TERASBANDUNG.COM – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan seluruh jajaran pengurus baru memiliki satu target utama, yakni memenangkan Partai Golkar pada kontestasi politik mendatang.

Untuk mencapai target tersebut, setiap bidang diminta menjalankan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan elektoral sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Tidak ada ruang bagi program yang hanya bersifat administratif. Setiap bidang harus memiliki kegiatan yang bersentuhan langsung dengan rakyat sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kemenangan partai, baik di Jawa Barat maupun di tingkat nasional," kata Daniel didampingi Wakil Ketua Bidang Kepartaian, Pulihono, dalam keterangan persnya.

Penegasan itu disampaikan dalam rapat pleno perdana kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Barat masa bakti 2025–2030 yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat, Jalan Maskumambang No 2, Bandung, Minggu (28/6). Rapat tersebut menjadi penanda dimulainya kepemimpinan Daniel Mutaqien sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Salah satu ciri kepengurusan baru adalah dominasi generasi milenial. Dari 181 pengurus yang telah dilantik, mayoritas berasal dari kalangan muda yang diharapkan mampu menghadirkan energi dan gagasan baru dalam menjalankan roda organisasi.

Daniel juga mengungkapkan tingginya antusiasme kader untuk bergabung dengan kepengurusan. Menurutnya, lebih dari 800 orang saat ini masuk dalam daftar tunggu untuk menjadi bagian dari struktur DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Selain menargetkan kemenangan politik, Daniel menekankan pentingnya reformasi tata kelola organisasi. Dia meminta seluruh pengurus di tingkat provinsi mengedepankan pelayanan kepada kader di daerah dan menghapus birokrasi yang selama ini dinilai menghambat kinerja organisasi.

"Saya tegaskan, tidak boleh lagi ada pengurus tingkat provinsi yang mempersulit urusan kader atau pengurus di tingkat kota dan kabupaten. Orientasi kita adalah melayani. Kita ingin membangun sistem yang memudahkan, bukan menghambat. Pengurus provinsi harus menjadi mitra strategis bagi daerah, bukan menjadi beban," ujarnya.

Dalam rapat pleno tersebut, DPD Partai Golkar Jawa Barat juga mengesahkan tata kerja organisasi dan menandatangani pakta integritas sebagai komitmen membangun organisasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Melalui kepengurusan baru yang didominasi generasi muda, Partai Golkar Jawa Barat optimistis dapat meningkatkan perolehan suara sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap kemenangan Partai Golkar pada agenda politik nasional mendatang. ***