Bandung Investment Forum 2025 Digelar 17 November: Pemkot Dorong Investasi dan Kolaborasi Bisnis. (Bandung.go.id)
TERASBANDUNG.COM - Setelah sukses memetakan minat para calon investor melalui ajang Bandung Investor Day, Pemerintah Kota Bandung kini bersiap melangkah ke tahap berikutnya.
Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Pemkot Bandung akan menggelar Bandung Investment Forum 2025 sebagai wadah pertemuan strategis bagi para pemangku kepentingan investasi.
Menurut siaran pers Humas Kota Bandung, kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 17 November 2025, di Hotel Aryaduta Bandung.
Forum tersebut digagas sebagai platform untuk mempercepat arus investasi melalui dua jalur utama: memperdalam komitmen investor terhadap proyek prioritas dan menjajaki berbagai peluang kemitraan baru melalui dialog terbuka antar sektor.
Baca Juga : JAJAP, Cara Baru Nikmati Sejarah Persib Sambil Keliling Bandung Menggunakan Bandros
Selain membangun komunikasi tingkat tinggi (high-level dialogue), Bandung Investment Forum juga akan menjadi tempat untuk memvalidasi model bisnis dan mengoptimalkan aset-aset potensial yang dimiliki pemerintah daerah.
Salah satu agenda utama acara ini adalah Executive Luncheon eksklusif bersama Wali Kota Bandung.
Sesi ini dihadirkan khusus bagi dua kelompok penting: para eksekutif perusahaan yang telah menunjukkan komitmen terhadap proyek prioritas dan para pelaku usaha yang telah berkontribusi nyata dalam Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Kota Bandung.
Tak hanya itu, forum juga akan menghadirkan Investment Opportunity Dialogue, sesi khusus yang menyoroti portofolio aset Barang Milik Daerah (BMD) yang belum termanfaatkan secara optimal, serta peluang investasi baru seperti pengembangan agribisnis terpadu dan revitalisasi pasar.
Dalam sesi ini, para pakar, investor, dan pelaku industri akan berdiskusi dan merancang langkah-langkah konkret untuk membuka potensi tersebut.
Peserta yang diundang mencakup developer properti, operator usaha (hotel, rumah sakit, ritel), institusi keuangan dan investasi, asosiasi industri, BUMN dan perusahaan swasta besar, pelaku agribisnis, serta perwakilan kedutaan besar dan kamar dagang internasional.
Untuk memperkuat pelaksanaan kegiatan, sejumlah perangkat daerah juga dilibatkan, antara lain Bagian Kerja Sama Setda, BKAD, Diciptabintar, Bapperida, DKPP, serta Perumda Pasar. Mereka akan menjadi tim pendukung strategis dalam memastikan setiap rencana dapat dijalankan secara sinergis.
Melalui forum ini, Pemerintah Kota Bandung berharap dapat menciptakan dialog bermakna, mempererat hubungan lintas sektor, dan membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
“Harapannya, Bandung Investment Forum 2025 menjadi katalisator yang signifikan dalam perjalanan pembangunan kota, menghasilkan dialog yang bermakna, hubungan yang kuat, dan pada akhirnya, pertumbuhan yang strategis dan berkelanjutan bagi semua,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi Humas Kota Bandung.***