menurutnya, masyarakat dapat terlebih dahulu mempelajari peluang dan mekanisme seleksi yang tersedia dalam sistem.

Khusus untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), ia menegaskan bahwa usia calon peserta didik menjadi faktor utama dalam proses seleksi, bukan berdasarkan kedekatan lokasi tempat tinggal.

“Silakan datang langsung ke Desk Layanan Terpadu SPMB. Kami siap melayani hingga tuntas. Prinsipnya, tidak boleh ada anak usia sekolah di Kota Bandung yang tidak mendapatkan akses pendidikan,” pungkasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/spmb-54bf_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>SPMB Kota Bandung 2026 Tahap 1 Dibuka, Cek Jadwal, Kuota, Syarat Jalur Afirmasi dan Prestasi</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/08/spmb-kota-bandung-2026-tahap-1-dibuka-cek-jadwal-kuota-syarat-jalur-afirmasi-dan-prestasi</link>
      <pubDate>Mon, 08 Jun 2026 13:01:50 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/08/spmb-kota-bandung-2026-tahap-1-dibuka-cek-jadwal-kuota-syarat-jalur-afirmasi-dan-prestasi</guid>
      <category>SPMB Kota Bandung 2026</category>
      <category>Pendaftaran SPMB Bandung</category>
      <category>Jalur Afirmasi Bandung&#13;
Jalur Prestasi SPMB</category>
      <category>SPMB SD SMP Bandung 2026</category>
      <description>SPMB Kota Bandung 2026 tahap 1 resmi dibuka. Pendaftaran jalur afirmasi dan prestasi berlangsung 8-12 Juni secara online.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bandung Tahun Ajaran 2026/2027 tahap pertama resmi dibuka mulai 8 hingga 12 Juni 2026. 

Pada tahap ini, pendaftaran diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memilih jalur afirmasi dan prestasi untuk jenjang SD dan SMP melalui laman spmb.bandung.go.id.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, mengingatkan orang tua agar mengikuti seluruh tahapan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Orang tua calon murid baru, silakan ikuti proses SPMB secara menyeluruh sesuai dengan jadwal. Setelah kemarin membuat akun dan pengisian formulir pendataan, kemudian dibuka pendaftaran tahap 1 untuk dua jalur yakni Afirmasi (RMP/MBK) dan Prestasi (Akademik/non-Akademik)," kata Asep.

<b>Kuota dan Peluang Masih Terbuka</b>

Jalur afirmasi menyediakan kuota 15 persen untuk SD dan 30 persen untuk SMP, sementara jalur prestasi mendapat alokasi 25 persen yang terbagi menjadi prestasi akademik dan nonakademik.

Asep menjelaskan peserta yang belum lolos pada tahap pertama masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi tahap kedua melalui jalur domisili sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bagi pendaftar jalur prestasi, karena tahun ini dibuka dua tahap. Ketika pengumuman hasil seleksi muncul dan calon murid dinyatakan tidak lolos, maka bisa ikut mendaftar lagi di tahap 2 jalur domisili dengan catatan KK terbit minimal 1 tahun,” jelasnya.

<b>Hindari Calo dan Praktik Titipan</b>

Dinas Pendidikan Kota Bandung juga mengingatkan masyarakat agar tidak percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan ke sekolah tertentu dengan imbalan tertentu.

“Saya tegaskan jika ada oknum yang menjanjikan bisa meloloskan masuk ke sekolah tertentu untuk segala dilaporkan, lampirkan bukti dugaan tersebut. Sesuai arahan Pak Wali Kota, siapapun yang terlibat akan ditindak tegas,” tegasnya.

Peserta yang telah memilih sekolah tujuan diwajibkan melakukan konfirmasi pendaftaran agar dapat mengikuti proses verifikasi dan seleksi hingga pengumuman akhir.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/spmb-kota-bandung-8418_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Ade Astrid hingga Ratusan Seniman Ramaikan Bandung Kota Angklung Festival 2026</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/07/ade-astrid-hingga-ratusan-seniman-ramaikan-bandung-kota-angklung-festival-2026</link>
      <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 07:54:46 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/07/ade-astrid-hingga-ratusan-seniman-ramaikan-bandung-kota-angklung-festival-2026</guid>
      <category>Bandung Kota Angklung Festival 2026</category>
      <category>Festival Angklung Bandung</category>
      <category>Kota Angklung Bandung</category>
      <category>Angklung UNESCO</category>
      <category>Wisata Budaya Bandung</category>
      <description>Bandung Kota Angklung Festival 2026 menghadirkan 500 seniman angklung dan memperkuat identitas Bandung sebagai Kota Angklung.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Suasana Plaza Balai Kota Bandung dipenuhi alunan bambu yang berpadu harmonis saat Bandung Kota Angklung Festival 2026 digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026. 

Festival tahunan ini kembali menjadi ajang pertemuan para pegiat budaya, komunitas seni, pemerintah, hingga masyarakat dalam satu semangat yang sama, menjaga keberlangsungan angklung sebagai identitas khas Kota Bandung.

Lebih dari 500 seniman dan pegiat angklung dari berbagai komunitas turut ambil bagian dalam perhelatan tersebut. Penampilan penyanyi Sunda, Ade Astrid, menambah semarak acara yang menjadi puncak peringatan Hari Bandung Kota Angklung tahun ini.

Selain pertunjukan utama, festival juga menampilkan para juara Festival Angklung Pelajar Bandung Raya serta lima peserta terunik yang terpilih dari rangkaian kegiatan pendahuluan.

<b>Angklung Bukan Sekadar Musik</b>

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain, menegaskan bahwa angklung memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar alat musik tradisional.

Menurutnya, setiap nada yang dihasilkan dari angklung merepresentasikan nilai-nilai kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia.

"Hari ini kita menunjukkan kepada Indonesia bahkan dunia bahwa Bandung bukan hanya kota kreatif, kota pendidikan, atau kota wisata. Bandung adalah kota yang menjaga akar budayanya dengan penuh cinta dan tanggung jawab," ujar Zulkarnain.

Ia menilai filosofi yang terkandung dalam permainan angklung menjadi pengingat bahwa keberagaman justru dapat melahirkan kekuatan apabila disatukan dalam harmoni.

"Angklung mengajarkan gotong royong, kebersamaan, dan toleransi. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan dipersatukan menjadi sebuah kekuatan," katanya.

Karena itu, upaya pelestarian angklung tidak hanya sebatas menjaga eksistensinya, tetapi juga memastikan budaya tersebut terus dipelajari, dimainkan, dan dicintai oleh generasi muda.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/kota-angklung-4b74_mid.jpg">

<b>Puncak Perayaan Hari Bandung Kota Angklung</b>

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menjelaskan bahwa Bandung Kota Angklung Festival 2026 menjadi puncak dari rangkaian peringatan Hari Bandung Kota Angklung yang kini memasuki tahun kelima sejak pertama kali dideklarasikan.

Sebelum acara utama digelar, berbagai kegiatan telah dilaksanakan melalui program Road to Bandung Kota Angklung Festival sepanjang Mei 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung di lima pusat perbelanjaan, yakni Bandung Indah Plaza, Cihampelas Walk, The Botanica Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, dan Festival Citylink.

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi 57 kelompok angklung yang terlibat serta kunjungan sekitar 1.000 orang selama rangkaian praacara berlangsung.

<b>Gerakan Bersama Melestarikan Warisan Dunia</b>

Beragam aktivitas budaya turut mewarnai festival tahun ini, mulai dari parade komunitas, pertunjukan lintas generasi, lokakarya interaktif, hingga berbagai kegiatan kreatif yang mengajak masyarakat untuk terlibat secara langsung.

Bagi Adi, festival ini bukan hanya panggung hiburan, melainkan bagian dari gerakan kolektif untuk menjaga warisan budaya yang telah mendapat pengakuan dunia.

"Sebagai warisan budaya dunia yang telah diakui UNESCO, angklung bukan hanya alat musik tradisional, tetapi juga representasi nilai gotong royong, toleransi, dan kebersamaan. Semangat pelestarian angklung sebagai identitas Kota Bandung harus terus kita jaga dan kembangkan bersama," ujarnya.

Ia berharap berbagai kolaborasi yang selama ini terbangun dapat semakin memperkuat posisi Bandung sebagai Kota Angklung, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui keterlibatan komunitas, dunia pendidikan, pemerintah, hingga masyarakat umum, angklung diharapkan tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

Bagi masyarakat yang belum sempat menyaksikan kemeriahan festival secara langsung, dokumentasi lengkap Bandung Kota Angklung Festival 2026 dapat disaksikan melalui kanal YouTube Diskominfo Kota Bandung.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/ade-astrid-angklung-57b7_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title> Pasar Kreatif Bandung 2026 Libatkan 339 UMKM di 8 Mal, Dorong Produk Lokal Naik Kelas</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/06/pasar-kreatif-bandung-2026-libatkan-339-umkm-di-8-mal-dorong-produk-lokal-naik-kelas</link>
      <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 10:30:20 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/06/pasar-kreatif-bandung-2026-libatkan-339-umkm-di-8-mal-dorong-produk-lokal-naik-kelas</guid>
      <category>Pasar Kreatif Bandung 2026</category>
      <category>UMKM Kota Bandung</category>
      <category>Bulan Belanja Bandung</category>
      <category>Produk Lokal Bandung</category>
      <category>Event UMKM Bandung 2026</category>
      <description>Pasar Kreatif Bandung 2026 menghadirkan 339 UMKM di 8 mal. Ajang promosi produk lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan branding.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Pemerintah Kota Bandung kembali menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal melalui Pasar Kreatif Bandung 2026. Program yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Belanja Bandung tersebut akan digelar selama hampir dua bulan dan tersebar di sejumlah pusat perbelanjaan besar.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, Pasar Kreatif Bandung akan menjadi agenda pembuka dalam rangkaian Bulan Belanja Bandung tahun ini.

“Pasar Kreatif Bandung akan menjadi pembuka sekaligus launching Bulan Belanja Bandung pada 8 Juni di Paris Van Java,” ujar Ronny, Kamis 4 Juni 2026.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/04/telkomsel-perkuat-pemberdayaan-desa-berbasis-kolaborasi-karyawan-lewat-baktiku-negeriku-2026">Baca Juga : Telkomsel Perkuat Pemberdayaan Desa Berbasis Kolaborasi Karyawan lewat Baktiku Negeriku 2026</a></b>

Pelaksanaan kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai 8 Juni hingga 2 Agustus 2026. Sebanyak 339 UMKM terpilih akan memasarkan berbagai produk unggulannya kepada pengunjung mal yang menjadi lokasi penyelenggaraan.

Menurut Ronny, jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Seluruh pelaku usaha yang terlibat telah melewati proses seleksi dan penyesuaian produk dengan karakter pasar masing-masing lokasi.

“Ini meningkat dari tahun sebelumnya. Mereka sudah melalui proses seleksi dan kurasi agar sesuai dengan pasar di masing-masing mal,” katanya.

<b>Bukan Sekadar Berjualan</b>

Pasar Kreatif Bandung tahun ini akan hadir di delapan pusat perbelanjaan, yakni Paris Van Java, Cihampelas Walk, Paskal 23, Trans Studio Mall, Kings Shopping Center, Summarecon Mall Bandung, Festival Citylink, dan Botanika.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/03/rangkaian-ketiga-sekaligus-penutup-operasi-katarak-gratis-summarecon-hadir-di-bandung">Baca Juga : Rangkaian Ketiga sekaligus Penutup, Operasi Katarak Gratis Summarecon Hadir di Bandung</a></b>

Lebih dari sekadar tempat transaksi, kegiatan ini dirancang sebagai sarana memperkuat identitas merek dan meningkatkan nilai jual produk UMKM. Pemerintah berharap kehadiran para pelaku usaha di pusat perbelanjaan modern mampu memberikan pengalaman baru sekaligus memperluas jangkauan pasar.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan branding. Setelah itu baru diharapkan ada peningkatan penjualan dan omzet,” jelasnya.

Ronny menilai eksposur yang diperoleh UMKM di pusat perbelanjaan memiliki dampak berbeda dibandingkan ketika berjualan di lokasi konvensional.

“Ketika mereka masuk ke mal, exposure-nya berbeda. Ini akan membantu meningkatkan citra dan daya saing produk mereka,” katanya.

<img src="https://terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/pasar-kreatif2-ac84_mid.jpg">

<b>Dorong UMKM Naik Kelas</b>

Ragam produk yang akan ditampilkan mencakup sektor fesyen, kriya hingga kuliner khas Bandung. Selain memperkenalkan produk unggulan daerah, Pasar Kreatif Bandung juga diharapkan menjadi titik temu antara pelaku usaha dengan calon mitra bisnis, buyer, maupun investor.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/06/tingkatkan-kepercayaan-investor-pemprov-jabar-dan-pt-pii-tandatangani-perjanjian-penjaminan-tppasr-legok-nangka">Baca Juga : Tingkatkan Kepercayaan Investor, Pemprov Jabar dan PT PII Tandatangani Perjanjian Penjaminan TPPASR Legok Nangka</a></b>

Melalui program ini, Pemerintah Kota Bandung ingin memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang pertumbuhan usaha yang lebih besar bagi para pelaku UMKM.

“Kita ingin UMKM naik kelas, punya pasar yang lebih luas, dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Rencananya, pembukaan Pasar Kreatif Bandung 2026 akan dilakukan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Acara tersebut juga akan dihadiri berbagai pemangku kepentingan, termasuk DPRD dan Dekranasda.

Di akhir pernyataannya, Ronny mengajak masyarakat untuk ikut mendukung produk lokal dengan mengunjungi kegiatan tersebut.

“Ayo kunjungi Pasar Kreatif Bandung mulai 8 Juni. Dukung UMKM kita agar semakin maju dan berkembang,” pungkasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/pasar-kreatif1-69f0_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Bandung Bersiap Masuki Era AI, Farhan: Pelayanan Publik Harus Lebih Cerdas</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/05/bandung-bersiap-masuki-era-ai-farhan-pelayanan-publik-harus-lebih-cerdas</link>
      <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 10:41:53 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/05/bandung-bersiap-masuki-era-ai-farhan-pelayanan-publik-harus-lebih-cerdas</guid>
      <category>AI Kota Bandung</category>
      <category>Artificial Intelligence Bandung</category>
      <description>Bandung bersiap menerapkan AI untuk pelayanan publik. Farhan menyoroti pentingnya SDM, keamanan data, dan kolaborasi lintas sektor.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin menjadi perhatian berbagai daerah di Indonesia. 

Di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat, Kota Bandung mulai mempersiapkan langkah-langkah strategis agar mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri forum NGULIK (Ngobrol dan Diskusi Teknologi Informasi dan Komunikasi Data dan Statistik), Kamis 4 Juni 2026.

Menurut Farhan, pembahasan mengenai arah pengembangan AI nasional menjadi fondasi penting bagi daerah untuk menentukan strategi implementasi yang tepat dan berkelanjutan.

“Saya merasa sangat bahagia karena pada pagi hari ini kita membahas pemahaman arah peta jalan AI nasional. Ini sangat penting agar kita bisa bersama-sama menentukan implementasi strategis di lingkungan pemerintahan Kota Bandung dan warga Kota Bandung,” kata Farhan.

Ia menilai Bandung memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu daerah yang berada di garis depan dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

<b>SDM dan Keamanan Data Jadi Tantangan</b>

Di balik berbagai peluang yang ditawarkan AI, Farhan mengingatkan masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satu aspek yang dinilai paling krusial adalah kesiapan sumber daya manusia.

Menurutnya, transformasi digital tidak cukup hanya menghadirkan teknologi canggih. Aparatur pemerintah maupun masyarakat perlu memiliki kompetensi yang memadai agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara efektif dan bertanggung jawab.

Selain kesiapan SDM, isu perlindungan data pribadi juga menjadi perhatian serius. Farhan menegaskan penggunaan AI yang semakin luas harus dibarengi dengan sistem keamanan yang kuat untuk mencegah penyalahgunaan informasi masyarakat.

“Jangan sampai perlindungan data pribadi diabaikan sehingga data masyarakat bisa dikuasai, disimpan dan diolah dengan cara yang salah,” ujarnya.

<b>Kolaborasi Jadi Kunci Sukses</b>

Farhan menilai keberhasilan implementasi AI tidak mungkin dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Dibutuhkan kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak mulai dari perguruan tinggi, pelaku usaha, komunitas teknologi, media, masyarakat hingga pemerintah pusat.

Karena itu, ia menyambut baik dukungan yang diberikan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam upaya membangun ekosistem kecerdasan buatan yang lebih kuat di Indonesia.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi faktor penting agar pengembangan teknologi tidak berjalan sendiri-sendiri dan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Bandung berharap penerapan AI ke depan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, proses birokrasi yang lebih efisien, serta pengambilan kebijakan yang semakin akurat berbasis data.

Selain itu, pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Namun Farhan menegaskan bahwa kecanggihan teknologi tidak boleh menghilangkan aspek kemanusiaan yang menjadi inti pelayanan publik.

“AI tidak bisa menggantikan rasa empati. Sentuhan kemanusiaan tetap menjadi hal yang sangat penting dalam pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kota Bandung untuk terus membuka diri terhadap inovasi dan berani beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

“Saatnya sekarang kita menyelesaikan the last mile of digital transformation. Mari bersama-sama membangun Bandung yang lebih maju melalui pemanfaatan teknologi yang bertanggung jawab dan berpihak kepada masyarakat,” tuturnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2025/08/wali-kota-bandung-m-farhan3-14a1_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Wajah Baru Cicadas Mulai Terlihat, Warga Sambut Kawasan yang Lebih Rapi dan Nyaman Penataan Kawasan Disambut Positif</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/05/wajah-baru-cicadas-mulai-terlihat-warga-sambut-kawasan-yang-lebih-rapi-dan-nyaman-penataan-kawasan-disambut-positif</link>
      <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 06:35:46 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/05/wajah-baru-cicadas-mulai-terlihat-warga-sambut-kawasan-yang-lebih-rapi-dan-nyaman-penataan-kawasan-disambut-positif</guid>
      <category>PKL Cicadas Bandung</category>
      <category>Penataan Cicadas Bandung</category>
      <category>Cicadas Bandung terbaru</category>
      <description>Penataan Cicadas Bandung mendapat respons positif. Warga menilai kawasan lebih rapi, terang, nyaman, sekaligus membuka harapan baru.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Perubahan mulai terasa di kawasan Cicadas, Kota Bandung. Setelah melalui proses penataan yang melibatkan berbagai pihak, kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan kini menampilkan suasana yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Transformasi tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta para pedagang menjadi kunci sehingga proses penataan dapat berjalan tanpa gejolak berarti.

Bagi sebagian warga, perubahan yang terjadi tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru terhadap masa depan kawasan tersebut.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/03/bandung-bentuk-tim-khusus-antibegal-patroli-gabungan-diperkuat-hingga-wilayah-perbatasan">Baca Juga : Bandung Bentuk Tim Khusus Antibegal, Patroli Gabungan Diperkuat hingga Wilayah Perbatasan</a></b>

Salah satunya dirasakan Abang Jahit, yang telah lebih dari tiga dekade menggantungkan hidupnya di Cicadas. Menurutnya, kondisi lingkungan saat ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

“Saya terus terang senang dengan keadaan saat ini, rapi dan terang. Terima kasih untuk Pak Gubernur dan Pak Wali Kota. Cuma ya diusahakan tetap perhatikan para pedagang supaya tetap bisa mencari rezeki,” ujarnya.

<b>Harapan untuk Nasib Pedagang</b>

Meski mendukung upaya penataan, para pedagang berharap pemerintah juga memberikan solusi yang mampu menjaga keberlangsungan usaha mereka. Sebab, banyak di antara mereka yang telah puluhan tahun beraktivitas dan mencari nafkah di kawasan tersebut.

Ketua PKL Cicadas, Suherman, menilai penataan kawasan perlu dibarengi dengan langkah konkret yang memberikan kepastian bagi para pedagang.

“Pedagang di sini sudah puluhan tahun. Semoga segera ada solusi, entah itu berupa lapangan pekerjaan baru atau relokasi tempat jualan, agar tetap enak untuk kami para pedagang dan pemerintah juga,” katanya.

Menurutnya, kekhawatiran sempat muncul sebelum proses penataan berlangsung. Namun kondisi di lapangan justru berjalan tertib dan damai.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/03/rangkaian-ketiga-sekaligus-penutup-operasi-katarak-gratis-summarecon-hadir-di-bandung">Baca Juga : Rangkaian Ketiga sekaligus Penutup, Operasi Katarak Gratis Summarecon Hadir di Bandung</a></b>

“Awalnya pemilik toko di sini juga was-was takut terjadi kerusuhan, tapi alhamdulillah semua berjalan dengan baik. Tapi dari sudut pandang sebagai warga Bandung saya sangat setuju, karena saya ingin Bandung lebih baik, rapi, dan nyaman.”

Bagi warga yang telah lama tinggal di kawasan tersebut, perubahan yang terjadi menghadirkan nostalgia tersendiri. Ruang yang lebih terbuka dan tertata membuat suasana lingkungan terasa berbeda dibanding beberapa tahun terakhir.

Perasaan itu diungkapkan Abah Ajat, warga asli Cicadas yang menyaksikan langsung perkembangan kawasan tersebut dari masa ke masa.

“Saya sebagai orang asli sini sangat senang, seperti melihat Cicadas zaman dulu, namun lebih rapi. Ada pohon juga jadi teduh.”

Pemerintah menegaskan bahwa penataan kawasan tidak hanya berorientasi pada aspek estetika dan ketertiban kota. 

Di saat yang sama, perhatian terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang, tetap menjadi bagian penting dalam proses yang sedang berjalan.

Karena itu, komunikasi dan pendampingan akan terus dilakukan guna mencari jalan terbaik yang dapat mengakomodasi kebutuhan seluruh pihak. 

Harapannya, Cicadas tidak hanya menjadi kawasan yang lebih tertata, tetapi juga tetap menjadi ruang kehidupan yang memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama ini tumbuh dan berkembang di dalamnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/cicadas-4ed0_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Bandung Bentuk Tim Khusus Antibegal, Patroli Gabungan Diperkuat hingga Wilayah Perbatasan</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/03/bandung-bentuk-tim-khusus-antibegal-patroli-gabungan-diperkuat-hingga-wilayah-perbatasan</link>
      <pubDate>Wed, 03 Jun 2026 06:01:54 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/03/bandung-bentuk-tim-khusus-antibegal-patroli-gabungan-diperkuat-hingga-wilayah-perbatasan</guid>
      <category>Muhammad Farhan Bandung</category>
      <category>tim antibegal Bandung</category>
      <category>begal di Bandung</category>
      <category>patroli gabungan Bandung</category>
      <category>Brimob Polda Jawa Barat</category>
      <description>Pemkot Bandung membentuk tim antibegal bersama Brimob dan kepolisian. Patroli gabungan diperkuat untuk mencegah kejahatan jalanan.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pemerintah Kota Bandung mengambil langkah proaktif untuk memperkuat keamanan kota dengan membentuk tim khusus antibegal yang melibatkan unsur kepolisian dan Satuan Brimob Polda Jawa Barat. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi meningkatnya aksi kriminalitas jalanan yang mulai menunjukkan tren mengkhawatirkan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Jawa Barat. 

Menurutnya, kondisi Kota Bandung saat ini belum berada dalam status darurat kejahatan jalanan, namun langkah pencegahan harus dilakukan sejak dini.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/06/03/rangkaian-ketiga-sekaligus-penutup-operasi-katarak-gratis-summarecon-hadir-di-bandung">Baca Juga : Rangkaian Ketiga sekaligus Penutup, Operasi Katarak Gratis Summarecon Hadir di Bandung</a></b>

“Darurat sih tidak, tapi mumpung belum darurat, lebih baik kita cegah dari sekarang,” ujar Farhan dalam konferensi pers di Balai Kota Bandung, Selasa, 2 Juni 2026.

Farhan mengungkapkan, laporan terkait aksi begal yang terus bermunculan hampir setiap pekan menjadi sinyal bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan. 

Karena itu, strategi pengamanan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat langkah preventif di lapangan.

<b>Libatkan Warga Lewat Jawara Sakti dan Ujang Barong</b>

Untuk mendukung operasi pengamanan, patroli gabungan akan dijalankan melalui dua program utama, yakni Jawara Sakti dan Ujang Barong.

Program Jawara Sakti mengedepankan kolaborasi antara Satpol PP, Satlinmas, serta masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing. Sementara itu, Ujang Barong menjadi program kepolisian yang mengajak unsur kewilayahan dan warga terlibat aktif dalam ronda bersama guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Farhan menekankan bahwa seluruh elemen yang terlibat harus bergerak aktif melakukan pengawasan di lapangan tanpa menunggu terjadinya tindak kejahatan.

“Prinsipnya tidak boleh ada yang menunggu. Kalau menunggu, kejadian sudah terlambat,” tegasnya.

<b>Pengamanan Diperluas ke Kawasan Strategis</b>

Selain membentuk tim baru, Pemkot Bandung juga memperkuat peran Tim Prabu yang selama ini telah bertugas membantu pengamanan wilayah. Personel gabungan yang terdiri dari Brimob, kepolisian, dan Satpol PP akan ditempatkan di berbagai titik rawan, termasuk kawasan wisata, lingkungan permukiman, hingga daerah perbatasan kota.

Pemerintah berharap kehadiran petugas di lapangan mampu memberikan rasa aman sekaligus menekan peluang terjadinya aksi kriminalitas.

Dalam aspek penegakan hukum, Farhan memastikan aparat tetap menjunjung tinggi perlindungan hak-hak sipil masyarakat. Namun demikian, tindakan tegas tetap akan diterapkan apabila pelaku kejahatan membahayakan keselamatan warga maupun petugas.

“Kalau memang mengancam, tentu ada penindakan tegas. Tapi kalau bisa dilumpuhkan, kita bawa ke kantor,” ujarnya.

<b>Brimob Tekankan Pentingnya Kolaborasi</b>

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Jawa Barat, Kombes Zuhdi Batubara, menilai sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan faktor utama dalam menjaga stabilitas keamanan.

Menurutnya, upaya pencegahan yang dilakukan secara bersama-sama akan jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan tindakan setelah kejahatan terjadi.

“Kami tidak hanya menjalankan tugas pokok, tapi juga melakukan langkah-langkah awal mitigasi bersama pemerintah daerah dan unsur terkait,” ujarnya.

Zuhdi menambahkan, Bandung memiliki posisi penting sebagai pusat aktivitas masyarakat sekaligus destinasi wisata di Jawa Barat. Karena itu, keamanan dan ketertiban harus terus dijaga agar citra kota tetap positif.

Ia juga menyinggung keberhasilan menjaga situasi tetap kondusif saat berlangsungnya berbagai kegiatan masyarakat berskala besar, termasuk perayaan kemenangan Persib yang berlangsung aman dan tertib.

“Kolaborasi ini penting agar kamtibmas tetap terjaga dengan baik dan citra Kota Bandung tetap positif,” katanya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/farhan-10b9_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemkot Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/06/02/pemkot-utamakan-stabilitas-pelayanan-publik-dalam-penataan-kabel-udara</link>
      <pubDate>Tue, 02 Jun 2026 18:22:56 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Sirojul Mutaqien]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/06/02/pemkot-utamakan-stabilitas-pelayanan-publik-dalam-penataan-kabel-udara</guid>
      <category>Pemkot Bandung</category>
      <category>kabel</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menunjukkan sikap tegas sekaligus hati-hati dalam program penataan kabel udara di Kota Bandung.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM -</b> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menunjukkan sikap tegas sekaligus hati-hati dalam program penataan kabel udara di Kota Bandung.

Meski penertiban terus berjalan, Farhan memilih menunda pemotongan kabel di kawasan Jalan Asia Afrika hingga seluruh sistem cadangan jaringan benar-benar siap.

Keputusan tersebut diambil untuk memastikan tidak terjadi gangguan terhadap layanan publik yang bergantung pada koneksi internet mulai dari layanan perbankan hingga Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Farhan mengungkapkan, berbeda dengan di Jalan Merdeka, pemotongan dilaksanakan karena dukungan jaringan sudah siap.

“Pemotongan kabel ini tidak akan mengganggu pelayanan publik, tidak akan kena blackout. Kalau backup jaringannya sudah siap, baru kita potong,” kata Farhan, di Jalan Merdeka Kota Bandung, Selasa 2 Juni 2026.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung tetap berkomitmen menertibkan kabel-kabel udara yang selama ini mengganggu estetika kota dan melanggar ketentuan. Namun, penegakan aturan tidak boleh mengorbankan kepentingan masyarakat.

Hasil evaluasi yang dilakukan hingga dini hari menunjukkan masih ada sejumlah operator yang belum menyelesaikan proses migrasi jaringan ke kabel bawah tanah. 

Dari total 39 jaringan yang menjadi target penertiban, sebanyak 13 jaringan dinyatakan siap. Sedangkan sisanya masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan sistem cadangan.

Oleh karena itu, Farhan meminta para operator telekomunikasi, penyedia layanan internet serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) segera menyepakati jadwal kesiapan mereka.

“Kalau pemerintah siap menertibkan. Yang sekarang kita kejar adalah kapan mereka siap. Jangan sampai kita potong ternyata layanan publik terganggu,” ujarnya.

Farhan mengaku sebenarnya ingin mempercepat proses penertiban. Namun, setelah mendapat laporan teknis, sejumlah jaringan cadangan belum berfungsi maksimal. Akhirnya Farhan memutuskan untuk menunda pemotongan di jalur Asia Afrika.

“Saya tadinya mau main potong saja. Tapi setelah dicek, backup-nya belum 100 persen. Kalau koneksi internet terganggu sekarang dampaknya bisa luas,” ungkapnya.

Ia menilai keberlangsungan layanan digital saat ini menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Selain layanan perbankan, berbagai pelayanan pemerintahan dan pendidikan juga sangat bergantung pada kestabilan jaringan internet.

Meski demikian, Farhan memastikan penertiban kabel udara tetap berjalan di titik-titik yang telah memenuhi persyaratan teknis. Setelah mendapat konfirmasi bahwa sistem cadangan telah aktif dan siap digunakan, proses pemotongan dapat dilakukan tanpa jeda layanan.

“Hal yang paling penting itu backup-nya dulu. Kalau sudah aman, langsung potong dan layanan tetap berjalan. Tidak boleh ada jeda,” tuturnya.

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/06/whatsapp-image-2026-06-02-at-120906-fadb_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Dedi Mulyadi Turun Tangan, Pelaku Pemalakan Pengendara di Dago Akhirnya Diamankan, Polisi Ungkap Motif Pelaku</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/31/dedi-mulyadi-turun-tangan-pelaku-pemalakan-pengendara-di-dago-akhirnya-diamankan-polisi-ungkap-motif-pelaku</link>
      <pubDate>Sun, 31 May 2026 18:30:25 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/31/dedi-mulyadi-turun-tangan-pelaku-pemalakan-pengendara-di-dago-akhirnya-diamankan-polisi-ungkap-motif-pelaku</guid>
      <category>Dedi Mulyadi</category>
      <category>pemalakan Dago Bandung</category>
      <category>pelaku pemalakan ditangkap</category>
      <category>Polsek Coblong</category>
      <category>video viral Bandung</category>
      <description>Pelaku pemalakan terhadap pengendara mobil pelat B di kawasan Dago Bandung berhasil diamankan polisi setelah videonya viral di media sosial.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Kasus dugaan pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor B yang terjadi di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, akhirnya memasuki babak baru. 

Pria yang terekam dalam video viral dan diduga meminta uang kepada pengguna jalan kini telah diamankan aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan luas setelah rekaman video yang memperlihatkan aksi pelaku beredar di berbagai platform media sosial. 

Dalam video itu, seorang pria terlihat menghentikan kendaraan yang melintas dan meminta sejumlah uang kepada pengemudi yang berasal dari luar daerah.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/31/muhammad-farhan-sebut-kiprah-persib-di-acl-two-berpotensi-perkuat-city-branding-kota-bandung">Baca Juga : Muhammad Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Berpotensi Perkuat City Branding Kota Bandung</a></b>

Aksi tersebut terjadi di tengah suasana perayaan keberhasilan Persib Bandung meraih gelar juara yang saat itu masih berlangsung di sejumlah titik di Kota Bandung.

<b>Dedi Mulyadi Pastikan Pelaku Sudah Diamankan</b>

Ramainya perbincangan publik terkait kasus tersebut turut menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Muhammad Dedi Mulyadi. 

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 31 Mei 2026, ia memastikan bahwa pelaku telah berhasil diamankan setelah berkoordinasi dengan kepolisian.

“Saya sampaikan mengenai kasus pemalakan premanisme di Kota Bandung di Dago, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jawa Barat. Pelakunya sudah di amankan di Polsek Coblong,” ujar Dedi.

Insiden itu sendiri diketahui terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026. Berdasarkan rekaman yang beredar, pelaku menghentikan sebuah mobil berpelat nomor B sebelum menghampiri pengemudinya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/30/summarecon-bandung-raih-penghargaan-bergengsi-urban-regeneration-dari-real-estate-asia">Baca Juga : Summarecon Bandung Raih Penghargaan Bergengsi Urban Regeneration dari Real Estate Asia</a></b>

Setelah menanyakan asal daerah korban, pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan dalih sebagai biaya keamanan.

<b>Intimidasi Terekam dalam Video</b>

Dalam rekaman yang beredar luas, pelaku juga diduga melontarkan kalimat bernada intimidatif kepada korban. Ucapan tersebut menjadi salah satu bagian yang paling banyak disorot warganet.

“Tambahin, tambahin, tambahin mau hancur di depan, udah koordinasi sama Demon.”

Tak lama kemudian, pelaku kembali meminta uang kepada korban dan membebaskan nominal yang akan diberikan.

“Terserah berapa aja mau Rp 50 ribu mau berapa terserah. Ya terserah aja.”

Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu kecaman publik. Kepolisian pun bergerak melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menemukan pelaku.

<b>Polisi Ungkap Dugaan Motif Pelaku</b>

Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson membenarkan bahwa pelaku saat ini sudah berada dalam pengamanan pihak kepolisian. Ia mengatakan proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus tersebut.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/29/wali-kota-bandung-sebut-gelar-juara-persib-dorong-pertumbuhan-ekonomi-dan-pariwisata-kota">Baca Juga : Wali Kota Bandung Sebut Gelar Juara Persib Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kota</a></b>

“Pelaku sudah kita amankan, jadi sudah kita amankan di Polsek Coblong dan sekarang sudah di lakukan penyelidikan,” kata Riki, Minggu, 31 Mei 2026.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga aksi tersebut dilakukan saat pelaku berada dalam pengaruh minuman keras. Aparat juga mendalami kemungkinan bahwa uang yang diminta kepada korban akan digunakan untuk membeli minuman keras kembali.

“Motifnya, jadi pada saat euforia tersebut mereka melakukan minum-minum bersama. Sehingga pada saat itu mungkin kekurangan uang atau bagaimana, mereka meminta uang untuk beli minuman lagi,” ujarnya.

Meski pelaku telah diamankan, penyidik masih mendalami berbagai aspek, termasuk jumlah uang yang sempat diberikan korban saat kejadian berlangsung.

Hingga saat ini, korban diketahui belum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian.
<b>
</b>Menanggapi kejadian tersebut, Dedi Mulyadi mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain, terlebih kepada wisatawan atau warga luar daerah yang berkunjung ke Jawa Barat.

“Seluruh warga Jawa Barat, jangan coba-coba melakukan pemalakan premanisme pada siapa pun, baik warga Jawa Barat maupun luar warga Jawa Barat yang berkunjung ke Jawa Barat,” tegasnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/29/dkpp-bandung-periksa-2313-hewan-kurban-temuan-post-mortem-didominasi-kasus-minor">Baca Juga : DKPP Bandung Periksa 2.313 Hewan Kurban, Temuan Post Mortem Didominasi Kasus Minor</a></b>

Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama aparat penegak hukum akan mengambil langkah tegas terhadap segala bentuk premanisme yang dapat mengganggu ketertiban dan merusak citra daerah.

<b>Tidak Ada Toleransi</b>

Menurut Dedi, praktik pemalakan dan intimidasi tidak boleh menjadi kebiasaan yang dibiarkan berkembang di tengah masyarakat.

“Saya sampaikan, kita tidak akan segan-segan untuk memproses hukum agar kebiasaan buruk ini segera di hentikan,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mencari penghasilan melalui cara-cara yang baik serta tidak mengganggu kenyamanan orang lain.

“Berusahalah dengan baik, masih terbuka cari rezeki yang halal dengan kerja keras. Di banding bergaya preman, mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keselamatan orang,” ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Dedi memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat hingga pelaku berhasil diamankan.

“Saya ucapkan terima kasih pada Polsek Coblong, kemudian Poltabes Bandung yang telah menangani masalah ini dengan cepat,” pungkasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/04/kdm-rumah-6e87_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Muhammad Farhan Sebut Kiprah Persib di ACL Two Berpotensi Perkuat City Branding Kota Bandung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/31/muhammad-farhan-sebut-kiprah-persib-di-acl-two-berpotensi-perkuat-city-branding-kota-bandung</link>
      <pubDate>Sun, 31 May 2026 10:22:57 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/31/muhammad-farhan-sebut-kiprah-persib-di-acl-two-berpotensi-perkuat-city-branding-kota-bandung</guid>
      <category>persib-bandung</category>
      <category>kota-bandung</category>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai keikutsertaan Persib di ACL Two dapat meningkatkan citra internasional, pariwisata, dan investasi Kota Bandung.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Keikutsertaan Persib Bandung dalam kompetisi AFC Champions League Two (ACL Two) musim 2026/27 dipandang sebagai peluang strategis yang melampaui urusan sepak bola. 

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai kehadiran Maung Bandung di panggung Asia dapat membuka jalan bagi Kota Bandung untuk mendapatkan perhatian yang lebih luas dari dunia internasional.

Menurutnya, tampil di kompetisi antarklub Asia akan membawa konsekuensi positif berupa peningkatan kualitas infrastruktur olahraga, terutama stadion yang digunakan sebagai kandang Persib.

“Kalau kita di AFC berarti Persib akan bermain kandang di Kota Bandung. Ini jadi peluang untuk kita bersama-sama belajar meningkatkan kualitas GBLA agar memenuhi standar internasional atau standar AFC,” kata Farhan dalam siaran pers Humas Kota Bandung.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/30/summarecon-bandung-raih-penghargaan-bergengsi-urban-regeneration-dari-real-estate-asia">Baca Juga : Summarecon Bandung Raih Penghargaan Bergengsi Urban Regeneration dari Real Estate Asia</a></b>

Farhan menyadari bahwa memenuhi regulasi dan standar yang ditetapkan AFC bukan pekerjaan sederhana. 

Ia mencontohkan pengalaman sebelumnya saat Stadion Si Jalak Harupat harus menjalani berbagai penyesuaian agar dapat digunakan dalam agenda bertaraf internasional.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kompetisi Asia tidak hanya menuntut kesiapan tim di lapangan, tetapi juga kesiapan fasilitas pendukung yang memenuhi standar global.

Meski demikian, ia menilai tantangan tersebut justru harus dijadikan momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas sarana olahraga di Bandung.

<b>Persib Bisa Jadi Wajah Bandung di Dunia</b>

Lebih jauh, Farhan menilai keberhasilan Persib berkompetisi di Asia berpotensi memberikan dampak besar terhadap citra Kota Bandung. 

Setiap pertandingan yang disaksikan publik internasional dinilai menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Bandung kepada khalayak yang lebih luas.

“Kenapa penting kita menang dan berjaya di Liga Asia? Karena expose internasional. Kalau expose internasionalnya bagus itu bisa jadi modal untuk membangun city branding,” ujarnya.

Baginya, semakin besar sorotan yang diterima Persib di level Asia, semakin besar pula peluang Bandung memperoleh promosi secara tidak langsung melalui dunia olahraga.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/29/wali-kota-bandung-sebut-gelar-juara-persib-dorong-pertumbuhan-ekonomi-dan-pariwisata-kota">Baca Juga : Wali Kota Bandung Sebut Gelar Juara Persib Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kota</a></b>

Farhan juga mengaitkan peluang tersebut dengan wacana pengaktifan kembali Bandara Husein Sastranegara. Menurutnya, promosi internasional melalui Persib akan semakin maksimal apabila didukung akses transportasi udara yang memadai.

Ia meyakini perpaduan antara eksposur internasional dari sepak bola dan konektivitas penerbangan dapat menjadi modal besar bagi perkembangan Kota Bandung.

“Kalau city branding berhasil, apalagi Bandara Husein diaktifkan lagi, wah paket komplit,” ucapnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/farhan-konvoi-c825_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Wali Kota Bandung Sebut Gelar Juara Persib Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Kota</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/29/wali-kota-bandung-sebut-gelar-juara-persib-dorong-pertumbuhan-ekonomi-dan-pariwisata-kota</link>
      <pubDate>Fri, 29 May 2026 13:15:15 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/29/wali-kota-bandung-sebut-gelar-juara-persib-dorong-pertumbuhan-ekonomi-dan-pariwisata-kota</guid>
      <category>persib-bandung</category>
      <category>kota-bandung</category>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut keberhasilan Persib juara berdampak positif terhadap ekonomi, pariwisata, dan pendapatan daerah.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Keberhasilan Persib Bandung menorehkan prestasi dalam beberapa musim terakhir membuat optimisme terhadap masa depan tim semakin tinggi. 

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meyakini Maung Bandung masih memiliki peluang besar untuk mempertahankan dominasinya di kompetisi Liga Indonesia musim mendatang.

Menurut Farhan, pengalaman yang dimiliki manajemen Persib menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan muncul. 

Ia menilai klub telah melewati banyak fase, mulai dari pergantian pelatih hingga proses penyusunan skuad yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

"Manajemen Persib sudah mengalami banyak turun naik. Sekarang yang dibutuhkan itu konsistensi. Bagaimana Igor Tolic bisa meneruskan legasi dari Bojan Hodak," kata Farhan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/30/summarecon-bandung-raih-penghargaan-bergengsi-urban-regeneration-dari-real-estate-asia">Baca Juga : Summarecon Bandung Raih Penghargaan Bergengsi Urban Regeneration dari Real Estate Asia</a></b>

Meski optimistis, Farhan mengingatkan bahwa jalan Persib mempertahankan gelar tidak akan mudah. Ia melihat sejumlah pesaing mulai menyiapkan kekuatan terbaik demi meraih prestasi pada musim depan.

<b>Rival Mulai Pasang Target Tinggi</b>

Farhan menyebut kompetisi musim depan berpotensi berlangsung lebih sengit dibandingkan sebelumnya. Beberapa klub besar disebut mulai mendapatkan dukungan kuat untuk mengejar gelar juara.

Ia mengaku menerima informasi bahwa Persebaya Surabaya memiliki motivasi khusus untuk meraih prestasi bertepatan dengan peringatan satu abad Kota Surabaya. 

Di sisi lain, Persija Jakarta juga diperkirakan akan melakukan berbagai persiapan besar menjelang perayaan 500 tahun Jakarta.

"Musim depan pasti menarik. Belanja pemain dari klub-klub besar akan sangat serius," ujarnya.

Persaingan yang semakin ketat tersebut membuat Persib harus menjaga stabilitas tim agar tetap mampu bersaing di papan atas.

<b>Chemistry Tim Dinilai Harus Dipertahankan</b>

Farhan berharap kerangka utama skuad Persib tidak mengalami banyak perubahan. Menurutnya, keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan kualitas individu pemain, tetapi juga kekompakan yang telah terbangun selama beberapa musim.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/27/sapi-kurban-dari-wali-kota-bandung-bawa-kebahagiaan-bagi-warga-cicadas">Baca Juga : Sapi Kurban dari Wali Kota Bandung Bawa Kebahagiaan bagi Warga Cicadas</a></b>

Ia menilai menjaga chemistry antarpemain menjadi salah satu faktor penting apabila Persib ingin kembali bersaing memperebutkan gelar juara.

Selain aspek teknis, Farhan juga menyoroti pentingnya nilai pemasaran dalam proses perekrutan pemain. Ia mencontohkan kehadiran mantan bintang dunia Michael Essien yang pernah memberikan dampak besar bagi popularitas Persib.

"Persib pasti mempertimbangkan pemain yang bukan cuma jago di lapangan tapi juga punya pengaruh besar di luar lapangan. Faktor keterlibatan masyarakat penting, dan suara bobotoh pasti didengar," ucapnya.

<b>Juara Persib Berdampak Langsung pada Ekonomi Bandung</b>

Lebih jauh, Farhan menilai keberhasilan Persib meraih gelar tidak hanya membawa kebanggaan bagi masyarakat Bandung, tetapi juga memberikan efek ekonomi yang nyata.

Tingginya antusiasme bobotoh saat Persib tampil dan meraih kemenangan berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi, mulai dari penjualan tiket pertandingan hingga sektor usaha pendukung lainnya.

Menurutnya, kondisi tersebut turut berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui sektor pajak hiburan.

"Ketika Persib menang tiket online laku. Pajak hiburan juga tinggi. Sekarang pajak hiburan ada di peringkat ketiga setelah pajak makanan dan pajak hotel," ungkapnya.

Farhan menegaskan bahwa manfaat yang dirasakan Kota Bandung tidak berhenti pada sektor olahraga semata. Keberhasilan Persib juga mampu menarik kunjungan wisatawan dan meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

"Banyak sekali yang diuntungkan ketika Persib meraih gelar juara, ekonomi masyarakat meningkat, pariwisata di Kota Bandung juga ikut meningkat," tuturnya.

Menurutnya, keberadaan Persib saat ini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar klub sepak bola. Prestasi yang diraih Maung Bandung telah menjadi salah satu motor penggerak ekonomi sekaligus daya tarik pariwisata yang memberikan manfaat luas bagi Kota Bandung dan warganya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/persib-juara1-03fc_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>DKPP Bandung Periksa 2.313 Hewan Kurban, Temuan Post Mortem Didominasi Kasus Minor</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/29/dkpp-bandung-periksa-2313-hewan-kurban-temuan-post-mortem-didominasi-kasus-minor</link>
      <pubDate>Fri, 29 May 2026 05:08:57 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/29/dkpp-bandung-periksa-2313-hewan-kurban-temuan-post-mortem-didominasi-kasus-minor</guid>
      <category>Hewan kurban Bandung</category>
      <category>DKPP Kota Bandung</category>
      <description>DKPP Bandung memeriksa 2.313 hewan kurban di 288 lokasi. Hasil post mortem menunjukkan hanya ditemukan kasus minor dan organ tidak layak konsumsi.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memastikan proses pengawasan hewan kurban pada Iduladha 2026 berjalan efektif. 

Hingga Kamis, 28 Mei 2026 pukul 12.00 WIB, tim post mortem telah melakukan pemeriksaan terhadap 2.313 ekor hewan kurban yang terdiri dari 1.065 sapi serta 1.248 kambing dan domba.

Pemeriksaan tersebut dilakukan di 288 titik pemotongan hewan yang tersebar di berbagai wilayah Kota Bandung. Kegiatan pengawasan masih terus berlanjut hingga berakhirnya hari tasyrik.

Hasil sementara menunjukkan kondisi yang cukup menggembirakan. Tim hanya menemukan sejumlah kasus minor yang berkaitan dengan kesehatan dan kelayakan organ hewan setelah penyembelihan.

Menurut Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginajar, hasil tersebut menjadi bukti bahwa proses seleksi dan pemeriksaan sebelum Iduladha berjalan optimal.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/30/summarecon-bandung-raih-penghargaan-bergengsi-urban-regeneration-dari-real-estate-asia">Baca Juga : Summarecon Bandung Raih Penghargaan Bergengsi Urban Regeneration dari Real Estate Asia</a></b>

"Hal ini juga mengedukasi masyakat yang mungkin selama ini banyak tidak diketahui bahwa untuk kurban perlu hewan yang sehat dan layak. Walau mungkin ini dianggap bukan penyakit berbahaya tetapi hal kecil tersebut bisa menimbulkan musibah atau ‘madhorot’," tutur Gin Gin.

<b>Organ Tidak Layak Langsung Diafkir</b>

Dalam proses pemeriksaan pascapemotongan, petugas menemukan beberapa bagian organ yang tidak memenuhi standar konsumsi sehingga harus diafkir.

Temuan yang paling sering dijumpai antara lain adanya cacing hati pada sebagian organ hati. Selain itu, terdapat pula kerusakan pada paru-paru seperti munculnya bercak merah maupun pengerasan jaringan yang membuat organ tersebut tidak layak dikonsumsi.

Meski demikian, temuan tersebut tidak menunjukkan adanya kasus penyakit serius yang membahayakan masyarakat. Justru, keberadaan pemeriksaan post mortem memungkinkan organ bermasalah segera dipisahkan sehingga tidak sampai dikonsumsi.

Gin Gin menilai ketelitian petugas menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan pangan selama momentum kurban.

DKPP mencatat bahwa capaian pemeriksaan tahun ini masih berpotensi meningkat karena proses pengawasan belum selesai sepenuhnya.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/30/pegadaian-kanwil-x-jabar-distribusikan-ratusan-paket-protein-hewani">Baca Juga : Pegadaian Kanwil X Jabar Distribusikan Ratusan Paket Protein Hewani</a></b>

Sebagai perbandingan, pada pelaksanaan Iduladha tahun 2025 lalu, tim memeriksa 3.403 ekor hewan kurban di 337 lokasi.

"Tetapi kita masih menyisakan 3 hari lagi (hari tasyrik)," ucap Gin Gin.

<b>Ratusan Petugas Turun ke Lapangan</b>

Pengawasan post mortem melibatkan sekitar 200 personel yang terdiri dari dokter hewan dan paramedis veteriner. Mereka berasal dari berbagai institusi, di antaranya PDHI Jabar I, Program Studi Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran, Fakultas Peternakan Unpad, hingga pusat studi unggulan CAATIS Telkom University.

Petugas disebar ke lokasi pemotongan hewan di seluruh 30 kecamatan Kota Bandung sejak Hari Raya Iduladha hingga akhir hari tasyrik.

Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan mencakup berbagai bagian tubuh hewan, mulai dari daging, kepala, lipoglandula, jantung, hati, paru-paru, limpa hingga ginjal. Tujuannya untuk memastikan tidak ada kelainan organ yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

"Apabila ditemukan kelainan maka organ tersebut harus dibuang/diafkir karena tidak layak untuk dikonsumsi. Pemeriksaan post mortem ini untuk memastikan daging dan jeroan hewan kurban aman dikonsumsi masyarakat," ujar Gin Gin.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/30/bank-bjb-tingkatkan-layanan-perbankan-melalui-kerja-sama-dengan-lanud-husein-sastranegara">Baca Juga : Bank bjb Tingkatkan Layanan Perbankan melalui Kerja Sama dengan Lanud Husein Sastranegara </a></b>

<b>Pemeriksaan Sebelum Penyembelihan Juga Ketat</b>

Sebelum memasuki tahap penyembelihan, DKPP melalui Tim Ante Mortem terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap 17.984 ekor hewan kurban yang terdiri dari 8.027 domba, 4.623 sapi, 298 kambing, dan satu ekor kerbau.

Pemeriksaan dilakukan di 289 lokasi penjualan hewan kurban, 277 masjid, serta dua Rumah Potong Hewan (RPH).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, sebanyak 81,88 persen hewan dinyatakan sehat dan layak, sementara 18,12 persen lainnya dinilai belum memenuhi syarat.

Mayoritas ketidaklayakan disebabkan faktor usia yang belum mencukupi untuk kurban. Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah kasus cacat fisik seperti pincang, kebutaan, serta kondisi telinga atau ekor yang terpotong.

Sementara indikasi penyakit yang ditemukan tergolong ringan, seperti gangguan mata, diare, lesu, luka ringan, hingga orf. Tidak ditemukan penyakit zoonosis maupun Penyakit Hewan Menular Strategis seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Penyakit ringan tersebut umumnya disebabkan oleh dampak perjalanan, adaptasi lingkungan dan cuaca serta perubahan pola pakan. Penyakit tersebut tidak termasuk pada kategori 25 jenis Penyakit Hewan Menular Strategis," jelasnya.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2023/06/besek-hewn-kurban-6456_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Sapi Kurban dari Wali Kota Bandung Bawa Kebahagiaan bagi Warga Cicadas</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/27/sapi-kurban-dari-wali-kota-bandung-bawa-kebahagiaan-bagi-warga-cicadas</link>
      <pubDate>Wed, 27 May 2026 13:17:57 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/27/sapi-kurban-dari-wali-kota-bandung-bawa-kebahagiaan-bagi-warga-cicadas</guid>
      <category>Muhammad Farhan</category>
      <category> Wali Kota Bandung Muhammad Farhan</category>
      <category>hewan kurban</category>
      <category>Iduladha 2026</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyerahkan sapi kurban kepada warga Cicadas dan mengajak masyarakat memperkuat gotong royong.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Momentum Iduladha di kawasan Cicadas terasa lebih hangat dengan hadirnya Muhammad Farhan yang menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada warga Jalan Asep Berlian, Gang Banteng No. 32 RT 05 RW 06, Kelurahan Cicadas, Kecamatan Cibeunying Kidul, Rabu, 27 Mei 2026.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Bandung itu langsung disambut antusias masyarakat setempat. Sejak pagi, warga terlihat berkumpul dan bergotong royong mempersiapkan proses penyembelihan hewan kurban yang diberikan oleh Wali Kota Bandung.

Nuansa kekeluargaan begitu terasa di lingkungan warga. Masyarakat tampak menikmati kebersamaan sambil menyambut langsung kedatangan Farhan di lokasi kegiatan.

<b>Pesan Kebersamaan dan Keberkahan</b>

Dalam kesempatan tersebut, Farhan berharap hewan kurban yang diberikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh warga sekitar. 

Ia juga menitipkan pesan agar daging kurban dibagikan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/27/iduladha-di-bandung-berjalan-khidmat-lebih-dari-18-ribu-hewan-kurban-dipastikan-sehat">Baca Juga : Iduladha di Bandung Berjalan Khidmat, Lebih dari 18 Ribu Hewan Kurban Dipastikan Sehat</a></b>

“Ngawiatnya bapak bapak dan ibu ibu sadayana, semoga bermanfaat dan berkah untuk semuanya,” ujar Farhan di hadapan warga.

Sapi kurban yang diserahkan memiliki bobot sekitar 350 kilogram dan nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat di sekitar wilayah Cicadas, khususnya warga yang membutuhkan bantuan.

Selain menyerahkan bantuan kurban, Farhan juga tampak menyapa dan berbincang langsung dengan warga yang hadir di lokasi penyembelihan.

<b>Warga Apresiasi Kepedulian Wali Kota</b>

Kehadiran langsung Wali Kota Bandung dinilai memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat. Warga merasa diperhatikan karena pemimpin daerah mereka datang langsung menyaksikan prosesi penyembelihan kurban di lingkungan tersebut.

Koordinator PKL Cicadas, Suherman, menyampaikan apresiasinya atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada warga.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Wali Kota Bandung yang telah memberikan bantuan hewan kurban untuk warga di sini. Apalagi beliau hadir langsung ke lokasi, warga merasa senang dan diperhatikan,” ujar Suherman dalam siaran pers Humas Kota Bandung.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/26/pemkot-bandung-pastikan-hewan-kurban-sehat-pengawasan-diperketat-24-jam-jelang-iduladha">Baca Juga : Pemkot Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat, Pengawasan Diperketat 24 Jam Jelang Iduladha</a></b>

Ia juga memuji semangat gotong royong masyarakat yang sejak awal terlibat bersama dalam proses penyembelihan hingga persiapan distribusi daging kurban.

<b>Iduladha Pererat Silaturahmi Warga</b>

Menurut Suherman, perayaan Iduladha menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan sosial antarwarga sekaligus mempererat silaturahmi di lingkungan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penyembelihan hingga pembagian daging kurban, berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Warga berharap kegiatan serupa terus berlanjut sebagai tradisi positif yang mendekatkan pemerintah dengan masyarakat Kota Bandung.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/farhan-kurban-cicadas-b3a4_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Iduladha di Bandung Berjalan Khidmat, Lebih dari 18 Ribu Hewan Kurban Dipastikan Sehat</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/27/iduladha-di-bandung-berjalan-khidmat-lebih-dari-18-ribu-hewan-kurban-dipastikan-sehat</link>
      <pubDate>Wed, 27 May 2026 12:11:43 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/27/iduladha-di-bandung-berjalan-khidmat-lebih-dari-18-ribu-hewan-kurban-dipastikan-sehat</guid>
      <category>balai-kota-bandung</category>
      <category>hewan kurban</category>
      <description>Pemkot Bandung memastikan 18.036 hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak potong saat Iduladha 1447 Hijriah.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Bandung berlangsung dengan suasana khidmat dan tertib. 

Kegiatan ibadah menyebar di berbagai kelurahan dengan pusat pelaksanaan tingkat kota digelar di Masjid Al-Ukhuwah.

Muhammad Farhan menyebut kondisi cuaca yang mendukung turut membantu kelancaran pelaksanaan salat Id di berbagai titik Kota Bandung.

“Pelaksanaan salat Iduladha di Kota Bandung menyebar di semua kelurahan. Sejauh ini alhamdulillah semuanya lancar, cuaca juga baik. Memang kalau untuk Pemkot dipusatkannya di Masjid Al-Ukhuwah,” ujar Farhan, Rabu 27 Mei 2026.

<b>Lebih dari 18 Ribu Hewan Kurban Diperiksa</b>

Pemerintah Kota Bandung memastikan kesiapan hewan kurban tahun ini melalui pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebelum hari penyembelihan berlangsung.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/26/pemkot-bandung-pastikan-hewan-kurban-sehat-pengawasan-diperketat-24-jam-jelang-iduladha">Baca Juga : Pemkot Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat, Pengawasan Diperketat 24 Jam Jelang Iduladha</a></b>

Farhan mengungkapkan, total hewan kurban yang telah diperiksa mencapai 18.036 ekor. Dari jumlah tersebut, sebagian besar terdiri dari domba dan kambing.

“Total yang kita periksa ada 18.036 ekor. Enam puluh lima persennya itu domba dan kambing,” katanya.

Menurutnya, seluruh hewan yang telah melalui pemeriksaan dinyatakan sehat dan memenuhi syarat untuk dipotong pada momentum Iduladha tahun ini.

<b>Pengawasan Dilakukan Hingga Hari Tasyrik</b>

Selain pemeriksaan kesehatan, Pemkot Bandung juga melakukan pengawasan langsung terhadap proses penyembelihan hewan kurban di berbagai lokasi. 

Pengawasan tersebut dilakukan hingga hari tasyrik untuk memastikan prosedur berjalan sesuai standar.

“Semua dalam kondisi sehat dan layak, dan sekarang kita sedang menyisir ke setiap pemotongan,” ucapnya.

Farhan menambahkan, pemerintah ingin memastikan proses distribusi daging kurban dapat berjalan dengan baik sehingga tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat.

<b><a href="https://terasbandung.com/2026/05/26/bobotoh-for-humanity-2026-dapat-dukungan-7-lembaga-amil-zakat-hadirkan-event-sosial-dan-sepak-bola-di-garut">Baca Juga : Bobotoh For Humanity 2026 Dapat Dukungan 7 Lembaga Amil Zakat, Hadirkan Event Sosial dan Sepak Bola di Garut</a></b>

“Sampai hari tasyrik. Insyaallah nanti kita pun akan berkeliling untuk menyaksikan dan memastikan bahwa pemotongan hewan sesuai dengan standar yang ada dan juga diberikan kepada para mustahik dengan baik dan benar,” tuturnya.

<b>Ajakan Menumbuhkan Semangat Berkorban</b>

Momentum Iduladha juga dimanfaatkan Farhan untuk mengajak masyarakat memperkuat rasa syukur dan kepedulian sosial terhadap sesama warga Kota Bandung.

Ia menilai sepanjang tahun 2026, Kota Bandung telah menerima banyak kebahagiaan dan keberkahan. Namun demikian, tantangan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat masih perlu dihadapi bersama.

“Sejak Januari 2026 sampai hari ini, kita justru mendapatkan banyak sekali berkah yang telah kita terima dalam berbagai macam bentuk kebahagiaan. Namun tantangan masih sangat besar,” katanya.

Karena itu, Farhan berharap semangat pengorbanan pada Hari Raya Iduladha dapat menjadi energi positif untuk membangun Kota Bandung menjadi lebih baik.

“Untuk itu mari bersama-sama kita kedepankan semangat berkorban untuk Kota Bandung, untuk warga Bandung agar kita bisa menjadi lebih baik lagi di masa-masa mendatang,” tutur Farhan.***



]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/kurban-4464_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Fakta Menarik 'Sheva', Sapi Kurban Presiden Prabowo yang Disembelih di Bandung</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/27/fakta-menarik-sheva-sapi-kurban-presiden-prabowo-yang-disembelih-di-bandung</link>
      <pubDate>Wed, 27 May 2026 11:05:36 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/27/fakta-menarik-sheva-sapi-kurban-presiden-prabowo-yang-disembelih-di-bandung</guid>
      <category>Muhammad Farhan</category>
      <category>Iduladha 2026 Bandung</category>
      <category>kota-bandung</category>
      <category>sapi kurban Prabowo</category>
      <category>sapi kurban Presiden RI</category>
      <description>Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyerahkan sapi kurban Presiden Prabowo berbobot 1,25 ton untuk disalurkan kepada mustahik.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>TERASBANDUNG.COM - </b>Muhammad Farhan menyerahkan sapi kurban milik Prabowo Subianto usai pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Al-Ukhuwah, Rabu, 27 Mei 2026.

Sapi kurban tersebut menjadi perhatian masyarakat karena memiliki bobot mencapai 1.250 kilogram atau sekitar 1,25 ton. Hewan kurban itu berasal dari Jawa Tengah dan dibesarkan di kawasan Ujungberung, Kota Bandung.

“Alhamdulillah, hari ini setelah salat Id di Masjid Al-Ukhuwah, kita bersama-sama menyerahkan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia,” ujar Farhan.

Farhan menjelaskan, sapi kurban yang dipilih Presiden RI untuk Kota Bandung telah melewati proses seleksi yang cukup ketat. 

Pemerintah daerah sebelumnya mengajukan enam ekor sapi terbaik sebelum akhirnya satu dipilih sebagai hewan kurban Presiden.

“Ini menjadi satu yang terpilih dari enam ekor yang kita tawarkan,” katanya.

Menurut Farhan, sapi tersebut juga dipastikan berada dalam kondisi sehat dan layak potong setelah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan hewan.

<b>Sapi “Sheva” Dipotong di RPH Ciroyom</b>

Peternak menjelaskan, sapi kurban bernama “Sheva” itu berusia sekitar tiga tahun dengan bobot mencapai 1,25 ton. Proses penyembelihan dilakukan di RPH Ciroyom.

Setelah dipotong, daging kurban langsung didistribusikan kepada para mustahik di berbagai wilayah Kota Bandung pada hari yang sama.

Farhan menegaskan, nama “Sheva” bukan berasal dari permintaan khusus Presiden, melainkan diberikan oleh peternak dan tim yang merawat sapi tersebut.

“Pak Prabowo menugaskan kepada pemerintah daerah untuk mencari sapi-sapi yang akan dicalonkan. Nah, ini kita mengajukan enam calon, yang terpilih yang ini,” ungkapnya.

Farhan menilai momentum Iduladha tidak hanya menjadi ibadah tahunan, tetapi juga pengingat penting mengenai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia berharap distribusi daging kurban dapat berjalan lancar dan memberi manfaat bagi para penerima.

“Insyaallah diberikan kepada para mustahik dengan baik dan benar,” tuturya.***





]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2026/05/sapi-prabowoi-72ff_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
    <item>
      <title>Pemkot Bandung Pastikan Hewan Kurban Sehat, Pengawasan Diperketat 24 Jam Jelang Iduladha</title>
      <link>https://www.terasbandung.com/2026/05/26/pemkot-bandung-pastikan-hewan-kurban-sehat-pengawasan-diperketat-24-jam-jelang-iduladha</link>
      <pubDate>Tue, 26 May 2026 18:40:24 +0700</pubDate>
      <dc:creator><![CDATA[Dadi Mulyanto]]></dc:creator>
      <guid>https://www.terasbandung.com/2026/05/26/pemkot-bandung-pastikan-hewan-kurban-sehat-pengawasan-diperketat-24-jam-jelang-iduladha</guid>
      <category>Iduladha 2026 Bandung</category>
      <description>Pemkot Bandung memastikan seluruh hewan kurban sehat dan memperketat pengawasan daging kurban selama 24 jam jelang Iduladha 2026.</description>
      <content:encoded><![CDATA[<b>RBCOM - </b>Pemerintah Kota Bandung memastikan kesiapan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), seluruh hewan kurban yang beredar di wilayah Kota Bandung dinyatakan sehat dan layak untuk disembelih.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pemeriksaan kesehatan terus dilakukan secara menyeluruh guna memastikan keamanan hewan kurban yang akan diterima masyarakat.

"Alhamdulillah semua hewan kurban yang ada di Kota Bandung sehat sesuai dengan pemeriksaan dari DKPP. Insyaallah sehat semuanya," ujar Farhan di Hotel Aryaduta Bandung, Selasa 26 Mei 2026.

Selain memastikan kesehatan hewan kurban, Pemkot Bandung juga menerima bantuan seekor sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia. Hewan kurban tersebut dijadwalkan diserahkan ke Masjid Al-Ukhwah.

"Dari Presiden kita dapat satu sapi, besok akan diserahkan di Masjid Al-Ukhwah," katanya.

<b>Pengawasan Daging Dilakukan Nonstop</b>

Terkait distribusi daging kurban, Farhan menyebut tidak ada aturan khusus yang diterapkan pemerintah daerah. Namun, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas daging agar tetap aman dikonsumsi masyarakat.

Menurutnya, fokus utama saat ini adalah memastikan proses penyembelihan hingga distribusi berjalan sesuai standar kesehatan dan higienitas pangan.

Untuk mendukung hal tersebut, tim pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban telah mulai disiagakan sejak menjelang Iduladha. Tim tersebut akan bekerja penuh selama 24 jam guna mencegah potensi kontaminasi pada daging kurban.

"Tim pemeriksa kesehatan hewan dan daging potong itu sudah mulai bekerja nanti malam sampai dua hari ke depan. 24 jam. Tidak boleh sampai ada daging yang terkontaminasi," harapnya.

Pemkot Bandung memastikan pengawasan ketat dilakukan demi memberikan rasa aman kepada masyarakat saat mengonsumsi daging kurban.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga standar kesehatan pangan selama perayaan Iduladha berlangsung di Kota Bandung.***

]]></content:encoded>
      <enclosure url="https://www.terasbandung.com/assets/uploads/2024/06/sapi-limosin-e73a_mid.jpg" type="image/jpeg" length="25000"/>
    </item>
  </channel>
</rss>
