Jangan Salah! Begini Niat dan Tata Cara Mandi Jelang Ramadan

Jangan Salah! Begini Niat dan Tata Cara Mandi Jelang Ramadan Niat mandi Ramadan lengkap dengan hukum dan tata caranya. Ketahui perbedaan mandi sunnah dan wajib sebelum puasa. (Foto ilustrasi/ist)

TERASBANDUNG.COM - Menjelang datangnya bulan suci, banyak umat Islam mempersiapkan diri bukan hanya secara spiritual, tetapi juga secara fisik.

Salah satu amalan yang kerap dilakukan adalah mandi sebelum Ramadan sebagai bentuk penyucian diri lahir dan batin sebelum memulai ibadah puasa.

Meski sering dianggap wajib, sebenarnya mandi menjelang Ramadan memiliki hukum yang berbeda tergantung kondisi seseorang.

Lalu bagaimana niat mandi Ramadan yang benar?

Apakah wajib dilakukan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Hukum Mandi Sebelum Ramadan, Wajib atau Sunnah?

Baca Juga : Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Dalam literatur fikih, mandi sebelum memasuki Ramadan pada dasarnya bersifat sunnah, bukan kewajiban.

Artinya, puasa tetap sah meskipun seseorang tidak melakukan mandi khusus menyambut Ramadan.

Namun, bagi yang memiliki hadats besar (junub), maka wajib mandi sebelum melaksanakan salat Subuh.

Hal ini sejalan dengan hadis riwayat Aisyah dan Ummu Salamah, yang diriwayatkan dalam kitab Sahih Bukhari, bahwa Rasulullah SAW pernah memasuki waktu fajar dalam keadaan junub, kemudian beliau mandi dan tetap berpuasa.

Bacaan Niat Mandi Ramadan

Mengutip buku Tuntunan Lengkap Salat Wajib, Sunah, Doa dan Dzikir karya Zakaria R Rachman, niat mandi Ramadan terbagi menjadi dua, yakni niat mandi sunnah dan niat mandi wajib.

1. Niat mandi sunnah Ramadan

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى

Nawaitu adâ'al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadhona lillâhi ta'âlâ.

Artinya: "Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta'ala."

2. Niat mandi wajib Ramadan

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta'ala."

Hukum Mandi Jelang Ramadan

Secara hukum, mandi sebelum Ramadan bersifat sunnah dan bukan kewajiban. Hal ini dijelaskan dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri yang dikutip NU Online.

Baca Juga : 50 Ucapan Ramadhan 2026 dan Kata-Kata Marhaban Ya Ramadhan 1447 H Penuh Doa

Disebutkan bahwa mandi sunnah dianjurkan, termasuk mandi pada malam-malam bulan Ramadan. Tidak ada kewajiban khusus atau syarat sah puasa yang mengharuskan mandi sebelum Ramadan, dan anjuran tersebut berlaku umum tanpa pembatasan tertentu.

Tata Cara Mandi Ramadan

Menurut buku Panduan Lengkap Shalat Wajib dan Sunah Berikut Juz 'Amma untuk Pemula karya Zaky Zamani, tata cara mandi sunnah Ramadan pada dasarnya sama dengan mandi wajib.

Mandi diawali dengan membaca niat, kemudian membasuh seluruh tubuh dengan air secara merata dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Adapun sunnah yang dianjurkan saat mandi untuk menghilangkan hadats antara lain:

1. Membersihkan kotoran dan najis terlebih dahulu

2. Berwudhu sebelum mandi

3. Membaca basmalah

4. Berkumur dan memasukkan air ke hidung

5. Menghadap kiblat

6. Mendahulukan anggota tubuh kanan

7. Membasuh tubuh hingga tiga kali

8. Membaca doa setelah mandi.

Dengan memahami niat, hukum, dan tata caranya, umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan lebih mantap dan sesuai tuntunan.***

Penulis: Ely Kurniawati | Editor: Dadi Mulyanto

Berita Terkini