Sirnas C Piala Wali Kota Bandung 2026 diikuti 1.249 atlet dari 209 klub. (Bandung.go.id)
TERASBANDUNG.COM - Kota Bandung kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu tuan rumah kompetisi bulu tangkis berskala nasional.
Sebanyak 1.249 atlet dari berbagai daerah datang untuk bersaing dalam Kejuaraan Bulutangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) C Piala Wali Kota Bandung Utama Open 2026.
Turnamen yang digelar selama enam hari, 10-15 Agustus 2026, tersebut menjadi ajang perebutan poin ranking nasional sekaligus wadah bagi para pebulu tangkis untuk mengasah kemampuan melalui pertandingan kompetitif.
Rangkaian pertandingan berakhir di GOR Bandung pada Sabtu (15/8/2026). Penutupan kemudian dilanjutkan dengan Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) yang dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar, mewakili Wali Kota Bandung.
Baca Juga : Eiger Independence Sport Climbing Competition ke-17 Dimulai, Pertemukan 200 Atlet
Dalam agenda tersebut, Sigit menyerahkan penghargaan sekaligus mengalungkan medali kepada atlet yang berhasil menempati posisi terbaik setelah melewati persaingan selama hampir sepekan.
Pemkot Bandung menilai penyelenggaraan Sirnas C memiliki peran penting, bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembinaan atlet muda.
Dukungan terhadap turnamen tersebut diharapkan dapat memperbesar peluang munculnya talenta baru dari berbagai daerah.
“Pemerintah kota sangat mendukung kesuksesan terselenggaranya Sirkuit Nasional C tahun ini. Semoga dengan diadakannya ajang kompetitif seperti ini, dapat lahir bibit-bibit pebulu tangkis masa depan yang berkualitas,” ujar Sigit melalui keterangan resmi Dispora Kota Bandung.
Menurut Sigit, kembalinya kompetisi nasional ke Bandung juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali tradisi kota tersebut sebagai salah satu pusat kegiatan bulu tangkis di Indonesia.
Baca Juga : Warga Cikutra Sulap Jalan Jadi Terowongan Merah Putih 180 Meter Jelang HUT ke-81 RI
“Ini adalah langkah nyata kita bersama untuk mengembalikan kota kita sebagai pusat penyelenggaraan event bulu tangkis nasional sekaligus menjaga tradisi Bandung sebagai City of Champions,” katanya.
Pertandingan sepanjang turnamen tersebar di dua arena. GOR Lodaya digunakan sebagai venue pendamping, sedangkan GOR Bandung menjadi lokasi utama hingga babak final.
Total terdapat 21 nomor pertandingan yang diperebutkan, dengan rincian 10 nomor tunggal dan 11 nomor ganda.
Dari sisi partisipasi, turnamen ini mencatat angka yang cukup besar. Sebanyak 209 klub mengirimkan atletnya dengan total 1.249 peserta. Taqi Arena menjadi klub dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 109 atlet.
Tuan rumah juga tidak hanya menjadi penyelenggara. Sebanyak 231 pebulu tangkis yang berasal dari 15 klub Kota Bandung ikut bertarung dengan membawa nama daerah melalui naungan PBSI Kota Bandung.
Dominasi Bandung semakin terlihat dalam klasemen akhir. Mutiara Cardinal Bandung sukses keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan tujuh medali emas, tujuh perak, dan tujuh perunggu.
Hasil tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pembinaan atlet di Bandung masih memiliki potensi besar untuk menghasilkan generasi penerus di cabang olahraga bulu tangkis.
Baca Juga : Rayakan Kemerdekaan dengan Cara Unik, Not So Morning Club Ajak Anak Muda Kembali Berkain
Lebih dari sekadar kompetisi, Sirnas C Piala Wali Kota Bandung Utama Open 2026 juga membuka kesempatan bagi atlet muda dari berbagai daerah untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional.
Pemkot Bandung berharap penyelenggaraan turnamen serupa dapat terus berlanjut. Dengan kompetisi yang rutin dan berkualitas, proses regenerasi atlet diharapkan semakin kuat dan mampu melahirkan pebulu tangkis yang berprestasi hingga level nasional maupun internasional.***