TERASBANDUNG.COM - Nasib menggelitik dialami Kimi (16), seorang remaja di Kota Bandung. Jarinya tersangkut di lubang kursi kayu hingga tidak dapat dilepaskan sendiri.

Karena kesulitan mencari pertolongan, Kimi kemudian mendatangi Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kota Bandung untuk meminta bantuan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (13/8/2026) pagi. Kimi yang merupakan warga Jalan Flores, Kelurahan Citarum, Kecamatan Bandung Wetan, tiba di markas Damkarmatan sekitar pukul 08.37 WIB.

Jari Terjwbak di Lubang Kursi

Kabid Penyelamatan Damkarmatan Kota Bandung, Imanuel Situmorang, membenarkan kejadian tersebut.

Petugas kemudian mengerahkan satu regu tim rescue Peleton 2 untuk melakukan proses evakuasi terhadap jari korban.

Menurut Imanuel, Kimi awalnya memasukkan jarinya ke lubang pada kursi kayu. Namun, setelah masuk, jari tersebut justru tersangkut dan sulit dikeluarkan.

Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 08.40 WIB. Petugas bekerja secara hati-hati agar jari korban tidak mengalami cedera.

Baca Juga : Viral! Pria Diduga Pukul Wanita di Cimahi, Aksinya Terekam CCTV

Kursi Kayu Terpaksa Dibongkar

Untuk membebaskan jari Kimi, petugas harus membelah bagian papan kayu kursi menggunakan kapak.

Setelah celah terbuka, petugas menggunakan tang dan alat pemotong presisi untuk memperlebar ruang di sekitar jari korban.

Penanganan dilakukan secara perlahan dan presisi. Setelah sekitar 20 menit, petugas akhirnya berhasil membebaskan jari Kimi dari lubang kursi.

Proses evakuasi selesai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung tanpa hambatan berarti.

Layanan Evakuasi Damkar Kota bandung Gratis

Damkarmatan Kota Bandung mengingatkan masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan petugas ketika mengalami kondisi darurat, termasuk saat anggota tubuh terjepit atau tersangkut benda.

Layanan evakuasi dan penanganan oleh Damkarmatan Kota Bandung tidak dipungut biaya atau gratis.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat dapat menghubungi Emergency Call 113.

Kejadian jari remaja tersangkut di kursi kayu ini sekaligus menjadi pengingat agar masyarakat berhati-hati saat menggunakan perabot yang memiliki celah sempit dan berpotensi membuat anggota tubuh terjebak.