TERASBANDUNG.COM - Warga RT 02 RW 05, Kelurahan Leuwigajah, Kota Cimahi, kembali menggeruduk sebuah toko yang diduga menjual minuman keras (miras) setelah sebelumnya sempat ditutup.
Aktivitas penjualan miras tersebut dikeluhkan warga karena disebut kerap memicu keributan dan menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar. Keluhan serupa disebut telah berlangsung selama hampir tiga tahun terakhir.
Warga menilai penutupan sementara yang pernah dilakukan belum memberikan efek jera. Aktivitas penjualan yang kembali berlangsung membuat keresahan di lingkungan kembali meningkat.
Warga Minta Penindakan Tegas
Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PDI Perjuangan, Dadang Mulyana, bersama Wakil RW 05 Leuwigajah, S.A. Sujana, turut menyuarakan keresahan warga.
Mereka menilai persoalan tersebut perlu mendapatkan penanganan serius dari aparat terkait agar tidak terus berulang.
Warga dan tokoh masyarakat meminta Polsek setempat serta Satpol PP dan aparat penegak hukum mengambil langkah tegas terhadap aktivitas yang diduga menjadi sumber keresahan tersebut.
Masyarakat berharap penindakan tidak hanya berupa penutupan sementara, tetapi dapat memberikan kepastian agar aktivitas penjualan miras di lokasi tersebut tidak kembali terjadi.
Warga Mulai Intensifkan Ronda Malam
Keresahan warga bahkan mendorong masyarakat untuk meningkatkan kegiatan ronda malam di sekitar lokasi.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi keributan maupun gangguan keamanan di lingkungan.
Warga dan tokoh masyarakat mengingatkan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik terbuka atau memicu aksi main hakim sendiri.
Karena itu, masyarakat meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah sesuai aturan yang berlaku.
Warga Berharap Ada Solusi Permanen
Warga RT 02 RW 05 Leuwigajah berharap pemerintah daerah dan aparat terkait dapat memberikan solusi yang tegas dan berkelanjutan.
Penanganan yang jelas dinilai penting untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat serta mencegah keresahan serupa kembali terjadi.
Penulis: Ginevara | Editor: Ginevara