Kirab Tatar Sunda 2026 Digelar Malam Ini, DLH Turunkan Pasukan Khusus

Kirab Tatar Sunda 2026 Digelar Malam Ini, DLH Turunkan Pasukan Khusus Antisipasi Sampah Membludak, DLH Bandung Kerahkan 345 Personel. (Bandung.go.id)

TERASBANDUNG.COM - Demi memastikan kebersihan tetap terjaga selama perhelatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung menurunkan ratusan personel ke sejumlah titik strategis di Kota Bandung.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto, menyebut sebanyak 345 petugas disiagakan untuk mengawal kebersihan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Personel tersebut mulai bertugas sejak Jumat hingga Senin guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat.

“Jadi sudah menjadi kelaziman bahwa setiap hari Sabtu dan Minggu, DLH selalu standby untuk mengantisipasi semua acara yang ada di Bandung, termasuk kegiatan sekarang ini,” ujar Darto di Balai Kota Bandung, Jumat, 15 Mei 2026.

Tak hanya mengandalkan tenaga manusia, DLH juga menyiapkan berbagai armada pendukung seperti truk pengangkut, kendaraan pikap, mobil penyemprot, hingga road sweeper.

Seluruh peralatan tersebut disiapkan untuk mempercepat proses penanganan sampah di lapangan, dan jumlahnya bisa ditambah sesuai kebutuhan.

Pengamanan kebersihan diprioritaskan di jalur utama kirab, khususnya lintasan Mahkota Binokasih yang menjadi pusat perhatian dalam acara tersebut.

“Fokusnya terutama mengawal jalur Mahkota Binokasih,” katanya.

Meski diprediksi akan dipadati pengunjung, DLH memperkirakan volume sampah tidak akan sebesar kegiatan lain.

Hal ini karena sebagian besar elemen yang digunakan dalam kirab bersifat permanen, seperti kereta kencana dan atribut budaya.

Namun demikian, potensi peningkatan sampah tetap diwaspadai seiring kemungkinan membludaknya jumlah penonton.

“Tetapi karena diperkirakan jumlah pengunjung membludak, tentu tetap akan menimbulkan sampah juga. Namun tidak separah acara-acara sebelumnya yang menghasilkan banyak sampah besar,” ujar Darto.

Kirab budaya ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB.

Rute perjalanan dimulai dari Kiara Artha Park, melintasi Jalan Jakarta dan Jalan Supratman, hingga berakhir di kawasan Gedung Sate di Jalan Diponegoro.

Acara tersebut akan melibatkan berbagai perwakilan budaya dari kabupaten dan kota di Jawa Barat, termasuk arak-arakan kereta kencana, pasukan berkuda, hingga pertunjukan seni tradisional dan kampung adat.***

Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Dadi Mulyanto

Berita Terkini